Abstract:Abstract: KOWAPI is an organization dedicated to Indonesian Women Entrepreneurs. KOWAPI itself is an abbreviation of the Indonesian Women Entrepreneurs Cooperative. KOWAPI is under the auspices of INKOWAPI (Parent Cooperative…
ative of Indonesian Women Entrepreneurs). INKOWAPI members consist of PUSKOWAPI and KOWAPI. KOWAPI itself has spread in various regions, including Bengkayang Regency. The Bengkayang branch of the KOWAPI organization is new and its management was only inaugurated in July 2021 for the management period from 2021-2026. Because the Bengkayang branch of KOWAPI organizations is still new, there are still many who do not know what the activities and vision, and mission of this organization are. Based on the existing problems, the Bengkayang branch of the KOWAPI organization is deemed necessary to have a web profile that accommodates the organization, both history, vision, and mission, and what activities exist in the organization. This web profile management will be made using CMS WordPress. CMS WordPress is a platform that is quite easy to implement, especially for ordinary people. With this web profile, it can help the KOWAPI organization to be better known and there will be more opportunities for the community, especially women entrepreneurs, to be able to join the organization.
Keywords: inkowapi; kowapi organization; web profile; wordpress;
Abstrak: KOWAPI merupakan organisasi yang diperuntukkan bagi Wanita Pengusaha Indo-nesia. KOWAPI sendiri merupakan singkatan dari Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia. KOWAPI dinaungi oleh INKOWAPI (Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia). Anggota INKOWAPI terdiri dari PUSKOWAPI dan KOWAPI. KOWAPI sendiri telah tersebar diberbagai daerah, diantaranya adalah Kabupaten Bengkayang. Organisasi KOWAPI cabang Bengkayang termasuk baru dan kepengurusannya baru dilantik pada Juli 2021 untuk periode kepengurusan dari 2021-2026. Karena organisasi KOWAPI cabang Bengkayang ini masih baru maka masih banyak yang belum mengetahui apa saja kegiatan dan visi misi dari organisasi ini. Berdasarkan permasalahan yang ada, organisasi KOWAPI cabang Bengkayang ini dirasa perlu untuk memiliki web profil yang menampung tentang organisasi tersebut, baik sejarah, visi misi, dan kegiatan apa saja yang ada pada organisasi tersebut. Pengelolaan web profil ini akan dibuat dengan menggunakan CMS Wordpress. CMS Wordpress merupakan sebuah platform yang cukup mudah untuk diimplementasikan terutama bagi masyarakat awam. Dengan ada web profil ini maka dapat membantu organisasi KOWAPI agar lebih dikenal dan semakin banyak pula kesempatan bagi masyarakat khususnya para pengusaha wanita untuk dapat bergabung dalam organisasi tersebut.
Kata kunci: inkowapi; organisasi kowapi; web profil; wordpress
Abstract:The price of agricultural products usually fluctuates cause of seasonal harvesting, bulky, voluminous, and the distance of the production centre to consumers. This activity was conducted to build an initiative of the farmer…
armer association (Gapoktan) to self-governing over sub-terminal agribusiness (STA). Extention and technical assistance were approached to solve their problem. Based on the analysis performed that STA has an important role in solving the weakness in the market. STA is a power to strengthen the Gapoktan in facing market restrictions. The success of the establishment of STA in the production centre depends on the managerial ability of the STA management board. They must push hard to build synergy between production and the market network. After following the extension, member of the farmer association had been increased their knowledge about the requirement of STA establishment and STA management. Technical assistance is delivered separately. Gapoktan Sumber Katon initiated the self-governing STA focussed on horticulture production link with the market. Besides Gapoktan Srikandi established the self-governing STA focussed on rice production. Development activities for pioneering Agribusiness Sub Terminals at Gapoktan in Kab. Pringsewu resulted in the establishment of a self-supporting STA in the centre of farming production.
Keywords: agriculture; farmer group; Gapoktan; self-governing; terminal-market.
Permasalah utama produk pertanian adalah fluktuasi harga yang disebabkan oleh dinamika situasi produksi dan permintaan serta sistem rantai nilai produk dari produsen ke konsumen. Lemahnya akses pasar pertanian berdampak pada ketidakpastian harga di tingkat petani. Kegiatan ini bertujuan membangun kapasitas Gapoktan dalam inisiasi pasar alternatif melalui Sub Terminal Agribisnis (STA). Penyuluhan dan bimbingan teknis digunakan untuk metode pelaksanaan kegiatan pendampingan. Berdasarkan analisis yang dilakukan bahwa STA memiliki peran penting dalam mengatasi kelemahan pasar produk pertanian. STA memperkuat Gapoktan dalam menghadapi keterbatasan akses pasar. Keberhasilan pendirian STA di sentra produksi tergantung pada kemampuan manajerial pengurus STA. Pengurus STA harus bekerja keras mendorong sinergi antara pelaku produksi dan jejaring pasar. Setelah mengikuti penyuluhan, anggota Gapoktan bertambah pengetahuannya tentang syarat-syarat pendirian STA dan pengelolaan STA. Bantuan teknis disampaikan secara terpisah. Gapoktan Sumber Katon memprakarsai STA swakelola yang berfokus pada hubungan produksi hortikultura dengan pasar. Gapoktan Srikandi mendirikan STA swakelola yang fokus pada produksi beras. Kegiatan pembinaan perintisan STA pada Gapoktan di Kab. Pringsewu menghasilkan kelembagaan STA swadaya di daerah sentra produksi sayur mayur. Tumbuh kembang STA swadaya di daerah sentra produksi akan tergantung kepada kesungguhan dan kerja keras unsur pengurus dalam memperjuangkan akses pasar bagi hasil produksi pertanian anggotanya.
Kata kunci: gapoktan; kelembagaan; pemasaran-terpadu; pertanian; sub terminal agribisnis; swadaya
Abstract:Abstract: Business actors need information regarding the implications of the latest laws and regulations for their business activities. Many companies have carried out corporate action activities during the Covid-19 pandemic.…
emic. This corporate action requires approval from creditors, especially bank financial institutions. Bank leaders need knowledge of regulations and the implications of each regulation on decisions to be taken. This training provides information on new regulations, including the Job Creation Law, Information and Electronic Transaction Law, and the proposed Personal Data Protection (PDP Law. The training is conducted using the webinar method in order to reach bank leaders throughout Indonesia. The results of this webinar have enriched the knowledge of bank leaders regarding the laws and regulations, especially their implications for the banking business.
Keywords: corporate action; business law; banking
Abstrak: Pelaku usaha memerlukan informasi mengenai implikasi peraturan perundang-undangan terbaru terhadap kegiatan usaha yang dijalankannya. Banyak perusahaan telah melakukan kegiatan aksi korporasi selama pandemi Covid-19. Aksi korporasi ini memerlukan persetujuan dari pada kreditor, khususnya lembaga keuangan bank. Para pimpinan bank memerlukan pengetahuan mengenai peraturan dan implikasi setiap peraturan terhadap keputusan yang akan diambil. Pelatihan ini memberikan informasi mengenai peraturan yang baru, di antaranya UU CK, UU ITE, dan rencana UU PDP. Pelatihan dilakukan dengan metode webinar agar dapat menjangkau para pimpinan bank yang berada di seluruh Indonesia. Hasil webinar ini telah memperkaya pengetahuan para pimpinan bank terhadap peraturan perundang-undangan terutama implikasinya terhadap bisnis perbankan.
Kata Kunci: aksi korporasi; hukum bisnis; perbankan.
Abstract:Abstract: In today's increasingly advanced era, but with limited funds, it requires the community to carry out various innovations that can develop an entrepreneurial spirit in order to improve the economy. In the implementation…
entation of service activities carried out for 2 days. Where the first day contains an explanation of the use of CNC machines and the basics of CNC implementation, while on the second day the process of printing the artwork that has been designed by the previous participants is carried out directly, because the printing process takes a long time ranging from 4 to 5 hours in printing one design. , depending on the level of difficulty of the design you want to print. The activity was carried out from 9-10 December 2021 at the Aviation Vocational School with a total of 40 students. By holding this service, it is hoped that students will grow an entrepreneurial spirit, so they are able to do entrepreneurship, especially in the field of acrylic art. With the dedication that has been carried out, enthusiastically the young generation in this case the aviation vocational school students can open entrepreneurs in the field of carving by utilizing acrylic and CNC machines which have economic value among society in general and young people in particular so as to improve the family economy.
Keywords: entrepreneur; innovation; acrylic
Abstrak: Pada zaman yang semakin maju saat ini, namun dengan keterbatasan dana, menuntut masyarakat untuk melakukan berbagai inovasi yang dapat mengembangkan jiwa wirasusaha guna meningkatkan ekonomi. Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan selama 2 hari. Dimana hari pertama berisi tentang penjelasan penggunaan mesin CNC dan dasar-dasar penerapan CNC sedangkan pada hari kedua dilakukan langsung proses pencetakan karya seni yang telah di desain oleh peserta sebelumnya, dikarenakan proses pencetakan dibutuhkan waktu yang cukup lama berkisar 4 sampai 5 jam dalam pencetakkan satu desain, tergantung tingkat kesulitan desain yang ingin dicetak. Kegiatan dilakukan mulai tanggal 9-10 Desember 2021 di sekolah SMK Penerbangan dengan jumlah peserta 40 siswa. Dengan diadakan pengabdian ini diharapakan kepada siswa untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan, sehingga mampu melakukan wirausaha khususnya dibidang seni akrilik. Dengan adanya pengabdian yang telah dilakukan, membuat antusias generasi muda dalam hal ini siswa SMK penerbangan dapat membuka wirausaha dibidang seni ukir dengan memanfaatkan akrilik dan mesin CNC yang memiliki nilai ekonomis dikalangan masyarakat pada umumnya dan kalangan muda pada khususnya sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga.
Kata kunci: wirusaha; inovasi; akrilik
Abstract:The high incidence of stunting is of concern to the government. Some of the causes of stunting are the lack of intake that is absorbed by the body from still in the womb until after birth, lack of access to health services,…
es, and lack of access to clean water and sanitation. Therefore, it is necessary to prevent stunting by improving diet, parenting, and sanitation. With the problem of stunting cases being still high in the Magelang Regency area and it was noted that in the Sukorejo Village area, Tegalrejo District, there were still around 17.95% of stunting cases, the Integrated Community Service team, Faculty of Health Sciences, Universitas Muhammadiyah Magelang, will conduct training for Posyandu cadres in the village. Sukorejo. The team will implement Cadre Empowerment and Education in managing Posyandu as an effort to revitalize Posyandu for specific nutrition interventions for children. The purpose of this activity is to reduce the number of stunting cases in the Sukorejo Village, Tegalrejo District, Magelang Regency.
Keywords: cadre; catfish nuggets; child nutrition; stunting; posyandu.
Abstrak: Pemerintah prihatin dengan banyaknya kasus stunting. Beberapa penyebab stunting sendiri adalah kurangnya nutrisi yang diserap tubuh setelah lahir di dalam kandungan, kurangnya pelayanan kesehatan, kurangnya air bersih dan sanitasi. Oleh karena itu perlu untuk mencoba mencegah penurunan dengan meningkatkan gizi, pelatihan dan kebersihan. Dikarenakan permasalahan kasus Stunting yang masih tinggi di Kabupaten Magelang, ditemukan bahwa wilayah Desa Sukorejo di Tegalrejo masih memiliki kasus Stunting sekitar 17,95 persen. maka tim Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Magelang, akan melaksanakan pelatihan bagi para kader Posyandu di Desa Sukorejo. Tim PPMT FIKES UNIMMA ini akan menerapkan Pemberdayaan dan Edukasi Kader di dalam mengelola Posyandu sebagai upaya merevitalisasi Posyandu untuk intervensi gizi spesifik pada anak. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengurangi angka kasus stunting di wilayah Desa Sukorejo Kecamatan Tegalrejo Kabupaten Magelang.
Kata Kunci: gizi anak; nugget lele; posyandu; stunting
Abstract:The economic disruption makes conventional traders experience a decrease in sales turnover because they cannot compete with online traders. Most traders at Pakem market only sell in the conventional way because they do not…
ot have knowledge in terms of buying and selling online. This resulted in the turnover of traders who increasingly decreased day by day. The purpose of this service is to increase the sales volume of Pakem Market traders through the implementation of e-commerce. The service team started counseling and assistance in introducing social media and the marketplace as one of the sales channels that could be utilized by traders. After that, the service team began to guide traders in creating good marketing content by implementing the AIDA concept (Awerness, Interest, Desire, Action). Then the marketing content will be used as sales content in making sales on social media and also in the marketplace. This counseling and assistance has been carried out online and offline. In practice, Pasar Pakem traders are directly involved in creating marketing content and immediately try to put it into practice. This service runs smoothly and the purpose of this service can be achieved because of the cooperation and participation of all parties.
Keywords: AIDA; e-commerce; market marketing
Abstrak: Disrupsi ekonomi ini membuat pedagang konvensional mengalami penurunan omset karena kalah dengan pedagang online. Hal ini juga terjadi pada para pedagang di Pasar Pakem. Sebagian besar pedagang hanya berjualan dengan cara konvensional saja karena mereka tidak memiliki pengetahuan dalam hal jual beli secara online. Hal ini mengakibatkan omset pedagang yang semakin hari semakin mengalami penurunan. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan volum penjualan pedagang Pasar Pakem melalui implementasi e-commerce. Tim pengabdi memulai penyuluhan dan pendampingan dalam mengenalkan sosial media dan marketplace sebagai salah satu saluran penjualan yang bisa dimanfaatkan oleh pedagang. Setelah itu tim pengabdi mulai membimbing para pedagang dalam pembuatan konten marketing yang baik dengan mengimplementasikan konsep AIDA (Awerness, Interest, Desire, Action). Konten marketing tersebut selanjutnya akan digunakan sebagai materi dalam melakukan penjualan di sosial media dan juga di marketplace. Penyuluhan dan pendampingan ini dilakukan secara online dan offline. Dalam pelaksanaannya pedagang Pasar Pakem secara langsung terlibat dalam pembuatan konten marketing dan langsung mencoba mempraktekkannya. Pengabdian ini berjalan dengan lancar dan tujuan pengabdian ini bisa tercapai karena kerjasama dan partisipasi dari semua pihak.
Kata kunci: AIDA; e-commerce; pasar; marketing
Abstract:Abstract: Tanggulangin Subdistrict in Sidoarjo Regency, East Java, is a well-known area as the center of the biggest bag and convection industry in East Java. One of them is Sartika Ratu, which has 10 employees and dozens…
s of partners with the Tanggulangin SMEs. Sartika Ratu has a long experience in supplying traveling equipment for Umrah and Hajj travel agencies. Due to the COVID-19 pandemic, this business has shifted its production to cloth masks to ensure its business continuity. However, the cloth mask business is now very competitive. Meanwhile, the Tanggulangin SMEs develop mask design in a sporadic way without a strong design concept. This community service program using counseling method to assist the Tanggulangin SMEs in order to produce mask designs that have fashion value so that they have differentiation that increases the selling value. The team provides various alternative mask designs for the Tanggulangin SMEs in the form of a design bank book. Next, selected designs were produced and tested for users. After user testing, the team identifies some critical points that determine the quality of fashion masks. The results of this evaluation become a guide for SMEs to produce better masks and have a high selling value.
Keywords: cloth mask; fashion; quality control
Abstrak: Kecamatan Tanggulangin di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, merupakan daerah yang terkenal sebagai sentra industri pengrajin tas dan konveksi terbesar di Jawa Timur. Salah satu di antaranya adalah Sartika Ratu, yang selama ini menjadi pemasok perlengkapan perjalanan umroh dan haji. Sehubungan dengan adanya pandemi COVID-19, UKM yang memiliki 10 karyawan dan belasan mitra di Tanggulangin ini mengalihkan produksinya pada masker kain agar kelangsungan bisnis tetap terjamin. Namun persaingan produk masker saat ini sangat kompetitif, sementara itu pengembangan produk masker yang dilakukan oleh UKM ini bersifat masih bersifat sporadis dan belum berkonsep. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendampingan UKM Tanggulangin agar dapat menghasilkan desain masker yang bernilai fashion sehingga memiliki diferensiasi yang meningkatkan nilai jual. Tim pengabdi memberikan berbagai alternatif desain masker kepada UKM dalam bentuk buku bank desain, yang dilanjutkan dengan pengujian terhadap beberapa desain terpilih. Setelah dilakukan pengujian produksi, diperoleh hasil evaluasi berupa identifikasi titik kritis yang menjadi penentu kualitas masker fashion. Hasil evaluasi ini menjadi pegangan bagi UKM untuk memproduksi masker yang lebih baik dan bernilai jual tinggi.
Kata kunci: fashion; kontrol kualitas; masker kain
Abstract:Abstract: Industrial era 4.0 brought changes in the economic field, and the consequence of this era was the birth of the digitization process in all fields. Digital marketing for business players is a very important part,…
, even for BUMNAG Nagari Lasi. To support and advance the business, BUMNAG must be able to compete with the competition in the supply of quality products, so the necessary marketing strategy is capable of increasing sales and market expansion, the only one with digital marketing. BUMNAG managers are expected to have a desire to use digital devices, especially when presenting the products they sell. BUMNAG's ability to manage marketing through digital media will make it easier for the products to be known by many people and in demand. However, there are still many BUMNAGs that do not use digital marketing media as a marketing strategy, which makes BUMNAG unable to compete with other SMEs that have used this medium. Therefore, it was considered necessary to implement the activity to carry out training in digital marketing in the advancement of the Kopi Lasi BUMNAG Nagari Lasi.
Keywords: digital marketing; marketing strategy; bumnag; lasi coffee
Abstrak: Era industri 4.0 membawa perubahan di bidang ekonomi, dimana konsekuensi dari era ini adalah proses digitalisasi di segala bidang. Pemasaran digital bagi pelaku usaha menjadi bagian yang sangat penting, termasuk bagi Badan Usaha Milik Nagari Lasi (BUMNag). Untuk mendukung dan memajukan bisnis, BUMNag harus mampu bersaing dengan kompetitor dalam menyediakan produk yang berkualitas, sehingga diperlukan strategi pemasaran yang mampu meningkatkan penjualan dan perluasan pasar, salah satunya adalah digital marketing. Pengelola BUMNag diharapkan memiliki keterampilan dalam menggunakan perangkat digital terutama dalam memperkenalkan produk yang mereka jual. Kemampuan BUMNag dalam mengelola pemasaran melalui media digital akan memudahkan produk untuk dikenal banyak orang dan diminati. Namun masih banyak BUMNag yang tidak menggunakan media digital marketing sebagai strategi pemasaran sehingga BUMNag kalah bersaing dengan pelaku UKM lainnya yang telah menggunakan media ini. Pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi pustaka, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Dimana implementasinya dilakukan secara bertahap seperti sosialisasi, pendataan, pembuatan sistem informasi digital marketing dan juga pelatihan admin. Oleh karena itu pelaksanaan kegiatan pengabdian ini sangat dibutuhkan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar melalui pemasaran Kopi Lasi di BUMNag Nagari Lasi.
Kata kunci: digital marketing; strategi pemasaran; bumnag; kopi lasi
Abstract:Abstract: Community service-themed events Applying Eco Print is Making Eco-Friendly Batik in the midst of the Dharma Wanita Persada (DWP) monthly routine activity of the PUPR Office of Asahan Regency. The monthly routine…
meetings that have been held by DWP members so far have been limited to routine activities. There has never been the empowerment of members through skill improvement to producing products that have economic value. This prompted the head of the DWP of the PUPR Service to decide to make activities that have more economic value in order to improve the welfare of DWP members. This activity lasts for one day using the community education method through lectures, discussions questions, and answers as well as the practice of making eco prints. Attended by as many as 25 participants Dharma Wanita and the STMIK Royal Lecturer Team. The purpose of this activity is to provide new knowledge and insights to participants on how to use simple materials that are environmentally friendly around us which can be used as creative endeavors during the pandemic. The implementation of the activity is divided into two sessions; The first is an exposure session about the meaning and benefits of eco print, the materials and tools used, and the techniques/methods for making eco prints. The second session is practice. Of the two methods of making eco prints, the steam/steam method was chosen to be practiced directly by the women of the DWP of the PUPR Office of Asahan Regency. This activity went well and got a good response from the participants, this can be seen from the activeness of the participants during the activity. The result is an increase in participants' knowledge and skills.
Keywords: eco print; pounding; steaming
Abstrak: Ditengah kegiatan rutin bulanan Darmawanita Persada (DWP) Dinas PUPR kabupaten Asahan yang telah dilakukan anggota DWP selama ini hanya terbatas pada kegiatan yang bersifat rutinitas biasa dan pengajian. Belum pernah dilakukan pemberdayaan anggota melalui peningkatan ketrampilan untuk menghasilkan produk yang bernilai ekonomis. Hal ini yang mendorong ketua DWP Dinas PUPR memutuskan untuk membuat kegiatan yang lebih bernilai ekonomis guna meningkatkan kesejahteraan anggota DWP. Metode dalam kegiatan ini yaitu pendidikan masyarakat melalui kegiatan ceramah, diskusi dan tanya jawab serta praktek pembuatan eco print. peserta dalam kegiatan ini adalahan ibu-ibu darmawanita yang dihadiri sebanyak 25 orang dan Tim dosen STMIK Royal. Tujuan dari kegiatan ini memberikan pengetahuan dan wawasan baru kepada peserta bagaimana memanfaatkan bahan-bahan yang sederhana ramah lingkungan disekitar kita yang bisa dijadikan sebagai usaha kreatif dimasa pandemi. Pelaksanaan kegaiatan terbagi dalam dua sesi; pertama sesi paparan tentang pengertian, dan manfaat dari eco print, bahan dan alat yang digunakan serta tehnik/metode pembuatan eco print. Sesi kedua adalah praktek pembuatan eco print. Kegiatan ini berjalan baik dan mendapatkan respon yang baik dari peserta, hal ini dilihat dari keaktifan peserta selama berlangsungnya kegiatan. Hasilnya adalah peningkatan pengetahuan dan keahlian peserta.
Kata kunci: eco print; pounding; steaming
Abstract:Abstract: Nutritional intake for early childhood is very important, therefore parents must understand more about the fulfillment of nutritional intake for children and be wiser in creating various nutritious foods such as…
s vegetables and fruits. The method used in this research is descriptive analytical qualitative method. This research was conducted in Sukamantri Village, Paseh District, Bandung Regency, which was carried out for 10 days. Respondents in this study were parents who lived in Sukamantri village, especially Mrs. Siti Jenab's family, which amounted to 5 people with the provision that having an early age child was very difficult to eat a balanced nutritional intake such as vegetables and fruits. Based on the results of interviews that have been conducted, it can be concluded that the method of creating food such as fruit and vegetables into nuggets, puddings and others can be very effective in making children like vegetables and fruit more. The purpose of this service is expected to be very helpful for the community in Sukamantri Village, Paseh District, Bandung Regency in choosing balanced nutritional intakes, one of which is by creating food.
Keyword: early childhood; nutrition improvement; vegetable and fruit processing
Abstrak: Asupan gizi untuk anak usia dini sangat penting, oleh karena itu orang tua harus lebih paham akan pemenuhan asupan gizi untuk anak dan lebih bijaksana dalam mengkreasikan aneka makanan yang bergizi seperti sayuran dan buah buahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitataif deskriptif analitis Penelitian ini dilakukan di Desa Sukamantri Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung, yang dilakukan selama 10 hari. Responden dalam penelitian ini yaitu orang tua yang berada di desa Sukamantri terkhusus keluarga Ibu Siti Jenab yang berjumlah 5 orang dengan ketentuan memiliki anak usia dini yang sangat sulit memakan makanan asupan gizi yang seimbang seperti sayuran dan buah buahan. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa metode mengkreasikan makanan seperti buah dan sayur menjadi nugget, puding dan lainnya dapat sangat efektif untuk membuat anak lebih menyukai sayur dan buah. Tujuan pengabdian ini diharapkan akan sangat membantu masyarakat di desa Sukamantri Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung dalam memilih asupan-asupan gizi yang seimbang salah satunya dengan cara mengkreasikan makanan.
Kata kunci: anak usia dini; perbaikan gizi; pengolahan sayuran dan buah-buahan.