Search Articles & Publications

Showing 99 articles found for "Cluster"

Analisa Dan Segmentasi Wilayah Rawan Gempa Di Sumatera Utara Menggunakan K-Means Clustering

Pashla Ritonga, Roni, khair, Rizaldy
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk melakukan segmentasi wilayah rawan gempa bumi di Kabupaten Tapanuli Utara menggunakan metode K-Means Clustering. Data yang digunakan berasal dari United States Geological Survey (USGS) periode… ode 2000–2025 dengan parameter latitude, longitude, magnitudo, dan kedalaman. Tahapan penelitian meliputi pembersihan data, normalisasi, serta penentuan jumlah cluster menggunakan metode Elbow dan Silhouette Score. Hasil menunjukkan bahwa jumlah cluster optimal adalah lima. Hasil clustering menunjukkan bahwa persebaran gempa tidak merata dan membentuk kelompok dengan karakteristik berbeda. Cluster dengan kedalaman gempa dangkal memiliki potensi risiko lebih tinggi dibandingkan cluster lainnya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam memahami pola kerawanan gempa serta mendukung upaya mitigasi bencana di wilayah penelitian.

THE INSHOT- ASSISTED INQUIRY LEARNING MODEL ON STUDENTS' SCIENCE PROCESS SKILLS ON THE MAIN MATERIAL OF WORK AND ENERGY IN GRADE X MIPA IN THE EVEN SEMESTER OF GAJAH MADA MANDIRI PRIVATE SENIOR HIGH SCHOOL MEDAN IN THE 2022/2023 ACADEMIC YEAR

Gita
Abstract: This study aims to determine the significant effect of the use of the inshot-assisted inquiry learning model using the main material of work and energy in class X MIPA, even semester, Gajah Mada Mandiri Private High School,… ol, Medan, Academic Year 2022/2023. This kind of research is basically experimental. All students of class X MIPA, even semester, Gajah Mada Mandiri Private High School, Medan from both classes constitute the majority of the population in the essay. Cluster random sampling was used to collect samples, with X MIPA1 and X MIPA2 acting as the experimental and control groups, respectively, with a total of 32 participants each and a teaching model that emphasizes in-depth learning with short lessons. The instrument used in this study was an essay test with approximately 10 validated topics. Data analysis of Lhitung-Ltabel and Fhitung-Ftabel showed that both data sets had a normal and homogeneous distribution. Analysis of two similar government agencies will be carried out next. The results of both classes were normally and uniformly distributed. Because tcount > ttable, the results of the one-tailed t-test for alpha = 0.05 and dk 62 produced tcount = 21.27 and ttable 1.99. This shows that there are significant benefits from using interdisciplinary learning with an inquiry model to support the student process in semester X of Mathematics and Natural Sciences in the academic year 2022/2023.

THE EFFECT OF PHET-ASSISTED JIGSAW TYPE COOPERATIVE LEARNING MODEL ON STUDENTS' LEARNING OUTCOMES INPRIVATE HIGH SCHOOL GRADE XI WAVE MATERIALGAJAH MADA MEDAN 2022/2023 Academic Year

Budi
Abstract: The purpose of this study is to determine the broad impact of the use of the Jigsaw cooperative mastery model assisted by PheT on the results of students' attention recognition on the greatness of XI SMA Gajah Mada Medan&#8230; Academic Year 2022/2023. The form of this research is a quasi-experimental research. The population of this study was all students of class XI MIPA at SMA Swasta Gajah Mada Medan Academic Year 2022/2023. The sample in this study was taken using cluster random sampling, namely the experimental class of 30 students implemented to the Jigsaw cooperative mastery model assisted by PhET and the control class of 28 students implemented to the DI version. This observation tool uses an essay test with ten proven questions used in this study. The average pre-test score of the experimental class is 32.89 with a normal deviation of 2.99 and the average post-test score is 84.33 with a normal deviation of 2.72. These figures are based entirely on research findings. The suggested pretest ratings and desired deviations for the manipulation style were 35.44 and 3.82, respectively , and the intended posttest ratings were 71.33 and 5.93. Lcount Ltable was accepted for each instruction with a daily distribution, even as Fcount obtained Ftable for homogeneous elegance. The results of the statistical test (t-party test ) and dk 56 found that the initial abilities of the 2 lessons were the same because tcount < ttable, or -0.84 1.94, is true. Furthermore, exclusive treatment has been applied to 2 lessons and towards the end of the lesson a publication test was given. From the results of the statistical test of the fact (one-celebration t check) it was obtained tcount > ttable, namely 2.41 > 1.94, this indicates that there is a possibility of a Jigsaw type cooperative learning model that has a large influence with the help of PhET on student learning outcomes. resulting in excessive magnificence of Gajah Mada's personal XI questions, faculty of 2022/2023 academic year .

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kebiasaan Merokok Pada Remaja Laki-Laki Di Sma Pertiwi 1 Kota Padang Tahun 2024

Laura Ayu Lianti, Alkafi, Meyi Yanti
Abstract: Berdasarkan pusat data dan informasi kementerian kesehatan RI, tren usia merokok meningkat pada kalangan remaja usia 10 - 14 tahun dan 15 - 19 tahun sebanyak 30,42 %. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor - faktor&#8230; r yang berhubungan dengan kebiasaan merokok pada remaja SMA Pertiwi 1 Kota Padang. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada April - Desember 2024 dengan populasi 168 orang Remaja laki - laki SMA Pertiwi 1 Kota Padang. Sampel dalam penelitian ini diambil secara cluster random sampling berjumlah 62 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan chi - square. Hasil penelitian didapatkan 33 orang(53,2%)memilikikebiasaan merokok, 21 orang (33,9%) memiliki peran orang tua negatif , 35 orang (56,5%) memiliki peran teman sebaya negatif, 32 orang (51,6%) tidak ada pengaruh iklan rokokpada remaja laki - laki di SMA Pertiwi 1 Kota Padang. Hasil uji statistik terdapat hubungan peran orang tua (p value 0,020), peran teman sebaya ( p value 0,000) , pengaruh iklan rokok (p value 0,000)dengan kebiasaan merokok pada Remaja siswa SMA Pertiwi 1 Kota Padang tahun 2024. Kesimpulan pada penelitian ini terdapat hubungan peran orang tua, peran teman sebaya, pengaruh iklan rokok. Disarankan kepada remaja untuk selaluhidup sehat dengan tidak merokok untuk kesehatan masa panjang.  

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Rw 5 Dan Rw 9 Kelurahan Jati Kota Padang Tahun 2024

Amanda, Fanny Ayudia, Afzahul Rahmi
Abstract: Puskesmas Andalas merupakan puskesmas dengan kasus hipertensi tertinggi dari 23 puskesmas di Kota Padang tahun 2022 sebanyak 14.161 orang. Puskesmas Andalas menargetkan penderita hipertensi yang dilayani sesuai standar sebanyak&#8230; ebanyak 3.248 orang, dengan pencapaian 3.215 orang (98,98%). Jika hipertensi tidak dikelola dengan baik, dapat menyebabkan perkembangan penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di RW 5 dan RW 9 Kelurahan Jati Kota Padang pada bulan Maret 2024 – Februari 2025. Populasi pada penelitian adalah lansia yang berada di RW 5 dan RW 9 Kelurahan Jati Kota Padang sejumlah 495 orang. Sedangkan, sampel penelitian sebanyak 74 orang diambil dengan teknik cluster random sampling menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistic chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 20 responden (27%) mengalami hipertensi, 7 responden (9,5%) memiliki pola makan yang tidak baik, 36 responden (48,6%) melakukan aktivitas fisik ringan dan 38 responden (51,4%) mengalami stress pada kategori berat. Ada hubungan antara pola makan (p=0,014) dan aktivitas fisik (p=0,021). Selain itu, tidak ada hubungan antara stress (p=0,147) dengan kejadian hipertensi pada lansia. Kejadian hipertensi pada lansia dipengaruhi oleh pola makan, aktivitas fisik dan stress.menjaga pola makan dengan tidak mengkonsumsi makanan tinggi natrium dan berlemak serta mampu melakukan aktivitas yang dapat mencegah stress dan hipertensi.

A Bibliometric Analysis Of Psychological Measurement In Sports: Mapping Global Trends, Collaborations, Thematic Developments

Noor Akhmad
Abstract: Psychological measurement tools are fundamental in sports psychology for assessing mental toughness, performance anxiety, motivation, and resilience in athletes. Despite increasing research in this field, a comprehensive&#8230; bibliometric analysis of global trends, collaboration networks, and thematic developments remains limited. This study conducts a bibliometric analysis of 489 Scopus-indexed articles published between 1977 and 2025 to examine publication trends, key contributors, and thematic structures. Results indicate that the United States (32.5%), United Kingdom (15.8%), Germany (9.6%), and Canada (7.3%) are the leading contributors, with emerging research from Slovenia (2.1%) and Uruguay (1.7%). Institutional collaborations highlight strong interdisciplinary ties, particularly between the Center for Addictive Disorders and the Faculty of Medicine and Health. Co-authorship analysis identifies Nikos Ntoumanis (98 publications) and Jennifer Cumming (76 publications) as pivotal researchers, while citation network analysis highlights influential clusters led by Joan L. Duda (4,532 citations) and Andreas Ivarsson (3,215 citations). Bradford’s Law identifies Psychology of Sport and Exercise and Journal of Applied Sport Psychology as core journals. Thematic mapping reveals that mental toughness (18.4%) and resilience (14.7%) are dominant topics, while psychometrics (6.3%) and competitive anxiety (5.1%) remain underexplored. These findings provide strategic insights for enhancing global research collaboration, bridging psychological theory and practice, and guiding future research directions in sports psychology.

Clustering Data Produksi Untuk Identifikasi Pola Perakitan Hardware Menggunakan K-Means

Zaehol Fataha, Kiki Setiawan Heri Ananda Putra
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola pengelompokan komponen perakitan komputer menggunakan metode K-Means Clustering. Dataset yang digunakan mencakup CPU, motherboard, RAM, GPU, PSU, dan casing. Proses penelitian&#8230; an meliputi eksplorasi data, pembersihan data, imputasi nilai hilang, encoding kategorikal, normalisasi, serta rekayasa fitur seperti total TDP dan rasio daya PSU. Hasil clustering menunjukkan pembentukan empat kelompok utama, yaitu komponen low-end, mid-range, high-end, dan cluster RAM yang berdiri sendiri. Temuan ini membuktikan bahwa K-Means efektif dalam memetakan karakteristik hardware dan dapat digunakan sebagai dasar sistem rekomendasi perakitan PC.

Pengelompokan Pengguna Media Sosial Berdasarkan Pola Interaksi Menggunakan K-Means

Muhamad Ilhan Mansiz, Zaehol Fatah
Abstract: Mengelompokkan pengguna media sosial berdasarkan pola interaksi dengan menggunakan metode K-Means Clustering. Dalam era digital saat ini, memahami perilaku pengguna media sosial menjadi sangat penting bagi platform digital&#8230; al untuk meningkatkan keterlibatan dan retensi pengguna. Dengan mengidentifikasi interaksi pengguna, platform dapat merancang strategi yang lebih efektif untuk memenuhi kebutuhan dan preferensi pengguna. Dataset yang digunakan dalam penelitian ini mencakup atribut-atribut seperti BounceRates dan ExitRates untuk mencerminkan tingkat ketertarikan awal dan durasi interaksi pengguna, serta atribut Month, Region, VisitorType, dan Weekend untuk menangkap faktor temporal, geografis, dan perilaku kunjungan. Data tersebut diolah melalui proses normalisasi dan pengkodean untuk memastikan kompatibilitas dalam analisis K-Means. Hasil clustering menunjukkan adanya dua kelompok utama pengguna media sosial dengan karakteristik interaksi yang berbeda. Kelompok pertama terdiri dari pengguna dengan keterlibatan awal yang tinggi dan interaksi yang lebih lama, sedangkan kelompok kedua cenderung memiliki minat awal yang rendah dan durasi interaksi yang singkat. Temuan ini memberikan wawasan bagi pengelola platform media sosial untuk mengembangkan strategi yang lebih personalisasi dalam meningkatkan pengalaman pengguna, baik melalui konten yang lebih relevan maupun pendekatan pemasaran yang terarah. Dengan adanya pengelompokan ini, diharapkan platform media sosial dapat meningkatkan efektivitas interaksi pengguna dan memperkuat loyalitas pengguna, yang pada akhirnya berdampak positif pada pertumbuhan platform secara keseluruhan.

Implementasi Algoritma K-Means Menggunakan Metode Clustering Untuk Menentukan Penjualan Produk Laris Dan Tidak Laris Di Grosir Chintiya

Anggun Yunita Putri, Syafrijon, Khairi Budayawan
Abstract: Grosir Chintiya menghadapi tantangan dalam pengelolaan stok barang, yang sering kali menyebabkan kelebihan stok pada produk kurang diminati dan kekurangan stok pada produk yang diminati. Hal ini memengaruhi efisiensi operasional&#8230; rasional dan profitabilitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menerapkan algoritma K-Means clustering untuk mengelompokkan produk berdasarkan pola penjualannya, sehingga dapat mengidentifikasi produk laris dan tidak laris secara lebih akurat.K-Means clustering adalah metode yang efektif untuk mengelompokkan data berdasarkan kesamaan karakteristik, dengan menentukan sejumlah cluster terlebih dahulu. Melalui analisis data penjualan selama empat bulan terakhir, penelitian ini mengembangkan model untuk mengelompokkan produk Grosir Chintiya menjadi beberapa kategori berdasarkan tingkat penjualan. Hasil analisis ini diharapkan dapat memberikan wawasan penting untuk pengelolaan stok yang lebih efisien dan strategi pengadaan barang yang lebih tepat sasaran.Manfaat penelitian ini mencakup kontribusi teoritis dalam pengembangan metode analisis data untuk manajemen inventaris, manfaat praktis bagi Grosir Chintiya berupa peningkatan kepuasan pelanggan melalui ketersediaan produk yang sesuai kebutuhan, serta manfaat penelitian yang memperkuat landasan penerapan teknologi informasi dalam strategi bisnis grosir. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi bagi institusi akademik dengan meningkatkan reputasi kampus dalam penelitian berbasis teknologi informasi yang relevan dan aplikatif.Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya membantu Grosir Chintiya dalam meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memberikan solusi berbasis data untuk pengambilan keputusan yang lebih baik, serta membuka peluang kolaborasi antara dunia akademik dan industri.

Penerapan Data Mining Untuk Pengelompokan Kepadatan Penduduk Menurut Provinsi 2021 Menggunakan Algoritma K-Means Dengan Rapid Miner

Nur Rizatul Mufidah, Zaehol Fatah
Abstract: Data mining merupakan bagian dari data analytics dan disiplin ilmu Data Science yang memiliki manfaat luas dan tepat guna. Kepadatan penduduk diberbagai provinsi akan mengakibatkan banyak dampak yang akan dialami oleh masyarakat,&#8230; syarakat, karena ketidaktahuan masyarakat akan lokasi kepadatan penduduk atau informasi tentang pengelompokan kepadatan penduduk disetiap provinsi, sehingga masyarakat yang memilih lokasi bertempat tinggal semaunya cenderung berada dalam pusaran permasalahan akibat dampak kepadatan penduduk disetiap provinsi yang ada. Untuk menghindari atau meminimalkan dampak kepadatan penduduk, maka perlu dilakukan pengelompokan kepadatan penduduk kedalam 3 kelompok (cluster), yaitu sangat padat(cluster 2), padat(cluster 0), dan sedang(cluster 1). Algoritma yang digunakan dalam penelitian ini adalah algoritma K-Means dengan rapid miner. Dengan hasil penggunaan algoritma K-Means dengan rapid miner menghasilkan bahwa dari 34 provinsi yang ada, terdapat 1 provinsi Sangat Padat (cluster 2), 6 provinsi padat (cluster 0), dan 27 kecamatan sedang (cluster 1). Sehingga dengan adanya cluster kepadatan penduduk ini akan memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat yang melakukan urbanisasi, transmigrasi, dan imigrasi karena faktor pekerjaan, faktor ingin menetap, maupun faktor lainnya, sehingga menghindari atau meminimalisi dampak permasalahan karena faktor kepadatan penduduk.