Search Articles & Publications

Showing 223 articles found for "Luang"

IMPLEMENTASI STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN DI PT REZEKI BERKAH SELALU (SOTO H. MAMAT) PADA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Refsi Meilawati, Dede Iyan Supriatna, Gregoria Eva Dita Kristina Sirait, Toman Golfrid Fridaus Tobing
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi pengembangan sumber daya manusia dalam upaya meningkatkan produktivitas karyawan pada era revolusi industri 4.0. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif… ualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian serta menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dan perilaku yang diamati. Untuk analisis data, penelitian ini mengaplikasikan analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, diketahui bahwa implementasi strategi pengembangan sumber daya manusia telah diterapkan di PT Rezeki Berkah Selalu melalui penerapan fungsi manajemen yang ketat. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa PT Rezeki Berkah Selalu berada pada posisi yang mengadopsi strategi stabilitas pertumbuhan, mengingat strategi ini memiliki potensi yang kuat dan mampu mengidentifikasi keadaan perusahaan yang solid, memungkinkan perusahaan untuk terus berkembang dengan memanfaatkan kesempatan dan peluang yang ada untuk meraih profit maksimal. Dengan strategi ini, perusahaan dapat mencapai tujuannya melalui pengembangan SDM untuk meningkatkan produktivitas karyawan di era industri 4.0 tanpa perlu mengubah strategi utama perusahaan.

ANALISIS PENGARUH KEPEMIMPINAN KOLEKTIF TERHADAP EFEKTIVITAS MANAJEMEN PESANTREN DAN KEPUASAN KARYAWAN DI PESANTREN LEADERSHIP DAARUT TARQIYAH PRIMAGO

Mohamad Farhan Hidayat, Adhe Dahlan Perdiansyah, Muhamad Arya Zhilla, Ade Tiad Hendayana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kolektif terhadap efektivitas manajemen dan kepuasan karyawan di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode… ode survei, melibatkan 31 responden yang terdiri dari karyawan pesantren. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert 1-5 dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kolektif memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan karyawan dengan kontribusi sebesar 69,6%. Efektivitas manajemen juga memberikan pengaruh signifikan yang lebih besar, yaitu sebesar 76,2%. Secara simultan, kedua variabel independen berkontribusi sebesar 76,9% terhadap kepuasan karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan kepemimpinan kolektif dan manajemen yang efektif dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif serta meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi pengelola pesantren untuk memperkuat kolaborasi dalam pengambilan keputusan dan mengoptimalkan sistem manajemen. Selain itu, penelitian ini membuka peluang untuk studi lanjutan mengenai faktor lain yang berpengaruh terhadap kepuasan karyawan di lembaga pendidikan Islam.

INOVASI MESIN PENGOLAHAN PAVING BLOCK DARI SAMPAH PLASTIK GUNA MEWUJUDKAN GREEN ECONOMY DALAM SDGs 2030

Wulida, Siti Nursipa, Khosyiati, Nur Evirda, Yusuf, Arya, Biworo, Muhamad, Andrian, Sultan Hulio
Abstract: Indonesia merupakan negara kepulauan dengan populasi penduduk mencapai lebih dari 270 juta jiwa. Peningkatan jumlah penduduk berdampak pada meningkatnya produksi sampah setiap tahun. Masalah sampah plastik, terutama dari… barang sekali pakai yang menjadi isu krusial selama 15 tahun terakhir. Provinsi Nusa Tenggara Barat tepatnya di Lombok, bergantung pada sektor pariwisata terutama pantai. Namun perkembangan pariwisata ini memicu masalah sampah di kawasan pantai khususnya sampah plastik. Sampah plastik yang sulit terurai mengancam ekosistem laut dan menurunkan daya tarik wisatawan. Penulis mengusulkan inovasi mesin Macoving sebagai solusi untuk mengatasi masalah sampah plastik di kawasan pantai Lombok. Mesin ini mampu mengolah sampah plastik menjadi paving block bernilai ekonomis, menawarkan solusi ramah lingkungan, dan membuka peluang pekerjaan baru bagi masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan studi pustaka relevan. Paving block ini dijual lebih murah dan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk bisa mengelola sampah. Inovasi ini diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah, mencegah kerusakan lingkungan, dan mendukung ekonomi hijau. Hal ini sejalan dengan fokus Indonesia pada transisi energi baru terbarukan dan pembangunan berkelanjutan guna mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) 2030.

KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) HOLISTIK PADA BIDANG KESEHATAN DI DESA SUKA MERINDU OGAN ILIR SUMATERA SELATAN

Fatimah, Mustika, Diana Sartika, Nova Mabela, Dinda Rahma, Rapi Dzaki Almugni, Devina Liya, Dita Rahmalia, Muslimah Putri Utami, Anisah, Harry Wahyudhy Utama, Devi Marlina, Bunga Anggreini Sari
Abstract: Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di bidang kesehatan di desa berkaitan kebutuhan akan peningkatan akses ke layanan kesehatan yang berkualitas dan pemberdayaan masyarakat setempat. Beberapa masalah bidang kesehatan di desa… esa antara lain fasilitas kesehatan sering kali jauh dan tidak memadai, ada kekurangan tenaga kesehatan yang bersedia bekerja di daerah pedesaan, pendidikan kesehatan yang kurang memadai berakibat pada kesalahpahaman mengenai praktik kesehatan yang baik, dan desa-desa sering menghadapi beban penyakit yang tinggi. Desa Suka Merindu merupakan salah satu desa di Ogan Ilir dengan jumlah penduduk sebanyak 1111 jiwa dan luas wilayah 850 ha/m2. Fasilitas layanan kesehatan berupa puskesmas dan posyandu terletak menyebar di dekat beberapa desa di sekitarnya. Masalah kesehatan di Desa Suka Merindu bervariasi mulai dari masalah penyakit tidak menular, penyakit menular hingga penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA). Pengabdian ini dilakukan di Desa Suka Merindu pada bulan Januari 2024. Ada empat kegiatan PKM holistik yang dilakukan adalah pemeriksaan dan edukasi gratis kepada warga, penyuluhan kesehatan reproduksi dan pencegahan anemia di kalangan remaja dengan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri Sekolah Menengah Atas (SMA), sosialisasi mengenai Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan Hipertensi di Puskesmas, dan penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA di balai desa. Tahapan masing-masing kegiatan terdiri dari perencanaan, analisis situasi, studi literatur, survei awal, koordinasi perizinan dan kesediaan sasaran, persiapan materi, alat dan bahan, pelaksanaan yang terdiri dari tanya jawab awal, penyampaian materi, diskusi, dan penyerahan poster serta evaluasi. Sesuai dengan tujuan kegiatan, hasil kegiatan tercapai berupa penyampaian materi dan terwujudnya diskusi. Melalui PKM di bidang kesehatan, ada peluang untuk mengatasi ketidaksetaraan dalam layanan kesehatan dan memperbaiki kualitas hidup penduduk desa. Ini juga membantu dalam mengidentifikasi dan mengatasi kebutuhan kesehatan yang spesifik dari komunitas yang mungkin tidak tercakup dalam kebijakan kesehatan yang lebih luas.

Pelestarian Nilai Keramat Kanemoton sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Adat Suku Wambon di Kabupaten Boven Digoel

David Laiyan, Welhelmina Jeujanan, Antonius Nggewaka, Syahrabudin Husein Enala, Nikolaus Aneyap
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelestarian nilai keramat Kanemoton pada masyarakat adat Suku Wambon di Kampung Tinggam, Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel. Kanemoton merupakan warisan… isan budaya yang memiliki makna sakral sebagai pedoman kehidupan masyarakat adat dalam menjaga hubungan harmonis antara manusia, leluhur, alam, dan Tuhan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan dipilih secara purposive yang terdiri atas kepala kampung, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan masyarakat adat Suku Wambon. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian Kanemoton masih dilakukan melalui pewarisan nilai secara lisan, pelaksanaan ritual adat, penghormatan terhadap kawasan keramat, penerapan hukum adat, serta pembinaan oleh tokoh adat kepada generasi muda. Tokoh adat memiliki peran sentral sebagai penjaga nilai budaya sekaligus penyelesai konflik adat. Namun demikian, pelestarian Kanemoton menghadapi berbagai tantangan berupa modernisasi, globalisasi, masuknya budaya luar, berkurangnya regenerasi pemangku adat, serta minimnya dokumentasi budaya. Di sisi lain, meningkatnya kesadaran masyarakat dan dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya menjadi peluang untuk menjaga keberlangsungan nilai Kanemoton. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelestarian Kanemoton memerlukan sinergi antara masyarakat adat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan generasi muda melalui dokumentasi budaya, pendidikan berbasis kearifan lokal, serta penguatan kelembagaan adat agar nilai budaya tersebut tetap lestari sebagai identitas masyarakat Suku Wambon di tengah dinamika perubahan sosial

REKONSTRUKSI LARANGAN RANGKAP PROFESI: KEDUDUKAN DOSEN PNS SEBAGAI ADVOKAT PENGABDIAN PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 150/PUU-XXII/2024

Nasri Wijaya, Muhammad Saiful Fahmi, Syahrabudin Husein Enala
Abstract: Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 150/PUU-XXII/2024 mengubah watak larangan dosen pegawai negeri sipil (PNS) menjadi advokat. Larangan yang semula berlaku mutlak melalui Pasal 3 ayat (1) huruf c dan Pasal 20 ayat (2) Undang-Undang… ang-Undang Advokat kini diberi pengecualian terbatas bagi dosen PNS yang memberikan bantuan hukum cuma-cuma dalam rangka pengabdian kepada masyarakat. Artikel ini berangkat dari persoalan bahwa putusan tersebut tidak sekadar membuka peluang profesi, tetapi juga menciptakan kategori baru yang dapat disebut sebagai advokat pengabdian. Dengan metode penelitian hukum normatif, artikel ini menelaah rasio legis larangan rangkap profesi, konstruksi pertimbangan Mahkamah, serta masalah implementasi yang muncul setelah putusan. Artikel ini berpendapat bahwa putusan Mahkamah dapat dibenarkan sejauh dibaca sebagai instrumen akses keadilan dan penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Namun, tanpa revisi UU Advokat dan peraturan pelaksana yang mengatur pengangkatan, penyumpahan, magang, pengawasan etik, izin perkara, dan akreditasi lembaga bantuan hukum kampus, putusan tersebut berisiko melahirkan ketidakpastian baru.

Kearifan Lokal dan Ekonomi Kreatif Digital di daerah 3T: Studi Awal tentang Potensi KIM di Kabupaten Merauke

Enala, Syahrabudin Husein, Nurdin
Abstract: Transformasi digital di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) membawa peluang sekaligus tantangan bagi masyarakat lokal dalam mengembangkan ekonomi kreatif yang berakar pada kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan… uan untuk mengidentifikasi potensi, peran, dan tantangan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Merauke dalam mengintegrasikan nilai budaya lokal dengan pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat ekonomi kreatif berbasis komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang melibatkan anggota KIM, tokoh adat, serta pelaku ekonomi kreatif lokal. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Marind, seperti gotong royong, solidaritas sosial, dan keberlanjutan alam, menjadi fondasi utama dalam membangun identitas ekonomi kreatif lokal yang berkelanjutan. KIM berperan penting sebagai fasilitator literasi digital, mediator komunikasi pembangunan, serta penghubung antara masyarakat dan ruang ekonomi digital yang lebih luas. Namun, keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya kapasitas teknologi, dan minimnya dukungan kebijakan menjadi hambatan utama dalam proses pengembangan ekonomi kreatif berbasis digital di wilayah ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara kearifan lokal dan teknologi digital dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat 3T. Penguatan kapasitas digital KIM dan kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di Kabupaten Merauke.

Teh Kulit Rambutan: Solusi Inovatif untuk Pengelolaan Limbah dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kampung Seed Agung

Boby , Jerry Natalis, Jaji , Agustinus Kevin, Romdioni , Agus Nisfur
Abstract: Kulit rambutan yang sering dipandang sebagai limbah, ternyata menyimpan potensi manfaat kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengubah limbah kulit rambutan menjadi produk teh. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Seed… Agung, Distrik Muting, Kabupaten Merauke, dengan pendekatan Learning by Doing. Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Musamus berpartisipasi dalam proses praktis pengolahan kulit rambutan menjadi teh menggunakan alat dan bahan yang tersedia, yang memungkinkan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan tidak hanya menghadirkan inovasi, tetapi juga meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan limbah kulit rambutan. Ke depan, diharapkan masyarakat dapat mengelola limbah kulit rambutan menjadi peluang usaha ekonomi kreatif yang mengedepankan inovasi dan kemampuan dalam mengubah limbah menjadi produk teh yang bernilai, serta berkontribusi dalam pengurangan limbah, khususnya kulit rambutan.

Strategi Pengembangan Pemasaran Kredit Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) di Bank Papua Cabang Utama Merauke

Ambauw , Y. Eriks, Surjaatmadja , Surachman, Simatupang, Batara M.S, Hidayat , Taufiq
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan pemasaran kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bank Papua Cabang Utama Merauke. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya pangsa pasar… r kredit UMKM Bank Papua yang hanya mencapai 4,63% dari total kredit, meskipun potensi sektor UMKM di Merauke cukup besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan studi dokumentasi. Populasi penelitian mencakup pelaku UMKM dan pegawai Bank Papua dengan jumlah sampel 50 responden. Variabel penelitian terdiri atas faktor internal dan eksternal yang dianalisis menggunakan alat IFAS dan EFAS dalam kerangka SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama Bank Papua terletak pada pemahaman lokal dan dukungan pemerintah daerah, sedangkan kelemahan mencakup keterbatasan inovasi produk, infrastruktur, dan promosi. Peluang berasal dari pertumbuhan UMKM dan kebijakan pemerintah, sementara ancaman berasal dari persaingan bank nasional. Implikasi manajerial menekankan perlunya digitalisasi layanan, inovasi produk kredit, peningkatan literasi keuangan, dan kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah untuk memperluas pangsa pasar kredit UMKM.

Manajemen Pemanfaatan Sumber Daya Ikan Gabus (Channa Striata) melalui Diversifikasi Produk Kerupuk Berbasis Rumah Tangga

Revarindah, Dumatubun , Nelly F M. Lucyani, Betaubun , Restu M. N.
Abstract: Penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui manajemen pemanfaatan sumber daya ikan gabus (Channa striata) melalui diversifikasi produk kerupuk berbasis rumah tangga, mengetahui kendala yang dihadapi dalam pengelolaan usaha… kerupuk ikan berbasis rumah tangga dan mengetahui peluang pengembangan usaha kerupuk ikan gabus dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode yang digunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukan pemanfaatan ikan gabus (Channa striata) di Kabupaten Merauke masih dilakukan secara sederhana dan lebih banyak dijual dalam bentuk segar sehingga nilai tambah ekonominya belum optimal. Diversifikasi produk melalui pengolahan kerupuk berbasis rumah tangga terbukti dapat meningkatkan nilai jual, memperpanjang daya simpan, serta menambah pendapatan masyarakat. Selain itu, usaha kerupuk ikan gabus memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pengelolaan sumber daya perikanan yang lebih berkelanjutan di Kabupaten Merauke. Hasil temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemangku kepentingan mengenai potensi pemanfaatan ikan gabus, strategi pengolahan produk bernilai tambah, serta kontribusinya terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dan pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.