Abstract:Transformasi digital di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) membawa peluang sekaligus tantangan bagi masyarakat lokal dalam mengembangkan ekonomi kreatif yang berakar pada kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan…
uan untuk mengidentifikasi potensi, peran, dan tantangan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Merauke dalam mengintegrasikan nilai budaya lokal dengan pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat ekonomi kreatif berbasis komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang melibatkan anggota KIM, tokoh adat, serta pelaku ekonomi kreatif lokal. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Marind, seperti gotong royong, solidaritas sosial, dan keberlanjutan alam, menjadi fondasi utama dalam membangun identitas ekonomi kreatif lokal yang berkelanjutan. KIM berperan penting sebagai fasilitator literasi digital, mediator komunikasi pembangunan, serta penghubung antara masyarakat dan ruang ekonomi digital yang lebih luas. Namun, keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya kapasitas teknologi, dan minimnya dukungan kebijakan menjadi hambatan utama dalam proses pengembangan ekonomi kreatif berbasis digital di wilayah ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara kearifan lokal dan teknologi digital dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat 3T. Penguatan kapasitas digital KIM dan kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di Kabupaten Merauke.
Abstract:Kulit rambutan yang sering dipandang sebagai limbah, ternyata menyimpan potensi manfaat kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengubah limbah kulit rambutan menjadi produk teh. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Seed…
Agung, Distrik Muting, Kabupaten Merauke, dengan pendekatan Learning by Doing. Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Musamus berpartisipasi dalam proses praktis pengolahan kulit rambutan menjadi teh menggunakan alat dan bahan yang tersedia, yang memungkinkan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan tidak hanya menghadirkan inovasi, tetapi juga meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan limbah kulit rambutan. Ke depan, diharapkan masyarakat dapat mengelola limbah kulit rambutan menjadi peluang usaha ekonomi kreatif yang mengedepankan inovasi dan kemampuan dalam mengubah limbah menjadi produk teh yang bernilai, serta berkontribusi dalam pengurangan limbah, khususnya kulit rambutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan pemasaran kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bank Papua Cabang Utama Merauke. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya pangsa pasar…
r kredit UMKM Bank Papua yang hanya mencapai 4,63% dari total kredit, meskipun potensi sektor UMKM di Merauke cukup besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan studi dokumentasi. Populasi penelitian mencakup pelaku UMKM dan pegawai Bank Papua dengan jumlah sampel 50 responden. Variabel penelitian terdiri atas faktor internal dan eksternal yang dianalisis menggunakan alat IFAS dan EFAS dalam kerangka SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama Bank Papua terletak pada pemahaman lokal dan dukungan pemerintah daerah, sedangkan kelemahan mencakup keterbatasan inovasi produk, infrastruktur, dan promosi. Peluang berasal dari pertumbuhan UMKM dan kebijakan pemerintah, sementara ancaman berasal dari persaingan bank nasional. Implikasi manajerial menekankan perlunya digitalisasi layanan, inovasi produk kredit, peningkatan literasi keuangan, dan kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah untuk memperluas pangsa pasar kredit UMKM.
Abstract:Penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui manajemen pemanfaatan sumber daya ikan gabus (Channa striata) melalui diversifikasi produk kerupuk berbasis rumah tangga, mengetahui kendala yang dihadapi dalam pengelolaan usaha…
kerupuk ikan berbasis rumah tangga dan mengetahui peluang pengembangan usaha kerupuk ikan gabus dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode yang digunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukan pemanfaatan ikan gabus (Channa striata) di Kabupaten Merauke masih dilakukan secara sederhana dan lebih banyak dijual dalam bentuk segar sehingga nilai tambah ekonominya belum optimal. Diversifikasi produk melalui pengolahan kerupuk berbasis rumah tangga terbukti dapat meningkatkan nilai jual, memperpanjang daya simpan, serta menambah pendapatan masyarakat. Selain itu, usaha kerupuk ikan gabus memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pengelolaan sumber daya perikanan yang lebih berkelanjutan di Kabupaten Merauke. Hasil temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemangku kepentingan mengenai potensi pemanfaatan ikan gabus, strategi pengolahan produk bernilai tambah, serta kontribusinya terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dan pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.
Abstract:The development of digital technology has brought significant changes to Sunday School ministry and children’s faith education in the modern era. Children, as digital native generations, are increasingly connected to visual…
isual media, audiovisual content, and internet use, causing conventional learning methods to become less engaging and less effective in fostering active learner participation. This study aims to analyze Sunday School strategies in addressing the opportunities and challenges of digitalization, the utilization of digital media for children’s spiritual growth, and the roles of teachers, churches, and families in developing relevant and transformative spiritual learning. The research employed a qualitative approach with a library research design enriched through phenomenological analysis of digitalization practices in Sunday School ministry. Data were obtained through a review of literature on Christian educational theology, child pedagogy, digital literacy, and reflective observation of the use of Bible animation videos, social media, and online learning platforms. The findings indicate that the digitalization of Sunday School ministry through Bible animation videos, YouTube, Zoom, Google Meet, and Christian learning applications enhances children’s interest, participation, and understanding of God’s Word through learning experiences that are more interactive, communicative, and contextual. The challenges of digitalization are reflected in gadget-related distractions, digital dependency, reduced learning concentration, and unequal access to technology among certain families. The study concludes that the success of digital Sunday School requires the integration of technology, teacher competence, parental guidance, digital literacy, and continuous spiritual formation. The novelty of this study lies in the development of a digital Sunday School ministry model that integrates technological media, pedagogical strategies, family supervision, and children’s spiritual formation in a holistic manner, thereby ensuring that church ministry remains adaptive, inclusive, and centered on children’s faith development in the digital era.
Abstract:Character education in elementary schools plays a crucial role in shaping the morals and personalities of the younger generation, especially amidst the rapid development of technology and increasingly complex global challenges.…
lenges. This study aims to identify the challenges and opportunities in implementing character education through a qualitative descriptive approach via literature review. Based on the analysis of literature, including books, journals, and scientific articles, it was found that the main challenges in character education include the negative impact of technological advancements, social and economic inequality, lack of teacher training, and limited parental involvement. On the other hand, the modern era also presents significant opportunities, such as utilizing technology for interactive learning, integrating local, national, and global values through digital media, and fostering collaboration among schools, families, and communities. Additionally, the development of relevant and flexible curricula is also an important factor in supporting character education. Although the challenges are considerable, character education in elementary schools can be optimized by implementing innovative strategies, strengthening collaboration among various stakeholders, and wisely utilizing technology. This research offers recommendations to educators, policymakers, and the community to work together in supporting the achievement of character education goals, so that the younger generation can grow with integrity and adaptability to the changing times.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendalami pemahaman roh nubuat di kalangan orang muda Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam konteks masyarakat modern yang dipenuhi…
i dengan perubahan dan tantangan, pemahaman nubuat-nubuat Alkitab memiliki peran yang penting dalam membentuk keyakinan dan praktik keagamaan orang muda. Temuan ini menggambarkan kompleksitas dalam pembentukan pemahaman nubuat dan mengidentifikasi tantangan serta peluang dalam mengajar dan memahami nubuat-nubuat Alkitab. Kesimpulan penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya nubuat dalam kehidupan orang muda GMAHK dan menawarkan rekomendasi untuk meningkatkan pendekatan pengajaran dan pendidikan roh nubuat di gereja tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan iman dan keterlibatan orang muda dalam GMAHK.
Abstract:The advancement of digital technology has encouraged the adoption of Artificial Intelligence (AI) in online counseling services to enhance the accessibility and quality of mental health care. The emergence of AI through…
chatbots, virtual counselors, and digital mental health platforms presents various opportunities, challenges, and ethical implications that require comprehensive examination. This study aims to analyze the opportunities offered by AI, the challenges associated with its implementation, and the ethical implications of its use in online counseling services. The study employed a literature review method with a qualitative approach, examining 15 scientific articles published between 2016 and 2026. Data were analyzed using content analysis through the synthesis of findings from previous studies. The results indicate that AI has the potential to expand access to counseling services, improve service efficiency, support preliminary assessments, and facilitate the delivery of more personalized and data-driven interventions. However, the use of AI continues to face several challenges, including limitations in understanding human emotions and social contexts, the risk of inaccurate responses, algorithmic bias, and the potential for user dependency on technology. The most prominent ethical concerns involve privacy protection, data security, algorithmic transparency, system accountability, and professional responsibility. This study concludes that AI is more appropriately positioned as a supportive tool or co-counselor for professional counselors rather than a replacement for human practitioners. The novelty of this study lies in its integration of the opportunities, challenges, and ethical implications of AI into a comprehensive analytical framework.
Abstract:The transformation of guidance and counseling services in the digital era has brought significant changes to the ways counselors deliver services to students. Advances in information and communication technology have created…
ated both opportunities and challenges that require comprehensive scholarly examination. This study aims to analyze the opportunities, challenges, and implications of digital transformation for the development of guidance and counseling practices. A qualitative approach was employed through a Systematic Literature Review of scholarly articles published between 2016 and 2026. The data were analyzed using content analysis and thematic analysis to identify key themes related to digital guidance and counseling services. The findings reveal that digital technologies enhance service accessibility, flexibility, and effectiveness, while also fostering innovation through the utilization of digital applications and artificial intelligence. Nevertheless, the transformation continues to face challenges, including counselors’ limited digital competencies, barriers to virtual therapeutic communication, and concerns related to ethics, privacy, and data security. The study concludes that a hybrid service model integrating face-to-face counseling with digital counseling represents the most appropriate approach for addressing students’ needs in the digital era. The novelty of this study lies in its comprehensive synthesis that integrates technological dimensions, counselor competencies, professional ethics, data security, and humanistic approaches as a foundation for the development of effective and sustainable digital guidance and counseling services.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh infografis edukatif terhadap persepsi Gen Z mengenai employer attractiveness PT. X. Target pengabdian adalah fresh graduate dan mahasiswa tingkat akhir yang berpotensi menjadi…
adi calon tenaga kerja perusahaan. Data awal menunjukkan bahwa tingkat pengenalan, ketertarikan bekerja, persepsi reputasi, budaya kerja, dan peluang pengembangan karir responden masih terbatas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test, di mana responden menilai persepsi mereka terhadap perusahaan sebelum dan sesudah diperkenalkan dengan infografis yang menyajikan informasi tentang budaya kerja, nilai-nilai organisasi, peluang pengembangan karir, dan manfaat bekerja di PT. X. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan infografis edukatif efektif meningkatkan daya tarik perusahaan bagi calon karyawan muda, sekaligus memberikan dasar bagi strategi komunikasi visual yang lebih kuat dan berkelanjutan.