Abstract:Permasalahan yang terjadi di kelas III MI Cihuni adalah rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran bahasa Arab. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti, ditemukan bahwa dari 27 siswa hanya 4…
orang siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM dengan perolehan hasil nilai rata-rata siswa yaitu sebesar 44,9 dengan persentase siswa yang belum tuntas sebesar 85,19%. Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan oleh siswa yang kurang bersemangat mengikuti pembelajaran mudah bosan selama proses pembelajaran sehingga sulit bagi mereka untuk paham pada pembelajaran yang diberikan oleh guru, karena metode pembelajaran yang monoton.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diterapkan metode Al-Qawaid wa Al-Tarjamah menggunakan media gambar pada siswa kelas III MI Cihuni. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dimana satu siklus terdiri dari dua tindakan, dalam setiap tindakan terdiri dari beberapa tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi pada setiap siklus. Subjek penelitian ini yaitu 27 orang. Instrument yang digunakan yaitu observasi dan tes. Hasil belajar siswa kelas III sebelum diterapkan metode Al-Qawaid wa Al-Tarjamah menggunakan media gambar memperoleh nilai rata-rata sebesar 44,9 dengan ketuntasan klasikal sebesar 14,81%. Pada siklus I siswa memperoleh nilai rata-rata 60,74 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 40,74% dengan kategori kurang. pada Siklus II meningkat menjadi 70 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal siswa sebesar 77,77% dengan kategori baik. Hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Al-Qawaid wa Al-Tarjamah menggunakan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas III MI Cihuni.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakter dan motivasi belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran inovatif dalam mata pelajaran sejarah. Model pembelajaran inovatif yang digunakan meliputi metode pembelajaran…
lajaran berbasis proyek, diskusi kelompok, dan penggunaan teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam aspek karakter, seperti tanggung jawab, kerjasama, dan rasa ingin tahu, serta motivasi belajar siswa. Metode ini juga berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan, yang berdampak positif pada prestasi akademik siswa. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran inovatif dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi permasalahan rendahnya motivasi belajar dan pembentukan karakter siswa di sekolah.
Abstract:Abstrak Artikel ini memberikan gambaran tentang sejarah reformasi kurikulum di Indonesia, kondisi kurikulum saat ini, proses reformasi kurikulum, serta tantangan dan implikasi penerapan Kurikulum baru. Artikel tersebut berpendapat…
erpendapat bahwa reformasi kurikulum sangat penting bagi sistem pendidikan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan siswanya dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan abad ke-21.
Sistem pendidikan Indonesia menghadapi beberapa tantangan, khususnya di bidang kurikulum. Salah satu permasalahan utamanya adalah tidak adanya keselarasan antara kurikulum dan kebutuhan tenaga kerja, sehingga terjadi ketidaksesuaian antara keterampilan yang diajarkan di sekolah dengan yang dibutuhkan oleh pasar tenaga kerja. Selain itu, sistem pendidikan telah dikritik karena penekanannya yang berat pada hafalan dan hafalan, yang dipandang sebagai penghalang pengembangan pemikiran kritis dan keterampilan pemecahan masalah di kalangan siswa.
Untuk mengatasi tantangan tersebut dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, telah dilakukan berbagai upaya untuk mereformasi kurikulum selama bertahun-tahun. Reformasi kurikulum terbaru, Kurikulum 2013, bertujuan untuk meningkatkan relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, mempromosikan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah, serta membekali siswa dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk abad ke-21.
Namun, penerapan Kurikulum baru menghadapi beberapa tantangan, termasuk pelatihan guru yang tidak memadai, kurangnya sumber daya, dan penolakan dari pemangku kepentingan. Artikel ini diakhiri dengan menyoroti perlunya upaya berkelanjutan untuk memastikan keberhasilan penerapan Kurikulum baru dan memaksimalkan potensi dampaknya terhadap kualitas pendidikan di Indonesia.
Abstract
This article provides an overview of the history of curriculum reform in Indonesia, the current state of the curriculum, the process of curriculum reform, and the challenges and implications of implementing the new Curriculum. The article argues that curriculum reform is crucial for Indonesia's education system to meet the needs of its students and prepare them for the challenges of the 21st century.
The Indonesian education system has been facing several challenges, particularly in the area of curriculum. One of the main issues is the lack of alignment between the curriculum and the needs of the workforce, resulting in a mismatch between the skills taught in schools and those required by the labor market. Moreover, the education system has been criticized for its heavy emphasis on rote learning and memorization, which has been seen as a barrier to the development of critical thinking and problem-solving skills among students.
To address these challenges and improve the quality of education in Indonesia, there have been multiple attempts to reform the curriculum over the years. The most recent curriculum reform, the 2013 Curriculum, aims to improve the relevance of the curriculum to the needs of the workforce, promote critical thinking and problem-solving skills, and equip students with the skills required for the 21st century.
However, the implementation of the new Curriculum has faced several challenges, including inadequate teacher training, lack of resources, and resistance from stakeholders. The article concludes by highlighting the need for continued efforts to ensure the successful implementation of the new Curriculum and maximize its potential impact on the quality of education in Indonesia.
Abstract:Penelitian ini dilaksanakan untuk membuktikan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media peta pikiran dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dan keterampilan mengajar guru pada tema 6 kelas IV…
SDN 1 Jati Wetan. Saat penelitian ditemukan hasil belajar peserta didik berupa perubahan tingkah laku yang diperoleh setelah proses belajar terjadi. Problem Based Learning adalah model pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memecahkan suatu permasalahan. Terdapat hipotesis tindakan dalam penelitian ini yaitu penerapan model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dan keterampilan mengajar guru kelas IV SD 1 Jati Wetan. Pelaksanaan penelitian ini pada kelas IV SD 1 Jati Wetan yang berjumlah 21 peserta didik. Dilakukan dari dua siklus, setiap siklusnya terdri dari 4 tahapan yaitu peencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Variabel bebas merupakan model Problem based Learning berbantuan media peran. Selanjutnya variabel terikatnya yaitu hasil belajar peserta didik dan keterampilan mengajar guru. Instrumen pada penelitian ini menggunakan tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analis data kualitatif dan kuantitatif. Pada hasil belajar siswa aspek pengetahun muatan IPA terdapat cukup meningkat secara signifikan antara siklus 1 (62%) dan siklus II (81%). Muatan bahasa Indonesia terdapat ketuntasan pada siklus 1 sebesar (62%) Dan siklus II (81%). Peningkatan hasil elaja aspek keterampilan pada siklus 1 (56,5%) mnjadi 78% siklus II 89%). Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan di kelas IV SDN 1 Jati Wetan dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media peran dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan keterampilan mengajar guru pada tema 6 cita-citaku. Peneliti menyarankan agar model Problem Based Learning dapat diterapkan dalam pembelajaran dan dikembangkan dengan menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan materi agar siswa mudah menyerap materi.
Abstract:Keberlanjutan operasional sebuah camp bela diri sangat bergantung pada kualitas pengelolaan data anggota. Di BangRajan Muaythai Boxing, pencatatan kehadiran dan pemantauan sesi latihan masih bertumpu pada proses manual,…
yang kerap menghasilkan ketidakakuratan data serta membuka celah bagi peserta dengan paket habis untuk tetap berlatih tanpa terdeteksi. Penelitian ini merancang dan membangun sistem informasi manajemen member berbasis web sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Pendekatan pengembangan dilakukan secara bertahap dengan pemodelan UML meliputi Activity Diagram, Use Case Diagram, Sequence Diagram, dan Entity Relationship Diagram. Stack teknologi yang digunakan mencakup Next.js pada sisi klien, NestJS pada sisi server, PostgreSQL sebagai basis data relasional, serta Better Auth untuk manajemen autentikasi. Sistem yang dihasilkan mengintegrasikan fitur absensi cerdas berbasis barcode, pengelolaan paket latihan, dashboard personal bagi member, panel administrasi lengkap, notifikasi kadaluarsa paket, dan manajemen pengumuman camp. Validasi dilakukan melalui Black Box Testing dengan empat skenario pengujian, seluruhnya menghasilkan keluaran yang sesuai ekspektasi. Penerapan sistem ini terbukti meningkatkan efisiensi operasional dan akurasi pencatatan data secara signifikan.
The operational sustainability of a martial arts camp depends greatly on the quality of member data management. At BangRajan Muaythai Boxing, attendance recording and session monitoring still rely on manual processes, which frequently lead to data inaccuracies and allow members with expired packages to continue training undetected. This study designs and develops a web-based member management information system to address these issues. The development follows a phased approach employing UML modeling including Activity Diagrams, Use Case Diagrams, Sequence Diagrams, and Entity Relationship Diagrams. The technology stack consists of Next.js on the client side, NestJS on the server side, PostgreSQL as the relational database, and Better Auth for authentication management. The resulting system integrates barcode-based smart attendance, training package management, a personal member dashboard, a comprehensive admin panel, package expiry notifications, and camp announcement management. Validation was conducted using Black Box Testing across four test scenarios, all yielding expected outputs. Implementation of this system demonstrably improves operational efficiency and data recording accuracy.
Abstract:Perkembangan TI menghasilkan pengaruh yang besar dalam bidang pendidikan, terutama pada pengelolaan data akademik serta sistem penilaian siswa. SMPI Hidayatul Athfal hingga saat ini masih menerapkan sistem penilaian manual…
al dan semi-komputerisasi melalui pencatatan nilai pada buku serta pengolahan data memakai Microsoft Excel. Keadaan tersebut memunculkan sejumlah kendala, seperti lambatnya proses pengolahan nilai, kesalahan perhitungan, duplikasi data, serta kesulitan saat pencarian dan penyimpanan data akademik. Oleh sebab itu, dibutuhkan sistem informasi akademik berbasis web guna mendukung pengelolaan nilai siswa secara lebih efektif, efisien, serta terintegrasi. Metode yang dipakai dalam kajian ini ialah prototype melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pembuatan prototype, evaluasi, penyempurnaan, serta implementasi sistem. Pengembangan sistem dilakukan memakai Visual Studio Code sebagai text editor, XAMPP menjadi web server lokal, serta localhost guna pengujian aplikasi berbasis web. Sistem dibangun menggunakan PHP, HTML, CSS, JavaScript, serta basis data MySQL. Hasil kajian memperlihatkan bahwasannya sistem informasi akademik berbasis web mampu melakukan peningkatan efisiensi pengolahan data, menekan human error, mempercepat penyusunan laporan nilai, serta memperkuat keamanan dan transparansi data akademik siswa di SMPI Hidayatul Athfal.
The development of information technology has had a significant impact on the field of education, particularly in the management of academic data and student assessment systems. SMPI Hidayatul Athfal still uses a manual and semi-computerized grading system, where scores are recorded in books and processed using Microsoft Excel. This system creates several challenges, such as delays in grade processing, calculation errors, data duplication, and difficulties in searching and storing academic data. Therefore, a web-based academic information system is needed to support the management of student grades in a more effective, efficient, and integrated manner. The research method used in this study is the prototype method, which includes the stages of requirements gathering, prototype development, evaluation, refinement, and system implementation. The system was developed using Visual Studio Code as the text editor, XAMPP as the local web server, and localhost as the web-based testing environment. The programming languages used include PHP, HTML, CSS, JavaScript, and MySQL as the database management system. The results of the study show that the web-based academic information system improves data processing efficiency, reduces human error, accelerates the generation of grade reports, and enhances the security and transparency of students’ academic data at SMPI Hidayatul Athfal.
Abstract:Penelitian ini bertujuan merancang sistem informasi absensi karyawan berbasis website menggunakan fingerprint recognition dan Internet of Things (IoT) pada PT Cahaya Panam Sejahtera Lestari Bungo untuk mengatasi proses absensi…
bsensi manual. Sistem dikembangkan menggunakan metode prototyping dengan PHP Native, MySQL, dan dimodelkan menggunakan UML. Sistem mampu mengelola data absensi secara real-time dan terintegrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan absensi, meminimalkan kesalahan pencatatan, serta mempermudah monitoring dan rekapitulasi data kehadiran dengan nilai pengujian 89,66% kategori sangat baik.
This study aims to design a web-based employee attendance information system using fingerprint recognition and Internet of Things (IoT) at PT Cahaya Panam Sejahtera Lestari Bungo to overcome manual attendance processes. The system was developed using the prototyping method with Native PHP, MySQL, and modeled using UML. The system is capable of managing attendance data in real time and in an integrated manner. The results indicate that the system improves attendance management effectiveness, minimizes recording errors, and simplifies monitoring and attendance data recapitulation with a testing score of 89.66% categorized as very good.
Abstract:Posyandu ialah layanan kesehatan masyar akat yang berperan krusial dalam pemantauan kesehatan ibu hamil, balita, serta lansia. Di Posyandu Puspa Indah 2 Kota Tangerang Selatan, pengelolaan data masih memakai buku register…
r dan KMS secara manual sehingga pencatatan maupun pencarian data berlangsung kurang efisien serta rentan terjadi kesalahan dan kehilangan data. Kajian ini ditujukan guna merancang serta membangun Sistem Posyandu Pintar berbasis web yang mendukung pengelolaan data secara digital serta terintegrasi. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara, serta studi pustaka. Sistem dilakukan pengembangan memakai framework Laravel, bahasa pemrograman PHP, basis data MySQL, serta Bootstrap menjadi antarmuka pengguna. Hasil kajian memperlihatkan bahwasannya sistem yang dibangun bisa membantu kader Posyandu mengelola data balita, lansia, kader, serta pemeriksaan kesehatan secara lebih cepat dan akurat, sekaligus memudahkan pembuatan laporan otomatis. Hasil pengujian juga mengindikasikan tiap fitur utama, meliputi login, tambah data, ubah data, hapus data, serta cetak laporan, berfungsi selaras keperluan pengguna.
Integrated Health Post (Posyandu) is a public health service that plays a crucial role in monitoring the health of pregnant women, toddlers, and the elderly. However, data management at Posyandu Puspa Indah 2 in South Tangerang City is still done manually using register books and Health Cards (KMS). This slows down the recording and retrieval process and risks errors and data loss. This reserach was conducted to design and develop a web-based Posyandu Pintar system that facilitates integrated and digitalized data management. The research utilized observation, interviews, and literature review as the primary data collection methods. The system was developed using the Laravel framework, PHP as the programming language, MySQL as the database management system, and Bootstrap for interface design. The results demonstrate that the system effectively supports Posyandu cadres in managing toddler data, the elderly, cadres, and health checks more quickly and accurately, while simplifying the automated reporting process. Testing results show that all key features, such as logging in, adding data, editing data, deleting data, and printing reports, function well according to user needs.
Abstract:Gangguan jiwa merupakan perubahan persepsi terhadap stimulus baik internal maupun eksternal yang disertai dengan respon yang berkurang, berlebihan atau terdistorsi. gejala gangguan jiwa kadang-kadang bisa kembali atau memburuk…
mburuk yang lebih dikenal dengan istilah "kambuh". Metode yang digunakan adalah laporan kasus dengan melakukan asuhan keperawatan pada pasien jiwa dari tahap pengkajian sampai dengan tahap evaluasi. Subjek laporan ini adalah pasien dengan gangguan jiwa dengan diagnosa gangguan persepsi sensori pendengaran. Instrumen yang digunakan dalam asuhan keperawatan ini adalah format ceklist kemampuan pasien dalam terapi generalis (menghardik, bercakap-cakap dengan orang yang dipilih, melakukan aktivitas yang disukai dan patuh minum obat). Jumlah populasi pada asuhan keperawatan adalah 1 pasien dengan kriteria pasien bersedia menjadi subjek, pasien kooperatif, mau mengikuti kegiatan dan pasien tidak memiliki keterbatasan fisik. Hasil penelitian menunjukan setelah dan sebelum dilakukan intervensi terdapat perbedaan pada pasien halusinasi pendengaran. Setelah dilakukan intervensi terapi generalis (menghardik, bercakap cakap dengan orang yang dipilih, melakukan aktivitas yang disukai dan patuh minum obat) terjadi peningkatan kemampuan pasien dalam mengontrol halusinasi pendengaran dan penurunan tanda gejala. Penanganan yang dilakukan menunjukkan tanda dan gejala sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Setelah dilakukan intervensi mengalami penurunan tanda gejala dan peningkatan kemampuan pasien dalam mengontrol halusinasi serta mampu memberikan dampak positif terhadap perbaikan kondisi pasien setelah melakukan terapi yang sudah diajarkan. Saran untuk penelitian lebih lanjut agar melakukan penelitian lebih dari 1 pasien, bina hubungan saling percaya (BHSP) lebih lama dengan pasien, mengkaji permasalahan yang dialami pada pasien dengan masalah halusinasi pendengaran, serta bisa melakukan pendekatan jangka panjang yang melibatkan dukungan keluarga dalam proses penyembuhan pasien.
Abstract:Pendahuluan: HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yaitu virus yang merusak sistem kekebalan tubuh manusia. Sistem kekebalan tubuh yang rusak atau lemah akan rentan terserang berbagai penyakit. Kumpulan…
berbagai penyakit yang menyerang tubuh disebut AIDS. Jumlah kasus penyakit HIV/AIDS terus bertambah khususnya pada anak-anak, remaja hingga dewasa adalah permasalahan yang serius. Keingintahuan yang besar dikombinasikan dengan kondisi fisik dan mental yang belum matang sering menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada fase peralihan remaja terutama faktor risiko infeksi HIV/AIDS. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS dengan sikap pencegahan HIV/AIDS di SMA Negeri 11 Kabupaten Tangerang. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 124 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan tentang HIV/AIDS sebanyak 53 orang (42,7%) dalam kategori pengetahuan cukup dan menunjukkan sikap pencegahan HIV/AIDS sebanyak 76 orang (61,3%) dalam kategori sikap pencegahan positif. Hasil uji Chi-Square hubungan pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan sikap pencegahan HIV/AIDS didapatkan nilai P Value sebesar <0.001. Kesimpulan: Terdapat hubungan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS dengan sikap pencegahan HIV/AIDS di SMA Negeri 11 Kabupaten Tangerang.