Search Articles & Publications

Showing 6 articles found for "Fermentasi"

Mengembangkan Pengetahuan Dan Motorik Individu Berkebutuhan Khusus: Experiental Learning Dalam Edukasi Pembuatan Ecoenzym

Reskiani Mas Bakar, Kurniati Zainuddin, Aliyah Hidayah Madjid, Nabila Ramdahani Imran, Ni Made Kausalya Devi Utami
Abstract: Permasalahan lingkungan yang paling banyak terjadi setiap wilayah di Indonesia adalah jumlah sampah yang menumpuk. Sehingga perlu ditanamkan ilmu pengenai pengolahan sampah bagi setiap orang, terlebih bagi orang tua yang… memiliki anak istimewa seperti individu dengan kebutuhan khusus yang umumnya masih kurang dalam pengetahuan mengolah limbah. Tujuan dari edukasi yaitu dapat meningkatkan pengetahuan melestarikan lingkungan dan melatih kemampuan motorik IBK dengan edukasi pembuatan ecoenzym dari limbah buah. Ecoenzym adalah cairan yang bersifat ramah lingkungan, pembuatan ecoenzym melalui proses fermentasi dari limbah kulit buah. Metode yang digunakan dalam edukasi ini yaitu Experiential learning. Metode ini merupakan model pembelajaran dimana, proses pembentukan pengetahuan terjadi melalui pengalaman. Selain itu, digunakan flashcard sebagai alat peraga untuk memudahkan IBK dalam proses pembentukan pengetahuan melalui pengalaman. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui keefektifan program kerja dari proyek kemanusiaan komunitas Pelipur dalam memberikan pelatihan keterampilan untuk pemberdayaan individu berkebutuhan khusus. Pelaksanaan pelatihan dilakukan di Sentra Wirajaya, Makassar bekerjasama dengan mitra Koads serta FORKESI (Forum Keluarga Spesial Indonesia). Pelatihan ini mendapatkan antusiasme dan partisipasi aktif partisipan dalam pembuatan ecoenzym, keefektifan pelatihan dilihat dari hasil yang menunjukkan jika IBK mampu berkontribusi besar untuk menambah pengetahuan pengolahan limbah dan perkembangan motorik yang baik. Edukasi ini diharapkan menjadi usaha pelestarian lingkungan bagi IBK apabila mampu diberdayakan dengan baik.

Penerapan Pakan Alternatif Ternak Unggas Azolla mycrophilla Dengan Metode Fermentasi Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Argamulya Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau

Triasih, Dyah, Nurliani Erni
Abstract: Argo Mulyo adalah salah satu desa di kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah, Indonesia. Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah merupakan desa yang memiliki luas wilayah 7.632,39… ilayah 7.632,39 km².. Dari total luas wilayah tersebut,merupakan tegalan atau kebun yang sebagian besar ditanami kelapa sawit dan sayuran. Dengan luasnya tegalan atau kebun yang dimiliki oleh masyarakat sekitar banyak masyarakat yang memelihara unggas berupa ayam petelur sebagai mata pencarian disamping berkebun. Besarnya potensi unggas yang dihasilkan berdampak sama pengeluaran biaya pakan yang dikeluarkan oleh karena diperlukan pakan alternatif untuk mensiasatinya. Prospek penerapan inovasi dalam pakan alternatif untuk ternak unggas di desa Argamulya kabupaten Lamandau diharapkan mampu mengurangi faktor kendala keuangan peternak unggas dalam pembelian pakan kosentrat. Pakan alternatif dengan menggunakan fermentasi Azolla microphylla diharapkan dapat meningkatkan produktivitas ternak unggas sehingga didapatkan hasil daging dan telur yang berkualitas tinggi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam 2 sesi. Pada sesi pertama pemateri memfokuskan pada pemberian informasi mengenai Azolla microphylla, manfaatnya dan cara pembuatan pakan alternatif. Sesi berikutnya, fokus pada praktek pengaplikasian terhadap ayam petelur. Akhir kegiatan di dalam ruang adalah tanya jawab. Sementara untuk kegiatan di luar ruangan sesudah pelaksanaan praktik penerapan pakan alternatif pada ayam petelur. Dengan adanya pakan alternatif Azolla microphylla  menjadikan masyarakat dapat melakukan penghematan akan pakan yang digunakan tanpa mengurangi kualitas.

Optimalisasi Teknologi Pakan Lokal Dengan Pengolahan Jerami Jagung Di Desa Klambir Lima Kebun

Sari, Dini Julia, Setyaningrum, Sri, warisman, Warisman
Abstract: Abstract : Klambir Lima Kebun Village has excellent potential in the form of availability of agricultural land and livestock, as a center for beef cattle development, large amounts of agricultural waste such as corn straw… w and the majority of the community work as plantation employees, farming and raising livestock. The abundant corn straw in the village of Klambir Lima Kebun can be stored and used when there is a shortage of green fodder, such as a long dry season. To maintain the stability of animal feed, it is necessary to optimize local feed technology by processing fermented corn straw and silage which aims to determine the potential of fermented corn straw and silage which can be used as ruminant animal feed and to determine the capacity of livestock from the potential of fermented corn straw and silage in village of Klambir lima Kebun, Hamparan Perak, Deli Serdang. The implementation method used in this community service is a training method which will then be followed by discussions and hands-on practice on the manufacture of fermented corn straw and silage as well as direct feeding of fermented corn straw and silage to livestock. The results of the activity show that the village of Klambir Lima Kebun has the potential to produce ruminant feed based on local agricultural waste, namely corn straw. Keywords: corn straw; fermentation; silage; feed; livestock  Abstrak : Desa Klambir Lima Kebun memiliki potensi unggulan berupa tersedianya lahan pertanian dan peternakan, sebagai sentra pengembangan ternak sapi potong, banyaknya limbah pertanian contohnya jerami jagung dan mayoritas masyarakat bekerja sebagai karyawan perkebunan, bertani dan beternak. Jerami jagung yang melimpah di desa Klambir Lima Kebun dapat disimpan kemudian digunakan pada saat kekurangan pakan penghijauan seperti musim kemarau panjang.  Untuk menjaga kestabilan pakan ternak dibutukan optimalisasi teknologi pakan lokal dengan pengolahan jerami jagung fermentasi dan silase yang bertujuan   untuk mengetahui potensi dari jerami jagung fermentasi dan silase yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak ruminasia dan mengetahui kapasitas tampung ternak dari potensi jerami jagung fermentasi dan silase di desa Klambir lima Kebun, Hamparan Perak, Deli Serdang. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode pelatihan yang selanjutnya akan dilanjutkan dengan diskusi serta praktek langsung tentang pembuatan jerami jagung fermentasi dan silase serta pemberian langsung jerami jagung fermentasi dan silase pada ternak. Hasil kegiatan diketahui bahwa desa Klambir Lima Kebun sangat berpotensi menghasilkan pakan ternak ruminansia berbasis limbah lokal pertanianya yaitu jerami jagung. Kata kunci: fermentasi; jerami jagung; pakan; silase; ternak.

Analisis Perbandingan Nilai Ekspor Sesuai Komoditas Biji Cokelat Pada Semester Awal Dan Semester Akhir Tahun 2023 Di Indonesia

Denda Agustiar, Galuh Nurseptiani, Pramuditha Dwi Azzahra, Siti Rimatullah, Yesi Wulania, Reka Ramadhan
Abstract: Sebagai salah satu produsen  biji cokelat terbesar di dunia, nilai ekspor Indonesia dapat berfluktuasi sepanjang tahun 2023.  Memahami pola perdagangan ini penting untuk mengembangkan strategi yang efektif.  Penelitian ini… n ini bertujuan untuk membandingkan nilai ekspor biji cokelat Indonesia berdasarkan bahan baku pada semester awal dan semester akhir di tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode perbandingan dengan populasi seluruh eksportir biji cokelat di Indonesia. Sampel dipilih secara acak dengan mempertimbangkan proporsi jenis komoditas. Data ekspor diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI). Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan komparatif.  Nilai ekspor biji cokelat  Indonesia menunjukkan peningkatan untuk semua jenis komoditas pada semester akhir 2023 dibandingkan semester awal 2023, kecuali kakao bubuk. Peningkatan paling signifikan terlihat pada  biji coklat fermentasi dan kakao massa. Penelitian ini memberikan informasi terkini mengenai tren nilai ekspor kakao Indonesia berdasarkan bahan baku dalam jangka waktu singkat. Hal ini sebagian besar belum dijelajahi dan bermanfaat bagi mereka yang terlibat. Penelitian ini merekomendasikan diversifikasi  dan peningkatan kualitas produk biji cokelat untuk meningkatkan daya saing di pasar internasional.

Pendampingan Petani Dalam Memanfaatkan Limbah Cucian Air Beras Menjadi Pupuk Organik Cair (POC)

Khoiriyah, Muhammad Agung Bahrudin, Ahmad Nur Holik, Ahmad Gufron, Muther Rosidi, Misbahul Hasan, Fefriya Wanda Nuraini, Siti Choiriyah, Yeni Safitri, Nur Aisah Romadhoni, Dinda Wati, Faridatul Jannah, Elok Pramuhita, Halena Laili Fitria, Sely Kurniasih Putri
Abstract: Artikel ini menyajikan bagaimana pendampingan terhadap kelompok tani dalam memanfaatkan limbah rumah tangga seperti air cucian beras sebagai bahan untuk pembuatan pupuk cair (POC). Air cucian beras atau air leri mengandung… ng vitamin seperti niacin, riboflavin, piridoksin da thiamin, serta mineral seperti Ca, Mg dan Fe yang diperlukan untuk pertumbuhan jamur. Dimana penggunaan limbah air cucian beras sangat efektif untuk penyuburan tanaman karena bahan-bahannya yang sangat mudah didapatkan dan tergolong murah. Salah satu diadakan pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai kegunaan limbah air cucian beras menjadi Pupuk Organik Cair (POC) kepada kelompok tani desa Suren Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. Cara pembuatan pupuk organik cair pertama siapkan limbah cucian air beras, E4, dan tets tebu, dan juga jerigen sebagai tempat pembuatan pupuk berlangsung. Selanjutnya campurkan dulu limbah cucian beras tersebut dengan molase, kemudian campurkan dengan E4 lalu di masukkan ke dalam jerigen dan diamkan selama dua minggu untukt di fermentasikan. Adapun tujuan lainnya dalam proses pembuatan pupuk organik cair ini yaitu, diharapkan dapat mengurangi sampah organik rumah tangga. Kemudian metode yang digunakan dalam melakukan pengabdian masyarakat ini yaitu memberikan suatu penyuluhan atau sosialisasi dan juga bentuk praktik untuk pembuatan pupuk organik cair.   

Pengaruh Lactobacillus sp. Dan Streptococcus sp. Dalam Pembuatan Yogurt

Reny Guspratiwi
Abstract: Yoghurt merupakan produk fermentasi dari susu yang berbentuk semi solid. Proses fermentasi susu menjadi yogurt membutuhkan bantuan mikroorganisme, yaitu bakteri asam laktat. Penelitian ini menggunakan biakan murni Lactobacillus… acillus sp., Steptococcus sp., dan campuran keduanya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan yogurt yang dihasilkan oleh masing-masing biakan murni dan campuran kedua bakteri tersebut. Hasil pengamatan menunjukkan yogurt dari Streptococcus tidak terlalu kental, berwarna putih susu dengan lapisan bening kekuningan di bagian permukaan, rasa asam dan tidak enak, berbau seperti yogurt, tidak terdapat endapan, dan pH 5. Yogurt yang dihasilkan dari Lactobacillus, yakni yogurt tidak kental, berwarna putih susu dengan lapisan bening kekuningan di bagian permukaan, rasa seperti susu basi dan tidak enak, berbau asam menyengat, terdapat endapan, dan pH 5. Yogurt dengan mikroorganisme campuran didapat yogurt yang cukup kental, berwarna putih susu dengan lapisan bening kekuningan di bagian permukaan, rasa lebih asam dari yogurt Streptococcus namun lebih enak, berbau agak asam, tidak terdapat endapan, serta pH 5   Kata Kunci : Yogurt, Fermentasi, Lactobacillus sp., Streptococcus sp.