Search Articles & Publications

Showing 1774 articles found for "Hingga"

Pengenalan Alat-Alat Teknik Mesin Sederhana Di Smp Negeri 1 Dolog Pardamean Simalungun

Purba, Jhon Sufriadi, Siburian, Niko
Abstract: Abstract : Today's modern era, the need for food has increased greatly among humans, it is comparable to the large population growth in today's world. In that case, simple technical equipment is needed which is widely used… ed daily both for household needs and for the needs of farmers. Thus conventional equipment that is still used both among farmers, it will slow down the growth of agricultural production. For this reason, advanced technological equipment is needed, even today's modern ones, which are widely used in urban areas. Therefore, before using some of today's modern tools, it is necessary to provide knowledge education methods in the form of socializing the use of simple tools which are mostly used in educational settings as well as among farmers. So that the socialization of the introduction of these technical tools is very important at this time, to avoid misuse of these technical equipment, which is caused by a lack of knowledge of the community. By socializing these simple technical tools, it will result in a good understanding of all stakeholders at SMP Negeri 1 Dolog Pardamean, both teachers and students who will be able to recognize simple mechanical engineering tools that are used both at school and at home. Keywords : agriculture ; conventional ; introduction. Abstrak : Jaman Modern sekarang ini, kebutuhan bahan pangan sangat meningkat di kalangan manusia, itu sebanding dengan banyaknya pertumbuhan penduduk di dunia sekarang ini. Dalam hal itu, dibutuhkanlah peralatan teknik sederhana yang banyak dipergunakan sehari-hari baik bagi kebutuhan rumah tangga maupun kebutuhan para petani. Dengan demikian peralatan konvensional yang masih dipergunakan baik itu di kalangan para petani, itu akan memperlambat pertumbuhan produksi pertanian. Untuk itu, dibutuhkanlah peralatan teknologi yang maju bahkan yang modern sekarang ini yang sudah banyak dipergunakan di perkotaan. Oleh sebab itu, sebelum mempergunakan beberapa alat-alat modern yang sekarang ini, perlu diberikan metode pendidikan pengetahuan berupa sosialisasi penggunaan peralatan sederhana yang kebanyakan dipergunakan di lingkungan pendidikan maupun di lingkungan para petani. Sehingga sosialisasi pengenalan alat teknik tersebut merupakan yang sangat penting sekarang ini, untuk menghindari penyalah gunaan peralatan teknik tersebut, yang disebabkan kurangnya pengetahuan para masyarakat. Dengan dilakukannya sosialisasi alat-alat teknik sederhana tersebut, akan menghasilkan pemahaman yang baik diseluruh pemangku kepentingan yang di sekolah SMP Negeri 1 Dolog Pardamean baik guru maupun siswa yang akan dapat mengenal alat-alat teknik mesin sederhana yang dipakai baik itu di sekolah maupun di rumah. Kata Kunci : konvensional; pengenalan; pertanian

Pelatihan Rebranding Produk Untuk Perluasan Pasar Sangkar Burung Di Kabupaten Jember

Zulianto, Mukhamad, Apriyanto, Bejo
Abstract: Abstract: Brands in SMEs consist of a set of factors, including marketability and market differentiation, brand awareness, relevance, culture, association, and equity. The most important thing to ask yourself when deciding… ng whether this is the right time to change your brand is whether SMEs can leverage any of the factors above to make SME consumers happier. Rebranding is an excellent way to change the target market for SMEs. Sees rebranding as a solution to a new management change or internal problem. Rebranding takes time and effort so that change will happen. Rebranding is carried out for SMEs to stimulate growth, expand, increase profits, strengthen their workforce, and gain a competitive advantage. This rebranding training was carried out using a training method. Due to the pandemic, the activity organizers visited five artisans to avoid crowds. The rebranding training opened the insight of the craftsmen about the benefits of managing a product brand. The rebranding training for birdcage artisans in Dawuhanmangli Village gained an understanding of branding. As a result of this training, artisans began to open themselves to introduce their products directly to consumers without a broker like before. The Bird Cage craft center in Dawuhanmangli Village, north of the center of Jember City, is well known in Indonesia. The location is 24 km from Jember City. The Bird Cage of Dawuhanmangli Village is the reason for being a place of service because it has advantages and characteristics that have the opportunity to open new markets for the region's superior products.          Keywords: branding; smes; bird cage Abstrak: Merek pada UMKM terdiri dari sekumpulan faktor, termasuk kemampuan pemasaran serta diferensiasi pasar, kesadaran merek, relevansi, budaya, asosiasi, dan ekuitas. Hal terpenting untuk ditanyakan pada diri sendiri saat memutuskan apakah ini waktu yang tepat untuk mengubah merek adalah apakah UMKM dapat meningkatkan salah satu faktor di atas untuk membuat konsumen UMKM lebih bahagia. Rebranding merupakan cara yang baik untuk mengubah target pasar UMKM. Melihat rebranding sebagai solusi untuk perubahan manajemen baru atau masalah internal. Rebranding membutuhkan waktu dan tenaga, sehingga perubahan akan terjadi. Rebranding dilakukan bagi UMKM untuk merangsang pertumbuhan, memperluas, meningkatkan laba, memperkuat tenaga kerjanya, dan mendapatkan keunggulan kompetitif. Pelatihan Rebranding ini dilakuan dengan metode pelatihan, dikarenakan pandemi, maka pelaksana kegiatan mendatangi 5 pengrajin untuk menghindari kerumuman. Pelatihan rebranding membuka wawasan para pengrajin tentang manfaat mengelola sebua brand sebuah produk. Hasil pelatihan rebranding pengrajin sangkar burung desa Dawuhan mangli mendapatkan pemahaman tentang branding. Dampak pelatihan ini pengrajin mulai mencoba membuka diri untuk mengenalkan produknya secara langsung kepada konsumen tanpa makelar seperti sebelumnya. Sentra kerajinan Sangkar Burung di desa Dawuhan mangli, wilayah utara pusat Kota Jember sudah dikenal luas di Indonesia. Kata kunci: merek; umkm; sangkar burung

Digital Marketing Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Pada Bumnag Nagari Lasi

Arsyah, Ulya Ilhami, Pratiwi, Mutiana, Arsyah, Rahmatul Husna
Abstract: Abstract: Industrial era 4.0 brought changes in the economic field, and the consequence of this era was the birth of the digitization process in all fields. Digital marketing for business players is a very important part,… , even for BUMNAG Nagari Lasi. To support and advance the business, BUMNAG must be able to compete with the competition in the supply of quality products, so the necessary marketing strategy is capable of increasing sales and market expansion, the only one with digital marketing. BUMNAG managers are expected to have a desire to use digital devices, especially when presenting the products they sell. BUMNAG's ability to manage marketing through digital media will make it easier for the products to be known by many people and in demand. However, there are still many BUMNAGs that do not use digital marketing media as a marketing strategy, which makes BUMNAG unable to compete with other SMEs that have used this medium. Therefore, it was considered necessary to implement the activity to carry out training in digital marketing in the advancement of the Kopi Lasi BUMNAG Nagari Lasi. Keywords: digital marketing; marketing strategy; bumnag; lasi coffee    Abstrak: Era industri 4.0 membawa perubahan di bidang ekonomi, dimana konsekuensi dari era ini adalah proses digitalisasi di segala bidang. Pemasaran digital bagi pelaku usaha menjadi bagian yang sangat penting, termasuk bagi Badan Usaha Milik Nagari Lasi (BUMNag). Untuk mendukung dan memajukan bisnis, BUMNag harus mampu bersaing dengan kompetitor dalam menyediakan produk yang berkualitas, sehingga diperlukan strategi pemasaran yang mampu meningkatkan penjualan dan perluasan pasar, salah satunya adalah digital marketing. Pengelola BUMNag diharapkan memiliki keterampilan dalam menggunakan perangkat digital terutama dalam memperkenalkan produk yang mereka jual. Kemampuan BUMNag dalam mengelola pemasaran melalui media digital akan memudahkan produk untuk dikenal banyak orang dan diminati. Namun masih banyak BUMNag yang tidak menggunakan media digital marketing sebagai strategi pemasaran sehingga BUMNag kalah bersaing dengan pelaku UKM lainnya yang telah menggunakan media ini. Pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi pustaka, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Dimana implementasinya dilakukan secara bertahap seperti sosialisasi, pendataan, pembuatan sistem informasi digital marketing dan juga pelatihan admin. Oleh karena itu pelaksanaan kegiatan pengabdian ini sangat dibutuhkan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar melalui pemasaran Kopi Lasi di BUMNag Nagari Lasi. Kata kunci: digital marketing; strategi pemasaran; bumnag; kopi lasi

Pembelajaran Berbasis Proyek Dalam Pemanfaatan Teknologi Informasi Untuk Membantu Peningkatan Daya Saing Umkm

Arifiyanti, Amalia Anjani, Wulansari, Anita
Abstract: Abstract: The adoption of information technology to support the running of MSME business in the era of the COVID-19 pandemic is an absolute choice. So far, the low adoption of information technology by MSME is due to low… awareness of the benefits of information technology for their business and the low ability to use information technology. Higher education institutions can assist MSME with qualified resources and capabilities in utilizing information technology in carrying out business operations to increase their business support capacity. One way of working together is through the partnership method. UMKM will become partners for students who take project-based learning. Based on the feedback from the evaluation of this learning method, the results were that both parties received a positive impact from this learning method. UMKM players will get input, knowledge, and project output products based on information technology, while students will get real experience so that they can increase the effectiveness of understanding the material they get.             Keywords: information technology adoption; msmes; project based learning; project management.     Abstrak: Pengadopsian teknologi informasi untuk mendukung berjalannya usaha bisnis UMKM di era pandemi COVID-19 menjadi pilihan mutlak. Selama ini, rendahnya adopsi teknologi informasi oleh pelaku UMKM dikarenakan faktor rendahnya kesadaran terhadap manfaat teknologi informasi terhadap bisnisnya hingga rendahnya kemampuan penggunaan teknologi informasi. Faktor-faktor ini dapat dibantu oleh pihak perguruan tinggi yang memiliki sumber daya dan kapabilitas yang mumpuni dalam hal pemanfaatan teknologi informasi untuk membantu para pelaku UMKM dalam menjalankan operasional usaha hingga meningkatkan daya dukung usahanya. Salah satu cara kerja sama adalah melalui metode kemitraan. UMKM akan menjadi mitra bagi para mahasiswa yang mengikuti pembelajaran berbasis proyek. Berdasarkan timbal balik dari evaluasi metode pembelajaran ini, hasilnya kedua belah pihak menerima dampak positif dari metode pembelajaran ini. Pelaku UMKM akan mendapatkan masukan, ilmu, hingga produk luaran proyek yang berbasis teknologi informasi, sedangkan para mahasiswa akan mendapatkan pengalaman nyata sehingga dapat meningkatkan efektifitas pemahaman materi yang diperolehnya.   Kata kunci: manajemen proyek; pembelajaran berbasis proyek; pemanfaatan teknologi informasi; umkm.

Sosialisasi Aplikasi Android M-Magazine Solusi Sarana Mading SMA Negeri 5 Padang Selama Daring

Novalia, Elfina, Voutama, Apriade
Abstract: Abstract: Due to the Covid-19 pandemic, the teaching-learning process for the distribution of information at SMA Negeri 5 Padang is carried out online which has an impact on the learning process and information is not optimal… timal and impressed. Basically, schools have a source of information which is usually called Mading School during online learning, the process of disseminating information is not optimally accepted by all students. The socialization was carried out by introducing and providing training on the M-Magazine application to students and school teachers which were carried out in a hybrid/semi-offline manner as a substitute for an Android-based school wall magazine. Service activities use the Waterfall model with several stages of activities systematically or sequentially in a hybrid manner, namely Semi online/offline with a series of activities, socializing the making of the M-Magazine application, training, and implementing the M-Magazine application directly to students and teachers. As a substitute for digital school bulletin boards and can be installed on Android Gadgets for every student and teacher so that the process of disseminating information can be carried out optimally without being hindered by place and time and can be used at any time.    Keywords: making school; online; m-magazine; mobile; android.   Abstrak: Akibat Pandemi Covid19 proses belajar-mengajar penyaluran informasi Sekolah SMA Negeri 5 Padang dilakukan secara daring yang berdampak proses pembelajaran dan informasi tidak maksimal serta terkesan. Pada dasarnya Sekolah memiliki sumber informasi yang biasa disebut Mading Sekolah selama pembejaran daring berlangsung proses penyebaran informasi tidak maksimal diterima seluruh siswa. Sosialisasi dilakukan dengan memperkenalkan dan memberikan pelatihan tentang aplikasi M-Magazine kepada siswa dan guru Sekolah yang dilakukan secara hibrid/semi luring sebagaipengganti mading Sekolah berbasis Android. Kegiatan Pengabdian menggunakan model Waterfall dengan beberapa tahapan kegiatan secara sistematis atau berurutan secara hibrid yaitu Semi daring/luring dengan rangkaian kegiatan, sosialisasi pembuatan aplikasi M-Magazine, Pelatihan dan penerapan Aplikasi M-Magazine langsung kepada siswa dan guru. Sebagai pengganti sarana mading sekolah secara digital dan dapat diinstalkan di Gadget Android setiap Siswa dan Guru sehingga proses tersebarnya informasi dapat dilakukan secara maksimal tanpa terhalang tempat dan waktu dan dapat digunakan kapan saja. Kata kunci: mading sekolah; daring; m-magazine; mobile; android.

Pelatihan Menghitung Laba Dan Rugi Usaha Sederhana Untuk Pengajuan Bantuan Usaha UMKM Dikelurahan Kenten

Sari, Rafika, Pebriani, Reni Aziatul
Abstract: Abstract: During the current pandemic, small businesses are the things that affect the economy the most and are the center of attention from the local government, coconut shell processing businesses, and Palembang cake-making… making businesses, the government through banks and social services provides assistance to support small business letter requirements and business prospects. which is judged by profits and losses, especially during the pandemic, that we from the Indo Global Mandiri University are training small entrepreneurs and small businesses to be able to see business prospects and calculate business profit and loss to apply for business assistance to children who have been appointed by the government or other social services, Prospects business is assessed from sales turnover, costs, and profit and loss obtained by a business in terms of supporting and supporting the progress of small businesses Uigm community service Training in calculating operating profits, transactions, and existing business expenses so that business development and the amount of assistance and loans can be proposed n by business actors, this activity went smoothly and business actors were enthusiastic in participating in the training in the hope that they could apply for assistance or credit for business development Keywords: business profit and loss; kenten village; umkm Abstract: Pada masa pandemi saat ini usaha kecil menjadi hal yang paling mempengaruhi perekonomian dan menjadi pusat perhatian dari pemerintah sekitar, usaha kecil dikeluarahan kenten meliputi usaha makanan, usaha pengolahan batok kelapa, dan usaha pembuatan kue kue palembang, pemerintah melalui perbankan dan dinas sosial memberikan bantuan demi menopang usaha kecil dan menegah dengan persyaratan surat keterangan usaha dan prospek usaha yang dinilai dari laba dan rugi usaha terutama dimasa pandemi untuk itu kami dari universitas indo global mandiri mengadakan pelatihan untuk pengusaha kecil di sekirar keluarahan kenten untuk dapat melihat prosepek usaha dan menghitung laba rugi usaha untuk mengajukan bantuan usaha padaank yang telah ditunjuk oleh pemerintah maupun dinas sosial lainya, Prospek usaha dinilai dari Omset penjualan, biaya, dan laba rugi yang diperoleh suatu usaha dalam hal menunjang serta menopang kemajuan usaha kecil tim pengabdian masyakat Uigm memberikan Pelatihan dalm hal menghitung laba usaha, transaksi dan beban usaha yang ada sehingga prospek perkembangan usaha dan jumlah bantuan maupun pinjaman dapat diajukan oleh para pelaku usaha, Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan para pelaku usaha antusias dalam mengikuti pelatihan denga harapan dapat mengajukan bantuan maupun pinjaman untuk perkembangan usahanya . Keywords: kelurahan kenten; laba rugi usaha; umkm

Penyuluhan Dan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Dari Kulit Terong Ungu Di Desa Dawuhan

Ningsih, Indah Yulia, Prajitiasari, Ema Desia
Abstract: Abstract: Eggplant is one of the most widely cultivated food commodities in Indonesia. One of them was carried out by "Dawuhan Jaya", the eggplant farmer group in Dawuhan Village, Tenggarang District, Bondowoso Regency,… in which the majority of its members cultivated purple eggplant varieties. All the time, eggplant peel is usually thrown away when the vegetable is consumed. It only becomes unutilized waste. However, it is known that purple eggplant peel has many health benefits, including antibacterial and antioxidant. Therefore, in this service activity, product diversification of eggplant peel was carried out to process it into dish soap, a product that is widely used in households. The method used in the implementation of the activity was the participatory rural appraisal. The service activity aimed to empower the community, especially eggplant farmer group partners. The stages of activities carried out included counseling and training to increase the partner’s knowledge and skills regarding processing purple eggplant peel into high-value products. The next stage was mentoring carried out to determine and ensure the partner’s ability in production and marketing activities independently. This program was expected to be able to utilize purple eggplant by-products and increase people's income.             Keywords: dish soap; product diversification; purple eggplant peel    Abstrak: Terong merupakan salah satu komoditas pangan yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Salah satunya dilakukan oleh kelompok petani terong “Dawuhan Jaya” di desa Dawuhan, kecamatan Tenggarang, kabupaten Bondowoso yang mayoritas anggotanya membudidayakan varietas terong ungu. Selama ini biasanya kulit terong selalu dibuang bila akan dikonsumsi, sehingga hanya menjadi sampah yang tak termanfaatkan. Namun, diketahui bahwa kulit terong ungu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, diantaranya sebagai antibakteri dan antioksidan. Oleh karena itu, dalam kegiatan pengabdian ini dilakukan upaya diversifikasi produk kulit terong menjadi produk yang banyak digunakan dalam rumah tangga, seperti sabun cuci piring. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan adalah participatory rural appraisal. Tahapan kegiatan yang dilakukan mencakup penyuluhan dan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra mengenai pengolahan kulit terong ungu menjadi produk yang bernilai jual tinggi. Tahapan selanjutnya adalah pendampingan yang dilaksanakan untuk mengetahui dan memastikan kemampuan mitra dalam kegiatan produksi dan pemasaran secara mandiri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya mitra kelompok petani terong. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memanfaatkan produk sampingan terong ungu sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Kata kunci: diversifikasi produk; kulit terong ungu; sabun cuci piring

Optimalisasi Produksi Budidaya Benih Ikan Lele Melalui Sosialisasi Budidaya Semi-Intensif Pada Pokdakan Banturono

Musa, Muhammad, Lusiana, Evellin Dewi, Arsad, Sulastri, Afandhi, Aminudin, Lusia, Dwi Ayu, Mahmudi, Mohammad
Abstract: Abstrak: Malang Regency is an area that has a lot of natural resource potential, especially in the field of fisheries, both capture fisheries, and aquaculture. One of the aquaculture activities carried out by the community… ty in Malang Regency, especially in Bantur Village is catfish aquaculture. This aquaculture activity is experiencing obstacles, namely the large proportion of operational costs for feed (> 60%) and the incompatibility of semi-intensive aquaculture practices that are applied, in which the absence of water quality monitoring has an impact on fish growth is not optimal. The purpose of this community service activity is to provide knowledge to catfish cultivators in Bantur Village about semi-intensive aquaculture systems and the manufacture of fish feed independently through training on pellet making machine technology applications. The socialization and training activities carried out have proven to be able to increase the knowledge of cultivators so that they can become their provisions to improve the quality and quantity of aquaculture products. Keywords: catfish; self-feed production; semi-intensive aquaculture; water quality; Abstract: Kabupaten Malang merupakan wilayah yang memiliki banyak potensi sumberdaya alam terutama dalam bidang perikanan baik perikanan tangkap maupun perikanan budidaya.      Salah satu kegiatan perikanan budidaya yang dilakukan oleh masyarakat di kabupaten Malang,  khususnya desa Bantur adalah budidaya Ikan Lele. Kegiatan budidaya ini mengalami kendala yaitu proporsi biaya operasional untuk pakan yang besar (> 60%) dan ketidaksesuaian praktik budidaya semi-intensif yang diterapkan, di mana ketiadaan pemantauan kualitas air yang ber-dampak pada pertumbuhan ikan menjadi tidak optimal. Metode dalam penelitian ini berupa konsultasi dengan Sosialisasi dan penyuluhan tentang teknologi budidaya benih Ikan Lele  menggunakan sistem semi intensif, dan Pendampingan aplikasi teknologi mesin pembuat pellet untuk men-dukung budidaya benih Ikan Lele semi intensif di Pokdakan Banturo-no Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada para pembudidaya Ikan Lele di desa Bantur mengenai sistem budidaya semi-intensif dan pembuatan pakan ikan secara mandiri melalui pelatihan aplikasi teknologi mesin pembuat pellet. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan terbukti dapat menambah pengetahuan pembudidaya, sehingga dapat menjadi bekal mereka untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil budidaya.            Kata kunci: budidaya semi-intensif; ikan lele; kualitas air; pakan mandiri.

Pelatihan Pola Pikir Wirausaha Terhadap Perubahan Pada Tenant Fakultas Bioindustri, Universitas Trilogi

Maulidian, Maulidian, Sumiasih, Inanpi Hidayati, Puspitawati, Mutiara Dewi, Seftiono, Hermawan
Abstract: Abstract: The business world changes from time to time from industrial revolution 1.0 to industrial revolution 4.0. Entrepreneurs must be prepared to face these changes. Therefore, the Center of Bioindustry Entrepreneurial… al Capacity Development (PPKWB) provided assistance and guidance to all tenants through a training program that was purposed so that tenants are ready to face change and prepared to make better changes for themselves and their environment. The methods used in this training were preparation, implementation, and evaluation. Preparations were made so that the implementation of the activity runs smoothly. The activities are carried out online with the Zoom application. The evaluation of participants was conducted by distributing questionnaires. The results were used to evaluate the implementation of the program by the team. In general, the tenants of the Faculty of Bioindustry had benefited from the training provided by PPKWB. Tenants are very satisfied with the topics given, the delivery method, and the general implementing activities process. The technical obstacles faced during the program were the timeliness of implementation, unstable network, and insufficient technical equipment for participants. Keywords: bioindustry; change; entrepreneur; tenant; training Abstrak: Dunia usaha berubah dari waktu ke waktu mulai revolusi industri 1.0 hingga revolusi industri 4.0. Wirausaha harus bersiap menghadapi perubahan tersebut. Oleh karena itu, Pusat Pengembangan Kapasitas Wirausaha Bioindustri (PPKWB) memberikan pendampingan dan pembinaan kepada semua tenant melalui pelatihan. Hal ini dimaksudkan agar mereka siap menghadapi perubahan dan bersiap melakukan perubahan untuk diri sendiri dan lingkungan sekitar untuk menjadi lebih baik. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persiapan dilakukan agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara online melalui aplikasi zoom. Evaluasi terhadap peserta dilakukan dengan membagikan kuesioner dan hasilnya dijadikan dasar untuk evaluasi pelaksanaan kegiatan oleh tim. Secara umum, para tenan Fakultas Bioindustri merasakan manfaat dari pelatihan yang diberikan oleh PPKWB. Tenant-tenant sangat puas terhadap topik yang diberikan, cara penyampaian hingga proses pelaksanaan kegiatan secara umum. Kendala teknis yang dihadapi selama pelaksanaan yaitu ketepatan waktu pelaksanaan, jaringan yang tidak stabil, serta perangkat teknis peserta yang tidak mencukupi.. Kata kunci : bioindustri; pelatihan; perubahan; tenant; wirausaha 

Pelatihan Perakitan Komputer Pada CV. Rifanta Tanjungbalai

Amin, Muhammad, Ramadhan, Muhammad Sabir
Abstract: The training carried out at CV. Rifanta Tanjungbalai is a tridharma of community service in understanding computer assembly for employees of CV. Rifanta Tanjungbalai in installing computer hardware and software, where the… e quality of employees is very influential on human resources that can be used as a benchmark in mastery of assembly. As is known CV. Rifanta Tanjungbalai is engaged in trade and services and this is a benchmark for employees in knowing or understanding the main parts of a computer. The computer assembly training activities are presented in the form of explanations, video screenings, discussions and practice in the field. The benefits derived from this activity include being able to assemble computers and computer parts, so that employees work according to their field of expertise and can master proper assembly techniques. It shows the employees CV. Rifanta Tanjungbalai is very proficient in recognizing hardware and software, so that consumers are satisfied with the performance of employees. Keyword : computer assembly; hardware; software Abstrak : Pelatihan yang dilaksanakan di CV. Rifanta Tanjungbalai merupakan tridharma pengabdian kepada masyarakat dalam pemahaman perakitan komputer untuk karyawan CV. Rifanta Tanjungbalai dalam melakukan instalasi perangkat keras dan perangkat lunak komputer, dimana kualitas karyawan sangat berpengaruh pada sumber daya manusia yang dapat dijadikan sebagai tolak ukur dalam penguasaan perakitan. Sebagaimana diketahui CV. Rifanta Tanjungbalai bergerak dalam perdagangan dan jasa dan ini merupakan tolak ukur karyawan dalam mengetahui atau pun memahami tentang bagian-bagian utama komputer. Kegiatan pelatihan perakitan komputer tersebut disajikan dalam bentuk penjelasan, pemuataran video, diskusi dan praktek dilapangan. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini anatara lain dapat melakukan perakitan komputer dan bagian-bagian komputer, sehingga karyawan bekerja sesuai dengan bidang keahlian dan dapat menguasai teknik merakit secara tepat. Ini menunjukkan para karyawan CV. Rifanta Tanjungbalai sangat mahir dalam mengenal perangkat keras dan perangkat lunak, sehingga konsumen merasa puas dengan kinerja para karyawan. Keyword : perakitan komputer; perangkat keras; perangkat lunak