Search Articles & Publications

Showing 10 articles found for "Cipp"

FORMATIVE EVALUATION CIPP MODEL FOR THE IMPROVEMENT OF THE INTEGRATED SERVICE MOBILE BY THE DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY AND FISHERIES OF BLITAR REGENCY

Astrid Puspita Wardhani, Friztya, Siti Azizah
Abstract: This study aims to evaluate the implementation of the Integrated Service Vehicle Program organized by the Department of Animal Husbandry and Fisheries of Blitar Regency using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation… valuation model as a framework for developing improvement strategies. A descriptive qualitative approach was applied with data collected through in-depth interviews, observation, documentation, and questionnaires. The main informants consisted of program officers, while additional informants were farmers selected using the snowball sampling technique. Data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman with the assistance of NVivo software to facilitate thematic coding and data triangulation. The results of the study indicate that the Integrated Service Vehicle Program has generally achieved its objectives by providing animal health services, extension activities, and technical assistance to farmers in remote areas. However, several challenges remain, including limited resources, inconsistent scheduling, and insufficient public outreach. Based on the SWOT analysis, the recommended improvement strategies focus on enhancing coordination, strengthening staff capacity, utilizing information technology, and expanding service coverage. These findings are expected to contribute to improving the quality and effectiveness of the Integrated Service Vehicle Program under the Department of Animal Husbandry and Fisheries of Blitar Regency.

THE EFFECTIVENESS OF THE FORUM KAMPUS UMKM KUNINGAN PROGRAM IN DEVELOPING MEMBERS’ ENTREPRENEURIAL CHARACTERISTICS AND COMPETENCIES

Dwi Lestari, Endang Sugiarti, Yayan Sudaryana, Mukrodi, Ruknan
Abstract: This study evaluates the effectiveness of the Forum Kampus UMKM Kuningan program in fostering entrepreneurial characteristics and competencies among its members. As a community-based initiative, the forum strengthens local… al micro and small enterprises through training, mentoring, and peer learning. Employing a qualitative descriptive approach with the CIPP evaluation model, Bygrave’s 10D framework, and the KSA model, data were collected by interviews, observation, and documentation, then analyzed thematically. Findings indicate the program is generally effective: it addresses members’ real needs, engages competent facilitators despite limited resources, promotes participatory learning, and generates positive impacts on mindset, business practices, and networks. Key entrepreneurial traits—Dreams, Doers, and Destiny—showed significant growth, while financial literacy (Dollars) remained a challenge. Competencies improved across knowledge, practical and digital marketing skills, and attitudes such as confidence, discipline, and adaptability. Overall, the forum demonstrates effectiveness as a community-based entrepreneurship development model that strengthens the local MSME ecosystem.

MODEL-MODEL EVALUASI PENDIDIKAN

Lilik Anirowati, Siti Rahma, Nur Komariah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis berbagai model evaluasi pendidikan yang digunakan dalam proses pengukuran dan penilaian efektivitas program pembelajaran maupun kebijakan pendidikan. Melalui pendekatan… katan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, penelitian ini menelusuri konsep, karakteristik, serta kelebihan dan kekurangan dari beberapa model evaluasi pendidikan yang paling dikenal, seperti model CIPP, model Tyler, model Countenance, model Stake, dan model Kirkpatrick. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap model memiliki orientasi dan pendekatan yang berbeda-beda, tergantung pada tujuan, konteks, serta jenis program yang dievaluasi. Model CIPP cenderung digunakan untuk evaluasi yang bersifat komprehensif dan berorientasi pada perbaikan program, sementara model Tyler lebih fokus pada pencapaian tujuan instruksional. Penelitian ini juga menemukan bahwa tidak ada satu model evaluasi yang bersifat universal, sehingga pemilihan model evaluasi harus disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik lembaga pendidikan. Temuan ini memperkuat pentingnya pemahaman mendalam terhadap teori evaluasi serta fleksibilitas dalam implementasinya. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik, perencana pendidikan, dan peneliti dalam menentukan pendekatan evaluasi yang tepat guna meningkatkan mutu pendidikan.

ANALISIS PERBANDINGAN PARADIGMA EVALUASI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB TEORI DAN URGENSINYA

Liling, Muhammad Riswan, Herdah, Herdah
Abstract: Evaluasi pembelajaran merupakan komponen krusial dalam menentukan keberhasilan pendidikan Bahasa Arab di tengah dinamika perubahan kurikulum dan tantangan global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan… berbagai paradigma evaluasi pembelajaran Bahasa Arab, meninjau landasan teorinya, serta mengkaji urgensinya dalam meningkatkan kualitas instruksional. Melalui metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, artikel ini membedah berbagai model evaluasi, mulai dari model tradisional yang cenderung berfokus pada hasil akhir (tes tulis) hingga model komprehensif seperti CIPP (Context, Input, Process, Product) yang mengevaluasi keseluruhan sistem pembelajaran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa paradigma evaluasi yang efektif harus mengintegrasikan elemen kognitif seperti metakognisi dan umpan balik formatif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih responsif dan bermakna. Urgensi evaluasi tidak hanya terletak pada pengukuran tingkat penguasaan materi oleh siswa, tetapi juga sebagai alat bagi pendidik untuk melakukan perbaikan berkelanjutan terhadap strategi pengajaran agar tetap adaptif terhadap kebutuhan zaman. Penelitian ini merekomendasikan transisi dari paradigma evaluasi yang bersifat statis menuju model evaluasi adaptif yang menyeimbangkan indikator kognitif, afektif, dan psikomotorik secara menyeluruh.

EVALUATION OF MERIT-BASED FUTSAL COACHING PROGRAM: THE CASE OF PRIMAVERA ACADEMY IN EAST KUTAI

fauzi, Muhammad Sukron Fauzi
Abstract: Penelitian ini bertujuan yakni sebagai bahan evaluasi program pembinaan prestasi primavera futsal academy Kutai Timur. Model pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan dengan model CIPP. Subjek dalam… m penelitian ini meliputi sumber daya manusia yang ada di Primavera Futsal Academy Kutai Timur. Teknik pengumpulan data melalui 3 cara yaitu: Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Hasil dalam penelitian ini, Evaluasi Conteks kategori “Baik” dikarenakan memiliki AD/ART dan tujuan program pembinaan yang jelas. Evaluasi Input dalam penelitian ini menunjukan hasil “Cukup Baik” dikarenakan memiliki sarana dan prasarana yang lengkap tetapi beberapa perlu diganti dan memiliki SDM tetapi masi kurang. Evaluasi Process pada penelitian ini mendapatkan hasil “Cukup Baik” dikarenakan memiliki program latihan yang baik dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan tetapi waktu pelaksanaanya masih kurang. Evaluasi Product pada penelitian ini mendapatkan hasil “ Cukup Baik” dikarenakan memiliki prestasi dikategori umum, tetapi tidak konsisten di pengaruhi beberapa faktor seperti jam terbang yang kurang, turnamen yang diikuti jarang ada kelompok umur dan latihan yang dilakukan terkendala dengan waktu yang terbatas.

QUALITY MANAGEMENT IN HIGHER EDUCATION: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW AND META ANALYSIS

Nasrudin, Anas, Tarihoran, Naf'an, Nugraha, Enung
Abstract: Higher education currently faces complex challenges in efforts to improve the quality of educational services amidst increasingly fierce global competition. This research aims to conduct a systematic literature review and… d meta-analysis of various current research on higher education quality management to produce a comprehensive model that integrates various approaches and considers local context and religious values. The research method uses a qualitative approach with Systematic Literature Review (SLR) and Meta-Analysis, implementing the PRISMA protocol as a methodological framework in literature selection. Of the initial 59,422 articles searched, 7 high-quality articles were selected for comprehensive review. The meta-analysis results show a significant positive correlation between quality management factors and the quality of higher education with an overall effect size of r = 0.60 (95% CI [0.52, 0.68]). Transformative leadership emerged as the most influential factor (r = 0.68), followed by quality culture (r = 0.63) and TQM implementation (r = 0.62). Moderate to high heterogeneity (I² = 67.3%) indicates the need for a contextual rather than standard quality management approach. These findings suggest a holistic quality management model that integrates TQM principles, CIPP evaluation model, transformative leadership, outcome-based curriculum development, stakeholder involvement, and integration of religious values ​​according to institutional characteristics.  

Evaluasi Program Pendidikan dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran

Ulfatun Nazilah, Rusdiana Navlia
Abstract: Educational program evaluation is understood as a systematic process that functions to assess the level of goal attainment, implementation effectiveness, resource-use efficiency, relevance to stakeholder needs, and sustainability… inability of educational programs. This article originates from the issue of the limited use of comprehensive evaluation as a basis for educational decision-making, which causes evaluation to be frequently perceived merely as the measurement of learning outcomes. The research problem focuses on how the concepts, functions, and models of educational program evaluation can be comprehensively and applicatively understood based on experts’ perspectives. This study elaborates the ideas of Ralph Tyler, Cronbach, and Stufflebeam, who emphasize evaluation as a provider of meaningful information, a means of identifying program strengths and weaknesses, and a foundation for continuous improvement. The research method employs a literature study by reviewing books, scientific articles, and relevant journals discussing educational evaluation. The findings indicate that evaluation serves a formative function for continuous quality improvement and a summative function as a form of public accountability, encompassing aspects of policy, curriculum, learning processes, learning outcomes, and educational resource management. Various evaluation models, such as CIPP, Provus, Stake, Kirkpatrick, and the Logical Model, are identified as systematic frameworks that are complementary and contextual for application according to program needs. The conclusion confirms that educational program evaluation plays a strategic role in improving learning quality through planned measurement processes, the provision of accurate feedback, and data-based program adjustments. The novelty of this study lies in its comprehensive synthesis of evaluation concepts, functions, and models, presented integratively as a conceptual–practical guide for policymakers and educational practitioners, positioning evaluation not merely as an administrative activity but as an instrument for sustainable educational quality development.

Evaluation Of the Cipp Model Program in Implementing the Toefl Test at Upt Universitas Sembilanbelas November Kolaka

La Ode Muhammad Idrus Hamid B, Muchlas Suseno, Samsi Setiadi
Abstract: This research aims to evaluate the implementation of the TOEFL test at Sembilanbelas November University Kolaka using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. The research method used is evaluation research… esearch with a qualitative approach. This research sample involved the Language UPT of Sembilanbelas November Kolaka University as the research subject, with a focus on the implementation of the TOEFL test and related programs. Data was obtained through observation, in-depth interviews and documentation studies. The collected data was analyzed using the data analysis model from Miles and Huberman, which includes data reduction, data presentation and conclusion drawing stages. The research results show that the implementation of the TOEFL test at the UPT Bahasa Sembilanbelas November Kolaka University has several weaknesses, especially related to inadequate physical facilities, lack of training for instructors, and lack of flexibility in the test implementation schedule. Despite this, the program was successful in improving participants' English language skills, although there is still a need to focus more on developing broader practical and communication skills. This evaluation provides recommendations for improvement and further development in the implementation of the TOEFL test program, with the hope that these steps will improve the quality of test implementation and provide a greater contribution to students' academic and professional progress.

EFEKTIVITAS PROGRAM KESEHATAN IBU DAN ANAK DI SUKAJAYA

Holish Novitasari, Muhammad Husein Maruapey, Saprudin
Abstract: Kesehatan ibu dan anak tetap menjadi prioritas strategis pembangunan kesehatan karena mencerminkan mutu pelayanan kesehatan, implementasi kebijakan, dan kesejahteraan masyarakat. Di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, pelaksanaan… elaksanaan Program Kesehatan Ibu dan Anak menghadapi tantangan berupa hambatan geografis, ketimpangan akses layanan, dan belum optimalnya pelayanan lanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Program Kesehatan Ibu dan Anak serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya di Kecamatan Sukajaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain evaluatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan enam informan yang dipilih secara purposif, meliputi unsur pemerintah kecamatan, pimpinan puskesmas, tenaga kesehatan, dan penerima layanan. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, sedangkan evaluasi program mengacu pada model CIPP serta perspektif efektivitas Dunn dan Steers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program telah berjalan cukup efektif, terutama pada layanan dasar seperti persalinan di fasilitas kesehatan, pelayanan nifas, imunisasi, dan pelayanan balita. Namun, program belum optimal karena keterbatasan sumber daya manusia, kondisi geografis yang sulit, belum lengkapnya kunjungan antenatal, lemahnya penanganan rujukan komplikasi, dan belum meratanya kesadaran masyarakat. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggabungan analisis capaian indikator program dengan faktor implementasi kebijakan pada konteks wilayah terpencil. Penguatan layanan jemput bola, sistem rujukan, distribusi tenaga kesehatan, dan edukasi masyarakat menjadi kunci peningkatan efektivitas program.

Evaluasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran dan Pembentukan Karakter Peserta Didik

Deri Putra, Julhadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis evaluasi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai instrumen strategis dalam peningkatan mutu pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik di era transformasi pendidikan… dikan modern. Fokus kajian diarahkan pada konsep, tujuan, ruang lingkup, langkah-langkah, prinsip, serta tantangan evaluasi kurikulum PAI melalui pendekatan systematic qualitative review berbasis analisis literatur internasional dan dokumen kurikulum. Data dianalisis menggunakan thematic content analysis untuk mengidentifikasi pola konseptual dan temuan empiris terkait efektivitas penerapan model evaluasi Tyler, CIPP, dan taksonomi Bloom dalam konteks pendidikan agama. Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi kurikulum PAI harus dilaksanakan secara komprehensif meliputi tujuan, materi, pelaksana, proses pembelajaran, hasil belajar, serta dampak terhadap penguatan nilai religius dan karakter peserta didik. Evaluasi berbasis prinsip kesinambungan, objektivitas, komprehensivitas, dan akuntabilitas serta berlandaskan nilai Islam terbukti mampu menghadirkan proses pembelajaran agama yang lebih bermakna dan transformatif. Penelitian juga menemukan bahwa tantangan utama evaluasi kurikulum PAI mencakup keterbatasan kompetensi profesional guru, keterbatasan waktu, heterogenitas karakter peserta didik, dan pengaruh budaya digital, yang menegaskan perlunya reformasi evaluasi berbasis data serta inovasi metodologis. Secara keseluruhan, penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem evaluasi kurikulum yang adaptif, reflektif, dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam dan mencetak generasi berakhlak mulia di tengah dinamika perkembangan global.