Abstract:Peran orang tua sangat penting dalam membimbing anak dan remaja di era digital ini. Era digital tidak mungkin dihindari sehingga penting bagi orang tua untuk beradaptasi. Orang tua harus menerapkan pola asuh anak dan remaja…
aja yang tepat agar terhindar dari permasalahan dan konflik. Penyuluhan mengenai hypnoparenting dan pola asuh anak dan remaja di era digital (PAAREDI) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap pentingnya pola asuh yang tepat sehingga dapat menjadi support system bagi keluarga. Penyuluhan ini diadakan di desa Plosowahyu hasil kerjasama Tim Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Adi Buana dengan Pemerintahan Desa Plosowahyu Kecamatan Lamongan. Penyuluhan dilaksanakan secara klasikal tatap muka, dengan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi hypnoparenting. Dengan demikian peserta tidak hanya memperoleh teori pengasuhan anak, akan tetapi juga pengalaman langsung mengenai hypnoparenting. Peserta merespon positif dan antusias mengikuti kegiatan, Diharapkan setelah mengikuti penyuluhan ini peserta dapat menerapkan pola asuh yang tepat bagi keluarganya serta menyebarluaskan informasi penting ini kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing
Abstract:Adapun tujuan PKM adalah untuk mengenal secara cermat lingkungan fisik, administrasi, akademik dan sosial psikologis sekolah tempat praktek mengajar secara langsung; menguasai berbegai keterampilan dasar mengajar dan pembelajaran;…
belajaran; menerapkan berbagai kemampuan profesional kemahasiswaan secara utuh dan terpadu dalam situasinya; melatih mahasiswa agar memiliki pengalaman faktual tentang proses pemebelajaran; memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk mempelajari dan memahami serta menghayati seluk beluk lembaga pendidikan. Bentuk pelaksanaan kegiatan PKM terdiri dari dua jenis, yaitu program mengajar dan program non mengajar. Program mengajar terdiri dari tiga jenis, kegiatan pengamatan, latihan terbimbing, latiahan mandiri. Latihan terbimbing dilakukan satu kali di bimbing oleh guru pamong, latihan mandiri dilakukan satu kali tanpa bimbingan guru pamong. Metode pembelajaran yang digunakan bervariasi meliputi ceramah, tanya jawab, permainan, observasi, pemberian tugas dan diskusi. Hasil yang diperoleh selama mahasiswa melakukan kegiatan praktik mengajar adalah memberi pengalaman mempersiapkan pembelajaran, memilih metode, mengembangkan media dan mengevaluasi dengan 100% siswa lulus KKM. Kegiatan ini telah memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam pengembangan kompetensi di bidang pendidikan, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari ke dalam proses pembelajaran di sekolah, serta dapat meningkatkan hubungan kemitraan yang baik antara STKIP Widyaswara Indonesia dengan sekolah yang terkait.
Abstract:Desain arsitektur komputer memainkan peran krusial dalam menentukan efisiensi operasional dan kinerja sistem terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana berbagai elemen arsitektur komputer, seperti…
i prosesor, memori, dan bus komunikasi, mempengaruhi kinerja keseluruhan sistem. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus dan simulasi, penelitian ini mengukur dampak dari variasi desain arsitektur pada kecepatan pemrosesan, konsumsi daya, dan stabilitas sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain arsitektur yang dioptimalkan dapat meningkatkan efisiensi operasional hingga 30% dan mempercepat kinerja sistem hingga 25%. Faktor-faktor seperti pengaturan cache memori dan pengelolaan bus komunikasi ditemukan memiliki pengaruh signifikan terhadap responsivitas sistem. Studi ini juga menemukan bahwa integrasi komponen dengan kompatibilitas tinggi dapat mengurangi bottleneck dan meningkatkan efisiensi sumber daya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembang perangkat keras dan perancang sistem untuk memilih dan mengimplementasikan desain arsitektur komputer yang optimal, guna mencapai kinerja sistem yang lebih baik dan efisiensi operasional yang lebih tinggi dalam berbagai aplikasi komputasi.
Abstract:This community service aims to realize the MSME’s products of Dalu 10 B Tanjung Morawa Village residents as partners to be marketed online through an application-based e-commerce platform called Dalu 10 Store. Some of…
e of the problems faced in marketing MSME’s products, such as promotions only implementing in offline and online systems that utilize simple social media such as Instagram, Facebook, and WhatsApp without knowing the working system in depth. The implementation method of this activity includes counseling in the form of introducing the Dalu 10 Store application to village officials and residents; and training on the use of the Dalu 10 Store application to MSME owners. The result of this activity is the application of science and technology in the form of implementing the Dalu 10 Store application which is equipped with features that are easy to use by residents new to e-commerce applications to promote their MSME products. In addition, MSME owners have also used the application to promote their processed products. The system has several users, namely buyers who play a role in viewing, ordering products, and providing assessments. Meanwhile, MSME owners can view stock and income, upload product content, and process orders.
Keywords: e-commerce; product marketing; MSME; dalu 10 b village; dalu 10 store.
Abstrak: PKM ini bertujuan untuk membantu mewujudkan produk UMKM warga Desa Dalu 10 B Tanjung Morawa sebagai mitra untuk dipasarkan secara online melalui platform e-commerce berbasis aplikasi yang bernama Dalu 10 Store. Beberapa permasalahan yang dihadapi dalam memasarkan produk UMKM, seperti promosi hanya menerapkan sistem offline dan online yang memanfaatkan media sosial sederhana seperti Instagram, Facebook dan WhatsApp tanpa mengetahui sistem kerjanya secara mendalam. Metode pelaksanaan kegiatan ini diantaranya penyuluhan berupa pengenalan aplikasi Dalu 10 Store kepada perangkat desa dan warga; dan pelatihan penggunaan aplikasi Dalu 10 Store kepada para pemilik UMKM. Hasil dari kegiatan ini adalah penerapan iptek berupa implementasi aplikasi Dalu 10 Store yang dilengkapi dengan fitur yang mudah digunakan oleh warga yang baru mengenal aplikasi e-commerce untuk mempromosikan produk UMKM nya. Selain itu, pemilik UMKM juga sudah menggunakan aplikasi tersebut untuk melakukan promosi produk olahannya. Sistem memiliki beberapa pengguna yaitu pembeli berperan untuk melihat, memesan produk serta memberikan penilaian. Sedangkan, pemilik UMKM dapat melihat stok dan pendapatan, mengunggah konten produk dan memproses pemesanan.
Kata kunci: e-commerce; pemasaran produk; UMKM; desa dalu 10 b; dalu 10 store.
Abstract:The construction and development of the port at PT. Pelabuhan Indonesia Subregional Bali Nusra Benoa Port cannot be separated from various impacts, one of which is the environmental impact, especially since the location…
of the development and port is close to settlements, companies and other ecosystems. This makes PT. Pelabuhan Indonesia Subregional Bali Nusra to hold the Implementation of Environmental Management and Monitoring (RKL-RPL) PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Subregional Bali Nusra is a form of Pelindo's contribution in preserving and maintaining the health of the environment around the company and the environment affected by the company's operational and construction activities. Environmental preservation activities are of course supported by the budget or environmental costs provided by the company. Environmental accounting is one way to record environmental costs within the company. The method used is the descriptive qualitative method. The results obtained are that Environmental Management and Monitoring are greatly influenced by the amount of the existing budget, Pelindo has implemented environmental accounting reporting which contains environmental costs, fuel costs, electricity costs, water costs, costs for the use of raw material emissions, B3 waste handling costs, and biodiversity
Kata kunci: environmental costs; environmental accounting
Abstract: Pembangunan dan pengembangan pelabuhan di PT. Pelabuhan Indonesia Subregional Bali Nusra Pelabuhan Benoa tidak lepas dari berbagai dampak, salah satunya adalah dampak lingkungan, terlebih lagi lokasi pengembangan dan pelabuhan berada dekat dengan pemukiman, perusahaan dan ekosistem lainnya. Hal itu, membuat PT. Pelabuhan Indonesia Subregional Bali Nusra untuk mengadakan Pelaksanaan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL) PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Subregional Bali Nusra merupakan bentuk kontribusi Pelindo dalam melestarikan dan menjaga kesehatan lingkungan di sekitar perusahaan dan lingkungan yang terkena dampak dari kegiatan operasional dan konstruksi perusahan. Kegiatan pelestarian lingkungan tentunya didukung oleh anggaran atau biaya lingkungan yang diberikan oleh perusahaan. Akuntansi lingkungan merupakan salah satu cara pencatatan biaya lingkungan di dalam perusahaan. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif. Hasil yang didapat yaitu Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan sangat dipengaruhi oleh besarnya anggaran yang ada, Pelindo sudah menerapkan pelaporan akuntansi lingkungan yang berisi biaya lingkungan, biaya bahan bakar, biaya listrik, biaya air, biaya penggunaan emisi bahan baku, biaya penanganan limbah B3, dan keanekaragaman hayati
Keywords: biaya lingkungan; akuntansi lingkungan
Abstract:This activity aims to overcome a problem regarding students' interest in reading at UPTD State Elementary School 014672 Tanjung Alam which is considered still low. This can be identified through the results of the 2022 education…
ducation report card and also from observations regarding the implementation of the School Literacy Movement (GLS). It is hoped that the literacy movement that has been implemented in schools can help students improve their literacy skills. However, on the contrary, this movement has not been carried out optimally so that literacy skills are still low. Students' literacy skills are low because students' interest in reading is also low. Therefore, teachers in this case should have creativity in accompanying the implementation of school literacy movement activities. One way to increase students' reading comprehension is by implementing a reading challenge method. In this method, students will be invited to go to the reading corner or library to read books they like. The teacher here supervises or monitors students who are reading. Then, 15 minutes before the lesson starts, students report to the teacher the books they have read. For students who read the most, for example in one month, that student is given a reward. Through this activity, it is hoped that students at the school will be able to increase their interest in reading.
Keywords: reading challenge method; reading interest; school literacy movement.
Abstract:The village of Margamulya Tj. Kait is one of the foster villages of LPPM Ukrida. From the results of interviews and direct observations, there are several main issues faced by partners, including: limited access and dissemination…
emination of financial information and village profiles to external parties as well as to the villagers themselves. Community service is conducted by utilizing technology to develop a digital village community ecosystem where social media-based platforms serve as everyday communication, socialization, and collaboration tools. The implementation method is carried out through: (1) development of social media platforms; (2) training on platform usage. With the developed social media platform program, the target output is achieved through the evaluation of activities, where the benefit of interaction between village officials and villagers, as well as the dissemination and access to important information, becomes easier.
Keywords: digital platform; village digitalization; digital village; margamulya village
Abstract:The population increase in urban areas will be directly proportional to the increase in the number of settlements and housing, so a lot of lands will change its function resulting in damage to water catchment areas. Technological…
nological developments and development are increasing, disrupting rainwater catchment areas and reducing the ability of rainwater to infiltration. When the rainy season, the problem in RT 18 is a lot of runoff that cannot quickly absorb into the reservoir, resulting in stagnant water which is quite disturbing to residents' activities. Meanwhile, during the dry season, the borehole water discharge is greatly reduced and seawater intrusion occurs into the well. To overcome this there must be a solution offered to overcome these problems. Therefore one method to build public awareness is through counseling about the importance of infiltration wells. The results of the implementation showed that before counseling the participants' understanding test results were only 14.17% and after counseling the participants' understanding was 77.5%. There was an increase in participants' understanding of 63.33%.
Keywords: infiltration wells; runoff; water conservation, water absorption
Abstrak: Peningkatan jumlah penduduk di perkotaan akan berbanding lurus dengan peningkatan jumlah pemukiman dan perumahan, sehingga banyak lahan akan beralih fungsi yang berakibat pada rusaknya daerah resapan air. Perkembangan teknologi dan pembangunan yang makin meningkat, membuat lahan resapan air hujan terganggangu dan mengurangi kemampuan air hujan meresap kedalam tanah. Pada saat musim penghujan tiba permasalahan yang terjadi di RT 18 yaitu banyak limpasan air yang tidak bisa cepat menyerap ke dalam tahan sehingga terjadi genangan air yang cukup mengganggu aktivitas warga. Sedangkan ketika musim kemarau debit air sumur bor sangat berkurang serta terjadi instrusi air laut ke dalam sumur. Untuk mengatasi hal tersebut harus ada solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Oleh karena itu salah satu metode untuk membangun kesadaran masyarakat yaitu melalui penyuluhan tentang arti penting sumur resapan. Hasil pelaksanaan menunjukkkan sebelum dilakukan penyuluhan hasil test pemahaman peserta hanya 14,17% dan setelah penyuluhan pemahaman peserta 77,5%. Terjadi peningkatan pemahaman peserta sebesar 63,33%.
Kata kunci: limpasan; pelestarian air, resapan air, sumur resapan,
Abstract:The problems faced by the UMKM Corner of the Kasin Market in Tanjungrejo Village, Sukun District, Malang City are: (1) Making marketing plans (digital marketing) for UMKM Kota Malang products that are members of the UMKM…
Corner Pasar Kasin (2) Completing digital marketing by creating an account marketplace. (3) Financial records are needed digitally to make it easier to understand financial conditions, make decisions through financial reports
The solution to the problem is assistance to UMKM Corner in terms of: (1) assistance in marketing planning through digital marketing (2) assisting and training digital marketing through the marketplace. (3) help, train the use of the simple financial application to record sales and procurement of merchandise finance to financial reports
Abstract:Abstract: Monotonous learning in elementary schools, teachers do not use a learning model to improve numeracy literacy in elementary schools. To overcome this problem, namely by using a cooperative learning model. Cooperative…
ative learning model is a learning model in which students learn and work in small groups collaboratively with 4-5 members with heterogeneous group structures. This service aims to find out how to improve the application of cooperative learning models based on local wisdom in elementary schools in order to increase numeracy literacy. This method is a participatory action study, namely the implementation of the method by considering the existence of a problem study stage by involving students in elementary schools, as well as looking for the most appropriate alternative solution in overcoming the problem. The result of this service is students' understanding of the cooperative learning model which can be seen from discussions and questions and answers. In addition, the results of this service increase students' ability to work together to improve numeracy literacy.
Keywords: cooperative learning; local wisdom; numerical literacy
Abstrak: Pembelajaran di Sekolah Dasar yang monoton, guru tidak menggunakan sebuah model pembelajaran untuk meningkatkan literasi numerasi di Sekolah Dasar. Untuk mengatasi masalah tersebut yakni dengan menggunakan model cooperative learning. Model cooperative learning adalah suatu model pembelajaran dimana siswa belajar dan bekerja dalam kelompok kecil secara kolaboratif yang anggotanya 4–5 orang dengan struktur kelompok heterogen. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana meningkatkan penerapan model pembelajaran kooperatif berbasis kearifan lokal di sekolah dasar dalam rangka peningkatan literasi numerasi. Metode ini yaitu kaji tindak partisipatif yaitu pengimplementasian metode dengan mempertimbangkan adanya tahap kajian masalah dengan melibatkan siswa di Sekolah Dasar, serta mencari alternatif solusi yang paling tepat dalam mengatasi permasalahan. Hasil dari pengabdian ini adalah pemahaman siswa mengenai model pembelajaran Cooperative Learning yang dapat dilihat dari diskusi dan tanya jawab. Selain itu hasil dari pengabdian ini menambah kemampuan siswa dalam bekerja sama untuk meningkatkan literasi numerasi.
Kata Kunci : cooperative learning; kearifan lokal; literasi numerasi