Search Articles & Publications

Showing 2927 articles found for "Meningkat"

Workshop Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Teknologi AI Untuk Guru SD Swasta Islami Annur Air Joman Baru

Maulana, Cecep, Irianto, Irianto, Amin, Muhammad Amin, Wirjaya, Salsabila
Abstract: This workshop aimed to enhance teachers' competencies in integrating Artificial Intelligence (AI) technology into English language teaching practices. It began with a needs assessment survey to identify the challenges teachers… achers face in utilizing technology. The implementation methods included interactive training sessions, demonstrations of AI-based applications such as learning chatbots, and hands-on support in designing technology-based lesson plans.The workshop results showed that the pre-test score totaled 1,795, with an average score of 59.83. Following the training, a post-test was conducted to measure the improvement in teachers' understanding through the use of the chatbot application. The post-test score reached 2,520, with an average post-test score of 84.00, reflecting an increase of 30 points. This significant improvement highlighted the teachers' enhanced understanding and skills in using AI to create more dynamic, student-centered learning environments. Teachers expressed greater confidence in exploring innovative teaching methods that boost student motivation and participation. It is hoped that this training model can be adapted to other educational settings to support the sustainable integration of technology. Keywords: artificial intelligence; english language learning; primary school teachers; AI technology.   Abstrak: Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) ke dalam praktik pengajaran bahasa Inggris. Pelatihan dimulai dengan survei penilaian kebutuhan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru dalam memanfaatkan teknologi. Metode pelaksanaannya meliputi sesi pelatihan interaktif, demonstrasi aplikasi berbasis AI seperti chatbot pembelajaran, dan pendampingan langsung dalam merancang rencana pembelajaran berbasis teknologi. Hasil lokakarya menunjukkan bahwa skor pre-test mencapai 1.795, dengan skor rata-rata 59,83. Setelah pelatihan, dilakukan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman guru melalui penggunaan aplikasi chatbot. Skor post-test mencapai 2.520, dengan skor rata-rata post-test 84,00, yang mencerminkan peningkatan sebesar 30 poin. Peningkatan yang signifikan ini menyoroti peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menggunakan AI untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis dan berpusat pada siswa, dan para guru menyatakan kepercayaan diri yang lebih besar dalam mengeksplorasi metode pengajaran inovatif yang dapat meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa. Diharapkan model pelatihan ini dapat diadaptasi ke lingkungan pendidikan lainnya untuk mendukung integrasi teknologi yang berkelanjutan. Kata kunci: kecerdasan buatan; pembelajaran bahasa inggris; guru sekolah dasar; teknologi AI.

Transformasi Digital Dalam Pembukuan: Pelatihan Akuntansi Dengan Teknologi Modern

Andriani, Juwita, Wahyuningsih, Adityas, Indani, Farinza Tiara, Sulistyowati, Andita, Mufatichien, Hilmawan Arief
Abstract: The development of Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) in Indonesia plays a crucial role in the economy; however, many of them face challenges in managing their finances efficiently. One solution offered is financial… cial digitalization through the application of modern accounting technology, which can improve the accuracy and efficiency of financial record-keeping. This study aims to explore the impact of bookkeeping and accounting training with technology on UMKM in Sendangtirto Village, Berbah, Sleman. The methods used include identifying technology, interactive training, and evaluation and feedback to assess the effectiveness of the technology used. The training results show that the adoption of technology can accelerate financial management processes and improve the competitiveness of UMKM. The training had a significant positive impact, as seen from the data showing that the participants' answer accuracy level reached 81%, with an average completion time of 2.03 minutes, not only in technical aspects but also in enhancing understanding of the importance of accounting and more professional financial management. Thus, UMKM become more prepared to face the challenges of the digital economy and strengthen the sustainability of their businesses. Keywords: digital transformation; bookkeeping; accounting; modern technology; training   Abstrak: Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia memainkan peran penting dalam perekonomian, namun banyak di antaranya menghadapi tantangan dalam mengelola keuangan secara efisien. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah digitalisasi keuangan melalui penerapan teknologi akuntansi modern, yang dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi pencatatan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak pelatihan pembukuan dan akuntansi dengan teknologi pada UMKM di Kelurahan Sendangtirto, Berbah, SlemanMetode yang digunakan meliputi identifikasi teknologi, pelatihan interaktif, serta evaluasi dan umpan balik untuk menilai efektivitas penggunaan teknologi tersebut. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa adopsi teknologi dapat mempercepat proses pengelolaan keuangan dan meningkatkan daya saing UMKM. Pelatihan ini memberikan dampak positif yang signifikan dilihat dari data tingkat akurasi jawaban peserta mencapai 81% dengan rata-rata waktu penyelesaian 2,03 menit jadi tidak hanya dalam aspek teknis, tetapi juga dalam meningkatkan pemahaman tentang pentingnya akuntansi dan pengelolaan keuangan yang lebih profesional. Dengan demikian, UMKM menjadi lebih siap menghadapi tantangan ekonomi digital dan memperkuat keberlanjutan usaha mereka. Kata Kunci: transformasi digital; pembukuan; akuntansi; teknologi modern; pelatihan

Edukasi Keamanan Digital Untuk Melindungi Data Pribadi Pada Siswa MA Al Washliyah Kisaran

Sinuraya, Khairul Abdi, M, Yori Apridonal, Nurhasanah, Nurhasanah
Abstract: In the ever-evolving digital era, technological advancements have affected  various aspects of life, including data security. Personal data protection has been crucial, especially for students who actively use the internet… net and they are vulnerable to cyber threats. However, many students at MA Al Washliyah Kisaran are not fully aware of the digital security risks and the importance of their personal information protection. Therefore, an educational activity was conducted to enhance students’ understanding and skills in maintaining digital security. The methods used in this program were socializing and educating about digital threats such as phishing, data breaches, and social media security. This avticity aims to raise awareness and encourage responsible internet usage among students. Through this activity, students are expected to have better understanding of digital threats and the preventive measures needed to protect their personal data. Keywords: digital security; personal data protection; MA Al washliyah kisaran    Abstrak: Di era digital yang terus berkembang, kemajuan teknologi telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk keamanan data.  Perlindungan data pribadi menjadi sangat penting, terutama bagi siswa yang aktif menggunakan internet dan mudah terkena ancaman siber. Namun, banyak siswa di MA Al Washliyah Kisaran yang belum sepenuhnya menyadari risiko keamanan digital serta pentingnya melindungi informasi pribadi mereka. Oleh karena itu, kegiatan edukasi ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menjaga keamanan digital. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi dan edukasi mengenai berbagai ancaman digital seperi phishing, kebocoran data, dan keamanan media sosial. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta mendorong penggunaan internet secara bijak di kalangan siswa. Dengan adanya kegiatan ini, siswa diharapkan dapat lebih memahami potensi ancaman digital serta menerapkan langkah-langkah pencegahan yang diperlukan untuk melindungi data pribadi mereka. Kata kunci: keamanan digital; perlindungan data pribadi; MA Al washliyah kisaran

Sosialisasi Dalam Mendorong Penggunaan Barang Ramah Lingkungan di SDN 12 Sesetan

Andistan, Ignacia Betrya, Laksmi P, Kadek Wulandari
Abstract: Community service through real work lectures (KKN) is a form of student contribution in overcoming problems in the community. This service aims to increase the awareness of elementary school students on the importance of… using environmentally friendly goods as a form of effort to preserve the environment where students do not understand the use of environmentally friendly goods. Socialization is carried out through an educational approach involving presentations, interactive discussions, and practical activities such as the introduction of alternative eco-friendly goods. The target of this activity is grade 6 students at SD Negeri 12 Sesetan. The results of the activity showed that students were able to understand the concept of using environmentally friendly goods and were able to apply them by bringing their own drinking bottles and using cloth shopping bags. This activity is able to have a positive impact on increasing students' understanding of the importance of maintaining an environment from an early age.      Keywords: eco-friendly goods; Socialization; Environmental Awareness; Elementary School Students; Plastic Waste   Abstrak: Pengabdian kepada masyatarat melalui kuliah kerja nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mengatasi permasalahan yang ada di masayarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa sekolah dasar terhadap pentingnya penggunaan barang ramah lingkungan sebagai bentuk upaya menjaga kelestarian lingkungan yang mana siswa belum paham penggunaan barang-barang yang ramah lingkungan. Sosialisasi dilakukan melalui pendekatan edukatif yang melibatkan presentasi, diskusi interaktif, dan kegiatan praktek seperti pengenalan alternatif barang ramah lingkungan. Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa/i kelas 6 di SD Negeri 12 Sesetan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa/i mampu memahami konsep penggunaan barang ramah lingkungan dan mampu menerapkannya dengan membawa botol minum sendiri dan menggunakan tas belanja kain. Kegiatan ini mampu memberi dampak positif terhadap peningkatan pemahaman siswa/i tentang pentingnya menjaga lingkugan sejak usia dini. Kata kunci: Barang Ramah Lingkungan; Sosialisasi; Sadar Lingkungan; Siswa SD; Sampah Plastik

Penyuluhan dan Pelatihan Pengolahan Makanan Bergizi Bagi Kader PKK RW 04 Kelurahan Badean

Ningsih, Indah Yulia, Hidayat, Mochammad Amrun, Suryaningsih, Ika Barokah, Kuswandi, Bambang
Abstract: The level of health significantly influences the quality of human resources. The family, being the most basic unit of society, has a significant impact on enhancing health outcomes. A mother is suitable for this role, as… she is responsible for caring for the entire family. Kader PKK (members of the Family Welfare Movement, a community-based women's organization in Indonesia) of RW 04 in Badean Village, Bondowoso District, Bondowoso Regency has an opportunity to enhance their potential through women's empowerment. The distribution of educational and economic levels among people in RW 04, Badean Subdistrict, is uneven, resulting in a disparity in their health status as well. This service activity focuses on empowering women through the implementation of the Participatory Rural Appraisal (PRA) method. The aim is to enhance the quality of community health by conducting counseling and training on preparing nutritious food using Moringa leaves, which are readily accessible to the population. This service activity has enhanced the knowledge and skills of Kader PKK of RW 04 in processing nutritious meals. They can also disseminate the knowledge they have acquired to mothers in their surroundings, thus improving the effectiveness of initiatives to empower women in the healthcare sector.      Keywords: Counseling and training; nutritious meals; kader PKK   Abstrak: Salah faktor yang berperan besar terhadap kualitas sumber daya manusia adalah tingkat kesehatan. Keluarga sebagai kelompok sosial terkecil dalam masyarakat memegang peran penting dalam perbaikan status kesehatan. Peran ini dapat dipegang oleh seorang ibu karena ibulah yang bertugas merawat seluruh keluarga. Salah satu kelompok yang berpeluang dikembangkan potensinya melalui pemberdayaan wanita adalah kader PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) RW 04 Kelurahan Badean Kecamatan Bondowoso Kabupaten Bondowoso. Tingkat pendidikan dan perekonomian warga di lingkungan RW 04 Kelurahan Badean tidak merata, sehingga status kesehatannya juga belum merata. Pada kegiatan pengabdian ini dilaksanakan upaya pemberdayaan perempuan menggunakan metode PRA (Participatory Rural Appraisal) berupa upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan makanan bergizi berbasis daun kelor yang mudah didapat di sekitar lingkungan warga. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini pengetahuan dan keterampilan kader PKK RW 04 mengenai pengolahan makanan bergizi menjadi meningkat. Para kader juga dapat menyampaikan ilmu yang diperolehnya kepada para ibu di lingkungannya, sehingga upaya pemberdayaan perempuan dalam bidang kesehatan menjadi lebih optimal. Kata kunci: Penyuluhan dan pelatihan; makanan bergizi; kader PKK

Penyuluhan Metode Pembayaran Digital Menggunakan QRIS di Sekolah Al Ma'shum

Yuma, Febby Madonna, Andrinata, Andrinata, Loebis, Iin Almeina, Yanti Sinurat, Asri Vivi, Fauziah, Rizky
Abstract: In today's digital era, information technology has influenced various aspects of life, including financial transaction methods. Digital payments are one practical solution to simplify transactions and reduce the use of cash.… ash. One of the increasingly popular digital payment methods in Indonesia is QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). QRIS is a QR code standard for digital payments that makes it easier for consumers and business actors to make transactions. However, there are still many Al Ma'shum High School teachers who do not fully understand and utilize this technology. Therefore, counseling is needed to improve the knowledge and skills of Al Ma'shum High School Teachers in using QRIS. The methods used in this activity are socialization, education and Q&A. Counseling on digital payment methods using QRIS is expected to increase the understanding and adoption of this technology for Al Ma'shum High School teachers. With this activity, it is hoped that Al Ma'shum High School teachers who have businesses can utilize QRIS optimally, so that financial transactions become more efficient and secure. Support from various parties is highly expected for the success of this activity. Keywords: teachers; digital payments; QRIS    Abstrak: Dalam era digital saat ini, teknologi informasi telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk metode transaksi keuangan. Pembayaran digital menjadi salah satu solusi praktis untuk mempermudah transaksi dan mengurangi penggunaan uang tunai. Salah satu metode pembayaran digital yang semakin populer di Indonesia adalah QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). QRIS merupakan standar QR code untuk pembayaran digital yang memudahkan konsumen dan pelaku usaha dalam melakukan transaksi. Namun, masih banyak guru-guru SMA Al Ma’shum yang belum sepenuhnya memahami dan memanfaatkan teknologi ini. Oleh karena itu, diperlukan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Guru-Guru SMA Al Ma’shum dalam menggunakan QRIS. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu sosialisasi, edukasi dan tanya jawab. Penyuluhan tentang metode pembayaran digital menggunakan QRIS diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan adopsi teknologi ini bagi guru-guru SMA Al Ma’shum. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan guru-guru SMA Al Ma’shum yang memiliki usaha dapat memanfaatkan QRIS secara maksimal, sehingga transaksi keuangan menjadi lebih efisien dan aman. Dukungan dari berbagai pihak sangat diharapkan untuk kesuksesan kegiatan ini. Kata Kunci : guru- guru; pembayaran digital; QRIS

Penerapan Media Pembelajaran Yolov4 Otomatis Pengenalan Jenis Komponen Elektronika di SMK Negeri 1 Tanjungbalai

Junaidi, Junaidi, Amin, Muhammad, Zulkhairani, Zulkhairani, Fitriayu, Suci
Abstract: The implementation of YOLOv4 technology in the image-processing-based learning system at SMK Negeri 2 Tanjungbalai aims to enhance students' understanding of various electronic components in the Audio-Video Engineering field.… ield. Currently, the learning process is still conducted manually, where teachers bring components such as resistors, capacitors, and other electronic parts. This method presents challenges in teaching the names of electronic components, as manual learning requires more time and students must recognize each component physically, one by one. Furthermore, students need to process resistor color codes and IC markings, which demand significant time and understanding. The YOLOv4 algorithm, known for its efficiency and accuracy, is utilized to detect and identify the type and value of components such as resistors, capacitors, transistors, and ICs automatically. This community service activity includes training, workshops, and the implementation of an image-processing-based application designed to assist students in a more interactive and efficient learning process. The results of this initiative indicate that the use of this technology positively impacts students' comprehension and improves the effectiveness of learning media in the school laboratory.  Keywords: YOLOv4; image processing; electronic components; learning media   Abstrak: Penerapan teknologi YOLOv4 dalam sistem pembelajaran berbasis image processing di SMK Negeri 2 Tanjungbalai bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam mengenali berbagai komponen elektronika di bidang Teknik Audio Video. Media pembelajaran yang dilakukan saat ini masih menggunakan secara manual dengan cara guru membeawa komponen seperti resistor, kapasitor dan komponen lainnya. Dengan cara ini terdapat masalah dalam media pembelajaran untuk pengenalan nama nama komponen elektronika. Masalah yang terjadi pembelajaran manual membutuhkan waktu yang lebih lama dan siswa harus mengenali satu per satu nama nama komponen secara fisik. Selanjutnya siswa membutuhkan proses membaca kode warna resistor marking IC membutuhkan waktu dan pemahaman yang sangat lama. Algoritma YOLOv4 yang dikenal efisien dan akurat digunakan untuk mendeteksi serta mengidentifikasi jenis dan nilai komponen seperti resistor, kapasitor, transistor, dan IC secara otomatis. Kegiatan pengabdian ini mencakup pelatihan, workshop, serta implementasi aplikasi berbasis image processing yang dirancang untuk membantu siswa dalam proses pembelajaran yang lebih interaktif dan efisien. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan teknologi ini memberikan dampak positif terhadap pemahaman siswa serta meningkatkan efektivitas media pembelajaran di laboratorium sekolah.  Kata kunci: YOLOv4; image processing; komponen elektronika; media pembelajaran

Menciptakan Collaborative Learning Guru dan Peserta Didik Melalui Aplikasi Padlet Pada Sekolah Menengah Atas Pekanbaru

Jollyta, Deny, Nasien, Dewi, Nora Marlim, Yulvia, Gustientiedina, Gustientiedina, Adiya, M. Hasmil, Mukhsin, Mukhsin, Rahmadian Yuliendi, Rangga, Kamal, Ahmad, Hajjah, Alyauma, Johan, Johan
Abstract: Collaborative Learning requires teachers and students to maintain an engaging learning environment at all times. Problems emerge when teachers, notably high school teachers in Pekanbaru, employ learning material that do… not support this. Teachers' creativity is pushed to constantly update how they present materials and evaluate students' knowledge in order to foster a collaborative and pleasurable learning environment. This community service project will help Pekanbaru high school instructors create collaborative and real-time learning tools. The Community Service Team employed an observation strategy to get a sense of learning at Santa Maria High School, which served as an example school. The proposed solution is technologically based, making use of the Padlet application. The Community Service Team offers training methods on smartphones and computers to help people grasp Padlet. The community effort resulted in a polished Padlet that teachers may use to study with students at any time. It is intended that studying using the Padlet application would boost teacher innovation and student learning results at Santa Maria High School, as well as high schools around Pekanbaru. Keywords: Teacher; padlet; collaborative learning; learners;SMA.   Abstrak: Pembelajaran Kolaboratif (Collaborative Learning) mengarahkan guru dan peserta didik dalam suasana belajar yang interaktif setiap saat. Permasalahan muncul pada saat media pembelajaran yang digunakan guru tidak mendukung hal tersebut, termasuk guru-guru Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pekanbaru. Kreativitas guru ditantang untuk selalu memperbaharui cara penyampaian materi, cara mengevaluasi pemahaman peserta didik hingga penilaian, demi terciptanya suasana belajar yang kolaboratif dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu guru SMA di Pekanbaru dalam mempersiapkan bahan pembelajaran yang kolaboratif dan real time. Tim Pengabdian melakukan metode observasi untuk mendapatkan gambaran pembelajaran melalui SMA Santa Maria yang dijadikan sebagai sekolah sampel. Metode yang diusulkan berbasis teknologi melalui pemanfaatan aplikasi Padlet. Untuk memudahkan pemahaman Padlet, Tim Pengabdian menggunakan metode pelatihan, baik melalui komputer maupun smartphone. Hasil pengabdian adalah Padlet jadi yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran bersama peserta didik setiap waktu. Diharapkan pembelajaran melalui aplikasi Padlet mampu meningkatkan kreativitas guru dan hasil belajar peserta didik SMA Santa Maria khususnya dan SMA di Pekanbaru umumnya. Kata kunci: guru; padlet; pembelajaran kolaboratif; peserta didik; SMA.

Counseling and Training to Improve The Level of Dental and Oral Health in Junior High School Taman Siswa Belawan Medan

Manja, Cek Dara, Nasution, Rini Octavia, Kartika, Dewi, Sitanggang, Maria NH
Abstract: SMP Taman Siswa Belawan Medan, North Sumatra, faces significant dental and oral health issues, particularly among students who suffer from cavities and periodontal problems. Additionally, anxiety about dental visits and… radiographic examinations further complicates efforts to improve oral health. This community service program aims to enhance knowledge and skills related to oral health through counseling, proper tooth-brushing training, and intra-oral radiographic examinations. The program was conducted in two phases: the first phase involved counseling and training, while the second phase focused on evaluation. The evaluation results indicated a significant increase in knowledge. In the pre-test, 28% of students had good knowledge, 56.67% had sufficient knowledge, and 15.33% had poor knowledge; following the intervention, 60% had good knowledge, 30.67% had sufficient knowledge, and 9.33% had poor knowledge. For teachers, the pre-test showed 52.94% with good knowledge, 47.06% with sufficient knowledge, and 0% with poor knowledge, which increased to 100% with good knowledge in the post-test. This program was effective in raising awareness and knowledge about oral hygiene, cavity prevention, and the importance of dental check-ups, which ultimately contributed to reducing the prevalence of dental problems among students and teachers, thereby improving overall oral health. Keywords: Counseling, Dental and Oral Health, Training    Abstrak: SMP Taman Siswa Belawan Medan, Sumatera Utara, menghadapi masalah kesehatan gigi dan mulut, terutama di kalangan siswa, yang banyak menderita gigi berlubang dan gangguan jaringan periodontal. Selain itu, kecemasan terhadap kunjungan ke dokter gigi dan pemeriksaan radiografi juga menjadi hambatan dalam upaya perbaikan kesehatan gigi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kesehatan gigi melalui penyuluhan, pelatihan cara menyikat gigi yang benar, serta pemeriksaan radiografi intra-oral. Program ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tahap pertama berupa penyuluhan dan pelatihan, sedangkan tahap kedua adalah evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan. Pada pretest, 28% siswa memiliki pengetahuan yang baik, 56.67% cukup, dan 15.33% kurang; sedangkan pada post-test, 60% memiliki pengetahuan baik, 30.67% cukup, dan 9.33% kurang. Pada guru, hasil pretest menunjukkan 52.94% memiliki pengetahuan baik, 47.06% cukup, dan 0% kurang, yang meningkat menjadi 100% pada post-test. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang kebersihan gigi dan mulut, pencegahan gigi berlubang, serta pentingnya pemeriksaan gigi, yang pada akhirnya dapat menurunkan prevalensi masalah gigi di kalangan siswa dan guru serta meningkatkan kesehatan gigi dan mulut secara keseluruhan.   Kata kunci: Kesehatan Gigi dan Mulut, Penyuluhan, Pelatihan

Sosialisasi Social Media Security Awareness Pada Warga Desa Cempaka Kab. Oku

Hardiyanti, Dinna Yunika, Putra, Pacu, Afrina, Mira, Seprina, Iin, Sevtiyuni, Putri Eka
Abstract: Awareness of social media security is very important today, especially due to the increasing number of online security threats that can affect user privacy and data security. Moreover, the condition of rural communities… is in dire need of knowledge to be wiser in using social media. This community service was carried out in Cempaka Village, Cempaka District, OKU Timur Regency, with the aim of increasing public understanding of cyber security. The methods used were education and socialization about cyber threats, the importance of maintaining password confidentiality, and personal data privacy. This activity involved the active participation of various levels of the Cempaka Village community. The results of this service showed a significant increase  understanding of social media secutty awareness. People became more aware of the risks of crime on social media and had better knowledge of how to protect themselves. Keywords: cempaka village; security awareness; social media; socialization    Abstrak:  Kesadaran akan keamanan media sosial sangat penting saat ini, terutama karena meningkatnya ancaman keamanan daring yang dapat memengaruhi privasi dan keamanan data pengguna. Apalagi kondisi masyarakat desa yang sangat membutuhkan pengetahuan agar lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur, dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keamanan siber. Metode yang digunakan adalah edukasi dan sosialisasi tentang ancaman siber, pentingnya menjaga kerahasiaan kata sandi, dan privasi data pribadi. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif dari berbagai lapisan masyarakat Desa Cempaka. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman masyarakat mengenai keamanan media sosial. Masyarakat menjadi lebih sadar akan risiko kejahatan di media sosial dan memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang cara melindungi diri mereka. Kata kunci: desa cempaka; security awareness; sosial media; sosialisasi