Abstract:Sewa Dress Kisaran adalah usaha yang bergerak dalam bidang jasa sewa pakaian yang beralamat di desa Rawang Pasar 4 Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan. Sewa Dress Kisaran menyediakan jasa sewa pakaian seperti dress…
ess (gaun) dan kebaya. Minat sewa pakaian untuk acara penting saat ini sudah cukup populer di kalangan masyarakat.Kenyamanan dan kepuasan pelanggan merupakan keuntungan bagi setiap pelaku usaha. Kesetiaan pelanggan memiliki peranan yang sangat penting dalam organisasi bisnis atau usaha yang dijalankan. Namun kenyataannya jasa yang ditawarkan yang seharusnya memberi kenyamanan terhadap pelanggan malah memiliki banyak hal yang menjadi kendala dalam proses pelayanan sehingga banyak pelanggan yang kurang nyaman. Sehingga, diciptakan suatu sistem pendukung keputusan dengan metode Service Quality yang menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Sistem ini bertujuan sebagai alat untuk mengukur kualitas pelayanan. Hasil penelitian menggunakan metode Service Quality yaitu mendapatkan 48% Tidak Puas, 44% Sangat Puas dan 8% Puas dari 35 responden yang mengisi kuisioner.Dengan adanya sistem untuk mengukur kualitas layanan yang ada di Sewa Dress Kisaran dapat membantu pihak pemilik Sewa Dress Kisaran dalam pengambilan keputusan dalam melaksanakan perbaikan kualitas layanan yang ada.
Abstract:Abstract:CV. Laut Abadi Steel is a company engaged in the sale of building materials. The main goal is to improve the quality of service to customers in terms of buying and selling services. CV. Laut Abadi Steel has not…
yet used information technology so there are several problems with the transaction system because it is still done manually. Therefore, an Android-based mobile system is needed that is integrated into a restfull web service in order to increase efficiency in serving customers. Customers will find it easier to get information about the products offered, place orders, and arrange transactions online without having to visit a store. It can also speed up the transaction process and reduce communication errors between customers and stores. The use of restful web services in mobile applications also allows integration with other systems, such as payment systems that can improve customer experience. Thus, the results of testing the designed application work according to the system design mechanism at the beginning. This application can handle well the process of displaying building product information, managing payments, and printing sales reports and invoices.
Keyword: mobile; transaction; restfull web service; android
Abstrak: CV. Laut Abadi Steel merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penjualan material bangunan. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan dalam hal jasa jual beli. CV. Laut Abadi Steel belum menggunakan teknologi informasi sehingga terdapat beberapa kendala pada sistem transaksinya karena masih dilakukan secara manual. Oleh karena itu dibutuhkan sistem mobile berbasis android yang terintegrasi pada restfull web service agar dapat meningkatkan efisiensi dalam pelayanan kepada pelanggan. Pelanggan akan lebih mudah mendapatkan informasi tentang produk yang ditawarkan, melakukan pemesanan, dan mengatur transaksi secara online tanpa harus mengunjungi toko. Hal ini juga dapat mempercepat proses transaksi dan mengurangi kesalahan komunikasi antara pelanggan dan toko. Penggunaan restful web service dalam aplikasi mobile juga memungkinkan integrasi dengan sistem lain, seperti sistem pembayaran yang dapat meningkatkan pengalaman pelanggan. Dengan demikian, hasil pengujian aplikasi yang dirancang bekerja dengan sesuai mekanisme perancangan sistem di awal. Aplikasi ini dapat menangani dengan baik proses menampilkan informasi produk bangunan, pengelolaan pembayaran, dan cetak laporan penjualan serta invoice.
Kata Kunci : mobile; transaksi; restfull web service; android
Abstract:Abstact : Services are activities or activities offered by organizations or individuals to customers or clients, which are intangible and cannot be owned. The aim of this research is to make it easier for customers to place…
ace orders (orders) as well as serve as a promotional medium for company products that can save company costs in promoting products to customers. One of the businesses engaged in the business of selling clothing which includes clothes, pants, bags, shoes and others. The problem that occurs is that in the customer service process there are no additional facilities that function to interact between the shop and the customer to convey complaints, suggestions and criticism so that customers cannot provide criticism and suggestions for the Dianid Collection and do not yet have a process for managing and storing customer data which is done when customers buy clothes by telephone line or come directly to the shop, this making shop owners pay less attention to who the customers are who have the potential to become regular customers. With the application of this method, it will produce a fashion product sales system at the Dianid Collection with the implementation of the E-CRM method being able to integrate existing functions within the company, namely product sales marketing, information and customer service, unlimited time, sales can be made online and can improve service to customers.
Keywords: dianid collection; customer service; E-CRM.
Abstrak : Pelayanan adalah aktivitas atau kegiatan yang ditawarkan oleh organisasi atau perorangan kepada pelanggan atau nasabah, yang bersifat tidak berwujud dan tidak dapat dimiliki. Tujuan penelitian dapat mempermudah pelanggan dalam melakukan pemesanan (order) serta dijadikan sebagai media promosi produk perusahaan yang dapat menghemat biaya perusahaan dalam mempromosikan produk kepada pelanggan.Salah satu bisnis yang bergerak dalam bidang usaha penjualan pakaian yang meliputi baju, celana, tas, sepatu dan lainnya .Permasalahan yang terjadi yaitu pada proses pelayanan pelanggan belum adanya fasilitas tambahan yang berfungsi melakukan interaksi antara Toko dengan pelanggan untuk menyampaikan keluhan, saran dan kritik sehingga pelanggan tidak bisa memberikan kritik dan saran untuk Dianid Collection dan belum memiliki proses mengelola dan menyimpan data pelanggan yang dilakukan pada saat pelanggan membeli pakaian secara line telepon ataupun langsung datang ke Toko, hal tersebut membuat pemilik Toko kurang memperhatikan siapa pelanggan yang berpotensi menjadi pelanggan tetap. Dengan adanya penerapan Metode ini maka akan menghasilkan sistem penjualan produk fashion pada Dianid Collection dengan hasil implementasi pada metode E-CRM dapat mengintegrasikan fungsi fungsi yg ada didalam perusahan yaitu pemasaran penjualan produk, informasi dan pelayanan terhadap pelanggan , tidak terbatas waktu, penjualan dapat dilakukan secara online dan dapat meingkatkan pelayanan terhadap pelanggan.
Kata Kunci: dianid collection; pelayanan pelanggan; E-CRM
Abstract:Abstract: Developing tourism villages is a crucial strategy for strengthening local economies, reducing urbanization, and maintaining cultural and environmental sustainability. This concept is increasingly relevant in the…
e era of digital transformation, when tourism villages are required to adapt through technology-based smart tourism approaches, digital promotion, and information services. One area with significant potential is Lembar Selatan Village in West Lombok Regency, West Nusa Tenggara. Surrounded by 70 hectares of mangrove forest, a coastline, marine life, and well-preserved local traditions, the village has the potential to be developed into a coastal ecotourism destination. The Lembar Selatan Ecotourism Awareness Group (Pokdarwis) has begun managing tourism based on conservation and environmental education. However, obstacles remain, such as low digital literacy, the lack of an online promotion and reservation system, and limited destination management training. These conditions impact market reach and low tourist visits. Therefore, Community Service (PKM) activities are designed to increase Pokdarwis capacity, strengthen tourism digitalization through websites and promotional media, and encourage local community empowerment. This program is expected to realize inclusive, participatory, and sustainable coastal ecotourism, as well as strengthen the competitiveness and branding of Lembar Selatan Tourism Village.
Keyword: stourism village; tourism digitalization; coastal ecotourism; tourism group (pokdarwis); tourism digitalization; smart tourism; website.
Abstrak: Pengembangan desa wisata merupakan strategi penting untuk memperkuat ekonomi lokal, mengurangi urbanisasi, serta menjaga keberlanjutan budaya dan lingkungan. Konsep ini semakin relevan di era transformasi digital, ketika desa wisata dituntut beradaptasi melalui pendekatan smart tourism berbasis teknologi, promosi digital, dan layanan informasi. Salah satu wilayah yang memiliki potensi besar adalah Desa Lembar Selatan di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Desa ini dikelilingi hutan mangrove seluas 70 hektare, garis pantai, biota laut, serta tradisi lokal yang masih terjaga, sehingga potensial dikembangkan menjadi destinasi ekowisata pesisir. Tahapan Metode pelaksanaan PKM dilakukan melalui identifikasi kebutuhan Pokdarwis, pengembangan website sistem informasi wisata, penguatan ekowisata mangrove, pemasangan lampu tenaga surya, penyediaan fasilitas kebersihan, penempatan papan informasi berbasis QR, serta pelatihan penggunaan megaphone untuk mendukung pelayanan wisata serta pelatihan manajement wisata. Kondisi ini berdampak pada rendahnya jangkauan pasar dan kunjungan wisatawan. Untuk itu, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dirancang guna meningkatkan kapasitas Pokdarwis, memperkuat digitalisasi pariwisata melalui website dan media promosi, serta mendorong pemberdayaan masyarakat lokal. Program ini diharapkan mewujudkan ekowisata pesisir yang inklusif, partisipatif, berkelanjutan, serta memperkuat daya saing dan branding Desa Wisata Lembar Selatan.
Kata kunci: desa wisata; digitaisasi pariwisata; ekowisata pesisir; pokdarwis; digitalisasi pariwisata; smart tourism; website
Abstract:Abstract: This community service program was carried out to empower the Dazry Harapan Household Industry, a laundry perfume MSME in Jambi City. The partner faced two main problems: business management that was still manual…
al and unstructured production processes. The proposed solutions included the digitalization of transaction and stock recording through a web-based system, the preparation of Standard Operating Procedures (SOP) for production, and digital literacy training. The implementation method consisted of planning, training, mentoring, and evaluation, involving lecturers and students. The results showed that the program targets were achieved: 100% of transactions and stock were recorded digitally, production capacity increased by at least 50%, production cycle time was reduced by 30%, and there were indications of increased revenue and partner satisfaction. This program not only improved business efficiency and product quality consistency but also created a social impact by enhancing the digital literacy of the partner. Furthermore, the program contributes to the achievement of the SDGs (Goal 8: Decent Work and Economic Growth) and university performance indicators. In the future, the developed system is recommended to be integrated with e-commerce platforms to expand market access.
Keywords: community empowerment; digitalization; jambi city; sop production; stock management
Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memberdayakan UMKM parfum laundry Dazry Harapan di Kota Jambi. Mitra menghadapi dua permasalahan utama, yaitu manajemen usaha yang masih manual dan proses produksi yang belum terstruktur. Solusi yang ditawarkan adalah digitalisasi pencatatan transaksi dan stok berbasis web, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi, serta pelatihan literasi digital. Metode pelaksanaan meliputi perencanaan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi dengan melibatkan dosen dan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan tercapainya target program, yakni 100% pencatatan transaksi dan stok dilakukan secara digital, peningkatan kapasitas produksi minimal 50%, penurunan waktu siklus produksi sebesar 30%, serta adanya indikasi peningkatan omzet dan kepuasan mitra. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi usaha dan konsistensi kualitas produk, tetapi juga memberikan dampak sosial berupa peningkatan literasi digital mitra. Selain itu, program ini berkontribusi pada pencapaian SDGs (Tujuan 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan IKU perguruan tinggi. Ke depan, sistem digital ini direkomendasikan untuk dikembangkan lebih lanjut melalui integrasi dengan e-commerce guna memperluas akses pasar.
Kata kunci: digitalisasi; kota jambi; manajemen stok; pemberdayaan masyarakat; sop produksi
Abstract:Abstract: The rapid development of digital technology in education presents significant benefits, but it also introduces serious challenges in the form of increasing threats of Cybercrime. Teachers at SD Negeri 132408 Kota…
ta Tanjungbalai, as the frontline of education, often lack an adequate understanding of digital literacy and how to handle cybercrimes, such as the spread of false information, data theft, and violations of digital ethics. This community service activity aims to enhance the digital literacy capacity of teachers in preventing and addressing Cybercrime within the school environment. The methods used include intensive training, group discussions, case studies, and practical simulations, implemented in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The solutions offered encompass providing digital literacy materials, Cybercrime prevention training, and developing practical guidelines. Evaluation results show that teacher understanding increased significantly, with the average score rising from 45 to 78 (p<0.05). The targeted outputs of this activity are the publication of a scientific article in a Sinta 5 accredited national journal as a mandatory output, and a popular article in mass media as an additional output. This activity is expected to increase teachers' awareness and skills in creating a safe and healthy digital education environment.
Keywords: cybercrime; digital literacy; education; elementary school teachers; training
Abstrak: Pesatnya perkembangan teknologi digital di dunia pendidikan menghadirkan manfaat besar, namun juga memunculkan tantangan serius berupa meningkatnya ancaman Cybercrime. Guru di SD Negeri 132408 Kota Tanjungbalai, sebagai garda terdepan pendidikan, seringkali belum memiliki pemahaman yang memadai tentang literasi digital dan cara menghadapi kejahatan siber, seperti penyebaran informasi palsu, pencurian data, dan pelanggaran etika digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas literasi digital guru dalam mencegah dan mengatasi Cybercrime di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan berupa pelatihan intensif, diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi praktik, yang dilaksanakan dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Solusi yang ditawarkan mencakup pemberian materi literasi digital, pelatihan pencegahan Cybercrime, dan penyusunan panduan praktis. Hasil evaluasi menunjukkan pemahaman guru meningkat signifikan dari skor rata-rata 45 menjadi 78 (p<0.05). Target luaran dari kegiatan ini adalah publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi Sinta 5 sebagai luaran wajib, dan artikel di media massa sebagai luaran tambahan. Diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran dan keterampilan guru dalam menciptakan lingkungan pendidikan digital yang aman dan sehat.
Kata kunci: cybercrime; guru sd; literasi digital; pelatihan; pendidikan
Abstract:Abstract: This community engagement project seeks to improve the efficiency and effectiveness of processed product development by Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Kalirejo Village, Magelang Regency. The village…
llage is home to various MSMEs producing household food items such as grubi, slondok, etawa goat milk, honey, and other culinary goods. The predominant issues faced by these MSMEs include limited promotional outreach, inadequate marketing strategies, weak branding, and inefficient packaging and distribution systems, all of which hinder community income. Utilizing a Participatory Action Research (PAR) approach, the program provides intensive guidance to MSME actors in enhancing product development, branding, packaging, and digital marketing. The program also supports MSMEs in obtaining legal business documentation, including Business Identification Numbers (NIB), Trade Business Permits (SIUP), and Halal Certification from MUI. The anticipated outcomes include improved product quality and diversity, increased marketing efficiency, broader customer reach through social media, and a higher number of MSMEs with official business permits.
Keywords: SDGs; MSMEs; business legality; product escalation.
Abstrak: Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas serta efisiensi pengolahan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kalirejo, Kabupaten Magelang. UMKM di wilayah ini memproduksi beragam makanan rumahan seperti grubi, slondok, susu kambing etawa, madu, dan aneka pangan lainnya. Kendala utama yang dihadapi para pelaku usaha adalah kurang optimalnya promosi, strategi pemasaran yang belum efektif, lemahnya branding, serta kemasan dan distribusi yang belum memadai, yang berdampak pada pendapatan masyarakat. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan evaluasi, kegiatan ini memberikan pendampingan intensif dalam aspek pengolahan produk, desain kemasan, branding, serta pemasaran berbasis digital. Selain itu, program ini juga mendukung pengurusan legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), dan Sertifikat Halal dari MUI. Hasil yang diharapkan adalah peningkatan kualitas produk, jangkauan pemasaran yang lebih luas melalui media sosial, serta bertambahnya jumlah UMKM yang memiliki legalitas resmi.
Kata kunci: SDGs; UMKM; legalitas usaha; ekskalasi produk.
Abstract:The development of Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) in Indonesia plays a crucial role in the economy; however, many of them face challenges in managing their finances efficiently. One solution offered is financial…
cial digitalization through the application of modern accounting technology, which can improve the accuracy and efficiency of financial record-keeping. This study aims to explore the impact of bookkeeping and accounting training with technology on UMKM in Sendangtirto Village, Berbah, Sleman. The methods used include identifying technology, interactive training, and evaluation and feedback to assess the effectiveness of the technology used. The training results show that the adoption of technology can accelerate financial management processes and improve the competitiveness of UMKM. The training had a significant positive impact, as seen from the data showing that the participants' answer accuracy level reached 81%, with an average completion time of 2.03 minutes, not only in technical aspects but also in enhancing understanding of the importance of accounting and more professional financial management. Thus, UMKM become more prepared to face the challenges of the digital economy and strengthen the sustainability of their businesses.
Keywords: digital transformation; bookkeeping; accounting; modern technology; training
Abstrak: Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia memainkan peran penting dalam perekonomian, namun banyak di antaranya menghadapi tantangan dalam mengelola keuangan secara efisien. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah digitalisasi keuangan melalui penerapan teknologi akuntansi modern, yang dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi pencatatan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak pelatihan pembukuan dan akuntansi dengan teknologi pada UMKM di Kelurahan Sendangtirto, Berbah, SlemanMetode yang digunakan meliputi identifikasi teknologi, pelatihan interaktif, serta evaluasi dan umpan balik untuk menilai efektivitas penggunaan teknologi tersebut. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa adopsi teknologi dapat mempercepat proses pengelolaan keuangan dan meningkatkan daya saing UMKM. Pelatihan ini memberikan dampak positif yang signifikan dilihat dari data tingkat akurasi jawaban peserta mencapai 81% dengan rata-rata waktu penyelesaian 2,03 menit jadi tidak hanya dalam aspek teknis, tetapi juga dalam meningkatkan pemahaman tentang pentingnya akuntansi dan pengelolaan keuangan yang lebih profesional. Dengan demikian, UMKM menjadi lebih siap menghadapi tantangan ekonomi digital dan memperkuat keberlanjutan usaha mereka.
Kata Kunci: transformasi digital; pembukuan; akuntansi; teknologi modern; pelatihan
Abstract:Sustainable and technology-based tourism development is a necessity to face the digital era. This community service activity aims to support digital transformation in the Lombok tourism sector through the implementation…
of electronic tickets, as a step towards smart tourism. The implementation of electronic tickets is designed to improve operational efficiency, tourist comfort, and facilitate the management of tourist destinations. By utilizing information and communication technology (ICT), this system is expected to reduce queues at tourist locations, speed up the tourist entry process, and provide real-time data that is useful for destination managers. This activity involves training for tourism managers in Lombok, as well as the implementation of an electronic ticket system at Bangsal Port which leads to the 3 Gili tourist destinations, namely Gili Trawangan, Gili Medno and Gili Air, where ticket sales have so far been manual and managed by the Karya Bahari Bangsal sea transportation cooperative. The results of this program show an increase in the quality of tourism services and management efficiency, while encouraging the use of technology in the promotion and management of tourism data. With the success of this program, it is hoped that Lombok, especially the 3 Gili tourist area, can become a pioneer in the implementation of smart tourism in Indonesia, increasing its competitiveness as a modern and technology-friendly global tourist destination.
Keywords: smart tourism; electronic ticketing; digital transformation; lombok
Abstrak: Pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berbasis teknologi menjadi sebuah kebutuhan untuk menghadapi era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung transformasi digital di sektor pariwisata Lombok melalui implementasi tiket elektronik, sebagai langkah menuju pariwisata cerdas (smart tourism). Implementasi tiket elektronik dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional, kenyamanan wisatawan, serta mempermudah pengelolaan destinasi wisata. Dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), sistem ini diharapkan dapat mengurangi antrian di lokasi wisata, mempercepat proses masuk wisatawan, serta memberikan data real-time yang bermanfaat bagi pengelola destinasi. Tahapan pertama yang akan dilakukan dalam PKM ini melakukan identifikasi masalah, merumuskan masalah, menetapkan tujuan, pengumpulan data, pembuatan e-tiket, membangun sistem dan ujicoba, promosi melalui media sosial, pelatihan hingga sistem di implementasikan oleh mitra. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan kualitas pelayanan wisata dan efisiensi pengelolaan, sekaligus mendorong penggunaan teknologi dalam promosi dan manajemen data pariwisata. Dengan keberhasilan program ini, diharapkan Lombok khususnya wisata 3 gili dapat menjadi pionir dalam penerapan pariwisata cerdas di Indonesia, meningkatkan daya saingnya sebagai destinasi wisata global yang modern dan ramah teknologi.
Kata kunci: pariwisata cerdas; tiket elektronik; transformasi digital; lombok
Abstract:Pasar Rawa Village has diverse natural potential, namely horticulture, fisheries to tourism, especially mangrove forests that promise as tourist destinations. Potential needs to be identified in depth to determine sustainable…
nable agroecotourism development. The problem in managing the potential of mangrove tourism is the management, involvement and support of local communities. The purpose of Community Service activities is to provide understanding, knowledge, about agroecotourism and the management and development of agroecotourism in Pasar Rawa Village. The methods carried out are field surveys, socialization, training using refractometers and mangrove planting. The socialization activity was carried out with participants being members of the LPHD group totaling 27 people. In the socialization presentation, the community was very enthusiastic in exploring the existing potentials such as local culture and typical food of the region. Training on the use of refractometers was carried out so that group members could find out the exact value of the sweetness in melons that could be sold and used as an attraction for tourists to try melons that have a unique taste so that they became the selling point of ecotourism and agro-tourism. One of the conservation efforts is mangrove planting.
Keywords: agro-ecotourism; community empowerment; mangrove forest
Abstrak: Desa Pasar Rawa memiliki potensi alam beragam, yaitu hortikultura, perikanan hingga pariwisata, terutama hutan mangrove menjanjikan sebagai destinasi wisata. Potensi perlu diidentifikasi secara mendalam untuk menentukan pengembangan agroekowisata berkelanjutan. Permasalahan dalam mengelola potensi wisata mangrove yaitu pengelolaan, keterlibatan dan dukungan masyarakat lokal. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat adalah untuk memberikan pemahaman, pengetahuan, tentang agroekowisata dan pengelolaan serta pengembangan menjadi agroekowisata di Desa Pasar Rawa. Metode yang dilakukan adalah survei lapangan, sosialisasi, pelatihan menggunakan refraktometer dan penanaman mangrove. Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan peserta adalah anggota kelompok LPHD yang berjumlah 27 orang. Dalam presentasi sosialisasi, masyarakat sangat antusias dalam menggali potensi yang ada seperti budaya lokal dan makanan khas daerah tersebut. Pelatihan penggunaan refraktometer dilakukan agar anggota kelompok dapat mengetahui nilai pasti dari rasa manis pada melon dapat dijual dan dijadikan daya tarik bagi wisatawan mencoba melon yang memiliki rasa unik sehingga menjadi nilai jual ekowisata dan agrowisata. Salah satu kegiatan upaya konservasi adalah penanaman mangrove.
Kata kunci: agro-ekowisata; hutan mangrove; pemberdayaan masyarakat