Search Articles & Publications

Showing 162 articles found for "Berbeda"

Klasifikasi Bentuk-Bentuk Khiyar Jual Beli  Perpektif Ulama Dalam Perekonomian Islam

Neni Hardiati, Fitriani, Ida Latifah
Abstract: Khiyar adalah hak orang yang berakad dalam membatalkan akad atau meneruskannya karena ada sebab-sebab secara syar’i yang dapat membatalkannya sesuai dengan kesepakatan ketika berakad. Dengan menggunakan metode kepustakaan… aan (library research) artikel ini menganalisis konsep khiyar menurut fuqaha. Hasil dari artikel ini yaitu, menurut Mazhab Hanafi khiyar ada empat bentuk yaitu khiyar syarat, khiyar ‘aib, khiyar ar-ru’yah dan khiyar ta’yin sedangkan khiyar majlis menurut mazhab ini batil atau tidak boleh. Pendapat tersebut berbeda dengan Mazhab Maliki yang mengatakan bahwa bentuk- bentuk khiyar ada dua yaitu khiyar ‘aib dan khiyar syarat sedangkan khiyar Majlis dan khiyar ta’yin tidak boleh menurut mazhab ini. Selanjutnya pendapat dari kalangan Mazhab Syafi’i yang mengatakan bahwa bentuk khiyar ada tiga yaitu khiyar majlis, khiyar syarat dan khiyar ‘aib, adapun khiyar ar-ru’yah dan khiyar ta’yin menurut mazhab ini tidak dibolehkan. Sedangkan Mazhab Hanbali khiyar ada empat yaitu khiyar majlis, khiyar syarat, khiyar ‘aib dan khiyar ar-ru’yah, sedang mengenai khiyar ta’yin menurut mazhab Hanbali hukumnya tidak boleh.

Blended Learning and Hybrid Learning

Wahyu Ningsih, Nurul Indah, Yuliana, Fitri
Abstract: Seiring perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, dunia pendidikan mengalami perkembangan dengan pesat. Sistem pembelajaran konvensional mulai dikombinasikan bahkan dialihkan dengan sistem pembelajaran berbasis digital… gital atau online learning. Hal ini memunculkan suatu istilah dalam dunia pendidikan yaitu blended learning dan hybrid learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengertian, jenis-jenis, langkah-langkah, dan kelebihan serta kekurangan dari blended learning dan hybrid learning. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan penelitian library research atau penelitian kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah istilah blended learning dan hybrid learning memiliki kesamaan dalam hal pendekatan, blended learning merupakan pembelajaran yang menggabungkan metode tradisional dan metode modern. Sedangkan hybrid learning memadukan pembelajaran tatap muka dengan teknologi computer dan internet. Namun, dari segi teknis, keduanya memiliki karakteristik yang berbeda. Kedua model pembelajaran ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Peran Pembina Dalam Membentuk Karakter Santri Kelas VIII Mts Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Kab. Pinrang

Muhammad Aprianto Sikki, Aliman, Syahruddin, Muhammad
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pembina dalam membentuk karakter santri kelas VIII MTs Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia, untuk mengetahui sejauh mana peran pembina dalam membentuk karakter… santri kelas VIII, serta apa saja faktor pendukung dan penghambat dari proses pembentukan karakter santri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Karakter santri kelas VIII MTs Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia dibimbing melalui metode pembiasaan sehingga santri akan memiliki komitmen yang hebat. Pembiasaan dalam penanaman karakter merupakan tahapan yang paling penting. Adapun faktor pendukung pembinaan karakter santri kelas VIII MTs. Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia adalah fasilitas yang memadai, kualifikasi pendidik telah memadai serta seluruh tenaga pendidik telah menjadi figur contoh yang baik terhadap pembinaan karakter santri. Selain itu, faktor penghambat pembinaan karakter santri kelas VIII MTs. Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia adalah beberapa santri tinggal di luar (non-mondok), karakter santri yang berbeda, santri yang mempunyai karakter yang keras dan susah diatur, orang tua wali santri, serta karakter bawaan santri dari rumah yang masih melekat.

Persoalan, Tantangan Dan Peluang Perbankan Syariah Di Era Globalisasi

Asnah, Eka Febrianti, Sabri
Abstract: Pada arus globalisasi saat ini mengalami perkembangan teknologi yang sangat pesat. Dimana setiap aktifitas yang dilakukan tidak terlepas dari penggunaan teknologi, tidak terkecuali untuk aktifitas perbankan syariah. Teknologi… ologi informasi sebagai kebutuhan yang sangat penting. Secara  historis,  bank  syariah  cenderung  lebih  tahan  akan  krisis  ketimbang  bank konvensional maka dari itu harus didukung dengan teknologi yang canggih agar dapat melayani setiap kebutuhan nasabahnya. Kalau bank syariah tidak bisa bersaing dengan bank konvensional bisa saja akan ditinggalkan oleh nasabahnya apa lagi di era globalisasi yang semakin maju dari masa kemasa. Tata kelola yang baik bagi perbankan syariah tentu berbeda dengan tata kelola bank  konvensional, karena tujuan akhir dari aktivitas bank syariah tidak dapat dilepaskan dari  Maqasid syariah, yaitu tujuan utama yang ingin diwujudkan oleh syariah, yaitu   Penerapan tata kelola yang baik, konsisten dan berkelanjutan selain bertujuan untuk  melindungi kepentingan stakeholders, juga meningkatkan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Untuk itu tulisan ini akan membahas mengenai tantangan dan peluang perbankan syariah di era globalisasi.

Pengambilan Keputusan dalam Kepemimpinan

Ahmad Muktamar, Tri Fenny Ramadani, Ahmad, Ardi
Abstract: Keputusan seringkali sangat sulit dibuat. Tidak jarang seorang pemimpin akan sulit untuk dinilai apakah benar atau salah saat membuat keputusan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses… pengambilan keputusan dibuat, serta bagaimana keputusan yang diambil oleh seorang pemimpin. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur. Pendekatan ini melibatkan pengumpulan informasi dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan referensi lain yang relevan dengan permasalahan yang sedang kami teliti. Sejumlah buku yang membahas topik kepemimpinan dan pengambilan keputusan pemimpin juga kami pilih untuk mendukung penelitian ini. Metode studi literatur memungkinkan untuk memanfaatkan sumber data penelitian tanpa perlu melakukan penelitian lapangan. Pemilihan metode studi literatur bertujuan untuk memperoleh referensi yang lebih luas dan dapat diandalkan dari berbagai buku yang tersedia di perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan pemimpin sangat strategis dan penting. Ditemukan bahwa seorang pemimpin dalam membuat keputusan memiliki gaya kepemimpinan yang unik yang akan menjadi pola tertentu dalam proses pengambilan keputusan.  Kualitas dan kelemahan pembuat keputusan ditentukan oleh gaya kepemimpinan. Informasi yang sama akan dievaluasi dan keputusannya dibuat dengan gaya kepemimpinan yang berbeda. Ini akan membantu menjelaskan alasan manajer yang berbeda membuat keputusan yang berbeda. Secara keseluruhan, analisis gaya pembuat keputusan bermanfaat karena membantu memahami cara-cara berbeda untuk membuat keputusan. Dengan mempertimbangkan banyak hal dengan teliti, para pemimpin organisasi dapat membuat keputusan yang tepat dan menerapkan gaya kepmimpinan yang sesuai dengan keadaan.

Penerapan Metode Explicit Intruction Pada Tata Cara Penyelenggaraan Jenazah

Ramadhanul Ikhsan, Martin Kustati, Gusmirawati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penggunaan metode explicit intruction dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI pada tata cara penyelenggaraan jenazah di SMA SABBIHISMA Padang.&#8230; . Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto, Penelitian ex post facto merupakan salah satu jenis penelitian dimana variabel-variabel bebasnya telah terjadi perlakuan (treatment) yang dilakukan saat penelitian berlangsung. Penelitian jenis ini dilakukan untuk menganalisis apa saja faktor yang menjadi penyebab terjadinya suatu fenomena. Sampel yang di ambil yaitu sebanyak 40 orang  dipilih melalui pengambilan sampel probability sampling dengan teknik random sampling, yaitu pengambilan anggota sampel dari populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh penggunaan metode explicit intruction terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI pada tata cara penyelenggaraan jenazah di SMA SABBIHISMA Padang. Hal ini di buktikan dengan diperolah nilai signifikan sebesar 0.000 < 0,05, sehingga H_0 ditolak dan H_a diterima. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode explicit intruction memiliki pengaruh terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI pada tata cara penyelenggaraan jenazah di SMA SABBIHISMA Padang. Penelitian ini diharapkan mampu  memberikan dampak postif terhadap perkembangan di dunia pendidikan terutama dalam penggunaan metode pembelajaran dan menjadi acuan untuk peneliti selanjutnya dengan topik yang berbeda

Pendidikan Islam Di Nusantara Sebelum Kemerdekaan :Studi Kasus Kebijakan   Politik Kolonial Belanda Dan JepangTerhadap Pendidikan Islam Di Indonesia

Rifdha Hayati, Rifdha, Zulmuqim, Fauza Masyudi
Abstract: Artikel ini membahas tentang pendidikan islam di nusantara sebelum kolonial Belanda dan Jepang. Pada masa penjajahan pastilah pendidikan pastilah sangat sulit untuk didapatkan, dikarenakan para penjajah yang tidak menginginkan&#8230; ginkan pendidikan itu sampai pada rakyat pribumi. Belanda menjajah Indonesia telah ber abad-abad, selama masa penjajahan Belanda akses untuk mendapatkan pendidikan islam sangatlah sulit karena penajajah jepang lebih dominan pada pendidikan non Islam. Berbeda dengan Belanda, Jepang justru memberikan keringanan pada pendidikan islam di Indonesia, tetapi justru keringanan dari Jepanglah yang membuat Jepang lengser dari Indonesia.  Tujuan dari artikel ini adalah untuk memaparkan pendidikan islam di Indonesia pada masa penjajahan Belanda dan Jepang. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah studi pustaka (library reasearch) yang pengumpulan datanya dilakukan dengan cara mempelajari teori literature yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber.

Perilaku Organisasi Dan Kepemimpinan

Wardatun Thaibah Marpaung, Tasya Widyana, Maidiana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek yang ditimbulkan oleh pengaruh perilaku organisasi terhadap kepemimpinan begitu juga pengaruh kepemimpinan terhadap perilaku organisasi . Metode penelitian yang digunakan berupa&#8230; n berupa studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan yang digunakan berupa deskriptif- kualitatif. Hasil penelitian ini  menunjukkan bahwa setiap pemimpin dapat menentukan arah organisasi yang telah ditetapkan. keterbatasan mereka menjadi alasan untuk membentuk organisasi, pengaruh orang yang berbeda-beda sikap kepemimpinan tersebut digunakan ketika memimpin. Salah satu pengaruh yang ditimbulkan dari sikap kepemimpinan tersebut adalah dapat mempengaruhi seseorang. Pengaruh yang diberikan ini dimaksudkan di dalam sebuah pekerjaan atau organisasi. Hal itu dikarenakan umumnya sikap kepemimpinan dibutuhkan seseorang dalam memimpin sebuah pekerjaan atau organisasi. Tentu saja pemimpin sangat penting untuk berjalannya organisasi, karena jika organisasi berjalan tanpa unsur kepemimpinan yang baik dari para anggotanya dan pimpinan organisasi, maka segala permasalahan yang timbul dalam kegiatan organisasi akan sulit diselesaikan secara cepat dan efisien, yang mengarah pada tercapainya tujuan keberadaan organisasi, dan kepuasan dalam mencapai tujuan tersebut sangat rendah. Seorang pemimpin harus mempunyai keterampilan dan kemampuan sosial untuk menjadi pemimpin yang baik dan bertanggung jawab, dan seorang pemimpin harus benar-benar mampu menunaikan tugasnya, melakukan pengendalian dan pengendalian diri agar tujuan organisasi tercapai.  

Partnership Dalam Transaksi Ekonomi Syariah

Badruddin, Rezki Akbar Norrahman
Abstract: Manusia tidak mungkin hidup sendiri tanpa berafiliasi dengan manusia lainnya karena fitrah yang ditetapkan Allah swt kepada manusia adalah untuk berinteraksi satu sama lain agar mencukupi kebutuhan mereka. Dalam hal mempertahankan&#8230; ertahankan hidup, manusia melakukan aktivitas atau kegiatan yang berhubungan dengan muamalah, seperti jual beli, sewa menyewa, pinjam-meminjam utang piutang, gadai, dan kegiatan lainnya yang mencakup ekonomi. Agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan dari segala kegiatan tersebut, kegiatan-kegiatan tersebut diatur oleh hukum ekonomi syariah, yaitu serangkaian aturan yang mengikat mengenai kegiatan ekonomi yang dibuat oleh badan-badan resmi, dengan prinsip syariah berdasarkan Al-Qur’an dan As-sunnah. Salah satu aktivitas ekonomi yang banyak dilakukan pada masa sekarang ini adalah kemitraan atau yang disebut dengan sharikat. Kemitraan adalah bentuk kerjasama dimana dua atau lebih pihak bergabung untuk mengelola dan menjalankan usaha bersama dengan tujuan membagi keuntungan dan kerugian. Dalam konteks hukum Islam, kemitraan dikenal sebagai “Sharikat,” yang mencakup berbagai jenis perjanjian kemitraan dengan aturan dan syarat yang berbeda. Sharikat sangat penting dalam kehidupan berekonomi pada saat ini dan sangat penting untuk mempelajari dan memahami konsep dari pada kemitraan atau sharikat. Meliputi definisi sharikat, jenis-jenis sharikat, syarat-syarat, manajemen kemitraan, dan aplikasi dalam pembiayaan rumah. Selain itu, kami juga menggambarkan konsep musharakah mutanaqisah, di mana bank Islam dan nasabah dapat menggunakan jenis kemitraan ini untuk membiayai investasi atau proyek tertentu. Kami menjelaskan bagaimana kemitraan ini dapat digunakan untuk pembiayaan rumah, di mana bank dan nasabah bersama-sama membeli rumah dan kemudian menyewakannya kepada pelanggan. Nasabah memiliki opsi untuk membeli saham dalam rumah tersebut dari bank.

TRADISI RITUAL SESAJEN DALAM PERNIKAHAN MASYARAKAT ISLAM ABOGE DI DESA PAGELARAN KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN MALANG PERSPEKTIF ‘URF

Laxsniky, Reza Stefiona, Roibin Roibin
Abstract: Indonesia memiliki tradisi budaya yang kaya dan beragam. Tradisi budaya adalah komponen penting dari kehidupan masyarakat, yang dapat menunjukkan identitas dan prinsip-prinsip yang dianut oleh suatu kelompok. Seperti halnya&#8230; nya tradisi budaya yang masih terus digunakan hingga saat ini oleh masyarakat aboge yang ada di Desa Pagelaran yaitu tradisi ritual sesajen dalam pernikahan. Adanya sudut pandang masyarakat yang berbeda-beda dan juga keyakinan dalam ritual sesajen pernikahan untuk menghindari hal-hal buruk yang dapat terjadi. Peneliti akan mengkaji dengan menggunakan perspektif ‘urf dengan beberapa rumusan yakni: (1) Apa motif yang melatarbelakangi adanya tradisi ritual sesajen dalam pernikahan masyarakat Islam aboge di Desa Pagelaran. (2) Bagaimana praktik tradisi ritual sesajen dalam pernikahan masyarakat Islam aboge ditinjau dari perspektif ‘urf. (3) Mengapa praktik tradisi ritual sesajen dalam pernikahan tumbuh dinamis dikalangan masyarakat Islam aboge di Desa Pagelaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah empiris sebagai salah satu bentuk penelitian hukum sosiologis dengan menggunakan pendekatan antropologis. Lokasi dari penelitian ini berada di Desa Pagelaran Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer berupa wawancara dan sumber data sekunder yang berasal dari dokumen-dokumen seperti penelitian jurnal terkait sesajen dan yang terkait pembahasan dalam penelitian, buku dan kitab ushul fiqh, dan juga referensi tambahan lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) motif yang melatarbelakangi adanya tradisi ritual sesajen dalam pernikahan masyarakat Islam aboge di Desa Pagelaran terjadi karena adanya motif sosial-budaya, sosial-keagamaan, sosial keamanan, dan sosial-kerukunan. (2) Praktik tradisi ritual sesajen yang dilakukan jika dilihat dari pespektif urf, tradisi tersebut masuk kedalam urf shahih sebab memenuhi syarat, begitu pula bisa menjadi ‘urf fasid dengan beberapa sebab lainnya. (3) Tradisi ritual sesajen pernikahan tumbuh dinamis dikalangan masyarakat Islam aboge, dapat dilihat dari segi ekonomi, sosial, budaya, dan alam yang memiliki banyak manfaat.