Search Articles & Publications

Showing 1285 articles found for "Finding"

Strategi Adaptif Dalam Meredakan Konflik Keluarga

Tendean, Jolf John, Sinaga, Janes, Nainggolan, Sarwedy, Sinambela, Juita Lusiana
Abstract: This study aims to analyze the role of adaptive strategies in reducing conflict in the family environment. Through a qualitative approach with case studies, researchers investigate how families deal with and overcome conflict… flict responsively and flexibly. These findings indicate that adaptive strategies, such as effective communication, healthy emotional management, respect for differences, and negotiation skills, have a crucial role in reducing family conflict. This strategy not only contributes to conflict resolution, but also to growth and emotional closeness among family members. The implications of this research provide insight into how families can address conflict challenges in a constructive way, promote harmonious relationships, and support collective growth.

Konsep Ijarah Bi Al-’Amal Dalam Hukum Islam Sebagai Dasar Perlindungan Upah Pekerja Dan Analisis Perbandingannya Dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan

Mulyanto, Miftahul Huda
Abstract: Upah merupakan hak dasar pekerja yang wajib dilindungi, baik dalam perspektif hukum positif maupun hukum Islam. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep ijarah bi al-’amal dalam hukum Islam sebagai landasan filosofis perlindungan… erlindungan upah pekerja, serta membandingkannya dengan pengaturan pengupahan dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual, dan pendekatan perbandingan hukum (comparative approach). Bahan hukum diperoleh melalui studi kepustakaan atas Al-Qur’an, hadis, kitab-kitab fikih muamalah, peraturan perundang-undangan, serta jurnal hukum mutakhir, yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep ijarah bi al-’amal menempatkan upah sebagai hak yang harus dipenuhi secara adil, proporsional, dan tepat waktu, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an Surah At-Talaq ayat 6, Surah Al-Qashash ayat 26-27, dan hadis riwayat Ibnu Majah. Prinsip tersebut memiliki keselarasan nilai dengan semangat Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja serta Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, meskipun keduanya berbeda pada aspek sumber otoritas, mekanisme penetapan upah minimum, dan bentuk sanksi. Penelitian ini merekomendasikan agar nilai-nilai ijarah bi al-’amal, khususnya prinsip maqashid syariah, diintegrasikan sebagai basis etik dalam pembaruan kebijakan pengupahan nasional, terutama untuk melindungi pekerja pada sektor informal dan ekonomi gig yang belum sepenuhnya terjangkau oleh regulasi ketenagakerjaan formal. Wages are a fundamental right of workers that must be protected, both from the perspective of positive law and Islamic law. This study aims to examine the concept of ijarah bi al-’amal in Islamic law as a philosophical foundation for wage protection, and to compare it with wage regulations under Indonesia’s Manpower Law. The results show that ijarah bi al-’amal positions wages as a right that must be fulfilled fairly, proportionally, and in a timely manner, as affirmed in the Quran Surah At-Talaq verse 6, Surah Al-Qashash verses 26-27, and the hadith narrated by Ibn Majah. This study employs a normative legal method with statutory, conceptual, and comparative approaches, examining legal materials from the Quran, hadith, classical fiqh literature, statutory regulations, and recent legal journals. The findings reveal that the principles of ijarah bi al-’amal align with the spirit of Law Number 13 of 2003 on Manpower as amended by Law Number 6 of 2023 on Job Creation and Government Regulation Number 36 of 2021 on Wages, although they differ in terms of the source of authority, minimum wage determination mechanisms, and forms of sanctions. This study recommends integrating the values of ijarah bi al-’amal, particularly maqashid syariah principles, as an ethical basis for reforming national wage policy, especially to protect informal and gig-economy workers not yet fully covered by formal labor regulations.

Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menentukan Sisi, Rusuk, Dan Titik Sudut Kubus Di SMP Kelas VIII

Suci Ramayanti Sugeng, Aidilla Fitria Sari Siregar, Annisa Jalwa Br Panjaitan, Cindy Syaharani, Amanda Raina Sartika, Elfira Rahmadani
Abstract: Penelitian ini mengkaji bentuk-bentuk kesalahan beserta faktor penyebabnya yang dialami siswa kelas VIII SMP ketika mengidentifikasi sisi, rusuk, dan titik sudut pada bangun kubus. Desain kualitatif deskriptif dipilih agar… ar respons siswa dapat ditelaah secara mendalam tanpa adanya perlakuan atau manipulasi terhadap variabel penelitian. Sebanyak 30 siswa kelas VIII dijadikan subjek melalui teknik purposive sampling, dan 6 di antaranya dipilih untuk sesi wawancara semi terstruktur yang mewakili tiga tingkat kemampuan akademik, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui tes diagnostik tertulis, wawancara yang direkam, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi metode untuk menjaga keterpercayaan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 46,67% siswa melakukan setidaknya satu kesalahan dalam mengidentifikasi sisi kubus, 63,33% siswa melakukan kesalahan terkait rusuk, dan 36,67% siswa mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi titik sudut secara tepat. Tiga kategori kesalahan yang dominan teridentifikasi, yaitu kesalahan konsep berupa kekeliruan mengidentifikasi unsur geometris, kesalahan visualisasi yang berkaitan dengan kesalahan membaca representasi tiga dimensi, dan kesalahan prosedural dalam menghitung komponen geometris secara sistematis. Faktor penyebab meliputi dimensi internal, terutama lemahnya pemahaman konsep dan rendahnya kemampuan penalaran spasial, serta dimensi eksternal seperti minimnya media pembelajaran dan dominasi strategi mengajar berbasis ceramah. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan pembelajaran geometri bangun ruang yang lebih eksploratif, konstruktivis, dan berbasis media di jenjang SMP. This study investigates the types and underlying causes of errors made by eighth-grade junior high school students when identifying the faces, edges, and vertices of a cube. A qualitative descriptive research design was employed to examine students' responses in depth without manipulating any research variables. Thirty students from the eighth grade were selected through purposive sampling, and six of them participated in semi-structured interview sessions representing three levels of academic ability: high, moderate, and low. Data were gathered using written diagnostic tests, audio-recorded interviews, and documentation. Analysis followed the interactive model proposed by Miles and Huberman, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing, with methodological triangulation applied to ensure the trustworthiness of findings. Results indicated that 46.67% of students committed at least one error in identifying cube faces, 63.33% made errors related to edges, and 36.67% had difficulty identifying vertices correctly. Three dominant error categories were identified: conceptual errors, visualization errors, and procedural errors. Causal factors encompassed internal dimensions, particularly weak conceptual understanding and limited spatial reasoning ability, and external dimensions, including insufficient instructional media and lecture-based teaching strategies.

Penerapan Metode Promethee Dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Kampus Terbaik Di Kabupaten Asahan

Maylani, Finki, Salsabila, Revina, Mangunsong, Siti Nuraida, Azzahra, Rani Kharisma
Abstract: Abstract: The development of information technology has brought significant transformation in the field of education, particularly in academic decision-making. This study aims to develop a Decision Support System (DSS) based… ased on the PROMETHEE method (Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation) to assist prospective students in objectively and systematically selecting the best university in Asahan Regency. The main issue addressed is the lack of integrated information regarding the strengths of each educational institution, as well as the absence of a recommendation system that considers various important criteria such as accreditation, facilities, tuition fees, achievements, and study programs. This research uses a quantitative approach with data collection techniques including observation, interviews, questionnaires, and documentation. The implementation results of the PROMETHEE method show that Royal University achieved the highest ranking, followed by Asahan University and STIKES As Syifa Kisaran. This method has proven effective in producing rational and transparent campus rankings based on multi-criteria preferences. The findings are expected to serve as a reference for prospective students and educational institutions in improving the quality and competitiveness of higher education in the Asahan region.       Keywords: decision support system promethea; campus selection; multi-criteria; asahan. Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah membawa transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengambilan keputusan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung keputusan (SPK) berbasis metode PROMETHEE (Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation) guna membantu calon mahasiswa dalam memilih kampus terbaik di Kabupaten Asahan secara objektif dan terstruktur. Permasalahan yang diangkat adalah kurangnya informasi terintegrasi mengenai keunggulan masing-masing institusi pendidikan serta belum tersedianya sistem rekomendasi yang mempertimbangkan berbagai kriteria penting seperti akreditasi, fasilitas, biaya pendidikan, prestasi, dan program studi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil implementasi metode PROMETHEE menunjukkan bahwa Universitas Royal memperoleh peringkat tertinggi diikuti oleh Universitas Asahan dan STIKES As Syifa Kisaran. Metode ini terbukti mampu menghasilkan peringkat kampus secara rasional dan transparan berdasarkan preferensi multikriteria. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi calon mahasiswa dan pihak institusi dalam meningkatkan kualitas dan daya saing perguruan tinggi di wilayah Asahan. Kata kunci: sistem pendukung keputusa; promethee; pemilihan kampus; multi kriteria; asahan

Pemanfaatan Teknologi Web Gis Untuk Monitoring Kasus Stunting Di Kabupaten Asahan

ABDILLAH RAMADHAN, Nurwati, Nurwati, Fitri Larasati, Mustika
Abstract: Abstract: The issue of stunting represents a significant obstacle in public health development efforts, particularly in the Asahan Regency area. Stunting not only affects children’s physical growth but also has implications… tions for intellectual capacity and productivity in the future. This study aims to develop an information system based on a Web Geographic Information System (Web GIS) to monitor the geographic distribution of stunting cases and assist the Asahan Regency Health Office in making data-driven policy decisions. The method applied in this research is a quantitative descriptive approach, encompassing the stages of problem identification, data collection, system requirements analysis, design, implementation, and system evaluation. The research findings show that the developed Web GIS platform successfully displays stunting data by district through interactive digital map representation, facilitates data input and updates by healthcare workers, and provides information accessible to the general public. The system is considered capable of improving the effectiveness and efficiency of stunting case monitoring, while also supporting information transparency and the planning of more targeted intervention programs. With the implementation of this Web GIS, stunting prevention efforts in Asahan Regency can be carried out in a more structured manner and based on accurate spatial data.             Keywords: stunting; geographic information system; monitoring; mapping; asahan regency Abstrak: Permasalahan stunting merupakan hambatan signifikan dalam upaya pengembangan kesehatan publik, terutama di wilayah Kabupaten Asahan. Stunting tidak hanya mempengaruhi aspek pertumbuhan jasmani anak, namun juga berimplikasi pada kemampuan intelektual dan daya produktif di masa mendatang. Studi ini memiliki tujuan untuk membangun sistem informasi yang berbasiskan Web Geographic Information System (Web GIS) dengan maksud memantau distribusi kasus stunting secara geografis dan memfasilitasi Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dalam proses pengambilan kebijakan yang berdasarkan data. Metode yang diterapkan dalam riset ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif, meliputi fase identifikasi permasalahan, koleksi data, kajian kebutuhan sistem, perancangan, penerapan, dan penilaian sistem. Temuan penelitian menunjukkan bahwa platform Web GIS yang dikembangkan berhasil menampilkan data stunting per kecamatan melalui representasi peta digital yang interaktif, memfasilitasi proses input dan pemutakhiran data oleh tenaga kesehatan, serta menyediakan informasi yang dapat diakses oleh khalayak umum. Sistem tersebut dianggap mampu meningkatkan keefektifan dan keefisienan dalam monitoring kasus stunting, sekaligus mendukung keterbukaan informasi dan perencanaan program intervensi yang lebih tepat sasaran. Dengan adanya implementasi Web GIS ini, langkah-langkah penanggulangan stunting di Kabupaten Asahan dapat dilaksanakan dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan berdasarkan data spasial yang tepat. Kata Kunci: stunting; sistem informasi geografis; monitoring; pemetaan; kabupaten asahan

MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING UNTUK ANALISIS PENYAKIT STUNTING PADA BALITA

Kateren, Futri, Agus, Raja Tama Andri, Santoso, Santoso
Abstract: Abstract: Stunting is a serious health issue in infants caused by chronic malnutrition during the first 1,000 days of life. This condition affects physical growth and cognitive development, which can impact the quality of… f human resources in the future. The city of Tanjungbalai still faces a high prevalence of stunting, requiring more effective prevention and treatment measures. However, limited access to experts poses a challenge for parents in obtaining adequate information and consultation services. This study aims to develop a web-based expert system capable of analyzing stunting symptoms in infants using the forward chaining method. This method works by tracing the facts provided by users to reach a conclusion about the likelihood of stunting. The system is expected to assist parents in identifying stunting risks and providing appropriate prevention and treatment recommendations. The system is developed using the PHP programming language and MySQL database. The research findings indicate that the expert system can analyze stunting symptoms quickly and accurately, making it an effective tool in supporting stunting prevention efforts.             Keywords: expert system; stunting; forward chaining; toddlers   Abstrak: Stunting merupakan masalah kesehatan serius pada balita yang terjadi akibat kekurangan gizi kronis selama 1000 hari pertama kehidupan. Kondisi ini berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak, yang dapat mempengaruhi kualitas sumber daya manusia di masa depan. Kota Tanjungbalai masih menghadapi angka prevalensi stunting yang cukup tinggi, sehingga diperlukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang lebih efektif. Namun, keterbatasan akses terhadap tenaga ahli menjadi hambatan bagi orang tua dalam memperoleh informasi dan layanan konsultasi yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pakar berbasis web yang mampu menganalisis gejala stunting pada balita menggunakan metode forward chaining. Metode ini bekerja dengan menelusuri fakta-fakta yang diberikan oleh pengguna untuk menghasilkan kesimpulan mengenai kemungkinan stunting. Sistem ini diharapkan dapat membantu orang tua dalam mengenali risiko stunting serta memberikan rekomendasi pencegahan dan penanganan yang sesuai. Sistem ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pakar yang dirancang mampu menganalisis gejala stunting secara cepat dan akurat, sehingga dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam mendukung upaya pencegahan stunting.   Kata kunci: sistem pakar; stunting; forward chaining; balita

TEKNIK COPRAS UNTUK EVALUASI KEPUASAN SISWA TERHADAP KINERJA GURU DI MAS ALWASHLIYAH PETATAL

Lestari, Eva, Rahmadani, Nurul, Lubis, Iin Almeina
Abstract: Abstract: Student satisfaction with teacher performance plays a crucial role in improving the quality of education. Teacher performance evaluation is necessary to understand how well teaching meets student expectations.… This study evaluates student satisfaction with teacher performance at MAS Alwashliyah Petatal using the COmplex PRoportional ASsessment (COPRAS) method, which effectively handles multi-criteria comparisons objectively. Data were collected through questionnaires completed by 66 out of 209 students (31.58% response rate), assessing 16 teachers based on four competency aspects: pedagogical, personality, social, and professional, with 12 sub-criteria. Despite the low participation rate, the data remained representative based on response distribution analysis. The results indicate that the COPRAS method accurately ranks teacher performance, with teacher Lia Novia, S.Pd achieving the highest satisfaction score (100%). These findings can be integrated into school policies, such as annual teacher evaluations and teacher development programs. The implementation of this evaluation system can also serve as a basis for designing teacher training that better aligns with student needs. Thus, the COPRAS method not only helps schools assess teacher performance more objectively but also supports more effective decision-making to enhance teaching quality and overall student satisfaction.             Keywords: COPRAS; evaluation; decision support system, student satisfaction; teacher performance  Abstrak: Kepuasan siswa terhadap kinerja guru berperan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Evaluasi kinerja guru diperlukan untuk memahami sejauh mana pengajaran memenuhi harapan siswa. Penelitian ini mengevaluasi tingkat kepuasan siswa terhadap kinerja guru di MAS Alwashliyah Petatal menggunakan metode COmplex PRoportional ASsessment (COPRAS), yang mampu menangani perbandingan multi-kriteria secara objektif. Data diperoleh dari kuesioner yang diisi oleh 66 dari 209 siswa (tingkat respons 31,58%), menilai 16 guru berdasarkan empat aspek kompetensi, yaitu pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional, dengan 12 sub-kriteria. Meskipun partisipasi rendah, data tetap representatif berdasarkan analisis distribusi jawaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode COPRAS memberikan pemeringkatan kinerja guru secara akurat, di mana guru Lia Novia, S.Pd memperoleh nilai kepuasan tertinggi (100%). Hasil ini dapat diintegrasikan dalam kebijakan sekolah, seperti evaluasi tahunan guru dan program pengembangan tenaga pendidik. Implementasi sistem evaluasi ini juga dapat digunakan sebagai dasar penyusunan pelatihan guru yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa. Dengan demikian, metode COPRAS tidak hanya membantu sekolah dalam menilai kinerja guru secara lebih objektif tetapi juga mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat untuk meningkatkan mutu pengajaran dan kepuasan siswa. Kata kunci: COPRAS; evaluasi; kepuasan siswa; kinerja guru; sistem pendukung keputusan

KOMPARASI PENDEKATAN SES DAN SMA UNTUK PREDIKSI HASIL PRODUKSI KELAPA SAWIT

Fahdrina, Jihan Aulia Putri, Anggraeni, Dewi, Santoso, Santoso
Abstract: Abstract: Palm oil is a key commodity that requires accurate production planning to support budget and operational efficiency. PT Buana Sawit Indah, a company managing palm oil plantations, faces challenges in forecasting… g future production, necessitating a computerized forecasting system. This study aims to develop a forecasting system using the Single Exponential Smoothing (SES) and Single Moving Average (SMA) methods to predict palm oil production. The results indicate that both methods are effective; however, SMA with a Moving Average (MA) of 5 provides the best forecasting results, with a MAD of 165,941.64, an MSE of 65,823,372,491.27, and an MAPE of 15.66%, categorized as "good" forecasting. Meanwhile, the SES method with α = 0.9 yields the lowest error compared to other alpha values, with a MAD of 154,586.25, an MSE of 33,192,818,696.83, and an MAPE of 16.91%, also classified as "good" forecasting. Based on these findings, the SMA method with MA 5 is recommended as it produces lower forecasting errors than the SES method. Therefore, this forecasting system can assist the company in planning palm oil production more accurately and efficiently, supporting better decision-making in the future.  Keywords: palm oil; forecasting; production; single exponential smoothing; single moving average   Abstrak: Kelapa sawit merupakan komoditas utama yang memerlukan perencanaan produksi yang akurat untuk mendukung efisiensi anggaran dan operasional. PT Buana Sawit Indah, salah satu perusahaan yang mengelola perkebunan kelapa sawit, sedang menghadapi kesulitan dalam memperkirakan hasil produksi di masa mendatang, sehingga diperlukan sistem peramalan berbasis komputer. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem peramalan menggunakan metode Single Exponential Smoothing (SES) dan Single Moving Average (SMA) untuk memprediksi produksi kelapa sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode cukup efektif, namun SMA dengan Moving Average (MA) 5 memberikan hasil peramalan terbaik dengan nilai MAD sebesar 165.941,64, MSE sebesar 65.823.372.491,27, dan MAPE sebesar 15,66%, yang dikategorikan sebagai peramalan “bagus.” Sementara itu, metode SES dengan α = 0,9 menunjukkan nilai kesalahan lebih rendah dibanding nilai alpha lain, dengan MAD sebesar 154.586,25, MSE sebesar 33.192.818.696,83, dan MAPE sebesar 16,91%, yang juga termasuk kategori peramalan “bagus.” Berdasarkan hasil tersebut, metode SMA dengan MA 5 lebih direkomendasikan karena menghasilkan tingkat kesalahan yang lebih rendah dibandingkan metode SES. Dengan demikian, sistem peramalan ini dapat membantu perusahaan dalam merencanakan produksi kelapa sawit secara lebih akurat dan efisien untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik di masa mendatang.   Kata kunci: kelapa sawit; peramalan; produksi; single exponential smoothing; single moving average

FAKTOR DAN DAMPAK CYBERBULLYING PADA SISWA/I SMA NEGERI 15 BATAM

Anggeliani, Cynthia, Pernando, Yonky
Abstract: Abstract: Cyberbullying has become an increasingly pressing issue among adolescents, which shifted many social interactions to digital platforms. This study investigates the factors contributing to cyberbullying and its… long-term impacts on students at SMAN 15 Batam. Using a descriptive quantitative approach, data were collected through a survey administered to 52 students across different age groups and grade levels. The findings indicate that a majority of students have experienced significant negative effects from cyberbullying, impacting their mental health, academic performance, and social relationships. Key contributing factors include emotional instability, peer pressure, stress from remote learning, and limited social activities during the pandemic. The study highlights that the most common forms of cyberbullying involve verbal harassment, physical appearance mockery, and identity impersonation. Given the extensive impact on students' well-being, stronger intervention programs involving schools, families, and communities are essential to mitigate the harmful effects of cyberbullying and foster a safer digital environment for adolescent          Keywords: Impact; Factors; Cyber; School Abstrak: Cyberbullying telah menjadi isu yang semakin mendesak di kalangan remaja, yang menggeser banyak interaksi sosial ke platform digital. Penelitian ini menyelidiki faktor-faktor yang berkontribusi terhadap cyberbullying dan dampak jangka panjangnya terhadap siswa di SMAN 15 Batam. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei yang dilakukan terhadap 52 siswa dari berbagai kelompok umur dan tingkat kelas. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mengalami dampak negatif yang signifikan dari cyberbullying, yang berdampak pada kesehatan mental, kinerja akademik, dan hubungan sosial mereka. Faktor-faktor utama yang berkontribusi terhadap hal ini adalah ketidakstabilan emosi, tekanan teman sebaya, stres akibat pembelajaran jarak jauh, dan terbatasnya aktivitas sosial selama pandemi. Studi ini menyoroti bahwa bentuk-bentuk cyberbullying yang paling umum melibatkan pelecehan verbal, ejekan terhadap penampilan fisik, dan peniruan identitas. Mengingat besarnya dampak terhadap kesejahteraan siswa, program intervensi yang lebih kuat yang melibatkan sekolah, keluarga, dan komunitas sangat penting untuk mengurangi dampak berbahaya dari cyberbullying dan menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi remaja. Kata kunci: Dampak; Faktor; Cyber; Sekolah

EVALUASI KEPUASAN PENGUNJUNG TERHADAP LAYANAN DINAS PERPUSTAKAAN KAB. ASAHAN DENGAN SERVQUAL

Lestari, Cetryn Ayu Diah, Nurwati, Nurwati, Larasati, Mustika Fitri
Abstract: Abstract : Service quality reflects how well visitors' expectations are fulfilled based on their actual experiences. The Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Asahan has made efforts to provide good services, but observations… servations reveal some dissatisfaction. Visitors expressed concerns over the incomplete book collection, inadequate handling of complaints, and inaccurate services. To address these issues, the Service Quality approach was employed to evaluate the gap between visitors’ perceptions of the services they received and their expectations. The SERVQUAL method was used to analyze five service dimensions: Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, and Empathy. The results showed negative gaps in Empathy (-0.4), Reliability (-0.3), and Assurance (-0.2), which indicate areas for improvement. Conversely, Tangibles and Responsiveness had positive gaps, showing visitor satisfaction with these aspects. These findings provide valuable insights for the library to identify areas that require improvement in order to enhance service quality in the future. Keywords: mysql; php; service quality; service satisfaction level Abstrak : Kualitas layanan mencerminkan seberapa baik harapan pengunjung terpenuhi berdasarkan pengalaman nyata mereka. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Asahan telah berusaha memberikan layanan yang baik, namun observasi menunjukkan adanya beberapa keluhan. Pengunjung merasa tidak puas dengan koleksi buku yang tidak lengkap, penanganan keluhan yang kurang optimal, dan pelayanan yang kurang tepat. Untuk mengatasi masalah ini, digunakan pendekatan Service Quality yang mengevaluasi gap antara persepsi pengunjung terhadap layanan yang diterima dengan harapan mereka. Metode SERVQUAL digunakan untuk menganalisis lima dimensi layanan: Bukti Fisik, Kehandalan, Daya Tanggap, Jaminan, dan Empati. Hasil pengujian menunjukkan adanya gap negatif pada dimensi Empati (-0,4), Kehandalan (-0,3), dan Jaminan (-0,2), yang memerlukan peningkatan. Sebaliknya, dimensi Bukti Fisik dan Daya Tanggap menunjukkan gap positif, menandakan pengunjung merasa puas dengan aspek-aspek ini. Hasil ini memberikan wawasan penting bagi pihak perpustakaan dalam mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kualitas layanan ke depan. Kata Kunci : mysql; php; service quality; tingkat kepuasan layanan