Abstract:Abstract: Digitalization 5.0 has opened wide opportunities for students to build digital-based startups. However, many student startups face challenges in financial management, developing a Minimum Viable Product (MVP),…
and ensuring business sustainability. This program aims to implement Digital Business Incubation as a strategy for developing student digital startups. The methods used include observation, tenant selection, interviews, and intensive mentoring for incubation program participants. As a result of the selection process, 14 businesses were chosen to be incubated, consisting of service-based and product-based ventures. The program is designed to provide entrepreneurship training, financial management workshops, business legality assistance, investor networking opportunities, and technological support. The outcomes of the program indicate that through digital incubation, average 77,91% of the participating students were able to enhance their digital entrepreneurship skills, strengthen their business models, and optimize the potential for business sustainability. Therefore, Digital Business Incubation has proven to be an effective mechanism for fostering the growth of student digital startups that are adaptive, innovative, and competitive in the digital economy era.
Keywords: bussiness digital, enterprise, student, service
Abstrak: Digitalisasi 5.0 telah membuka peluang luas bagi mahasiswa untuk membangun usaha rintisan (startup) berbasis digital. Namun, banyak startup mahasiswa menghadapi tantangan dalam hal pengelolaan keuangan, Minimum Viable Product, dan keberlanjutan usaha. Program ini bertujuan untuk mengimplementasikan program Digital Business Incubation sebagai strategi pengembangan startup digital mahasiswa. Metode yang digunakan meliputi observasi, seleksi tenant, wawancara, serta pendampingan intensif terhadap peserta program inkubasi. Dari hasil seleksi terpilih 14 usaha yang akan diinkubasi yang terdiri dari usaha yang bergerak dibidang jasa dan produk. Program ini dirancang untuk memberikan pembinaan kewirausahaan, pelatihan keuangan, pendampingan legalitas usaha, akses bersama investor, serta dukungan teknologi. Hasil program ini menunjukkan bahwa melalui inkubasi digital, rata rata 77,91% mahasiswa mampu meningkatkan keterampilan wirausaha digital, memperkuat model bisnis, serta mengoptimalkan potensi keberlanjutan usaha. Dengan demikian, Inkubasi bisnis digital terbukti menjadi mekanisme efektif dalam mendorong lahirnya startup digital mahasiswa yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di era ekonomi digital.
Kata kunci: bisnis, mahasiswa, jasa, startup digital
Abstract:Abstract: This community service program was implemented with POKLAHSAR BALI, a fisheries MSME in Ulak Karang Utara, Padang City, whose members are mostly women and coastal youth. The main problems identified were traditional…
ional production methods, unstructured business management, and marketing dependence on collectors, limiting added value. The program aimed to improve production capacity, strengthen business governance, and develop a website-based digital marketing strategy. A participatory-collaborative approach was applied through socialization, technical training, technology implementation, mentoring, and continuous evaluation. Innovations introduced included production SOPs, logbooks and simple bookkeeping, a gas-fueled drying oven, development of the website www.sejala.org, QR Code integration on packaging, and activation of social media and marketplaces. Evaluation showed significant improvements in partner skills, with average scores increasing from 2.7 to 4.0, particularly in business recording and digital marketing. Economically, average income rose by 25% and digital sales volume doubled. Sustainability was strengthened through cooperation with the Merah Putih Cooperative and regular coaching from the Padang City Marine and Fisheries Office, thereby enhancing the economic independence of coastal women and youth.
Keywords: coastal women’s empowerment; digital marketing; fisheries MSMEs; local food products; padang city; website.
Abstrak: Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan bersama POKLAHSAR BALI, sebuah UMKM perikanan di Ulak Karang Utara, Kota Padang, yang mayoritas anggotanya perempuan dan remaja pesisir. Permasalahan utama mitra meliputi metode produksi tradisional, manajemen usaha yang belum tertata, serta pemasaran yang bergantung pada pengepul sehingga nilai tambah terbatas. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat tata kelola usaha, dan mengembangkan strategi pemasaran digital berbasis website. Metode partisipatif-kolaboratif diterapkan melalui sosialisasi, pelatihan teknis, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi berkelanjutan. Inovasi yang diperkenalkan meliputi SOP produksi, penggunaan logbook dan pembukuan sederhana, oven pengering berbahan bakar gas, pengembangan website www.sejala.org, integrasi QR Code pada kemasan, serta aktivasi media sosial dan marketplace. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan keterampilan mitra dengan skor rata-rata naik dari 2,7 menjadi 4,0, terutama pada pencatatan usaha dan pemasaran digital. Secara ekonomi, pendapatan meningkat rata-rata 25% dan volume penjualan digital dua kali lipat. Keberlanjutan program diperkuat melalui kerjasama dengan Koperasi Merah Putih dan pembinaan rutin Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Padang, sehingga mampu mendukung kemandirian ekonomi perempuan dan remaja pesisir.
Kata kunci: kota padang; pemasaran digital; produk pangan lokal; pemberdayaan perempuan pesisir; umkm perikanan; website
Abstract:Abstract: SMKN 1 Kalipucang is one of the vocational high schools in Indonesia that offers a major in Building Information Modeling Design (DPIB). Students in the DPIB major are educated to be ready to work in terms of presenting…
resenting building information visually in the form of mockups and animations. However, students at SMKN 1 Kalipucang still need information about the steps of making mockups that are in line with the standards of the real working industry. The Architecture Study Program at UKDW has an Architectural Communication Techniques class that learns about making model mockups for architectural presentations. Therefore, SMKN 1 Kalipucang in collaboration with the Architecture Study Program of UKDW held a workshop on mockup making for the 11th grade students of the DPIB Department of SMKN 1 Kalipucang so that students can develop knowledge in making mockups. This activity used a training method that began with an explanation and continued with a workshop held in groups. From the workshop, 100% of students were able to make a simple building mockup in a limited time.
Keywords: Building mockup; vocational high school; workshop
Abstrak: SMKN 1 Kalipucang merupakan salah satu SMK di Indonesia yang menawarkan jurusan Desain Pemodelan Informasi Bangunan (DPIB). Siswa pada jurusan DPIB dididik agar siap untuk bekerja dalam hal menyajikan informasi bangunan secara visual dalam bentuk maket maupun animasi. Namun demikian, siswa di SMKN 1 Kalipucang masih membutuhkan informasi tentang langkah-langkah pembuatan maket yang sesuai dengan standar dunia kerja. Program Studi Arsitektur UKDW memiliki kelas Teknik Komunikasi Arsitektur yang mengajarkan tentang salah satunya pembuatan maket model dalam presentasi arsitektur. Oleh karena itu, SMKN 1 Kalipucang bekerjasama dengan Program Studi Arsitektur UKDW mengadakan workshop pembuatan maket bagi siswa Kelas XI Jurusan DPIB SMKN 1 Kalipucang agar siswa dapat mengembangkan ilmu dalam membuat maket. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode pelatihan dengan penyuluhan dan workshop secara berkelompok. Dari workshop yang telah dilakukan, 100% siswa mampu untuk membuat maket bangunan sederhana dalam waktu yang terbatas.
Kata kunci: Maket bangunan; SMK; workshop
Abstract:Motivated by the decline in the number of new students and the foundation's desire to modernize, this program targets constraints such as restrictions on the use of electronics, limited technological facilities, and the…
technical ability of educators that still need to be improved. The program used theoretical presentation and interactive discussions to provide a new perspective on learning transformation while maintaining pesantren values. The evaluation results show that although the introduction of technology has been in accordance with management needs, it is still necessary to improve digital literacy and develop a more attractive learning platform. This PKM program has a desire to carry out future cooperation in the form of knowledge exchange for the development of pesantren to become more modern, structured and advanced.
Keywords: digital literation; islamic boarding school; technology
Abstrak: Dilatarbelakangi oleh penurunan jumlah santri baru dan keinginan yayasan untuk modernisasi, program ini menyasar kendala-kendala seperti pembatasan penggunaan elektronik, keterbatasan fasilitas teknologi, dan kemampuan teknis pendidik yang masih perlu ditingkatkan. Kegiatan yang dilaksanakan ini menggunakan metode pemaparan teoritis, dan diskusi interaktif untuk memberikan pandangan baru tentang transformasi pembelajaran dengan tetap mempertahankan nilai-nilai kepesantrenan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa meski pengenalan teknologi telah sesuai dengan kebutuhan manajemen, masih diperlukan peningkatan literasi digital dan pengembangan platform pembelajaran yang lebih atraktif. Program PKM ini memiliki keinginan yaitu dapat melaksanakan kerjasamkdepannya dalam bentuk pertukaran ilmu untuk pengembangan pesantren menjadi lebih modern, terstruktur dan maju.
Kata kunci: literasi digital; pesantren; teknologi
Abstract:Elderly with diabetes melitus have low levels of psychological well-being and quality of life. This community service aims to improve the psychological well-being and quality of life of elderly people with diabetes melitus…
us through mindfulness meditation groups. This community service was placed in Sukolilo Village in collaboration with the Sukodadi Lamongan Health Center. This activity was attended by 32 elderly with diabetes melitus. Community service activities include forming mindfulness meditation groups, developing mindfulness meditation modules through Focus Group Discussions with health workers at the Sukodadi Health Center, training in mindfulness meditation, and activity evaluation. The evaluation was conducted using a questionnaire on psychological well-being, quality of life; physical and laboratory examinations. The mindfulness meditation group improved the psychological well-being and quality of life of the elderly. Mindfulness meditation plays an important role in creating peace of mind and helping patients channel energy in a positive direction so it can improve the psychological well-being and quality of life of the elderly with diabetes melitus. Mindfulness meditation can be done periodically. It can be used as part of a chronic disease management program.
Keywords: mindfulness meditation; psychological well-being; quality of life; diabetes melitus; elderly
Abstrak: Lansia dengan diabetes melitusmemiliki tingkat kesejahteraan psikologis dan kualitas hidup yang rendah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteran psikologis dan kualitas hidup lansia penderita diabetes melitusmelalui mindfulness meditation group. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Sukolilo bekerjasama dengan Puskesman Sukodadi Lamongan. Kegiatan ini diikuti oleh 32 lansia penderita diabetes melitus. Kegiatan pengabdian masyarakat meliputi pelatihan meditasi mindfulness dan evaluasi kegiatan dengan kuosioner kesejahteran psikologis, kualitas hidup; pemeriksaan fisik dan laboratorium. Mindfulness meditation group mampu meningkatkan kesejahteran psikologis dan kualitas hidup lansia. Meditasi mindfulness berperan penting dalam menciptakan ketenangan pikiran dan membantu pasien menyalurkan energi ke arah yang positif sehingga dapat meperbaiki kesejahteraan psikologis dan kualitas hidup lansia dengan diabetes melitus. Mindfulnes meditasi dapat dilakukan secara berkala dan dijadikan sebagai salah satu bagian program penanganan penyakit kronis.
Kata kunci: mindfulness meditation; kesejahteraan psikologis; kualitas hidup; diabetes melitus; lansia
Abstract:In today's rapidly developing digital era, there is a positive impact on business actors in running a business. In the context of marketing, promotion is one way to increase product or service sales which is usually done…
through advertising or social media. The problem being faced by Karya Utama Vocational School teachers is the lack of knowledge in designing products. At present teachers design their products which are still very simple and unattractive, resulting in a lack of consumer interest in buying these products, the result is that sales are decreasing and profits are getting smaller. To increase the attractiveness and popularity of the products being marketed, it is necessary to use a design application such as Canva, which allows for the easy creation of promotional materials such as posters, flyers and social media posts. This community service activity aims to provide knowledge and understanding to Karya Utama Vocational School Teachers regarding the role of the Canva application in an effort to increase product sales by designing posters in the form of animated videos to promote their independent businesses through social media. The stages of this community service activity are starting with lectures and discussions and then practicing product design with the Canva application. The results of the activities using this application, it is hoped that the use of information technology can increase profits and expand market share in promoting independent teacher products through social media.
Keyword : the canva application; teachers; product; promotion
Abstrak : Dalam era digital yang berkembang pesat saat ini, terdapat dampak positif bagi pelaku usaha dalam menjalankan bisnis. Dalam konteks marketing, promosi salah satu untuk meningkatkan penjualan produk atau jasa yang biasanya dilakukan melalui iklan maupun media sosial. Permasalahan yang sedang dihadapi oleh Guru-guru SMK Karya Utama yaitu kurangnya pengetahun dalam mendesain produk. Saat ini guru-guru mendesain produknya masih sangat sederhana sekali dan kurang menarik, sehingga mengakibatkan kurangya ketertarikan konsumen dalam membeli produk tersebut, akibatnya adalah penjualan semakin menurun dan keuntungan semakin sedikit. Untuk meningkatkan daya tarik dan popularitas produk yang dipasarkan, diperlukan penggunaan aplikasi desain seperti Canva, yang memungkinkan pembuatan materi promosi seperti poster, pamflet, dan postingan media sosial dengan mudah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada Guru-Guru SMK Karya Utama mengenai peran aplikasi canva dalam upaya meningkatkan penjualan produk dengan cara mendesain poster dalam bentuk video animasi untuk mempromosikan usaha mandiri mereka melalui media sosial. Tahapan kegiatan pengabdian ini yaitu dimulai dari ceramah serta diskusi dan selanjutnya dilakuakn praktek desain produk denan aplikasi canva. Hasil dari kegiatan penggunaan aplikasi ini, diharapkan dengan adanya pemanfaatan teknologi informasi dapat meningkatkan keuntungan dan memperluas pangsa pasar dalam mempromosikan produk usaha mandiri guru-guru melalui media sosial.
Kata Kunci : aplikasi canva; guru-guru; produk; promosi.
Abstract:Abstract: Competition in today's business world is getting tighter, thus causing increasing competition among business actors in today's very open market era. Whether it's a company that produces the final product or service.…
vice. The pandemic has forced many people to increase their creativity so that the businesses they create can survive and become a support for the economy. Activities and efforts undertaken must be able to have a high selling value and have the creativity to attract the attention of consumers. Sabila Handcraft is a handcraft UKM that sells handcrafted products. It is known that there are still many obstacles that occur in the production process, including rejected products that must be repaired such as wrong designs and wrong cuts, rejects when distributing goods to consumers caused by negligence in the delivery process (items stacked, products not working), as well as PO (Purchase Order) which is quite long takes almost 1 week from the order made. These rejects were caused by errors from operators who were not careful in designing and lack of quality management training for workers at UKM Sabila Handcraft. Through this training, it is hoped that it will have a positive impact, especially improving performance in the Sabila Handcraft UKM so that it can increase the output of the products produced and increase customer satisfaction.
Keywords: quality; hancraft; UKM
Abstrak: Persaingan di dunia bisnis saat ini semakin ketat, sehingga menyebabkan semakin meningkatnya persaingan para pelaku usaha di era pasar yang sangat terbuka saat ini. Baik itu perusahaan yang menghasilkan hasil akhir produk ataupun jasa. Pandemi membuat banyak orang untuk meningkatkan kreativitas agar usaha yang dibuat tetap bisa bertahan dan menjadi penyokong ekonomi. Kegiatan dan usaha yang dilakukan harus bisa memiliki nilai jual yang tinggi dan memiliki kreativitas untuk menarik perhatian konsumen. Sabila Handcraft adalah salah satu UKM handcraft yang menjual produk-produk kreasi pekerjaan tangan. Diketahui masih banyak kendala yang terjadi pada proses produksinya, diantara produk reject yang harus diperbaiki seperti salah desain dan salah potong, reject pada saat pendistribusian barang ke konsumen yang disebabkan karena kelalaian dalam proses pengiriman (barang ditumpuk, produk tidak berfungsi), serta PO (Purchase Order) yang cukup lama membutuhkan waktu hampir 1 minggu dari pemesanan yang dilakukan. Berbagai reject ini disebabkan karena kesalahan dari operator yang kurang teliti dalam mendesain serta kurang adanya pelatihan tentang manajemen kualitas kepada para pekerja di UKM Sabila Handcraft. Untuk itu perlu pelatihan mengenai manajemen kualitas pada UKM Sabila Handcraft untuk mengelola dan memastikan kualitas produk, layanan, atau proses bisnis secara efektif. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif khususnya memperbaiki kinerja di UKM Sabila Handcraft sehingga dapat meningkatkan output dari produk yang dihasilkan serta meningkatkan kepuasan pelanggan.
Kata kunci: kualitas; handcrft; UKM
Abstract:Abstract: The Community Service Program, LDDIKTI 3 in collaboration with DITJENDIKTIRISTEK and Universities launched an Incentive Program for Assignment to Private Universities for the Implementation of Community Service…
in the Cianjur Earthquake Area based on Key Performance Indicators with a focus on the goal of Recovery for Victims of the Cianjur Earthquake Natural Disaster, West Java. From the results of observations made in the Cianjur and surrounding areas which were affected by the earthquake, many locations in Wangunjaya Village, Cugenang Regency, have not been touched and received assistance. Many people in this area experience health problems due to unbalanced nutritional intake and unclean lifestyle, damage to learning tools in schools and early childhood education, especially at SMPN 2 Cugenang and in early childhood education. The aim of the activity is to improve public health from a physical and mental perspective and to help restore education using digital learning. The activities carried out included conducting free examinations and treatment, teaching Progressive Muscle Relaxation (PMR) therapy to reduce anxiety in the community, distributing healthy food parcels, providing trauma healing for school children, and providing school facilities for schools.
Keywords: cianjur earthquake; cugenang; community service; educational facilities; health recovery.
Abstrak: Program Pengabdian Masyarakat, LDDIKTI 3 bekerjasama dengan DITJENDIKTIRISTEK dan Perguruan Tinggi mencanangkan Program Insentif Penugasan kepada Perguruan Tinggi Swasta untk Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat di Wilayah Gempa Cianjur berbasis Kinerja Indikator Kinerja Utama dengan fokus tujuan Pemulihan Korban Bencana Alam Gempa Cianjur Jawa Barat. Dari hasil pengamatan yang dilakukan di daerah Cianjur dan sekitarnya yang terkena dampak gempa, lokasi Desa Wangunjaya Kabupaten Cugenang masih banyak yang belum tersentuh dan mendapatkan bantuan. Para masyarakat didaerah ini banyak yang mengalami masalah kesehatan karena asupan gizi yang tidak seimbang serta perilaku hidup yang tidak bersih, kerusakan alat-alat pembelajaran di sekolah dan PAUD khususnya di SMPN 2 Cugenang dan di PAUD. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dari segi jasmani serta mental dan membantu memulihkan Pendidikan menggunakan pembelajaran digital. Kegiatan yang dilakukan adalah melakukan pemeriksaan dan pengobatan gratis, mengajarkan terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) untuk menurunkan ansietas pada masyarakat, membagikan parcel makanan sehat, memberikan trauma healing bagi anak sekolah, serta memberikan bantuan fasilitas sekolah bagi sekolah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan perasaan bahagia siswa dan masyarakat (+52%), siswa menjadi bisa merasakan pembelajaran digital (+34%) dan masyarakat menjadi lebih merasakan jasmani yang lebih sehat (+17%).
Kata kunci: cugenang; fasilitas pendidikan; gempa cianjur; pemulihan kesehatan; pengabdian masyarakat.
Abstract:Abstract: Garbage is one of the global problems that requires serious which one had to be handled today, because it caused environmental and healthy problems. One of the most dominant types in society was plastic waste.…
te. The purpose of this activity is to conduct socialization, counseling and direct discussion to the community and the dasawisma group to maintain environmental health and cleanliness, provide training on waste selection techniques, and digital-based integrated management such as "Waste Bank", provide hands-on training on plastic waste processing techniques to produce fuel. oil, empowering community groups in making handicrafts from plastic waste that has economic value, providing training in marketing digital-based handicraft products. This activity uses a direct practice method in the Lopo Village community, involving community groups as activity participants. The creations of this activity have made handicraft products from plastic waste in the form of chairs, tables, flower vases, flowers and tissue holders. In addition, an integrated WhatsApp group was formed in waste management. There was also a prototype of a simple tool for producing fuel oil (BBM). Village officials and the community were very enthusiastic during the implementation of the activity and have collaborated with activity organizers in the development of a fuel-producing destillator.
Keywords: crafts; garbage; integrated management; marketing plastic
Abstrak: Sampah merupakan salah satu masalah global yang memerlukan penanganan serius saat ini karena menyebabkan masalah lingkungan dan kesehatan. Salah satu jenis sampah yang sangat mendominasi di masayrakat adalah sampah plastik. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan sosialisasi, penyuluhan dan diskusi langsung ke masyarakat dan kelompok dasawisma menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan, memberikan pelatihan teknik pemilihan sampah, dan manajemen terintegrasi berbasis digital sejenis “Bank Sampahâ€, memberikan pelatihan langsung teknik pengolahan sampah plastik untuk menghasilkan bahan bakar minyak, memberdayakan kelompok masyarakat dalam membuat kerajinan tangan dari sampah plastik yang bernilai ekonomi, memberikan pelatihan dalam memasarkan produk kerajinan berbasis digital. Kegiatan ini menggunakan metode praktek langsung di masayarakat Desa Lopo, dengan melibatkan kelompok masayarakat sebagai peserta kegiatan. Hasil kreasi dari kegiatan ini telah dibuat produk kerajinan dari sampah plastik berupa tempat kursi, meja, vas bunga, bunga dan tempat tissue. Selain itu, terbentuk grup WhatsApp terintegrasi dalam manajemen sampah.juga prototipe alat sederhana alat penghasil Bahan Bakar Minyak (BBM). Perangkat Desa dan masayarakat sangat antusias selama pelaksanaan kegiatan dan telah melakukan kerjasama dengan penyelenggara kegiatan dalam pengembangan destillator penghasil bahan bakar.
Kata kunci: kerajinan; manajemen terintegrasi; pemasaran; plastik; sampah
Abstract:Abstract: Business development can be hampered if the owner does not understand financial report. This happened to members of the Mina Lestari Fish Cultivators Group. Most of the mebers are unable to make financial reports.…
ts. This absence of these financial reports will also hinder access to capital which will ultimately hinder business development. The purpose of this sevice is to provide training on making reports on cost of production and income statements. These financial reports can be used to access capital and develop their business. This community service is carried out using counseling method. The service team begins the service by introducing financial report and their elements. After that the servant teaches to make a report on the cost of production and income statements directly on the members’ catfish ponds. The service team also provides an overview of access to capital and business development to increas profit margin. The members of Mina Lestari Fish Cultivators Group are directly involved in every actifity. Through cooperation with various parties, this service can run smoothly so that the purpose of this service can be achieved.
Keywords: business development, cost of production, financial report, income statement
Abstrak: Perkembangan usaha bisa terhambat jika pemiliknya tidak memahami laporan keuangan. Hal tersebut terjadi pada anggota Kelompok Pembudidaya Ikan Mina Lestari. Sebagian besar anggota Kelompok Pembudidaya Ikan Mina Lestari tidak mampu membuat laporan keuangan. Tidak adanya laporan keuangan ini juga akan menghambat akses ke permodalan yang pada akhirnya akan menghambat perkembangan usaha. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pelatihan mengenai pembuatan laporan harga pokok produksi dan laporan laba rugi. Laporan keuangan tersebut bisa digunakan dalam mengakses permodalan dan mengembangkan usaha. Pengabdian ini dilakukan dengan metode penyuluhan. Tim pengabdi memulai pengabdian dengan mengenalkan laporan keuangan dan elemen-elemennya. Setelah itu pengabdi memengajarkan membuat laporan harga pokok produksi dan laporan laba rugi secara langsung pada kolam lele anggota. Tim pengabdi juga memberikan gambaran mengenai akses ke permodalan dan pengembangan usaha untuk meningkatkan margin laba. Anggota Kelompok Pembudidaya Ikan Mina Lestari terlibat secara langsung dalam setiap praktik penghitungan laba rugi usaha. Melalui Kerjasama dengan berbagai pihak, pengabdian ini dapat berjalan dengan lancar sehingga tujuan pengabdian ini bisa tercapai.
Kata kunci: harga pokok produksi; laporan keuangan; laporan laba rugi; pengembangan usaha