Abstract:NAM Al-Mulk Vocational School is one of the Islamic-based vocational schools. In this school, there is learning about making appropriate products that can be used as entrepreneurial learning. However, there is still no education…
ducation on product creation that can be used as an entrepreneurial object that can be utilized for everyday economic needs. This service activity aims to provide training for NAM Al-Mulk Vocational School students in making solid soap that is safe for health and environmentally friendly. Solid soap is made by adding seaweed extract which has a multitude of benefits, one of which is to help moisturize the skin and treat irritation. The methods used are lectures, discussions, and direct practice during training. The results of the service received a good response from the participants based on the questionnaire results after the training, 75% of the training participants were satisfied with the soap-making training with the addition of seaweed extract because it met the participants' expectations. The results of ANOVA with Sig support this. equal to 0.000 < 0.05, it means that there is a difference in the average understanding of service participants before and after being given training in making solid soap with seaweed extract.
Keywords: solid soap; seaweed extract; enterpreneurship
Abstrak: Sekolah SMK NAM Al-Mulk merupakan salah satu sekolah SMK yang berbasis islam. Di sekolah ini terdapat pembelajaran mengenai pembuatan produk tepat guna yang dapat digunakan sebagai pembelajaran wirausaha. Namun, masih belum ada edukasi pembuatan pruduk yang bisa dijadikan sebagai objek berwirausaha yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari yang bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan bagi siswa SMK NAM Al-Mulk dalam pembuatan sabun padat yang aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan. Sabun padat yang dibuat dengan menambahkan ekstrak rumput laut yang memiliki segudang manfaat salah satunya untuk membantu melembabkan kulit dan mengatasi iritasi. Metode yang digunakan yakni ceramah, diskusi dan melakukan praktek langsung saat pelatihan. Hasil dari pengabdian mendapatkan tanggapan yang baik dari peserta berdasarkan hasil kuesioner setelah pelatihan sebesar 75% yaitu peserta pelatihan merasa puas dengan pelatihan pembuatan sabun dengan penambahan ekstrak rumput laut karena sesuai dengan harapan peserta. Hal ini didukung dengan hasil ANOVA dengan Sig. sebesar 0.000 < 0.05 maka dapat diartikan terdapat perbedaan rata-rata pemahaman peserta pengabdi sebelum dan sesudah diberikan pelatihan pembuatan sabun padat dengan ekstrak rumput laut.
Kata kunci: ekstrak rumput laut; produk tepat guna; sabun padat
Abstract:Urban farming is a gardening activity that uses the home yard and can still be done even if the land is small/limited. RW 06 Galur Subdistrict is in an area of Central Jakarta which is relatively densely populated, where…
it is not possible to carry out gardening activities. Hydroponics and aquaponics are solutions to the problem of limited land. This activity aims to introduce, train and assist the public about hydroponic and aquaponic technology. This activity was carried out centrally at the Ceria Command RPTRA, RW 06 Galur Village in collaboration with Working Group 3 Galur Village from August – October 2023. The equipment used included 2 sets of hydroponic frames with a total of 196 holes and 1 set of aquaponic frames with 156 holes. The activity stages start with introducing tools and vegetable seeds, sowing together, monitoring, harvesting with residents, and evaluation. During the activity, vegetables were successfully harvested 3 times with yields of 12 kg per cycle, and 7 kg of catfish were successfully harvested. Some of the harvest is given to residents and stunted toddlers, and the other part is sold to be managed again by the RPTRA.
Keywords: Aquaponics; Hydroponics; Urban Agriculture
Abstrak: Pertanian perkotaan atau dikenal sebagai urban farming merupakan kegiatan berkebun dengan memanfaatkan pekarangan rumah dan tetap bisa dilakukan walaupun lahan sempit/terbatas. RW 06 Kelurahan Galur berada di daerah Jakarta Pusat yang tergolong padat penduduk, dimana tidak memungkinkan untuk melakukan kegiatan berkebun. Hidroponik dan akuaponik merupakan solusi untuk permasalah keterbatasan lahan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan, melatih dan mendampigi masyarakat tentang teknologi hidroponik dan akuaponik. Kegiatan ini dilakukan secara terpusat di RPTRA Komando Ceria, RW 06 Kelurahan Galur bekerja sama dengan Pokja 3 Kelurahan Galur dari bulan Agustus – Oktober 2023. Alat yang digunakan meliputi 2 set rangka hidroponik dengan total 196 lubang dan 1 set rangka akuaponik dengan 156 lubang. Tahapan kegiatan dimulai dari pengenalan alat dan bibit sayur, menyemai bersama, monitoring, panen bersama warga, dan evaluasi. Selama kegiatan berlangsung sayuran berhasil di panen sebanyak 3 kali dengan hasil panen menghasilkan 12 kg per siklus, dan ikan lele berhasil di panen sebanyak 7 kg. Sebagian hasil panen diberikan untuk warga dan balita stunting, dan sebagian lainnnya dijual untuk dikelola kembali oleh RPTRA.
Kata kunci: akuaponik; hidroponik; pertanian perkotaan
Abstract:Stunting was a problem of chronic malnutrition for a long time and interferes with growth especially in early childhood. PKM activities conducted in PAUD and Kindergarten of Ihsanul Hasanah and Al-Hidayah East Sukadamai…
Village. The partner problems were the PAUD and Kindergarten in East Sukadamai Village never given education on the importance of consuming livestock products (eggs, meat and milk) and selecting that's products with the ASUH concept (Safe, Healthy, Whole, Halal) for stunting prevention in early childhood. The aim of PKM was to understanding teachers, parents and children about the importance of preventing stunting through the consumption of ASUH livestock products. The PKM method was lectures to parents and teachers. Telling story and socialization on eating livestock products to children. The PKM results show that increased understanding of parents and teachers of the importance of consuming livestock products and choosing ASUH livestock products to prevent stunting. PAUD and Kindergarten children enthusiastically listen to stories about stunting and begin to know that eggs, meat and milk were important for stunting prevention. Giving livestock products to children every two weeks. The conclusion of PKM was PKM activities increase the understanding of parents, teachers, and early childhood about stunting prevention with ASUH livestock products.
Keywords: early childhood; livestock products; stunting
Abstrak: Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang terjadi dalam waktu cukup lama dan mengganggu pertumbuhan terutama anak usia dini. Kegiatan PKM dilakukan PAUD dan TK Ihsanul Hasanah dan TK Al-Hidayah Desa Sukadamai Timur. Permasalahan mitra yaitu PAUD dan TK di Desa Sukadamai Timur belum pernah diberikan edukasi pentingnya mengonsumsi produk ternak (telur, daging, dan susu) dan pemilihan produk hasil ternak dengan konsep ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal) untuk pencegahan stunting pada anak usia dini. Tujuan PKM yaitu memberikan pemahaman kepada guru, orang tua, dan anak tentang pentingnya pencegahan stunting melalui konsumsi produk ternak yang ASUH. Metode PKM adalah ceramah terhadap orang tua dan guru. Dongeng pada anak-anak serta sosialisasi makan produk peternakan. Hasil PKM menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman orang tua dan guru akan pentingnya mengonsumsi produk ternak dan pemilihan produk ternak yang ASUH untuk mencegah stunting. Anak-anak PAUD dan TK antusias mendengarkan dongeng tentang stunting sehingga mulai mengetahui bahwa telur, daging, dan susu sangat penting untuk pencegahan stunting. Pemberian produk ternak pada anak-anak setiap dua minggu. Kesimpulan PKM adalah kegiatan PKM meningkatkan pemahaman orang tua, guru, serta anak usia dini tentang pencegahan stunting dengan produk ternak yang ASUH.
Kata Kunci: anak usia dini; produk ternak asuh; stunting
Abstract:The Balinese spice "NePaon" is produced by the Suka Wirang group which is in Bukit Tibulaka Village. The main problems faced by partners are (1) in the production sector, production capacity is less than optimal and packaging…
aging leaks, causing labels to become damaged. (2) in the marketing sector, there are limitations to marketing carried out conventionally. The final problem (3) is in the legal sector, where the partner product does not yet have a production permit as a legality and security aspect in expanding marketing. The solution to the problem provided is by offering donations for production equipment and some training. The method of implementing the service is by adopting the PALS (participatory learning system) method. The results of the service obtained are an increase in production capacity in the last two months, increased knowledge of partners in packaging with new designs. Partners already have social media as digital marketing. Partners have knowledge in certification and electronic transactions. Partner responses to the implementation of activities with results were 31% satisfactory and 69% very satisfactory. Meanwhile, in training, partner responses were 37.5% satisfactory and 62.5% very satisfactory.
Keywords: Balinese spices; PALS; production training; increased production
Abstrak: Bumbu Bali “NePaon†di produksi oleh kelompok Suka Wirang yang terletak di Desa Bukit Tibulaka. Permasalahan utama yang dihadapi mitra yaitu (1) bidang produksi, kapasitas produksi kurang maksimal dan pengemasan mengalami kebocoran sehingga menyebabkan label menjadi rusak. (2) bidang pemasaran, adanya keterbatasan pemasaran yang dilakukan secara konvesional. Permasalahan terakhir (3) bidang hukum, dimana produk mitra belum memiliki izin produksi sebagai aspek legalitas dan standar keamanan dalam memperluas pemasaran. Pemecahan masalah yang diberikan yaitu dengan menawarkan sumbangan alat – alat produksi dan beberapa pelatihan. Metode pelakasanaan pengabdian dengan mengadopsi metode PALS (participatory learning system). Hasil pengabdian diperoleh yaitu adanya peningkatan kapasitas produksi dalam dua bulan terakhir, meningkatnya pengetahuan mitra dalam melakukan pengemasan dengan desain yang baru. Mitra sudah memiliki media sosial sebagai pemasaran digital marketing. Mitra memiliki pengatahuan dalam sertifikasi dan transaksi elektronik. Respon mitra terhadap pelaksanaan kegiatan dengan hasil 31% memuaskan dan 69% sangat memuaskan. Sedangkan pada pelatihan, respon mitra 37,5% memuaskan dan 62,5% sangat memuaskan.
Kata kunci: bumbu bali; PALS; pelatihan produksi; peningkatan produksi
Abstract:The purpose of this Community Partnership Empowerment (PKM) activity is to increase partner knowledge in reducing household organic waste by cultivating maggot as an alternative feed and the application of kasgot which can…
an be used as planting media and organic fertilizer. The partner's problem is that the partner's knowledge is low in processing organic waste; poultry feed and fertilizers commonly used by partners are very expensive. The method used in overcoming the problem is socialization with lectures and discussions to increase understanding of the role of maggot in reducing household organic waste, can be used as animal feed and kasgot as a planting medium and organic fertilizer; as well as direct practice of maggot cultivation and making organic fertilizer with kasgot raw materials. The conclusion from the results of these activities is that the PKM activity partner participants have seen an increase in partner understanding of the role of maggot in reducing household organic waste and other benefits it produces after socialization (with lectures and question and answer discussions) and partners understand how to cultivate maggot and make organic fertilizer with kasgot raw materials.
Keywords: kasgot; maggot; household organic waste.
Abstrak: Tujuan dari kegiatan kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini yaitu untuk menambah pengetahuan mitra dalam mengurangi sampah organik rumah tangga dengan budidaya maggot sebagai pakan alternatif serta aplikasi kasgot yang dapat dijadikan media tanam dan pupuk organik. Permasalahan mitra adalah pengetahuan mitra rendah dalam pengolahan sampah organik; pakan ternak unggas dan pupuk yang biasa digunakan mitra harganya sangat mahal. Metode yang dilakukan dalam mengatasi masalah yaitu dengan sosialisasi dengan ceramah dan diskusi untuk meningkatkan pemahaman tentang peran maggot dalam mengurangi sampah organik rumah tangga, dapat dijadikan pakan ternak serta kasgot sebagai media tanam dan pupuk organik; serta praktek langsung budidaya maggot dan pembuatan pupuk organik dengan bahan baku kasgot. Kesimpulan dari hasil kegiatan tersebut bahwa peserta mitra kegiatan PKM terlihat adanya peningkatan pemahaman mitra tentang peran maggot dalam mengurangi sampah organik rumah tangga serta manfaat lain yang dihasilkannya setelah dilakukan sosialisasi (dengan ceramah dan diskusi tanya jawab) dan mitra memahami cara budidaya maggot serta pembuatan pupuk organik dengan bahan baku kasgot.
Kata kunci: kasgot; maggot; sampah organik rumah tangga.
Abstract:Politik sebagai aktivitas yang lekat dalam kehidupan masyarakat merupakan kegiatan dalam sistem politik atau negara yang menyangkut proses menentukan arah dan tujuan dari sistem tersebut. Guna melaksanakan kegiatan perpolitikan…
litikan yang baik, dibutuhkan arahan dan bimbingan dari orang yang memiliki kapabilitas di bidang tersebut. Sehingga, peran pendidikan mutlak dibutuhkan untuk mencapai tujuan-tujuan atas cita-cita sistem pemerintahan. Pada pengabdian ini dilakukan edukasi mengenai Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 kepada pemilihPemula di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 8 Kabupaten Sijunjung. Metode yang digunakan ceramah-diskusi, Forum Group Discussion (FGD), Discovery Learning dan Simulasi. Pada akhir sesi dilakukan evaluasi yang berguna mengetahui pemahaman siswa mengenai Politik dan Pemilu Serentak 2024.
Abstract:PPM Shadr El-Islam Vocational School is in the Lake Sijabut District. Air Batu District. Asahan North Sumatra Province in evaluating teacher performance in learning supervision does not yet have a computerized system. This…
is is still done manually by filling in the instrument file. So the assessment results seem more subjective. So this community service activity aims to guide the use and exploitation of the features of the teacher performance evaluation application for teacher performance ratings in learning supervision. This aims to ensure that principals, teachers, and students at SMK PPM Shadr El-Islam can understand the objective teacher rating system, which in turn will facilitate effective decision-making. The methods applied in this activity are description and practice. The speaker will explain the features of the Teacher Performance Evaluation Application in Learning Supervision and then involve participants in direct practice. In this way, teachers and students can better understand how to use the teacher performance evaluation application, and understand the material and concepts presented, so that training objectives can be achieved better.
Keywords: Workshops, Applications, Teacher Performance, Decision Support Systems
Abstrak: SMK PPM Shadr El-Islam berada di Danau Sijabut Kec. Air Batu Kab. Asahan Provinsi Sumatera Utara dalam melakukan evaluasi kinerja guru pada supervisi pembelajaran belum memiliki sistem terkomputerisasi. Hal tersebut masih dilakukan secara manual dengan mengisi berkas instrument. Sehingga hasil penilaian terkesan lebih subjektif. Maka Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan panduan tentang penggunaan dan eksploitasi fitur-fitur dari aplikasi evaluasi kinerja guru atas peringkat kinerja guru pada supervisi pembelajaran. Hal ini bertujuan agar kepala sekolah, guru, dan siswa di SMK PPM Shadr El-Islam dapat memahami sistem peringkat guru yang objektif, yang pada gilirannya akan memudahkan pengambilan keputusan yang efektif. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah deskripsi dan praktik. Pemateri akan memberikan penjelasan tentang fitur-fitur Aplikasi Evaluasi Kinerja Guru dalam Supervisi Pembelajaran, dan selanjutnya melibatkan peserta dalam praktik langsung. Dengan cara ini, para guru dan siswa dapat lebih paham menggunakan aplikasi evaluasi kinerja guru, paham atas materi dan konsep yang disampaikan, sehingga tujuan pelatihan dapat tercapai dengan lebih baik.
Kata kunci: Workshop, Aplikasi, Kinerja Guru, Sitem Pendukung Keputusan
Abstract:Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang belum diterapkan dalam kehidupan siswa di Sekolah Dasar Negeri 08 Tanjung Bonai Aur, dapat menghasilkan permasalahan kesehatan, seperti masalah diare, cacingan, dan Saluran Pernafasan…
nafasan Akut (ISPA). Tim Mahasiswa Universitas Andalas melaksanakan kegiatan edukasi PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah menumbuhkan kesadaran siswa terhadap manfaat menjaga Kesehatan dengan mencuci tangan menggunakan sabun. Tim pengabdian melakukan penjelasan kepada siswa mengenai pembiasaan dalam mencuci tangan yang benar. Seluruh peserta diajak untuk mencuci tangan menggunakan sabun dengan benar dan membilasnya hingga bersih. Materi diberikan dengan cara komunikatif sehingga siswa merasa tidak bosan. Setelah pemaparan materi, kegiatan selanjutnya melakukan praktek cuci tangan secara bersama. Semua siswa selain pesrta diajak ikut serta malakukan cuci tangan yang benar berdasarkan aturan yang sudah disampaikan. Semua proses dalam rangkaian pengabdian ini telah berjalan dengan baik. Para guru dan Kepala Sekolah mendukung penuh kegiatan pengabdian ini, diharapkan semua peserta akan mampu menerapkan perilaku hidup bersih baik di sekolah maupun di rumah.
Abstract:Ada begitu banyak anak yang terlahir di dunia ini dengan keadaan sehat, namun ada beberapa anak yang terlahir istimewa. Anak-anak yang terlahir istimewa ini biasanya disebut dengan ABK (Anak Berkebutuhan Khusus). Anak-anak…
ak berkebutuhan khusus ini memiliki keterbatasan fisik, intelektual, emosi, dan sosialnya. Karena adanya keterbatasan tersebut yang pada akhirnya menciptakan jarak antara mereka dengan lingkungan sosialnya. Besar kecilnya lingkup sosial akan berdampak pada cara mereka berkomunikasi dengan sekitar. Tujuan dari permasalahan ini untuk mengetahui bagaimana kemampuan interaksi sosial dan kemampuan komunikasi Anak Berkebutuhan Khusus di Pelita Bunda Education Centre Samarinda. Dengan metode observasi terhadap kegiatan aktivitas di luar lingkungan sekolah dan lingkungan dalam sekolah. Hasilnya menunjukkan bahwa beberapa Anak Berkebutuhan Khusus ini dapat berinteraksi dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya. Dalam pengkomunikasiannya dapat dilakukan dengan metode verbal dan nonverbal.
Abstract:Plastic waste can cause pollution. Plastic pollution can contaminate land, waterways and oceans. This condition is also a problem in one of the Pulosari villages located in the South Surabaya area. Lack of knowledge and…
awareness to sort waste makes this village a problem to be solved in the Community Partnership Program conducted in this village. The implementation of the community partnership program is carried out using training methods to increase partners' knowledge and mentoring methods to improve skills in inorganic waste segregation. The result of implementing the Community Partnership Program is community knowledge and understanding of the importance of waste segregation. Another result is the increase in partners' skills in sorting inorganic waste so that it has economic value which in the end is able to provide additional family income and PKK cash sourced from selling the results of inorganic waste sorting.
Keywords: great Surabaya cadre; waste sorting; inorganic waste
Abstrak: Sampah plastik dapat menimbulkan polusi. Polusi plastik dapat mencemari tanah, saluran air dan lautan. Kondisi ini juga menjadi permasalahan di salah satu kampung Pulosari yang terletak di wilayah Surabaya Selatan. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran untuk melakukan pemilahan sampah, membuat kampung tersebut merupakan permasalahan yang akan diselesaikan dalam Program Kemitraan Masyarakat yang dilakukan di kampung ini. Pelaksanaan program kemitraan masyarakat dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan mitra dan metode pendampingan untuk meningkatkan ketrampilan dalam pemilahan sampah anorganik. Hasil dari pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat adalah pengetahuan dan pemahaman ma-syarakat akan pentingnya pemilahan sampah. Hasil yang lainnya adalah meningkatnya ketrampilan mitra dalam memilah sampah an-organik sehingga bernilai ekonomis yang pada akhirnya mampu memberikan tambahan pendapatan keluarga dan kas PKK yang bersumber dari penjualan hasil pemilahan sampah anorganik
Kata kunci: kader surabaya hebat; pemilahan sampah; sampah anorganik