Abstract:Penelitian ini mengkaji cerita rakyat masyarakat Anim Ha (Marind) di Kabupaten Merauke sebagai bagian dari tradisi lisan yang berfungsi sebagai media pendidikan moral, pelestarian budaya, serta penguatan identitas sosial.…
. Dengan menggunakan pendekatan etnografi dan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña untuk menelaah tema, nilai moral, serta kearifan lokal yang terkandung dalam cerita rakyat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Marind memuat pesan-pesan universal seperti kesetiaan, persahabatan, keadilan, keberanian, kemandirian, serta penghormatan terhadap alam. Cerita-cerita seperti Janji Ajaib Seorang Sahabat, Kisah Nona dari Salor, Kutukan Alamem di Tanah Domande dan Kalibian, dan Qaraipe memperlihatkan nilai solidaritas, keadilan sosial, kesadaran ekologis, serta pentingnya ketabahan menghadapi diskriminasi. Selain itu, unsur magis dan simbolisme alam dalam cerita memperkuat relasi spiritual masyarakat dengan lingkungannya. Temuan ini menegaskan bahwa tradisi lisan masyarakat Anim Ha memiliki relevansi dengan isu kontemporer, terutama dalam pendidikan karakter, pelestarian budaya, mitigasi bencana, dan literasi lingkungan. Oleh karena itu, cerita rakyat Marind penting untuk didokumentasikan serta diintegrasikan dalam pendidikan formal guna menjaga identitas budaya lokal sekaligus menanamkan nilai-nilai luhur pada generasi muda Papua Selatan.
Kata kunci: Cerita Rakyat Marind, Kearifan Lokal, Pendidikan Karakter
Abstract:The paradigm shift in science education necessitates the development of critical thinking skills as a foundation for improving students’ problem-solving abilities; however, empirical conditions indicate that both competencies…
tencies remain low and have not been optimally developed. This study aims to examine the relationship between critical thinking skills and problem-solving abilities among eighth-grade students of SMP Negeri 2 Serui and to determine the degree of their empirical association. The study employed a quantitative approach with a correlational design, utilizing essay-based test instruments analyzed through simple linear regression. The findings reveal that students’ critical thinking and problem-solving abilities are in the low to moderate categories, with mean scores of 14.56 and 28.72, respectively. The linearity test indicates a significant relationship, while regression analysis produces the equation Y = 21.682 + 0.484X with a significance value of 0.009. The correlation coefficient of 0.487 indicates a moderate positive relationship, and the coefficient of determination of 23.7% shows that critical thinking contributes to problem-solving ability. The results confirm that improvements in critical thinking skills directly influence the enhancement of students’ problem-solving abilities, although other factors also contribute. The novelty of this study lies in the presentation of a quantitative relationship model that remains significant despite non-normally distributed data, as well as in establishing critical thinking as a significant yet partial predictor of problem-solving, thereby providing a foundation for developing more structured, contextual, and higher-order thinking-based instructional strategies.
Abstract:Self-efficacy, an individual's belief in their ability to achieve academic success, plays a crucial role in the academic adjustment of new students facing the transition from high school to university. The university environment,…
ironment, which is full of academic and social demands, requires good self-adjustment for students to cope with pressures and achieve academic performance. This study aims to identify the influence of self-efficacy on academic adjustment through a systematic literature review by analyzing journal articles from the last five years obtained from electronic databases such as Science Direct, ProQuest, Springer Link, and Google Scholar. From this search, six journals relevant to the research theme were identified. The review results indicate that five journals show a direct relationship between self-efficacy and academic adjustment, while one journal shows an indirect involvement. In conclusion, self-efficacy significantly helps new students adjust to the academic and social challenges at the university, which in turn enhances academic performance and reduces stress. This study highlights the importance of studying new students and using a systematic literature review to investigate the relationship between self-efficacy and academic adjustment, which has not been widely discussed in previous research.
Abstract:Tulisan ini bertujuan mengkaji kehadiran Allah dalam pengalaman profetik Elia di 1 Raja-raja 19 melalui pendekatan teologis-naratif. Latar belakang penelitian ini muncul dari persoalan krusial: mengapa Elia mengalami keputusasaan…
utusasaan spiritual yang mendalam setelah kemenangan besar di Gunung Karmel, dan bagaimana Allah meresponsnya? Penelitian ini menemukan bahwa kehadiran Allah dinyatakan tidak melalui manifestasi spektakuler seperti api atau gempa, tetapi dalam "suara sepi yang lembut" yang bersifat personal dan pemulih. Kebaruan kajian ini terletak pada penekanan naratif-teologis bahwa kehadiran Allah justru paling nyata dalam keheningan dan kesendirian batin, bukan hanya dalam tindakan-tindakan mujizat. Dengan demikian, penelitian ini menawarkan suatu pemahaman alternatif mengenai cara Allah menyatakan diri dalam konteks penderitaan, trauma, dan krisis iman profetik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan mengkaji secara ekspositori perikop 2 Raja-raja 6:8-9 untuk memahami strategi Kristen dalam menghadapi konflik. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana umat Kristen dapat menyusun strategi…
egi yang berlandaskan pewahyuan dan hikmat ilahi, bukan hanya pada pertimbangan rasional manusia. Teks ini menampilkan dua pendekatan yang kontras: strategi Raja Aram yang mengandalkan perencanaan manusiawi dan strategi Raja Israel yang bertumpu pada pewahyuan Tuhan melalui nabi Elisa. Penelitian ini menggunakan metode ekspositori dengan analisis teologis-kontekstual, memperhatikan struktur teks, latar belakang historis, dan pesan teologis yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Kristen lahir dari relasi intim dengan Tuhan, kepekaan terhadap suara-Nya, serta ketaatan dalam melaksanakan kehendak-Nya. Strategi ini bukan sekadar respons taktis, melainkan tindakan yang dipimpin oleh hikmat ilahi untuk menghadapi tantangan rohani maupun praktis. Penelitian ini menegaskan relevansi teks 2 Raja-raja 6:8-9 bagi kepemimpinan dan pelayanan Kristen kontemporer, khususnya dalam merespons konflik internal, membangun visi pelayanan, serta mengintegrasikan pewahyuan ilahi dalam pengambilan keputusan strategis. Kebaruan kajian ini terletak pada pendekatan ekspositori yang memadukan dimensi biblika, teologis, dan praktis dalam merumuskan paradigma strategis Kristen yang transformatif.
Abstract:Penelitian ini mengulas perjalanan dan transformasi kepemimpinan Raja Salomo, yang awalnya dikenal sebagai pemimpin yang paling bijaksana dalam sejarah, namun kemudian menjadi pemimpin yang lalim. Penelitian ini menganalisis…
isis peran teologis dalam narasi Kisah Raja Salomo, dengan fokus pada aspek kebanggaan dan kemakmuran yang berkontribusi pada akar kejatuhan Salomo. Dalam konteks ini, penelitian ini menjelaskan bagaimana kebijaksanaan awal Salomo digantikan oleh kemewahan dan pengaruh negatif kekayaan, sehingga dia terjerumus ke dalam berbagai dosa terhadap rakyatnya dan Tuhannya. Serta semua kesalahan yang dilakukannya berkaitan dengan perubahan paradigma kepemimpinan. Hasil penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya moralitas dan nilai-nilai spiritual dalam menjaga kualitas kepemimpinan, serta mengilustrasikan bagaimana kejatuhan seorang pemimpin dapat menjadi pelajaran berharga dalam konteks teologis.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran penting pendidikan disiplin dalam pembentukan tabiat dan karakter pada anak-anak melalui penggunaan metode kualitatif studi literatur. Dalam upaya untuk mengeksplorasi konsep,…
, teori, dan temuan yang ada dalam literatur terkait, penelitian ini mengidentifikasi trend dan temuan terkini, serta membangun kerangka konseptual yang mendalam tentang hubungan antara pendidikan disiplin, pembentukan karakter, dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini memiliki implikasi penting dalam pendidikan anak-anak, baik dalam konteks pendidikan formal maupun informal. Hasil studi literatur ini akan menjadi dasar penting untuk pengembangan pertanyaan penelitian yang lebih spesifik dan pengembangan pendekatan penelitian yang lebih terfokus dalam upaya kami untuk memahami peran pendidikan disiplin dalam membentuk karakter dan tabiat anak-anak. Kesimpulannya, penelitian ini membangun landasan yang kuat untuk penelitian lanjutan dalam upaya untuk mendidik anak-anak menjadi individu yang berdisiplin, bertanggung jawab, dan memiliki karakter yang kuat, sehingga dapat menghadapi tantangan di masa depan dengan lebih baik.
Abstract:The aim of this research is to determine the use of technology in the cyber world as stated in this literary work. The literary work used the novel genre entitled Fake Semu by Ele Fountain. The problem raised is about the…
e cyber world in the novel. The novel Fake Semu by Ele Fountain is a novel with a theme about the cyber world. This novel explains the plot where technology becomes the only friend in the world. In this novel, Ele tells the story of a world where all needs for food, health, access to digital transactions are fully controlled by technology. Because of this, Ele began to tell about someone who was curious about the digital world and used various forbidden skills in the cyber world to get all the answers to his questions. The method used uses a hermeneutic approach. The findings obtained in the novel are 1) Database, 2) Hacking, 3) Encryption, 4) Spyware, 5) Cypher, and 6) Cyber Minder.
Abstract:The aims of this study is to determine the ability of class VIII students at MTs Jamilurrahman As-Salafy Yogyakarta in Arabic. Arabic is one of the main subjects in this madrasah, and the mastery of four Arabic language…
skills. The four skills are listening (istima'), speaking (kalam), reading (qiroah), and writing (kitabah) are very important in the learning process. The research method used was my research with a descriptive approach. Data were obtained through written and oral Arabic tests conducted on students of class VIII. The test results were categorised into several score ranges, and the students' Arabic language skills were analysed based on the predicates obtained. The results showed that most of the students had deficient Arabic language skills, with 48% of the total students being at the predicate of "Deficient". A total of 21% of students got the predicate "Very Good," 19% of students got the predicate "Good," and 12% of students got the predicate "Fair." The study also noted factors that influence students' Arabic language proficiency, including learning methods, textbooks, materials, educational institutions and time. Madrasah Tsanawiyah Jamilurrahman As-Salafy Putri Yogyakarta plays an important role in shaping students' Arabic language skills, but there are challenges in improving overall Arabic language skills. This study provides an understanding of the status of students' Arabic language skills at MTs Jamilurrahman As-Salafy Putri Yogyakarta and shows the importance of developing Arabic language learning at the madrasah.
Abstract:Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak dasar yang melekat pada setiap manusia sejak lahir. Dalam perspektif Islam, khususnya Al-Qur’an, konsep HAM tidak hanya dipandang sebagai hak individual, tetapi juga sebagai bagian dari…
dari tanggung jawab moral dan spiritual manusia terhadap sesama. Al-Qur’an menempatkan manusia sebagai makhluk yang dimuliakan oleh Allah SWT dan memiliki kedudukan yang sama di hadapan-Nya tanpa membedakan ras, suku, maupun status sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pandangan Al-Qur’an mengenai HAM dalam konsep kemanusiaan melalui pendekatan studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur’an mengandung prinsip-prinsip HAM seperti hak hidup, kebebasan beragama, keadilan, persamaan, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar terciptanya kehidupan masyarakat yang damai, adil, dan berperikemanusiaan.