Search Articles & Publications

Showing 1123 articles found for "Pembelajar"

Peran Teknologi dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah

Andi Sumarlin K, Ardian Al Hidaya, Muhammad Yasin, Irfan Sepria Baresi, Hartini
Abstract: Penggunaan teknologi dalam pendidikan telah menjadi topik penting dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan… tkan kualitas pembelajaran, serta untuk memahami dampak psikologis dan sosial dari penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Dua titik permasalahan utama yang diteliti dalam penelitian ini adalah tantangan dalam mengintegrasikan teknologi dalam kurikulum dan dampak psikologis serta sosial dari penggunaan teknologi dalam pembelajaran.  Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka yang melibatkan analisis terhadap berbagai sumber informasi dan penelitian yang relevan dalam bidang ini. Temuan penelitian menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam kurikulum, termasuk kesiapan infrastruktur, pelatihan guru, dan penyesuaian kurikulum dengan perkembangan teknologi terkini. Selain itu, temuan  menunjukkan bahwa penggunaan teknologi dalam pembelajaran dapat memiliki dampak psikologis dan sosial yang signifikan, terutama terkait dengan interaksi sosial antara siswa, keterlibatan langsung dalam proses belajar-mengajar, dan pengembangan keterampilan interpersonal. Implikasi temuan ini terhadap praktik pembelajaran di sekolah adalah pentingnya memperhatikan tantangan dalam mengintegrasikan teknologi dalam kurikulum, serta memahami dan mengelola dampak psikologis dan sosial dari penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Dengan memperhatikan faktor-faktor ini, sekolah dapat mengembangkan strategi yang efektif untuk memanfaatkan teknologi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempersiapkan siswa untuk masa depan yang semakin terdigitalisasi.

Strategi Guru PAI Dalam Menciptakan Pembelajaran Yang Aktif dan Menyenangkan Di Kelas VII SMP Pelita Cendekia Cipining Bogor

Ambar Sari
Abstract: Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan metode penelitian lapangan (field research) di lokasi penelitian, yaitu SMP Pelita Cendekia. Peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi… i untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh guru PAI di SMP Pelita Cendekia sangat berperan dalam menciptakan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Guru-guru menerapkan pendekatan inovatif dan interaktif, seperti penggunaan media teknologi, permainan peran, dan diskusi, untuk mendorong keterlibatan siswa secara aktif dalam pembelajaran agama. Hal ini membantu siswa untuk lebih memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Pelita Cendekia sangat berperan dalam menciptakan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Para guru menggunakan pendekatan yang inovatif dan interaktif, seperti penggunaan media teknologi, permainan peran, dan diskusi, yang dapat mendorong keterlibatan siswa secara aktif dalam pembelajaran agama. Hal ini membantu siswa untuk lebih memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Pengaruh Komunikasi Interpersonal Wali Kelas Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas IV Di MIS Darunnajah

Afifah Diana Putri, Nailil Muna Sholihah, Khairina Bachtiar
Abstract: Komunikasi interpersonal pada hakikatnya adalah interaksi antara seorang individu dan individu lainnya, tempat, lambang-lambang pesan secara efektif digunakan, terutama dalam komunikasi antar manusia menggunakan Bahasa.… Motivasi belajar adalah sebuah dorongan, hasrat atau pun minat yang begitu besar di dalam diri, untuk mencapai pembelajaran yang baik, Diketahui hasil perhitungan statistic dengan menggunakan SPSS 22 menunjukan hasil penelitian bahwa terdapat hubungan antara Komunikasi Interpersonal (X) dan Motivasi belajar (Y) , terbukti dengan nilai (Rxy) = 0,745 yang berarti terdapat hubungan yang kuat dengan rentang nilai (0.600 – 0,799) , nilai signifikansi sebesar 0,745 > 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima artinya sangat signifikan, dan nilai koefisien determinasinta sebesar  53% sedangkan sisanya 47% nya dipengaruhi faktor lainnya.

Pengaruh Pembelajaran Aqidah Akhlak Terhadap Perilaku Peserta Didik Kelas V MIS Darunnajah 2 Cipining

Siti Khodijah Ummul Mukminin
Abstract: Pembelajaran aqidah akhlak adalah materi yang bersumber dan dikembangkan dari ajaran dasar agama Islam dengan Al-Quran dan Al-Hadits sebagai sumbernya. Untuk dijadikan pondasi dalam berperilaku dan panduan berakhlak mulia… a sesuai dengan Al-Qurann dan Al-Hadits. Pendekatan penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode observasi, dokumentasi, angket, dan juga teknik regresi linier sederhana. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V yang berjumlah 72 peserta didik. Sampel penelitian ini menggunakan sebagian dari peserta didik kelas V yang berjumlah 30 Peserta didik. Instrumen penelitian ini berupa kuisioner pembelajaran aqidah akhlak dan perilaku peserta didik, yang berjumlah 20 pada masing-masing variabel, kemudian diuji kepada 20 peserta didik. Setelah dilakukan uji coba, dinyatakan valid 15 butir pernyataan untuk variabel pembelajaran aqidah akhlak, dan 15 butir pernyataan untuk variabel perilaku peserta didik, kemudian digunakan untuk pengambilan data. Selanjutnya dilakukan uji normalitas, dan uji regresi sederhana. hasil perhitungan diperoleh persamaan Ý = 13,383 + 0,783X persamaan tersebut diketahui bahwa β > 0, berarti H0 ditolak, dan H1 diterima berarti terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pembelajaran aqidah akhlak terhadap perilaku peserta didik kelas V. Hasil koefisien diperoleh Fhitung = 44,3362 lebih besar daripada Ftabel = ? ini berarti H0 ditolak pada taraf signifikasi α= 0,05 ini berarti sangat signifikan. Nilai koefisien korelasi sederhana dari ryx 0,783 koefisien mengandung makna bahwa 59,9% pembelajaran aqidah akhlak mempunyai pengaruh terhadap perilaku peserta didik dan 40,1% dipengaruhi oleh faktor lain.

The Case Study at Tanah Red Bangkalan's Informatics High School and Informatics Middle School Focuses on ESL Teacher Management

Riza Aulia Widyaningsih, Ulfatul Jannah, Teguh Setiawan Wibowo
Abstract: Perencanaan, pengorganisasian, mobilisasi sumber daya masyarakat, dan pelaksanaan pengendalian merupakan langkah-langkah penting dalam proses mencapai tujuan. Pengelolaan yang efektif memerlukan kerja sama dari kedua belah… ah pihak. Maka kedua belah pihak akan mendapat untung besar dari Anda. Karena sekolah tidak dapat berfungsi tanpa guru, maka guru dan sekolah merupakan mitra kerja sama yang saling menguntungkan dalam bidang pendidikan. Unsur terpenting dalam pendidikan adalah guru. Mata pelajaran akademik dirancang untuk memudahkan proses pembelajaran, dengan fokus pada kursus bahasa Inggris. Meskipun bahasa Inggris bukan bahasa umum di kalangan siswa, kursus ini memerlukan kamus dan Google Terjemahan untuk memahami bahasa tersebut, dan metodologi pengajarannya menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi dilakukan oleh pihak yayasan bersama kepala sekolah SMP dan SMA Informatika Tanah Merah Bangkalan serta dengan guru SMP dan SMA yang mengajarkan Bahasa Inggris, sehingga hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kepala sekolah telah menjalankan perannya di sekolah bagi para guru di sekolah tersebut, baik mata pelajaran umum maupun khusus, mengenai pengendalian kelas serta memotivasi tindakan dan mengarahkan guru pada pelajaran bahasa inggris. baik SMP maupun SMA di sekolah tersebut. Informatika berada di bawah naungan Yayasan Nurul Huda Kendaban Tanah Merah Bangkalan

Pembelajaran IPA Berbasis TPACK Upaya Peningkatan Kualitas Guru Di SDN Kuta Rentang Aceh Besar

Siti Mayang Sari, Akmaluddin
Abstract: Tujuan penelitian ini ialah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada pendidik mengenai pembelajaran IPA yang berbasis TPACK, mendeskripsikan pemahaman guru pembelajaran IPA terhadap peran dan pemanfaatan teknologi,… ologi, mendeskripsikan kemampuan pendidik dalam merancang pembelajaran IPA berbasis TPACK serta mengetahui respon pendidik terhadap kegiatan yang dilakukan. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dengan metode diskusi dan kerja kelompok dalam menyampaikan materi tentang pengertian TPACK dan pembelajaran IPA berbasis TPACK. Hasil penelitian diketahui bahwa kegiatan ini sangat membantu pendidik dalam memahami TPACK serta pengetahuan pendidik mengenai TPACK dan pembelajaran IPA berbasis TPACK meningkat yang dilakukan sebagai upaya dalam peningkatan kualitas guru SDN Kuta Rentang Aceh Besar.  

Transformasi Pendidikan di Era Digital Tantangan dan Peluang

Rachmi, Arie Surachman, Desfita Eka Putri, Adi Nugroho, Salfin
Abstract: Era digital telah membawa transformasi mendalam dalam bidang pendidikan, mengubah paradigma pembelajaran tradisional menjadi lingkungan yang lebih dinamis dan terkoneksi. Meskipun banyak peluang yang muncul, terdapat pula… a sejumlah tantangan yang perlu diatasi agar manfaat transformasi ini dapat dirasakan secara merata. Salah satu tantangan utama adalah ketidaksetaraan akses teknologi di kalangan siswa. Meskipun teknologi memungkinkan pembelajaran jarak jauh, tidak semua siswa memiliki akses yang setara terhadap perangkat dan konektivitas internet. Hal ini dapat menciptakan kesenjangan pembelajaran dan memerlukan solusi inklusif agar semua siswa dapat mengikuti perkembangan pendidikan digital. Pergeseran paradigma pembelajaran dari guru sebagai penyampai informasi menjadi fasilitator juga menimbulkan tantangan. Guru perlu mengadaptasi peran mereka sebagai pendukung pembelajaran mandiri siswa, yang menuntut penguasaan keterampilan teknologi dan perubahan dalam metode pengajaran. Kurva belajar teknologi bagi guru perlu diatasi melalui pelatihan yang kontinu. Meski demikian, transformasi ini membuka sejumlah peluang signifikan. Guru dapat menciptakan pembelajaran lebih personal dan relevan dengan memanfaatkan teknologi. Pendekatan pembelajaran berbasis proyek, penggunaan kecerdasan buatan, dan kolaborasi global menjadi peluang untuk merancang pengalaman belajar yang lebih bermakna. Dengan kesadaran akan tantangan dan kemampuan untuk memanfaatkan peluang ini, transformasi pendidikan di era digital dapat menjadi fondasi untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, inovatif, dan sesuai dengan tuntutan zaman.

PENGGUNAAN METODE M2M UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD N 1 KEBON JERUK BANDAR LAMPUNG

Connyta Elvadola, Try Indiastuti Kurniasih
Abstract: Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan pemahaman siswa mata pelajaran IPAS tentang Keragaman Indonesia menggunakan metode Mind Mapping (M2M) pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Kebon Jeruk. Penelitian ini… merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Kebon Jeruk tahun ajaran 2023/2024 dengan jumlah 37 siswa. Pada pratindakan persentase ketuntasan siswa baru mencapai 5,4%, setelah dilaksanakan tindakan pada siklus I persentase ketuntasan siswa meningkat menjadi 62,2%, pada siklus II 78,4 dan siklus III meningkat menjadi 88,2%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model mind map dapat meningkatkan pembelajaran IPAS serta mendapatkan respon positif terhadap metode yang digunakan.

Hubungan Antara Metode Pembelajaran Al-Quran Dengan Minat Belajar Peserta Didik Di Mts Al-Waslahiyah 30 Kebun Lada

Nafa Sabilla, Marisa Nur Arifia, Nadia Aldisa Cipta, Khilda Amalia Syahru, Maharani Hariyanti
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan antara metode pembelajaran Al-Quran dengan minat belajar peserta didik di MTs Al-Waslahiyah 30 Kebun Lada. Metode pembelajaran Al-Quran menjadi fokus penelitian karena… ena memiliki peran sentral dalam pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik di sekolah menengah. MTs Al-Waslahiyah 30 Kebun Lada dipilih sebagai lokasi penelitian karena sekolah ini memiliki pendekatan khusus dalam penerapan metode pembelajaran Al-Quran. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional untuk menganalisis hubungan antara metode pembelajaran Al-Quran dan minat belajar peserta didik. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi terhadap peserta didik di MTs Al-Waslahiyah 30 Kebun Lada. Analisis statistik, seperti korelasi Pearson, digunakan untuk mengidentifikasi sejauh mana hubungan antara variabel tersebut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dampak metode pembelajaran Al-Quran terhadap minat belajar peserta didik. Implikasi penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Quran, sehingga dapat merangsang minat belajar peserta didik secara efektif. Selain itu, penelitian ini juga dapat memberikan sumbangan konseptual dan praktis bagi perkembangan pendidikan Islam di Indonesia, khususnya pada tingkat menengah.

Transformasi Pendidikan: Menyelami Penerapan Proyek P5 untuk Membentuk Karakter Siswa

Ahmad Muktamar, Hendrawan Yusri, Amirulla, Besse Reski Amalia, Indo Esse, Sahria Ramadhani
Abstract: Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan inisiatif untuk mendorong terwujudnya Profil Pelajar Pancasila melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis… enganalisis permasalahan yang muncul dalam implementasi P5 melalui kurikulum Merdeka. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menggali konsep terkait penerapan Penguatan Profil Siswa Pancasila pada kurikulum Merdeka di sekolah, dengan studi literatur sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan P5 dalam kurikulum Merdeka dapat membentuk karakter dan watak siswa sesuai dengan standar kompetensi yang diharapkan. Metode proyek dengan pendekatan observasi dan pemecahan masalah lingkungan hidup menjadi cara efektif untuk menerapkan P5 dalam kurikulum Merdeka. Faktor pendukung yang signifikan dalam penerapan P5 melibatkan dukungan dari lingkungan sekitar, keluarga, kemajuan teknologi, peran guru, interaksi dengan teman sebaya, dan keterlibatan dalam masyarakat. Tantangan utama dalam menerapkan P5 pada kurikulum Merdeka adalah sejauh mana guru bersedia mengintegrasikan P5 sebagai bagian integral dari kurikulum tersebut. Solusi yang dapat diambil untuk mengatasi tantangan ini adalah melalui penyelenggaraan pelatihan atau lokakarya khusus bagi para guru guna meningkatkan keterampilan mereka dalam mengintegrasikan P5 ke dalam proses pengajaran. Penerapan P5 pada kurikulum Merdeka diharapkan dapat memperkuat identitas nasional anak bangsa Indonesia berdasarkan nilai-nilai Pancasila.