Search Articles & Publications

Showing 1918 articles found for "Perti"

Pemanfaatan Social Advertising Sebagai Media Promosi Produk Puan Makanan Khas Palembang

Sartika, Dewi, Saluza, Imelda, Roswaty, Roswaty
Abstract: Abstract: The Gulo Puan Business Group, Bangsal village, Pampangan sub-district, Ogan Komering Ilir district, is a producer of products in the form of gulo-puan, sagon-puan and tapel-puan. After the implementation of the… PKMS activity, a product innovation in the form of Mrs. Candy was obtained, while in the PKM activity, a product innovation in the form of Mrs. yogurt was obtained. Based on this, partners have been able to compete with similar business actors because they already have a variety of product variants, both in the form of food and beverages. However, this certainly needs to be strengthened again by utilizing technology to introduce products to the wider community. Social advertising is a promotional media that is carried out through social media. This promotional media is considered far more effective, efficient and on target compared to conventional promotional media such as flyers, banners and so on. Partners in PKMS activities have been able to utilize social media as a marketing medium. Therefore, in PKM activities, the implementing team provides training on the use of social advertising as a promotional media for women's products produced by partners. Based on the results of social advertising that has been done 5 times, the results show that as many as 96,212 accounts were successfully reached, of which 98.2% were not followers of accounts with demographics 48.2% male and 51.8% female. As many as 55% of the target to open a profile from Mrs. Candy and from a total of 4,018 accounts that liked ads were obtained.            Keywords: competitive advantage; puan candy; puan yogurt; social advertising; Abstrak: Kelompok Usaha Gulo Puan desa Bangsal kecamatan Pampangan kabupaten Ogan Komering Ilir merupakan penghasil produk berupa gulo puan, sagon puan dan tapel puan. Setelah pelaksanaan kegiatan PKMS diperoleh inovasi produk berupa puan candy, sedangkan pada kegiatan PKM diperoleh inovasi produk berupa puan yogurt. Berdasarkan hal tersebut  mitra telah mampu bersaing dengan pelaku usaha sejenis karena telah memiliki varian produk puan yang beragam, baik berupa makanan maupun minuman. Namun, hal tersebut tentu perlu diperkuat lagi dengan memanfaatkan teknologi guna mengenalkan produk ke Masyarakat luas. Sosial advertising merupakan media promosi yang dilakukan melalui sosial media. Media promosi ini dianggap jauh lebih efektif, efisien dan tepat sasaran dibandingkan dengan media promosi konvensional seperti selebaran, banner dan sebagainya. Mitra pada kegiatan PKMS telah mampu memanfaatkan sosial media sebagai media pemasaran. Oleh karena itu, pada kegiatan PKM tim pelaksana memberikan pelatihan pemanfaatan sosial advertising sebagai  media promosi produk puan yang dihasilkan oleh mitra. Berdasarkan hasil sosial advertising yang telah dilakukan sebanyak 5 kali diperoleh hasil bahwa sebanyak 96.212 akun yang berhasil dijangkau, dimana 98,2%nya bukan pengikut dari akun dengan demografi 48,2% berjenis kelamin laki-laki dan 51,8% perempuan. Sebanyak 55% dari sasaran membuka profil dari puan candy serta dari total keseluruhan diperoleh 4.018 akun yang menyukai iklan. Kata kunci: competitive advantage; puan candy; puan yogurt; social advertising

Pelatihan Diversifikasi Produk Berbasis Kentang Di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan

Choiriyah, Nurul Azizah, Rahmah, Latifahtur, Hadiwirawan, Gilbert Yanuar, Sundjaja, Arya Putra
Abstract: Abstract: Tosari District, Pasuruan Regency is one of the access areas to the tourist area of Mount Bromo. One of the local products in this area is potatoes. However, potatoes are only sold as raw products and have not… been widely used as a processed food product. The aim of this community service is to improve skills related to the diversification of processed potato products and knowledge of types of food packaging. This community service method includes counseling regarding the packaging of souvenir products, demonstrations on making potato ronde, potato brownies and potato galantine as well as several participants who practice directly making these products. This activity took place at the Tosari village hall, Tosari District, Pasuruan Regency. The community service participants totaled 30 pokdarwis members from all over Pasuruan Regency. Participants were enthusiastic and active during the community service activities. The participants asked many questions to the speakers and were active in direct practice of making potato-based products. Pokdarwis members in Pasuruan Regency have skills in making various kinds of potato-based processed products such as potato brownies, potato galantine and potato ronde and they have knowledge about food packaging that can increase the economic value and the shelf life of product.             Keywords: brownies; galantine; packaging; potatoes Abstrak: Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu daerah akses menuju kawasan wisata Gunung Bromo. Hasil bumi di daerah ini yaitu kentang. Namun kentang hanya sebatas dijual sebagai produk mentah dan belum banyak dimanfaatkan sebagai olahan produk jadi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan ketrampilan terkait diversifikasi produk olahan kentang dan pengetahuan jenis pengemas makanan. Metode pengabdian masyarakat ini yaitu penyuluhan terkait pengemasan produk oleh-oleh, demonstrasi tentang pembuatan ronde kentang, brownies kentang dan galantin kentang serta beberapa pe-serta praktik langsung membuat produk tersebut.  Kegiatan ini berlangsung di balai desa Tosari, kecamatan Tosari, kabupaten Pasuruan. Peserta pengabdian masyarakat ini berjumlah 30 orang anggota pokdarwis se-kabupaten Pasuruan. Peserta antusias dan aktif selama kegiatan pengabdian masyarakat berlangsung. Peserta banyak mengajukan pertanyaan kepada nara-sumber dan aktif dalam praktik langsung pembuatan produk berbasis kentang. Anggota pokdarwis se-Kabupaten Pasuruan telah memiliki ketrampilan dalam membuat berbagai macam produk olahan berbasis kentang seperti brownies kentang, galantine kentang dan ronde kentang serta anggota pokdarwis tersebut telah memiliki pengetahuan tentang pengemas makanan yang dapat meningkatkan nilai ekonomi produk dan mendukung umur simpan produk.  Kata kunci: brownies; galantine; kentang; ronde; pengemasan

Pembinaan Pembuatan Blog Sebagai Branding Usaha Toko Habibie Batam

Yulia, Yulia, Nopriadi, Nopriadi, Arnomo, Sasa Ani
Abstract: Abstract: As one of the leading industrial areas in Indonesia, the development of the business world in Batam City is very fast. Coupled with the increasing demand from the market because the majority of Batam people are… workers. In addition, the city's minimum wage (UMK) is high compared to other areas, making the lifestyle of the people of Batam city become consumptive. The demand is increasing, the more businesses are popping up with various ideas and creations. So the competition in selling is getting tougher. For this reason, creative ideas are needed so that business continuity can continue. One idea that can be used is Branding. Even though they have used social media such as Facebook and Instagram as marketing, business owners are still less confident if they do not have a means of delivering information such as blogs or websites. This service activity uses the method of preparation, implementation, implementation and discussion. There are three solutions that I try to provide to partners, namely: Selection and creation of a blog, filling out blog content and maintaining blogs as a solution to improve branding and as a means of promotion of the Habibie Batam Shop. The target achievement of this service activity is so that partners are able to create blogs and apply them in filling content for branding as well as being able to maintain blogs. Keywords: blog; branding; habibie shop   Abstrak: Sebagai salah satu daerah industri terkemuka di Indonesia, perkembangan dunia usaha di Kota Batam sangat  cepat. Ditambah lagi dengan permintaan dari pasar  yang meningkat karena mayoritas masyarakat Batam merupakan pekerja. Selain itu, upah minimum  kota  (UMK)  yang  tinggi  di  atas  daerah  lainnya  menjadikan  pola  hidup masyarakat kota Batam menjadi konsumtif. Permintaan semakin banyak, semakin banyak juga usaha-usaha yang bermunculan dengan berbagai ide dan kreasi. Sehingga persaingan dalam berjualan bertambah berat. Untuk itu dibutuhkan ide-ide kreatif agar keberlangsungan usaha dapat terus berlanjut. Salah satu ide yang dapat digunakan adalah Branding. Walaupun sudah menggunakan sosial media seperti Facebook dan Instagram sebagai pemasaran, pemilik usaha masih kurang percaya diri jika belum punya sarana penyampaian informasi seperti blog ataupun  website. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode persiapan, pelaksanaan, implementasi dan diskusi. Adapun solusi yang pengabdi coba berikan kepada mitra terdapat tiga yaitu: Pemilihan dan pembuatan blog, pengisian konten blog dan pemeliharaan blog sebagai solusi untuk meningkatkan branding dan sebagai sarana promosi Toko Habibie Batam. Capaian target dari kegiatan pengabdian ini agar mitra mampu membuat blog dan mengaplikasikan dalam pengisian  konten  untuk branding sekaligus dapat melakukan mantenance blog. Kata kunci: blog; branding; toko habibie

Sosialisasi Ilmu Statistik dalam Penelitian Bagi Mahasiswa Di Kota Palembang

Ulum, Muhammad Bahrul, Syaputri, Ayu Geby Gisela
Abstract: Abstract: Statistics and research are two things that cannot be separated. Although there are types of research that do not require the dominant role of statistics (qualitative research), but to be able to produce conclusions… sions that can be generalized to a wider population, statistics is needed. Such research is quantitative research with a positivistic paradigm, ie a phenomenon is real if it can be seen, measured, and classified. The application of statistical science which is generally needed by students in writing research such as theses and theses, will have a positive impact, especially in improving the quality of the research. To achieve this goal, it is necessary to conduct socialization to students. The socialization was carried out to several students from both state universities and private universities in the city of Palembang. The socialization was done by introducing and giving tutorials on how to use statistical applications such as SPSS and Eviews, because several lecturers at several universities in Palembang complained about the poor quality of research and some said that their students did not really understand how to use SPSS and Eviews. The first result of this service is that students' understanding of SPSS and Eviews can be seen from discussions and questions and answers, second, namely the ability of students to apply the use of SPSS and Eviews in research. Keywords: research; socialization; statistics Abstrak: Statistik dan penelitian merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Meskipun ada jenis penelitian yang tidak membutuhkan peranan statistika yang dominan (penelitian kualitatif), namun untuk dapat menghasilkan kesimpulan yang dapat digeneralisasikan ke populasi yang lebih luas diperlukan ilmu statistika. Penelitian yang demikian adalah penelitian kuantitatif dengan paradigma yang positivistik, yakni suatu gejala itu adalah nyata jika bisa dilihat, diukur, dan diklasifikasikan. Penerapan ilmu statistik yang umumnya dibutuhkan mahasiswa dalam penulisan penelitian seperti skripsi dan tesis, akan berdampak positif terutama dalam meningkatan kualitas penelitian tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut maka perlu diadakan sosialisasi kepada mahasiswa. Sosialisasi dilakukan pada beberapa mahasiswa baik dari perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta di Kota Palembang. Sosialisasi dilakukan dengan cara mengenalkan dan memberikan tutorial bagaimana penggunaan aplikasi statistic seperti, SPSS dan Eviews, karena beberapa dosen di beberapa universitas di Palembang mengeluhkan buruknya kualitas penelitian dan ada juga yang mengatakan bahwa mahasiswa mereka tidak begitu mengerti cara penggunaan SPSS dan Eviews. Hasil dari pengabdian ini yang pertama adalah pemahaman mahasiswa mengenai SPSS dan Eviews dapat dilihat dari diskusi dan tanya jawab, kedua yaitu kemampuan mahasiswa dalam menerapkan penggunaan SPSS dan Eviews dalam penelitian. Kata Kunci: penelitian; sosialisasi; statistik

Pemanfaatan Daun Kelor Sebagai Minuman Herbal Dalam Rangka Mencegah Penyebaran Covid-19

Nganji, Marten Umbu, Lewu, Lusia Danga, Jawang, Uska Peku, Killa, Yonce Melyanus, Tarigan, Sri Ita
Abstract: Abstract: Moringa leaves can be processed in various food and beverage products such as clear vegetables, juice, omelette, chips, nastar, donuts, bakwan and Moringa leaf noodles. In addition, Moringa leaves can be processed… sed as herbal drinks. Currently, with the covid-19 pandemic conditions around the world, many alternative herbal ingredients are consumed by the public to increase body nutrition in order to prevent transmission of the virus, one of which is Moringa leaves. Moringa plants are high in nutrients, such as vitamin C, calcium, vitamin A, potassium, and protein. The purpose of implementing this PkM activity is to provide information and, to provide assistance to the community in utilizing Moringa plants to prevent Covid-19, as well as to improve community skills in making Moringa herbal drink to prevent Covid-19. This PkM was held at the Ori Angu Farmers Group in Pambotanjara Village, with a series of activities including the socialization of the importance of Moringa leaves, the preparation of raw materials for making herbal moringa drinks, and the practice of manufacturing Moringa leaf herbal drink products. The results of this activity were the socialization of the use of Moringa leaves as a way to increase immunity in order to prevent viruses and the practice of making Moringa leaf tea with members of farmer groups, students and lecturers at the Ori Angu Farmer Group, Pambotanjara Village. Keywords: herbal drink; moringa leaves; prevents covid-19 Abstrak: Daun kelor dapat diolah dalam berbagai produk makanan dan minuman seperti sayur bening, juice, omelet, keripik, nastar, donat, bakwan dan mie daun kelor. Selain itu, daun kelor dapat diolah sebagai minuman herbal. Saat ini, dengan adanya kondisi pandemik covid-19 di seluruh dunia, banyak alternatif bahan herbal yang dikonsumsi oleh masyarakat untuk menambah nutrisi tubuh agar dapat mencegah terjadinya penularan virus tersebut, salah satunya adalah daun kelor. Tanaman kelor memiliki nutrisi tinggi, seperti vitamin C, kandungan kalsium, vitamin A, kandungan potasium, dan protein. Tujuan pelaksanaan kegiatan PkM ini adalah untuk memberikan informasi dan, melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam memanfaatkan tanaman kelor untuk mencegah covid-19, serta meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pembuatan minuman herbal daun kelor dalam mencegah covid-19. PkM ini dilaksanakan di Kelompok Tani Ori Angu Desa Pambotanjara dengan runtutan kegiatan adalah sosialisasi pentingnya daun kelor, persiapan bahan baku pembuatan minuman herbal daun kelor, dan praktik pembuatan produk minuman herbal daun kelor. Hasil dari kegiatan ini adalah terlaksananya sosialisasi pemanfaatan daun kelor sebagai salah satu cara menambah imunitas tubuh dalam rangka mencegah virus dan dilaksanakannya praktik pembuatan teh daun kelor bersama anggota kelompok tani, mahasiswa dan dosen di Kelompok Tani Ori Angu Desa Pambotanjara. Kata kunci: daun kelor; mencegah covid-19; minuman herbal

Pelatihan Pemantapan Pengolah Kata dan Angka Untuk Pembuatan Laporan Kepada Pegawai Pemerintahan

Sinaga, Hommy Dorthy Ellyany, Syafnur, Afdhal, Irawati, Novica
Abstract: Abstract: Training on word processor and spreadsheet is needed for government employees at UPT Pengelolaan Irigasi Asahan Danau Toba in making reports such as annual report, financial report, performance report, and etc.… The government employees have had the basic knowledge of using word processor and spreadsheet, but there are still many advanced fiture that never used before to fastened the process of reporting making.   The lecturer team of Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal is making a community service in UPT Pengelolaan Irigasi Asahan Danau Toba in February 2021. Training method is a practical training to allow the participants implement the given knowledge. The training is running well and get the positive result from the participants and the head of UPT Pengelolaan Irigasi Asahan Danau Toba. The training result is shown by enhancement of the ability in understanding and practising the training materials of word processing and spreadsheet for making reporting during the session.            Keywords: government employee, reporting; spreadsheet; word processor   Abstrak: Pelatihan pemantapan pengolah kata dan angka sangat dibutuhkan oleh pegawai pemerintahan khususnya di UPT Pengelolaan Irigasi Asahan Danau Toba dalam pembuatan laporan seperti laporan tahunan, laporan keuangan, laporan kinerja dan lain-lain. Para pegawai sudah memiliki pengetahuan dasar tentang pengolah kata dan angka, tetapi masih banyak fitur pada perangkat lunak yang belum diketahui dan dipergunakan untuk dapat mempermudah dan mempercepat pembuatan laporan di instansi terkait. Oleh karena itu, tim Dosen Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal melakukan kegiatan pengabdian kepada mas-yarakat dengan memberikan pelatihan kepada para pegawai di UPT Pengelolaan Irigasi Asahan  Danau Toba pada Februari 2021. Metode pelatihan diberikan dalam bentuk practical training sehingga para peserta dapat langsung menerapkan pengetahuan yang diperoleh. Pelaksanaan pelatihan berjalan dengan baik dan mendapat respon yang positif dari para peserta dan pimpinan UPT Pengelolaan Irigasi Asahan Danau Toba. Hasil kegiatan pelatihan dapat dilihat dari      peningkatan kemampuan peserta dalam memahami dan mempraktekkan secara langsung materi pengolahan kata dan angka untuk pembuatan laporan yang disampaikan selama pelatihan. Kata kunci: laporan; pengolah angka; pengolah kata

Pelatihan Membuat Proposal Pengajuan Dana CSR Perusahaan Untuk Bantuan Pembangunan Mushola At-Taqwa

Sari, Rafika, Febrianti, Reny Aziatul
Abstract: Abstract: The problem that arises in the surrounding community is the lack of information regarding how to obtain funds in terms of village development and nearby places of worship,  the condition of the prayer room is quite… quite apprehensive, both the road to the location and the place of ablution, in this case the purpose of this community service is  form an organization of holiness. mushola and has the ability to make fundraising proposals for the construction of a prayer room and can support the operational costs of the At-Taqwa . This community service is carried out. methods such as: Percentage, question and answer process so that problems making assistance proposals so that the board members can directly make a proposal and submit it to the party who will be the target. The results of the community service activities included. The training was attended by 20 participants consisting of administrators and residents around the mosque. Participants responded very well to the training and currently the management has been able to make and distribute proposals as an alternative withdrawing company csr funds as assistance in building a prayer room, several companies such as Bank Mandiri, provide funds for the rehabilitation of mosque construction Keywords:  fund proposal; mushola; training. Abstrak: Permasalahan yang timbul dimasyrakat sekitar adalah kurangnaya informasi dalam terhadap bagimana memperloleh dana dalam hal pembangunan desa dan tempat ibadah disekitar, dimana kondisi mushola cukup memprihatinkan baik jalan untuk ke lokasi maupun tempat wudhu dalam hal ini Tujuan dari  Pengabdian kepada masyarat ini agar terbentuknya organisasi kepengerusan mushola dan memiliki kemampuan untuk membuat proposal pengalangan dana demi pembangunan mushola dan dapat menunjang biaya operasional mushola At-Taqwa. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan beberapa metode pengabdian  diantaranya: Persentasi,  proses tanya jawab agar permasalahan dalam pembuatan proposal  pendampingan agar tik pengurus dapat secara langsung membuat proposal dan mengajukanya ke pihak pihak yang akan menjadi target. Hasil dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini antara lain:  Pelatihan ini berjalan dengan baik dan sukses para tim pengurus sangat antusias dalam membuat proposal untuk pembangina mushola. Pelatihan dihadiri oleh 20 orang peserta terdiri dari pengurus dan warga sekitar mushola, Peserta merespon  pelatihan dengan sangat baik dan saat ini pengurus sudah dapat membuat dan menyalurkan proposal sebagai alternatif dalam menarik dana csr perusahaan sebagai bantuan dalam pembangunan mushola, beberapa perusahaan seperti bank Mandiri, memberikan dana untuk rehab pembangunan mushola Kata Kunci: mushola; pelatihan; proposal dana.

Pelatihan Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Alternatif Peningkatan Kesejahter-aan Perempuan Di Desa Jenetaesa

Bachtiar, Irmah Halimah, Toalib, Ramli, Supiati, Supiati, Paerah, Ambo, Nur, Andi Musfirawati
Abstract: Abstract: Technology plays an important role in various sectors of life, including in finding income. Existing technological developments can be seen and felt in every field, such as industry, education, tourism and others… rs with the emergence of various kinds of social media applications. The problem faced by partners is the lack of understanding of the village community regarding the use of information technology which is apparently able to help various kinds of work and increase income. So we see the need to provide socialization and training on the use of social media that can increase income which will have an impact on the welfare of the community, especially women in the village. This activity is carried out by first presenting the material and then providing training to participants on the concepts and benefits of technology through social media. The result of the service is that the village community consisting of PKK and IRT women get additional knowledge about the use of social media. PKM participants understand the material and feel motivated by the material presented by the presenter with training to develop their business through social media Keywords: Social Media; Women's Welfare   Abstrak: Teknologi sangat berperan penting dalam berbagai sektor kehidupan termasuk dalam mencari penghasilan. Perkembangan teknologi yang ada sudah bisa dilihat dan dirasakan di setiap bidang, seperti industri, pendidikan, pariwisata dan lainnya dengan munculnya berbagai macam aplikasi media sosial. Permasalahan yang dihadapi mitra yaitu minimnya pemahaman masyarakat desa mengenai pemanfaatan teknologi informasi yang ternyata mampu membantu berbagai macam pekerjaan serta meningkatkan penghasilan. Sehingga kami memandang perlunya pemberian sosialisasi serta pelatihan mengenai pemanfaatan media sosial yang mampu meningkatkan penghasilan yang nantinya akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat terutama kaum perempuan di desa tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pemaparan materi terlebih dahulu kemudian memberikan pelatihan kepada peserta mengenai konsep serta manfaat dari teknologi melalui media sosial. Hasil pengabdian yaitu masyarakat desa yang terdiri dari ibu PKK dan IRT mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai pemanfaatan media sosial. Peserta PKM memahami materi dan merasa termotivasi dengan materi yang disampaikan oleh pemateri dengan adanya pelatihan untuk mengembangkan usaha melalui media sosial Kata kunci: pelatihan; media sosial; kesejahteraan perempuan

Tanggap Siaga Dalam Masa Pandemi Covid-19 Desa Tempursari Kabupaten Magelang

Nuraini, Paramita, Pratiwi, Atri, Gusti, Kevin, Silvita, Novina, Fauziah, Arinda
Abstract: Abstract:Corona virus is a type of influenza virus or a common virus that causes infection of the nose, sinuses or upper throat. The Covid-19 virus in humans is most commonly transmitted from an infected person to another… r in a number of ways. This virus can be transmitted easily through the air by coughing and sneezing. However, it can also be through direct contact such as shaking hands, touching objects and so on. Indonesia is one of the countries where the spread of the corona 19 virus is relatively fast. This virus also causes the death of victims, therefore education is needed related to preparedness during the Covid 19 Pandemic. This activity was held in Tempursari village, Magelang Regency for 1 month (June 2020) involving 1 assistant lecturer and 4 students of the Guidance and Counseling study program. Muhammadiyah University of Magelang as a companion for counseling and simulations related to proper hand washing and the use of proper masks. This service activity is expected for the community to have insight into the dangers of Covid 19 and have skills related to proper hand washing procedures and the use of proper masks so that they can reduce the spread of Covid 19, especially in Magelang district. Keywords: alert response; covid pandemic 19; wash hands   Abstrak:Virus Corona merupakan sejenis virus influenza atau virus umum yang menyebabkan infeksi pada hidung, sinus atau tenggorokan bagian atas.Virus Covid-19 pada manusia paling umum menular dari orang yang terinfeksi ke orang lain melalui berbagai cara. Virus ini dapat menular dengan mudah melalui udara dengan batuk dan bersin. Namun, bisa juga melalui kontak langsung seperti berjabat tangan, menyentuh benda dan lain sebagainya. Indonesia merupakan salah satu negara yang penyebaran Virus Covid-19 terhitung cepat. Virus ini juga  menyebabkan kematian terhadap korban, karena itu perlu adanya edukasi terkait tanggap siaga dalam masa Pandemi Covid 19. Kegiatan ini dilaksankan di desa Tempursari Kabupaten Magelang selama 1 bulan ( juni 2020) dengan melibatkan 1 dosen pendamping dan  4 mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Muhammadiyah Magelang sebagai pendamping penyuluhan dan simulasi terkait cuci tangan yang benar dan penggunaan masker yang tepat. Kegiatan pengabdian ini diharapkan masyarakat memiliki wawasan terkait bahaya covid 19 dan memiliki ketrampilan terkait tata cara cuci tangan yang benar dan penggunaan masker yang tepat sehingga dapat menekan penyebaran Covid-19 khususnya di kabupaten Magelang. Kata kunci: cuci tangan; pandemi covid-19; tanggap siaga

Pelatihan Keterampilan Menjahit Masker Kain Dalam Memanfaatkan Peluang Bisnis Era Pandemi Covid-19

Emilda, Emilda, Wulandari, Try, Lazuarni, Shafiera
Abstract: Abstract: Nowadays, medical mask is difficult to find in several pharmacies in Palembang. This situation could be a promising business opportunity during the Covid-19 epidemic. The target partners in this activity are residents… sidents of Gang Sei Saling, Siring Agung Sub-district, Ilir Barat 1 District, Palembang. This PkM activity aims to provide cloth mask sewing skills to take advantage of business opportunities during the Covid-19 pandemic. The method used in this activity is the training method. The sewing training activities consist of two types of activities, namely the presentation of sewing theory and practical training on sewing cloth masks. The presentation is going to explain about sewing theory, sewing concepts, tools and equipment needed in sewing, types and selection of fabrics. Meanwhile, training for sewing cloth masks, undoing the practice of operating a sewing machine, making cloth mask patterns, cutting patterns, sewing cloth masks, and finishing. In this PkM activity, participants not only provided skills in sewing cloth masks, but also at the finishing step such as folding and packaging.  Keywords: cloth masks; sewing; training    Abstrak: Dengan adanya kelangkaan masker medis yang mulai sulit ditemukan di apotek     Palembang, hal ini menjadi peluang bisnis di masa pendemi Covid – 19. Target mitra dalam kegiatan ini adalah Warga Gang Sei Saling, kelurahan Siring Agung, kecamatan Ilir Barat 1, Palembang. Kegiatan PkM ini bertujuan memberikan keterampilan menjahit masker kain untuk memanfaatkan peluang bisnis pada saat pandemi Covid – 19. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode pelatihan. Kegiatan pelaksanaan pelatihan menjahit ini terdiri dari dua jenis kegiatan yaitu pemaparan teori menjahit dan pelatihan praktek menjahit masker kain. Pemaparan teori menjahit terdiri konsep menjahit, peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan dalam menjahit, dan jenis dan pemilihan kain. Sedangkan kegiatan pelatihan praktek menjahit masker kain terdiri dari praktek mengoperasikan mesin jahit,membuat pola masker kain, menggunting pola, menjahit masker kain, dan finishing. Dalam kegiatan PkM ini, peserta tidak hanya diberikan keterampilan menjahit masker kain, tetapi juga hingga tahap finishing seperti melipat dan mengemas masker kain. Kata kunci: masker kain; menjahit; pelatihan