Abstract:Abstract:Being a permanent employee are people who are still employees, that is a clear and guaranteed future, which gets more bonuses than contract employees. One of the national trading companies in Indonesia, namely PT…
T Pinus Merah Abadi, also recruits employees both at the head office and at each branch of the company, but in the process decisions made for employees cannot be made by employees. branch of the company, even in the number of many who are disadvantaged because the manual is still carried out by the manager, which is then filtered by the head office. To use these things, in this study a system that supports decisions in branch offices will be made using the fuzzy tsukamoto method which is expected to work from employees. And after the support system takes this decision, employees have made successful decisions, because employees can immediately see the calculation process through the application that has been made.
Keywords: fuzzy tsukamoto; permanent employee; decision support system
Abstrak:Menjadi seorang karyawan tetap di sebuah perusahaan adalah keinginna banyak orang yang masih menjadi seorang karyawan kontrak, selain masa depan yang jelas dan terjamin, seorang karyawan tetap mendapatkan bonus yang lebih banyak dibandingkan dengan karyawan kontrak. Salah satu perusahaan dagang nasional di Indonesia yaitu PT Pinus Merah Abadi juga melakukan perekrutan untuk karyawan tetap setiap tahunnya baik di kantor pusat maupun di setiap cabang perusahaan, namun dalam prosesnya terkadang keputusan yang dibuat mengenai pengangkatan karyawan tetap oleh perusahaan tidak memuaskan para karyawan yang ada di cabang perusahaan, bahkan terkadang para karyawan merasa dirugikan karena perhitungan nya masih dilakukan manual oleh manajer, yang kemudian diproses oleh kantor pusat. Untuk menangani hal tersebut, dalam penelitian ini akan dibuat sebuah sistem pendukung keputusan di kantor cabang perusahaan khususnya kantor cabang kisaran menggunakan metode fuzzy tsukamoto yang diharapkan bisa menangani keluhan dari para karyawan. Dan setelah sistem pendukung keputusan ini digunakan, para karyawan cabang sudah bisa menerima keputusan yang telah dibuat manajer, karena karyawan bisa langsung melihat proses perhitungannya melalui apikasi yang sudah dibuat.
Kata kunci: fuzzy tsukamoto; karyawan tetap; sistem pengambilan keputusan
Abstract:Abstract: Mangosteen is a tropical fruit that is widely cultivated in Indonesia. In general, many are honed who cultivate mangosteen fruit, but farmers still experience problems in dealing with pests and diseases of mangosteen,…
osteen, to overcome the existing problems, the agricultural extension helps to understand farmers to identify these pests and diseases. The Asahan District Agriculture Office in identifying mangosteen diseases is still done manually because in the limited time mangosteen farmers cannot receive training from unscheduled farmer counseling. So to make it easier to understand in identifying diseases, researchers create an expert system that can build to identify diseases and pests in mangosteen in percentage probability, using a certainty factor algorithm for the application of an effective expert system in overcoming the problem. The accuracy in the calculation process of the certainty factor algorithm is influenced by the selection of the data for the existing symptoms.
Keywords: diseases and pests; mangosteen plants; expert systems; certainty factor.
Abstrak: Buah manggis merupakan buah tropis yang banyak dibudidayakan di Indonesia . pada umumnya diasahan banyak yang membudiadayakan buah manggis, namun petani masih mengalami kendala dalam menagani hama dan penyakit manggis, untuk mengatasi permasalahan permasalahan yang ada, penyuluhan pertanian membantu untuk melakukan pemahaman kepada petani agar dapat mengidentifikasi hama dan penyakit tersebut. Adapun Dinas Pertanian Kabupaten Asahan dalam melakukan identifikasi penyakit manggis masih secara manual, karena dalam keterbatasan waktu petani manggis tidak dapat pelatihan dari penyuluhan petani yang tidak terjadwalkan. Maka untuk mempermudah dalam memahami dalam mengidentifikasi penyakit peneliti membuat sistem pakar yang dapat membangun untuk mengidentifikasi penyakit dan hama pada manggis dalam probabilitas persentasenya, menggunakan algoritma certainty factor untuk penerapan sistem pakar ekfektif dalam mengatasi permasalahannya. Keakuratan dalam proses perhitungan algoritma certainty factor yang dipengaruhi oleh pemilihan data gejala-gejala yang ada.
Kata kunci: penyakit dan hama; tanaman manggis; sistem pakar; certainty factor.
Abstract:Abstract: The library is one of the information centers that is very close and familiar to the community. Apart from the information center, the library is also a source of knowledge, research, and various other services.…
. Then process, preserve, maintain and maintain the entire library book collection in order to keep it in good condition, intact, fit for use and not easily damaged and present this information to users for use and empowerment. Along with the increasing participation of the community to assist the government in the implementation of increasing interest and reading culture as well as a source of knowledge, many libraries have been established in the Asahan Regency area. The establishment of regional libraries to accelerate the increase in interest and reading culture as well as a means of sources of knowledge. In achieving the target of developing regional libraries in the region in Asahan Regency, the Library and Archives Office also has a book distribution assistance program, with the target of regional libraries in the Asahan Regency area, which will be targeted as beneficiaries of assistance, and each regional library is not yet known for certain books. what is in demand in each area of Asahan Regency. In selecting libraries and determining the distribution of books that will be donated to the library requires criteria as a comparison for each library in Asahan Regency, so that the distribution of book aid is right on target.
Keywords: Distribution book; SAW Method.
Abstrak: Perpustakaan adalah salah satu pusat informasi yang sangat dekat dan akrab dengan masyarakat. Selain pusat informasi, perpustakaan juga merupakan sumber ilmu pengetahuan, penelitian, serta berbagai layanan jasa lainnya. Seiring dengan meningkatnya peran serta masyarakat untuk membantu pemerintah dalam pelaksanaan peningkatan minat dan budaya baca serta sebagai sarana sumber ilmu pengetahuan, maka telah banyak berdiri perpustakaan di daerah Kabupaten Asahan. Berdirinya perpustakaan daerah untuk mempercepat peningkatan minat dan budaya baca serta sebagai sarana sumber ilmu pengetahuan. Dalam pencapaian target pengembangan perpustakaan daerah di wilayah di Kabupaten Asahan, maka Dinas Perpustakaan dan Arsip juga memiliki program bantuan pemberian buku, dengan sasaran perpustakaan daerah dalam Wilayah Kabupaten Asahan, yang akan ditetapkan menjadi sasaran penerima bantuan, dan setiap perpustakaan daerah belum diketahui secara pasti buku apa saja yang diminati disetiap daerah Kabupaten Asahan. dalam memilih perustakaan dan menentukan distribusi buku yang akan disumbangkan kepada perpustakaan memerlukan kriteria-kriteria sebagai perbandingan setiap perpustakaan yang ada di Kabupaten Asahan, sehingga dalam distribusi bantuan buku tepat sasaran.
Kata kunci: Pemberian Bantuan Buku; Metode SAW.
Abstract:Abstract: Most of the area in Asahan Regency is a plantation and coastal area where some of the people work as farmers and fishermen. Coastal areas are still lagging behind because they are far from urban areas so that the…
he government pays little attention to it, especially regarding clean water. Clean water in the area can be said to be unfit for use. So that people find it difficult to get clean water for drinking, washing and bathing. These problems can be solved by programs to improve clean water infrastructure and facilities, such as drilling wells and allocating river water, so that they can provide optimal services for clean water, which has a very strong relationship with the economic growth of a region and the socio-cultural life of the community. Determining the priority scale for clean water must look at various criteria so as to produce accurate and precise results. The criteria that are considered in determining the priority of clean water are: Water Condition, Population, Regional Economic Potential, Cost, Level of Interest. To determine the priority of clean water projects at the Public Works and Spatial Planning Office of Asahan Regency, a decision support system is needed that can assist in determining which villages have the right to be prioritized in the priority of clean water projects more effectively and efficiently.
Keywords: Clean water; AHP; TOPSIS; Asahan
Abstrak: Sebagian Besar Wilayah di Kabupaten Asahan merupakan wilayah perkebunan dan pesisir yang sebagian masyarakatnya bekerja sebagai petani dan nelayan. Di wilayah Pesisir masih tertinggal karena letaknya yang jauh dari perkotaan sehingga kurang diperhatikan oleh pemerintah, terutama mengenai air bersih. Air bersih di wilayah tersebut bisa di bilang tidak layak untuk digunakan. Sehingga masyarakat kesulitan untuk mendapatkan air bersih baik itu untuk diminum, menyuci dan mandi. Masalah tersebut dapat diselesaikan dengan program peningkatan prasarana dan sarana air bersih seperti membuat sumur bor dan pengalokasiam air sungai, agar tetap dapat memberikan pelayanan yang optimal terhadap air bersih memiliki keterkaitan yang sangat kuat dengan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah maupun sosial budaya kehidupan masyarakat. Penentuan skala prioritas air bersih tersebut harus melihat dari berbagai kriteria sehingga menghasilkan hasil yang akurat dan tepat. Adapun kriteria yang menjadi pertimbangan dalam penentuan prioritas air bersih ialah: Kondisi Air, Jumlah Penduduk, Potensi Ekonomi Daerah, Biaya, Tingkat Kepentingan. Untuk penentuan proyek prioritas air bersih di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Asahan maka diperlukan sistem pendukung keputusan yang dapat membantu dalam menentukan desa mana yang berhak didahulukan dalam prioritas proyek air bersih dengan lebih efektif dan efisien.
Kata kunci: Air bersih; AHP; TOPSIS; Asahan
Abstract:Abstract: Raskin is a government subsidy program in the form of food assistance, distribution of rice given to poor households. For the management or implementation of the distribution of Raskin, it has been determined according…
ccording to the data obtained from the village. However, for the distribution of Raskin, the village has difficulties in weighing rice and re-collecting data on the people who get Raskin and must also distribute the community in each hamlet, so to make it easier for the distribution of Raskin rice, the researchers designed a Raskin ATM to help the village and the underprivileged, and to make the distribution easier. young to take the rice. Raskin ATM designed using Radio Frequency Identification (RFID) and Internet of things (IOT). Rice ATM which will be placed in the village office or village hall office. This tool makes it easier to create reports that are already stored in the system that was created. Every transaction on an ATM machine will send information to the person in charge of the ATM machine, namely the Lurah or Village Head
Keywords: Rice ATM; radio frequency identification; raskin; atm at the Balai's office village.
Abstrak: Raskin merupakan program subsidi pemerintah berupa bantuan pangan, penyaluran beras yang diberikan kepada rumah tangga yang tidak mampu. Untuk pengelolaan atau pelaksanan dalam pembagian raskin sudah ditentukan sesuai dengan data yang di dapat dari desa. Namun untuk pembagian raskin tersebut desa kerepotan dalam penimbangan beras dan pendataan ulang masyarakat yang mendapatkan raskin dan juga harus membagikan masyarakat di setiap dusun, jadi untuk mempermudah dalam pembagian beras raskin peneliti merancang sebuah ATM Raskin untuk membantu pihak desa dan masyarakat kurang mampu, dan untuk lebih muda untuk pengambilan beras tersebut. ATM Raskin yang dirancang menggunakan Radio Frekuensi Identifikasi (RFID) dan Internet of things (IOT). ATM beras yang nantinya ditempatkan di kantor kelurahan atau kantor balai desa. Dengan adanya alat ini mempermuda untuk membuat laporan yang sudah tersimpan didalam sistem yang dibuat. Setiap transaksi pada mesin ATM akan mengirimkan informasi kepenanggung jawab mesin ATM yaitu Lurah atau Kepala Desa.
Kata kunci: ATM Beras; Radio Frekuensi Identifikasi; Raskin; ATM Kantor Balai Desa.
Abstract:Abstract: The types of small and medium business sectors that are spread in the Kota Kisaran Timur District vary widely, including fashion, handicrafts, furniture, cafes, restaurants. One of the obstacles that are often…
faced by SMEs is the limited promotional media and the absence of mapping the location of these SMEs. The Department of Cooperatives and Trade of Asahan Regency has provided information on SMEs but it is still static in archive form and has not been computerized. The community, business actors, and parties who need information about these SMEs must visit the Cooperatives and Trade Office of Asahan Regency directly, which takes a long time and is less effective. The geographic information system used is web-based and uses the Google Maps API for mapping locations by determining coordinates. The use of WebGIS can make it easier for people to find information and the location of SMEs that are displayed in the form of regional mapping accurately and quickly. In addition, it also makes it easier for the Asahan Regency Cooperative and Trade Office to view information on the spread and growth of SMEs.
Keywords: Mapping; WebGIS; Small and Medium Enterprises (SMEs); Eastern Kisaran
Abstrak: Jenis sektor usaha kecil menengah yang tersebar di Kecamatan Kota Kisaran Timur sangat bervariasi meliputi usaha fashion, kerajinan tangan, furniture, cafe, restoran, Salah satu kendala yang sering dihadapi oleh UKM yaitu media promosi yang terbatas dan belum adanya pemetaan lokasi UKM tersebut. Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Asahan telah menyediakan informasi mengenai UKM tetapi masih bersifat statis dalam bentuk arsip dan belum terkomputerisasi. Masyarakat, pelaku usaha, dan pihak-pihak yang membutuhkan informasi mengenai UKM tersebut harus mengunjungi Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Asahan secara langsung, dimana hal tersebut membutuhkan waktu yang lama dan kurang efektif. Sistem informasi geografis yang digunakan berbasis web dan menggunakan Google Maps API untuk pemetaan lokasi dengan menentukan titik koordinat. Pemanfaatan WebGIS dapat mempermudah masyarakat dalam mencari informasi dan lokasi UKM yang ditampilkan dalam bentuk pemetaan wilayah secara tepat dan cepat. Selain itu juga mempermudah Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Asahan dalam melihat informasi penyebaran dan pertumbuhan UKM.
Kata Kunci: Pemetaan; WebGIS; Usaha Kecil Menengah (UKM); Kecamatan Kota; Kisaran Timur.
Abstract:Abstract: Susenas is one of the important household socio-economic data sources in Indonesia. Susenas has become the main reference for meeting the needs of the government in implementing national development so that it…
is in line with the National Medium Term Development Plan (RPJMN), nine priority agendas or nawacita and the goals of Sustainable Development. A survey is a method of collecting data by giving questions to respondents. a survey is the best way to get correct information and the results can be justified. In the process of collecting PMTB survey data, which is carried out by partner officers, it is still implementing a manual system where partner officers come to the company / business under the form to fill in the company's income and expenditure data, and then the partner returns to the ledger to be analyzed by the Balance Sheet officer, the author intends to create a web-based system that is considered to provide an effective solution and can be used as a tool for PMTB data collection using the interview research method and direct observation to the Medan City BPS office.
Keywords: BPS (Badan Pusat Statistik), PMTB, Survei, User, Web
Abstrak: Susenas merupakan salah satu sumber data sosial ekonomi rumah tangga yang penting diindonesia. Susenas telah menjadi rujukan utama untuk memenuhi kebutuhan pemerintah dalam mengimplementasikan pembangunan nasional agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), sembilan agenda prioritas atau nawacita dan tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Survei adalah metode pengumpulan data dengan memberikan pertanyaan – pertanyaan kepada responden. survei merupakan cara terbaik dalam mendapatkan sebuah informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan hasilnya. Dalam proses pengumpulan data survei PMTB yang dilakukan oleh petugas mitra masih menerapkan sistem manual yang mana petugas mitra datang ke perusahaan/usaha membawah formulir pengisian data pendapatan dan pengeluaran perusahaan, dan selanjutnya mitra kembali menulis ke buku besar untuk dapat di analisa oleh petugas Neraca, penulis bermaksud membuat suatu sistem berbasis web yang dipandang dapat memberikan solusi yang efektif serta dapat dijadikan sebagai alat pendataan PMTB dengan menggunakan metode penelitian wawancara dan observasi langsung ke kantor BPS Kota Medan.
Kata kunci: BPS (Badan Pusat Statistik), PMTB, Survei, User, Web
Abstract:Abstract: Food is the most important foodstuff needed by humans, in addition to consumption, the production of food crops can also be used as a source of business in the economy. This study aims to predict the production…
of food crops in the Agriculture Office of Asahan Regency. Based on data on food crop production from 2012 to 2019 at the Asahan District Agriculture Office experienced ups and downs, food crop production sometimes does not meet the consumption of people in Asahan Regency (devisit) and sometimes overproduction (surplus). So far, the Agriculture Office of Asahan Regency has predicted the production of food crops only with estimates so that the results are not accurate. Based on these problems, a proper forecasting system is needed so that it is able to predict the production rate of food crops quickly and accurately. Applications are built using Visual Basic Net 2010 and MySQL databases and use the Single Moving Average method. The results of this study can help the Agriculture Office of Asahan Regency in predicting the amount of food crop production in the next period according to the needs.
Keywords : Forecasting, Production, Food Crops, Single Moving Average
Abstrak: Pangan merupakan bahan makanan paling utama yang di butuhkan oleh manusia, selain untuk dikomsumsi, hasil produksi dari tanamana pangan juga dapat dijadikan sebagai sumber usaha dalam perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan prediksi produksi tanaman pangan pada Dinas Pertanian Kabupaten Asahan. Berdasarkan data produksi tanaman pangan dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2019 pada Dinas Pertanian Kabupaten Asahan mengalami naik turun, produksi tanaman pangan terkadang tidak memenuhi konsumsi masyarakat di Kabupaten Asahan (devisit) dan terkadang kelebihan produksi (surplus). Selama ini Dinas Pertanian Kabupaten Asahan melakukan prediksi produksi tanaman pangan hanya dengan perkiraaan-perkiraan saja sehingga hasilnya tidak akurat. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dibutuhkan sistem peramalan yang tepat sehingga mampu meramalkan tingkat produksi tanaman pangan dengan cepat dan akurat. Aplikasi dibangun menggunakan Visual Basic Net 2010 dan database MySQL serta menggunakan metode Single Moving Average. Hasil dari penelitian ini dapat membantu Dinas Pertanian Kabupaten Asahan dalam memprediksi jumlah produksi tanaman pangan pada periode berikutnya sesuai dengan kebutuhan.
Kata Kunci : Peramalan, Produksi, Tanaman Pangan, Single Moving Average
Abstract:Abstract: This workshop activity aims to improve students' understanding and skills in compiling and designing official letters in accordance with applicable writing rules. The workshop was held at SMK Negeri 1 Setia Janji…
ji with participants from various departments. The material presented includes the format of official letters, the language used, and good and correct layout. In its implementation, participants were guided directly using Microsoft Office Word software as the main tool in making official letters. The training method was carried out through material presentation, case studies, and direct practice. The evaluation results showed an increase in students' understanding of the structure of official letters and technical skills in designing letters using Microsoft Word features. This workshop is expected to be a practical provision for students in facing formal administrative needs both in the world of education and the world of work. In addition, this activity also encourages students to be more accustomed to using word processing applications professionally.
Keywords: workshop; official letter; SMK; microsoft word.
Abstrak: Kegiatan workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menyusun serta mendesain surat resmi sesuai dengan kaidah penulisan yang berlaku. Workshop dilaksanakan di SMK Negeri 1 Setia Janji dengan melibatkan peserta dari berbagai jurusan. Materi yang disampaikan meliputi format surat resmi, penggunaan bahasa yang tepat, serta tata letak yang baik dan benar. Dalam pelaksanaannya, peserta dibimbing secara langsung menggunakan perangkat lunak Microsoft Office Word sebagai alat utama dalam pembuatan surat resmi. Metode pelatihan dilakukan melalui penyampaian materi, studi kasus, dan praktik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap struktur surat resmi serta keterampilan teknis dalam mendesain surat menggunakan fitur-fitur Microsoft Word. Workshop ini diharapkan dapat menjadi bekal praktis bagi siswa dalam menghadapi kebutuhan administrasi formal baik di dunia pendidikan maupun dunia kerja. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong siswa untuk lebih terbiasa menggunakan aplikasi pengolah kata secara profesional.
Kata kunci: workshop; surat resmi; SMK; Microsoft Word.
Abstract:Abstract: Preeclampsia is one of the leading causes of maternal mortality in East Lombok Regency. In 2023, 2,689 cases of preeclampsia were recorded among 108,035 pregnant women. Limited competence of midwives in early detection,…
etection, midwifery care, and preventive strategies remains a major challenge. This community service program aimed to improve midwives’ knowledge and skills through a workshop consisting of seminars and case-based learning (CBL). The activity was conducted on August 25, 2025, at the East Lombok District Health Office Hall, involving 35 midwives from 35 primary health centers (34 respondents were analyzed as one participant did not complete the pre- and post-tests). The workshop covered preeclampsia screening, midwifery care, MgSO₄ administration, and the use of local natural resources as preventive strategies. Evaluation using pre- and post-tests showed a significant increase in the mean score from 78.23 to 94.85, with an average improvement of 16.62 points. Notably, 44.1% of participants achieved a perfect score of 100. These findings confirm that interactive and practical workshop approaches effectively enhance midwives’ competencies. Therefore, this program contributes to strengthening primary health care services and supporting maternal mortality reduction efforts in East Lombok.
Keywords: early detection; maternal mortality; midwives competence; preeclampsia; primary health care
Abstrak: Preeklampsia merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kematian ibu di Kabupaten Lombok Timur. Data tahun 2023 menunjukkan terdapat 2.689 kasus preeklampsia dari 108.035 ibu hamil. Keterbatasan kompetensi bidan dalam deteksi dini, asuhan kebidanan, dan pemanfaatan strategi preventif menjadi tantangan utama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bidan melalui workshop yang terdiri dari seminar dan praktik berbasis kasus (Case Based Learning/CBL). Kegiatan dilaksanakan pada 25 Agustus 2025 di Aula Dinas Kesehatan Lombok Timur, dengan peserta 35 bidan dari 35 Puskesmas. Materi workshop mencakup skrining preeklampsia, asuhan kebidanan, pemberian MgSO₄, serta pemanfaatan bahan alam lokal sebagai strategi preventif. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan skor rata-rata dari 78,23 menjadi 94,85, dengan rata-rata peningkatan sebesar 16,62 poin. Sebanyak 44,1% peserta mencapai skor sempurna 100. Hasil ini membuktikan bahwa workshop interaktif dan aplikatif efektif meningkatkan kompetensi bidan. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada penguatan layanan primer dan upaya penurunan angka kematian ibu di Lombok Timur.
Kata kunci: angka kematian ibu; deteksi dini; kompetensi bidan; pelayanan kesehatan primer; preeclampsia