Search Articles & Publications

Showing 66 articles found for "Pont"

PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI MELALUI AKTIVITAS PEMBELAJARAN DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 2

Tania, Agustina, Ayuningtyas, Tatia
Abstract: Abstract: This study describes the social-emotional development of early childhood children as revealed through direct classroom observation. A qualitative descriptive design with a non-participant observation technique… was applied at Aisyiyah Bustanul Athfal 2 Kindergarten, covering the school-arrival routine, morning exercise, in-class instruction, independent task completion, and outdoor free play. Data were gathered through field notes and photographic records, then processed using the Miles and Huberman interactive model, namely data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. Findings indicate that most children displayed favorable social-emotional indicators, including ease of adjusting to the school setting, adherence to simple rules, turn-taking, cooperative behavior, sharing, and confident spontaneous communication with teachers and classmates. A child with special needs who was also observed relied mainly on nonverbal cues—gestures and physical proximity—to express needs and affection, showing that limited verbal communication did not prevent meaningful social engagement. These results imply that ordinary classroom routines, even without deliberate design, function as authentic contexts for social-emotional learning for both typically developing children and children with special needs, underscoring the need for teachers' inclusive sensitivity throughout everyday classroom practice. Keywords: Social-Emotional Development; Early Childhood; Learning; Inclusive Education.   Abstrak: Penelitian ini mengungkap perkembangan sosial emosional anak usia dini yang tergambar melalui observasi langsung di ruang kelas. Rancangan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi nonpartisipan diterapkan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 2, yang mencakup rutinitas kedatangan, senam pagi, pembelajaran di kelas, penyelesaian tugas mandiri, hingga bermain bebas saat istirahat. Data dihimpun melalui catatan lapangan dan dokumentasi foto, kemudian diolah menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yakni reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi. Temuan memperlihatkan bahwa mayoritas anak menunjukkan indikator sosial emosional yang baik, antara lain kemudahan menyesuaikan diri dengan suasana sekolah, kepatuhan pada aturan sederhana, kemampuan bergantian, perilaku kooperatif, berbagi, serta komunikasi spontan yang percaya diri dengan guru maupun teman sekelas. Seorang anak berkebutuhan khusus yang turut diamati lebih banyak mengandalkan isyarat nonverbal seperti gestur tubuh dan kedekatan fisik untuk menyampaikan kebutuhan dan kasih sayangnya, yang memperlihatkan bahwa keterbatasan komunikasi verbal tidak menghambat keterlibatan sosial yang bermakna. Hasil ini mengindikasikan bahwa rutinitas kelas sehari-hari, sekalipun tidak dirancang secara khusus, berfungsi sebagai konteks autentik bagi pembelajaran sosial emosional baik untuk anak dengan perkembangan tipikal maupun anak berkebutuhan khusus, sehingga menegaskan perlunya kepekaan inklusif guru dalam setiap praktik pembelajaran sehari-hari. Kata kunci: Perkembangan Sosial Emosional; Anak Usia Dini; Pembelajaran; Pendidikan Inklusif.

PENGARUH LIVE STREAMING DAN FLASH SALE TERHADAP PEMBELIAN IMPULSIF KONSUMEN SHOPPING TIKTOK DI SERDANG BEDAGAI

Sudaryanto, Sudaryanto, Khairullah, Fikri, Hartanto, Bobby, Rusmewahni, Rusmewahni
Abstract: Abstract: This study aims to examine the effect of live streaming and flash sales on impulsive buying behavior among TikTok Shop consumers in Serdang Bedagai Regency, specifically in Sei Rampah and Tebing Tinggi sub-districts.… ricts. A quantitative approach with a causal associative design was used. The sample of this study consisted of 100 active TikTok Shop consumers selected through purposive sampling. Data analysis was conducted using Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS software. The measurement model (outer model) evaluation results showed that all indicators were valid and reliable with a loading factor > 0.70 and Composite Reliability > 0.70. The structural model (inner model) testing results indicated that live streaming had a positive and significant effect on impulsive buying with a t-statistic value of 2.282 (p=0.023). Flash sales also had a positive and significant effect on impulsive buying with a t-statistic value of 9.136 (p=0.000). The R-square value of 0.633 indicated that the two independent variables were able to explain 63.3% of the variance in impulsive buying. In conclusion, the interactivity of live streaming and the urgency of flash sales effectively encourage spontaneous purchasing decisions among consumers. Keywords: live streaming; flash sale; impulsive buying; tiktok shop.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh live streaming dan flash sale terhadap perilaku pembelian impulsif konsumen TikTok Shop di Kabupaten Serdang Bedagai, khususnya di Kecamatan Sei Rampah dan Tebing Tinggi. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan desain asosiatif kausal. Sampel penelitian ini berjumlah 100 responden konsumen aktif TikTok Shop yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS. Hasil evaluasi model pengukuran (outer model) menunjukkan bahwa semua indikator valid dan reliabel dengan nilai loading factor > 0,70 dan Composite Reliability > 0,70. Hasil pengujian model struktural (inner model) menunjukkan bahwa live streaming berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif dengan nilai t-statistik sebesar 2,282 (p=0,023). Flash sale juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif dengan nilai t-statistik sebesar 9,136 (p=0,000). Nilai R-square sebesar 0,633 mengindikasikan bahwa kedua variabel independen tersebut mampu menjelaskan 63,3% varians pada pembelian impulsif. Kesimpulannya, interaktivitas live streaming dan urgensi flash sale secara efektif mendorong keputusan pembelian spontan pada konsumen. Kata kunci: live streaming; flash sale; pembelian impulsif; tiktok shop.

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATA PELAJARAN SEJARAH DI SMA BUDI OETOMO PONTIANAK

Jannah, Miftahul, Sukino, Pujo
Abstract: Abstract: This study aims to describe in a complete and comprehensive manner the implementation of character education in the history subject of interest at SMA Boedi Oetomo Pontianak. The research method used is descriptive… tive with a qualitative approach. The research techniques used are direct communication techniques, indirect communication and documentation. The research tools are observation guides, interview guides and learning documents. The results of this study include: 1) learning planning that includes students' character values, especially in history learning by teachers has been carried out well and according to expectations can be seen from the preparation of teaching modules that are in accordance with the applicable curriculum and teachers who always refer to the teaching modules made. 2) History learning is one of the alternatives used by SMA Budi Oetomo Pontianak teachers to instill character values in students, history subjects provide students with an overview of having a character attitude. The character values instilled in students are: 1) Religious, 2) Discipline, 3) Tolerance, 4) Nationalism, 5) Love of the Motherland, 6) Responsibility. 7) Caring for Others. 8) Not Destroying Nature. 9) Independence. 3) Factors hindering teachers from instilling character values in students can be seen in the students' sometimes inability to connect when asked, perhaps due to a small number or some students being somewhat slow thinkers. However, generally speaking, teachers do not face many obstacles. This is due to the small number of students, the fact that most of the students live with other people, making them easy to manage, and their good character. Keywords: Character Education, History Lessons Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara utuh dan menyeluruh tentang implementasi pendidikan karakter pada mata pelajaran sejarah peminatan di SMA Boedi Oetomo Pontianak. Metode penelitian yang digunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. teknik penelitian yang digunakan teknik komunikasi langsung, komunikasi tidak langsung dan dokumentasi. Alat penelitian panduan observasi, panduan wawancara dan dokumen pembelajaran. Hasil penelitian ini antara lain: 1) perencanaan pembelajaran yang memuat nilai-nilai karakter siswa khususnya pada pembelajaran sejarah oleh guru sudah dilakukan perencanaan yang baik dan sesuai harapan dapat dilihat dari penyusunan modul ajar yang seseuai dengan kurikulum yang berlaku serta guru yang selalu berpedoman pada modul ajar yang dibuat. 2) Pembelajaran sejarah merupakan salah satu alternatif yang digunakan guru SMA Budi Oetomo Pontianak untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik, mata pelajaran sejarah memberikan siswa gambaran untuk memiliki sikap yang berkarakter. Nilai- nilai karakter yang ditanamkan pada siswa yaitu : 1).Religius, 2).Disiplin, 3).Toleransi, 4).Semangat Nasionalisme, 5).Cinta Tanah Air, 6).Tanggung Jawab. 7) Peduli Sesama. 8).Tidak Merusak Alam. 9).Mandiri. 3) faktor penghambat guru dalam menanamkan nilai-nilai karakter siswa dapat dilihat dari siswa-siswa kadang kurang nyambung jika disuruh, karena ada yang mungkin sebagian kecil atau beberapa siswa yang agak lambat dalam berfikir. Namun secara garis besar tidak banyak kendala yang dihadapi guru, hal ini karena jumlah siswa yang sedikit, siswa yang rata-rata tinggal dengan orang lain sehingga mudah di atur siswanya dan mereka juga memiliki karakter yang baik Kata Kunci : Pendidikan Karakter Pelajaran Sejarah

PENGEMBANGAN PEDOMAN KULIAH KERJA LAPANGAN (KKL) BERBASIS KONTEKSTUAL DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH

Juniardi, Karel, Marjito, Emusti Rivasintha
Abstract: Abstract: This research aims to develop contextual-based Field Work Lecture (KKL) guidelines for students in the History Education Study Program at Universitas PGRI Pontianak. The main problem encountered in previous KKL… implementations was the lack of guidelines tailored to local contextual needs, particularly in the application of learning based on the local environment and socio-cultural context. This research employed a Research and Development (R&D) method with a modified Borg & Gall development model consisting of six stages: needs analysis, planning, initial product development, limited trials, product revision, and field trials. The results indicate that these contextual-based KKL guidelines effectively improve students' ability to identify local potential, design KKL activities appropriate to the local socio-cultural context, and strengthen their reflective and collaborative skills. Expert validation indicated a "very feasible" rating with an average score of 91%, while field test results demonstrated a significant increase in students' understanding of contextual learning concepts. Therefore, these guidelines are suitable for use as the official reference for KKL implementation within the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas PGRI Pontianak.   Keywords: KKL, contextual learning, guidelines, R&D, history education   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pedoman Kuliah Kerja Lapangan (KKL) berbasis kontekstual bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Pontianak. Permasalahan utama yang dihadapi dalam pelaksanaan KKL sebelumnya adalah belum adanya pedoman yang menyesuaikan dengan kebutuhan kontekstual daerah, terutama dalam penerapan pembelajaran berbasis lingkungan dan sosial budaya lokal. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg & Gall yang dimodifikasi menjadi enam tahap, yaitu: analisis kebutuhan, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba terbatas, revisi produk, dan uji coba lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedoman KKL berbasis kontekstual ini efektif meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi potensi lokal, merancang kegiatan KKL sesuai konteks sosial-budaya daerah, serta memperkuat keterampilan reflektif dan kolaboratif mahasiswa. Validasi ahli menunjukkan kategori “sangat layak” dengan skor rata-rata 91%, sedangkan hasil uji lapangan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman mahasiswa terhadap konsep pembelajaran kontekstual. Dengan demikian, pedoman ini layak diterapkan sebagai acuan resmi pelaksanaan KKL di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Pontianak.   Kata kunci: KKL, pembelajaran kontekstual, pedoman, R&D, pendidikan sejarah

PENGARUH CITRA SEKOLAH DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN ORANG TUA MEMILIH SEKOLAH DENGAN WORD OF MOUTH (WOM) SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA SMP BRUDER PONTIANAK

Syamsiar, Benus, Pradiani, Theresia, Handarini, Dany Moenindyah
Abstract: Abstract: This study aims to analyze the influence of school image (brand image) and service quality on parents’ decision to choose a school, with word of mouth (WOM) as an intervening variable, in the context of SMP Bruder… SMP Bruder Pontianak as an educational institution for their children. The background of this research is a positive phenomenon: despite the growing number of private schools in Pontianak City, each offering various strengths, SMP Bruder Pontianak continues to gain the trust of parents in enrolling their children at the institution. The school consistently meets its target of admitting seven classes annually. Based on preliminary interviews during the student admission process (PPDB) and field observations prior to the study, three main factors emerged as key considerations for parents: school image (brand image), service quality, and word of mouth as an intervening factor.This research adopts a quantitative method with a survey approach, involving 157 randomly selected parents of seventh-grade students. The data were analyzed using regression techniques to test the relationships between independent variables (school image and service quality), the dependent variable (parents’ decision to choose the school), and the intervening variable (word of mouth), with data processing conducted through SPSS 27.The results reveal that school image (brand image) significantly influences word of mouth, but does not directly affect the decision-making process. Service quality, on the other hand, has a positive and significant effect both on word of mouth and on the decision to choose the school. These findings suggest important implications for SMP Bruder Pontianak: to enhance its school image so it becomes a more decisive factor in parents’ school selection, and to optimize service quality to ensure that all stakeholders—especially parents—receive standardized, high-quality services. Additionally, word of mouth serves as a mediating influence through interactions among parents, friends, family members, and others.   Keywords: School Image, Brand Image, Service Quality, Word Of Mouth, Decision-                 Making In School Selection   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh citra sekolah (brand image), kualitas pelayanan, terhadap keputusan orang tua memilih sekolah dengan WOM sebagai intervening pada SMP Bruder Pontianak sebagai sebuah Lembaga Pendidikan bagi anak-anak mereka. Penelitian ini memiliki latar belakang atau fenomena objek yang positif dimana dengan banyaknya jumlah sekolah swasta di Kota Pontianak dengan berbagai keunggulan masing-masing, namun SMP Bruder Pontianak tetap mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk menyekolahkan anaknya pada lembaga ini. Target penerimaan sebanyak tujuh kelas selalu terpenuhi. Berdasarkan hasil wawancara sederhana pada saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan hasil pengamatan dilapangan dan pra penelitian dilakukan, didapatkan ada tiga faktor yang menjadi pertimbangan bagi orang tua yaitu citra sekolah (brand image), kualitas pelayanan, dan word of mouth sebagai intervening. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei yang melibatkan 157 orang tua kelas tujuh dengan teknik acak (random). Data analisis menggunakan regresi untuk menguji hubungan antar variabel bebas (citra sekolah dan kualitas pelayanan) dengan variabel terikat (keputusan orang tua memilih sekolah) dan word of mouth (intervening) dengan pengolahan data menggunakan SPSS 27. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Citra Sekolah (brand image) memiliki pengaruh signifikan terhadap word of mouth. Kualitas pelayanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap word of mouth dan terhadap keputusan memilih sekolah. Citra sekolah memiliki pengaruh namun tidak signifikan terhadap keputusan memilih sekolah. Temuan ini memunculkan implikasi bagi SMP Bruder Pontianak untuk meningkatkan citra sekolah agar citra sekolah mampu menjadi salah satu faktor keputusan bagi orang tua memilih sekolah, selain itu memaksimalkan kualitas pelayanan agar semua warga sekolah atau orang tua mendapatkan pelayanan standar yang diberikan. Selain itu Word of Mouth telah berperan sebagai mediasi antar orang tua, teman, keluarga dan orang lain.   Kata Kunci: Citra Sekolah, Brand Image, Kualitas Pelayanan, Word Of Mouth,                      Keputusan Memilih

THE EFFECT OF USING IMPROMTPU SPEAKING TECHNIQUE ON STUDENTS’ ENGLISH-SPEAKING ABILITY

Khofifatulamni, Khofifatulamni, Eliwarti, Eliwarti, Syarfi, Muhammad
Abstract: Abstract: This study aims to determine whether impromptu speaking affects students' English-speaking ability in the 2024–2025 school year at MAN 2 Kuantan Singingi. This quasi-experimental study employed a quantitative… ative methodology and a pre-experiment, one group pretest, and post-test research design. Oral dialogue in a single scenario was the instrument used to gather the data, and SPSS 27 was used for analysis. The study's sample consisted of 40 11th generation students, while the population consists of all Pare Arabic and English Course students at MAN 2 Kuantan Singingi. According to the results, the experimental class's average pretest and posttest scores increased by 21 points. In contrast, the average student's score only rose 18 points above the pretest score in the controlled class, which employed traditional methods. Furthermore, the independent sample t-test result was 0.009, which is less than the alpha value of 0.05. The study's findings suggest that students' English-speaking skills improved as a result of impromptu speaking.   Keyword: Impromptu speaking, English-speaking, English teaching   Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan apakah berbicara dadakan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah berbicara spontan memengaruhi kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa pada tahun ajaran 2024–2025 di MAN 2 Kuantan Singingi. Penelitian kuasi-eksperimental ini menggunakan metodologi kuantitatif dan desain penelitian pra-eksperimen, satu kelompok, pra-tes, dan pasca-tes. Dialog lisan dalam satu skenario adalah instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data, dan SPSS 27 digunakan untuk analisis. Sampel penelitian terdiri dari 40 siswa generasi ke-11, sedangkan populasi terdiri dari semua siswa Kursus Bahasa Arab dan Bahasa Inggris Pare di MAN 2 Kuantan Singingi. Menurut hasil, skor pretest dan posttest rata-rata kelas eksperimen meningkat sebesar 21 poin. Sebaliknya, skor rata-rata siswa hanya naik 18 poin di atas skor pretest di kelas kontrol, yang menggunakan metode tradisional. Lebih jauh, hasil uji t sampel independen adalah 0,009, yang lebih kecil dari nilai alfa 0,05. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa meningkat sebagai hasil dari berbicara spontan.   Kata kunci: Berbicara spontan, berbicara bahasa Inggris, pengajaran bahasa Inggris

BATASAN RESUSITASI JANTUNG PARU (RJP) BEDASARKAN PERMENKES NO 37 TAHUN 2014 TENTANG PENENTUAN KEMATIAN DAN PEMAMFAATAN ORGAN DONOR

Alvis, Ricko, Iriansyah, Iriansyah, Azmi, Bahrun
Abstract: Abstract: The act of refusing to do CPR is known as DNR (Do Not Resucitate). This often overlaps with euthanasia. In many countries, there are still many doubts about performing CPR on patients. So we need a limit and legal… gal certainty in conducting CPR. This study uses normative legal methods. From the results of the study, it was found that the appropriate Indonesian law regarding Termination of Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) in the Law of the Republic of Indonesia Number 36 of 2009 concerning Health in Article 5 Junto of the Minister of Health Number 37 of 2014 Article 14 paragraph (5) In the process of discontinuing CPR there are indications things that need to be considered include if the patient has not given a stable response, the pupil is maximally dilated, there is no spontaneous response after CPR for 15 - 30 minutes, the electrocardiogram (ECG) is flat, and if the patient has a DNR order. Approval or rejection of the medical action needs to be stated in a written form. The order not to do CPR issued by this patient is irrefutable, this includes the refusal of medical action which is protected by law as one of the patient's rights. Keywords: Cardiopulmonary Resuscitation; DNR; Euthanasia   Abstrak: Tindakan menolak dilakukannya RJP dikenal dengan istilah DNR (Do Not Resucitate). Hal ini sering tumpang tindih dengan euthanasia. Di berbagai negara pun masih banyak keraguan dalam melakukan RJP pada pasien. Sehingga diperlukan suatu batasan dan kepastian hukum dalam melakukan RJP. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif. Dari hasil penelitian didapatkan Hukum Indonesia yang sesuai tentang hal Penghentian Resusitasi Jantung Paru (RJP) dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009 Tentang Kesehatan pada Pasal 5 Junto Permenkes Nomor 37 tahun 2014 Pasal 14 ayat (5) Pada proses penghentian RJP terdapat indikasi yang perlu diperhatikan diantaranya yaitu jika penderita sudah tidak memberikan respon yang stabil, pupil mengalami dilatasi maksimal, tidak ada respon spontan setelah RJP selama 15 - 30 menit, gambaran elektro kardiografi (EKG) sudah flat, serta apabila pasien memiliki perintah DNR. Persetujuan ataupun penolakan terhadap tindakan kedokteran tersebut perlu dituangkan dalam suatu form tertulis. Perintah untuk tidak dilakukannya RJP yang dikeluarkan oleh pasien ini sifatnya tidak terbantahkan, hal ini termasuk penolakan tindakan medis yang dalam undang-undang dilindungi sebagai salah satu hak pasien.  Kata Kunci: Resusitasi Jantung Paru; DNR; Euthanasia

OPTIMIZING SOCIAL ASSISTANCE PROGRAM PLANNING THROUGH THE SIKS-NG APPLICATION AT THE JENEPONTO REGENCY SOCIAL SERVICES OFFICE

Andi Sumarli
Abstract: This study aims to analyze strategies for optimizing social assistance program planning in Jeneponto Regency using the Next Generation Social Welfare Information System (SIKS-NG). Accurate and efficient planning is key to… o ensuring accurate targeting of social assistance beneficiaries, ensuring the program achieves its objectives and delivers optimal impact. Using SIKS-NG is expected to improve the accuracy of recipient data, accelerate the verification process, and facilitate social service field workers in proposing beneficiary families. This eliminates the need for in-person visits to the Social Service office. The research method used was a qualitative approach, analyzing responses from three informants: the Head of Service, Village Facilitator, SIKS-NG Operator, and Beneficiary Families. The results indicate that implementing the SIKS-NG application improves the accuracy of recipient data, accelerates the verification process, and facilitates monitoring of aid distribution. Furthermore, the application is easily accessible through https://siks.kemensos.go.id, thus supporting the overall program effectiveness.

ANALISIS RANTAI NILAI DAN IDENTIFIKASI TANTANGAN PRODUKSI PADA UMKM GARAM BERYODIUM STUDI KASUS UD SNIPER

Apriliana, Milda
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rantai nilai serta mengidentifikasi tantangan produksi yang dihadapi oleh UMKM garam beryodium UD SNIPER yang berlokasi di Kelurahan Pallengu, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto.… eponto. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, melibatkan observasi lapangan, wawancara mendalam, dan analisis dokumen terkait proses produksi dan pemasaran garam beryodium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi UD SNIPER masih didominasi oleh metode tradisional yang bergantung pada kondisi cuaca, sehingga memengaruhi konsistensi kualitas dan kuantitas produk. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan alat produksi, kurangnya tenaga kerja terampil, serta hambatan dalam akses pasar dan pembiayaan. Dampak dari tantangan tersebut adalah fluktuasi produksi dan risiko penurunan mutu garam beryodium. Penelitian ini merekomendasikan strategi berupa modernisasi alat produksi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, diversifikasi produk, serta penguatan jaringan pemasaran, termasuk pemanfaatan platform digital. Implementasi strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha UD SNIPER sebagai produsen garam beryodium yang memenuhi standar nasional.

Profitability Ratio Analysis to Measure Financial Performance at PT. Bank Sulselbar Makassar Main Branch

Kanna, Haeruni Rezky, Ruma, Zainal, Anwar, Sahabuddin, Romansyah, Nurman
Abstract: Financial performance plays an important role as a description of the company's ability to manage existing resources. Profitability ratios can be used as a tool to measure the company's financial performance in determining… ng the company's efficiency in managing assets to obtain the maximum level of profit. This study aims to determine the financial performance of PT Bank Sulselbar Makassar Main Branch in the 2018-2022 period. The variables of this study are profitability ratios and financial performance. The population and sample of this study were financial statements in the form of balance sheets and profit and loss from PT Bank Sulselbar Makassar Main Branch in 2018-2022. Data collection was carried out using documentation techniques. Data analysis was carried out using profitability ratios with the two pont system approach. The results of this study indicate that the ROA ratio level of PT Bank Sulselbar Makassar Main Branch for the period 2018-2022 is classified as very healthy and the ROE ratio level of PT Bank Sulselbar Makassar Main Branch for the period 2018-2022 is classified as healthy. This is influenced by fluctuations in net income.