Abstract:Untuk menjadi Wirausahawan, ada beberapa hal yang harus di perhatikan dikalangan masyarakat maupun mahasiswa antara lain pelatihan serta pendidikan yang mereka dapatkan waktu praktek, pelatihan, pembelajaran atau menerima…
a materi perkuliahan , sebab perlunya pelatihan-pelatihan agar menambah pengetahuan mereka. Banyak hambatan persepsi memulai usaha, antara lain adanya anggapan merasa terlalu tua atau terlalu muda, tidak berbakat dan tidak punya modal serta kebingungan dalam ide usaha apa yang mau dikembangkan. Hambatan ini harus dihilangkan dengan memberikan tambahan wawasan dan pelatihan kepada masyarakat wirausaha dan mahasiswa dalam mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat dilingkungan Universitas Lakidende Jurusan Administrasi Publik, salah satunya lewat kegiatan pengabdian masyarakat ini. Pelaksanaan kegiatan dilakukan berupa penjelasan materi-materi yang berkaitan dengan kreatifitas dan kewirausahaan dalam analisanya pendanaan, aspek keuangan serta proses kreatifitas dalam menangkap kebutuhan konsumen atau ide usaha. Untuk menambah nilai guna dari kegiatan ini, diberikan berbagai macam contoh-contoh studi kasus oleh setiap pemateri. Materi pelatihan tersebut dilaksanakan dalam bentuk seminar.
Abstract:Perkembangan teknologi informasi memberikan pengaruh besar dalam pengelolaan data di berbagai bidang, termasuk pendidikan. Pengelolaan data mahasiswa memerlukan sistem yang efektif agar proses penyimpanan, pencarian, penambahan,…
ambahan, dan penghapusan data dapat dilakukan dengan mudah. Salah satu struktur data yang dapat digunakan adalah Linked List. Linked List merupakan struktur data linear yang terdiri dari kumpulan node yang saling terhubung melalui pointer. Penelitian ini bertujuan untuk memahami implementasi Linked List pada pengelolaan data mahasiswa serta mengetahui kelebihan dan kekurangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan observasi. Implementasi dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Python dengan beberapa fitur utama seperti menambahkan data mahasiswa, menampilkan data, mencari data, dan menghapus data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Linked List mempermudah pengelolaan data secara dinamis dibandingkan array, terutama dalam proses penambahan dan penghapusan data tanpa perlu menggeser elemen lain. Selain memiliki fleksibilitas tinggi, Linked List juga memiliki kelemahan yaitu membutuhkan memori tambahan untuk pointer dan proses pencarian data yang relatif lebih lambat. Dengan demikian, Linked List dapat menjadi salah satu solusi yang efektif dalam pengelolaan data mahasiswa pada sistem berbasis komputer.
Abstract:Perkembangan aplikasi Android yang pesat meningkatkan risiko penyebaran malware pada perangkat mobile. Malware Android umumnya dianalisis tanpa akses terhadap kode sumber, sehingga teknik analisis biner menjadi pendekatan…
n penting dalam mendeteksi perilaku berbahaya. Penelitian ini menganalisis efektivitas kombinasi teknik static analysis dan dynamic analysis dalam mendeteksi malware pada aplikasi Android. Static analysis dilakukan dengan menganalisis struktur file APK, permission, dan bytecode tanpa menjalankan aplikasi, sedangkan dynamic analysis dilakukan dengan menjalankan aplikasi dalam lingkungan sandbox untuk mengamati perilaku saat runtime. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kedua teknik meningkatkan akurasi deteksi dibandingkan penggunaan satu metode saja. Static analysis efektif dalam mendeteksi pola kode mencurigakan, sedangkan dynamic analysis mampu mengidentifikasi aktivitas berbahaya saat aplikasi dijalankan. Pendekatan hybrid ini memberikan mekanisme deteksi malware yang lebih komprehensif.
Abstract:Penelitian ini mengkaji bentuk-bentuk kesalahan beserta faktor penyebabnya yang dialami siswa kelas VIII SMP ketika mengidentifikasi sisi, rusuk, dan titik sudut pada bangun kubus. Desain kualitatif deskriptif dipilih agar…
ar respons siswa dapat ditelaah secara mendalam tanpa adanya perlakuan atau manipulasi terhadap variabel penelitian. Sebanyak 30 siswa kelas VIII dijadikan subjek melalui teknik purposive sampling, dan 6 di antaranya dipilih untuk sesi wawancara semi terstruktur yang mewakili tiga tingkat kemampuan akademik, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui tes diagnostik tertulis, wawancara yang direkam, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi metode untuk menjaga keterpercayaan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 46,67% siswa melakukan setidaknya satu kesalahan dalam mengidentifikasi sisi kubus, 63,33% siswa melakukan kesalahan terkait rusuk, dan 36,67% siswa mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi titik sudut secara tepat. Tiga kategori kesalahan yang dominan teridentifikasi, yaitu kesalahan konsep berupa kekeliruan mengidentifikasi unsur geometris, kesalahan visualisasi yang berkaitan dengan kesalahan membaca representasi tiga dimensi, dan kesalahan prosedural dalam menghitung komponen geometris secara sistematis. Faktor penyebab meliputi dimensi internal, terutama lemahnya pemahaman konsep dan rendahnya kemampuan penalaran spasial, serta dimensi eksternal seperti minimnya media pembelajaran dan dominasi strategi mengajar berbasis ceramah. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan pembelajaran geometri bangun ruang yang lebih eksploratif, konstruktivis, dan berbasis media di jenjang SMP.
This study investigates the types and underlying causes of errors made by eighth-grade junior high school students when identifying the faces, edges, and vertices of a cube. A qualitative descriptive research design was employed to examine students' responses in depth without manipulating any research variables. Thirty students from the eighth grade were selected through purposive sampling, and six of them participated in semi-structured interview sessions representing three levels of academic ability: high, moderate, and low. Data were gathered using written diagnostic tests, audio-recorded interviews, and documentation. Analysis followed the interactive model proposed by Miles and Huberman, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing, with methodological triangulation applied to ensure the trustworthiness of findings. Results indicated that 46.67% of students committed at least one error in identifying cube faces, 63.33% made errors related to edges, and 36.67% had difficulty identifying vertices correctly. Three dominant error categories were identified: conceptual errors, visualization errors, and procedural errors. Causal factors encompassed internal dimensions, particularly weak conceptual understanding and limited spatial reasoning ability, and external dimensions, including insufficient instructional media and lecture-based teaching strategies.
Abstract:Kantor Camat Kota Kisaran Barat pada saat ini masih melakukan absensi secara manual yaitu dengan menggunakan form absensi yang hanya disimpan menggunakan media kertas akan menimbulkan pemborosan kertas. Penelitian ini bertujuan…
bertujuan untuk mengembangkan sebuah Aplikasi Berbasis Website yang dapat mengoptimalkan pengelolaan kehadiran pegawai di Kantor Camat Kota Kisaran Barat, dan juga dapat memastikan bahwa kehadiran pegawai sesuai dengan aturan dan kebijakan yang berlaku. Metode yang digunakan adalah metode waterfall yang meliputi: analisis, desain, pengkodean, testing dan pemeliharaan. Dengan dihasilkannya aplikasi absensi pegawai berbasis web dapat memberikan kemudahan dalam proses absensi, pencarian data dan meminimalisir kehilangan serta kesalahan pencatatan data absensi pada Kantor Camat Kota Kisaran Barat.
Abstract:Abstract: The selection of pediatric cough medicine at Apotek Keluarga is currently subjective and highly dependent on the pharmacist's experience, which potentially leads to inconsistent recommendations for customers. This…
his research aims to develop a Decision Support System (DSS) using the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) method to provide objective, fast, and accurate drug recommendations. The assessment criteria used in this system include cough type, side effects, age, and drug price, which are adjusted to clinical needs and consumer preferences. TOPSIS was chosen for its ability to rank drug alternatives based on their relative closeness to the positive ideal solution and the farthest distance from the negative ideal solution. The system development process involved problem identification, literature study, and data collection through interviews and direct field observations. The results indicate that the implementation of the TOPSIS method is effective in producing a list of cough medicine recommendations tailored to the specific conditions of pediatric patients. With this web-based system, the drug selection process becomes more transparent, systematic, and efficient, thereby enhancing the quality of pharmaceutical services at Apotek Keluarga.
Keywords: Decision Support System, TOPSIS, Pediatric Cough Medicine, Apotek Keluarga.
Abstrak: Pemilihan obat batuk anak di Apotek Keluarga saat ini masih bersifat subjektif dan sangat bergantung pada pengalaman apoteker, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakkonsistenan dalam pemberian rekomendasi kepada pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) guna memberikan rekomendasi obat secara objektif, cepat, dan akurat. Kriteria penilaian yang digunakan dalam sistem ini meliputi jenis batuk, efek samping, usia, dan harga obat, yang disesuaikan dengan kebutuhan klinis serta preferensi konsumen. Metode TOPSIS dipilih karena kemampuannya dalam meranking alternatif obat berdasarkan kedekatan relatif terhadap solusi ideal positif dan jarak terjauh dari solusi ideal negatif. Proses pengembangan sistem dilakukan melalui tahapan identifikasi masalah, studi literatur, serta pengumpulan data melalui wawancara dan observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode TOPSIS efektif dalam menghasilkan urutan rekomendasi obat batuk yang paling sesuai dengan kondisi spesifik pasien anak. Dengan adanya sistem berbasis web ini, proses pemilihan obat menjadi lebih transparan, sistematis, dan efisien, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan farmasi di Apotek Keluarga.
Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, TOPSIS, Obat Batuk Anak, Apotek Keluarga.
Abstract:Abstract: Inventory managemet plays a strategic role in supporting the operational sustainability of retail businesses. Errors in determining the quantity of goods procured can lead to inventory buildup or stockouts, which…
ch impacts increased storage costs and reduced customer service levels. Attar Jaya store still uses a manual inventory management system, so the restocking recording and decision-making processes are not yet supported by an integrated and data-driven system. This condition has the potential to cause inefficiency in inventory management. This research aims to apply the concept of Electronic Supply Chain Management (E-SCM) integrated with the Economic Order Quantity (EOQ) method to determine the optimal order quantity of goods. The EOQ method is used to calculate the most economical order quantity by considering ordering and storage costs, while E-SCM plays a role in integrating inventory management processes digitally. The research methods include observation, interviews, and literature studies, with system design using the Unified Modelign Language (UML). The system was developed using the PHP programming language and the MwSQL database. The research result are expected to help Toko Attar Jaya improve the accuracy of resctocking decision-making, minimize the risk of overstocking and understocking, and increase the efficiency of inventory mangement.
Keywords: MySQL; PHP; e-supply chain management; economic order quantity; restock items
Abstrak: Manajemen persediaan memiliki peran strategis dalam mendukung keberlangsungan operasional usaha ritel. Kesalahan dalam menentukan jumah pengadaan barang dapat menyebabkan terjadinya penumpukan persediaan maupun kekurangan stok yang berdampak pada meningkatnya biaya penyimpanan seerta menurunnya tingkat pelayanan kepada pelanggan. Toko Attar Jaya masih menerapkan sistem pengelolaan persediaan secara manual, sehingga proses pencatatan dan pengambilan keputusan restok belum didukung oleh sistem yang terintegrasi dan berbasis data. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidakefisienan dalam pengelolaan stok barang. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan konsep Electronic Supply Chain Management (E-SCM) yang terintegrasi dengan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam menentukan jumlah pemesanan barang yang optimal. Metode EOQ digunakan untuk menghitung jumlah pemesanan yang paling ekonomis dengan mempertimbangkan biaya pemesanan dan biaya penyimpanan, sedangkan E-SCM berperan dalam mengintegrasikan proses pengelolaan persediaan secara digital. Metode penelitian meliputi observasi, wawancara, dan studi literatur, dengan perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Languge (UML). Sistem dikembangkan mengguanakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Hasil penelitian diharapkan mampu membantu pihak Toko Attar Jaya dalam meningkatkan akurasi pengambilan keputusan restok, meminimalkan risiko kelebihan dan kekurangan persediaan, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan.
Kata kunci: MySQL; PHP; e-supply chain management; economic order quantity; restok barang
Abstract:Abstract: The development of information technology has brought significant transformation in the field of education, particularly in academic decision-making. This study aims to develop a Decision Support System (DSS) based…
ased on the PROMETHEE method (Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation) to assist prospective students in objectively and systematically selecting the best university in Asahan Regency. The main issue addressed is the lack of integrated information regarding the strengths of each educational institution, as well as the absence of a recommendation system that considers various important criteria such as accreditation, facilities, tuition fees, achievements, and study programs. This research uses a quantitative approach with data collection techniques including observation, interviews, questionnaires, and documentation. The implementation results of the PROMETHEE method show that Royal University achieved the highest ranking, followed by Asahan University and STIKES As Syifa Kisaran. This method has proven effective in producing rational and transparent campus rankings based on multi-criteria preferences. The findings are expected to serve as a reference for prospective students and educational institutions in improving the quality and competitiveness of higher education in the Asahan region.
Keywords: decision support system promethea; campus selection; multi-criteria; asahan.
Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah membawa transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengambilan keputusan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung keputusan (SPK) berbasis metode PROMETHEE (Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation) guna membantu calon mahasiswa dalam memilih kampus terbaik di Kabupaten Asahan secara objektif dan terstruktur. Permasalahan yang diangkat adalah kurangnya informasi terintegrasi mengenai keunggulan masing-masing institusi pendidikan serta belum tersedianya sistem rekomendasi yang mempertimbangkan berbagai kriteria penting seperti akreditasi, fasilitas, biaya pendidikan, prestasi, dan program studi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil implementasi metode PROMETHEE menunjukkan bahwa Universitas Royal memperoleh peringkat tertinggi diikuti oleh Universitas Asahan dan STIKES As Syifa Kisaran. Metode ini terbukti mampu menghasilkan peringkat kampus secara rasional dan transparan berdasarkan preferensi multikriteria. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi calon mahasiswa dan pihak institusi dalam meningkatkan kualitas dan daya saing perguruan tinggi di wilayah Asahan.
Kata kunci: sistem pendukung keputusa; promethee; pemilihan kampus; multi kriteria; asahan
Abstract:Abstract: In a competitive digital era, business owners such as Alya Collection face challenges in determining the right fashion products to offer to consumers. Relying on intuition without data support often results in…
inaccurate and potentially detrimental decisions. This study aims to assist the sales decision-making process by applying a data mining method using the K-Means Clustering algorithm. This method was used to group sales data from February 2024 to January 2025 into three categories: best-selling, least-selling, and non-selling products. The study was conducted using a quantitative approach, through sales data collection and direct interviews with store owners. The system was built using the PHP programming language and MySQL database, and designed with tools such as UML, DFD, and ERD. The results of this clustering system are expected to provide strategic information useful for Alya Collection in planning stock, promotions, and product development, thereby increasing sales effectively and efficiently.
Keywords: data mining; k-means; sales; alya collection; information system
Abstrak: Dalam era digital yang kompetitif, pemilik usaha seperti Alya Collection menghadapi tantangan dalam menentukan produk fashion yang tepat untuk ditawarkan kepada konsumen. Ketergantungan pada intuisi tanpa dukungan data seringkali mengakibatkan keputusan yang kurang akurat dan berisiko merugikan. Penelitian ini bertujuan untuk membantu proses pengambilan keputusan penjualan dengan menerapkan metode data mining menggunakan algoritma K-Means Clustering. Metode ini digunakan untuk mengelompokkan data penjualan dari Februari 2024 hingga Januari 2025 ke dalam tiga kategori: produk terlaris, kurang laris, dan tidak laris. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, melalui pengumpulan data penjualan serta wawancara langsung dengan pemilik toko. Sistem yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL, serta dirancang dengan alat bantu seperti UML, DFD, dan ERD. Hasil dari sistem klasterisasi ini diharapkan dapat memberikan informasi strategis yang berguna bagi Alya Collection dalam merencanakan stok, promosi, serta pengembangan produk, sehingga mampu meningkatkan penjualan secara efektif dan efisien.
Kata kunci: data mining; k-means clustering; penjualan; alya collection; sistem informasi
Abstract:Abstract: (GIS) application to map the locations of gambier warehouses in Koto XI Tarusan District, Pesisir Selatan Regency. The background of this study is the absence of a reliable information system that can provide accurate…
ccurate spatial data and details about the locations of gambier warehouses. This lack of information often hinders farmers, consumers, and local authorities in accessing and managing data effectively. The application was developed using ArcGIS technology, Java programming language, and Android Studio. Data collection was conducted through field observation and interviews with warehouse owners. The result of this study is an interactive map-based application that simplifies the process of locating gambier warehouses and presents visual data to support strategic decision-making. This application is expected to enhance distribution efficiency and contribute positively to the economic welfare of the local community.
Keywords: geographic information systems; arcgis; kotlin
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis Android yang dapat memetakan lokasi gudang gambir di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Latar belakang dari penelitian ini adalah belum tersedianya sistem informasi yang mampu memberikan data spasial dan informasi yang akurat mengenai letak gudang gambir, sehingga menyulitkan petani, konsumen, maupun pihak pemerintah dalam mengakses dan mengelola informasi tersebut. Dalam proses pengembangan aplikasi ini digunakan teknologi ArcGIS, bahasa pemrograman Java, dan Android Studio. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara dengan pemilik gudang. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi yang mampu menampilkan peta interaktif lokasi gudang gambir, mempermudah pengguna dalam pencarian informasi lokasi, dan memberikan data visual yang mendukung pengambilan keputusan strategis. Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi distribusi gambir serta memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.
Kata kunci: sistem informasi geografis; arcgis; kotlin