Abstract:The "CITRA" Hot Spring in Teluk Sibayan, Batu Bara Regency, North Sumatra, holds significant potential as a tourist destination. However, the main challenges faced by the management include a lack of digital promotion, limited…
imited tourist visits from outside the region, and a shortage of human resources skilled in using information and communication technology (ICT). The community service project by the STMIK Royal Faculty aimed to address these issues through mentoring, training, and technology development. The methods employed included workshops and training on digital tourism promotion, the creation of a web-based ticketing application, and a smart tourism application based on Progressive Web Apps (PWA) with push-notification features. Additionally, social media accounts on Instagram and Facebook (@sibayan.pemandian) were established as online promotion platforms. The results of this initiative indicate an improvement in the staff’s capacity to utilize technology, along with the provision of digital systems that streamline visitor management and promotion efforts. As a result, Pemandian Citra now has stronger digital infrastructure to support tourism promotion and attract more visitors.
Keywords: community service; hot springs; PWA; smart tourism; promotion
Abstrak: Pemandian Air Panas "CITRA" di Teluk Sibayan, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata. Namun, permasalahan utama yang dihadapi pengelola adalah kurangnya promosi digital, minimnya kunjungan wisatawan dari luar daerah, serta keterbatasan sumber daya manusia dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Kegiatan pengabdian masyarakat oleh Tim Dosen STMIK Royal bertujuan untuk mengatasi masalah ini melalui pendampingan, pelatihan, dan pengembangan teknologi. Metode yang digunakan mencakup workshop dan pelatihan terkait promosi wisata digital, pembuatan aplikasi tiket berbasis web, serta aplikasi smart tourism berbasis Progressive Web Apps (PWA) dengan fitur push-notification. Selain itu, akun media sosial Instagram dan Facebook dengan nama pengguna @sibayan.pemandian juga dibuat sebagai sarana promosi online. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kapasitas staf pemandian dalam memanfaatkan teknologi, serta penyediaan sistem digital yang mempermudah pengelolaan kunjungan dan promosi. Dampaknya, Pemandian Citra kini memiliki infrastruktur digital yang lebih kuat untuk mendukung promosi wisata dan meningkatkan daya tarik bagi wisatawan..
Kata kunci: Pengabdian Masyarakat; Pemandian Air Panas; PWA; Smart Tourism; Promosi
Abstract:The Jabal Farm Millennial Taruna Tani Group is located in Kefamenanu City, focusing on freshwater fish farming and agriculture. The conventional fish farming system faces challenges in terms of monitoring pond conditions…
and efficient feeding. One of the main problems faced by the group is the difficulty in maintaining optimal water temperature and quality as well as manual feeding management. To overcome this problem, it is necessary to implement Internet of Things (IoT) technology integrated with an Android application. This technology allows monitoring of pond conditions such as water temperature and pH automatically, as well as periodic fish feeding settings. This community service aims to build IoT-based automatic monitoring tools and systems, as well as provide training and mentoring to members of the Jabal Farm Taruna Tani Group in using IoT technology for fish pond management. The implementation method in this activity uses a Participatory Rural Appraisal (PRA) approach that emphasizes active community participation in all stages of the activity, from problem identification to evaluation and follow-up. With IoT technology, it is expected that fish pond management patterns will become more modern and efficient. This technology can help improve fish farming performance, reduce risks, and facilitate management, thus having a positive impact on the productivity and welfare of farmers.
Keywords: kelompok taruna tani jabal farm milenial; fish farming; internet of things (IoT)
Abstrak: Kelompok Taruna Tani Jabal Farm Milenial berada di Kota Kefamenanu, dengan fokus pada budidaya ikan air tawar dan pertanian. Sistem budidaya ikan yang masih konvensional menghadapi tantangan dalam hal pemantauan kondisi kolam dan pemberian pakan yang efisien. Salah satu masalah utama yang dihadapi kelompok ini adalah kesulitan dalam menjaga suhu dan kualitas air yang optimal serta pengelolaan pemberian pakan secara manual. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan implementasi teknologi Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan aplikasi Android. Teknologi ini memungkinkan pemantauan kondisi kolam seperti suhu dan pH air secara otomatis, serta pengaturan pemberian pakan ikan secara berkala. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun alat dan sistem pemantauan otomatis berbasis IoT, serta memberikan pelatihan dan pendampingan kepada anggota Kelompok Taruna Tani Jabal Farm dalam menggunakan teknologi IoT untuk manajemen kolam ikan. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi dan tindak lanjut. Dengan adanya teknologi IoT, diharapkan pola pengelolaan kolam ikan akan menjadi lebih modern dan efisien. Teknologi ini dapat membantu meningkatkan performa budidaya ikan, mengurangi risiko, dan memudahkan manajemen, sehingga memberikan dampak positif terhadap produktivitas dan kesejahteraan petani.
Kata kunci: kelompok taruna tani jabal farm milenial; budidaya ikan; internet of things (IoT)
Abstract:The problem discovered during interviews conducted between the principal, deputy principal, and lecturers at the Shanti Bhuana Institute was that when the SMPN 1 Teriak school was searched on the internet, no complete identity…
entity regarding the school was found, for example history, vision and mission, school excellence and school activities. both academic and non-academic. Based on the problem identification carried out at SMPN 1 Teriak school through interviews and observation methods, the principal hopes that there will be a website that the school can use as a medium for information and promotion. The solution offered by the Shanti Bhuana Institute lecturer was to develop a web profile for the SMPN 1 Teriak school, Bengkayang Regency using WordPress. The school's web profile was designed and developed by lecturers at the Shanti Bhuana Institute. The design and development of the web profile has been socialized and simulated to the school. This web profile can be used by schools to provide interesting content in the form of news about school activities, videos of school activities, and photo galleries of school activities. There are many things that the school can share through its web profile so that SMPN 1 Teriak, Bengkayang Regency can become better known to the public and can become a developing school with advantages that can be enjoyed by both teachers and pupils.
Keywords: Community Service; Web Profile; WordPress; SMPN 1 Teriak; Bengkayang Regency
Abstrak: Permasalahan yang ditemukan selama wawancara yang dilakukan antara kepala sekolah, wakil kepala sekolah, bersama dosen Institut Shanti Bhuana adalah ketika sekolah SMPN 1 Teriak dicari di internet tidak ditemukan identitas yang lengkap terkait sekolah, misalnya seperti sejarah, visi misi, keunggulan sekolah, dan kegiatan sekolah baik akademik maupun non akademik. Berdasarkan identifikasi masalah yang dilakukan pada sekolah SMPN 1 Teriak melalui metode wawancara dan observasi, kepala sekolah mengharapkan adanya suatu website yang dapat digunakan sekolah sebagai media informasi dan promosi. Solusi yang ditawarkan oleh dosen Institut Shanti Bhuana adalah memgembangkan web profile untuk sekolah SMPN 1 Teriak Kabupaten Bengkayang menggunakan Wordpress. Web profile sekolah dirancang dan dikembangkan oleh pihak dosen Institut Shanti Bhuana. Perancangan dan pengembangan web profile tersebut telah disosialisasikan dan disimulasikan kepada pihak sekolah. Web profile ini dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah untuk memberikan konten yang menarik berupa berita kegiatan sekolah, video kegiatan sekolah, dan galeri foto kegiatan sekolah. Banyak hal yang dapat pihak sekolah share melalui web profile sehingga SMPN 1 Teriak Kabupaten Bengkayang dapat semakin dikenal oleh masyarakat dan dapat menjadi sekolah yang berkembang dengan keunggulan yang dapat dinikmati oleh guru maupun siswa/siswa.
Kata kunci: Pengabdian Kepada Masyarakat; Web Profile; Wordpress; SMPN 1 Teriak; Kabupaten Bengkayang.
Abstract:Hessa Perlompongan Village is one of the Law Aware Villages with certain criteria, including regular payment of land and building taxes, low crime rates, and low drug use rates. Apart from that, Hessa Perlompongan Village…
e is a rural area with a typology of agricultural village and industrial village communities. Due to the large potential of Hessa Perlompongan Natural Resources (SDA), it is necessary to increase the capacity of Human Resources (HR) who have the ability Literacy SMART People in the modern era and has high competitiveness in facing industry 5.0. This research uses qualitative research methods or research methods that emphasize analysis or descriptiveness. Education problems in Hessa Perlompongan Village are very low because people are more likely to choose to work and marry early rather than continue higher education. One of the solutions offered by the PPKO HMPS Pend. Matematika UNA 2024 implementation team is to create a program concept Literacy SMART People (LSP). In this discussion it can be concluded that the aim of Community Empowerment in Hessa Perlompongan Village is to make it happen Sustainable Development Goals (SDGs) Quality Village Education through the LSP Program from PPKO HMPS Pend. Matematika UNA 2024 to transform the human resources of Hessa Perlompongan Village into a community with character and high competitiveness.
Keywords: hessa perlompongan; literacy; SDM
Abstrak: Desa Hessa Perlompongan adalah salah satu Desa Sadar Hukum dengan kriteria tertentu, termasuk pembayaran pajak bumi dan bangunan yang teratur, tingkat kriminalitas yang rendah, dan tingkat penggunaan narkoba yang rendah. Selain itu, Desa Hessa Perlompongan adalah wilayah perdesaan dengan tipologi masyarakat desa pertanian dan desa industri. Karena besarnya potensi Sumber Daya Alam (SDA) Hessa Perlompongan, diperlukan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kemampuan Literacy SMART People di era modern dan memiliki daya saing yang tinggi dalam menghadapi industri 5.0. Penelitian ini menggunakan Metode penelitian kualitatif atau metode penelitian yang lebih menekankan analisis atau deskriptif. Masalah pendidikan di Desa Hessa Perlompongan sangat rendah karena masyarakat lebih cenderung memilih bekerja dan menikah dini daripada melanjutkan pendidikan tinggi. Salah satu solusi yang ditawarkan oleh tim pelaksana PPKO HMPS Pend. Matematika UNA 2024 adalah membuat konsep program Literacy SMART People (LSP). Dalam pembahasan ini dapat disimpulkan Tujuan dari Pemberdayaan Masyarakat Desa Hessa Perlompongan adalah untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) Pendidikan Desa Berkualitas melalui Program LSP dari PPKO HMPS Pend. Matematika UNA 2024 untuk mengubah SDM Desa Hessa Perlompongan menjadi masyarakat yang berkarakter dan berdaya saing tinggi.
Kata Kunci: hessa perlompongan; Literasi; SDM
Abstract:The population increase in urban areas will be directly proportional to the increase in the number of settlements and housing, so a lot of lands will change its function resulting in damage to water catchment areas. Technological…
nological developments and development are increasing, disrupting rainwater catchment areas and reducing the ability of rainwater to infiltration. When the rainy season, the problem in RT 18 is a lot of runoff that cannot quickly absorb into the reservoir, resulting in stagnant water which is quite disturbing to residents' activities. Meanwhile, during the dry season, the borehole water discharge is greatly reduced and seawater intrusion occurs into the well. To overcome this there must be a solution offered to overcome these problems. Therefore one method to build public awareness is through counseling about the importance of infiltration wells. The results of the implementation showed that before counseling the participants' understanding test results were only 14.17% and after counseling the participants' understanding was 77.5%. There was an increase in participants' understanding of 63.33%.
Keywords: infiltration wells; runoff; water conservation, water absorption
Abstrak: Peningkatan jumlah penduduk di perkotaan akan berbanding lurus dengan peningkatan jumlah pemukiman dan perumahan, sehingga banyak lahan akan beralih fungsi yang berakibat pada rusaknya daerah resapan air. Perkembangan teknologi dan pembangunan yang makin meningkat, membuat lahan resapan air hujan terganggangu dan mengurangi kemampuan air hujan meresap kedalam tanah. Pada saat musim penghujan tiba permasalahan yang terjadi di RT 18 yaitu banyak limpasan air yang tidak bisa cepat menyerap ke dalam tahan sehingga terjadi genangan air yang cukup mengganggu aktivitas warga. Sedangkan ketika musim kemarau debit air sumur bor sangat berkurang serta terjadi instrusi air laut ke dalam sumur. Untuk mengatasi hal tersebut harus ada solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Oleh karena itu salah satu metode untuk membangun kesadaran masyarakat yaitu melalui penyuluhan tentang arti penting sumur resapan. Hasil pelaksanaan menunjukkkan sebelum dilakukan penyuluhan hasil test pemahaman peserta hanya 14,17% dan setelah penyuluhan pemahaman peserta 77,5%. Terjadi peningkatan pemahaman peserta sebesar 63,33%.
Kata kunci: limpasan; pelestarian air, resapan air, sumur resapan,
Abstract:Abstrak: Kemasan produk yang unik mampu memberikan pengaruh minat terhadap konsumen. Hal ini dikarenakan kemasan produk merupakan hal pertama yang dilihat oleh konsumen sebelum mereka membeli produk para pelaku usaha. Sehingga…
hingga desain kemasan produk ini seharusnya dapat menjadi perhatian lebih bagi para pelaku usaha/UMKM agar mereka semakin kreatif dan inovatif dalam membuat kemasan produk mereka agar lebih menarik perhatian konsumen. KUBE Asahan merupakan UMKM yang bergerak pada sektor kuliner. Permasalahan yang di hadapi oleh KUBE Asahan sulitnya mendesain kemasaran produk dalam meningkatkan citra produk dimata konsumen. Saat ini desain kemasan produk masih sangat sederhana sehingga kurang menarik yang memberikan dampak turunnya minta beli dikarenakan keragu-raguan konsumen dalam membeli produk yang tidak memiliki desain kemasan produk yang memberikan informasi produk. Desain grafis penerapan teknologi pada sektor ekonomi dan pemasaran, dimana desain grafis diterapkan guna membrandingkan suatu produk sehingga memberikan informasi secara visual sebagai upaya pemasaran untuk mencapai tujuan salah satunya dengan menggunakan software desain grafis salah satunya Canva. Aplikasi Canva yang merupakan aplikasi yang dapat diakses secara online dan gratis untuk membuat desain grafis untuk berbagai keperluan serta juga dapat digunakan untuk mengubah foto dan membuat ikon produk dengan banyak pilihan gambar dan template desain yang menarik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM yakni KUBE Asahan tentang pentingnya desain kemasan produk karena kemasan produk yang merupakan suatu peluang dalam memberikan pengaruh penting serta mempertahankan atau meningkatkan penjualan sehingga produk yang ditawarkan guna meningkat nilai tambah produknya.
Kata kunci: KUBE Asahan, Canva, Desain, Kemasan Produk
Abstract:Abstract: Monro-Monro Mangrove Tourism Village is an area located in Monro-Monro Village, Binamu District, Jeneponto Regency. This tourist village is expected to be able to increase people's income by utilizing tourist visits.…
isits. Restrictions on community activities during a pandemic resulted in the tourism sector experiencing obstacles. The government finally issued a tourist guide, namely Cleanliness, Healthy, Safety and Environmentally Sustainable, namely ISO 9024: 2021 standardized tourism recovery guidelines. This community service activity is related to public awareness of the importance of a guideline that is carried out by tourism managers in welcoming tourists. The program being carried out is dissemination which seeks to increase public understanding and tourism awareness groups regarding cleanliness, health, safety and environmental sustainability, as tourist rights. This activity was carried out using observation, training, mentoring, evaluation and output methods. The target of counseling is the tourism awareness group (Pokdarwis). It is hoped that increased knowledge and understanding of CHSE will make it easier to realize tourism recovery in terms of increasing tourist visits. The results of the dissemination carried out gained the enthusiasm of tourism-aware residents to increase their understanding of Sapta Pesona in the CHSE guidelines.
Keywords: Dissemination; CHSE Guidelines; Tourism recovery; Pokdarwis
Abstrak: Kampung Wisata Mangrove Monro-Monro merupakan Lingkungan yang berada di Kelurahan Monro-Monro Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto. Kampung wisata ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dengan memanfaatkan kunjungan wisatawan. Pembatasan kegiatan masyarakat pada saat pandemic mengakibatkan sektor wisata tersebut mengalami hambatan. Pemerintah akhirnya mengeluarkan panduan wisata yaitu Cleanliness, Healthy, Safety dan Enviroment Sustainable yaitu pedoman pemulihan wisata terstandardisasi ISO 9024:2021. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terkait kesadaran masyarakat akan pentingnya suatu pedoman yang dijalankan pengelola wisata dalam menyambut wisatawan. Program yang dijalankan adalah diseminasi yang berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat dan kelompok sadar wisata terkait kebersihan, kesehatan, keamanan serta kelestarian lingkungan, sebagai hak wisatawan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pengamatan, pelatihan, pendampingan, evaluasi dan output. Target penyuluhan mengambil sasaran yaitu kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan dan pemahaman tentang CHSE akan mempermudah dalam mewujudkan pemulihan pariwisata dalam hal kunjungan wisatawan yang semakin meningkat. Hasil dari diseminasi yang dilaksanakan mendapatkan antusiasme warga sadar wisata peningkatan pemahaman sapta pesona dalam pedoman CHSE.
Kata kunci: diseminasi; pedoman chse; pemulihan pariwisata; pokdarwis
Abstract:Abstract: Tanjung Jaya Village is an educational tourism village located in the Tanjung Lesung destination, Pandeglang Regency, Indonesia. Tanjung Jaya Village, surrounded by beautiful beaches and hills, is the choice of…
a fun and relaxed tourist village for both domestic and foreign tourists. However, the people of Tanjung Jaya Village do not yet understand the basics of hospitality and tourism in implementing homestays. The purpose of this community service activity is to provide an understanding of Basic Knowledge related to the development of Community Based Tourism-based Tourism Villages in homestay management and Homestay Management and Service Systems. The method used here is in the form of training, while the stages start from preparation, implementation, and evaluation in the form of feedback from participants. The results of the questionnaire from the Educative category (Useful Community Service Activities and answering Participants' needs) averaged 81%, Objective (Material delivered according to conditions and problems faced by participants) averaged 86% Accountable (Material delivered clearly and understandable by the participants) the average is 82%, Transparent (Participants are actively involved in the implementation of activities) the average is 87%.
Keywords: Homestay, Training, Tanjung Jaya
Abstrak: Desa Tanjung Jaya merupakan salah satu desa wisata edukasi yang terletak di destinasi Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Indonesia. Desa Tanjung Jaya, dikelilingi oleh pantai dan perbukitan yang indah, merupakan pilihan desa wisata yang menyenangkan dan santai bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun masyarakat Desa Tanjung Jaya belum memahaminya dasar-dasar hospitality dan pariwisata dalam pelaksanaan homestay. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman Pengetahuan Dasar terkait pengembangan Desa Wisata berbasis Community Based Tourism dalam pengelolaan homestay dan Sistem Pelayanan dan Manajemen Homestay. Metode yang digunakan disini adalah dalam bentuk pelatihan, adapaun tahapannya dimulai dari persiapan, pelaksanaan, evaluasi berupa uman balik dari peserta. Hasil kuesioner dari katagori Edukatif (Kegiatan Abdimas bermanfaat dan menjawab kebutuhan Peserta) rata-rata adalah sebesar 81% , Objektif (Materi yang disampaikan sesuai dengan kondisi dan masalah yang dihadapi peserta) rata-rata adalah sebesar 86% Akuntabel (Materi disampaikan dengan jelas dan dapat dipahami oleh peserta) sebesar rata-rata adalah sebesar 82%, Transparan (Peserta dilibatkan secara aktif dalam pelaksanaan kegiatan) rata-rata adalah sebesar 87%.
Kata kunci: Homestay, Pelatihan, Tanjung Jaya
Abstract:The international world has recognized Indonesia for its extraordinary natural wealth, this makes many tourists interested in coming to Indonesia. In addition to aiming to travel, it also aims to invest or invest in Indonesia,…
nesia, various investments are made, one of which is trying to own and control land in Indonesia using a nominee agreement or a name-borrowing agreement. The research used in this journal uses normative legal research methods, the prohibition of making nominee agreements has been regulated in Article 33 paragraph (1) of the Investment Law so that the nominee agreement has no binding legal force and is declared null and void or considered an agreement. it never happened. But in fact, there are still many practices of borrowing share names by foreigners in investment in the territory of the State of Indonesia, this can result in losses in the field of state revenue, the State should get higher income from foreign investment, but it is reduced due to fraud committed by the foreign investor.
Keywords: investment; legitimacy; nominee agreement.
Abstrak : Didunia Internasional telah mengakui Indonesia dengan kekayaan alamnya yang luar biasa, hal ini membuat banyak wisatawan tertarik untuk datang ke Indonesia. Selain bertujuan untuk berwisata mereka juga menanamkan modal atau melakukan investasi di Indonesia, berbagai investasi dilakukan, salah satunya berusaha memiliki dan menguasai tanah di Indonesia dengan menggunakan perjanjian nominee yang selanjutnya di sebut perjanjian pinjam nama. Aktifitas pengabdian ini menggunakan metode penelitian hukum normative. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah larangan Pembuatan perjanjian nominee telah diatur dalam Pasal 33 ayat (1) Undang-undang Penanaman Modal, Sehingga, perjanjian nominee tersebut tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat dan dinyatakan batal demi hukum atau dianggap perjanjian tersebut tidak pernah terjadi. Tetapi pada kenyataanya masih banyak ditemui praktik pinjam nama saham oleh orang asing dalam penanaman modal di wilayah Negara Indonesia, hal ini dapat mengakibatkan kerugian dibidang pendapatan Negara. Negara seharusnya mendapatkan pendapatan yang lebih tinggi dari penanaman modal asing, akan tetapi berkurang dikarenakan kecurangan yang dilakukan oleh penanam modal asing.
Kata kunci : investasi; keabsahan; perjanjian nominee.
Abstract:Dalam Proses Pembelajaran, tentunya seorang guru harus mempersiapkan media agar para peserta didik mudah memahami materi yang dapat meningkatkan hasil belajar mereka dan tercapainya tujuan dalam pendidikan. Tantangan seorang…
eorang guru adalah menciptakan suasana belajar yang tidak membosankan agar pada saat proses pembelajaran berlangsung mampu memitigasi peserta didik yang kurang melibatkan diri secara aktif dan cenderung pasif. Begitupun guru harus memahami bahwa untuk mengevaluasi pembelajaran tidak selalu dengan cara ujian atau menjawab latihan soal yang memiliki kesan monoton dan membosankan. Umumnya, pengevaluasian terhadap peserta didik berbentuk soal PG dan Esai saja, sehingga bentuk evaluasi yang digunakan kurang menarik para peserta didik. Dari permasalahan diatas, Solusi yang ditawarkan adalah dengan memberikan Pelatihan penggunaan Educandy sebagai Game Edukasi di SD Muhammadiyah 8 Plus Jakarta. Aplikasi ini merupakam game edukasi yang dapat membuat pembelajaran menjadi bervariasi dan menyenangkan. Sehingga, peserta didik tidak merasa bosan dan termotivasi untuk belajar lebih giat lagi. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru-guru dalam mengajarkan suatu materi terhadap peserta didik dan mengevaluasinya. Sehingga, pembelajaran akan berjalan lebih efektif dan menjadikan guru lebih professional. Kegiatan pelatihan ini, nantinya akan berlangsung secara Offline lebih difokuskan kepada seorang guru dengan metode diskusi panel dan praktek langsung dalam pemanfaatan Game Educandy.
Kata Kunci: Media, Educandy, evaluasi