Abstract:Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan sosialisasi penerapan teknis pembuatan lubang resapan biopori kepada masyarakat, guna mencegah dan menanggulangi banjir, khususnya ketika musim penghujan. Adapun…
dapun Metodologi kegiatan yang dilakukan mencakup sosialisasi penerapan teknologi Biopori. Rencana kegiatan yang akan dilakukan berupa parstisipasi dan kerjasama dengan masyarakat dalam mengaaplikasikan lubang resapan biopori yang dibuat di sepanjang jalur genangan air hujan, dan sosialisasi tentang pentingnya monitoring akan fungsi teknologi biopori sebagai media penyerap luapan air hujan sehingga dapat mencegah banjir di sekitar kawasan perumahan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan memberikan kontribusi dan manfaat positif bagi masyarakat di Desa Sendang Mulya Sari, Konawe, khususnya dalam transfer pengetahuan dan keahlian dalam membuat lubang resapan biopori guna mencegah dan menanggulangi banjir secara mandiri dan berkelanjutan.
Abstract:Perkembangan teknologi informasi memberikan pengaruh besar dalam pengelolaan data di berbagai bidang, termasuk pendidikan. Pengelolaan data mahasiswa memerlukan sistem yang efektif agar proses penyimpanan, pencarian, penambahan,…
ambahan, dan penghapusan data dapat dilakukan dengan mudah. Salah satu struktur data yang dapat digunakan adalah Linked List. Linked List merupakan struktur data linear yang terdiri dari kumpulan node yang saling terhubung melalui pointer. Penelitian ini bertujuan untuk memahami implementasi Linked List pada pengelolaan data mahasiswa serta mengetahui kelebihan dan kekurangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan observasi. Implementasi dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Python dengan beberapa fitur utama seperti menambahkan data mahasiswa, menampilkan data, mencari data, dan menghapus data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Linked List mempermudah pengelolaan data secara dinamis dibandingkan array, terutama dalam proses penambahan dan penghapusan data tanpa perlu menggeser elemen lain. Selain memiliki fleksibilitas tinggi, Linked List juga memiliki kelemahan yaitu membutuhkan memori tambahan untuk pointer dan proses pencarian data yang relatif lebih lambat. Dengan demikian, Linked List dapat menjadi salah satu solusi yang efektif dalam pengelolaan data mahasiswa pada sistem berbasis komputer.
Abstract:Perkembangan aplikasi Android yang pesat meningkatkan risiko penyebaran malware pada perangkat mobile. Malware Android umumnya dianalisis tanpa akses terhadap kode sumber, sehingga teknik analisis biner menjadi pendekatan…
n penting dalam mendeteksi perilaku berbahaya. Penelitian ini menganalisis efektivitas kombinasi teknik static analysis dan dynamic analysis dalam mendeteksi malware pada aplikasi Android. Static analysis dilakukan dengan menganalisis struktur file APK, permission, dan bytecode tanpa menjalankan aplikasi, sedangkan dynamic analysis dilakukan dengan menjalankan aplikasi dalam lingkungan sandbox untuk mengamati perilaku saat runtime. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kedua teknik meningkatkan akurasi deteksi dibandingkan penggunaan satu metode saja. Static analysis efektif dalam mendeteksi pola kode mencurigakan, sedangkan dynamic analysis mampu mengidentifikasi aktivitas berbahaya saat aplikasi dijalankan. Pendekatan hybrid ini memberikan mekanisme deteksi malware yang lebih komprehensif.
Abstract:Dinas Perpustakaan dan kearsipan, Khususnya di bagian kearsipan sering kali terdapat kendala dalam melakukan pencatatan pada buku besar. Akibatnya, petugas bidang kearsipan sering mengalami kesulitan dalam emlakukan penelusuran…
lusuran data baik saat pelayanan pengunjung mengenai laporan perminggu, perbulan dan pertahun. Sistem pengisian buku tamu yang digunakan masih menggunakan buku besar atau secara manual, sehingga menyebabkan penumpukan data pada buku besar, sulit dalam melakukan pembuatan laporan kunjungan tamu. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengatasi berbagai kebutuhan untuk mencari data pengunjung dan pwmbuatan laporan. Penelitian ini menggunakan bahasa pemograman php mysql dan metode yang digunakan adalah metode waterfall.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang Sistem Informasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) untuk Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Bagian Hukum. Sistem ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat…
kat terhadap berbagai dokumen hukum, termasuk peraturan perundang-undangan, keputusan pengadilan, peraturan daerah, serta dokumen hukum lainnya. Bukan hanya itu, sistem ini juga bisa memberikan informasi terbaru terkait Kabupaten Banyuwangi. Dengan adanya sistem ini, diharapkan informasi hukum dapat diakses dengan lebih cepat, transparan, dan efisien oleh masyarakat. Metode yang digunakan oleh peneliti adalah metode waterfall, yang terdiri dari tahapan analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Tahap-tahap diatas dilakukan secara berurutan untuk memastikan sistem memenuhi semua kebutuhan pengguna. Pemodelan sistem menggunakan Business Process Modelling Notation (BPMN) digunakan untuk memetakan alur proses bisnis, sedangkan Unified Modeling Language (UML) untuk menggambarkan struktur dan interaksi sistem. Diharapkan sistem ini tidak hanya meningkatkan kemudahan akses terhadap informasi hukum di Kabupaten Banyuwangi, tetapi juga membantu pemerintah dalam mengelola dokumentasi hukum dengan lebih terstruktur dan terintegrasi, mendukung pelaksanaan JDIH secara lebih efisien.
Abstract:Data mining merupakan salah satu metode yang paling efektif dalam menghasilkan klasifikasi yang akurat, efisien, dan relevan. Pengelompokan jenis kendaraan berdasarkan sistem transmisi dilakukan dengan menggunakan algoritma…
tma Decision Tree dan dievaluasi melalui confusion matrix. Dataset yang digunakan mencakup empat jenis kendaraan: Bebek, Skuter, Sport, dan Trail, dengan tiga jenis transmisi: Manual, Automatic, dan Kopling. Algoritma Decision Tree dipilih karena kemampuannya dalam membagi dataset secara rekursif untuk menghasilkan aturan klasifikasi yang jelas dan mudah dipahami. Model dilatih dan diuji untuk memprediksi jenis transmisi berdasarkan fitur kendaraan, dengan hasil akurasi mencapai 95%. Evaluasi menggunakan confusion matrix mengungkap distribusi prediksi benar dan salah pada setiap kategori. Hasilnya menunjukkan bahwa transmisi Automatic dan Kopling diklasifikasikan dengan akurasi tinggi, meskipun terdapat beberapa kesalahan pada prediksi transmisi Manual. Nilai Cohen’s Kappa sebesar 0,913 mengindikasikan kesesuaian yang sangat baik antara prediksi dan data aktual. Algoritma Decision Tree terbukti efektif dalam klasifikasi jenis kendaraan, meskipun diperlukan perbaikan untuk meningkatkan akurasi pada kategori tertentu.
Abstract:Di era modern ini, perkembangan teknologi informasi telah mengalami kemajuan pesat, yang ditandai dengan semakin meningkatnya penggunaan komputer dan internet di kalangan masyarakat. Perkembangan ini mendorong masyarakat…
untuk beralih dari metode konvensional ke metode yang lebih cepat, efektif, efisien, dan akurat dengan menggunakan teknologi komputer. Penggunaan komputer tidak hanya terbatas pada kalangan umum, tetapi juga telah meluas ke berbagai instansi, termasuk lembaga pendidikan.
Penelitian ini dilakukan di SMK Ibrahimy Miftahul Ulum, sebuah lembaga yang berada di bawah naungan pondok pesantren di Bengkak Wongsorejo, yang memisahkan kelas putra dan putri. Selama proses observasi dan partisipasi dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), ditemukan beberapa kendala terkait dengan absensi siswa. Salah satu masalah utama adalah kurangnya tindak lanjut mengenai daftar hadir siswa, terutama dalam hal pengelolaan skor positif dan negatif bagi siswa yang tidak hadir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah-masalah tersebut serta memberikan solusi yang lebih efektif untuk meningkatkan kedisiplinan dan kehadiran siswa.
Abstract:Perkembangan teknologi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam sistem pencatatan absensi. Teknologi memberikan peluang besar untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas…
dalam pengelolaan informasi. Absensi, yang umumnya digunakan untuk mencatat kehadiran seseorang di berbagai tempat seperti sekolah atau tempat kerja, memainkan peran penting dalam penilaian kinerja dan disiplin. Namun, pencatatan absensi secara manual masih menjadi tantangan, seperti yang terjadi di Universitas Royal, sebuah perguruan tinggi di Kabupaten Asahan. Universitas ini, yang awalnya dikenal sebagai AMIK Royal dan kemudian menjadi STMIK Royal, telah bertransformasi menjadi Universitas Royal pada tahun 2024. Meskipun mengalami berbagai kemajuan, sistem absensi di universitas tersebut masih dilakukan secara konvensional melalui buku catatan, yang sering kali menyebabkan masalah seperti pemborosan waktu, risiko hilangnya data, serta ketidakefisienan dalam rekapitulasi absensi. Untuk mengatasi masalah ini, penulis mengusulkan penerapan sistem informasi absensi digital di Universitas Royal. Sistem ini dirancang untuk mencatat dan mengelola absensi secara otomatis, sehingga memudahkan pendokumentasian serta pengelolaan data absensi. Dengan sistem digital, waktu yang diperlukan untuk mencatat absensi dapat berkurang, dan data akan lebih aman serta dapat diakses dengan mudah
Abstract:Pembelajaran biologi di tingkat SMA masih banyak menggunakan pendekatan konvensional yang kurang efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan adaptabilitas lingkungan peserta didik. Penelitian ini bertujuan…
an untuk menguji pengaruh penerapan Flipped Classroom dengan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis dan adaptabilitas lingkungan murid SMA pada materi perubahan lingkungan. Penelitian eksperimen semu dengan desain Non-Randomized Control Group Pretest-Posttest dilakukan pada kelas X Fase E. Kelas eksperimen menerapkan integrasi Flipped Classroom dan PBL, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran langsung. Data dikumpulkan melalui tes esai berbasis indikator FRISCO untuk berpikir kritis dan angket berbasis GreenComp untuk adaptabilitas lingkungan. Analisis data menggunakan ANCOVA setelah memenuhi uji prasyarat yaitu normalitas, homogenitas, dan linieritas. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan p < 0,05 terhadap kedua variabel dengan effect size besar Partial Eta Squared 0,606 untuk berpikir kritis dan 0,700 untuk adaptabilitas lingkungan. Rata-rata skor kelas eksperimen mengalami peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Kesimpulan penelitian ini adalah integrasi Flipped Classroom dan PBL efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta adaptabilitas lingkungan peserta didik. Model ini dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif yang mendukung Kurikulum Merdeka dan pengembangan kompetensi abad ke-21 berbasis isu lingkungan.
Abstract:Penelitian ini mengkaji bentuk-bentuk kesalahan beserta faktor penyebabnya yang dialami siswa kelas VIII SMP ketika mengidentifikasi sisi, rusuk, dan titik sudut pada bangun kubus. Desain kualitatif deskriptif dipilih agar…
ar respons siswa dapat ditelaah secara mendalam tanpa adanya perlakuan atau manipulasi terhadap variabel penelitian. Sebanyak 30 siswa kelas VIII dijadikan subjek melalui teknik purposive sampling, dan 6 di antaranya dipilih untuk sesi wawancara semi terstruktur yang mewakili tiga tingkat kemampuan akademik, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui tes diagnostik tertulis, wawancara yang direkam, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi metode untuk menjaga keterpercayaan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 46,67% siswa melakukan setidaknya satu kesalahan dalam mengidentifikasi sisi kubus, 63,33% siswa melakukan kesalahan terkait rusuk, dan 36,67% siswa mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi titik sudut secara tepat. Tiga kategori kesalahan yang dominan teridentifikasi, yaitu kesalahan konsep berupa kekeliruan mengidentifikasi unsur geometris, kesalahan visualisasi yang berkaitan dengan kesalahan membaca representasi tiga dimensi, dan kesalahan prosedural dalam menghitung komponen geometris secara sistematis. Faktor penyebab meliputi dimensi internal, terutama lemahnya pemahaman konsep dan rendahnya kemampuan penalaran spasial, serta dimensi eksternal seperti minimnya media pembelajaran dan dominasi strategi mengajar berbasis ceramah. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan pembelajaran geometri bangun ruang yang lebih eksploratif, konstruktivis, dan berbasis media di jenjang SMP.
This study investigates the types and underlying causes of errors made by eighth-grade junior high school students when identifying the faces, edges, and vertices of a cube. A qualitative descriptive research design was employed to examine students' responses in depth without manipulating any research variables. Thirty students from the eighth grade were selected through purposive sampling, and six of them participated in semi-structured interview sessions representing three levels of academic ability: high, moderate, and low. Data were gathered using written diagnostic tests, audio-recorded interviews, and documentation. Analysis followed the interactive model proposed by Miles and Huberman, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing, with methodological triangulation applied to ensure the trustworthiness of findings. Results indicated that 46.67% of students committed at least one error in identifying cube faces, 63.33% made errors related to edges, and 36.67% had difficulty identifying vertices correctly. Three dominant error categories were identified: conceptual errors, visualization errors, and procedural errors. Causal factors encompassed internal dimensions, particularly weak conceptual understanding and limited spatial reasoning ability, and external dimensions, including insufficient instructional media and lecture-based teaching strategies.