Search Articles & Publications

Showing 1243 articles found for "Olah"

Bolu Susu: Oleh - Oleh Lembang Berbasis Kearifan Lokal

Vanessa Velma Nugraha, Verliona Novrilieyadi, Cindy Nia Risky, Kevin Vannes Afandi, Steffy Meylinda
Abstract: Bolu Susu Lembang atau​ yang disingkat ​BSL adalah​ bolu ​salah satu produk makanan​ modern khas Bandung dari Lembang dimiliki oleh Rizka Wahyu dan Anggara Kasih Nugroho Jati yang menggabungkan cita rasa tradisional Bandung… ional Bandung dengan sentuhan inovasi, berbahan dasar yang berkualitas, seperti susu. Bolu Susu Lembang memiliki berbagai varian rasa seperti ​original, coklat​, duren, red velvet, vanila, keju, stroberi, blueberry, pisang keju, dll. ​ Permasalahan dalam penelitian ini adalah harga bolu susu lembang yang relatif lebih tinggi karena memakai bahan yang berkualitas dan ketergantungan pada susu segar. Oleh karena itu kami hendak membandingkan bagaimana kualitas Bolu susu Lembang yang ada di gerobak dan yang ada di toko. ​Penelitian ini bertujuan​ untuk memperkenalkan dan memberikan wawasan mendalam tentang produk Bolu Susu Lembang khas Bandung kepada masyarakat lokal dan internasional terutama turis yang hendak  berkunjung ke Bandung terutama di Lembang. Tujuan tersebut dapat dicapai dengan ​memakai metode berupa deskriptif kualitatif​. Sampel penelitian ini ​berupa​ penjual yang menjual Bolu Susu Lembang. Hasil penelitian Bolu Susu ​Lembang memiliki cita rasa yang​ lembut karena banyak menggunakan banyak olahan susu dengan tampilan produk yang menarik. Hal ini mencerminkan kualitas produk Bolu Susu Lembang, tren kuliner.  

Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kelas 6 Di MI Darunnajah 2 Cipining Bogor

Siti Fadlah, Ahmad Farid, Khairrina Bachtiar
Abstract: Disiplin adalah kesadaran dan proses pembiasaan diri untuk mengikuti serta menjalankan aturan dan norma yang berlaku di masyarakat. Keberhasilan dalam membentuk disiplin dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah… alah strategi yang diterapkan oleh guru dalam meningkatkan kedisiplinan siswa serta pemahaman siswa tentang pentingnya disiplin. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan beberapa temuan, yaitu: (1) Strategi guru dalam meningkatkan kedisiplinan terlihat dari semakin sedikitnya siswa yang terlambat datang ke sekolah, (2) Guru menerapkan berbagai strategi dalam mengelola pembelajaran di kelas, (3) Pembelajaran dibuat agar mudah dipahami oleh siswa, (4) Guru mampu menciptakan suasana kelas yang hidup dan kondusif, dan (5) Diadakan evaluasi mingguan untuk memastikan terciptanya disiplin siswa di sekolah.

Strategi Meningkatkan Kemampuan Membaca Melalui Media Buku Bergambar Pada Peserta Didik Kelas VI MI AL-Khoeriyah Rangganis

Bubun, Ahmad Farid, Abudzar Al-Ghifari
Abstract: Media buku bergambar yaitu seni yang dirancang dengan berbagai cara yang menjadi hubungan cerita dengan memakai gambar tanpa bergerak. Jadi bisa disimpulkan bahwa strategi media buku bergambar bisa memberikan pembelajaran… n yang menarik dan mendukung siswa agar berperan dalam tahap membaca. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan dalam ini adalah Kepala Sekolah, Guru Kelas dan Siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Strategi meningkatkan keterampilan membaca melalui media buku cerita bergambar sudah terealisasikan dapat berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa.

Pengaruh Saran Dan Prasarana Sekolah Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas 5A MIS Darunnajah Cipining Bogor

Vina Khafiyatul Khayani, Aal Jalaludin, Heri Dermawan
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pendidikan karakter terhadap hasil belajar siswa dalam pelajaran kewarganegaraan. Dengan metode survey dan teknis analisis regresi sederhana, maka… a pendekatan yang dilakukan adalah secara kuantitatif. Dengan menggunakan teknik pengambilan totalitas sampling, sampel penelitian terdiri dari seluruh 30 siswa di kelas V A MIS Darunnajah Cipining. Kuesioner pendidikan karakter dan hasil belajar dengan 30 pertanyaan berfungsi sebagai alat penelitian, yang diberikan kepada 30 siswa untuk pengujian. Tiga puluh pertanyaan dianggap valid setelah percobaan. Setelah itu, uji normalitas dan uji regresi sederhana dilakukan dengan hasil Y = 61,658 + 0,336 X adalah persamaan regresi yang diperoleh dari hasil perhitungan. Lalu diketahui sig. > 0 maka menyatakan tolak ????0 dan terima ????1 untuk menunjukkan bahwa ada pengaruh sarana dan prasarana yang positif dan signifikan dari terhadap pretasi belajar siswa kelas 5A di MIS Darunnajah Cipining Bogor.

Analisis Konsep Pendidikan Jasmani Dan Rohani Anak Perspektif Ibnu Qayyim al-Jauziyyah

Susi Faridatul Khasanah, Abudzar Al-Jauziyyah, Arizqi Ihsan Pratama
Abstract: Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah memandang antara hati, akal, ilmu terdapat kaitannya yang sangat erat. Hal ini terjadi karena manusia terdiri dari beberapa unsur yaitu ruh, akal dan badan. Menurut Ibnu Qayyim Anak yang sehat jasmaninya… smaninya belum tentu sehat ruhaninya, maka dari itu perlu adanya penyeimbang antara Pendidikan ruhani dan Pendidikan jasmani, Merujuk pada hal tersebut maka penulis tertarik melakukan penelitian dengan mengkaji lebih dalam tentang Analisis Konsep Pendidikan Jasmni Dan Rohani Anak Perspektif Ibnu Qayyim Al Jauziyyah. Hasil dari penelitian ini adalah Menurut Ibnu Qayyim pendidikan jasmani adalah kesehatan dan afiat yang merupakan nikmat Allah yang paling besar dan mulia yang diberika kepada hamba-Nya, dengan cara a) menjaga kesehatan, b) mengenal macam-macam permainan olahraga, c) mengerti akan waktu-waktu yang tepat untuk olahraga, d) mengetahi tentang kurikulum pendidikan jasmani, dan manfaat olahraga. Sedangkan pendidikan rohani menurut Ibnu Qayyim yaitu tujuan pendidika hati atau rohani mencangkup berbagai dimensi yang berkaitan dengan pengembangan spiritual, dan moralitas individu.

Manajemen Bimbingan Dan Konseling Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kelas XI Di SMK Terpadu Rangganis

Sopi Fauziah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kedisiplinan siswa kelas XI di SMK Terpadu Rangganis. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya mutu pendidikan… dan daya saing yang masih menjadi perhatian, sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dan terarah. Untuk itu, manajemen layanan bimbingan dan konseling menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan bimbingan dan konseling melibatkan penyusunan program kerja yang mencakup strategi, tujuan, struktur, dan mekanisme yang terarah. Dalam pelaksanaan, siswa yang bermasalah mendapatkan layanan bimbingan dari guru BK setelah adanya laporan dari guru atau siswa lain. Siswa kemudian diberi arahan serta diperingatkan untuk tidak mengulangi pelanggaran yang sama, dengan komitmen melalui surat pernyataan. Faktor pendukung yang ditemukan adalah kerja sama antara guru BK, wali kelas, siswa, dan orang tua, serta keterbukaan siswa terhadap guru BK. Sementara itu, faktor penghambat termasuk jarak rumah siswa yang jauh dari sekolah, rendahnya motivasi orang tua dalam menegakkan tata tertib sekolah, dan pengaruh lingkungan yang kurang kondusif. Kesimpulannya, manajemen bimbingan dan konseling di SMK Terpadu Rangganis berhasil membantu meningkatkan kedisiplinan siswa melalui perencanaan dan pelaksanaan program yang matang. Meski terdapat kendala eksternal dan internal, pendekatan yang terarah dan dukungan dari berbagai pihak dapat membantu siswa lebih disiplin dan meningkatkan prestasi akademik.

Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Di SDIT Bahrul Fikri Depok

Assnia Aprilya Zahra, Heri Darmawan, Aal jalaludin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di SDIT Bahrul Fikri Depok, khususnya di kelas 1 dan 4. Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas kepada sekolah untuk mengikuti standar pendidikan… kan nasional, dengan fokus pada pengembangan potensi siswa melalui proyek pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan kepala sekolah, guru, serta bagian kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka di SDIT Bahrul Fikri belum maksimal, terutama karena masih kurangnya pelatihan yang diterima oleh guru. Meskipun demikian, kurikulum ini telah diterapkan secara bertahap di kelas 1 dan 4. Hambatan dalam implementasi mencakup kurangnya pemahaman guru terhadap kurikulum, keterbatasan sarana dan prasarana, serta perbedaan antara teori dan praktik dalam pembelajaran. Di sisi lain, dukungan dari pemerintah dalam bentuk penyediaan media pembelajaran dan pelatihan bagi guru menjadi faktor pendukung yang signifikan. Peran kepala sekolah juga sangat penting dalam proses ini, dengan melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin untuk mengidentifikasi kendala dan mencari solusi. Pelatihan dan pendampingan yang berjenjang diharapkan dapat membantu guru lebih memahami dan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan lebih efektif. Kesimpulannya, meskipun implementasi Kurikulum Merdeka di SDIT Bahrul Fikri masih menghadapi berbagai tantangan, hambatan ini dapat diatasi dengan memaksimalkan penggunaan fasilitas yang ada serta dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak.

Analisis Hambatan Belajar Matematika Di Kelas IV Mis Darunnajah Cipining Bogor

Umi Nawal Mumtaz, Heri Dermawan, Nailil Muna Shalihah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan belajar matematika pada siswa kelas IV MIS Darunnajah Cipining Bogor dan mengeksplorasi upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi hambatan tersebut. Dalam pendahuluan,… uan, diuraikan bahwa matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang sering dianggap sulit oleh siswa, sehingga mempengaruhi motivasi dan hasil belajar mereka. Hambatan-hambatan ini penting untuk diidentifikasi agar dapat diberikan solusi yang tepat guna meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah tersebut.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh melalui observasi di kelas, wawancara dengan kepala sekolah, guru, siswa, dan wali siswa, serta dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sementara untuk uji validitas data, peneliti menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan belajar yang dialami siswa antara lain kesulitan dalam memahami operasi hitung pecahan, kesulitan dalam menyamakan penyebut, dan kesulitan mengubah pecahan menjadi desimal. Faktor-faktor penyebab hambatan tersebut berasal dari faktor internal, seperti rendahnya motivasi belajar, dan faktor eksternal, seperti kurangnya variasi metode pengajaran serta penggunaan media pembelajaran yang kurang maksimal.  Dalam pembahasan, peneliti memaparkan bahwa guru telah berupaya mengatasi hambatan tersebut dengan berbagai strategi, seperti memberikan les privat, menerapkan variasi metode pengajaran, dan memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi.  Kesimpulannya, dengan pendekatan yang tepat dan upaya yang berkelanjutan, hambatan dalam belajar matematika dapat diminimalisir, sehingga kualitas pembelajaran dan pemahaman siswa terhadap materi matematika dapat meningkat.

Manajemen Mutu Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Siswa SMK Darunnajah 2 Cipining

Unayah, Abdul Saipon, Mahmun
Abstract: Pendidikan merupakan investasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengukur kemajuan masyarakat. Penerapan manajemen mutu pendidikan di sekolah dapat membantu mencapai hasil yang optimal dalam pembelajaran.… belajaran. Gangge (1997) mendefinisikan belajar sebagai perubahan perilaku yang berbeda antara kondisi sebelum dan sesudah proses pembelajaran. Di SMK Darunnajah, terdapat masalah dalam pemahaman materi oleh siswa yang perlu diatasi melalui penelitian tentang manajemen penjamin mutu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, berlandaskan filsafat positivisme menurut Sugiono. Metode ini bertujuan menginterpretasikan fenomena dalam kondisi alami dengan peneliti sebagai instrumen utama. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive dan snowball, serta pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi. Analisis data dilakukan secara induktif untuk menekankan makna daripada generalisasi. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, SMK Darunnajah memerlukan kerjasama jangka panjang dengan lembaga terkait bidang TKJ (Teknologi Jaringan Komputer), bukan hanya selama praktik kerja industri (prakerin), tetapi untuk periode yang lebih lama, seperti lima tahun. Langkah-langkah yang diterapkan termasuk MGMP, Bimtek, Tafsify I’gdad, Ta’hil, In House Training (IHT) dan Khutbatul ‘Arsy, serta supervisi guru. Namun, ada beberapa faktor penghambat seperti rendahnya kesadaran siswa, jumlah mata pelajaran kejuruan yang sedikit, kurangnya dana, dan gangguan fasilitas. Kerja sama jangka panjang antara SMK Darunnajah dan lembaga terkait sangat penting untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Faktor pendukung seperti tim pengawas dan evaluasi rutin berkontribusi pada perbaikan, sementara penghambat seperti kesadaran siswa yang rendah, keterbatasan fasilitas, dan dukungan dana yang masih bergantung pada pesantren perlu diatasi. Dengan implementasi langkah-langkah perbaikan dan dukungan berkelanjutan, kualitas pembelajaran di SMK Darunnajah diharapkan dapat meningkat secara signifikan.

Implementasi Metode Talqin Dan Tasmi’ Dalam Meningkatkan Keterampilan Menghafal Al-Qur’an dan Hadits

Saputro, Bagus, Ahmad Farid, Khairina
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode Talqin dan Tasmi' dalam meningkatkan keterampilan menghafal Al-Qur'an dan Hadits. Al-Qur'an sebagai petunjuk utama dalam Islam, serta Hadits sebagai sumber hukum… ukum kedua, memerlukan pendekatan pembelajaran yang efektif untuk mencapai pemahaman dan penghafalan yang baik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menginterpretasikan hasil wawancara dan observasi terkait penerapan metode Talqin dan Tasmi'. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Talqin dan Tasmi' dilakukan dalam tiga tahapan: perencanaan dengan penyusunan RPP, pelaksanaan yang melibatkan pembagian kelompok dan pengoreksian bacaan, serta evaluasi melalui tes lisan individu dan observasi. Temuan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan menghafal, yang tercermin dari peningkatan rata-rata nilai kelas dari 70 menjadi 85. Selain itu, metode ini juga memperbaiki kualitas pembelajaran dengan mendorong pemahaman materi, menciptakan suasana belajar interaktif, serta memperkuat hafalan dan kualitas bacaan Al-Qur'an. Faktor pendukung penerapan metode ini meliputi komitmen sekolah, kualifikasi guru, lingkungan belajar, dukungan orang tua, kedisiplinan guru, dan adanya budaya kompetisi. Sebaliknya, faktor penghambat termasuk perbedaan kemampuan siswa, keterbatasan waktu, kelelahan, gangguan eksternal, keterbatasan sumber daya, dan penggunaan gadget. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Talqin dan Tasmi' efektif dalam meningkatkan keterampilan menghafal Al-Qur'an dan Hadits, dengan implikasi penting untuk pembelajaran yang lebih baik dan peningkatan kualitas pendidikan agama Islam.