Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pengembangan ekonomi lokal di Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, menggunakan kerangka Teori Pemberdayaan…
an Masyarakat Ife dan Tesoriero (2006). Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 15 pelaku UMKM, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM berbasis keluarga—seperti pedagang makanan ringan, usaha rumahan kuliner, kios kelontong, dan jasa pencucian motor—memiliki kontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat (Rp2–5 juta/bulan pelaku utama; Rp500.000–Rp1 juta/bulan pekerja paruh waktu), penyediaan lapangan kerja informal (remaja, ibu rumah tangga: 15–20 jam/minggu), penguatan aktivitas perekonomian lokal melalui cash flow harian Rp150.000–Rp300.000 dan efek multiplier 20–30% terhadap PDB lokal, serta mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga tanpa ketergantungan total pada bantuan eksternal.UMKM ini meningkatkan perputaran ekonomi melalui transaksi harian dan rantai pasok lokal, konsisten dengan peningkatan penyerapan tenaga kerja 25% di Riau (Suharno & Khamal, 2025). Namun, penelitian juga menemukan hambatan struktural seperti keterbatasan modal (akses bantuan hanya 15–20% pelaku), rendahnya pemanfaatan teknologi pemasaran digital, minimnya pelatihan manajerial, dan tingginya persaingan informal serta shock eksternal.Temuan ini menegaskan UMKM sebagai pilar pemberdayaan bottom-up, namun memerlukan dukungan berkelanjutan melalui pelatihan wajib, akses kredit mikro (KUR), literasi digital, dan inkubator kelurahan untuk daya saing dan keberlanjutan usaha.
Abstract:Kewirausahaan merupakan salah satu instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang memiliki potensi sumber daya alam dan budaya…
lokal. Daerah Malino, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa merupakan kawasan yang dikenal memiliki potensi pertanian, pariwisata alam, serta produk-produk lokal yang berpeluang besar untuk dikembangkan melalui kegiatan kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif kondisi kewirausahaan di Malino, meliputi jenis usaha yang berkembang, karakteristik pelaku usaha, peluang dan tantangan yang dihadapi, serta dampaknya terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewirausahaan di Malino berkembang terutama pada sektor pertanian hortikultura, usaha kuliner, dan usaha berbasis pariwisata. Namun demikian, pelaku usaha masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan modal, rendahnya kapasitas manajerial, serta akses pasar yang belum optimal. Penelitian ini merekomendasikan penguatan peran pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan di Malino.
Abstract:tantangan urbanisasi, kelangkaan lahan, serta ketahanan rantai pasok makanan di wilayah perkotaan Indonesia, khususnya Pekanbaru. Dalam penelitian ini, peneliti mengkaji praktik pertanian perkotaan sebagai sarana untuk…
meningkatkan pendapatan petani melalui studi kasus di Jalan Kembang Sari, Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai. Peneliti ini menggunakan metode deskriptif kualitatif cara pengumpulkan data dalam penelitian ini melalui wawancara mendalam dengan petani berpengalaman, melakukan pengamatan langsung di lokasi, serta menganalisis dokumen yang berkaitan dengan produktivitas dan kebijakan lokal. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa pertanian perkotaan menyediakan pendapatan lebih stabil.. Petani memanfaatkan kedekatan lokasi produksi dengan konsumen untuk mengurangi risiko kerugian dan fluktuasi harga pasar. Mereka mengatur jadwal kerja secara fleksibel, memvariasikan jenis tanaman, serta menyesuaikan skala produksi berdasarkan kebutuhan lokal, yang pada akhirnya meningkatkan efisiensi tenaga kerja dan keuntungan. Diskusi menekankan bagaimana petani membangun ekosistem ekonomi kecil melalui kemitraan dengan pedagang kecil dan masyarakat sekitar. Kerjasama ini memungkinkan mereka mengakumulasi modal secara bertahap untuk memperluas bisnis dan melakukan investasi jangka panjang. Namun, petani terus menghadapi tantangan struktural, seperti kenaikan biaya bahan baku, dampak perubahan iklim, serta keterbatasan akses terhadap modal dan regulasi. Petani secara umum memandang pertanian perkotaan sebagai model ekonomi inklusif. Model ini memperkuat keamanan pangan keluarga dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di tengah laju urbanisasi yang pesat. Temuan penelitian ini menegaskan potensi pertanian perkotaan sebagai solusi berkelanjutan bagi diversifikasi ekonomi di Pekanbaru.
Abstract:Perkembangan teknologi digital yang pesat pada abad ke-21 telah memberikan dampak signifikan terhadap sistem pendidikan, termasuk pendidikan Islam. Lembaga pendidikan Islam dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan…
angan teknologi tanpa mengabaikan nilai-nilai Islam sebagai landasan utama pendidikan. Namun, berbagai kajian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum pendidikan Islam masih cenderung bersifat konvensional dan belum terintegrasi secara sistematis dengan teknologi digital serta kompetensi abad ke-21. Kondisi ini menunjukkan adanya celah konseptual dalam pengembangan manajemen kurikulum pendidikan Islam berbasis teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan model konseptual manajemen kurikulum pendidikan Islam berbasis teknologi digital yang berorientasi pada pendidikan Islam abad ke-21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka bersifat konseptual-teoretis. Data diperoleh dari literatur nasional dan internasional berupa buku, artikel jurnal ilmiah, serta laporan yang relevan dengan manajemen kurikulum, pendidikan Islam, teknologi digital, dan pendidikan abad ke-21. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi dan sintesis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum pendidikan Islam berbasis teknologi digital perlu dilaksanakan melalui sistem integratif yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum yang didukung oleh teknologi digital serta berlandaskan nilai-nilai Islam. Model konseptual yang dihasilkan menekankan integrasi nilai-nilai Islam dengan kompetensi abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan literasi digital. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis berupa kerangka konseptual yang dapat menjadi landasan pengembangan kurikulum pendidikan Islam di era digital.
Abstract:Pendidikan karakter menjadi fokus utama dalam sistem pendidikan, khususnya di pesantren yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter santri. Berbagai penelitian telah membahas manajemen pesantren dan pendidikan…
karakter, namun kajian tersebut masih bersifat parsial dan belum disintesis secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis hasil-hasil penelitian terdahulu terkait implementasi manajemen berbasis pesantren dalam pembentukan karakter santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review dengan protokol PRISMA. Sumber data diperoleh dari basis data Google Scholar dan SINTA dengan rentang publikasi tahun 2015–2024. Sebanyak 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara kualitatif melalui sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi manajemen berbasis pesantren dilakukan melalui manajemen kurikulum berbasis nilai keislaman, keteladanan kiai dan ustaz, sistem disiplin dan pembiasaan melalui asrama, serta penguatan budaya pesantren. Nilai karakter santri yang dominan meliputi religiusitas, disiplin, kemandirian, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan kepemimpinan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa manajemen berbasis pesantren berperan penting dalam pembentukan karakter santri secara holistik dan berkelanjutan.
Abstract:Transformasi digital dalam sektor publik bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjawab tantangan birokrasi yang lambat dan berbelit. Direktorat Jenderal Imigrasi meluncurkan aplikasi M-Paspor sebagai instrumen…
strumen strategis E-Government guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam penerbitan dokumen perjalanan RI. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak implementasi M-Paspor terhadap dimensi kualitas pelayanan (SERVQUAL) yang meliputi Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy, dan Tangibles. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian mengungkap realitas ganda: M-Paspor berhasil meningkatkan dimensi Assurance (transparansi biaya) dan Responsiveness (efisiensi waktu tatap muka), namun mengalami degradasi serius pada dimensi Reliability akibat instabilitas infrastruktur teknis dan Empathy karena eksklusi digital terhadap kelompok lansia. Kesimpulannya, teknologi M-Paspor telah mengubah lanskap pelayanan menjadi lebih modern, namun belum sepenuhnya mencapai standar pelayanan prima (service excellence) karena hambatan teknis yang persisten dan kurangnya desain yang inklusif.
Abstract:Fotografi dalam perspektif komunikasi ialah media untuk penyampaian pesan melalui gambar yang mengandung banyak makna. Laki-laki serta perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi fotografer. Dari era dulu hingga…
a kini, perempuan selalu berada pada posisi inferior dalam masyarakat. Perempuan kerap kali dianggap sebagai "orang lain", dan di dalam status menjalani hubungan selalu menanti untuk didefinisikan dan dijelaskan. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memahami fenomena apa yang dialami oleh subjek penelitian, sedangkan sumber data penelitian yang digunakan adalah metode observasi, dan wawancara. Dari hasil analisa setiap individu memiliki pandangan terhadap perempuan yang bekerja sebagai fotografer tentunya memiliki pendapat yang berbeda-beda setiap individu. Namun justru semakin membuktikan bahwa perempuan dapat bekerja sama seperti laki-laki, bahkan mereka dapat bersaing
Abstract:Implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam proses produksi telah mendorong peningkatan efisiensi dan produktivitas organisasi. Namun, penerapan AI juga membawa dampak terhadap pengembangan sumber daya…
aya manusia (SDM), terutama terkait perubahan kompetensi dan pola kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi AI dalam proses produksi serta dampaknya terhadap transformasi pengembangan SDM. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis berbagai sumber literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan AI dalam produksi menuntut penyesuaian strategi pengembangan SDM melalui pelatihan, upskilling, dan reskilling agar tenaga kerja mampu beradaptasi dengan teknologi. Dengan demikian, kesiapan SDM menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan implementasi AI di organisasi.
Abstract:Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membawa perubahan besar dalam industri manufaktur, terutama dalam efisiensi, kualitas, dan kecepatan produksi. Namun, keberhasilan implementasi AI tidak…
ak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia (SDM). Karena itu, penguatan pengembangan SDM (HRD) menjadi kunci optimalisasi pemanfaatan AI. Penelitian ini menganalisis hubungan antara implementasi AI dan penguatan HRD terhadap produktivitas industri manufaktur menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI meningkatkan produktivitas melalui otomatisasi, pengurangan kesalahan, pemeliharaan prediktif, dan pengambilan keputusan berbasis data. Namun, hasil maksimal hanya dicapai bila didukung oleh HRD yang kuat melalui peningkatan kompetensi digital, pelatihan teknologi, pengembangan keterampilan analitis, serta adaptasi budaya kerja inovatif. Sinergi AI dan HRD menciptakan tenaga kerja adaptif, kreatif, dan kolaboratif, sekaligus mengurangi resistensi terhadap perubahan. Dengan demikian, implementasi AI dan penguatan HRD saling melengkapi serta berpengaruh positif terhadap peningkatan produktivitas dan keberlanjutan transformasi digital di industri manufaktur.
Abstract:Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar penting dalam perekonomian Indonesia, yang memiliki kontriubuasi besar terhadap Produk Domestik Bruto serta penciptaan lapangan kerja. Namun, di tengah perkembangan…
ekonomi digital dan pesatnya transformasi teknologi, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi tantangan mengadopsi digitalisasi, terutama dalam aspek pemasaran untuk mempertahankan keberlangsungan usahanya. Terkait hal tersebut, terdapat aplikasi yakni Aplikasi Dolen (Doloksanggul Online) yang dikembangkan oleh putera daerah sebagai platform digital yang memiliki tujuan untuk membantu UMKM dalam meningkatkan akses pasar, meningkatkan pendapatan demi peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM dan masyarakat pada umumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Aplikasi Dolen terhadap peningkatan kesejahteraan Pelaku UMKM di Kabupaten Humbang Hasundutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear sederhana untuk mengukur hubungan antar dua variabel. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner terhadap 30 responden dan juga observasi oleh peneliti. Indikator kesejahteraan yang diteliti meliputi peningkatan pendapatan, akses terhadap pendidikan, kesehatan serta kondisi perumahan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Dolen memiliki dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM di Kabupaten Humbang Hasundutan. Berdasarkan uji signifikansi korelasi maka ditemukan bahwa besar pengaruh penggunaan aplikasi Dolen terhadap peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM di Kabupaten Humbang Hasundutan adalah sebesar 76,2% .