Showing 52 articles found for "Desa"

Hubungan Kualitas Tidur Dengan Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Gen Z Di Universitas Yatsi Madani

Muhamad Jeri, Swardiman, Kristina Everintina Ngasu
Abstract: Latar belakang: Kualitas tidur merupakan aspek penting yang berperan dalam menjaga kesehatan mental, terutama pada mahasiswa yang rentan mengalami stres akibat tuntutan akademik dan gaya hidup yang tidak teratur. Tujuan:&#8230; Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan kesehatan mental pada mahasiswa Gen Z Universitas Yatsi Madani angkatan 2021. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan metode analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional. Teknik: Teknik pengambilan sampel dilakukan secara proportional stratified random sampling dengan jumlah responden sebanyak 168 mahasiswa semester 6. Instrumen:  Instrumen yang digunakan adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur dan General Health Questionnaire-12 (GHQ-12) untuk mengukur kesehatan mental (sampel dan instrumen). Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas tidur yang buruk dan ditemukan adanya proporsi mahasiswa dengan kesehatan mental terganggu. Uji statistik memperlihatkan adanya hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan kesehatan mental mahasiswa (p-value = 0,000; p < 0,05), yang berarti semakin buruk kualitas tidur seseorang, semakin besar risiko terganggunya kesehatan mental. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara kualitas tidur dengan kesehatan mental pada mahasiswa Gen Z Universitas Yatsi Madani. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan lebih memperhatikan pola tidur sehat, sementara pihak kampus disarankan untuk memberikan edukasi terkait manajemen stres dan pentingnya tidur berkualitas sebagai upaya mendukung kesejahteraan mental mahasiswa.

Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Sepatu Terbaik dengan Metode Simple Additive Weighting

Mhd Hafid Pramuja, Aulia Sahani Rambe, Erik Marales Sirait
Abstract: Pemilihan sepatu yang sesuai dengan preferensi pengguna sering kali menjadi permasalahan karena banyaknya pilihan merek, model, serta beragam kriteria yang harus dipertimbangkan. Konsumen kerap mengalami kesulitan dalam&#8230; menentukan sepatu yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhan maupun gaya hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pengambilan keputusan yang dapat membantu memberikan rekomendasi pemilihan sepatu terbaik menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW dipilih karena mampu menangani data multi-kriteria secara sederhana, sistematis, dan efektif. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi harga, kualitas, kenyamanan, dan desain. Setiap alternatif sepatu akan dinilai berdasarkan kriteria tersebut dan dihitung nilai preferensi akhirnya (Vi). Berdasarkan hasil perhitungan, alternatif Adidas memperoleh nilai tertinggi sebesar 0,818, diikuti oleh Nike dengan nilai 0,653, serta Aerostreet dengan nilai 0,641. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu memberikan rekomendasi sepatu secara rasional dan objektif sesuai dengan preferensi pengguna. Sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi pendukung dalam membantu konsumen memilih sepatu yang paling tepat, sehingga meningkatkan kepuasan dan kepercayaan pengguna terhadap keputusan yang diambil

Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Peningkatan Tekanan Darah Pada Pasien Pre Operasi Terjadwal  Diruangan Imam Bonjol Rumah Sakit TK. 111 Dr. Reksodiwiryo Padang Tahun 2025

Narlis Maharani, Rebbi Permata Sari, Hidayatul Rahmi
Abstract: Meningkatnya tekanan darah pada pasien sebelum operasi disebabkan oleh gangguan psikologis, salah satunya adalah kecemasan. Kecemasan pada pasien pre operasi dapat meningkatkan tekanan darah. Tekanan darah yang meningkat&#8230; jika tidak diatasi dapat menyebabkan komplikasi selama dan setelah pembedahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Peningkatan Tekanan Darah Pada Pasien Pre Operasi Terjadwal Diruangan Imam Bonjol Rumah Sakit Tk. III dr. Reksodiwiryo Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 341 orang dengan jumlah sampel 77 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu teknik proposive sampling. Instrumen yang digunakan kecemasan dengan Hamilton anxiety rating scale (HARS) dan untuk tekanan darah menggunakan Sphygmomanometer dengan menggunakan lembar observasi, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square p-value ≤ 0,05. Hasil analisis univariat didapatkan data lebih dari separoh 50 (64.9%) responden mengalami peningkatan tekanan darah, dan 35 (45.5%) responden memiliki tingkat kecemasan sedang pada pasien pre operasi. Hasil uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan peningkatan tekanan darah (p-value = 0,000). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan Ada Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Peningkatan Tekanan Darah Pada Pasien Pre Operasi Terjadwal Diruangan Imam Bonjol Rumah Sakit Tk. III Dr. Reksodiwiryo Padang. Increased blood pressure in patients before surgery is caused by psychological disorders, one of which is anxiety. Anxiety in preoperative patients can increase blood pressure. Elevated blood pressure if left untreated can lead to complications during and after surgery. The purpose of this study is to determine the relationship between anxiety level and increased blood pressure in scheduled pre-surgery patients in the room of Imam Bonjol Hospital Tk. III dr. Reksodiwiryo Padang. This study is aquantitative research with a cross sectional design. The population in this study is 341 people with a sample of 77 people. The sampling technique is the proposive sampling technique. The instrument used anxiety with the Hamilton anxiety rating scale (HARS) and for blood pressure using a Sphygmomanometer using an observation sheet, then analyzed univariate and bivariate with the Chi-Square p-value test ≤ 0.05. The results of the univariate analysis obtained data from more than half of 50 (64.9%) respondents experienced an increase in blood pressure, and 35 (45.5%) respondents had moderate levels of anxiety in preoperative patients. The results of the Chi-Square test showed a significant association between anxiety levels and increased blood pressure (p-value = 0.000). The results of this study can be concluded that there is a relationship between anxiety level and increased blood pressure in scheduled pre-surgery patients in the Imam Bonjol room, Tk. III Dr. Reksodiwiryo Hospital Padang.

Pengenalan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Terhadap Produk Digital Bagi Pelajar LKP Mutiara Informatika

Sudarmin Sudarmin, Nuriadi Manurung, Irianto Irianto, Muhammad Amin
Abstract: Perkembangan teknologi digital mendorong pelajar untuk aktif menghasilkan berbagai produk digital seperti desain grafis, aplikasi sederhana, dan konten multimedia. Namun, pelajar di LKP Mutiara Informatika masih memiliki&#8230; keterbatasan pemahaman mengenai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), khususnya terkait perlindungan hukum terhadap produk digital yang mereka hasilkan. Kurangnya pengetahuan ini berpotensi menimbulkan pelanggaran hak cipta serta hilangnya nilai ekonomi dari karya digital. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelajar tentang konsep dasar HAKI, jenis-jenis HAKI, serta prosedur perlindungan produk digital. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan studi kasus sederhana. Hasil sementara menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, di mana sekitar 80% pelajar mampu menjelaskan pengertian HAKI dan 75% pelajar memahami pentingnya perlindungan produk digital setelah kegiatan PKM dilaksanakan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pelajar untuk lebih menghargai dan melindungi karya digital mereka secara hukum.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Kebersihan Gigi Dan Mulut Dengan Perilaku Menyikat Gigi Pada Siswa Kelas II Dan III Disekolah Dasar Negeri Cimone 8 Kota Tangerang

Dita Faradillah, Ida Faridah, Ria Setia Sari
Abstract: Latar Pendahuluan : Pengetahuan tentang kesehatan gigi sangatlah penting, terutama dalam hal menjaga kebersihan gigi. Dengan pengetahuan yang memadai, seseorang dapat memengaruhi sikap dan perilakunya dalam merawat kebersihan&#8230; sihan mulut, selain itu Periode usia anak sekolah 6-12 tahun adalah salah satu kelompok yang rentan akan penyakit gigi dan mulut. Tujuan: Tujuan umum pada penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan kebersihan gigi dan mulut dengan perilaku menyikat gigi pada siswa kelas II dan III di Sekolah Dasar  Negeri Cimone 8  Kota Tangerang. Metode : Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross sectional. Teknik Sampel: Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Jumlah Sampel: jumlah sampel sama dengan populasi karena dimana jumlah sampel 100 siswa-siswi sama dengan jumlah populasi dan semuanya dijadikan sampel penelitian. Analisis Data: Analisis data mengunakan uji Chi Square test. Hasil Penelitian: Didapatkan  ada hubungan antara tingkat pengetahuan kebersihan gigi dengan perilaku menyikat gigi pada siswa kelas II dan III di Sekolah Dasar Negeri 8 Cimone Kota Tangerang, dengan nilai p=0,003 < 0,05.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan anatar pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut terhadap perilaku menyikat gigi. Saran: Diharapkan pihak sekolah dapat bekerja sama dalam upaya pelayanan asuhan kesehatan gigi dengan Program Studi Kesehatan Gigi untuk memberikan promosi kesehatan gigi secara kontinyu sehingga siswa sekolah dasar dapat meningkatkan budaya tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dengan benar.

Program Penyuluhan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman Masyarakat

Reihan Hilmiy Fandariansyah, Lucky Rahma Purwaningrum, Alfita Aprillia, Aminatus Zahriyah
Abstract: Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan hal vital yang perlu masyarakat lakukan untuk melindungi hak atas tanah. Namun sebagian masyarakat masih belum mengetahui urgensi dari Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap.&#8230; ngkap. Oleh karena itu perlu adanya penyuluhan yang dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat atas pentingnya PTSL sebagai bentuk kepastian hukum atas hak tanah yang mereka miliki sehingga dapat menimbulkan rasa aman dan nyaman atas tanah yang mereka miliki. Badan Pertanahan Nasional di Kabupaten Jember melakukan penyuluhan kepada masyarakat di desa Karangsono menggunakan metode ceramah, diskusi dan konsultasi untuk masyarakat yang mungkin tidak berani menyampaikan masalah atau pertanyaan mereka didepan umum. Hasil kegiatan yang dilakukan dapat diperoleh data bahwa masyarakat telah memahami hukum pertanahan yang melindungi hak atas tanah, memahami persyaratan dan prosedur untuk mendapatkan bukti kepemilikan tanah. Pada kegiatan penyuluhan ini dihadiri oleh warga desa Karangsono, anggota aparat desa, dan pegawai pengukuran tanah yang telah mendapat pemahaman yang lebih baik tentang hukum pertanahan khususnya prosedur pendaftaran tanah.

Pengaruh Kebijakan BPJS Kesehatan Tentang Sistem Rujukan Berjenjang Terhadap Penurunan Pasien Rawat Jalan Rumah Sakit Khusus Mata Medan Baru

Sulisna, Aida, Hana Dhini Julia Pohan, Sri Agustina Meliala
Abstract: Dalam sistem rujukan berjenjang masyarakat yang akan berobat ke Rumah Sakit Umum dengan kartu BPJS harus mendapatkan rujukan dari dokter klinik/puskesmas. untuk mengetahui pengaruh kebijakan BPJS kesehatan tentang sistem&#8230; rujukan berjenjang terhadap penurunan pasien rawat jalan Rumah Sakit Khusus Mata Medan Baru. Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian; seluruh pasien BPJS rawat jalan sebanyak 25.012 orang. Sampel; 100 orang yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Metode pengumpulan data; data primer, skunder dan tersier. Analisis data; analisis univariat, bivariat dan multivariat dengan uji statistik regresi logistik. pengetahuan nilai p-value = 0,002<0,05. sikap nilai p-value = 0,003<0,05. informasi nilai p-value = 0,001<0,05. Hasil menunjukkan bahwa faktor (pengetahuan, sikap dan informasi) memiliki pengaruh terhadap penurunan pasien rawat jalan. Faktor yang paling berpengaruh adalah sikap, dimana sikap menunjukkan nilai OR 46,166. Artinya sikap yang negatif cenderung 46 kali lipat memiliki pengaruh terhadap penurunan pasien rawat jalan. Ada pengaruh pengetahuan, sikap dan informasi terhadap penurunan pasien rawat jalan di Rumah Sakit Khusus Mata Medan Baru.

Pemanfaatan Metode Topsis dalam Menentukan Smartphone yang Paling Banyak Digunakan Oleh Mahasiswa

Bella Puspita, Khairunnisa, Anggriani, Risma
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan smartphone yang paling banyak digunakan oleh mahasiswa Universitas Royal dengan menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Metode&#8230; TOPSIS dipilih karena mampu memberikan hasil yang objektif dengan mempertimbangkan beberapa kriteria yang saling memengaruhi. Lima kriteria utama dalam penelitian ini meliputi harga, kualitas kamera, kapasitas baterai, kapasitas RAM, dan desain. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Universitas Royal yang dipilih secara acak, dengan tujuan untuk mengetahui preferensi dan persepsi mereka terhadap berbagai merek smartphone yang umum digunakan. Tahapan analisis melibatkan normalisasi matriks keputusan, pembobotan kriteria, penentuan solusi ideal positif dan negatif, perhitungan jarak terhadap solusi ideal, serta penentuan nilai preferensi. Berdasarkan hasil analisis, smartphone merek Samsung (A3) memperoleh nilai preferensi tertinggi dibandingkan alternatif lainnya, sehingga dinyatakan sebagai smartphone yang paling banyak digunakan oleh mahasiswa Universitas Royal. Temuan ini menunjukkan bahwa metode TOPSIS efektif digunakan dalam mengidentifikasi pilihan terbaik berdasarkan kriteria yang relevan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pihak kampus, pengembang teknologi, maupun peneliti lain dalam memahami tren penggunaan perangkat teknologi di lingkungan pendidikan tinggi

Asuhan Keperawatan Dengan Masalah Ketidakberdayaan Pada Pasien Hiv/Aids Di Ruang Isolasi Dahlia RSUD Wates

Dian Islamiati Machmud, Hamudi Prasestiyo
Abstract: Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan penyakit kekurangan sistem imun yang disebabkan oleh retrovirus HIV tipe 1 atau HIV tipe 2. Infeksi HIV adalah infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel&#8230; l darah putih infeksi oleh HIV biasanya berakibat pada kerusakan sistem kekebalan tubuh secara progresif, menyebabkan terjadinya infeksi oportunistik dan kanker tertentu (terutama pada orang dewasa. Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah suatu kumpulan kondisi klinis tertentu yang merupakan hasil akhir dari infeksi oleh HIV. Tujuan: Mampu memberikan dan menerapkan asuhan keperawatan pada pasien HIV/AIDS dengan diagnosis keperawatan ketidakberdayaan di ruang Isolasi Dahlia Rumah Sakit Umum Daerah Wates. Metode penelitian ini adalah penelitian studi kasus observasional dengan desain pendekatan studi kasus. Subjek penelitian pada studi kasus ini adalah 1 pasien di RSUD Wates dengan gangguan sistem imunitas dengan diagnosa medis HIV/AIDS. Hasil: Dari hasil pengkajian dan pemeriksaan fisik didapatkan data pasien dengan keadaan umum lemah, merasa tertekan atau depresi, merasa bersalah, merasa takut, merasa cemas atau ansietas, merasa tidak berguna, merasa frustrasi, merasa menyerah dan pasrah, merasa tidak pasti untuk melanjutkan hidup. Diagnosis keperawatan utama adalah ketidakberdayaan berhubungan dengan diagnosis penyakit kronis. Pencapaian yang diharapkan pada kasus ini dengan diagnosis keperawatan ketidakberdayaan berhubungan dengan diagnosis penyakit kronis yaitu dalam waktu 3 hari intervensi keperawatan masalah keperawatan dapat teratasi. Saran: Diharapkan bagi perawat, karya tulis ilmiah ini dapat diterapkan dalam melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dewasa dengan HIV/AIDS sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan keperawatan.

Mentransformasikan Kebiasaan Lama Melalui Festival Anak Soleh Studi Desa Pulo Bandring Kabupaten Asahan

Adnan Buyung Nasution, Hasan Basri, Abdul Muhyi
Abstract: Di tengah perkembangan zaman yang semakin pesat, desa-desa di Indonesia, termasuk Desa Pulo Bandring di Kabupaten Asahan, tidak terlepas dari pengaruh  modernisasi dan globalisasi yang membawa dampak signifikan terhadap&#8230; gaya hidup masyarakat, khususnya anak-anak. Di Desa Pulo Bandring, pendidikan agama Islam memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan moral generasi muda. Namun, dengan semakin dominannya pengaruh budaya pop dan hiburan modern, banyak kebiasaan lama yang berkaitan dengan pengajaran agama, seperti salat berjamaah, menghafal doa, serta mempelajari adab-adab Islami, mulai terkikis. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan mengemas kembali kebiasaan lama dalam bentuk kegiatan yang lebih menarik dan relevan bagi anak-anak zaman sekarang, salah satunya melalui Festival Anak Soleh. Festival ini dirancang sebagai sarana untuk mentransformasikan kebiasaan lama yang mengandung nilai-nilai agama dan budaya melalui pendekatan yang menyenangkan, kreatif, dan edukatif. Festival ini bertujuan agar anak-anak merasa senang dan tertarik untuk mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan mereka. Pengabdian Kepada Masyarakat ini menggunakan metode kualitatif untuk mengkaji bagaimana Festival Anak Soleh di Desa Pulo Bandring dapat menjadi sarana efektif dalam mentradisikan kebiasaan lama yang bernilai agama, serta untuk memahami dampaknya terhadap pembentukan karakter dan pemahaman agama anak-anak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menilai bagaimana penerimaan masyarakat terhadap acara tersebut dan sejauh mana festival ini dapat menciptakan perubahan positif dalam kehidupan sosial dan keagamaan anak-anak di Desa Pulo Bandring. Melalui festival ini, generasi muda di Desa Pulo Bandring dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, lebih memahami nilai-nilai agama, serta lebih peduli terhadap sesama, yang pada akhirnya akan membawa dampak positif bagi masyarakat secara keseluruhan.