Search Articles & Publications

Showing 102 articles found for "Initiative"

Pendampingan Budidaya Alpukat Menuju Santripreneur GO GREEN di PONPES Irsyaduth Tholabah Padangan

Fauziyah, Ririn, Cahyono, Eko Arief, Zaenal Abidin, Muhammad, Dyana, Burhanatut
Abstract: Abstract: The problem faced by Ponpes Irsyaduth Tholabah Padangan is the limited knowledge and skills of the students in efficient and environmentally friendly avocado cultivation. Many students are not familiar with sustainable… tainable farming methods, so they still rely on traditional ways that are less efficient and potentially harmful to the environment. In addition, the lack of understanding of agricultural business management and digital marketing is also another problem in optimizing agricultural yields. This activity aims to increase the entrepreneurial capacity of the students through avocado cultivation as an environmentally friendly and sustainable economic potential. This program is implemented at Ponpes Irsyaduth Tholabah, Padangan, Bojonegoro Regency, with a participatory and educational approach. The main focus of the mentoring includes the transfer of knowledge about avocado cultivation techniques, agribusiness management, and the strengthening of entrepreneurial spirit based on Islamic values. Through a series of training and field practice, the students not only gain technical skills in planting avocados, but are also able to design business models that support the go green principle. The steps of activity implementation are as follows: a) Activity location survey, b) Pre-Test, c) Avocado Cultivation and Digital Marketing Training, d) Post-Test. The results of the activities show an increase in students' understanding of sustainable farming concepts and the emergence of small business initiatives based on agricultural products. This program is expected to become the embryo for producing a generation of students who are economically independent and concerned about environmental sustainability. Keywords: avocado farming; go green; santripreneur; sustainable economy   Abstrak: Permasalahan yang dihadapi oleh Ponpes Irsyaduth Tholabah Padangan adalah terbatasnya pengetahuan dan keterampilan santri dalam budidaya alpukat yang efisien dan ramah lingkungan. Banyak santri yang belum terbiasa dengan metode pertanian yang berkelanjutan, sehingga masih mengandalkan cara-cara tradisional yang kurang efisien dan berpotensi merusak lingkungan. Selain itu, kurangnya pemahaman tentang manajemen usaha pertanian dan pemasaran digital juga menjadi permasalahan lain dalam mengoptimalkan hasil pertanian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kewirausahaan santri melalui budidaya alpukat sebagai potensi ekonomi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Program ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Irsyaduth Tholabah, Padangan, Kabupaten Bojonegoro, dengan pendekatan partisipatif dan edukatif. Fokus utama pendampingan mencakup transfer pengetahuan tentang teknik budidaya alpukat, pengelolaan agribisnis, serta penguatan semangat kewirausahaan berbasis nilai-nilai keislaman. Melalui serangkaian pelatihan dan praktek lapangan, santri tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis dalam menanam alpukat, tetapi juga mampu merancang model usaha yang mendukung prinsip go green. Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan sebagai berikut: a) Survey lokasi Kegiatan, b) Pre-Test, c) Pelatihan Budidaya Alpukat dan Pemasaran Digital, d) Post-Test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri terhadap konsep pertanian berkelanjutan dan munculnya inisiatif usaha kecil berbasis hasil pertanian. Program ini diharapkan menjadi embrio lahirnya generasi santri yang mandiri secara ekonomi dan peduli terhadap kelestarian lingkungan. Kata kunci: budidaya alpukat; ekonomi berkelanjutan; go green; santripreneur

Meretas Jalan Menuju Kota Impian:Kolaborasi Masyarakat Dalam Pembangunan Berkelanjutan

MA Syaripudin, Siregar, Serlita Cindana, M. Rayendra, Saputri, Elsa, Maya Sari, Sheila, Khaula Nuria, Yolanda, Tiyas, Sewining, Melinda, Shantica
Abstract: Abstract: This article examines community service initiatives conducted through the Integrated Student Community Service (KKN-Terintegrasi) program at UIN Raden Intan Lampung. This program was implemented at the request… of the Mayor of Bandar Lampung, who specifically sought optimal solutions for various local issues, including recurrent flooding within the city. Based on focus group discussions between Student Group 221 and local community stakeholders in flood-prone areas, a sustainable urban development model was formulated, emphasizing active collaboration among the government, academia, the private sector, and civil society. The methodology employed the Asset-Based Community Development (ABCD) framework with a participatory approach. The initiatives of Group 221 focused on three primary pillars: the circular economy, community-based environmental management, and the strengthening of social inclusion. The results demonstrate that collaborative initiatives are capable of producing innovative and sustainable solutions tailored to the needs of the city, while simultaneously fostering collective awareness regarding the importance of urban development oriented toward common welbeing. Keywords: community collaboration; dream city; and sustainable development.   Abstrak: Artikel ini mengkaji kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan melalui kegiatan KKN-Terintegrasi UIN Raden Intan Lampung. Kegiatan KKN-Terintegrasi dilaksanakan atas permintaan Wali Kota Bandar Lampung yang secara khusus meminta solusi terbaik atas beberapa permasalahan yang dihadapi termasuk musibah banjir yang terjadi secara berulang di Kota Bandar Lampung. Hasil diskusi kelompok 221 Mahasiswa UIN Raden Intan bersama potensi masyarakat di beberapa titik rawan, dirumuskan model pembangunan kota berkelanjutan melalui kolaborasi aktif antara pemerintah, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat sipil. Metode diterapkan dengan pola ABCD (Assets Base Community Development), dengan pendekatan partisipatif. KKN-Terintegrasi kelompok 221 berfokus pada tiga pilar utama, yakni; perekonomian sirkular, pengelolaan lingkungan hidup berbasis komunitas, dan penguatan inklusi sosial. Hasil menunjukkan bahwa inisiatif kolaboratif mampu menghasilkan solusi inovatif dan berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan Kota Impian, serta dapat meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya pembangunan kota yang berpihak pada kesejahteraan bersama. Kata Kunci:  kolaborasi masyarakat; kota impian; dan pembangunan berkelanjutan.

Optimalisasi Sistem Informasi melalui Website Desa dalam Rangka Mewujudkan Smart Village di Desa Tanjung Baru Ranau

Junaidi, Hapsari, Rindy Putri, Masruroh, Ina, Pamungkas, Pandu, Wijayanti, Zetia
Abstract: Abstract: Community empowerment is essential for fostering independence and improving the quality of public services at the village level. Tanjung Baru Ranau Village, located in South Ogan Komering Ulu Regency, is known… for its rich natural beauty. However, this potential has not been fully utilized by the village government due to the absence of digital media for promoting local tourism. To address this challenge, an empowerment program was carried out through digitalization initiatives, including socialization on the use of the village website, website management training, and the handover of the newly developed Tanjung Baru Ranau Village website. The website was designed to support administrative services, publish village information, and promote tourism potential. The implementation method consisted of initial observations to identify village needs and potentials, followed by program socialization, technical training on website operation, and ongoing assistance in implementing technological innovations. The results of the training show that the Tanjung Baru Ranau Village website was successfully developed and that village officials gained the necessary skills to manage it effectively. This improvement supports the realization of transparent and accountable governance and enables the optimal development of village potentials. Overall, the empowerment program successfully increased village officials’ understanding of the importance of digitalization in governance systems by 48%. Keywords: digitalization; village information system; village website   Abstrak: Pemberdayaan masyarakat merupakan kunci dalam mendorong kemandirian dan peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat desa. Desa Tanjung Baru Ranau merupakan salah satu desa yang termasuk dalam Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan yang dikenal dengan potensi alamnya yang indah. Keindahan alam tersebut belum dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh pemerintah desa karena belum menggunakan media digital untuk mempromosikan wisata lokal yang ada di Desa tanjung Baru Ranau. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan program pemberdayaan melalui sosialisasi digitalisasi melalui website desa dan pelatihan pengelolaan website seta penyerahan website Desa Tanjung Baru Ranau. Website ini dirancang untuk mencakup layanan administrasi, publikasi informasi desa, serta promosi potensi wisata. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap observasi awal guna mengidentifikasi kebutuhan dan potensi desa, dilanjutkan dengan sosialisasi progra, pelatihan teknis pengelolaan website serta pendampingan implementasi inovasi teknologi. Hasil dari pelatihan pembuatan dan pengoperasian Website Desa Tanjung Ranau adalah terciptanya website desa dan keterampilan perangkat desa dalam mengelola website desa dengan baik dan benar agar dapat menyelenggarakan pemerintahan yang transparan, akuntabel dan mampu mengembangkan potensi desa secara optimal. Secara keseluruhan pemberdayaan yang dilakukan berhasil meningkatkan pemahaman aparat desa sebesar 48% dalam memahami pentingnya digitalisasi dalam sistem pemerintahan. Kata kunci: digitalisasi; sistem informasi desa; website desa

Adoption of Information Systems and Digital Promotion Strategies Among Rural MSMEs

Fera Widyanata, Dolly Tanzil, Muhammad Bahrul Ulum, Ahmad Khoirun Najib
Abstract: Abstract: This community empowerment initiative aims to enhance the digital readiness of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Permata Baru Village, Ogan Ilir Regency, through the implementation of information… systems and digital promotion strategies. Prior to the program, local MSME actors faced several challenges, including limited digital literacy, a lack of understanding of online marketing strategies, and minimal utilization of social media as a promotional tool, resulting in restricted market reach. The program adopts an educational and participatory approach, combining community-based learning, interactive discussions, and consultation sessions facilitated by lecturers and students from the Faculty of Economics, Sriwijaya University. The findings indicate strong enthusiasm among MSME participants and an improved understanding of how digitalization can expand market access. Participants have begun to utilize social media platforms such as Instagram, Facebook, and TikTok to promote their products. Overall, this initiative contributes to advancing digital literacy and technology-based marketing skills among rural MSMEs, thereby fostering inclusive and sustainable local economic growth. Keywords: community engagement; digital literacy; digital promotion; information systems; MSMEs; rural development   Abstrak: Inisiatif pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Permata Baru, Kabupaten Ogan Ilir, melalui penerapan sistem informasi dan strategi promosi digital. Sebelum program ini dilaksanakan, para pelaku UMKM masih menghadapi sejumlah kendala, seperti terbatasnya literasi digital, kurangnya pemahaman mengenai strategi pemasaran daring, serta minimnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi sehingga jangkauan pasar mereka relatif sempit. Program ini mengadopsi pendekatan edukatif dan partisipatif, yang menggabungkan pembelajaran komunitas, diskusi interaktif, dan sesi konsultasi yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi, Universitas Sriwijaya. Temuan menunjukkan bahwa peserta UMKM menunjukkan antusiasme yang tinggi dan peningkatan pemahaman tentang bagaimana digitalisasi dapat memperluas akses pasar. Mereka telah mulai memanfaatkan platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok untuk promosi produk. Secara keseluruhan, inisiatif ini berkontribusi untuk memajukan literasi digital dan keterampilan pemasaran berbasis teknologi di kalangan UMKM pedesaan, yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan. Kata kunci: pengabdian kepada masyarakat; literasi digital; promosi digital; sistem informasi; UMKM; pembangunan perdesaan

BUSINESS STRATEGY USING AI (ARTIFICIAL INTELLIGENCE): MSME TRAINING IN JAYAPURA CITY

Somisu, Rut Penina, Iwo, Lidiah Tereda, Harikedua, Alfani Laura
Abstract: Abstract: The rapid pace of digital transformation highlights the need to empower Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Jayapura City by integrating Artificial Intelligence (AI) into their business strategies.… This community service initiative aims to assess MSME actors’ initial understanding of AI, deliver targeted training, and evaluate improvements in strategic planning using the Value Proposition Canvas (VPC). The program was conducted in three stages: pre-assessment, training implementation, and post-training evaluation. Initial findings revealed that most participants had limited knowledge of AI and its applications. However, after the training, there was a significant increase in participants’ confidence and capability. The training effectively reduced lack of knowledge by 40%, addressed infrastructure and internet challenges by 45%, and decreased uncertainty regarding AI's return on investment by 30%. Participants began applying tools such as ChatGPT, Canva AI, and the VPC method to better understand customer needs. Although the study was limited by a short evaluation period and a specific geographic focus, it offers valuable insights for policymakers, educators, and development stakeholders. The findings support the importance of accessible, hands-on training in making AI a practical and beneficial resource for small businesses, ultimately promoting inclusive, technology-driven growth.     Keywords: artificial intelligence, business strategy, jayapura, MSME, youth   Abstrak: Transformasi digital yang pesat mendorong perlunya pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Jayapura melalui integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam strategi bisnis mereka. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menilai pemahaman awal pelaku UMKM terhadap AI, memberikan pelatihan terarah, dan mengevaluasi peningkatan dalam perencanaan strategis menggunakan Value Proposition Canvas (VPC). Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga tahap: pra-asesmen, pelatihan, dan evaluasi pascapelatihan. Hasil awal menunjukkan bahwa mayoritas peserta memiliki pengetahuan terbatas tentang AI dan penerapannya. Namun, pascapelatihan terlihat peningkatan signifikan dalam kepercayaan diri dan kemampuan peserta. Pelatihan berhasil menurunkan tingkat ketidaktahuan sebesar 40%, mengurangi kendala infrastruktur dan internet sebesar 45%, serta menekan keraguan atas keuntungan penggunaan AI sebesar 30%. Peserta mulai memanfaatkan alat seperti ChatGPT, Canva AI, dan metode VPC untuk meningkatkan pemahaman kebutuhan pelanggan. Meski terbatas pada waktu evaluasi yang singkat dan wilayah Jayapura, studi ini memberikan wawasan penting bagi pembuat kebijakan, pendidik, dan pemangku kepentingan untuk mendorong pertumbuhan UMKM berbasis teknologi secara inklusif. Kata kunci: anak muda, bisnis strategi, jayapura, kecerdasan buatan, UMKM

Penyuluhan dan Pelatihan Pengolahan Makanan Bergizi Bagi Kader PKK RW 04 Kelurahan Badean

Ningsih, Indah Yulia, Hidayat, Mochammad Amrun, Suryaningsih, Ika Barokah, Kuswandi, Bambang
Abstract: The level of health significantly influences the quality of human resources. The family, being the most basic unit of society, has a significant impact on enhancing health outcomes. A mother is suitable for this role, as… she is responsible for caring for the entire family. Kader PKK (members of the Family Welfare Movement, a community-based women's organization in Indonesia) of RW 04 in Badean Village, Bondowoso District, Bondowoso Regency has an opportunity to enhance their potential through women's empowerment. The distribution of educational and economic levels among people in RW 04, Badean Subdistrict, is uneven, resulting in a disparity in their health status as well. This service activity focuses on empowering women through the implementation of the Participatory Rural Appraisal (PRA) method. The aim is to enhance the quality of community health by conducting counseling and training on preparing nutritious food using Moringa leaves, which are readily accessible to the population. This service activity has enhanced the knowledge and skills of Kader PKK of RW 04 in processing nutritious meals. They can also disseminate the knowledge they have acquired to mothers in their surroundings, thus improving the effectiveness of initiatives to empower women in the healthcare sector.      Keywords: Counseling and training; nutritious meals; kader PKK   Abstrak: Salah faktor yang berperan besar terhadap kualitas sumber daya manusia adalah tingkat kesehatan. Keluarga sebagai kelompok sosial terkecil dalam masyarakat memegang peran penting dalam perbaikan status kesehatan. Peran ini dapat dipegang oleh seorang ibu karena ibulah yang bertugas merawat seluruh keluarga. Salah satu kelompok yang berpeluang dikembangkan potensinya melalui pemberdayaan wanita adalah kader PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) RW 04 Kelurahan Badean Kecamatan Bondowoso Kabupaten Bondowoso. Tingkat pendidikan dan perekonomian warga di lingkungan RW 04 Kelurahan Badean tidak merata, sehingga status kesehatannya juga belum merata. Pada kegiatan pengabdian ini dilaksanakan upaya pemberdayaan perempuan menggunakan metode PRA (Participatory Rural Appraisal) berupa upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan makanan bergizi berbasis daun kelor yang mudah didapat di sekitar lingkungan warga. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini pengetahuan dan keterampilan kader PKK RW 04 mengenai pengolahan makanan bergizi menjadi meningkat. Para kader juga dapat menyampaikan ilmu yang diperolehnya kepada para ibu di lingkungannya, sehingga upaya pemberdayaan perempuan dalam bidang kesehatan menjadi lebih optimal. Kata kunci: Penyuluhan dan pelatihan; makanan bergizi; kader PKK

Penerapan Media Pembelajaran Yolov4 Otomatis Pengenalan Jenis Komponen Elektronika di SMK Negeri 1 Tanjungbalai

Junaidi, Junaidi, Amin, Muhammad, Zulkhairani, Zulkhairani, Fitriayu, Suci
Abstract: The implementation of YOLOv4 technology in the image-processing-based learning system at SMK Negeri 2 Tanjungbalai aims to enhance students' understanding of various electronic components in the Audio-Video Engineering field.… ield. Currently, the learning process is still conducted manually, where teachers bring components such as resistors, capacitors, and other electronic parts. This method presents challenges in teaching the names of electronic components, as manual learning requires more time and students must recognize each component physically, one by one. Furthermore, students need to process resistor color codes and IC markings, which demand significant time and understanding. The YOLOv4 algorithm, known for its efficiency and accuracy, is utilized to detect and identify the type and value of components such as resistors, capacitors, transistors, and ICs automatically. This community service activity includes training, workshops, and the implementation of an image-processing-based application designed to assist students in a more interactive and efficient learning process. The results of this initiative indicate that the use of this technology positively impacts students' comprehension and improves the effectiveness of learning media in the school laboratory.  Keywords: YOLOv4; image processing; electronic components; learning media   Abstrak: Penerapan teknologi YOLOv4 dalam sistem pembelajaran berbasis image processing di SMK Negeri 2 Tanjungbalai bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam mengenali berbagai komponen elektronika di bidang Teknik Audio Video. Media pembelajaran yang dilakukan saat ini masih menggunakan secara manual dengan cara guru membeawa komponen seperti resistor, kapasitor dan komponen lainnya. Dengan cara ini terdapat masalah dalam media pembelajaran untuk pengenalan nama nama komponen elektronika. Masalah yang terjadi pembelajaran manual membutuhkan waktu yang lebih lama dan siswa harus mengenali satu per satu nama nama komponen secara fisik. Selanjutnya siswa membutuhkan proses membaca kode warna resistor marking IC membutuhkan waktu dan pemahaman yang sangat lama. Algoritma YOLOv4 yang dikenal efisien dan akurat digunakan untuk mendeteksi serta mengidentifikasi jenis dan nilai komponen seperti resistor, kapasitor, transistor, dan IC secara otomatis. Kegiatan pengabdian ini mencakup pelatihan, workshop, serta implementasi aplikasi berbasis image processing yang dirancang untuk membantu siswa dalam proses pembelajaran yang lebih interaktif dan efisien. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan teknologi ini memberikan dampak positif terhadap pemahaman siswa serta meningkatkan efektivitas media pembelajaran di laboratorium sekolah.  Kata kunci: YOLOv4; image processing; komponen elektronika; media pembelajaran

Inkubasi Kewirausahaan Berbasis Mahasiswa untuk Pengembangan Usaha Digital Startup Mahasiswa untuk mengoptimalkan Usaha Mahasiswa yang Berkelanjutan

Harumy, THF., Br.Ginting, Dewi Sartika, Manik, F.Y., Nuzuliati, Nuzuliati
Abstract: The digital startup business incubation program for students is an initiative to support the development of innovative and sustainable businesses. The program aims to help students develop competitive business potential.… The entrepreneurial landscape at Universitas Sumatera Utara is continuously growing, marked by the emergence of young entrepreneurs from various programs such as the Student Entrepreneurial Program (PMW) and the Student Creativity Program (PKM). In 2023, there were 12 funding opportunities for PKM entrepreneurial schemes and three winners of the P2MW program. However, challenges remain, such as limited networking opportunities, market access, and minimal mentoring and education on financial management. The lack of mentors and supporting resources often causes campus startups to lose motivation. The methods used to address these issues include mentoring to enhance the capabilities of student startups, financial management literacy, the provision of business facilities, and training and guidance in marketing. This program provides valuable opportunities for students to develop digital business ideas and apply sustainable business principles. As a result, students are better prepared to contribute to sustainable economic growth. Keywords: startup; incubator; digital; sustainable; business   Abstrak:  Program inkubasi pengembangan usaha startup digital mahasiswa merupakan inisiatif untuk mendukung pengembangan usaha yang inovatif dan berkelanjutan. Tujuan program ini adalah membantu mahasiswa mengembangkan potensi usaha yang kompetitif. Situasi kewirausahaan di Universitas Sumatera Utara terus berkembang dengan munculnya wirausahawan muda dari berbagai program, seperti Program Wirausaha Muda (PMW) dan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Pada tahun 2023, terdapat 12 pendanaan untuk skema kewirausahaan PKM dan tiga pemenang program P2MW. Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan peluang jejaring, akses pasar, serta minimnya pendampingan dan edukasi terkait pengelolaan keuangan usaha. Kurangnya mentor dan sumber daya pendukung menyebabkan startup kampus sering kehilangan motivasi. Metode yang digunakan untuk mengatasi permasalahan ini meliputi pendampingan peningkatan kemampuan startup mahasiswa, literasi pengelolaan keuangan, penyediaan fasilitas usaha, serta pelatihan dan bimbingan pemasaran. Program ini membuka peluang berharga bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide bisnis digital dan menerapkan prinsip bisnis berkelanjutan. Hasilnya, mahasiswa lebih siap berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kata kunci: startup; inkubator; digital; berkelanjutan; bisnis  

Pendampingan Implementasi E-Arsip Untuk Proyek Infrastruktur Tol

Gustriansyah, Rendra, Suhandi, Nazori, Puspasari, Shinta, Sanmorino, Ahmad, Wiyanto, Ari
Abstract: The conventional management of archives using physical files at the Jambi-Betung II Toll Road Land Procurement Commitment Making Officer (PPK-PPTJT) agency results in slow document retrieval, a higher risk of data loss,… and limited accessibility to important information. This community service initiative aims to enhance the technological skills of human resources at PPK-PPTJT Jambi-Betung II, particularly in electronic archive management. The methods employed involve socialization and technical training on using e-archive applications for four PPK-PPTJT employees. Evaluation was conducted through questionnaires and interviews to assess the participants' improvement in understanding and skills. The results demonstrated a significant increase in participants' capabilities: 25% reported a better understanding of the benefits of e-archives, 75% enhanced their operational application skills, and 25% felt more confident in managing electronic archives. The implementation of e-archives has successfully reduced reliance on physical documents and expedited the toll road land procurement administration process, ultimately increasing the operational efficiency of PPK-PPTJT Jambi-Betung II. Keywords: e-archive; mentoring; land procurement; archive management    Abstrak: Pengelolaan arsip secara konvensional dengan menggunakan berkas fisik di instansi Pejabat Pembuat Komitmen Pelaksana Pengadaan Tanah Jalan Tol (PPK-PPTJT) Jambi-Betung II menyebabkan lambatnya pencarian dokumen, rentan kehilangan data, dan terbatasnya aksesibilitas terhadap informasi penting. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di PPK-PPTJT Jambi-Betung II dalam hal digitalisasi dan pengelolaan arsip elektronik. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis penggunaan aplikasi e-arsip bagi empat pegawai PPK-PPTJT. Evaluasi dilakukan dengan angket dan wawancara untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan empat peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan: 19% peserta lebih memahami manfaat e-arsip, 31% peningkatan kemampuan operasional aplikasi, dan 25% peningkatan kepercayaan diri dalam pengelolaan arsip elektronik. Penerapan e-arsip berhasil mengurangi ketergantungan pada arsip fisik, mempercepat proses administrasi pengadaan tanah jalan tol, efisiensi ruang penyimpan, dan kemudahan monitoring dan evaluasi proses operasional PPK-PPTJT Jambi-Betung II. Kata kunci: e-arsip; pendampingan; pengadaan tanah; pengelolaan arsip

Product Catalog Creation as Visual Identity for Woro Srikandi Batik Pacitan

Achmad, Zainal Abidin, Arifianto, Pungky Febi
Abstract: Abstract: Batik Woro Srikandi, a traditional batik producer in Arjowinangun, Pacitan, faces significant challenges in digital marketing. This issue stems from a lack of professional promotional media and an underdeveloped… d visual identity, hindering the product's ability to compete in an increasingly competitive market. To address these constraints, the community service team designed an initiative comprising several methodological stages: (1) conducting a needs analysis of the partner through observation and interviews; (2) implementing training sessions on product photography and design; and (3) facilitating participatory mentorship for the local artisans in catalog production and visual identity development. The primary outcome of this project was the successful creation of a professional product catalog that features a consistent brand visual identity. This catalog is designed to strengthen brand identity, expand market reach, and provide a competitive advantage for Batik Woro Srikandi. It is anticipated that this catalog will not only enhance customer engagement and sales but also contribute to the long-term sustainability of Pacitan's traditional batik art. Keywords: traditional batik; visual identity; product catalog; woro srikandi batik; digital branding   Abstrak: Batik Woro Srikandi sebagai produsen batik tradisional di Arjowinangun, Pacitan, menghadapi kendala dalam pemasaran digital karena kurangnya media promosi yang profesional dan identitas visual yang kuat, sehingga menyulitkan produknya bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Untuk mengatasi hal ini, kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang dengan tahapan metode yang terdiri dari: (1) Analisis kebutuhan mitra melalui observasi dan wawancara; (2) Pelaksanaan pelatihan fotografi produk dan desain; serta (3) Pendampingan dalam pembuatan katalog dan pengembangan identitas visual yang dilakukan secara partisipatif bersama perajin. Capaian utama dari kegiatan ini adalah terwujudnya sebuah katalog produk profesional yang memuat identitas visual merek yang konsisten. Tujuannya adalah untuk memperkuat brand identity, memperluas jangkauan pasar, dan memberikan keunggulan kompetitif bagi Batik Woro Srikandi. Diharapkan, katalog ini tidak hanya meningkatkan keterlibatan pelanggan dan penjualan, tetapi juga mendukung keberlanjutan seni batik tradisional Pacitan dalam jangka panjang.          Kata kunci: batik tradisional; identitas visual; katalog produk; batik woro srikandi; branding digital