Search Articles & Publications

Showing 5 articles found for "Abon"

SOSIALISASI POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI SD INPRES 1 DESA LISABATA KECAMATAN TANIWEL KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT

Rolobessy, Mike J., Rusmini, Rusmini, Bungyanan, Renansia Makdalena, Basalama, Fachrozy, Onaola, Selpina, Tuasikal, Salamdin Ramadhan, Ode, Dian, Januarti, Asri, Ralahalu, Frolince Yolanda, Rusdi, Rusdi, Sabono, Fiona Frenska, Lelau, Alan Noris
Abstract: Kurangnya pengetahuan mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di kalangan siswa sekolah dasar merupakan permasalahan kesehatan mendasar yang dapat menghambat tumbuh kembang anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan… rtujuan meningkatkan kesadaran dan keterampilan praktis siswa dalam menerapkan PHBS di SD Inpres 1 Desa Lisabata, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, yang dilaksanakan pada 16 April 2026. Kegiatan melibatkan 20–40 siswa usia 7–12 tahun dan dilaksanakan melalui metode interaktif berupa ceramah singkat, diskusi, tanya jawab, dan praktik langsung. Materi yang disampaikan meliputi teknik cuci tangan yang benar, kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, pentingnya olahraga rutin, bahaya asap rokok, serta pencegahan jentik nyamuk. Hasil kegiatan menunjukkan siswa aktif berpartisipasi dan mengalami peningkatan pemahaman tentang konsep PHBS serta mampu mempraktikkan cuci tangan dengan benar.

SPIRITUALITAS DAN PANGGILAN HIDUP DALAM KONTEKS HENDRICUS LEVEN

Eugenius D.Yoksan Riberu, Leonardus Sabon Mangan
Abstract: Artikel ini membahas spiritualitas dan panggilan hidup dengan merujuk pada pemikiran Hendrikus Leven, seorang tokoh yang menekankan keterpaduan antara dimensi batin, tindakan nyata, serta relasi manusia dengan Tuhan dan… sesama.Tulisan ini mengeksplorasi bagaimana spiritualitas bukan hanya pengalaman pribadi, tetapi juga sebuah proses terus-menerus untuk menemukan dan menghayati panggilan hidup secara otentik. Metode penulisan menggunakan kajian literatur kualitatif terhadap karya-karya dan refleksi dalam konteks spiritualitas kristiani.Hasil pembahasan menunjukkan bahwa spiritualitas Henricus Leven menekankan integrasi: kesadaran diri, keterbukaan pada rahmat Tuhan, relasi dengan sesama, serta komitmen terhadap pelayanan. Panggilan hidup dalam konteks ini dipahami sebagai perjalanan pertumbuhan, bukan keputusan sesaat. Artikel ini menegaskan bahwa spiritualitas yang sehat akan berdampak pada kualitas panggilan, pelayanan, serta kehidupan sehari-hari seseorang.

THE EFFECTIVENESS OF VILLAGE FUND MANAGEMENT IN IMPROVING BUMDES BUSINESS PERFORMANCE (Case Study in Limehu Village, Tabongo District, Gorontalo Regency)

Sidiki, Yayu Afriani Ekaputri R., Monoarfa, Rio, Ahmad, Surya Handrisusanto
Abstract: This research aims to determine the effectiveness of Village Fund management in improving the business performance of the Village-Owned Enterprise (BUMDes) in Limehu Village, Tabongo District, Gorontalo Regency. The study… y was motivated by the stagnant condition of BUMDes Sinar Utara despite the village receiving an annual Village Fund allocation. This research used a qualitative descriptive method with a case study design. Data were collected through in-depth interviews with six informants, document review, and direct observation, then analyzed using the Miles and Huberman interactive model and validated through triangulation. The results show that among the five dimensions of Village Fund management analyzed based on Minister of Finance Regulation (PMK) Number 145 of 2023, the dimensions of administration and fund utilization have run relatively effectively, while the accountability dimension has only been fulfilled procedurally, the reporting dimension has not been consolidated, and the monitoring and evaluation dimension remains reactive. Overall, Village Fund management in Limehu Village has not been optimal in improving the business performance of BUMDes Sinar Utara.

Pendampingan Penerapan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) Pada UMKM Pengolahan Abon Lele

Ernawati, Ernawati, Ainiyah, Roisatul, Palupi, Hapsari Titi, Syarwani, Muhammad, Hasyim, Mochamad, Huda, Miftahul, Ahwan, Zainul, Hakim, Lukman, Sulhan, Muhammad, Swasono, Muh Aniar Hari
Abstract: Suole MSME is a catfish floss producer committed to enhancing product quality through the implementation of the Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) system.  Implementation is carried out by development and… d verification of the production process flow diagram, hazard identification, determination of Critical Control Points (CCPs), and establishment of critical limits. This community service activity aimed to provide knowledge and assistance in HACCP implementation to enhance food safety, product quality, and competitiveness. The activity was conducted from October to December 2024 at UMKM Suole, and included interviews, field observations, and HACCP assistance and analysis. The results show that the catfish floss production process involves several critical stages that require monitoring, such as raw material reception, meat separation, frying, and packaging. Hazard identification and determination of Critical Control Points (CCPs) have been carried out to prevent biological, chemical, and physical contamination. The importance of developing Standard Operating Procedures (SOPs), maintaining sanitation, and controlling processing time and temperature was emphasized. Improving the understanding of HACCP among MSME actors is a key factor in effective hazard control and achieving food safety. Keywords: catfish floss; food safety; HACCP; hazard   Abstrak: UMKM Suole merupakan salah satu produsen abon lele yang berupaya meningkatkan kualitas produk melalui penerapan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP). Penerapan dilakukan dengan penyusunan dan verifikasi diagram alir proses produksi abon lele, identifikasi bahaya, serta penetapan CCP dan batas kritis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan wawasan dan pendampingan penerapan HACCP guna meningkatkan keamanan pangan, mutu, dan daya saing produk. Kegiatan dilaksanakan pada Oktober hingga Desember 2024 di UMKM Suole, meliputi wawancara, observasi lapangan, serta pendampingan dan analisis HACCP. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses produksi abon lele mencakup beberapa tahap penting yang memerlukan pengawasan, seperti penerimaan bahan baku, pemisahan daging, penggorengan, dan pengemasan. Telah dilakukan identifikasi bahaya dan penetapan titik kendali kritis (CCP) untuk mencegah kontaminasi biologis, kimia, dan fisik. Selain itu, ditekankan pentingnya penyusunan SOP, sanitasi, serta pengendalian suhu dan waktu proses. Peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap HACCP menjadi faktor kunci dalam pengendalian bahaya dan pencapaian keamanan pangan produk. Kata kunci: abon lele; bahaya; HACCP; keamanan pangan

Hilirisasi Produk Pangan Berbasis Daging Ayam Di Nagari Koto Tengah Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota

Rahzarni, Zebua, Elva Amurita, Trimedona, Neni, Muchrida, Yenni
Abstract: Salah satu sumber utama pendapatan masyarakat Koto Tangah Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh adalah beternak ayam pedaging. Nilai jual yang fluktuatif dari distributor menyebabkan ketidakstabilan pendapatan masyarakat. Hilirisasi… ilirisasi daging ayam menjadi produk olahan pangan sehat dan bergizi merupakan salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan melalui usaha kuliner yang dapat menyerap tenaga kerja. Pelatihan teknologi pengolahan produk pangan berbahan baku daging ayam bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Koto Tangah Simalanggang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan melahirkan jiwa wirausaha di bidang kuliner produk olahan daging ayam. Metode pelatihan dilakukan melalui 3 tahapan yaitu persiapan kegiatan, diskusi dan demonstrasi, evaluasi dan pembimbingan yang berlangsung selama 10 pertemuan. Kegiatan pelatihan dilakukan di Kantor Wali Nagari Koto Tangah Simalanggang. Berdasarkan kegiatan pelatihan yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa KWT Koto Tangah Simalanggang telah memiliki keterampilan hilirisasi produk pangan berbasis daging ayam dan mampu menerapkan teknologi pengolahan pangan dalam pengolahan abon, bakso dan nugget ayam. KWT juga telah memiliki rencana membuka usaha kuliner di bidang produk olahan ayam pedaging guna meningkatkan pendapatan dan menyerap tenaga kerja.