Search Articles & Publications

Showing 64 articles found for "Baba"

PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK USIA DINI

Yessica Nathania Nababan
Abstract: Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai bagaimana kecerdasan emosional anak usia dini dapat berkembang melalui proses pembelajaran, pola pengasuhan, serta interaksi sosial yang terjadi di lingkungan… ingkungan keluarga dan sekolah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi pada anak usia 4–6 tahun, guru PAUD, serta orang tua sebagai pendamping utama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kecerdasan emosional anak muncul melalui serangkaian aktivitas belajar yang mengarah pada pengendalian emosi, kemampuan bersosialisasi, dan pembentukan perilaku positif. Dalam praktiknya, guru memanfaatkan kegiatan bermain, bercerita, serta percakapan sederhana untuk menanamkan nilai emosional, sedangkan orang tua memberikan dukungan melalui komunikasi yang penuh empati, contoh perilaku baik, dan pengasuhan yang konsisten. Keberhasilan proses ini turut ditunjang oleh kesiapan pendidik, keterlibatan aktif keluarga, serta lingkungan belajar yang mendukung. Namun demikian, penelitian juga menemukan beberapa kendala seperti karakter anak yang berbeda-beda, ketidakteraturan pendampingan di rumah, serta keterbatasan sarana pembelajaran. Penelitian ini menegaskan perlunya kolaborasi antara sekolah dan keluarga untuk memastikan proses pengembangan kecerdasan emosional berlangsung efektif dan berkelanjutan.

ANALISIS KENDALA DAN SOLUSI GURU GEOGRAFI DALAM PELAKSANANN EVALUASI PEMBELAJARAN DI SMA NEGERI 11 MEDAN

Rizky Ahmadani, Amanda Anggraini, Juni Paramita Nababan, Nurmala Berutu, Eka Suci Anja Kusumawati
Abstract: dilakukan guru dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran Geografi di SMA Negeri 11 Medan. Melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen pembelajaran dengan narasumber utama Ibu Nurbaiti Panggabean, S.Pd, penelitian… litian ini menemukan bahwa proses evaluasi mencakup tiga aspek utama yaitu penilaian pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melaksanakan evaluasi secara sistematis dan berkesinambungan, namun masih menghadapi berbagai hambatan, terutama dalam perencanaan instrumen penilaian, pelaksanaan observasi lapangan, dan penilaian autentik. Kendala tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan waktu, fasilitas pembelajaran, serta perbedaan kemampuan siswa. Guru menerapkan berbagai strategi untuk mengatasi kendala tersebut, antara lain peningkatan kompetensi melalui MGMP, penerapan teknologi seperti Google Form dan Quizizz, penilaian proyek berbasis autentik, serta penggunaan rubrik penilaian yang lebih objektif. Selain itu, guru mulai mengintegrasikan pendekatan HOTS dan TPACK dalam evaluasi, meskipun masih pada tahap awal. Hasil evaluasi juga dimanfaatkan untuk memberikan umpan balik, perbaikan metode pembelajaran, dan penentuan tindak lanjut akademik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi evaluasi masih membutuhkan dukungan sistemik dari sekolah, seperti penguatan fasilitas digital, pengembangan bank soal HOTS, peningkatan literasi data guru, dan penyediaan waktu khusus untuk refleksi pedagogik. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa evaluasi pembelajaran Geografi akan lebih efektif apabila didukung oleh kompetensi guru, fasilitas memadai, serta sistem kolaboratif yang berkelanjutan..

Kajian Kesadaran Masyarakat terhadap Pengelolaan Sampah melalui Edukasi dan Aksi Bersih Lingkungan di Bantaran Sungai Percut

Anisa Silaban, Elza Mariana Sitompul, Juni Paramita Nababan, Restu, Meilinda Suriani Harefa
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi sederhana dan aksi bersih lingkungan terhadap kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah di bantaran Sungai Percut, Desa Pematang Lalang, Kecamatan Percut Sei… ei Tuan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Edukasi sederhana dilakukan secara langsung kepada masyarakat melalui pendekatan personal, sedangkan aksi bersih lingkungan dilakukan bersama masyarakat di kawasan bantaran sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi sederhana memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan pemahaman masyarakat mengenai dampak sampah terhadap lingkungan dan kesehatan. Selain itu, aksi bersih lingkungan mampu menumbuhkan rasa kepedulian serta partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Setelah kegiatan dilakukan, sebagian masyarakat mulai mengurangi kebiasaan membuang sampah ke sungai dan lebih memahami pentingnya menjaga kelestarian sumber daya alam. Meskipun demikian, perubahan perilaku masyarakat masih berlangsung secara bertahap karena dipengaruhi oleh faktor kebiasaan lama, keterbatasan fasilitas, dan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi sederhana yang dipadukan dengan aksi bersih lingkungan dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Prototype Alat Monitoring dan Kontrol Suhu dan Kelembaban Sarang Burung Walet Berbasis Internet of Things (IoT)

Yusril, Agustiarmi, Winda
Abstract: Sarang burung walet merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi yang memerlukan kondisi lingkungan yang stabil untuk mendukung kenyamanan dan produktivitas burung walet. Suhu dan kelembaban udara menjadi faktor utama yang… g memengaruhi kualitas sarang, sehingga ketidakstabilan kedua parameter tersebut dapat menurunkan hasil produksi dan mengganggu aktivitas burung walet. Oleh karena itu, diperlukan sistem yang mampu melakukan monitoring dan kontrol suhu serta kelembaban secara otomatis dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun prototype alat monitoring dan kontrol suhu dan kelembaban sarang burung walet berbasis Internet of Things (IoT). Sistem menggunakan sensor DHT22 untuk membaca kondisi lingkungan, yang selanjutnya diproses oleh mikrokontroler dan dikendalikan secara otomatis melalui aktuator berupa fan, heater, dan humidifier berdasarkan nilai setpoint yang telah ditentukan. Sistem juga terintegrasi dengan platform IoT sehingga data dapat dipantau secara real-time melalui perangkat yang terhubung ke internet. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membaca dan mengendalikan suhu serta kelembaban dengan tingkat akurasi yang baik, di mana nilai error masih berada dalam batas toleransi yang dapat diterima, sehingga sistem berpotensi mendukung pengelolaan lingkungan sarang burung walet secara efektif berbasis IoT.

THE INFLUENCE OF PARENTAL DIVORCE ON THE FORMATION OF ADOLESCENT PERSONALITY

Hadi Nababan
Abstract: Divorce has been done then this has hurt the gift and also the union that has been given by God and this violates the goal of Christian life which is a mistake and a sin in the eyes of God. The affirmation of the prohibition… tion of divorcing a marriage must always be adhered to and the Lord Jesus said it very clearly

THE INFLUENCE OF LEADERSHIP AND WORK DISCIPLINE ON FAVE HOTEL S. PARMAN MEDAN EMPLOYEE PERFORMANCE

Hadi Nababan
Abstract: Realization of the vision and mission of an organization determined by performance And effectiveness of its employees in operate assigned tasks and responsibilities. Organizations and companies on generally expect employees&#8230; ees are able to carry out tasks assigned individually efficient, productive And professional. Type study this is study quantitative with use method regression multiple linear with population And sample totaling 36 people employee, with use data primary And source direct from staff Fave Hotel S. Parman Medan . Results test regression produce Y = 7,497 + 0.260X1 + 0.516X2 Which It means every increase on variables leadership And discipline Work will impact also to variables performance. Based on results test partial variables leader obtained mark t - count (6,543) > t -t table (1,688), sig 0,000 <0> t - table (1,688), sig 0,000 <0> F - table (3.18), sig Array 0,000 <0> F (3.18), sig 0,000 <0> 0.05. It means variables leadership And discipline Work in a way simultaneously or together influence variables performance. 

HISTORIOGRAFI GENDER: MENGHADIRKAN SUARA YANG TERPINGGIRKAN

Tuti Wahyuni, Musafir Pabbabari
Abstract: Historiografi gender adalah pendekatan penulisan sejarah yang berupaya memperkenalkan kembali pengalaman kelompok-kelompok yang telah lama terpinggirkan, khususnya perempuan, ke dalam narasi sejarah. Studi ini bertujuan&#8230; untuk menganalisis bagaimana historiografi gender berkembang sebagai kritik terhadap historiografi tradisional, yang cenderung androsentris dan patriarkal. Metode penelitian yang digunakan adalah riset pustaka, yang melibatkan pengumpulan berbagai dokumen akademis yang relevan dengan studi historiografi gender. Temuan menunjukkan bahwa historiografi konvensional sebagian besar menempatkan laki-laki sebagai aktor utama dalam sejarah, sementara perempuan seringkali hanya digambarkan sebagai tokoh pelengkap dalam narasi sejarah. Munculnya historiografi gender merupakan upaya untuk merekonstruksi sejarah dengan cara yang lebih inklusif dengan memasukkan pengalaman perempuan, kelompok-kelompok yang terpinggirkan, dan hubungan kekuasaan dalam masyarakat. Historiografi gender tidak hanya meneliti perempuan sebagai objek sejarah tetapi juga mengeksplorasi konstruksi sosial, budaya, politik, dan ekonomi yang membentuk ketidaksetaraan gender sepanjang perkembangan sejarah. Oleh karena itu, historiografi gender berfungsi sebagai pendekatan penting dalam menciptakan penulisan sejarah yang lebih adil, kritis, dan representatif bagi semua kelompok dalam masyarakat.

Pancasila Sebagai Sumber Inspirasi Etika Sosial: Kajian Pustaka Tentang Nilai-Nilai Dasar Pancasila Dan Implementasinya

Marzuki, Khairini Elzannah Nababan, Tuhafunuha Al Maslum, Muhammad Yusuf Sidabutar
Abstract: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis dan mengetahui lebih dalam apakah penerapan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan Etika Sosial di Indonesia sudah benarbenar diterapkan oleh masyarakat Indonesia.&#8230; . Dan nyatanya seperti yang kita ketahui kekacauan atau konflik antar masyarakat masih banyak dan sering kali terjadi di sekitar kita. Etika sosial adalah seperangkat aturan yang mengatur perilaku dan sikap seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain. Etika sosial bertujuan agar semua orang merasa nyaman, hidup damai, dan tidak saling bermusuhan. Contoh etika sosial, Datang tepat waktu ke suatu rapat, Berjabat tangan, Menjaga kontak mata saat berbicara, Tidak meludah di depan orang lain, Berbahasa yang baik dan sopan, Menggunakan pakaian yang pantas sesuai keadaan. salah satu contoh konflik yang sering terjadi di masyarakat adalah rasisme dan diskriminasi. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang majemuk, untuk menciptakan kehidupan yang rukun diantara perbedaan yang ada, nilai-nilai Pancasila harus benar-benar diterapkan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Penerapan Teknologi AI Untuk Meningkatkan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Di Industri Manufaktur

Raspiyahni, Susilawati
Abstract: Era industri generasi keempat telah masuk ke Indonesia. Babak baru ini mensinergikan aspek fisik, digital, dan biologi, seperti pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence), robotika, dan kemampuan komputer belajar&#8230; lajar dari data (machine learning), pada manufaktur.Di dalamnya tercakup pemanfaatan data skala besar (big data), teknik penyimpanan data di awan (cloud computing). Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur, dimana penulis menggunakan literatur-literatur terdahulu untuk memperoleh data dengan tujuan menelaah peran Teknologi AI dibidang industri. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini ialah peran teknologi AI sangat penting dalam bidang K3 Industri seiring perkembangan zaman untuk dapat mencapai hasil yang telah ditargetkan. Namun, keberadaan teknologi AI ini juga memiliki dampak negatif, yaitu berkurangnya lapangan pekerjaan yang dapat menghasilkan banyaknya pengangguran.

Identifikasi Daerah Rawan Longsor Di DAS Wai Batu Gajah, Kota Ambon Menggunakan Metode Slope Morphology Dan Indeks Storie

Susan E Manakane, Philia Christi Latue, Heinrich Rakuasa
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi daerah rawan longsor di DAS Wai Batu Gajah, Kota Ambon, menggunakan metode Slope Morphology dan Indeks Storie. Metode Slope Morphology berfokus pada analisis morfologi lereng,&#8230; ng, sementara metode Indeks Storie menggabungkan berbagai faktor seperti morfologi, kelembaban tanah, dan curah hujan. Data topografi dan hidrologi digunakan untuk analisis. Hasil penelitian menunjukkan kedua metode dapat mengidentifikasi daerah rawan longsor. Metode Slope Morphology memberikan gambaran umum namun kurang mempertimbangkan faktor penting lainnya. Metode Indeks Storie memberikan hasil yang lebih mendalam dan akurat. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar untuk langkah-langkah konkret dalam upaya mengurangi risiko longsor melalui kolaborasi pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan partisipasi aktif masyarakat. Dengan demikian, penelitian ini dapat berperan penting dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap risiko longsor, serta membantu dalam mitigasi bencana longsor kedepannya.