Abstract:Tujuan dilaksanakannya penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keamanan dari Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di RS XYZ serta mengidentifikasi langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan…
keandalan dan kepatuhan sistem terhadap standar keamanan informasi. Salah satu langkah untuk menilai tingkat keamanan dilakukan dengan menerapkan kerangka kerja COBIT 2019, yang mencakup beberapa domain utama, yaitu Menetapkan dan Memastikan Manajemen Risiko atau EDM03, Mengelola Risiko atau APO12, Mengelola Keamanan atau APO13, Mengelola Data atau APO14, dan Mengelola Keamanan Layanan atau DSS05. Proses audit ini mencakup identifikasi potensi ancaman terhadap keamanan informasi, penilaian risiko, serta evaluasi efektivitas kontrol yang telah diterapkan. Hasil dari penelitian menunjukkan tingkatan kematangan keamanan SIMRS di RS XYZ berada di level 3 (Defined), yang berarti sistem telah memiliki prosedur keamanan yang terdokumentasi, tetapi implementasinya masih perlu diperkuat untuk mencapai tingkat yang lebih optimal. Berdasarkan gap analysis, terdapat selisih satu tingkat dari target yang diharapkan, sehingga perbaikan perlu dilakukan guna meningkatkan ketahanan sistem terhadap ancaman siber. Beberapa langkah strategis yang direkomendasikan meliputi penerapan teknik keamanan lanjutan, seperti vulnerability scanning, penetration testing, Web Application Firewall (WAF), serta sistem deteksi dan pencegahan intrusi (IDS/IPS). Selain itu, peningkatan keamanan fisik dengan pemasangan CCTV, pembatasan akses menggunakan kartu akses atau sidik jari, serta penerapan enkripsi data menjadi aspek penting dalam melindungi informasi pasien. Sertifikasi keamanan, seperti ISO 27001, juga dapat dipertimbangkan untuk memastikan kepatuhan terhadap standar global. Selain itu, peningkatan kompetensi SDM melalui pelatihan berkala terkait keamanan siber dan peningkatan koordinasi internal akan berkontribusi signifikan dalam memperkuat ketahanan sistem informasi di RS XYZ.
Abstract:Peran guru adalah sebagai tenaga pendidik professional, guru memiliki tugas utama yaitu untuk mendidik, mengajar, membimbing mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik. pengelolaan pembelajaran adalah proses…
roses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan penilaian kegiatan pembelajaran yang di lakukan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskripsi kualitatif. Penelitian deskripsi kualitatif merupakan penelitian yang berusaha mendeskripsikan dan menginterprestasikan data yang ada, disamping itu penelitian deskriptif terbatas pada usaha mengungkapkan suatu masalah atau dalam keadaan ataupun peristiwa sebagaimana adanya, sehingga bersifat sekedar mengungkapkan fakta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam pengelolaan pembelajaran di TK LKMD Walakone. penelitian ini menggunakan model penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian lapangan menunjukan peran guru dalam pengelolaan pembelajaran belum baik, di lihat dari pengelolaan pembelajaran yakni: perencanaan pembelajaran berupa RPPM, Prosem, Protah, dan Silabus yang di gunakan belum di berlakukan dengan baik di TK LKMD Walakone.
Abstract:Pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, namun tantangan dalam meningkatkan pendapatan transaksi masih menjadi permasalahan mendasar. Pendapatan…
dapatan transaksi UMKM, sebagai indikator kinerja keuangan, mencerminkan seberapa besar hasil penjualan barang atau jasa yang diterima pelaku usaha dalam periode tertentu (Budiarsih, 2022). Meningkatnya persaingan usaha serta perubahan perilaku konsumen mendorong UMKM untuk mencari solusi digital yang adaptif agar tetap kompetitif (Mustagfiroh & Supriyadi, 2024). Dalam konteks ini, strategi digitalisasi sistem pembayaran menjadi perhatian utama untuk meningkatkan efektivitas transaksi dan efisiensi operasional. Meskipun terdapat berbagai pendekatan untuk mendorong peningkatan pendapatan, digitalisasi transaksi keuangan dinilai sebagai salah satu cara paling signifikan dalam memperluas akses pasar dan efisiensi layanan (Indriani & Rahman, 2024). Dengan demikian, pemahaman tentang faktor-faktor yang mendorong pendapatan transaksi UMKM menjadi penting sebagai dasar penyusunan strategi penguatan sektor ini.
Abstract:Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X SMAN 1 Karossa semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024 melalui penerapan model pembelajaran…
kooperatif tipe STAD berbantuan LKS dalam pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 1 Karossa berjumlah 32 orang terdiri dari 19 orang siswa laki-laki dan 13 orang siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan masing- masing siklus terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan tes, selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif berdasarkan nilai rata-rata, daya serap dan kriterium ketuntasan belajar. Adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: rata-rata prestasi belajar peserta didik pada siklus I adalah 76,88 dengan daya serap 76,88% dan ketuntasan klasikal 53,13%. Pada siklus II rata-rata prestasi belajar siswa adalah 82,97 dengan daya serap 82,97% dan ketuntasan klasikal 87,50%. Berdasarkan hasil yang diperoleh tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis lembar kerja siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X SMAN 1 Karossa Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024 dan disarankan kepada guru pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti untuk menerapkan model Pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan lembar kerja siswa dalam pembelajaran pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti sebagai upaya meningkatkan prestasi belajar siswa.
Abstract:Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti melalui penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe…
Mind Mapping pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Meko semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa, yang disebabkan oleh kurangnya variasi model pembelajaran yang dapat mengoptimalkan keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar.
Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas siswa dan guru, serta tes hasil belajar siswa. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi aktivitas dan soal evaluasi pada setiap akhir siklus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe Mind Mapping berpengaruh positif terhadap peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa. Aktivitas belajar peserta didik pada siklus I mencapai 73,51% dalam kategori cukup aktif, dan meningkat menjadi 86,45% dalam kategori aktif pada siklus II. Selain itu, hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan signifikan. Rata-rata nilai ulangan harian siswa pada siklus I adalah 64,00 dan meningkat menjadi 87,92 pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Mind Mapping efektif dalam meningkatkan partisipasi aktif dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif learning tipe Mind Mapping sangat tepat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas IV SD Negeri 2 Meko.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar, khususnya pada aspek kognitif siswa di SD Negeri 2 Tonusu. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran…
ran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Tonusu Tahun Ajaran 2023/2024. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Rata-rata keaktifan belajar siswa pada siklus I sebesar 7,03 (kategori aktif), meningkat menjadi 7,32 pada siklus II (kategori aktif), atau mengalami peningkatan sebesar 0,29. Rata-rata hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan, dari 69,63 pada refleksi awal menjadi 75,13 pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 83,87 pada siklus II. Ketuntasan belajar secara klasikal juga meningkat dari 83,87% pada siklus I menjadi 96,77% pada siklus II.
Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match efektif dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti siswa kelas V SD Negeri 2 Tonusu Tahun Ajaran 2023/2024. Peneliti menyarankan: (1) guru hendaknya menerapkan berbagai model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa; (2) kepala sekolah diharapkan terus memberikan bimbingan kepada guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran; dan (3) peneliti lain disarankan untuk mengembangkan penelitian sejenis dengan cakupan materi yang lebih luas serta mengantisipasi berbagai kendala yang mungkin dihadapi.
Abstract:Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XI SMA Saraswati Tolai tahun pelajaran 2023/2024 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif…
f tipe STAD berbantuan LKS dalam pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Saraswati Tolai berjumlah 32 orang terdiri dari 16 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan masing- masing siklus terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan tes, selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif berdasarkan nilai rata-rata, daya serap dan kriterium ketuntasan belajar. Adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: rata-rata prestasi belajar peserta didik pada siklus I adalah 76,88 dengan daya serap 76,88% dan ketuntasan klasikal 53,13%. Pada siklus II rata-rata prestasi belajar siswa adalah 82,97 dengan daya serap 82,97% dan ketuntasan klasikal 87,50%. Berdasarkan hasil yang diperoleh tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis lembar kerja siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XI SMA Saraswati Tolai Tahun Pelajaran 2023/2024 dan disarankan kepada guru pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti untuk menerapkan model Pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan lembar kerja siswa dalam pembelajaran pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti sebagai upaya meningkatkan prestasi belajar siswa.
Abstract:Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X SMAN Olahraga Tadulako Palu semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024 melalui penerapan model…
pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan LKS dalam pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN Olahraga Tadulako Palu berjumlah 32 orang terdiri dari 16 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan masing- masing siklus terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan tes, selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif berdasarkan nilai rata-rata, daya serap dan kriterium ketuntasan belajar. Adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: rata-rata prestasi belajar peserta didik pada siklus I adalah 76,88 dengan daya serap 76,88% dan ketuntasan klasikal 53,13%. Pada siklus II rata-rata prestasi belajar siswa adalah 82,97 dengan daya serap 82,97% dan ketuntasan klasikal 87,50%. Berdasarkan hasil yang diperoleh tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis lembar kerja siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X SMAN Olahraga Tadulako Palu Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024 dan disarankan kepada guru pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti untuk menerapkan model Pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan lembar kerja siswa dalam pembelajaran pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti sebagai upaya meningkatkan prestasi belajar siswa.
Abstract:Penanganan keluhan pelanggan menjadi aspek penting dalam meningkatkan mutu layanan di Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM). Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas sistem pengaduan pelanggan di PUDAM, mengidentifikasi…
identifikasi berbagai kendala yang dihadapi, serta memberikan rekomendasi perbaikan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta analisis dokumen perusahaan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: a) Keluhan pelanggan di PUDAM Cabang Muncar umumnya berkaitan dengan kerusakan atau mati total pada water meter, aliran air yang lemah, air yang kotor, serta kebocoran pipa baik di rumah pelanggan maupun di area jalan. b) Penanganan keluhan oleh PUDAM Cabang Muncar dinilai sangat efektif, terlihat dari kemudahan yang diberikan kepada pelanggan dalam menyampaikan pengaduan. c) Secara umum, proses penanganan keluhan meliputi beberapa tahapan, yaitu evaluasi terhadap keluhan pelanggan, pencatatan dalam surat pengaduan, penerusan laporan ke bagian teknisi dan distribusi, penerbitan surat tugas, serta pelaksanaan penanganan di lokasi secara optimal.
Abstract:Dalam kondisi lingkungan pendidikan keluarga memiliki peran penting di dalam keberhasilan pendidikan. Dalam keluarga tentu akan ada orang tua, saudara, bahkan teman sebaya atau saudara sebaya yang memiliki perbedaan beberapa…
beberapa tingkat kelas tentunya memiliki pengetahuan lebih. Dalam arti luas sumber belajar tidak harus selalu dari guru melainkan juga sumber belajar dari orang lain, seperti sumber belajar dari teman sekelas atau temannya di rumah yang memiliki kemampuan lebih untuk mengajarkan kepada temannya. Sumber belajar teman sebaya ini disebut Peer Lessons. Penerapan model pembelajaran Peer Lessons dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dapat meningkatkan prestasi/hasil belajar siswa SD Negeri Bau. Prestasi/hasil belajar siswa meningkat dari tingkat penguasaan materi dengan Rata-rata sebesar 74,5 atau Daya Serap 74,5% dan Ketuntasan Klasikal sebesar 77,2% dengan kategori Cukup Baik pada tahap observasi pada Siklus I, menjadi meningkat dengan Rata-rata sebesar 85,5 atau Daya Serap 85,5% dan dengan Ketuntasan Klasikal sebesar 100% dalam kategori Amat Baik pada tahap Siklus II.