Search Articles & Publications

Showing 6 articles found for "Ishlah"

IMPLEMENTATION OF RESTORATIVE JUSTICE IN RESOLVING FAMILY CONFLICTS FROM THE PERSPECTIVE OF ISLAMIC FAMILY LAW

Subrata, Tedy, Hikmatullah, Hikmatullah
Abstract: This study aims to analyze the urgency and mechanisms of implementing Restorative Justice in resolving family conflicts from the perspective of Islamic Family Law. Amid the high rates of divorce and domestic violence, formal… rmal litigation approaches often fail to repair fractured relationships among family members. This research employed a qualitative method with a normative juridical approach. Data were collected through literature studies of Islamic legal texts, Indonesian statutory regulations, and related literature on Restorative Justice. The findings indicate that the concept of Restorative Justice has strong relevance to the principle of Ishlah (reconciliation) in Islamic Family Law. Unlike the retributive approach, which focuses on punishment, Restorative Justice prioritizes relationship recovery, forgiveness, and collective welfare. In practice, instruments such as mediation in Religious Courts and the role of Hakam (peace mediators) represent clear manifestations of these restorative values. The study concludes that integrating Restorative Justice into the family law system is not only effective in reducing divorce rates but also capable of preserving the psychological well-being of family members, especially children. The academic contribution of this study lies in providing a theoretical foundation for the development of positive law in Indonesia to become more accommodative toward non-litigation dispute resolution based on religious values and local wisdom. The researcher recommends strengthening technical mediation regulations so that they do not merely become procedural formalities in court.

Penerapan Media Pop Up Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas II Sekolah Dasar Menggunakan Model Pembelajaran CTL

Fadilatul Inayah, Sugiro, Rasilah
Abstract: Media memiliki sifat nyata atau adanya fisik nyata yang dapat terlihat dan dapat merangsang peserta didik untuk belajar bahkan menunjukan keberhasilan dalam kegiatan proses pembelajaran untuk membangkitkan semangat belajar… ar siswa, media yang saya gunakan yakni media pop up book atau buku berdimensi, dan media ini akan dipadukan dengan model pembelajaran  CTL yang akan diterapkan di kelas II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media pop up dengan menggunakan model pembelajaran CTL pada mata pelajaran tematik dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dan untuk mengetahui Respon siswa terhadap media dan model tersebut. Penelitian ini menggunakan penerapan tindakan kelas (PTK). Materi pembelajaran pada tema 5 pengalamanku, subtema 3 pengalamanku di tempat bermain, dilakukan di SDIT AL-Ishlah Sudimampir.

Kesadaran Tanggung Jawab Mahasiswa Dalam Organisasi Menurut Teori Hirarki Kebutuhan Abraham Maslow Perspektif Bimbingan Dan Konseling

Amaladini, Muhammad Ishlah, Roikhatul Jannah, Moh. Wifaqul Idaini
Abstract: Penelitian ini mengkaji kesadaran tanggung jawab mahasiswa dalam organisasi Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) di Kampus IBN Tegal berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Penelitian juga menganalisis faktor-faktor… ktor yang memengaruhi kesadaran tersebut serta peran bimbingan dan konseling dalam meningkatkannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada anggota DEMA, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran tanggung jawab mahasiswa sangat dipengaruhi oleh pemenuhan kebutuhan dasar menurut Maslow, mulai dari fisiologis hingga aktualisasi diri. Mahasiswa yang kebutuhannya terpenuhi cenderung lebih aktif dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas organisasi. Faktor-faktor yang memengaruhi antara lain lingkungan organisasi, sistem manajemen, komunikasi antaranggota, serta dukungan layanan bimbingan dan konseling. Layanan ini membantu mahasiswa mengenali potensi diri, meningkatkan motivasi, dan membentuk sikap tanggung jawab. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan ilmu bimbingan dan konseling di konteks organisasi mahasiswa, serta rekomendasi praktis bagi lembaga pendidikan untuk memperkuat program pembentukan karakter dan kepemimpinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar dan layanan konseling yang efektif.

Pemberdayaan Ekonomi Melalui Usaha Air Masak: Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Ishlah

Leni Dwi Artanti, Abdul Rois Al Qudus, Dimas Brajamusti, Chindy Ayu Fransisca, Syah Resa Pahlevi Putra Nasih
Abstract: Ekonomi kepesantrenan merupakan konsep ekonomi berbasis pesantren yang berperan dalam pembangunan ekonomi masyarakat sekitar. Pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi… nomi melalui berbagai aktivitas usaha seperti koperasi, perdagangan, dan industri kreatif. Model ekonomi kepesantrenan bertujuan untuk menciptakan kemandirian ekonomi bagi santri serta komunitas pesantren, sekaligus mengurangi ketergantungan pada sumber pendanaan eksternal. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana pesantren dapat menjadi pusat pemberdayaan ekonomi dengan mengoptimalkan potensi yang ada. Metode penelitian yang digunakan mencakup studi literatur dan analisis empiris dari berbagai kasus pesantren yang telah berhasil menerapkan model ekonomi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi kepesantrenan memiliki dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat, dengan menciptakan lapangan kerja serta mendukung pengembangan ekonomi lokal. Implementasi model ini diharapkan dapat terus dikembangkan agar semakin banyak pesantren yang mampu berkontribusi secara signifikan terhadap perekonomian nasional.

Ijtihad Proses Upaya Menjawab Problematika Hukum Islam

Herlina, Muammar Bakry, Abdul Wahid Haddade
Abstract: Ijtihad merupakan metode penting dalam kajian hukum Islam yang berfungsi sebagai proses analitis untuk menjawab permasalahan hukum kontemporer yang tidak tercakup dalam teks-teks Al-Qur’an dan Sunnah secara langsung. Kajian… ajian ini menekankan pentingnya ijtihad dalam konteks perkembangan sosial dan teknologi yang memunculkan isu-isu baru, seperti keadilan sosial dan hak asasi manusia. Ulama menggunakan pendekatan-pendekatan ijtihad, seperti ijtihad bayani, ta’lili, dan istishlahi, untuk menafsirkan dan menerapkan prinsip-prinsip hukum Islam secara relevan. Artikel ini menjelaskan pentingnya kompetensi seorang mujtahid dan metode yang digunakan dalam ijtihad untuk mencapai keputusan hukum yang adil dan bermakna. Kajian ini juga menggarisbawahi bahwa ijtihad bukan hanya sebagai alat untuk pemecahan masalah hukum, tetapi juga sebagai upaya menyelaraskan nilai-nilai Islam dengan dinamika sosial modern.

Maximizing Strategies For Developing Business In The Digital Transformation Era

Avita, Dewi Nur, Aditya, Rengga, Fakhrudin, Andre, Tohir, Nurul Ishlah, Anshori, Mochammad Isa
Abstract: Kemajuan teknologi di era digital telah membawa transformasi yang pesat terutama di segala aspek kehidupan. Selain itu, para pengelola atau manager perusahaan yang bergerak di sektor tradisional harus menyikapi perkembangan… gan transformasi digital bisnis  dengan  melakukan perubahan terkait operasional kerja dan budaya supaya mereka mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi digital. Oleh karena itu, pengusaha harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan  teknologi secara strategis untuk memperoleh keuntungan yang maksimal. Dengan melakukan penelitian menggunakan platform digital, para pelaku bisnis harus mulai beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan menggunakan transformasi digital sebagai batu loncatan untuk mentransformasikan bisnis, budaya, dan organisasinya guna memenuhi kebutuhan pasar yang terus berubah. Selain itu, transformasi digital juga menawarkan peluang baru untuk mengembangkan  model bisnis inovatif dengan menggunakan teknologi digital seperti kecerdasan buatan, big data, Internet of Things dan platform digital yang dapat menciptakan nilai tambah bagi pelanggan,  Pintu inovasi terbaik bisa terbuka, koperasi yang optimal dan dapat mengembangkan pasar yang lebih luas. Diharapkan generasi muda  dapat memanfaatkan adanya perkembangan teknologi tersebut dengan baik dan benar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam berbagai kegiatan usaha