Search Articles & Publications

Showing 51 articles found for "Ball"

Tasyabbuh dalam Perayaan Valentine: Kajian Hadis dan Persepsi Generasi Z Muslim Indonesia

Gabrani, Pastrian, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: This study examines the Islamic legal status of Valentine's Day celebrations through a hadith based approach and explores how Indonesian Muslims understand the phenomenon. The study addresses the tension between the prohibition… ibition of tasyabbuh in the hadith “Man tasyabbaha bi qaumin fahuwa minhum” and the growing practice of Valentine's Day celebrations among young Muslims. Using a sequential mixed-methods design, the study combines desk research including analysis of the sanad, matn, and fiqh of hadith from six journal articles and one primary hadith source with an online survey of 47 Indonesian Muslims aged 16–28 selected through purposive and snowball sampling. The textual analysis found that the hadith is hasan (Islamic law) and that the prohibition of tasyabbuh specifically relates to the imitation of religious symbols and rituals, not all forms of cultural practices. The survey findings support this conclusion: most respondents understand the hadith (80.9%), have never actively celebrated Valentine's Day (89.3%), and believe the prohibition applies primarily to religious or symbolic imitation (55.3%). This study concludes that the primary concern among contemporary Indonesian Muslims is not the religious origins of Valentine's Day, but rather the associated practices, particularly khalwat, which risk violating sharia principles.

Kajian Sosial Ekonomi Usaha Tani Bawang Merah (Allium Ascalonicum L) Di Pulau Tomia Kabupaten Wakatobi

Dewi Angraini, Abdi Abdi, Hidrawati Hidrawati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek sosio historis usahatani bawang merah, pendapatan usahatani bawang merah, dan kelayakan usahatani bawang merah di pulau Tomia Kabupaten Wakatobi. Populasi dan sampel dalam… penelitian ini ditentukan sesuai dengan teknik analisis dan tujuan penelitian yang diuraikan sebagai berikut: Untuk mengetahui sosio historis bawang merah di Pulau Tomia yang dianalisis dengan deskriptif kualitatif, maka populasi penelitian adalah seluruh pihak yang dianggap memiliki pengetahuan terkait sejarah, eksistensi, dan nilai sosial budaya bawang merah. Sampel ditentukan dengan teknik bola salju (Snowball Sampling). Untuk menganalisis kelayakan usahatani bawang merah yang dianalisis secara kuantitatif, maka populasi adalah seluruh petani bawang merah yang ada di Desa Teemoane. Jumlah petani di Desa Teemoane dalam penelitian ini sebanyak 47 petani bawang merah. Sehingga penelitian ini merupakan sampel jenuh (sampel sensus). Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya bawang merah di pulau Tomia telah ada sejak zaman pra–Sejarah dan merupakan salah satu sentra produksi bawang merah di Provinsi Sulawesi Tenggara. Pentingnya bawang merah bagi Masyarakat pulau Tomia, baik secara ekonomi, pangan, maupun lingkungan. Kondisi geografis dan iklim pulau Tomia sangat mendukung pertumbuhan pertumbuhan bawang merah. Bawang merah juga bukan hanya sekedar komoditas, tetapi memiliki nilai simbolis yang mendalam bagi Masyarakat pulau Tomia. Rata–rata biaya total yang dikeluarkan petani sebesar Rp1.251.216/musim, dimana total penerimaan adalah sebesar Rp8.024.681/musim. Dengan pendapatan sebesar Rp6.773.465/musim. Dan nilai kelayakan usahatani berdasarkan R/C Ratio adalah sebesar 6,41. Sehingga usahatani bawang merah di desa Teemoane layak untuk diusahakan.

Manajemen Mutu Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Siswa SMK Darunnajah 2 Cipining

Unayah, Abdul Saipon, Mahmun
Abstract: Pendidikan merupakan investasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengukur kemajuan masyarakat. Penerapan manajemen mutu pendidikan di sekolah dapat membantu mencapai hasil yang optimal dalam pembelajaran.… belajaran. Gangge (1997) mendefinisikan belajar sebagai perubahan perilaku yang berbeda antara kondisi sebelum dan sesudah proses pembelajaran. Di SMK Darunnajah, terdapat masalah dalam pemahaman materi oleh siswa yang perlu diatasi melalui penelitian tentang manajemen penjamin mutu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, berlandaskan filsafat positivisme menurut Sugiono. Metode ini bertujuan menginterpretasikan fenomena dalam kondisi alami dengan peneliti sebagai instrumen utama. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive dan snowball, serta pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi. Analisis data dilakukan secara induktif untuk menekankan makna daripada generalisasi. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, SMK Darunnajah memerlukan kerjasama jangka panjang dengan lembaga terkait bidang TKJ (Teknologi Jaringan Komputer), bukan hanya selama praktik kerja industri (prakerin), tetapi untuk periode yang lebih lama, seperti lima tahun. Langkah-langkah yang diterapkan termasuk MGMP, Bimtek, Tafsify I’gdad, Ta’hil, In House Training (IHT) dan Khutbatul ‘Arsy, serta supervisi guru. Namun, ada beberapa faktor penghambat seperti rendahnya kesadaran siswa, jumlah mata pelajaran kejuruan yang sedikit, kurangnya dana, dan gangguan fasilitas. Kerja sama jangka panjang antara SMK Darunnajah dan lembaga terkait sangat penting untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Faktor pendukung seperti tim pengawas dan evaluasi rutin berkontribusi pada perbaikan, sementara penghambat seperti kesadaran siswa yang rendah, keterbatasan fasilitas, dan dukungan dana yang masih bergantung pada pesantren perlu diatasi. Dengan implementasi langkah-langkah perbaikan dan dukungan berkelanjutan, kualitas pembelajaran di SMK Darunnajah diharapkan dapat meningkat secara signifikan.

Pengaruh Strategi Pembelajaran Snowball Throwing Berbantuan Media Poster Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Kelas VIII SMP Negeri 10 Padang

Ruri Albersa, Martin Kustati, Gusmirawati
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar hasil belajar peserta didik sebelum menggunakan strategi pembelajaran snowball throwing berbantuan media poster pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan… an Budi Pekerti, Penelitian ini  merupakan penelitian kuantitatif menggunakan jenis penelitian eksperimen tipe penelitian eksperimen semu (quasi experimental)  dengan desain penelitian yang digunakan yaitu randomized pretest-posttest kontrol group desaign. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 10 Padang tahun 2021/2022 semester genap. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik random sampling, kelas yang terpilih sebagai kelas eksperimen adalah kelas VIII.1 dan kelas kontrol kelas VIII.2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran snowball throwing berbantuan media poster dapat meningkatkan hasil belajar secara efektif dengan  rata-rata nilai post-test kelas eksperimen 82,03, sedangkan nilai rata-rata post-test kelas kontrol 67,16. Dibuktikan uji hipotesis dengan SPSS versi 26 diperoleh rata-rata (mean) eksperimen sebesar=0,4724, maka diambil kesimpulan bahwa g  0,3. Hal ini berarti  ditolak  diterima, Artinya  terdapat pengaruh yang kuat untuk meningkatkan hasil belajar kelas yang menggunakan  strategi pembelajaran snowball throwing berbantuan media poster dibandingkan kelas yang menggunakan strategi pembelajaran konvensional pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas VIII di SMP Negeri 10 Padang.

QUALITATIVE ANALYSIS OF PORKCINE CONTENT ON NUGGET AND MEATBALLS CIRCULATING IN THE CITY OF MAMUJU

tikirik, wita oyleri
Abstract: Halal food means food that is permitted under Islamic law and meets the requirements, namely that it does not contain any ingredients that are not permitted under Islamic law. The absence of information regarding the halal… al food contained in food sold in Mamuju City means that it is necessary to carry out research that can provide information regarding the halalness of food products sold by traders in Mamuju City, especially instant food or ready-to-eat food that does not have a halal brand, logo or permit. BPOM (Food and Drug Supervisory Agency). This research aims to detect pork contamination in unbranded nuggets and meatballs sold by producers and traders in Mamuju. The method used was to carry out tests using a Porkcine detection kit on unbranded nugget and meatball food samples. The positive control used was a sample of processed meat containing pork. The test results showed that all food samples of nuggets (3 types) and meatballs (3 types) did not contain pork protein (negative results). This way the food is safe for consumption. This way the food is safe for consumption. Even though in this study the food tested negative contained non-halal food ingredients, consumers should still be careful in choosing the food they want to consume, especially products that do not have the product name, list of ingredients used, net weight or net content, name and address of the party. Who produces or imports, halal for those required, production date and code, expiration information, distribution permit number, and the origin of certain food ingredients

Manajemen Program Tahfidz Dalam Meningkatkan Kualitas Bacaan Al-Qur’an Siswa SMK Telkom Jakarta

Fitria Siti Nurhaliza, M. Yogi, Anjaludin
Abstract: Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, namun kemampuan membaca Al-Qur’an, khususnya di kalangan siswa SMA, masih tergolong rendah, terutama dalam membaca Al-Qur’an secara tartil. Kurangnya minat… ya minat dan kesadaran diri siswa untuk mempelajari Al-Qur’an menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen program tahfidz dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa di SMK Telkom Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data yang dilakukan dalam konteks alami melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan secara purposif dan dengan teknik snowball. Analisis data bersifat induktif, dengan fokus pada pemahaman makna daripada abstraksi. Prosedur penelitian meliputi tahap persiapan sebelum turun ke lapangan, pekerjaan di lapangan, dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program tahfidz di SMK Telkom Jakarta berjalan dengan baik dan terstruktur. Program ini melibatkan berbagai inisiatif seperti tahsin, pembelajaran tajwid, dan penetapan target hafalan per semester yang harus dicapai siswa. Dengan adanya manajemen yang baik, program tahfidz tidak hanya meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa tetapi juga memperkuat citra sekolah sebagai lembaga pendidikan yang unggul. Faktor-faktor pendukung program ini termasuk sarana dan prasarana yang memadai serta kerjasama yang kuat antara guru dan orang tua. Namun, program ini juga menghadapi hambatan dari faktor internal (siswa) dan eksternal (orang tua siswa). Manajemen program tahfidz di SMK Telkom Jakarta terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa. Pendekatan holistik dalam manajemen pendidikan memainkan peran penting dalam mencapai hasil yang memuaskan. Meskipun terdapat hambatan, sinergi antara manajemen yang efektif, fasilitas yang mendukung, dan perencanaan yang matang telah memungkinkan tercapainya tujuan program tahfidz di sekolah ini.

Perilaku Konsumsi Semu akibat Tren Media Sosial Ditinjau dari Ekonomi Islam

Afriyani Harahap, Amanda, Nafisha Zuhra, Nafisha, Ria Armayani Hasibuan, Reni
Abstract:   Fenomena maraknya budaya pencitraan digital memicu pergeseran motif belanja generasi muda Muslim dari pemenuhan kebutuhan fungsional menjadi sekadar pemenuhan identitas artifisial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis… nalisis karakteristik perilaku konsumsi semu akibat tren media sosial serta meninjau kesesuaiannya dengan prinsip etika konsumsi dalam ekonomi Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap informan Muslim perkotaan yang dipilih secara purposive dan snowball sampling, dikombinasikan dengan observasi digital serta dokumentasi teks sosial. Hasil penelitian mengonstruksi temuan kebaruan bahwa konsumsi semu digerakkan oleh sindrom ketakutan tertinggal dari tren viral (fear of missing out), ulasan kelompok, gaya hidup hedonistik, dan tawaran kilat lokapasar, di mana barang dikonsumsi demi validasi sosial berupa apresiasi digital ketimbang asas manfaat nyata. Ditinjau dari ekonomi Islam, perilaku ini terbukti beririsan negatif dan bertentangan dengan prinsip kesederhanaan (qana'ah), keseimbangan, dan prioritas maslahat, serta dikategorikan sebagai tindakan berlebih-lebihan (israf) dan pemborosan (tabdzir) yang mengabaikan perlindungan harta (hifz al-maal). Kesimpulannya, konsumsi semu merusak stabilitas finansial dan spiritual individu, sehingga memerlukan penguatan etika tauhid dan optimalisasi media sosial sebagai sarana dakwah gaya hidup minimalis serta literasi keuangan syariah.

Shariah Fintech And Islamic Economic Sustainability: An Integrative Analysis Between Technology And Maqasid Al-Syari'ah

Desy Arum Sunarta, Syaripuddin, Nelia Sfayriawati, Jamaluddin Majid
Abstract: This study aims to analyze the role of innovation and technology in strengthening the Islamic finance ecosystem in the digital era. The research employs a qualitative-descriptive approach through a literature-based analysis… sis integrating technology adoption theories (TAM, UTAUT, DOI) and the principles of maqaṣid al-shari’ah as the theoretical foundation. The findings reveal that perceived usefulness, ease of use, social influence, and infrastructural support are the key determinants influencing users’ intentions toward adopting Islamic financial technologies. Furthermore, Shariah-compliant fintech innovation driven by maqaṣid al-shari’ah enhances financial inclusion, ethical governance, and sustainable economic development. The study emphasizes that collaboration among regulators, financial institutions, and educational entities is crucial to developing adaptive regulations and strengthening digital-Shariah literacy. The main conclusion underscores the significance of aligning technological innovation with Islamic ethical principles to advance the competitiveness of the Islamic finance industry globally.

Strengthening Geospatial-Based Maritime Surveillance: A Case Study of Adaptation to Extreme Weather in Critical Shipping Lanes

Ida Bagus Putra Budiana, Anwar Kurniadi, Mitro Prohantoro, Rachmat Setiawibawa
Abstract: The Malacca Strait is a vital maritime route that faces significant challenges from high traffic volumes and increasingly frequent extreme weather scenarios. These conditions pose serious risks to navigational safety, environmental… vironmental integrity, and maritime operational security. This study aims to analyse the needs and components of a robust maritime surveillance architecture in the Malacca Strait, particularly in dealing with the impacts of extreme weather and climate change. Additionally, this research will explore the role of geospatial maritime intelligence in enhancing situational awareness and response to maritime incidents. The study findings indicate that a resilient surveillance architecture in the Malacca Strait requires the integration of advanced sensor systems (including multi-spectral radar and meteorological/oceanographic sensors), redundant communication networks, and AI/ML-based intelligent data processing. The adaptive capabilities of the system, including the use of UAVs and USVs, are critical to maintaining operational effectiveness in adverse weather conditions. Additionally, international cooperation and a robust policy framework, encompassing climate change adaptation and ethical considerations, are fundamental to the successful implementation and sustainability of surveillance systems. The Malacca Strait case study highlights specific vulnerabilities and proposes concrete solutions, illustrating a shift from a reactive to a proactive paradigm in maritime security. Building a resilient surveillance architecture in the Malacca Strait is a strategic imperative to safeguard global trade, regional stability, and environmental sustainability amid increasing climate uncertainty. Integrating cutting-edge technology with robust policies and international collaboration will ensure the safety and security of this vital waterway, making it a model for resilient maritime governance globally. A new aspect emphasised is the importance of adapting to climate change and the role of AI in predictive decision-making. This article presents a comprehensive and integrated approach to building a resilient maritime surveillance architecture, with a particular focus on the challenges of extreme weather in the Malacca Strait. Its originality lies in its emphasis on multi-sensor data fusion, the role of artificial intelligence in predictive analytics, and the integration of climate change adaptation into surveillance system design. Additionally, the article underscores the importance of a robust policy framework and international cooperation as the cornerstones of maritime surveillance resilience, offering a blueprint applicable to other critical maritime routes worldwide

Analisis Hukum Syari’ah Terhadap Transaksi Jual Beli Barang Ball (Karungan) Dalam Islam

Nabila Lutfianisa, Hana Naf’atun Sholihah, Muhibban
Abstract: Dewasa ini transaksi jual beli barang ball (karungan) marak terjadi di masyarakat, sistem jual beli dimana calon pembeli tidak bisa memeriksa secara langsung kondisi dan kualitas barang yang akan dibeli ini menimbulkan pertanyaan… ertanyaan terkait keabsahannya menurut hukum syari’ah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesesuaian transaksi terebut dengan prinsip-prinsip hukum syari’ah, khususnya terkait akad, kejujuran, dan kerelaan kedua belah pihak, serta untuk mengidentifikasi potensi masalah yang mungkin timbul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi literatur terhadap kitab-kitab fiqh, serta wawancara dengan pelaku transaksi dan pakar fiqh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transaksi jual beli barang ball dapat dikategorikan sah menurut hukum syari’ah asalkan memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan, seperti kejelasan objek transaksi dan tidak adanya unsur gharar (ketidakpastian). Simpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman yang mendalam tentang prinsip-prinsip syari’ah dalam praktik jual beli, agar transaksi yang dilakukan tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga sesuai dengan nilai-nilai islam.