Abstract:Penelitian ini menerangkan bagaimana program simple digital archives jika diterapkan pada kegiatan kearsipan perkantoran yang dalam penelitian ini adalah kantor urusan agama. Pada semua produk-produk yang keluar dari Kantor…
tor Urusan Agama, disetiap sisinya terdapat banyak pion-pion administratif yang tidak dapat terlepas yang tentunya akan mempengaruhi kegiatan kearsipan. Seiring waktu, keterbatasan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana yang tidak sepenuhnya memadai menjadi kendala dalam menciptakan kearsipan kantor yang sistematis dan efektif serta efisien yang seharusnya menjadi standar serta dibutuhkan dalam tata pengelolaan sebuah kearsipan . Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian terapan (applied research) dengan sifat penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bagaimanapun metode kearsipannya, antara kearsipan manual dan elektronik adalah dua hal yang saling melengkapi, oleh karena itu harus cermat dalam pelaksanaannya. Pemaksimalan kearsipan secara manual kini dirasa sudah kurang relevan, sedangkan kearsipan secara elektronik belum sepenuhnya dilaksanakan. Simple digital archives dirancang dan dapat dioperasikan sebagai tindak lanjut dari kearsipan manual, setelah kearsipan manual dijalankan dengan cermat sebagaimana mestinya, dilanjutkan dengan simple digital archives, agar terciptanya administrasi dan kearsipan kantor urusan agama yang lebih mudah dan lebih tertib.
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi dengan kurangnya minat dan keinginan siswi akan budaya membaca. Siswi juga kurang memahami tentang perpustakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen perpustakaan…
yang ada di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor untuk meningkatkan minat baca peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah perpustakaan dan 6 orang siswi dari kelas IX Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen perpustakaan di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor sudah berjalan sesuai dengan Sistem Manajemen yang baik, tetapi perlu dilakukan evaluasi untuk meminimalisir kekurangan-kekurangan yang terjadi di lapangan. dari aspek perencanaan, perpustakaan MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor telah merencanakan kegiatan dalam penyelenggaraan perpustakaan yang meliputi pengadaan bahan koleksi, anggaran dan sumber daya manusia. Dari aspek pengorganisasian, perpustakaan MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor sudah membuat struktur organisasi dengan baik, sehingga dapat memperlancar kinerja perpustakaan sesuai dengan pekerjaannya masing-masing. Dari aspek penggerakkan dalam manajemen perpustakaan meliputi pelayanan dan penyediaan sarana prasarana. Dari aspek pengawasan, pengawasan yang dilakukan berupa pengawasan rutin setelah selesai melaksanakan program kerja.
Abstract:The implementation of this research is to find out the application and development of the character of Pancasila through the implementation of the independent learning curriculum at SD Negeri Tandes Kidul I No. 110 Surabaya…
aya City. The qualitative approach used in this study. Observation and data collection will be carried out from January to April 2024. SD Negeri Tandes Kidul I No. 110 Surabaya City is the place where the data is collected. Results in this study: The value of Pancasila character developed through the implementation of the independent curriculum at SD Negeri Tandes Kidul I No. 110 Surabaya City is not optimal; this is evidenced by the results of observation where not all students practice the developed Pancasila character. 10 out of 18 class teachers said that the development of Pancasila character in the implementation of the independent curriculum requires a long time and process. In addition, the implementation of the independent curriculum policy in schools is also still found to be found many obstacles, including Teachers still do not understand the independent curriculum policy, there is still confusion in implementing the independent curriculum. This is not without reason, one of which is because there are not too many trainings and workshops on the independent learning curriculum, teachers are also busy with quite a lot of administrative tasks.
Abstract:Bisnis kecil dan menengah (UMKM) menghadapi berbagai risiko dalam operasional sehari-hari mereka. Oleh karena itu, penerapan manajemen risiko menjadi penting untuk meminimalkan kerugian dan meningkatkan kesempatan pertumbuhan.…
buhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan studi kasus terhadap UMKM Warmindo. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pemilik usaha dan anggota tim manajemen, observasi langsung di tempat usaha, serta analisis dokumen terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko pada UMKM Warmindo memberikan dampak yang positif pada kinerja dan keberlanjutan bisnis. Dengan mengendalikan risiko-risiko, UMKM Warmindo dapat meminimalkan kerugian dan meningkatkan kepercayaan pelanggan. selain itu, UMKM Warmindo juga dapat meningkatkan kualitas produk dan pelayanan, sehingga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperluas pangsa pasar. namun, terdapat beberapa tantangan yang mungkin dihadapi dalam penerapan manajemen risiko pada UMKM Warmindo, seperti keterbatasan sumber daya dan keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan manajemen risiko.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya yang dilakukan oleh Ombudsman Padang dalam mengimplementasikan pelayanan publik yang bebas dari maladministrasi. Ombudsman, sebagai lembaga yang bertugas mengawasi pelayanan…
publik, memainkan peran krusial dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan layanan kepada masyarakat. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, wawancara mendalam dengan pejabat Ombudsman, serta analisis data kasus maladministrasi yang ditangani oleh lembaga ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ombudsman Padang telah melakukan berbagai inisiatif, termasuk sosialisasi tentang hak-hak masyarakat, pelatihan bagi aparatur sipil negara, serta penerapan mekanisme pengaduan yang efektif dan transparan. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan yang harus dihadapi, seperti resistensi dari beberapa instansi pemerintah dan rendahnya kesadaran masyarakat tentang fungsi Ombudsman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mencapai pelayanan publik yang benar-benar bebas dari maladministrasi, diperlukan kolaborasi yang lebih erat antara Ombudsman, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Abstract:Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Penerapan e-Government Melalui Pelaksanaan Program KTP digital di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon. Penelitian…
nelitian ini dilaksanakan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon. Pengambilan data primer dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap sejumlah informan yang dianggap terlibat secara langsung dalam Penerapan e-Government Melalui Pelaksanaan Program KTP Digital di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa program KTP Digital telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas layanan administrasi kependudukan. Namun, masih terdapat tantangan terkait infrastruktur, sumber daya manusia, keamanan data, penerimaan masyarakat, serta kurangnya informasi yang diberikan oleh aparat desa atau instansi tertentu mengenai kebijakan baru terkait aktivasi KTP digital, sehingga ada banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang adanya KTP digital. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pemerintah dalam mengoptimalkan implementasi E-Government untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik secara keseluruhan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi efektif dalam mengidentifikasi potensi negatif siswa di SMPN 24 Malang, dengan fokus membangun sistem pendukung yang efisien. Dengan menggunakan metode penelitian pustaka,…
staka, studi ini menggali literatur yang ada mengenai perilaku siswa, perkembangan psikologis, dan psikologi pendidikan. Dengan mensintesis berbagai karya ilmiah, penelitian ini mengidentifikasi indikator kunci dan metodologi untuk mendeteksi perilaku negatif potensial di kalangan siswa. Selain itu, penelitian ini juga meneliti peran kepemimpinan dalam menerapkan langkah-langkah proaktif untuk mengatasi masalah ini dan membangun lingkungan belajar yang kondusif. Temuan ini menekankan pentingnya sistem pendukung yang komprehensif yang menggabungkan deteksi dini, strategi intervensi, dan upaya kolaboratif antara guru, administrator, dan staf pendukung. Secara keseluruhan, penelitian ini berkontribusi pada peningkatan efektivitas lembaga pendidikan dalam mengurangi perilaku negatif siswa dan mempromosikan hasil akademik dan sosio-emosional yang positif
Abstract:This study examines the influence of leadership style on public service at the Teluk Ambon District Office, Ambon City. The research was motivated by practical service problems at the district level, including uneven implementation…
lementation of frontliner service procedures, varying employee discipline, and weak coordination among organizational units. A quantitative survey design was applied to test the causal relationship between leadership style and public service quality. Data were collected from 50 respondents consisting of 24 district employees and 26 community service users through structured questionnaires supported by observation, interviews, and documentation. Leadership style was measured through decision-making ability, motivational ability, subordinate control, and emotional control, whereas public service quality was measured using the SERVQUAL dimensions of tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. The data were processed using IBM SPSS with validity, reliability, normality, simple linear regression, t-test, and coefficient of determination procedures. The findings show that all questionnaire items were valid and reliable. The regression model produced a positive coefficient, a standardized beta of 0.906, and an R Square value of 0.820, indicating that leadership style explained 82.0% of the variation in public service quality. The novelty of this study lies in its focus on district-level public service governance in an archipelagic urban context, where leadership is not only administrative but also coordinative and adaptive. The study implies that stronger leadership supervision, staff arrangement, and service discipline are necessary to improve the consistency of public service delivery.
Abstract:This article discusses the concept of multicultural education from the perspective of Islamic educational philosophy. The diversity that exists in this country can lead to conflict due to differences in ethnicity, culture,…
e, religion, and so on, if not based on tolerance for each other. Multicultural education is an educational process that develops the full potential of humans who have different cultures, nationalities, and religions. The concept of multicultural education is expected to minimize conflicts that arise from differences in perspectives, attitudes, culture, and so on in society. In Islam, Islamic educational philosophy is a science that studies various issues related to education, such as humans as subjects and objects of education, curriculum, methods, environment, teachers, and so on based on Islamic teachings sourced from the Qur'an and al-Hadith. The Qur'an discusses the concept of multicultural education a lot, such as the concept of mutual recognition and respect for various cultures, races and religions, including Surah Al Hujurat verse 13 and Surah Ar Rum verse 22.
Abstract:This study examines the effectiveness of regulations preventing child marriage in the city of Surabaya after the enactment of Law No. 16 of 2019, which raised the minimum age for marriage to 19 years, but still allows for…
r marriage dispensations through Article 7 paragraph (2). This normative loophole raises academic questions about how the law works in social reality and how preventive measures can be institutionalized. This study aims to assess the implementation of regional policies, particularly Perwali No. 32 of 2024, and to examine the practices of religious courts in deciding on marriage dispensations using Lawrence M. Friedman's Legal System Theory and the principle of Sadd al-Dzarīʿah as analytical tools. Empirical research methods were used through interviews, observations, documentation, and qualitative analysis of two cases of marriage dispensation that were rejected and granted. The results of the study show that the significant decrease in the number of marriage dispensations in Surabaya occurred due to the synergy of the legal structure (Religious Court, DP3APPKB, Ministry of Religious Affairs, RT/RW), legal substance through the Perwali which tightened procedures, and changes in the legal culture of society. The courts applied new standards that are more protective and based on maqāṣid al-syarī‘ah , making marriage dispensations an emergency mechanism rather than a legalization of child marriage. This study provides theoretical implications in the form of an integrative model between maqāṣid and the modern legal system, as well as practical implications in the form of recommendations to replicate the Surabaya model in other regions in an effort to protect children.