Search Articles & Publications

Showing 222 articles found for "Bantuan"

Implementasi Multi-Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysis (MOORA) Penentuan Penerimaan Bantuan Siswa Miskin (BSM)

Iswani, Adliana, Efendi, Bachtiar, Latiffani, Chitra
Abstract: Abstract: The decision support system using the Multi-Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysis (MOORA) method is a system for making decisions with many criteria. One of the implementations is for poor student… nt assistance recipients. There are many students who apply, so there is a problem in SMK Negeri 1 Fifty that it is difficult to select the file for poor student aid recipients who will get the assistance. Based on these problems, a decision support system is needed to welcome recipients of poor student assistance who really deserve to get assistance. The programming language used is Visual Basic Net 2010 and MySQL database as well as the Multi-Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysis (MOORA) method. So the results obtained are a decision support system using the MOORA method can make decisions from a decision that is through the ranking of students who are eligible to get poor student assistance. Keywords: Decision Support System, Poor Student Assistance, MOORA     Abstrak: Sistem pendukung keputusam dengan menggunakan metode Multi-Objective Opti-mization On The Basis Of Ratio Analysis (MOORA) merupakan suatu sistem dalam pengambilan keputusan banyak nya kriteria. Salah satu implementasinya yaitu untuk penentuan penerima bantuan siswa miskin. Ada banyak nya siswa yang mengajukan berkas, sehingga muncul permasalahan di SMK Negeri 1 Lima Puluh sulitnya menyeleksi berkas penerima bantuan siswa miskin yang akan mendapatkan bantuan tersebut. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dibutuhkan sistem pendukung keputusan untuk penentuan penerima bantuan siswa miskin yang benar – benar layak untuk mendapatkan bantuan. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah Visual Basic Net 2010 dan database MySQL dan dengan metode Multi-Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysis (MOORA). Maka hasil yang didapat adalah sistem pendukung keputusam dengan menggunakan perhitungan metode MOORA dapat mempercepat dalam pengambilan suatu keputusan yaitu melalui ranking siswa yang layak untuk mendapatkan bantuan siswa miskin   Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Bantuan Siswa Miskin, MOORA  

Penerapan Metode AHP dan Topsis dalam Penentuan Penerima Bantuan Program Keluarga Harapan

Azura, Nurul, Siagian, Yessica, Nofitri, Rika
Abstract: Abstract: The Family Hope Program (PKH) is a government program that provides cash to Very Poor Households (RTSM) based on the terms and conditions that have been established by carrying out their obligations. The purpose… e of the PKH is to reduce the number and break the poverty chain, improve the quality of human resources, and change behaviors that are less supportive of improving the welfare of the poorest groups. Determination of PKH aid recipients in the Coal Regency Social Service so far there are still shortcomings including not on target because the data of poor people is not up to date and the determination of criteria that have not been referred to the criteria that have been determined. For that, a system is needed that can help the process of determining PKH assistance recipients using the AHP and TOPSIS methods easily, quickly and precisely. This research aims to build the application of the decision support system of recipients of Family Hope Program (PKH) assistance in DinSos Coal Regency using AHP and TOPSIS methods. The results of this study can provide the best value based on predetermined criteria. Based on calculations using the AHP and TOPSIS methods, the decision was obtained that Rahmadan with a value of 1 and Nurul Ha with a value of 0.48 that deserved to be recommended as a recipient of PKH assistance.   Keyword: AHP; TOPSIS; Help; Family Hope Program             Abstrak: Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan suatu program pemerintah yang memberikan uang tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan dengan melaksanakan kewajibannya. Adapun tujuan dari PKH tersebut untuk mengurangi angka dan memutus rantai kemiskinan, meningkatkan kualitas SDM, serta mengubah perilaku yang kurang mendukung peningkatan kesejahteraan dari kelompok paling miskin. Penentuan penerima bantuan PKH pada Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara selama ini masih terdapat kekurangan diantaranya yaitu tidak tepat sasaran yang disebabkan data warga miskin tidak up to date dan penentuan kriteria-kriteria yang belum mengacu pada kriteria yang telah ditentukan. Untuk itu diperlukan sistem yang dapat membantu proses penentuan penerima bantuan PKH menggunakan metode AHP dan TOPSIS dengan mudah, cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk membangun aplikasi sistem pendukung keputusan penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) pada DinSos Kabupaten Batu Bara menggunakan metode AHP dan TOPSIS. Hasil penelitian ini dapat memberikan perangkingan nilai terbaik berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan metode AHP dan TOPSIS didapat keputusan bahwa Rahmadan dengan nilai 1 dan Nurul Ha dengan nilai 0.48 yang layak direkomendasi sebagai penerima bantuan PKH.   Kata kunci: AHP; TOPSIS; Bantuan; Program Keluarga Harapan  

Implementasi Metode Vikor untuk Pemilihan Lansia yang Menerima Bantuan Sosial

Novriani, Nisa, Irianto, Irianto, Rohminatin, Rohminatin
Abstract: Abstrak: Isu demografi tentang usia harapan hidup bagi lanjut usia di Indonesia sangat berpengaruh terhadap permasalahan yang timbul, hal ini tidak hanya secara kuantitas jumlah lanjut usia bertambah, tetapi juga karena… kerentanannya lansia (lanjut usia) perlu diperhatikan dan dilindungi. Berdasarkan kenyataan tersebut, pemerintah mengambil peran yang sangat diperlukan dalam upaya mengurangi kemiskinan para lanjut usia terlantar dalam bentuk bantuan sosial. Pemberian bantuan sosial yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Tanjungbalai. Instansi tersebut memberikan bantuan sosial kepada lansia berupa uang tunai. Permasalahan yang muncul adalah ketika kuota pemberian bantuan sosial yang diberikan lebih sedikit dibandingkan dengan calon penerima bantuan. Sehingga sulitnya Dinas Sosial Kota Tanjungbalai menyeleksi proposal untuk menentukan lansia yang akan diberikan bantuan sosial. Mengatasi tersebut maka dibutuhkan suatu sistem pendukung keputusan yang membantu pihak Dinas Sosial Kota Tanjungbalai dalam memberikan keputusan. Adapun metode sistem pendukung keputusan yang digunakan adalah metode VIKOR (Vise Kriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje).   Kata kunci: Metode Vikor; Pemilihan Lansia; Penerima Bantuan Sosial     Abstract:Demographic issues regarding life expectancy for the elderly in Indonesia are very influential on the problems that arise, this is not only quantitatively the number of elderly people increases, but also because the vulnerability of the elderly (elderly) needs to be considered and protected. Based on this fact, the government takes an indispensable role in efforts to reduce the poverty of neglected elderly people in the form of social assistance. Social assistance provided by the Tanjungbalai City Social Service. The agency provides social assistance to the elderly in the form of cash. The problem that arises is when the quota for social assistance provided is less than the potential beneficiaries. So that it is difficult for the Tanjungbalai City Social Service to select proposals to determine the elderly who will be given social assistance. To overcome this, a decision support system is needed that helps the Tanjungbalai City Social Service in making decisions. The decision support system method used is the VIKOR method ((Vise Kriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje) Keywords: Vikor Method; Selection of Elderly; Recipients of Social Assistance  

Perancangan ATM Raskin Berbasis RFID dan Internet of Things (IoT) untuk Masyarakat Tidak Mampu

Syahriel, Syafrie, Lubis, Adi Prijuna, Fauziah, Rizky
Abstract: Abstract: Raskin is a government subsidy program in the form of food assistance, distribution of rice given to poor households. For the management or implementation of the distribution of Raskin, it has been determined according… ccording to the data obtained from the village. However, for the distribution of Raskin, the village has difficulties in weighing rice and re-collecting data on the people who get Raskin and must also distribute the community in each hamlet, so to make it easier for the distribution of Raskin rice, the researchers designed a Raskin ATM to help the village and the underprivileged, and to make the distribution easier. young to take the rice. Raskin ATM designed using Radio Frequency Identification (RFID) and Internet of things (IOT). Rice ATM which will be placed in the village office or village hall office. This tool makes it easier to create reports that are already stored in the system that was created. Every transaction on an ATM machine will send information to the person in charge of the ATM machine, namely the Lurah or Village Head        Keywords: Rice ATM; radio frequency identification; raskin; atm at the Balai's office village.     Abstrak: Raskin merupakan program subsidi pemerintah berupa bantuan pangan, penyaluran beras yang diberikan kepada rumah tangga yang tidak mampu. Untuk pengelolaan atau pelaksanan dalam pembagian raskin sudah ditentukan sesuai dengan data yang di dapat dari desa. Namun untuk pembagian raskin tersebut desa  kerepotan dalam penimbangan beras dan pendataan ulang masyarakat yang mendapatkan raskin dan juga  harus membagikan masyarakat di setiap dusun,  jadi untuk mempermudah dalam pembagian beras raskin peneliti merancang sebuah ATM Raskin untuk membantu pihak desa dan  masyarakat kurang mampu, dan untuk lebih muda untuk pengambilan beras tersebut. ATM Raskin yang dirancang menggunakan Radio Frekuensi Identifikasi (RFID) dan Internet of things (IOT). ATM beras yang nantinya ditempatkan di kantor kelurahan atau kantor balai desa. Dengan adanya alat ini mempermuda untuk membuat laporan yang sudah tersimpan didalam sistem yang dibuat. Setiap transaksi pada mesin ATM akan mengirimkan informasi kepenanggung jawab mesin ATM yaitu Lurah atau Kepala Desa.   Kata kunci: ATM Beras; Radio Frekuensi Identifikasi; Raskin; ATM Kantor Balai Desa.  

Analisis Metode Multi-Objective Optimization Method By ratio Analysis Pada Pemilihan Obat Terbaik (Kasus Diabetes Melitus)

Idayati, Nurleli, Hidayatullah, Hidayatullah, Maulana, Cecep
Abstract: Abstract: Diabetes mellitus drugs using Decision Support System (DSS) techniques. The DSS method used is the Multi Objective Optimization method on the basis of ratio analysis (MOORA). The data used in the study are data… sourced from BPS in ther Kisaran city area. Application development uses web and MySQL database as a help tool to test the ranking results on the selection of Diabetes mellitus drugs. The results of this study are expected to provide better results in helping to determine the best   Keywords : Decision Support System;MOORA Method;Diabetes mellitus;Drug Selection;Kisaran City   Abstrak: obat Diabetes melitus dengan menggunakan teknik Sistem Pendukung Keputusan (SPK). Metode SPK yang digunakan adalah metode Multi Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysis (MOORA). Data yang digunakan dalam penelitian adalah data bersumber dari BPS di wilayah kota Kisaran. Pengembangan aplikasi menggunakan web dan database MySQL sebagai perangkat bantuan untuk menguji hasil perangkingan pada pemilihan obat Diabetes melitus. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih baik dalam membantu menentukan obat diabetes terbaik   Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan;Metode MOORA;Diabetes mellitus;Pemilihan Obat;Kota Kisaran

Pengenalan Jenis Kapal Melalui Aktivitas Mewarnai Pada Anak Usia Dini di Taman Penitipan Anak

Fajardini, Ridhani Anita, Nisazarifa, Adristi, Nursyifaulkhair, Desrilia, Maulidhia, Alief Nur Aisyi, Mahardika, Shultoni, Augustino, Immanuel Freddy
Abstract: Abstract: Introducing the maritime world to early childhood is an approach to developing awareness and knowledge of the role of the sea as a natural resource in Indonesia. This can be accomplished, for instance, by introducing… ducing different types of ships and using coloring pages and images as an engaging way to learn. The activity was carried out in one of the day care located in Surabaya, with the par-ticipation of young children between the ages of 1 to 3 years old. The method applied in this community service activity is an educational method using a participatory approach. The activity was carried out in a number of phases, including preliminary observation and partner coordination, the creation of educational materials in the form of illustrations of various ship types, brief explanation of ship introduction, and ship coloring activities. Based on the activities that have been done, the children gave a positive response to learning and coloring activities. Using pictures and hands-on activities, the children tend to remember the shape and name of the ship that has been explained previously more easily. Coloring activities encourage fine-motor skills development and children's creativity. Keywords: coloring; early childhood; maritime; ship   Abstrak: Pengenalan dunia maritim pada anak usia dini penting untuk menumbuhkan pengetahuan tentang peran laut sebagai sumber daya alam di Indonesia. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melalui pengenalan jenis kapal dengan memanfaatkan media gambar dan aktivitas mewarnai sebagai bentuk pembelajaran visual yang menarik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di taman penitipan anak yang berlokasi di Surabaya dengan melibatkan anak usia dini berusia 1–3 tahun. Metode yang digunakan adalah metode edukatif dengan pendekatan partisipatif. Pelaksanaan kegiatan meliputi beberapa tahapan, yaitu observasi awal dan koordinasi dengan mitra, persiapan media pembelajaran berupa gambar jenis-jenis kapal, penyampaian materi pengenalan kapal secara singkat, serta aktivitas mewarnai gambar kapal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak memberikan respons positif terhadap kegiatan yang dilakukan. Dengan bantuan media visual dan aktivitas langsung, anak-anak lebih mudah mengenali bentuk dan nama kapal. Selain itu, kegiatan mewarnai juga mendukung perkembangan motorik halus serta kreativitas anak. Kata kunci: anak usia dini; kapal; maritime; mewarnai

Peningkatan Kompetensi Komunikasi Pemasaran Bagi UMKM Melalui Program UMKM Berdaya

Afwan, Wahab
Abstract: Abstracts The Covid-19 pandemic that hit Indonesia is still leaving an impact on society. One of the sectors affected by the Covid-19 pandemic is the economic sector, especially at the Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)… MKM) level. Based on these conditions and the spirit of togetherness, through this community service activity the author wants to make a positive contribution to a group of UMKMs so they can bounce back after Covid-19. One of the efforts the author wants to achieve in this activity is the creation of integrated marketing communications for UMKMs. By collaborating with the Unit Pengumpul Zakat (UPZ) from the Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), the author targeted 20 UMKMs spread across the Jakarta, Bogor and Karawang areas. The results of this activity show that after attending the training, UMKMs' understanding of the concept of effective marketing communication has increased so that they can be more optimal in developing their business in the future. Apart from that, through this activity a number of capital assistance was also provided for UMKMs. Keywords: communication; HIPMI; marketing; training; UMKM   Abstrak: Pandemi covid 19 yang sempat menghunjam Indonesia masih meninggalkan dampak di masyarakat. Salah satu sektor yang terkena imbas dari pandemi covid 19 adalah sektor ekonomi khususnya pada level Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan berangkat dari kondisi tersebut dan adanya semangat kebersamaan maka melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini penulis ingin memberikan kontribusi positif pada sekelompok UMKM untuk bisa bangkit kembali pasca covid-19. Salah satu upaya yang ingin dicapai penulis dalam kegiatan ini adalah terciptanya komunikasi pemasaran terpadu bagi UMKM. Dengan menggandeng Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), penulis menyasar 20 UMKM yang tersebar di wilayah Jakarta, Bogor dan Karawang. Hasil kegiatan ini memperlihatkan bahwa setelah mengikuti pelatihan, terlihat adanya peningkatkan pemahaman dari UMKM mengenai konsep komunikasi pemasaran yang efektif sehingga mereka dapat lebih optimal dalam mengembangkan usahanya di masa mendatang. Selain itu, melalui kegiatan ini juga diberikan sejumlah bantuan modal bagi UMKM. Kata kunci: HIPMI; komunikasi; pelatihan; pemasaran; UMKM

Penyuluhan Narkoba Bagi Generasi Muda Milenial di Desa Teluk Kayu Putih

Hendra, Jhony, Sartika, Diza, Subhanadri, Subhanadri, Wahyu, Muhammad, Satar, Abdul, Liani, Helfi, Zulkifli, Zulkifli
Abstract: Abstract: Drugs are a physical and mental health problem that has an impact on anxiety disorders, social behavior disorders, depression, lowers consciousness, disrupts quality of life and even causes death. The partner's… problem is the lack of education for the young millennial generation in Teluk Kayu Putih Village regarding drug abuse. This service takes place in Teluk Kayu Putih Village, VII Koto District, Tebo Regency, Jambi Province. The aim of this outreach is to increase public awareness about the dangers of drug abuse for the young millennial generation. The material is presented through lecture and discussion methods with the help of power point slides and an LCD projector. The results of the outreach show that the generation of millennial youth in Teluk Kayu Putih Village is aware of the dangers and consequences of drug abuse. Keywords: drugs; millennial young generation     Abstrak: Narkoba merupakan masalah kesehatan fisik dan mental yang berdampak terhadap gangguan kecemasan, gangguan prilaku sosial, depresi, menurunkan kesadaran, mengganggu kualitas hidup bahkan sampai menyebabkan kematian. Permasalah mitra yaitu kurangnya edukasi kepada generasi muda milenial di Desa Teluk Kayu Putih terhadap penyalahgunaan narkoba. Pengabdian ini bertempat di Desa Teluk Kayu Putih, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Tujuan penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba bagi generasi muda milenial. Materi disampaikan melalui metode ceramah dan diskusi dengan bantuan slide power point dan proyektor LCD. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa generasi pemuda milenial Desa Teluk Kayu Putih menyadari bahaya dan konsekuensi penyalahgunaan narkoba.   Kata kunci: penyalahgunaan narkoba; generasi muda milenial  

Meningkatkan Pendapatan Melalui Peningkatan Kualitas Produk Dan Pemasaran Di UMKM Ari Tempe

Abdilah, Dicky, Siregar, Emiel Salim, Siregar, Aris, Suhermanto, Suhermanto, Rusli, Rusli, Syapiq, Mirza, Sryantika, Novi, Sitorus, Yuni Syarah, Sari, Erdina Dwita
Abstract: Competition in today's business world is getting tighter, causing increasing competition for business people in today's very open market era. Activities and businesses carried out must be able to have a high selling value… e and have creativity to attract the attention of consumers. UMKM ARI TEMPE is one of the MSMEs located in Serdang Village, Meranti District, Asahan Regency that produces food. The problem faced by these MSMEs is that the production process is still very minimal, and the way of marketing products still uses a house-to-house system. The problem solving provided from this service program is to offer training and mentoring to increase production, providing assistance with tools and goods that can maximize production, and marketing training. The method of implementing this service activity is through Community Education, the core activities are training, and mentoring and evaluation. Implementation of training activities and production assistance to increase revenue through improving production quality and marketing. It can be concluded that there is a transfer of knowledge, especially on how to improve the quality of production and marketing with test results that show improvement. Through this training, it is expected to have a positive impact, especially improving performance in Ari Tempe MSMEs so that they can increase income from the products produced and increase customer satisfaction.             Keywords: increased; production; quality; marketing; tempeh     Abstrak: Persaingan di dunia bisnis saat ini semakin ketat, sehingga menyebabkan semakin meningkatnya persaingan para pelaku usaha di era pasar yang sangat terbuka saat ini. Kegiatan dan usaha yang dilakukan harus bisa memiliki nilai jual yang tinggi dan memiliki kreativitas untuk menarik perhatian konsumen. UMKM ARI TEMPE adalah salah satu UMKM yang berada di Desa Serdang, Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan yang memproduksi bidang pangan. Permasalahan yang dihadapi oleh UMKM ini adalah proses produksi yang masih sangat minim sekali, dan cara pemasaran produk masih memgunakan sistem rumah ke rumah. Pemecahan masalah yang diberikan dari program pengabdian ini adalah menawarkan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan produksi, pemberian bantuan alat dan barang yang dapat memaksimalkan produksi, dan pelatihan pemasaran. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah melalui Pendidikan Masyarakat, kegiatan inti berupa pelatihan, dan pendampingan serta evaluasi. Pelaksanaan kegiatan pelatihan dan pendampingan produksi untuk meningkatkan pendapatan melalui peningkatakn kualitas produksi dan pemasaran. Dapat disimpulkan bahwa terjadi transfer pengetahuan khususnya tentang cara meningkatkan kualitas produksi dan pemasaran dengan hasil tes yang menunjukkan peningkatan. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif khususnya memperbaiki kinerja di UMKM Ari Tempe sehingga dapat meningkatkan pendapatan dari produk yang dihasilkan serta meningkatkan kepuasan pelanggan.

Social Customer Relationship Management Bagi UMKM Kube Kuliner Asahan

Rahayu, Elly, Kifti, Wan Mariatul, santoso, santoso, Lubis, Syafaat Sufi
Abstract: The Asahan Culinary Joint Business Group (KUBE) is an MSME actor engaged in the culinary business in Kisaran City, Asahan Regency, and its surroundings who are members of a joint business group. Asahan Culinary KUBE is running… unning its business from promotions to sales transactions through social media WhatsApp and Facebook. KUBE Asahan Culinary which has 4,093 members are sellers and buyers who transact and communicate through Facebook social media. The problem faced by KUBE Kuliner Asahan is Customer Relationship Management or customer management. Business actors have not been able to utilize customer data from social media to build better relationships with their customers, especially for retargeting and remarketing. This activity aims to provide understanding and knowledge about managing customers through social media and utilizing CRM data to identify potential customers, and prospective customers, identify customer journeys, and create promotional content according to customer characteristics. The activity participants are business actors who are members of the Asahan Culinary KUBE, totaling 25 people and the activities are carried out in the STMIK Royal meeting hall. The method used is community education through counseling and exposure to material with the help of power points. The results of its activities are the implementation of PkM activities and increased understanding and knowledge of business actors.            Keywords: CRM, KUBE; Culinary; MSMEs Abstrak: Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Kuliner Asahan merupakan pelaku UMKM yang bergerak dalam bidang usaha kuliner di Kota Kisaran Kabupaten Asahan  dan sekitarnya yang tergabung dalam kelompok usaha bersama. KUBE Kuliner Asahan dalam menjalankan usahanya dari promosi sampai transaksi penjualan melalui sosial media whatsaap dan Facebook. KUBE Kuliner  Asahan yang memiliki anggota 4.093 anggota merupakan penjual dan pembeli yang bertransaksi serta berkomunikasi melalui  social media faceebook. Permasalahan yang dihadapi KUBE Kuliner Asahan adalah  Customer Relationhip Management atau pengelolaan pelanggan. Pelaku usaha belum mampu    memanfaatkan data-data pelanggan dari sosial media untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggannya terutama untuk retargeting dan remarketing atau pemasaran ulang. Kegiatan  ini bertujuan memberikan pemahaman serta pengetahuan tentang pengelolaan pelanggan melalui  media sosial serta  pemanfaatan data CRM untuk melakukan identifikasi pelanggan potensial, calon pelanggan,  melakukan identifikasi perjalanan pelanggan serta membuat konten promosi sesuai dengan karakteristik pelanggan. Peserta kegiatan adalah pelaku usaha yang tergabung dalam KUBE Kuliner Asahan yang berjumlah 25 orang dan kegiatan dilakukan di Aula pertemuan STMIK Royal. Metode yang digunakan pendidikan masyarakat melalui penyuluhan dan paparan materi dengan bantuan power point.  Hasil kegiatannya adalah terlaksananya kegiatan PkM serta peningkatan pemahaman dan pengetahuan pelaku usaha. Kata kunci: CRM, KUBE; Kuliner; UMKM