Abstract:Di era digital saat ini, literasi keuangan telah menjadi keterampilan yang sangat penting bagi generasi muda untuk mengelola keuangan mereka secara efektif dan bertanggung jawab. Dengan semakin kompleksnya produk keuangan…
n dan meningkatnya penggunaan teknologi dalam transaksi sehari-hari, pemahaman yang baik tentang literasi keuangan menjadi krusial untuk mencegah masalah keuangan di masa depan. Artikel ini membahas pelaksanaan pelatihan literasi keuangan yang diadakan di SMKN 2 Rantau Utara Labuhan Batu pada tanggal 23 Oktober 2024, yang diikuti oleh 28 siswa terpilih. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai perencanaan keuangan, pengelolaan utang, serta pemanfaatan teknologi keuangan digital, termasuk aplikasi mobile banking dan dompet digital. Hasil evaluasi pasca-pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep-konsep literasi keuangan, serta kesadaran akan pentingnya perencanaan finansial yang baik. Siswa menunjukkan kemajuan dalam kemampuan mereka untuk merencanakan anggaran, mengelola utang, dan menggunakan teknologi keuangan dengan bijak. Selain itu, artikel ini juga mengkaji kondisi literasi keuangan di Indonesia secara lebih luas, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh pelajar dalam mengelola keuangan mereka, seperti pengaruh gaya hidup konsumtif dan kurangnya akses terhadap pendidikan keuangan yang memadai. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi siswa yang terlibat, tetapi juga berkontribusi pada upaya yang lebih besar untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan generasi muda di Indonesia.
Pradipa Saraswati Annafi’Ah, Ana Munazirotul, Tardho Hakim, Vianka Eka Saputra, Bunga Cinta, Ellyn Khumairo, Dina Prihastuti, Faris Rifki Fauzi, Muhammad Gibrail, Efi Nur Fitriya, Rizqa Ula Fahadha
Abstract:Wilayah Kabupaten Magelang masih berfokus pada intervensi penurunan angka stunting. Dalam pelaksanaannya yang dibutuhkan oleh masyarakat yaitu edukasi terkait bagaimana stunting ini dapat dicegah. Seperti masyarakat di Desa…
esa Wonogiri, Kajoran memiliki antusiasme yang cukup tinggi terhadap edukasi pencegahan stunting. Melalui kegiatan sosialisasi yang diadakan oleh Kelompok 68 KKN Untidar di Desa Wonogiri, ibu dan balita stunting telah berpartisipasi aktif dan memiliki ketertarikan yang tinggi untuk mencegah stunting bagi keluarganya. Saat dilakukan wawancara maupun dalam diskusi pencegahan stunting, individu atau kelompok ibu dengan balita stunting dapat menggali informasi terkait pengetahuan stunting dan cara mencegahnya. Dalam upaya untuk menurunkan angka stunting, peran kader posyandu untuk mendampingi dan ibu balita sendiri sangat penting untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibuktikan dengan pengolahan makanan untuk anak yang sesuai dengan gizi balita. Selain dari keterampilan pembuatan makanan untuk anak, dengan pola atau perilaku hidup masyarakat yang sehat juga perlu ditingkatkan. Dengan begitu, baik dari gizi yang masuk dalam tubuh ibu hamil maupun balita dapat selaras dengan pola perilaku hidup sehat yang menunjang kesehatan balita dan mencegahnya dari terkena stunting.
Abstract:Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tanjunganom agar mereka dapat mengembangkan ide usaha yang inovatif, meningkatkan…
n kemampuan manajerial, serta memperluas jaringan pemasaran. Program ini terpilih karena di Desa Tanjunganom memiliki potensi pada bidang UMKM dan pembibitan. Potensi yang ada pada desa ini dapat ditinjau dari beberapa komoditas yang ada, seperti komoditas pertanian, komoditas pembibitan, dan komoditas hijauan makanan ternak. Selain hal tersebut, program ini terpilih karena UMKM dan pembibitan di desa tersebut pernah mengalami penurunan pada tahun 2019–2020, sehingga untuk mengatasi hal tersebut dapat dilaksanakan pelatihan ide usaha dan pengembangan UMKM. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah persiapan: identifikasi kebutuhan dan potensi usaha di desa, koordinasi dengan pihak-pihak terkait, pelaksanaan program, monitoring dan evaluasi. Hasil dari adanya kegiatan ini adalah para pelaku UMKM dan pembibitan di Desa Tanjunganom dapat memiliki pengetahuan tentang cara mengembangkan ide usaha yang inovatif, strategi untuk memperluas jaringan pemasaran, dan cara untuk memanajerial usaha, cara pengemasan produk, legalitas usaha.
Abstract:Fokus utama dalam menjaga kesejahteraan fisik dan mental, terutama di kalangan remaja, adalah gaya hidup sehat. Salah satu inisiatif menarik untuk mencapai pola hidup seimbang dan peningkatan kualitas hidup adalah melalui…
i kegiatan jalan sehat. Untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental siswa, serta mempererat hubungan sosial di SMA Kartika XX-I Makassar, tim BKP melakuan kegiatan jalan sehat yang diselenggarakan pada tanggal 24 November 2023. Kegiatan jalan sehat ini melibatkan seluruh siswa serta dihadiri juga oleh kepala sekolah, beberapa guru, dan staf. Kegiatan ini dilakukan dengan persiapan yang matang termasuk konsultasi dengan pimpinan sekolah dan perencanaan kegiatan dilakukan sebelum pelaksanaan. Hasil kegiatan jalan sehat di SMA Kartika XX-I Makassar mendapatkan partisipasi antusias dari seluruh masyarakat sekolah dan berlangsung lancar dengan rute melalui beberapa jalan strategis di sekitar sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif secara fisik dan mental, serta mempererat ikatan sosial. Dari kegiatan ini diharapkan dapat menjadi kebiasaan rutin untuk membentuk budaya hidup sehat di SMA Kartika XX-I Makassar. Selain itu, direkomendasikan untuk mengintegrasikan kegiatan jalan sehat dalam kurikulum sekolah sebagai langkah holistik untuk mendukung gaya hidup sehat yang dapat berkelanjutan dalam jangka panjang.
Abstract:Abstrak: The selection of housing is a critical decision that involves the consideration of multiple criteria objectively. In Kisaran City, the rapid growth of the property sector has led to a wide variety of housing options,…
ions, each with distinct characteristics, making it difficult for potential buyers to determine the most suitable choice. This study aims to apply the Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) method to support the decision-making process for selecting the best housing based on five main criteria: location, price, security, public facilities, and environment. Each criterion is analyzed quantitatively through the assignment of weights and scores to each housing alternative. The WASPAS method generates a final ranking, where the alternative with the highest score is considered the optimal choice. The results show that the WASPAS method is effective in simplifying the multi-criteria decision-making process and provides accurate and rational recommendations for selecting housing that best meets the needs of the community. This study is expected to serve as a reference for prospective buyers and property developers in planning and marketing strategies.
Keywords: waspas; housing selection; kisaran city; decision support system; multi-criteria decision-making.
Abstrack: Pemilihan perumahan merupakan keputusan penting yang memerlukan pertimbangan berbagai kriteria secara objektif. Di Kota Kisaran, pertumbuhan pesat di sektor properti menghadirkan beragam pilihan perumahan dengan karakteristik yang berbeda, sehingga calon pembeli sering kali kesulitan dalam menentukan pilihan yang paling sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) dalam membantu proses pengambilan keputusan pemilihan perumahan terbaik berdasarkan lima kriteria utama, yaitu lokasi, harga, keamanan, fasilitas umum, dan lingkungan. Setiap kriteria dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pemberian bobot dan penilaian terhadap masing-masing alternatif perumahan. Hasil dari metode WASPAS menghasilkan peringkat akhir dari alternatif perumahan yang dianalisis, di mana alternatif dengan nilai tertinggi dianggap sebagai pilihan terbaik. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode WASPAS efektif dalam menyederhanakan proses pengambilan keputusan multikriteria dan memberikan hasil yang akurat dan rasional dalam memilih perumahan yang paling sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi calon pembeli maupun pengembang dalam perencanaan dan strategi pemasaran properti.
Kata Kunci: waspas; pemilihan perumahan; kota kisaran; sistem pendukung keputusan; multikriteria
Abstract:Abstract: Cats are pets that are loved by humans, including people in Indonesia. People who keep cats need to pay attention to and maintain the health of cats to avoid all diseases. The Angora cat is one of the cat breeds…
s that has its own charm for cat lovers. In their care, not a few Angora cat owners do not understand how to take good care of Angora cats so that they can cause the animal to get sick. The lack of knowledge possessed by cat owners about the diseases experienced by their favorite animals can lead to misdiagnosis and inappropriate handling. Kianna Pet Shop and Animal Care is a veterinary clinic located on Jalan Imam Bonjol, Komplek Ruko Kota Mas, Kisaran, Asahan Regency. Kianna Pet Shop and Animal Care has many customers who trust Kianna Pet Shop and Animal Care to treat their pets. Kianna Pet Shop and Animal Care only has one veterinarian and one assistant. Angora cat diseases in general that are often treated at Kianna Pet Shop and Animal Care are fungus, FLUTD, feline calicivirus, fleas, cat flu, intestinal worms, hematoma (blood clots), chlamydiosis and diarrhea. To overcome these problems, an expert system was created using the Case Based Reasoning (CBR) method which will facilitate communication and consultation between veterinarians and Angora cat owners.
Keywords: expert system; CBR method; animal felis catus
Abstrak:Kucing adalah hewan peliharaan yang banyak digemari oleh manusia, termasuk masyarakat di Indonesia. Masyarakat yang memelihara kucing perlu memperhatikan dan menjaga kesehatan kucing agar terhindar dari segala penyakit. Kucing anggora salah satu ras kucing yang memiliki daya tarik tersendiri bagi pecinta kucing. Dalam perawatannya, tak sedikit pemilik kucing anggora yang kurang memahami bagaimana cara merawat kucing anggora dengan baik sehingga dapat menyebabkan hewan tersebut terserang penyakit. Kurangnya pengetahuan yang dimiliki oleh pemilik kucing tentang penyakit yang dialami oleh hewan kesayangannya itu dapat mengakibatkan kesalahan diagnosa serta penanganan yang tidak sesuai. Kianna Pet Shop and Animal Care memiliki banyak pelanggan yang memberikan kepercayaan terhadap Kianna Pet Shop and Animal Care untuk mengobati hewan peliharaannya. Kianna Pet Shop and Animal Care hanya memiliki satu orang dokter hewan dan satu orang asisten. Penyakit kucing anggora pada umumnya yang sering berobat di Kianna Pet Shop and Animal Care yaitu jamur, FLUTD, feline calicivirus, kutu, cat flu, cacingan, hematoma (pembekuan darah), chlamydiosis dan diare. Mengatasi permasalahan tersebut maka dibuat suatu sistem pakar menggunakan metode Case Based Reasoning (CBR) yang akan mempermudah komunikasi dan konsultasi antara dokter hewan dan pemilik kucing anggora.
Kata kunci: expert system; CBR method; hewan felis catus
Abstract:Child stunting remains a significant public health concern, partly attributed to the suboptimal role of community health cadres and early childhood education teachers in delivering nutrition education. Inadequate training…
g and various challenges in community engagement have limited the effectiveness of stunting prevention efforts. This outreach program aimed to improve the knowledge of posyandu (community health post) cadres and early childhood education (PAUD) teachers on stunting prevention and the importance of balanced nutrition to support child development. A total of 63 participants, including 50 posyandu cadres and 13 PAUD teachers, attended the activity, which included interactive lectures, discussions, and pre- and post-tests. The materials covered exclusive breastfeeding, balanced complementary feeding (MPASI), and regular monitoring of child growth and development. The results showed a significant increase in participants’ understanding, particularly regarding the impact of stunting and monitoring of child growth and development. Nutrition education proved effective in enhancing the capacity of cadres and teachers as strategic partners at the community level. It is recommended that regular follow-up training with practical approaches, such as menu planning and supplementary feeding management, be conducted to ensure program sustainability.
Keywords: child development; community health post cadres ; early childhood teachers; nutrition education; stunting prevention
Abstrak: Stunting pada anak masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, salah satunya disebabkan oleh kurang optimalnya peran kader dan guru PAUD dalam edukasi gizi. Minimnya pelatihan serta kendala saat mendampingi masyarakat membuat upaya pencegahan stunting belum maksimal. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu dan guru PAUD mengenai pencegahan stunting dan pentingnya gizi seimbang untuk mendukung tumbuh kembang anak. Sebanyak 63 peserta terdiri atas 50 kader posyandu dan 13 guru PAUD mengikuti kegiatan yang dilaksanakan melalui ceramah interaktif, diskusi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Materi meliputi ASI eksklusif, pemberian MPASI bergizi seimbang, serta pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, terutama terkait dampak stunting dan pemantauan tumbuh kembang anak. Edukasi gizi terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas kader dan guru sebagai mitra strategis di tingkat komunitas. Disarankan agar pelatihan lanjutan dengan pendekatan aplikatif seperti penyusunan menu dan pengelolaan PMT dilakukan secara berkala untuk mendukung keberlanjutan program.
Kata kunci: tumbuh kembang anak; posyandu; guru PAUD; edukasi gizi; kader posyandu; pencegahan stunting
Abstract:Nutritional problems in pregnant women can affect the mother's health, also influence fetus’s growth and development while in the womb. The role of cadres in supporting pregnant women has a big influence so it is necessary…
necessary to empower cadres through education to reduce nutritional problems in pregnant women. Community service activities aim to enhance the understanding of cadres' concerning proper nutrition for pregnant women. The initial activity was carried out by assessing cadres' knowledge about balanced nutrition through pre-test before education, then providing material and after education with a post-test. The results conducted with 32 cadres showed that the cadres' knowledge of balanced nutrition had significantly increased in the average knowledge score by 20 point after balanced nutrition education (p<0.001). The results of activities related to balanced nutrition for pregnant women showed a positive response from cadres and good communication was established between presenters and cadres. The conclusion was an increase in cadres' knowledge after providing nutritional education about balanced nutrition for pregnant women. Continuous provision of balanced nutrition education by cadres can increase knowledge about nutrition among cadres and overcome nutritional problems in pregnant women.
Keywords: balanced nutrition; nutrition education; pregnant women
Abstrak: Masalah gizi yang dialami oleh ibu hamil dapat memengaruhi kesehatan sang ibu serta memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin selama masa kehamilan. Peran kader dalam mendampingi ibu hamil memiliki pengaruh besar sehingga diperlukan pemberdayaan kader melalui penyuluhan untuk menurunkan masalah gizi pada ibu hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan meningkatkan pengetahuan kader terkait gizi seimbang pada ibu hamil. Kegiatan penyuluhan melalui media ZOOM Meeting dengan metode ceramah menggunakan powerpoint dilakukan untuk menilai pengetahuan kader tentang gizi seimbang. Soal pre-test diberikan sebelum penyuluhan dan diakhiri dengan post-test. Sejumlah 32 kader mengikuti pre-post test yang diberikan, dan didapatkan hasil pengetahuan mereka mengenai gizi seimbang meningkat secara signifikan, dengan rata-rata skor pengetahuan naik sebesar 20 poin sebelum dan setelah edukasi tentang gizi seimbang dilakukan (p<0,001). Kader memberikan respon yang positif pada kegiatan penyuluhan terkait gizi seimbang ibu hamil dan terjalin komunikasi yang baik antara pemateri dan kader. Kesimpulan yang dihasilkan setelah kegiatan penyuluhan tentang gizi seimbang ibu hamil dilakukan, pengetahuan kader meningkat dibandingkan sebelum penyuluhan. Pemberian penyuluhan gizi seimbang oleh kader yang berkelanjutan dapat meningkatkan pengetahuan tentang gizi pada kader dan mengatasi permasalahan gizi ibu selama masa kehamilan.
Kata kunci: gizi seimbang; penyuluhan gizi; ibu hamil
Abstract:Optimizing the library space at OPPM Pondok Modern Darussalam Gontor aims to improve the book layout, classification system, and space design initiatives to increase the efficiency of borrowing books for students. The problems…
oblems faced include sloppy book layout, an ineffective classification system, and a lack of design initiative from library administrators. The implementation method uses a Participatory Action Research (PAR) approach, which involves several stages of socializing the layout design to administrators, implementing a new classification system, writing books according to classification, and creating Standard Operating Procedures (SOP) for daily, weekly and monthly activities. Familiarization provides an understanding of ergonomic design principles, while a new classification system and book fireplace make it easier to find and return books. Creating SOPs ensures consistent and efficient implementation. The results of this method show significant improvements in library management and user experience, with students finding it easier to access and borrow books and library administrators carrying out their duties in a more structured manner.
Keywords: optimization; libraries; layout design
Abstrak: Optimalisasi ruang perpustakaan di OPPM Pondok Modern Darussalam Gontor bertujuan untuk memperbaiki tata letak buku, sistem klasifikasi, dan inisiatif desain ruang untuk meningkatkan efisiensi peminjaman buku bagi siswa. Permasalahan yang dihadapi antara lain tata letak buku yang tidak rapi, sistem klasifikasi yang tidak efektif, dan kurangnya inisiatif desain dari pengelola perpustakaan. Metode pelaksanaannya menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi beberapa tahapan yaitu sosialisasi desain tata ruang kepada pengelola, penerapan sistem klasifikasi baru, penulisan buku sesuai klasifikasi, dan pembuatan Standard Operating Procedure (SOP) harian, mingguan dan kegiatan bulanan. Pembiasaan memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip desain ergonomis, sementara sistem klasifikasi baru dan perapian buku memudahkan pencarian dan pengembalian buku. Membuat SOP memastikan implementasi yang konsisten dan efisien. Hasil dari metode ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengelolaan perpustakaan dan pengalaman pengguna, siswa menjadi lebih mudah mengakses dan meminjam buku serta pengelola perpustakaan menjalankan tugasnya secara lebih terstruktur.
Kata kunci: optimalisasi; perpustakaan, desain tata letak
Abstract:Officers' readiness to prevent the spread of COVID-19 through document exchange is a problem in the community. This article discusses how the social engineering of COVID-19 cluster officers and Salawu Health Center officers…
ers in Tasikmalaya Regency in receiving and implementing document sterilization cabinet technology to suppress the transmission of the COVID-19 virus through document exchange. The use of ozone and UVC as sterilization media is beneficial but can negatively impact humans in the long term. Therefore education is needed for partners to avoid these negative impacts. This service activity method is partner situation analysis, pre-test, partner education, post-test, and conclusion. The result of this service is that partners have received document sterilization cabinets and UVC as room sterilizers. The results of measuring partner knowledge before and after participating in webinar activities using pre-test and post-test instruments, showed an increase in knowledge, skills and awareness by partners regarding the use of UVC and Ozone on average 83% from the initial condition of not understanding to understanding and skill.
Keywords: covid-19; ozone; uvc; health community center
Abstrak: Kesiapan petugas dalam mencegah penyebaran COVID-19 melalui pertukaran dokumen menjadi masalah di masyarakat. Artikel ini membahas tentang bagaimana rekayasa sosial pada petugas Gugus COVID-19 dan petugas Puskesmas Salawu di Kabupaten Tasikmalaya dalam penerima dan implementasi teknologi lemari sterilisasi dokumen guna menekan penularan virus COVID-19 melalui pertukaran dokumen. Penggunaan ozon dan UVC sebagai media sterilisasi sangat efektif, tetapi dapat menghasilkan dampak negatif dalam jangka Panjang, oleh karena itu diperlukan edukasi kepada mitra agar terhindar dari dampak negatif tersebut. Metode pada kegiatan pengabdian ini adalah analisis situasi mitra, Pre-test, edukasi mitra, post-test dan kesimpulan. Hasil dari pelaksanaan pengabdian ini adalah mitra telah menerima lemari sterilisasi dokumen dan UVC sebagai sterilisasi ruangan. Hasil pengukuran terhadap pengetahuan mitra sebelum dan setelah mengikuti kegiatan webinar menggunakan instrumen pre-test dan post-test, menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan, keterampilan dan kewaspadaan oleh mitra terkait penggunaan UVC dan Ozon rata-rata 83% dari kondisi awal tidak memahami menjadi paham dan terampil.
Kata kunci: covid-19; ozone; uvc; puskesmas