Abstract:Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) merupakan instrumen vital dalam akselerasi ekonomi perdesaan, namun seringkali menghadapi tantangan dalam hal kapasitas pemasaran. Studi kasus pada BUMDesa MHU Mart di Kecamatan Mentaya Hilir…
ilir Utara, Kotawaringin Timur, menunjukkan adanya keinginan untuk bertransformasi dari metode pemasaran yang sangat terbatas, hanya mengandalkan status WhatsApp, ke strategi yang lebih komprehensif dan berdaya saing. Ketergantungan pada metode pasif ini menghambat jangkauan pasar dan potensi pertumbuhan unit usaha minimarket yang dikelola. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan tersebut dengan (1) meningkatkan pemahaman konseptual pengelola BUMDesa mengenai strategi pemasaran digital yang efektif, (2) memperkenalkan dan menanamkan prinsip-prinsip ekonomi kreatif sebagai fondasi untuk menciptakan keunggulan kompetitif, dan (3) memfasilitasi perumusan rencana aksi awal untuk implementasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif partisipatif melalui sosialisasi dan diskusi terfokus dengan para pegawai BUMDesa MHU Mart. Pendekatan ini dirancang untuk mendorong keterlibatan aktif, mengidentifikasi tantangan kontekstual, dan membangun rasa kepemilikan atas solusi yang dihasilkan. Luaran yang ditargetkan dari kegiatan ini adalah peningkatan literasi digital dan wawasan ekonomi kreatif para pengelola, yang terukur melalui analisis diskusi sebelum dan sesudah kegiatan. Hasilnya menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta, yang merasa program ini sangat bermanfaat dan membuka wawasan baru. Melalui kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa model intervensi berbasis diskusi partisipatif efektif sebagai katalisator perubahan pola pikir dan pendorong adopsi awal inovasi pemasaran di tingkat BUMDesa.
Abstract:Tingginya angka kejadian diare di Kota Kendari mendorong dilakukannya kegiatan pengabdian melalui penyuluhan interaktif sebagai upaya promosi kesehatan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya pengetahuan siswa…
terkait gejala, penyebab, dan pencegahan diare, serta kurangnya fasilitas sanitasi yang memadai di sekolah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai penyakit diare dan mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kendari pada bulan Juni 2025. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas X yang berjumlah 20 orang. Materi disampaikan menggunakan metode ceramah interaktif disertai sesi diskusi. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan peserta dengan kategori pengetahuan baik dari 55% menjadi 65%, serta penurunan jumlah peserta dalam kategori pengetahuan kurang dari 10% menjadi 5%. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang diare dan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi berkelanjutan dalam upaya pencegahan penyakit diare di lingkungan sekolah.
Abstract:Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila menjadi sangat krusial di tengah tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi yang memengaruhi perilaku generasi muda. Sila keempat Pancasila, yang menekankan prinsip musyawarah…
syawarah dan kebijaksanaan, relevan untuk ditanamkan sejak pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi nilai-nilai demokratis dalam mendorong partisipasi aktif siswa di SDN Biru 2 Majalaya. Menggunakan metode pendekatan participant research, data diperoleh melalui observasi partisipasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual (CTL) diterapkan untuk menghubungkan materi dengan kehidupan nyata siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa diskusi kelompok, kerja sama, dan pengambilan keputusan bersama mampu meningkatkan keberanian siswa, sikap tanggung jawab, dan kemampuan menghargai perbedaan. Guru berperan penting sebagai fasilitator demokratisasi kelas. Meskipun terdapat hambatan seperti keterbatasan sarana dan ketimpangan rasa percaya diri siswa, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap model pembelajaran karakter yang aplikatif dan demokratis.
Abstract:Pengabdian ini merupakan bagian dari program magang MBKM mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah IAIN Palangka Raya yang dilaksanakan di Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini bertujuan…
untuk mendukung efisiensi administrasi bantuan sosial dan koordinasi kegiatan keagamaan, khususnya pada Subbagian Sarana dan Prasarana. Mahasiswa terlibat aktif dalam penerimaan dan dokumentasi proposal bantuan, penginputan data bantuan sapi qurban, pendampingan kegiatan manasik haji di empat kabupaten, serta penyusunan laporan pengeluaran kegiatan. Hasilnya menunjukkan bahwa partisipasi mahasiswa memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan ketertiban administrasi, akurasi data, serta efektivitas koordinasi antarinstansi. Selain itu, pengalaman ini juga memperkuat keterampilan profesional mahasiswa dalam menghadapi tantangan birokrasi dan pelayanan publik. Kolaborasi ini menjadi model sinergi antara dunia pendidikan dan instansi pemerintahan dalam mendukung pelayanan publik yang lebih baik.
Abstract:Minimnya pemahaman serta tingginya tekanan dari lingkungan akademik dan sosial membuat remaja rentan mengalami gangguan mental seperti stres, kecemasan, hingga depresi. Oleh karena itu, intervensi berupa psikoedukasi menjadi…
jadi strategi preventif yang penting untuk meningkatkan literasi kesehatan mental di kalangan pelajar. Kegiatan psikoedukasi bertema Kesehatan Mental Remaja yang dilaksanakan di SMAN 23 Makassar pada tanggal 23 April 2025 bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada siswa mengenai dinamika perkembangan remaja dan pentingnya menjaga kesehatan mental. Kegiatan ini mencakup penyampaian materi mengenai perubahan fisik, kognitif, emosi, dan sosial pada masa remaja, mitos dan fakta terkait generasi Z, serta strategi menjadi remaja yang sehat mental. Selain itu, sesi role play juga dilakukan untuk meningkatkan empati dan keterampilan sosial siswa dalam menghadapi situasi perundungan. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa terhadap pentingnya kesehatan mental dan keaktifan mereka dalam berdiskusi serta mengekspresikan pandangan pribadi. Psikoedukasi ini diharapkan dapat menjadi model penguatan karakter dan kesejahteraan psikologis remaja melalui pendekatan yang edukatif, interaktif, dan aplikatif di lingkungan sekolah.
Abstract:Program Desa Ukhuwah Berdaya (DUB) adalah inisiatif pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, psikologis, dan spiritual warga Desa Patanyamang, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros. Program…
ram ini melibatkan berbagai kegiatan edukatif dan keagamaan, seperti pelatihan dukungan psikologis awal untuk guru, pelatihan mendongeng untuk guru TK/SD, serta lomba-lomba Islami untuk anak-anak dan ibu-ibu. Melalui pendekatan yang integratif, DUB berfokus pada pemberdayaan individu dan penguatan solidaritas sosial dalam komunitas. Pelatihan Dukungan Psikologis Awal bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam memberikan dukungan psikologis awal kepada siswa, sementara pelatihan mendongeng bertujuan untuk meningkatkan kreativitas guru dalam menyampaikan materi pembelajaran yang lebih menarik dan edukatif. Evaluasi kegiatan menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan keterlibatan warga dalam aktivitas kolektif serta terbangunnya rasa kebersamaan antaranggota komunitas. Guru-guru mulai mengimplementasikan teknik mendongeng dalam pembelajaran dan memberikan dukungan emosional yang lebih empatik kepada siswa. Selain itu, kegiatan lomba Islami berhasil menggalang partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat dan menumbuhkan semangat gotong royong. Program ini juga memperlihatkan peran penting mahasiswa magang dalam menjembatani komunikasi dan kolaborasi antara institusi, organisasi, dan warga desa. Secara keseluruhan, program DUB berperan dalam menciptakan komunitas yang lebih harmonis, peduli, dan berdaya, serta menyediakan model pemberdayaan sosial yang berkelanjutan berbasis pada pendidikan dan pembinaan karakter.
Abstract:Peningkatan penggunaan gawai digital di kalangan siswa sekolah dasar telah berkontribusi pada meningkatnya risiko gangguan penglihatan. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SDTQ Al Wafi dengan tujuan melakukan skrining…
ing kesehatan mata dan implementasi program intervensi komprehensif. Metode pelaksanaan mencakup pemeriksaan mata dengan snellen chart, trial frame, dan autoref pada seluruh siswa, dilanjutkan dengan edukasi kesehatan visual dan pendampingan intensif. Dari total siswa yang diperiksa, teridentifikasi 4 kasus gangguan penglihatan yang memerlukan penanganan khusus, dengan karakteristik utama berupa kesulitan penglihatan jarak jauh. Program intervensi yang diterapkan meliputi modifikasi lingkungan belajar, pendampingan psikososial, dan edukasi komunitas sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan perbaikan signifikan dalam perilaku penggunaan gawai dan postur belajar siswa, serta peningkatan kapasitas sekolah dalam deteksi dini gangguan penglihatan. Program ini menghasilkan model intervensi berbasis komunitas yang dapat diadaptasi untuk penanganan kesehatan mata siswa di sekolah dasar lainnya.
Abstract:Sampah adalah masalah yang sangat kompleks bagi masyarakat dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat secara keseluruhan. Volume, jenis, dan sifat sampah yang dihasilkan meningkat sebagai akibat dari pertumbuhan…
n populasi dan perubahan pola konsumsi masyarakat. Metode Participatory Action Research (PAR) digunakan, yang melibatkan masyarakat dalam proses pengelolaan sampah secara langsung. Tujuan dari program pengabdian masyarakat di Desa Grogol, yang dikelola oleh Bank Sampah Macan Glowing, adalah untuk mengubah sampah menjadi cara yang menguntungkan secara ekonomi dan lingkungan. Memilah, menimbang, dan mendaur ulang adalah semua bagian dari sistem pengelolaan sampah yang digunakan oleh program ini. Dengan melibatkan masyarakat secara aktif, Bank Sampah Macan Glowing berhasil menurunkan jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa metode pengelolaan sampah yang inovatif dan partisipatif membantu mengatasi masalah lingkungan dan menghasilkan nilai sosial dan ekonomi yang besar. Ini menunjukkan bahwa model ini dapat diterapkan di tempat lain.
Abstract:The growth of coffee shop businesses in Indonesia faces significant challenges, particularly for small and medium enterprises (SMEs) that often encounter limitations in business management, marketing, and technology adoption.…
tion. This community engagement initiative aims to assist the "Latimojong" coffee shop in addressing these issues through the implementation of the Business Model Canvas (BMC) integrated with Internet of Things (IoT) technology. The activities were conducted through an interactively designed socialization process, including material presentation, discussions, and mentorship. Pre-test results indicated that participants' initial understanding averaged 36%, highlighting the need for capacity building in business management. Following the socialization, the post-test scores significantly improved, averaging 87%, representing a 141.67% increase. This improvement reflects the success of the socialization program in enhancing participants' understanding. Through this initiative, the "Latimojong" coffee shop was able to formulate a more strategic and efficient business model, strengthening its competitiveness in the local market. The implementation of IoT technology and social media-based digital marketing positively impacted operational efficiency and customer experience. This Community Engagement initiative serves as a replicable model for technology-based SME empowerment, potentially supporting sustainable local economic growth.
Abstract:Penanaman mangrove merupakan salah satu solusi berbasis alam yang efektif untuk mitigasi abrasi dan pelestarian lingkungan di pesisir. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Ulidang sebagai bagian dari proyek kemanusiaan yang…
bertujuan untuk mengatasi masalah abrasi yang semakin mengkhawatirkan. Dalam kegiatan ini, sebanyak 500 bibit mangrove ditanam dengan melibatkan masyarakat setempat, mahasiswa, dan lembaga pemerintah. Metode yang digunakan mencakup persiapan lokasi, pengumpulan bibit, serta pelaksanaan penanaman secara kolaboratif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ekosistem mangrove, serta dampak positif terhadap perlindungan garis pantai dan keanekaragaman hayati. Proyek ini diharapkan dapat menjadi model bagi inisiatif serupa di daerah lain dalam upaya menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.