Abstract:Tujuan penelitian untuk menilai dan menganalisis putusan Mahkamah Konstitusi No.22/PUU-XV/2017 tentang batas usia kawin. Jenis Penelitian yakni jenis penelitian hukum Normatif dengan menggunakan pendekatan kasus (case approach)…
proach) dan pendekatan Undang–Undang (Statute Approach). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penilaian penulis atau eksaminasi dalam putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 22/PUU-XV/2017 yakni : perubahan Undang – Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan Pasal 7 ayat (1) tentang batas usia kawin laki – laki 19 (sembilan belas) dan perempuan 16 (enam belas) menjadi undang – undang nomor 16 tahun 2019 tentang perkawinan Pasal 7 ayat (1) tentang batas usia kawin laki–laki dan perempuan disamakan menjadi 19 (sembilan belas) tahun belum dapat menyelesaikan permasalahan yang ada karena putusan ini tidak sejalan dengan undang–undang nomor 4 tahun 1979 tentang kesejahteraan anak yang menyatakan anak adalah seorang yang belum mencapai 21 tahun jadi putusan yang menyebabkan perubahan Pasal 7 ayat (1) Undang - Undang perkawinan ini isi dari Pasal tersebut masih dapat dikatakan sebagai anak. Hakim menggunakan hak indepennya dalam hal perkara ini meninjau penerbitan dispensasi nikah tersebut menyebabkan kemaslahatan atau kemudhrotan.
Abstract:The aim of writing this article is to determine the expansion of the meaning of the principle of lex specialis derogate legi generali which occurs in cases of same-sex sexual harassment. This research is normative legal…
research that uses a case approach and a conceptual approach. The legal materials used are primary legal materials and secondary legal materials. The technique for collecting and analyzing legal materials used in writing this article is literature study. The result of this research is that the principle of lex specialis derogate legi generali, when implemented in certain cases, can have an expanded meaning. The first meaning is that specific laws override general laws, while the expansion of the intended meaning in a particular case can be interpreted as the textual suitability of the law and the case that occurred.
Abstract:Disclosure of a criminal case in order to find the perpetrator of a criminal act cannot be separated from witness statements as evidence. Witness testimony that is recognized as evidence is only testimony that meets subjective…
ective and objective requirements as a witness. In this regard, problems often arise in practice regarding testimonium de auditu witnesses, related to the strength of their evidence before the trial. For certain criminal acts, finding witnesses who saw, heard and experienced the crime is not easy. For example, criminal acts of sexual abuse against children, which are difficult to find because when a criminal act of sexual abuse occurs, at that time there must be only the perpetrator and the victim. The aim of this research is to determine the value and evidentiary strength of the testimony of testimonium de auditu witnesses in the process of proving criminal acts of child molestation. This problem will be answered using normative legal research methods through case studies of Decision Number: 146/Pid.Sus/2020/PN Ktg. The results of the research in writing this article are that the evidentiary value of all evidence, including witnesses, is in the hands of the judge. Judges in determining the value and proof of evidence must pay attention to its suitability with other evidence.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Gaya Kepemimpinan dan Motivasi dalam meningkatkan Kepuasan Kerja Pegawai Negeri Sipil di Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Sintang. Jenis penelitian dikategorikan sebagai…
ebagai penelitian assosiatif yang berbentuk assosiatif atau korelasional, dimana dalam pengumpulan data menggunakan kuesioner. Dalam penulisan ini peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan beberapa cara yaitu data primer. Penulis menggunakan teknik pengumpulan data dalam bentuk angket atau kuesioner dan wawancara agar lebih memudahkan responden dalam mengisi angket yang diberikan, peneliti membuat rentang skor atau nilai mulai dari 1 sampai dengan 5 dari setiap pertanyaan yang diberikan kepada responden. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh PNS di Badan Pengelola Pendapatan Kabupaten Sintang yang berjumlah 48 orang dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 48 dari 48 orang, terdiri dari seluruh PNS. Berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah dilakukan dalam penelitian ini, maka dapat diambil beberapa kesimpulan. Berdasarkan uji statistik normalitas menunjukkan p-value sebesar 0,173 yang mana lebih besar dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data tersebut terdistribusi normal. Variabel Gaya Kepemimpinan dan Motivasi mempunyai pengaruh secara simultan (bersama-sama) terhadap kepuasan kerja pada badan pengelola pendapatan daerah kabupaten.sintang. Gaya Kepemimpinan (X1) secara persial kurang berpengaruh terhadap kepuasan kerja PNS di Bappenda Kabupaten Sintang dan Motivasi (X2) secara persial sangat berpengaruh terhadap kepuasan kerja PNS di Bappenda Kabupaten Sintang
Abstract:Chronic kidney disease (CKD) penyakit yang disebabkan oleh kerusakan ginjal, dengan atau tanpa penurunan laju filtrasi glomerulus (GFR) yang dapat menyebabkan disfungsi ginjal progresif dan ireversibel, penurunan keluaran…
n urin, komposisi darah abnormal, dan ditandai dengan GFR spesifik. Nilai ini kurang dari 60 ml/menit/1,73 m dan bertahan lebih dari 3 bulan. Ketidakmampuan pasien dalam pembatasan cairan dipengaruhi oleh rasa percaya diri yang rendah dan efikasi diri yang rendah. Efikasi diri adalah suatu bentuk kepercayaan terhadap kemampuan individu untuk mengatur dan melakukan tindakan untuk mencapai tujuan tertentu agar IDWG tetap dalam batas normal. Tujuan pada penelitian ini menganalisis adanya Pengaruh Self Efficacy Terhadap Kepatuhan Pembatasan Cairan Pada Pasien CKD Yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan observasional analitik dengan metode pendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel dalam nonprobability sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel 55 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Self Efficacy dan kuesioner Kepatuhan Pembatasan Cairan. Hasil uji Fisher Exact Test di peroleh nilai p = 0.019. Simpulan pada penelitian ini ada hubungan antara self efficacy dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis di RSUD Undata Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Saran diharapkan perawat dirumah sakit khususnya diunit hemodialisis untuk lebih meningkatkan self efficacy pasien HD dalam pambatasan asupan cairan untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik.
Abstract:Gagal ginjal terjadi ketika ginjal tidak dapat lagi membawa produk sisa metabolisme tubuh atau melakukan fungsi normalnya. Gagal ginjal adalah penyakit sistemik dan jalur stadium akhir yang umum dari berbagai penyakit urologis…
ologis dan ginjal. Gagal ginjal bisa akut atau kronis. Kondisi komorbid merupakan penyakit yang menyertai pasien GGK yang menjalani terapi hemodialisis yang dapat menurunkan kualitas hidup bahkan memperburuk keadaan pasien. Tujuan pada penelitian ini adalah diketahuinya Hubungan Kondisi Komorbid Dan Lama Menjalani Hemodisis Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Anutapura Palu. Jenis Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan observasional analitik dengan metode pendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel nonprobability sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel 42 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kondisi komorbid, lama menjalani HD, dan kuesioner kualitas hidup. Hasil uji Fisher Exact Test di peroleh nilai p = 0.005. Simpulan pada penelitian ini ada hubungan bermakna (p = 0,000) kondisi komorbid dan lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pada pasien yang menjalani hemodialsis di RSUD Anutapura Palu. Saran bagi RSUD Anutapura Palu agar dapat mengoptimalkan penyuluhan diruangan hemodialisis di RSUD Anutapura Palu untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik.
Abstract:Diare adalah keadaan buang air besar tidak normal, lebih cair dari biasanya terjadi minimal 3 kali dalam 24 jam. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah upaya untuk terus meningkatkan dan melindungi hidup bersih serta…
rta mengantisipasi karya gerakan lingkungan bersih. Seiring berjalannya waktu, anak usia sekolah sibuk mengembangkan perilaku hidup bersih dan sehat, sehingga dapat dilakukan perubahan untuk meningkatkan (PHBS) di lingkungan sekolah. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui gambaran (PHBS) dengan kejadian penyakit diare di SMPN 3 Cikupa. Metode Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan analisis kuantitatif. Penelitian ini dilakukan secara cross-sectional. Teknik Sampel: Yang digunakan penelitian ini adalah probability sampling dengan cara simple random sampling. Jumlah Sampel: Sampel pada penelitian ini berjumlah 109 responden. Analisis data: menggunakan chi-square. Hasil penelitian: Ini menunjukkan adanya hubungan Tekanan Orang Tua dengan Tingkat Stres dimana nilai P= 0,000 dan menunjukkan adanya hubungan Tekanan Orang Tua dengan Tingkat Stres. Kesimpulan: Yang dilakukan di SMPN 3 cikupa, bahwa ada hubungan antara gambaran (PHBS) dengan kejadian penyakit diare memiliki p-value sebesar (0.000) Banyak siswa penderita diare yang jarang mencuci tangan dan sering makan jajanan sembarangan di SMPN 3 Cikupa.
Abstract:Seks bebas adalah segala bentuk aktivitas seksual yang dilakukan di luar ikatan pernikahan, baik dengan lawan jenis maupun sesama jenis, yang bertentangan dengan norma sosial. Jika perilaku seksual berisiko pada remaja tidak…
idak ditangani dengan baik, dapat menyebabkan konsekuensi yang serius seperti kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang seks bebas terhadap pencegahan kehamilan di SMK Pilar Bangsa Kabupaten Tangerang. Metode Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan cross sectional. Sampel yang diambil 110 responden dengan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian berdasarkan hasil uji analisis Chi Square pada tingkat pengetahuan terhadap pencegahan kehamilan diperoleh nilai p-value 0, 000 < 0,05 menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap pencegahan kehamilan, dan hasil uji Chi Square sikap remaja terhadap pencegahan kehamilan diperoleh nilai p-value 0,016 < 0,05 menunjukkan bahwa ada hubungan antara sikap remaja terhadap pencegahan kehamilan. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Seks Bebas Terhadap Pencegahan Kehamilan Pada Remaja Di SMK Pilar Bangsa Kabupaten Tangerang Tahun 2023. Saran dapat meningkatkan pengetahuan terhadap seks bebas dan memiliki sikap yang positif agar terhindar dari kehamilan pada remaja.
Abstract:Tindak pidana korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa yang menimbulkan dampak luar biasa bagi negara dan kelangsungan hidup rakyatnya. Korupsi sebagai kejahatan luar biasa memerlukan upaya penanganan yang luar biasa…
pula, khususnya dalam proses pembuktiannya. Pembuktian tindak pidana korupsi seringkali memerlukan peran dari ahli yang berasal beberapa disiplin ilmu guna memastikan bahwa benar tindak pidana korupsi telah terjadi. Penulisan artikel ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi keterangan ahli sebagai alat bukti dalam pembuktian tindak pidana korupsi dan sejauh mana kontribusi alat bukti keterangan ahli dalam meyakinkan hakim bahwa telah terjadi tindak pidana korupsi. Penulisan artikel ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Hasil dari penelitian ini adalah diajukannya keterangan ahli ke depan persidangan tindak pidana korupsi akan menambah keyakinan hakim tentang kebenaran dari alat bukti yang lainnya yang diajukan oleh penuntut umum, dan memperkuat keyakinan hakim untuk menjatuhkan putusan pemidanaan jika memang dari alat bukti yang ada terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi
Abstract:Indonesia sedang mengalami era globalisasi yang ditandai dengan masuknya budaya asing yaitu westernisasi akibat dari kemajuan teknologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana peran mahasiswa dalam menyikapi…
yikapi masuknya budaya asing di era globalisasi. Penelitian ini dilakukan di lingkungan mahasiswa sekitar Bandung. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode deskriptif kualitatif biasanya digunakan untuk menganalisis lebih dalam terhadap suatu perilaku atau fenomena sosial. Data diperoleh dari survei penelitian mengenai pendapat masyarakat terhadap pengaruh budaya luar. Hasil penelitian menunjukkan westernisasi tidak selalu berkonotasi negatif, terlebih di dalam dunia pendidikan. Justru mahasiswa memiliki peran yang sangat penting dalam menyikapi budaya barat di era globalisasi ini. Selama budaya asing tidak bertentangan dengan nilai nilai norma, budaya asing dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, bahkan dapat membuka peluang untuk memperkaya budaya lokal