Search Articles & Publications

Showing 37 articles found for "Hita"

ANALISIS RISIKO STUNTING PADA BALITA PASCA BENCANA BANJIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEURAH DUA, KABUPATEN PIDIE JAYA

Mulia, Nur, Nurdin, Ambia, Ellianufara, Ellianufara
Abstract: StuntingImerupakanIkondisiIgagalItumbuhIpadaIbalitaIyang ditandaiIdengan tinggiIbadan menurutIumurIkurang dari -2 standarIdeviasiIberdasarkanIstandar World Health Organization (WHO). KondisiIiniIdisebabkanIolehIkekuranganIgiziIkronisIdanIinfeksiIberulang,… nIgiziIkronisIdanIinfeksiIberulang, terutama pada 1.000 hariIpertamaIkehidupan. BencanaIbanjirIberpotensiImeningkatkanIrisikoIstunting melaluiIterbatasnyaIaksesIairIbersih,IsanitasiIyangIburuk, terganggunyaIketahananIpangan rumahItangga, sertaIterbatasnya akses layanan kesehatan. Penelitian iniIbertujuan menganalisis hubunganIdampak bencanaIbanjir denganIpeningkatan risiko stunting pada balita di WilayahIKerja PuskesmasIMeurah Dua KabupatenIPidie Jaya. Penelitian menggunakanImetodeIkuantitatifIdenganIdesain analitikIdan pendekatanIcross-sectional. sempelIpadaIpenelitianIiniIsebanyak 92 balita. VariabelIdependenIadalahIkejadianIstunting, sedangkanIvariabelIindependenImeliputiIketidaktersediaanIair bersih, kondisiIjamban tidak layak, ketahananIpanganIrumahItanggaIyangIburuk, danIaksesIlayanan kesehatan yang buruk. Analisis dataImenggunakanIuji Chi-Square. HasilIpenelitianImenunjukkanIadanya hubungan yangIsignifikanIantaraIketidaktersediaanIair bersih (p = 0.000; OR = 34,417; 95% CI: 9,996–118,496), kondisiIjambanItidak layak (p = 0.000; OR = 81,125; 95% CI: 31,060–1056,217), ketahanan pangan rumah tangga yang buruk (p = 0.000; OR = 69,000; 95% CI: 17,017–279,779), serta akses layanan kesehatan yang buruk (p = 0.004; OR = 4,538; 95% CI: 1,532–13,442) dengan risiko stunting pada balita setelah kejadian banjir. Diharapkan kepada pihak puskesmas agar memperkuat upaya promotif dan preventif melalui penyuluhan tentang sanitasi, penggunaan air bersih, pemenuhan gizi seimbang, serta pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita secara berkala.

The Effect of Intellectual Capital on Financial Performance in Indonesian Banking: Evidence From The Vaic Model

Virnindhita, Amelia, Sulistyowati, Erna
Abstract: This study aims to examine the effect of intellectual capital on the financial performance of banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2022–2024 period. Intellectual capital is measured using… using the Value Added Intellectual Coefficient (VAIC) model, which consists of Value Added Capital Employed (VACA), Value Added Human Capital (VAHU), and Structural Capital Value Added (STVA), while financial performance is proxied by Return on Assets (ROA). This study employs a quantitative approach using secondary data obtained from the annual reports and financial statements of 40 banking companies, resulting in 120 observations. Panel data regression analysis is used, with the Fixed Effect Model (FEM) selected based on the results of the Chow test and Hausman test. The results indicate that VACA has no significant effect on ROA, whereas VAHU and STVA have a positive and significant effect on ROA. In addition, VACA, VAHU, and STVA simultaneously affect financial performance. These findings suggest that human capital and structural capital efficiency are more closely associated with financial performance than capital employed efficiency. The study provides empirical evidence regarding the role of intellectual capital in supporting the financial performance of banking companies

The Effect Of Work Skills, Work Discipline, And Work Motivation On Employee Performance With The Moderation Of The Reward Scheme at PT. Tjiwi Kimia Paper Factory, Tbk

Pranata, Ramandhita Dwi, Wardhana, Ery Tri Djatmika Rudijanto Wahyu, Pratikto, Heri
Abstract: This study aims to analyze the influence of work skills, work discipline, and work motivation on employee performance with a reward scheme as a moderation variable in BU17 employees of PT. Tjiwi Chemical Paper Factory, Tbk.… bk. The research uses an explanatory quantitative approach using the Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) method. The research population amounted to 379 employees with a sample of 192 respondents selected using purposive sampling techniques. Data collection was carried out through a questionnaire based on the Likert scale and analyzed using SmartPLS 3.0. The results of the study show that work skills, work discipline, and work motivation have a positive and significant effect on employee performance. In addition, reward schemes have been shown to be able to moderate the relationship between job skills, work discipline, and work motivation to employee performance significantly. These findings suggest that rewards not only serve as a form of organizational reward, but also as a work behavior reinforcer that is able to increase the effectiveness of individual contributions to performance achievement. This research provides theoretical implications in the development of the human resource management literature based on reinforcement theory and human capital theory, as well as practical implications for companies in designing a fair, transparent, and performance-based reward system to increase organizational productivity and effectiveness.

MAKNA SIMBOLIK WARNA PAKAIAN IMAM DALAM LITURGI GEREJA KATOLIK KAJIAN SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE

Mendonca, Oktaviana Orleans, Berek, Adrianus, Seran, Agustinus
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna simbol warna pakaian para imam dalam liturgi Gereja Katolik dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce, yang meliputi tiga unsur utama, yaitu ikon, indeks,… , dan simbol. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Lokasi penelitian dilakukan di Gereja Katolik Paroki Santa Maria Fatima Betun, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna-warna liturgi seperti putih, kuning/emas, merah, hijau, ungu, merah muda, dan hitam memiliki makna simbolik yang mendalam dan tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetis, tetapi juga sebagai media komunikasi teologis dan spiritual. Dalam perspektif ikon, warna memiliki kemiripan visual dengan makna yang diwakilinya, seperti putih yang melambangkan kemurnian dan kebangkitan. Dalam perspektif indeks, warna menunjukkan hubungan langsung dengan konteks liturgi tertentu, seperti ungu yang menandakan masa pertobatan. Sementara itu, dalam perspektif simbol, makna warna dibentuk melalui tradisi dan kesepakatan Gereja, seperti merah yang melambangkan pengorbanan dan Roh Kudus. Dengan demikian, warna pakaian liturgi para imam merupakan sistem tanda yang kompleks dan multidimensional yang mengandung nilai teologis, historis, dan spiritual. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan semiotika Peirce efektif dalam mengungkap makna simbolik dalam praktik keagamaan, khususnya dalam liturgi Gereja Katolik.

SOSIALISASI SUNAT SEALER UNTUK MENINGKATKAN KENYAMANAN DAN KEAMANAN SIRKUMSISI ANAK DI KLINIK YS

Yadi Putra, Mansuriza, Irma Andriani, Zalfanabira, Rahmi Tsania
Abstract: Sunat atau sirkumsisi merupakan prosedur medis yang umum dilakukan pada anak laki-laki di Aceh dan umumnya di Indonesia atas dasar religious, budaya dan kesehatan. Seiring perkembangan teknologi medis, metode sunat semakin… in berkembang kearah yang lebih canggih atau modern untuk memberikan kenyamanan dan keamanan, salah satu metode modern yang menjadi pilihan adalah penggunaan sunat sealer (lem medis) sebagai peganti metode jahitan. Namun, pemahaman masyarakat mengenai metode ini masih terbatas sehingga dilakukan pengabdian masyarakat mengenai metode ini di klinik YS. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan sosialiasi dan penerapan sunat sealer sebagai alternative sunat modern guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan sirkumsisi anak di Klinik YS Aceh Besar. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan pada orang tua, pelaksanaan sunat sealer, kejadian komplikasi dan kepuasan orang tua. Hasil pengabdian menunjukan pengetahuan meningkatan dan kenyamanan anak sangat nyaman. Kesimpulan sunat sealer dapat direkomendasikan sebagai alternative sunat modern yang aman dan nyaman bagi anak.

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI LAVANDA ATELIER SUKABUMI

Fadillah, Elfani, Indah Soewarna, Desshita, Wulandari, Rosanna
Abstract: Riset ini  bertujuan guna menguak dampak kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen Lavanda Atelier Sukabumi, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatannya ialah kuantitatif dengan desain asosiatif,… siatif, melibatkan 64 responden yang dipilih lewat teknik random sampling. Data primer dikumpulkan lewat kuesioner daring dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil risetnya kualitas produk dan kualitas pelayanan secara individual berpengaruh baik dan luarbiasa pada kepuasan konsumen. Secara simultan, kedua variabel tersebut juga terbukti berkontribusi luarbiasa, dengan kualitas produk menjadi faktor dominan. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi produk berkualitas dan pelayanan optimal merupakan strategi penting untuk meningkatkan kepuasan konsumen secara berkelanjutan dalam industri fashion lokal.  

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK FASHION MUSLIM PRIA

Kresna Rustiyana, Kresna Rustiyana, Fauzan, Abiyyu M, Wulandari, Rosanna
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan brand image terhadap keputusan pembelian produk fashion muslim pria di Kota Sukabumi. Latar belakang penelitian didasari oleh meningkatnya permintaan… an terhadap fashion muslim pria serta tingginya persaingan di industri yang menuntut produsen untuk menawarkan produk berkualitas dan membangun citra merek yang kuat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear berganda, melibatkan 103 responden yang pernah membeli produk fashion muslim pria. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan diuji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk dan brand image berpengaruh positif serta signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap keputusan pembelian. Kualitas produk, khususnya dari aspek ketahanan bahan, presisi jahitan, dan kenyamanan, terbukti menjadi faktor penting yang memengaruhi minat beli konsumen. Sementara itu, brand image memberikan pengaruh paling dominan, menunjukkan bahwa citra merek yang kuat mampu meningkatkan kepercayaan, loyalitas, dan kecenderungan konsumen untuk melakukan pembelian. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi peningkatan kualitas dan penguatan citra merek guna memenangkan persaingan di industri fashion muslim pria.

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA WOODEN LACING DALAM MENINGKATKAN LINE AWARENESS PADA KEMAMPUAN MENULIS ANAK TUNAGRAHITA

Ash-shaffa Mahaputri Santoso, Toni Yudha Pratama, Sayidatul Maslahah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan media wooden lacing dalam meningkatkan line awareness pada kemampuan menulis anak tunagrahita di Yayasan Amani Insan Mandiri Kabupaten Serang. Jenis penelitian… litian dari penelitian ini adalah eksperimen dengan Single Subject Research (SSR) dengan desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan desain A-B-A dengan rentang sesi yaitu basenilne 1 (A1) sebanyak 4 kali sesi, intervensi (B) sebanyak 8 kali sesi, dan baseline 2 (A2) sebanyak 4 kali sesi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan di tampilkan melalui grafik garis. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penggunaan media wooden lacing dapat meningkatkan line awareness pada kemampuan menulis anak dengan hasil yang diperoleh pada fase baseline 1 (A1) nilai rata-rata yang diperoleh yaitu sebesar 33%. Fase intervensi (B) nilai rata-rata yang diperoleh meningkat menjadi 86% sedangkan pada fase baseline 2 (A2) nilai rata-rata yang diperoleh yaitu sebesar 66%. Hasil data yang di peroleh selama melakukan penelitian dengan rentang baseline 1 (A1) sebanyak 4 kali sesi, intervensi (B) sebanyak 8 kali sesi, dan baseline 2 (A2) sebanyak 4 kali sesi menunjukkan hasil yang memuaskan dimana penerapan media wooden lacing dapat mempengaruhi subjek dalam meningkatkan line awareness pada kemampuan menulis anak tunagrahita.

SYNERGY OF PANCASILA AND POLITICS ON ECOLOGICAL CIVIC EDUCATION IN PUAY VILLAGE, PAPUA PROVINCE

Ode Jamal, Ade Sopyan Hadi, Mashita, Maya, Nesliani Paotonan, Barrang, Grand, Refas, Melianan Refasi
Abstract: In Indonesia, various disasters frequently occur, and in many cases, they are not solely caused by natural factors, but also by irresponsible human behavior and activities regarding the environment. These disasters include… de floods caused by illegal logging and indiscriminate waste disposal that clog waterways; forest fires often caused by land clearing by burning; and river pollution caused by untreated household and industrial waste. These conditions demonstrate that human behavior plays a significant role in exacerbating environmental damage and increasing the risk of disasters in various regions of Indonesia. The purpose of this study is to show data regarding the Synergy of Pancasila and Politics on Ecological Citizenship Education in Puay Village, Papua Province. The research method used in this study is a qualitative approach, while the type of research used is a case study. The results of this study show data that efforts to protect the environment which is part of the ecological citizenship carried out by the Puay Village community are by planting trees, cleaning the banks of Lake Sentani in Puay Village when commemorating the entry of the Gospel in Puay Village, and introducing the nature around Lake Sentani to students of SDN 5 Puay Village. The conclusion of this study is that the Puay Village community has contributed to protecting nature, especially the environment around Lake Sentani, which is the lifeblood of the Puay Village community.

PSYCHOLOGICAL MECHANISMS BEHIND THE ACCEPTANCE OF DEEPFAKE-BASED HUMOR AND DIGITAL HARASSMENT

Kurrota Aini, Vidya Nindhita, Hapsari Puspita Rini
Abstract: The objective of this study was to examine how deepfake-based humor becomes socially acceptable despite its potential to function as digital harassment. This study focused on psychological mechanisms that explain audience… e tolerance and normalization of harmful, identity-based humorous content in online environments. This study used a scoping review design to map and synthesize existing research across psychology, media studies, and cyberpsychology. The sources were identified through searches in major academic databases and were selected based on their relevance to deepfake technology, digital humor, online harassment, and psychological processes such as moral disengagement, online disinhibition, empathy reduction, and social norm reinforcement. The results indicate that acceptance of deepfake-based humor is commonly supported by four interrelated mechanisms, namely normalization through participatory digital culture, psychological distancing that weakens empathy, moral ambiguity created by humorous framing, and reduced accountability through diffusion of responsibility in online spaces. In addition, the literature conceptualizes deepfake humor as a hybrid phenomenon situated between remix-based entertainment and identity-targeting harm, shaped by platform visibility and engagement dynamics. This review highlights that deepfake-based humor may be tolerated not because it is harmless, but because it is routinely framed as “just a joke,” making its harm easier to minimize and socially overlook. Therefore, this study emphasizes the need for more direct empirical research and stronger interventions to prevent deepfake-based humor from becoming a normalized form of digital harassment in increasingly synthetic digital environments.