Abstract:Abstract : The demand for a driving license is increasing every year, making the Tanjungbalai Police, especially the Satlantas, continue to try to take new steps in the field of driving license processing services. To overcome…
ercome this problem the researcher uses the Servqual Method, Service Quality There is a technique that assesses service quality based on the attributes of each dimension, producing a difference value that represents the difference between the customer's impression of the service it receives. The information used in this study's processing came from distributing it to 30 respondents who are members of the public who are currently obtaining a driver's license at the Tanjungbalai Traffic Traffic Unit. It is evident from this study's findings that satisfaction at Tanjungbalai Traffic Traffic Unit seen from the 5 dimensions of Servqual has a reality value of 4.00 an and expectation worth of 4.62 resulting in a void -0.62. This void occurs since cmmunity's expectations not being met with the services provided by the Tanjungbalai Traffic Unit for. Keywords-: service quality; service quality; tanjungbalai traffic police
Abstrak-: Permintaan pembuatan surat izin mengemudi yang terus naik setiap saat tahunnya, menjadikan-Polres Tanjungbalai khususnya Satlantas pertahankan komitmen terhadap inovasi di sektor jasa pengurusan surat izin mengemudi. untuk mengatasi masalah tersebut peneliti menggunakan Metode Servqual, Service Quality yaitu teknik untuk mengevaluasi kualitas layanan berdasarkan kualitas masing-masing dimensi. Hasil akhirnya yaitu nilai kesenjangan, yang merepresentasikan variasi dalam cara pelanggan memandang layanan yang mereka terima. Informasi yang digunakan dalam pengolahan penelitian ini berasal dari rilis data ke 30 responden yang sedang melakukan pengurusan Surat Izin Mengemudi pada Satlantas Tanjungbalai. Dari hasil penelitian ini terlihat bahwa kepuasan masyarakat di Satlantas Tanjungbalai dilihat dari lima dimensi servqual yaitu didapatkan jumlah nilai kenyataan sebesar 4,00 kemudian jumlah 4,62 lalu-gap -0,62. Gap-perbedaan hasil dari harapan yang tidak terpenuhi masyarakat terhadap pelayanan pada Satlantas Tanjungbalai.
Kata kunci: kualitas pelayanan; service quality; satlantas tanjungbalai
Abstract:Abstract: PT. Indonesian logistics posts have cooperation in the postal network field, namely cooperation in sending goods or shipments at a certain time, a certain amount from one point to another in accordance with a warrant…
arrant from the partner. Components of the postal network include Manpower, vehicles, postal operational control, and operational costs. This study aims to examine the problems and roots of problems that cause risk potential for the risk of postal network components, especially in the manpower component (driver), and know how high the impact of the risk. The research method used in this study is qualitative and semi-quantitative methods by conducting case studies. Data collection was carried out by interview/FGD, and the distribution of questionnaires. The results showed that the risk of manpower is at high and very high levels. The results of the study will provide recommendations to the manpower component (driver) in the form of risk mitigation and can be used by companies in managing operational risk on postal networks, especially in the manpower component (driver).
Keywords: manpower; operational risk; postal network; risk mitigation.
Abstrak: PT. Pos Logistik Indonesia memiliki kerjasama dalam bidang Jaringan Postal, yaitu kerjasama dalam mengirimkan barang atau kiriman pada waktu tertentu, jumlah tertentu dari satu titik ke titik lain sesuai dengan surat perintah dari mitra. Komponen pada jaringan Postal meliputi: Man Power, Kendaraan, Pengendalian Operasional Postal, dan Biaya Operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji permasalahan dan akar masalah yang menimbulkan potensi kejadian risiko pada komponen Jaringan Postal khususnya pada komponen manpower (driver) dan mengetahui seberapa tinggi dampak risikonya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan semi kuantitatif dengan melakukan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara/FGD, dan penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa risiko pada manpower berada pada level high dan very high. Hasil penelitian akan memberikan rekomendasi terhadap komponen manpower (driver) berupa mitigasi risiko dan dapat digunakan perusahaan dalam pengelolaan risiko operasional pada jaringan Postal khususnya pada komponen manpower (driver).
Kata kunci: jaringan postal; manpower; mitigasi risiko; risiko operasional.
Abstract:Abstract: PT. Energi Mandiri Internasional was established on November 22, 2011 as a reinsurance broker consultant and risk management consultancy to ensure the financial stability of reinsurance service users. The company's…
ny's website; energyre-int.com as a place to self advertise the company with an electronic mail feature to answer questions from potential clients. Heuristic evaluation method was used to test the feasibility of the user interface and analyze the appearance of the interface from the energyre-int.com website. This test was conducted using questionnaires with 34 respondents of reinsurance consulting services users. The results obtained from testing on the Severity rating scale and using the Eight Golden Rules are recommendations for improvement on aspects that have a value of 1 which means that there are errors but can be ignored; Help and documentation with a value of 0.99, the Error Prevention aspect with a value of 0.98, and the Match between system and the real world aspect with a value of 0.91.
Keywords: Heuristic Evaluation; Feasibility Analysis; Reinsurance; User interface; Recommendation.
Abstrak: PT. Energi Mandiri Internasional didirikan pada 22 November 2011 sebagai pialang dan konsultan reasuransi dan konsultasi manajemen risiko untuk memastikan stabilitas keuangan dari pengguna jasa reasuransi. Website perusahaan tersebut; energyre-int.com sebagai wadah untuk mengiklankan perusahaan dengan fitur surat elektronik untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan calon klien. Heuristic evaluation merupakan metode yang digunakan untuk menguji kelayakan user interface dan menganalisis tampilan antar muka dari website energyre-int.com. Pengujian ini dilakukan menggunakan kuesioner dengan 34 responden pengguna jasa konsultasi reasuransi. Hasil yang didapat dari pengujian dalam skala Severity rating dan menggunakan aturan Eight Golden Rules adalah rekomendasi perbaikan pada aspek yang memiliki nilai 1 artinya ada kesalahan tapi bisa diabaikan; Help and documentation dengan nilai 0,99, aspek Error Prevention dengan nilai 0,98, dan aspek Match between system and the real world dengan nilai 0,91.
Kata kunci: Evaluasi Heuristik; Analisis Kelayakan; Reasuransi; Antarmuka Pengguna; Rekomendasi.
Abstract:Abstract: The role of information technology in transportation increases, namely in enjoying transportation services. One way to provide the best service for a transportation company to customers is to provide a bus booking…
ing application service. One of the companies that offer service applications is a bus transportation application located in Yogyakarta. Because the application system is considered necessary, stakeholders need IT risk management for the bus booking application. The purpose of this research is to analyze the risk management of the bus transportation application. In measuring IT risk management, the author uses the Control Objective for information and Related Technology (COBIT) 4.1 domain Plan and Organize (PO) framework, especially PO9 (Assess and Manage IT risk). The analysis results show that if the bus transportation application is at level 2 in maturity level. It means that the company knows that there are problems that need resolving. Standard risk management in bus transportation applications tends to provide failed access in the progress of its service. The problem is solving individually and not yet at the integrated completion stage. In general, the application management approach needs to improve better management in the field of information technology.
Keywords: COBIT; plan and organize; risk management
Abstrak: Peran teknologi informasi dalam meningkatnya angkutan yaitu dalam menikmati layanan angkutan. Salah satu cara untuk memberikan layanan terbaik bagi perusahaan angkutan kepada pelanggan adalah dengan menyediakan layanan aplikasi pemesanan bus. Salah satu perusahaan yang menawarkan aplikasi jasa adalah aplikasi angkutan bus yang berlokasi di Yogyakarta. Karena sistem aplikasi dirasa perlu, maka stakeholders membutuhkan manajemen risiko TI untuk aplikasi pemesanan bus tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis manajemen risiko pada aplikasi angkutan bus. Dalam mengukur manajemen risiko TI, penulis menggunakan framework Control Objective for Information and Related Technology (COBIT) 4.1 domain Plan and Organize (PO), khususnya PO9 (Assessment and Manage IT risk). Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan angkutan bus berada pada level 2 pada tingkat kematangan. Artinya perusahaan mengetahui bahwa ada masalah yang perlu diselesaikan. Manajemen resiko standar dalam aplikasi transportasi bus cenderung memberikan akses yang gagal dalam kemajuan layanannya. Masalahnya diselesaikan secara individu dan belum pada tahap penyelesaian terintegrasi. Secara umum, pendekatan manajemen aplikasi perlu meningkatkan manajemen yang lebih baik di bidang teknologi informasi.
Kata kunci: COBIT; plan and organize; risk management
Abstract:Abstract: Higher education is an institution engaged in services that provides services to internal and external consumers consisting of students, stakeholders and alumni both academically and non academically. The services…
ces provided determine the satisfaction of consumers. Higher education values are manifested in the form of accreditation. The value of accreditation is expected to be in accordance with the quality culture that runs in universities. To ensure customer satisfaction, universities must always evaluate the service policies provided based on established university standards. Evaluation is done by conducting an internal university quality audit. In the future, this activity will be routinely carried out to ensure that activities in higher education are in accordance with the standards set as a process for implementing a higher education quality culture. This is expected to be able to encourage the superior value of higher education accreditation by conducting analysis, costs and providing advice to support decisions by the highest leadership. The application of this framework analysis uses the Actor Network Theory approach to see the relationship between actors in the application of information technology so that the resulting information system is acceptable and in accordance with existing business processes at universal universities. The results of this study are a framework for making information systems based on the results of web-based ANT analysis.
Keywords: actor network theory; audit; iaps 4.0; it framework; internal quality of PT
Abstrak: Perguruan tinggi merupakan suatu lembaga yang bergerak dibidang jasa yang memberikan pelayanan kepada para konsumen internal dan eksternal yang terdiri dari mahasiswa, stakeholder dan alumni baik secara akademik dan non akademik. Pelayanan yang diberkan menentukan kepuasan para kosumen. Nilai perguruan tinggi diwujudkan dalam bentuk akreditasi. Nilai akreditasi diharapkan sesuai dengan budaya mutu yang berjalan didalam pergurua tinggi. Untuk menjamin kepuasan konsumen maka, perguruan tinggi harus selalu melakukan evaluasi terhadap kebijakan pelayanan yang diberikan berdasarkan standar perguruan tinggi yang ditetapkan. Evaluasi dilakukan dengan cara melakukan kegiatan audit mutu internal perguruan tinggi. Kegiatan ini kedepannya secara rutin dilakukan untuk memastikan aktivitas didalam perguruan tinggi sesuai dengan standar yang ditetapkan sebagai proses untuk menerapkan budaya mutu perguruan tinggi. Hal ini diharapkan mampu mendorong nilai unggul akreditasi perguruan tinggi dengan melakukan analisis, penilaian dan pemberian saran sebagai pendukung pengambilan keputusan oleh pimpinan tertinggi. Penerapan analisis kerangka kerja ini menggunakan pendekatan Actor Network Theory untuk melihat hubungan antara actor dalam penerapan teknologi informasi sehingga system informasi yang dihasilkan dapat diterima dan sesuai dengan bisnis proses yang ada pada universitas universal. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah kerangka pikir untuk pembuatan system informasi berdasarkan hasil analisis ANT berbasis web.
Kata kunci: actor network theory; audit; iaps 4.0; kerangka kerja ti; mutu internal PT
Abstract:Abstract: PT. Pia Garda Utama is one of the outsourcing service providers in the West Sumatra region. The company still uses Microsoft Excel to store data from fans, ranging from recruitment, initial selection to the appointment…
ointment of prospective employees. During this time the process of hiring employees at PT. Pia Garda is still not effective or recommended, which still requires a long time in determining the final results in accordance with the criteria set by the company. The processes carried out by PT. Pia Garda Utama is very unfavorable for applicants or prospective employees, this may not be the pure results of the applicant's ability, more than the results of the thoughts and conclusions of the examiners. To overcome these problems, a Decision Support System was created which will assist in processing the exam data of the applicants so as to produce an effective and efficient decision that can assist the company in determining the criteria for prospective buyers needed by the company.
Keywords: decision support system; client server; employee acceptance
Abstrak: PT. Pia Garda Utama merupakan salah satu perusahaan penyedia jasa Outsourcing di wilayah Sumatera Barat. Perusahaan masih menggunakan microsoft excel untuk menyimpan data-data dari para pelamar, mulai dari Perekrutan, penyeleksian awal sampai pada tahap penentuan calon karyawan. Selama ini Proses penerimaan karyawan di PT. Pia Garda Utama masih belum efektif atau subjektif yang masih membutuhkan waktu yang cukup lama dalam menentukan hasil akhir penerimaan karyawan yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan perusahaan. Proses –proses yang dilaksanakan oleh PT. Pia Garda Utama sangat tidak menguntungkan bagi pelamar atau calon karyawan, hal ini dikarenakan hasil yang didapat bisa dikatakan bukan murni dari kemampuan pelamar tersebut, melainkan dari hasil pemikiran dan kesimpulan para penguji. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dibuat suatu Sistem Penunjang Keputusan (SPK) yang akan membantu dalam mengolah data ujian dari pelamar sehingga menghasilkan sebuah keputusan yang efektif dan efisien yang dapat membantu perusahaan dalam menentukan kriteria calon karyawan yang dibutuhkan oleh perusahaan.
Kata kunci: client server; penerimaan karyawan; sistem pendukung keputusan
Abstract:Abstract: The development of the freight forwarding service industry has increased quite rapidly. The era of globalization requires people to have high mobility. Since the enactment of the free market in Indonesia, opening…
ng up the trade flow of goods or services has become unlimited. The need for freight forwarding services is increasing to meet people's needs. The number of goods delivery service partners makes it difficult for the community to choose and determine the best freight forwarding partners. The increasingly fierce competition conditions, making every company must be able to survive, even must be able to continue to grow. One important thing that needs to be done and considered by every company to be able to survive and develop is to maintain the quality of service to the consumer's satisfaction. In choosing the best freight forwarding partner, a mechanism is needed to be able to deliver goods that are truly feasible. One of them can be done using the Decision Support System using the TOPSIS method. based on predetermined criteria which will be considered to be the best partner in the delivery of goods services in Kota Kisaran based on the concept by comparing existing alternatives such as JNE, TIKI, Post Office Indonesia, J & T, and Indah Cargo. Based on each criterion by determining the value of the weight taken from the appropriate research from the object that has been determined Keywords: Decision Support System, Topsis Method, Freight Forwarding Partner
Abstrak: Perkembangan industri jasa pengiriman barang mengalami peningkatan yang cukup pesat. Era globalisasi menuntut manusia untuk memiliki mobilitas yang tinggi. Sejak diberlakukannya pasar bebas di Indonesia, membuka arus perdagangan barang atau jasa menjadi tidak terbatas. Kebutuhan akan jasa pengiriman barang semakin meningkat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Banyaknya mitra jasa pengiriman barang membuat para masyarakat sulit dalam memilih dan menentukan mitra jasa pengiriman barang yang paling baik. Kondisi persaingan yang semakin ketat, membuat setiap perusahaan harus mampu bertahan hidup, bahkan harus dapat terus berkembang. Salah satu hal penting yang perlu dilakukan dan diperhatikan oleh setiap perusahaan untuk dapat bertahan hidup dan berkembang adalah mempertahankan kualitas layanan terhadap kepuasaaan konsumen. Dalam pemilihan mitra jasa pengiriman barang yang terbaik diperlukan mekanisme untuk dapat mengirimkan barang yang benar-benar layak. Salah satunya dapat dilakukan dengan menggunakan Sistem Pendukung Keputusan dengan metode TOPSIS. berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan yang akan dianggap menjadi mitra jasa pengiriman barang terbaik di Kota Kisaran berdasarkan konsep dengan membandingkan alternatif-alternatif yang ada seperti JNE, TIKI, Kantor Pos Indonesia, J&T, dan Indah Cargo. Berdasarkan setiap kriteria dengan menentukan nilai bobot yang diambil dari penelitian yang sesuai dari objek yang sudah ditentukan
Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Metode Topsis, Mitra Jasa Pengiriman Barang
Abstract:Perkembangan teknologi finansial telah melahirkan inovasi penghimpunan dana sosial Islam, salah satunya melalui platform crowdfunding untuk wakaf uang (cash waqf). Di Indonesia, praktik ini menjanjikan akselerasi potensi…
wakaf yang sangat besar. Namun, terdapat gap dan ambiguitas regulasi antara hukum positif dengan dinamika fikih kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode yuridis-normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi eksis belum sepenuhnya memitigasi risiko hukum terkait legalitas platform non-Nazhir sebagai intermediary, perlindungan konsumen (wakif), dan kejelasan skema potongan biaya platform. Diperlukan harmonisasi regulasi yang integratif antara Badan Wakaf Indonesia (BWI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) guna menciptakan kepastian hukum dan menjaga akuntabilitas pengelolaan wakaf uang digital di Indonesia.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penanganan tindak pidana penipuan online oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota Yogyakarta yang dinilai belum optimal dalam memberikan perlindungan hukum bagi…
agi korban, serta untuk merumuskan strategi penanggulangan penipuan online yang efektif guna menjamin perlindungan hukum yang maksimal.Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum empiris yang dikombinasikan dengan pendekatan sosiologis dan peraturan perundang-undangan. Data primer diperoleh langsung melalui wawancara dengan aparat Kepolisian Resor Kota Yogyakarta dan perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Daerah Istimewa Yogyakarta, sedangkan data sekunder terdiri atas bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang dianalisis menggunakan metode analisis hukum kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan tindak pidana penipuan online oleh Kepolisian Resor Kota Yogyakarta belum mampu memberikan perlindungan hukum yang maksimal bagi korban. Hal ini disebabkan oleh lamanya proses hukum serta adanya hambatan koordinasi dengan lembaga eksternal seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga perbankan akibat regulasi yang ketat dan prosedur birokrasi yang panjang. Akibatnya, korban sering kali tidak memperoleh kepastian hukum maupun kejelasan terkait kompensasi atau pemulihan kerugian yang dialami, sehingga hak-hak mereka belum terpenuhi secara optimal.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan harga terhadap kepuasan pelanggan pada CV. Tirta Lancar, sebuah perusahaan jasa penyedotan septictank yang beroperasi di wilayah DKI Jakarta. Penelitian…
litian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 72 responden pelanggan aktif. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampel random sampling dan analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan berpengaruh negatif signifikan terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan harga berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Secara simultan, kualitas pelayanan dan harga mampu menjelaskan kepuasan pelanggan. Temuan ini menunjukkan pentingnya perusahaan untuk terus meningkatkan persepsi harga yang sebanding dengan kualitas pelayanan serta melakukan evaluasi terhadap dimensi – dimensi pelayanan yang dirasa masih kurang.