Search Articles & Publications

Showing 5688 articles found for "Alam"

Hubungan Kualitas Tidur Dengan Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Gen Z Di Universitas Yatsi Madani

Muhamad Jeri, Swardiman, Kristina Everintina Ngasu
Abstract: Latar belakang: Kualitas tidur merupakan aspek penting yang berperan dalam menjaga kesehatan mental, terutama pada mahasiswa yang rentan mengalami stres akibat tuntutan akademik dan gaya hidup yang tidak teratur. Tujuan:&#8230; Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan kesehatan mental pada mahasiswa Gen Z Universitas Yatsi Madani angkatan 2021. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan metode analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional. Teknik: Teknik pengambilan sampel dilakukan secara proportional stratified random sampling dengan jumlah responden sebanyak 168 mahasiswa semester 6. Instrumen:  Instrumen yang digunakan adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur dan General Health Questionnaire-12 (GHQ-12) untuk mengukur kesehatan mental (sampel dan instrumen). Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas tidur yang buruk dan ditemukan adanya proporsi mahasiswa dengan kesehatan mental terganggu. Uji statistik memperlihatkan adanya hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan kesehatan mental mahasiswa (p-value = 0,000; p < 0,05), yang berarti semakin buruk kualitas tidur seseorang, semakin besar risiko terganggunya kesehatan mental. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara kualitas tidur dengan kesehatan mental pada mahasiswa Gen Z Universitas Yatsi Madani. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan lebih memperhatikan pola tidur sehat, sementara pihak kampus disarankan untuk memberikan edukasi terkait manajemen stres dan pentingnya tidur berkualitas sebagai upaya mendukung kesejahteraan mental mahasiswa.

Hubungan Tingkat Stres Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di SMAN 11 Kabupaten Tangerang

Luisa Putri Syawalia, Jaenudin Saputra, Cicirosnita Jayadi Idu
Abstract: Pendahuluan: Siklus menstruasi merupakan salah satu aspek penting dalam reproduksi wanita dan mempengaruhi beberapa proses dalam sistem reproduksi. Faktor yang menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur, diantaranya stres,&#8230; es, gangguan hormonal, tiroid dan hormon berlebih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Tingkat Stres Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di SMAN 11 Kabupaten Tangerang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 160 responden yang dipilih dengan teknik Accidental sampling. Analisis Data: Menggunakan uji Chi-Square. Hasil Penelitian: menunjukan bahwa terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi (p = 0,001). Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa tingkat stres berhubungan dengan siklus menstruasi pada remaja putri. Diperlukan upaya edukasi dan promosi kesehatan untuk mendorong remaja mengelola stres secara efektif, sehingga dapat menurunkan risiko terjadinya gangguan siklus menstruasi.

Pengaruh Terapi Relaksasi Dengan Metode Mindfullnes Based Stress Reduction Terhadap Penurunan Hipertensi Pada Lansia Di UPTD Puskesmas Ulee Kareng Kota Banda Aceh

Luthfiyyah Mumtazah, Syarifah Masthura, Dewi Sartika
Abstract: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang paling umum terjadi pada lansia dan menjadi penyebab utama komplikasi serius seperti stroke, gagal jantung, dan penyakit ginjal. Pendekatan non-farmakologis, seperti&#8230; perti terapi relaksasi dengan metode Mindfulness Based Stress Reduction (MBSR), telah terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah dengan cara mengurangi stres dan meningkatkan kesadaran diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi dengan metode MBSR terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif Pre-Test Post-Test desain. Sampel berjumlah 30 responden lansia yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 14 April – 03 Juni 2025. Intervensi dilakukan selama 2 bulan dengan 8 kali sesi pertemuan, yang meliputi meditasi kesadaran, latihan pernapasan, dan relaksasi. Pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada tekanan darah sistol dengan p < 0,000 dan diastol dengan p < 0,011 sesudah intervensi. Rata-rata penurunan sistol sebesar 5,13 mmHg dan diastol sebesar 4,63 mmHg. Temuan ini menunjukkan bahwa terapi MBSR efektif dalam membantu lansia mengelola hipertensi melalui pengurangan stres dan peningkatan kesadaran diri.

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Terhadap Stigma Orang Dengan HIV Di RW 09 RT 01 Kelurahan Baru Kabupaten Tolitoli

Sitti Hasma, Djuwartini, Benny HL Situmorang
Abstract: Hasil wawancara awal di RW 09 RT 01 Kelurahan Baru menunjukkan bahwa ada 2 masyarakat diantaranya yang mengatakan jika pasangannya HIV, ia akan menceraikannya dan enggan untuk merawatnya, ia juga takut bergaul dengan orang&#8230; ng yang terinfeksi HIV karena takut tertular, dan merasa orang HIV sebaiknya di dalam rumah saja dan tidak usah berinteraksi dengan orang lain. Tujuan penelitian yaitu dianalisisnya hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap stigma ODHIV di Kelurahan Baru. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh masyarakat di RW 09 RT 01 Kelurahan Baru sebanyak 112 orang, dengan teknik pengambilan  sampel purposive sampling. Hasil penelitian univariat diperoleh dari 59 responden, mayoritas (66,1%) responden mempunya pengetahuan cukup tentang HIV. Sebagian besar (54,2%) responden memiliki sikap baik tentang HIV. Sebagian besar (55,9%) responden memiliki stigma ODHIV yang tinggi. Hasil penelitian bivariat didapatkan terdapat hubungan pengetahuan terhadap stigma ODHIV (p-value = 0,000), ada hubungan sikap terhadap stigma ODHIV (p-value = 0,000). Kesimpulan ada hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap stigma ODHIV di Kelurahan Baru. Bagi pihak Puskesmas Kota Tolitoli untuk lebih sering mensosialisasikan HIV tidak hanya pada penderita namun pada masyarakat luas, tidak hanya secara langsung tetapi melalui media sosial agar dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang HIV sehingga dapat merubah pandangan negatif/rendah mereka terhadap ODHIV.

Implementasi Keperawatan Komunitas Dengan Edukasi, Senam Hipertensi, Dan Pemberian Jus Tomat Terhadap Penderita Hipertensi

Siti Nayla Hijriatun N, Rizki Ramadhan, Ria Resti Fauzi, Putri Sukma Dewi, Putri Nurdiani, Navalia, Nadia Febrianti, M. Nurpaqi, Mutiara Annallisa Bella, Universitas Yatsi Madani, Siti Mutmainah
Abstract: Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi tinggi dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Kondisi ini sering tanpa gejala (silent killer) sehingga memerlukan pendekatan&#8230; an keperawatan komunitas melalui intervensi berfokus pada masyarakat untuk pengendalian yang efektif. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran implementasi keperawatan komunitas melalui edukasi kesehatan, senam hipertensi, dan pemberian jus tomat dalam pengendalian tekanan darah penderita hipertensi. Metode: Penelitian quasi experimental dengan rancangan one group pre-test post-test design yang diikuti 20 penderita hipertensi sesuai kriteria inklusi. Intervensi dilakukan 3 kali pertemuan (45 menit) meliputi edukasi kesehatan, senam hipertensi, dan pemberian jus tomat. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner pengetahuan dan pengukuran tekanan darah, dianalisis secara deskriptif. Hasil: Setelah dilakukan implementasi edukasi kesehatan, senam hipertensi, dan pemberian jus tomat menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 10% menjadi 95% berkategori baik serta penurunan tekanan darah sistolik sebesar 20 mmHg dan diastolik sebesar 13 mmHg. Kesimpulan: Pelaksanaan edukasi kesehatan, senam hipertensi, dan pemberian jus tomat terbukti efektif menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi dan dapat diterapkan sebagai program kesehatan masyarakat.

Laporan Kasus Dengan Masalah Gangguan Pola Tidur Pada Pasien Chronic Kidney Desease Di Ruang Dahlia Rsud Wates

Putri Wahyuningsih, Hamudi Prasestiyo
Abstract: Latar Belakang: Penyakit ginjal kronis (Chronnic Kidney Disease) merupakan penyakit gagal ginjal dimana terdapat penurunan fungsi ginjal yang ditandai dengan penurunan glomerulus filtration rate (GFR).Terapi yang sering&#8230; dilakukan oleh penderita CKD adalah dengan cara hemodialisis dan peritonealialisa. Tujuan :  memberikan gambaran penerapan intervensi dzikir pada pasien CKD dengan diagnosis keperawatan gangguan pola tidur di ruang Dahlia RSUD Wates. Metode: penelitian ini adalah penelitian studi kasus observasional yang mengeksplorasi masalah keperawatan terutama gangguan pola tidur. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, dan observasi. Hasil:  Pengkajian Pada penapisan paliatif diperoleh skor 5 yaitu pasien tersebut perlu intervensi palliative. Dalam Edmonton Symptom Assessment System (ESAS) pasien mengalami tidak bisa tidur, pasien dengan depresi sedang. Didalam aktivitas fisik pada pasien terdapat skor karnofsky 50 % yaitu sering memerlukan bantuan, sering memerlukan perawatan medis. Dalam kebutuhan spiritualnya pasien CKD adalah 76 dimana merupakan spiritual sedang. Kesimpulan: pasien mengalami peningkatan kualitas tidur menggunakan Instrumen yang digunakan adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). setelah dilakukan intervensi dzikir yang ditandai dengan penurunan skor PSQI dari 17 menjadi 12 atau dari kategori berat menjadi kategori ringan kemudian pasien mampu tidur lebih cepat yang biasanya lebih dari jam 12 malam, setelah dilakukan intervensi dzikir pasien mampu tidur kurang dari jam 10 malam.

Asuhan Keperawatan Dengan Masalah Ketidakberdayaan Pada Pasien Hiv/Aids Di Ruang Isolasi Dahlia RSUD Wates

Dian Islamiati Machmud, Hamudi Prasestiyo
Abstract: Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan penyakit kekurangan sistem imun yang disebabkan oleh retrovirus HIV tipe 1 atau HIV tipe 2. Infeksi HIV adalah infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel&#8230; l darah putih infeksi oleh HIV biasanya berakibat pada kerusakan sistem kekebalan tubuh secara progresif, menyebabkan terjadinya infeksi oportunistik dan kanker tertentu (terutama pada orang dewasa. Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah suatu kumpulan kondisi klinis tertentu yang merupakan hasil akhir dari infeksi oleh HIV. Tujuan: Mampu memberikan dan menerapkan asuhan keperawatan pada pasien HIV/AIDS dengan diagnosis keperawatan ketidakberdayaan di ruang Isolasi Dahlia Rumah Sakit Umum Daerah Wates. Metode penelitian ini adalah penelitian studi kasus observasional dengan desain pendekatan studi kasus. Subjek penelitian pada studi kasus ini adalah 1 pasien di RSUD Wates dengan gangguan sistem imunitas dengan diagnosa medis HIV/AIDS. Hasil: Dari hasil pengkajian dan pemeriksaan fisik didapatkan data pasien dengan keadaan umum lemah, merasa tertekan atau depresi, merasa bersalah, merasa takut, merasa cemas atau ansietas, merasa tidak berguna, merasa frustrasi, merasa menyerah dan pasrah, merasa tidak pasti untuk melanjutkan hidup. Diagnosis keperawatan utama adalah ketidakberdayaan berhubungan dengan diagnosis penyakit kronis. Pencapaian yang diharapkan pada kasus ini dengan diagnosis keperawatan ketidakberdayaan berhubungan dengan diagnosis penyakit kronis yaitu dalam waktu 3 hari intervensi keperawatan masalah keperawatan dapat teratasi. Saran: Diharapkan bagi perawat, karya tulis ilmiah ini dapat diterapkan dalam melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dewasa dengan HIV/AIDS sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan keperawatan.

Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Pasien Post Sectio Caesarea Et Causa Oligohidroamnion  : Studi Kasus

Adha, Faradila Risky, Wijianto, Wijianto, Arif Abdullah
Abstract: Sectio caesarea (SC) merupakan suatu tindakan bedah untuk melahirkan bayi melalui sayatan pada dinding perut dan rahim. Salah satunya faktor penyebabnya yaitu komplikasi oligohidramnion. Masalah yang dialami wanita pasca&#8230; SC meliputi nyeri, keterbatasan gerak, dan menurunnya kemampuan aktivitas sehari-hari. Untuk mengetahui apakah program fisoterapi rehabilitasi yang diberikan dapat mengurangi nyeri serta meningkatkan kemampuan aktivitas fungsional pada pasien pasca operasi caesarea. Penelitian ini menggunakan metode case study yang dilakukan secara langsung kepada pasien Ny. FR berusia 24 tahun, di diagnosis post partum setelah menjalani operasi sectio caesarea yang disebabkan oleh kondisi oligohidramnion, dan dirawat di RS PKU Muhammadiyah Selogiri pada bulan Februari 2025. Program fisioterapi yang diberikan meliputi deep breathing exercise, ankle pumping, pelvic floor exercise, pelvic tilt exercise, serta latihan mobilisasi. Untuk mengevaluasi tingkat nyeri digunakan alat ukur Numeric Rating Scale (NRS), Curl Up Test  untuk mengukur kekuatan otot dan Kenny Self Care Index untuk mengukur kemampuan aktivitas fungsional. Setelah dua kali sesi terapi, terjadi penurunan tingkat nyeri : nyeri saat diam menurun dari skor 3 menjadi 2, nyeri tekan dari 7 menjadi 5, dan nyeri saat bergerak dari 6 menjadi 4. Adanya peningkatan kekuatan otot dari fair menjadi fair+, serta hasil Kenny Self Care Index dari 10 menjadi 23. Intervensi fisioterapi yang terdiri dari deep breathing exercise, ankle pumping, pelvic floor exercise, pelvic tilt exercise dan mobilisasi terbukti efektif dalam mengurangi nyeri, meningkatkan kekuatan otot serta meningkatkan kemampuan fungsional harian pada pasien dengan Post SC.

Penerapan Terapi Autogenik Pada Pasien Skizofrenia Dengan Masalah Keperawatan Ansietas Di Puskesmas Kotabumi ILampung Utara

Fika Trisyani, Madepan Mulia, Deni Metri
Abstract: Ansietas adalah gangguan mental emosional yang bermanifestasi sebagai gangguan kecemasan dan depresi sehingga dapat mempengaruhi pasien dalam menjalani proses penyembuhan, relaksasi autogenik diketahui menjadi salah satu&#8230; dari terapi autogenik yang dapat memberikan efek positif terhadap kondisi kecemasan yang dialami oleh pasien. Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran tanda dan gejala pasien ansietas setelah penerapan terapi autogenik di Wilayah Kerja Puskesmas Kotabumi I Lampung Utara. Metode penelitian dalam bentuk studi kasus berupa penerapan terapi autogenik terhadap 1 orang pasien skizofrenia dengan masalah keperawatan ansietas di Wilayah Kerja Puskesmas Kotabumi I Lampung Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan tindakan keperawatan berupa penerapan terapi autogenik terjadi penurunan tanda dan gejala ansietas sebesar 42%. Perawat diharapkan dapat memberikan tindakan keperawatan terapi autogenik kepada pasien ansietas.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Kebersihan Gigi Dan Mulut Dengan Perilaku Menyikat Gigi Pada Siswa Kelas II Dan III Disekolah Dasar Negeri Cimone 8 Kota Tangerang

Dita Faradillah, Ida Faridah, Ria Setia Sari
Abstract: Latar Pendahuluan : Pengetahuan tentang kesehatan gigi sangatlah penting, terutama dalam hal menjaga kebersihan gigi. Dengan pengetahuan yang memadai, seseorang dapat memengaruhi sikap dan perilakunya dalam merawat kebersihan&#8230; sihan mulut, selain itu Periode usia anak sekolah 6-12 tahun adalah salah satu kelompok yang rentan akan penyakit gigi dan mulut. Tujuan: Tujuan umum pada penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan kebersihan gigi dan mulut dengan perilaku menyikat gigi pada siswa kelas II dan III di Sekolah Dasar  Negeri Cimone 8  Kota Tangerang. Metode : Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross sectional. Teknik Sampel: Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Jumlah Sampel: jumlah sampel sama dengan populasi karena dimana jumlah sampel 100 siswa-siswi sama dengan jumlah populasi dan semuanya dijadikan sampel penelitian. Analisis Data: Analisis data mengunakan uji Chi Square test. Hasil Penelitian: Didapatkan  ada hubungan antara tingkat pengetahuan kebersihan gigi dengan perilaku menyikat gigi pada siswa kelas II dan III di Sekolah Dasar Negeri 8 Cimone Kota Tangerang, dengan nilai p=0,003 < 0,05.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan anatar pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut terhadap perilaku menyikat gigi. Saran: Diharapkan pihak sekolah dapat bekerja sama dalam upaya pelayanan asuhan kesehatan gigi dengan Program Studi Kesehatan Gigi untuk memberikan promosi kesehatan gigi secara kontinyu sehingga siswa sekolah dasar dapat meningkatkan budaya tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dengan benar.