Abstract:Pernikahan dini masih menjadi masalah kesehatan dan sosial yang signifikan di Indonesia, termasuk di Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor. Kurangnya pengetahuan remaja putri tentang risiko pernikahan dini menjadi salah…
ah satu faktor penyebab praktik ini terus berlangsung. Penggunaan WhatsApp Group (WAG) sebagai media edukasi menawarkan alternatif metode penyampaian informasi yang praktis dan sesuai dengan gaya komunikasi remaja saat ini. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui WAG terhadap pengetahuan remaja putri mengenai pernikahan dini di Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan quasi eksperimental dengan pretest-posttest design tanpa kelompok kontrol. Sampel sebagian remaja putri sebanyak 32 orang . Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu Accidental Sampling. Data pengetahuan dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur sebelum dan sesudah intervensi, analisis menggunakan uji statistik Wilcoxon. Penelitian sebelum intervensi 32 responden (100%) memiliki tingkat pengetahuan yang "Kurang", setelah intervensi 28 responden (87,5%) menunjukkan tingkat pengetahuan "Baik". Hasil uji menunjukkan 0,001 (< 0,05) bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan melalui WhatsApp Group terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang pernikahan dini di Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor. Ada pengaruh pendidikan kesehatan melalui WhatsApp Group terhdap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang pernikahan dini di Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor. Disarankan agar dinas kesehatan dan institusi terkait mengembangkan dan mengimplementasikan program edukasi kesehatan berbasis media digital seperti WAG secara berkelanjutan untuk menjangkau remaja lebih luas. Selain itu, perlu pendampingan dan support dari keluarga serta lingkungan untuk memperkuat perubahan perilaku pencegahan pernikahan dini.
Abstract:Pengelolaan berkas pada kantor notaris merupakan salah satu aspek penting dalam menunjang kelancaran pelayanan hukum kepada masyarakat. Namun, sistem pengelolaan berkas yang masih manual sering menimbulkan permasalahan seperti…
eperti keterlambatan pencarian dokumen, risiko kehilangan data, serta kurangnya efisiensi dalam penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi pengelolaan berkas berbasis website pada Kantor Notaris Halim SH agar mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML), Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi yang dibangun mampu mempermudah proses pencatatan, penyimpanan, pencarian, dan pelaporan berkas secara cepat serta terintegrasi. Dengan adanya sistem ini, diharapkan proses administrasi pada kantor notaris menjadi lebih tertata, mengurangi risiko kehilangan data, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada klien.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun game edukasi berbasis Android sebagai media pembelajaran Bahasa Inggris pada siswa SDN 41 Tonrong Pejja. Permasalahan yang ditemukan dalam proses pembelajaran Bahasa…
Inggris yaitu metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional seperti ceramah dan diskusi, kurangnya media pembelajaran visual, serta rendahnya minat dan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, dikembangkan sebuah game edukasi yang dapat membantu siswa dalam memahami materi Bahasa Inggris secara lebih interaktif dan menarik. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan studi pustaka, sedangkan perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML). Aplikasi game edukasi ini dibangun menggunakan MIT App Inventor dan dilengkapi dengan menu belajar, quiz, serta skor hasil belajar. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode blackbox testing untuk memastikan fungsi aplikasi berjalan dengan baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game edukasi berbasis Android dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang interaktif dan membantu meningkatkan minat belajar siswa Sekolah Dasar dalam mempelajari Bahasa Inggris.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pemerintah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Bogor. Penyalahgunaan narkoba…
di Kabupaten Bogor menjadi masalah serius yang mempengaruhi kesehatan masyarakat dan stabilitas sosial. Melalui berbagai program dan kegiatan, Bakesbangpol berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, mencegah penyalahgunaan narkoba, serta memberdayakan komunitas lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan observasi untuk menggali data dari pelaksana kebijakan serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat berbagai upaya yang telah dilakukan, masih ada tantangan dalam implementasi kebijakan, seperti kurangnya sumber daya dan koordinasi antar instansi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk perbaikan strategi penanggulangan narkoba di masa depan.
Abstract:Jumlah penderita Diabetes Melitus (DM) sebanyak 158,3 juta jiwa di dunia, Indonesia menduduki peringkat ke-5 dari 10 negara penyandang DM terbanyak di Asia Tenggara yaitu sebanyak 20,4 juta jiwa dan diperkirakan akan terus…
us mengalami peningkatan hingga 28,6 juta jiwa pada tahun 2050. Dampak terjadinya diabetes melitus salah satunya melalui kurangnya aktivitas fisik. Aktivitas fisik berperan penting dalam membantu mengontrol kadar glukosa darah serta mencegah terjadinya komplikasi. Mengetahui gambaran aktivitas fisik penderita diabetes melitus di Puskesmas Gambirsari Kota Surakarta. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1.491 diambil menggunakan teknik kuota sampling, penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 65 responden yang didapatkan menggunakan kuesioner IPAQ dan dianalisis secara univariat. Mayoritas responden berusia 60-69 (41,5%) yang didominasi oleh perempuan sebanyak (64,4%) sedangkan laki-laki (35,4%), mayoritas Pendidikan penderita DM adalah SMA (44,6%) yang memiliki tingkat aktivitas fisik sedang (60%). Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik penderita diabetes melitus di Puskesmas Gambirsari Kota Surakarta memiliki aktivitas fisik sedang, sehingga diperlukan peningkatan edukasi dan pendampingan dari tenaga kesehatan.
Abstract:Pengelolaan sarana dan prasarana di SMP Negeri 1 Donri-Donri masih dilakukan secara manual sehingga menimbulkan ketidaktepatan data, kurang efisien, serta kesulitan dalam pemantauan kondisi aset. Penelitian ini bertujuan…
untuk merancang dan membangun aplikasi inventaris sarana dan prasarana berbasis web guna meningkatkan kualitas pengelolaan aset sekolah. Metode penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan aplikasi, dan pengujian sistem. Aplikasi yang dikembangkan menyediakan fitur pencatatan, pembaruan, pencarian, dan pelaporan data inventaris secara real time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem inventaris berbasis web mampu meningkatkan akurasi data, mempermudah pemantauan aset, serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan sarana dan prasarana di SMP Negeri 1 Donri-Donri
Abstract:Perkembangan teknologi sekuensing telah menghasilkan data sekuens DNA, RNA, dan protein dalam jumlah besar yang umumnya disimpan dalam format FASTA. Meskipun format ini sederhana dan banyak digunakan, perangkat lunak bioinformatika…
informatika yang tersedia masih didominasi oleh aplikasi berbasis desktop atau command line interface yang kurang ramah bagi pengguna pemula. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi web sederhana berbasis Python untuk analisis dasar file FASTA. Aplikasi dibangun menggunakan framework Flask dan pustaka BioPython untuk melakukan analisis panjang sekuens, komposisi basa nukleotida, serta persentase GC melalui antarmuka web yang mudah digunakan. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model Waterfall, meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi mampu memproses file FASTA secara akurat dan cepat tanpa memerlukan instalasi perangkat lunak tambahan di sisi pengguna. Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi media pembelajaran bioinformatika serta mendukung analisis awal sekuens biologis bagi mahasiswa dan peneliti.
Abstract:Pasar Bawah merupakan salah satu aset kultural dan ekonomi penting di Kota Pekanbaru, Riau, yang dikenal sebagai sentra penjualan barang-barang antik, kerajinan, dan berbagai produk impor unik. Namun, potensi Pasar Bawah…
sebagai destinasi wisata belanja belum sepenuhnya tergarap optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan Pasar Bawah agar dapat meningkatkan daya tariknya sebagai tujuan wisata belanja, sekaligus berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal dan pelestarian nilai historisnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan pedagang, pengelola pasar, dinas pariwisata, serta analisis dokumen terkait. Fokus analisis mencakup aspek Aksesibilitas, Atraksi (produk dan pengalaman), Amenitas (fasilitas pendukung), dan Ancillary (kelembagaan dan promosi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam pengembangan Pasar Bawah meliputi: (1) Tata kelola lingkungan yang kurang teratur, terutama masalah kebersihan dan penataan pedagang; (2) Kurangnya integrasi antara pasar dengan paket wisata kota; dan (3) Keterbatasan fasilitas pendukung pariwisata seperti area parkir yang memadai dan pusat informasi. Strategi pengembangan yang diusulkan mencakup: (1) Revitalisasi fisik pasar dengan mempertahankan arsitektur historisnya, perbaikan sanitasi, dan penataan zona belanja; (2) Peningkatan experience value melalui festival belanja tematik, pertunjukan seni budaya lokal, dan promosi produk unggulan khas Riau; (3) Penguatan kelembagaan melalui pembentukan Badan Pengelola Pasar Bawah yang kolaboratif antara pemerintah, pedagang, dan pelaku pariwisata; dan (4) Promosi digital terintegrasi yang menargetkan wisatawan domestik dan mancanegara.
Abstract:Pemanfaatan pekarangan rumah merupakan strategi penting dalam memperkuat ketahanan pangan rumah tangga, khususnya di wilayah perkotaan yang mengalami keterbatasan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan praktik…
ik pemanfaatan pekarangan rumah di Kelurahan Srimeranti Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, melalui studi kasus terhadap seorang petani bernama Iwan Setiawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan pekarangan telah dilakukan narasumber selama kurang lebih lima tahun dengan menanam berbagai jenis tanaman pangan seperti jambu, anggur, kelengkeng, cabai, nangka, matoa, dan tebu. Motivasi pemanfaatan pekarangan meliputi kebutuhan ekonomi, dorongan sosial melalui kegiatan yayasan Laz, serta keinginan menambah pengetahuan dalam bidang pertanian. Pemanfaatan pekarangan memberikan manfaat ekonomi melalui penghematan biaya konsumsi, manfaat ekologis berupa peningkatan kualitas lingkungan, serta manfaat sosial melalui distribusi hasil panen kepada masyarakat yang membutuhkan. Namun, beberapa kendala turut dihadapi, seperti mahalnya harga pupuk, keterbatasan sarana produksi, dan minimnya dukungan pemerintah. Meskipun demikian, temuan penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan pekarangan memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan rumah tangga dan memperkuat solidaritas sosial di masyarakat. Peningkatan dukungan pemerintah dan pendampingan teknis diperlukan agar program pemanfaatan pekarangan dapat berkembang lebih optimal di masa mendatang.
Abstract:Transformasi digital dalam sektor publik bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjawab tantangan birokrasi yang lambat dan berbelit. Direktorat Jenderal Imigrasi meluncurkan aplikasi M-Paspor sebagai instrumen…
strumen strategis E-Government guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam penerbitan dokumen perjalanan RI. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak implementasi M-Paspor terhadap dimensi kualitas pelayanan (SERVQUAL) yang meliputi Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy, dan Tangibles. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian mengungkap realitas ganda: M-Paspor berhasil meningkatkan dimensi Assurance (transparansi biaya) dan Responsiveness (efisiensi waktu tatap muka), namun mengalami degradasi serius pada dimensi Reliability akibat instabilitas infrastruktur teknis dan Empathy karena eksklusi digital terhadap kelompok lansia. Kesimpulannya, teknologi M-Paspor telah mengubah lanskap pelayanan menjadi lebih modern, namun belum sepenuhnya mencapai standar pelayanan prima (service excellence) karena hambatan teknis yang persisten dan kurangnya desain yang inklusif.