Search Articles & Publications

Showing 1520 articles found for "Proses"

Digital Administrasi Dan Penguatan Manajemen Tata Kelola Kantor Desa Prapat Janji Berbasis Sistem Informasi

Sudarmin Sudarmin, Sumantri Sumantri, Santoso Santoso, Irianto Irianto
Abstract: Kantor Desa Prapat Janji menghadapi berbagai permasalahan dalam pengelolaan administrasi dan tata kelola pemerintahan desa, seperti pencatatan data yang masih dilakukan secara manual, keterlambatan pelayanan administrasi,… , kesulitan dalam pencarian arsip, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung pelayanan publik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas administrasi desa melalui penerapan sistem informasi administrasi desa serta penguatan kapasitas aparatur dalam pengelolaan tata kelola berbasis digital. Metode yang digunakan meliputi observasi, identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi implementasi sistem. Hasil sementara menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi mampu meningkatkan kecepatan pengolahan data administrasi sebesar 75%, mempercepat proses pencarian arsip hingga 80%, serta meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam penggunaan teknologi informasi sebesar 85% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, tingkat kepuasan perangkat desa terhadap penggunaan sistem mencapai 88%. Implementasi ini diharapkan mampu mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel di Desa Prapat Janji. The Prapat Janji Village Office faces several challenges in managing administrative processes and village governance, including manual data recording, delays in administrative services, difficulties in document retrieval, and the suboptimal utilization of information technology to support public services. This community service program aims to improve the effectiveness of village administration through the implementation of a village administrative information system and the strengthening of village officials’ capacity in managing digital-based governance. The methods employed include observation, needs assessment, training, mentoring, and system implementation evaluation. Preliminary results indicate that the implementation of the information system has increased the efficiency of administrative data processing by 75%, accelerated document retrieval processes by up to 80%, and enhanced the information technology competencies of village officials by 85%, based on pre-test and post-test evaluations. Furthermore, the satisfaction level of village staff regarding the use of the system reached 88%. The implementation is expected to promote more effective, efficient, transparent, and accountable public services in Prapat Janji Village.

Peran Manajemen Sumber Daya Anggota dalam Mengatasi Rendahnya Keaktifan dan Loyalitas Kader di IMM FDK UIN Sumatera Utara

Mardiyah, Ainul, Lubis, Nurhasanah, Saghira Adrina, Raisya, Muliadani, Dinda, Hardinah, Mona
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran manajemen sumber daya anggota dalam mengatasi rendahnya keaktifan dan loyalitas kader di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara. Penelitian… nelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Ketua Umum, Sekretaris Umum, dan Ketua Bidang Kaderisasi IMM FDK UIN Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sumber daya anggota memiliki peran penting dalam meningkatkan keaktifan dan loyalitas kader melalui proses kaderisasi, pembinaan, komunikasi organisasi, serta pemberian motivasi kepada anggota. Rendahnya keaktifan dan loyalitas kader dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, seperti kesibukan akademik, kurangnya motivasi, serta belum optimalnya komunikasi dan pembinaan organisasi. Oleh karena itu, penguatan sistem kaderisasi, peningkatan komunikasi internal, dan pendekatan personal kepada kader menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan partisipasi dan loyalitas anggota. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen sumber daya anggota yang efektif mampu mendukung terciptanya kader yang aktif, loyal, dan berkomitmen terhadap tujuan organisasi.

Evaluasi Efektivitas Jalur Evakuasi Bencana Banjir di Lingkungan VI Kelurahan Beringin Kecamatan Medan Selayang Kota Medan

Hetti Melinda Purba, Nurintan, Desty Novry Lianty, Septian Prayogi
Abstract: Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di kawasan perkotaan dan berpotensi menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Salah satu upaya mitigasi yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko bencana… ncana adalah penyediaan jalur evakuasi yang efektif. Namun, efektivitas jalur evakuasi pada kawasan permukiman rawan banjir masih belum banyak dievaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi jalur evakuasi serta mengevaluasi efektivitas jalur evakuasi bencana banjir di Lingkungan VI Kelurahan Beringin Kecamatan Medan Selayang Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah penelitian telah memiliki titik evakuasi berupa masjid dan dilengkapi dengan papan penunjuk arah evakuasi. Namun, jalur yang digunakan masih berupa jalan umum yang tidak dirancang secara khusus untuk evakuasi. Kondisi jalan yang sempit, berlubang, menanjak, serta masih terdampak genangan banjir menyebabkan efektivitas jalur evakuasi belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan kondisi fisik jalur dan peningkatan aksesibilitas untuk mendukung proses evakuasi yang lebih aman dan efektif saat banjir terjadi.

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KEGIATAN PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL)

Siti Salma Rahmawati Sekarsari, Boby Rahman
Abstract: Dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat, pemerintah Indonesia saat ini sedang mengatur kepemilikan tanah dan membimbing penggunaannya serta telah menerapkan pendaftaran tanah di seluruh wilayah Republik Indonesia.… a. Pendaftaran tanah merupakan proses administratif yang dilakukan oleh Kantor Pertanahan dalam mengumpulkan dan mengolah data fisik dan data hukum serta menampilkan bidang tanah yang sudah memiliki hak dan hak kepemilikan yang ada untuk unit apartemen dengan menerbitkan bukti kepemilikan yang berfungsi sebagai bukti kuat. Pemerintah terus berupaya melaksanakan pendaftaran tanah di seluruh Indonesia untuk memastikan kepastian hukum. Berdasarkan inisiatif pemerintah, penyelesaian pendaftaran tanah di seluruh Indonesia direncanakan akan selesai pada tahun 2024 melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap. Permasalahan yang ada adalah tantangan yang ada dalam melaksanakan kegiatan pendaftaran tanah sistematis lengkap untuk memberikan kepastian hukum. Ada juga solusi untuk mengatasi hambatan dan permasalahan yang menjadi tantangan tersebut, sehingga kepastian hukum dapat tercapai.

Pengelolaan Kawasan Konservasi Berbasis Ekowisata di Taman Wisata Alam Sibolangit

Asih Ester E. G. Harahap, Farhan Fauzan Ahdaputra, Joey Athana Sembiring, Shintia Malau, Vita Nurliana, Meilinda Suriani Harefa, Darliandri
Abstract: Taman Wisata Alam (TWA) Sibolangit merupakan kawasan konservasi yang memiliki fungsi penting dalam menjaga keanekaragaman hayati serta mendukung pemanfaatan sumber daya alam melalui kegiatan wisata berbasis konservasi. Namun,… amun, pengelolaan kawasan konservasi menghadapi berbagai tantangan, seperti ancaman kerusakan lingkungan, gangguan terhadap kawasan, serta perlunya peningkatan keterlibatan masyarakat dalam mendukung upaya pelestarian ekosistem. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengelolaan kawasan konservasi berbasis ekowisata di TWA Sibolangit dan menganalisis peran ekowisata dalam mendukung pengelolaan kawasan konservasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif karena mampu memberikan pemahaman yang mendalam mengenai kondisi, proses, dan praktik pengelolaan kawasan berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kawasan konservasi di TWA Sibolangit dilakukan melalui perlindungan kawasan, konservasi flora dan fauna, rehabilitasi lingkungan, pengelolaan satwa, edukasi lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat. Selain itu, ekowisata berperan sebagai sarana edukasi lingkungan, pendukung konservasi, peningkatan kesadaran lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan rehabilitasi kawasan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan kawasan konservasi berbasis ekowisata di TWA Sibolangit membentuk model pengelolaan kolaboratif yang mengintegrasikan fungsi konservasi, edukasi, rehabilitasi lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pelestarian ekosistem secara berkelanjutan. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan serta mengkaji dampak ekowisata terhadap aspek sosial, ekonomi, dan ekologis secara lebih komprehensif.

Perang Saudara Sudan: Ancaman Kemanusiaan dan Upaya Perdamaian Global

Poernama, Alya Nur Shakila, Cahyaningrum, Chiara Dewi, Hasanah, Firda, Asril, Fhaiza Nabila, Atika, Puti, Ramadhani, Sheqa
Abstract: Perang saudara Sudan yang pecah pada April 2023 menjadi salah satu krisis kemanusiaan terbesar di dunia. Konflik ini terjadi akibat perebutan kekuasaan antara Sudanese Armed Forces (SAF) dan Rapid Support Forces (RSF) dalam… lam proses transisi politik Sudan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika konflik, dampak kemanusiaan yang ditimbulkan, serta upaya perdamaian global yang dilakukan untuk menyelesaikan konflik tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) yang bersumber dari jurnal, buku, laporan organisasi internasional, dan dokumen resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik Sudan telah menyebabkan pengungsian massal, krisis pangan, kerusakan infrastruktur publik, dan berbagai pelanggaran hak asasi manusia. Berbagai upaya perdamaian telah dilakukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Uni Afrika (AU), IGAD, Amerika Serikat, dan Arab Saudi melalui mediasi serta bantuan kemanusiaan. Namun, rendahnya kepercayaan antara pihak yang bertikai dan keterlibatan aktor eksternal masih menjadi hambatan utama dalam mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan di Sudan.

DAMPAK TEMPAT PEMROSESAN AKHIR (TPA) SAMPAH TERHADAP SOSIAL MASYARAKAT DI DESA KLEGEN, KECAMATAN GRABAG, KABUPATEN MAGELANG

Prafita Aulia Candra Wardani, Hasti Widyasamratri
Abstract: Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah seringkali menimbulkan dinamika sosial yang kompleks bagi masyarakat di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dampak sosial yang ditimbulkan oleh keberadaan… eradaan dan operasional TPA Klegen terhadap masyarakat Desa Klegen, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengintegrasikan pendekatan Social Impact Assessment (SIA), Stigma Sosial, dan Konflik Sosial. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan teknik purposive sampling, serta studi dokumentasi. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan bantuan perangkat lunak NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas operasional TPA memicu masuknya sampah dalam skala besar yang menyebabkan dampak lingkungan berupa bau menyengat, pencemaran air, dan gangguan akses jalan. Dampak lingkungan tersebut berkembang menjadi dampak sosial secara langsung, seperti terganggunya aktivitas warga, terhambatnya mobilitas, dan kekhawatiran terkait kesehatan. Lebih lanjut, hal ini memunculkan keluhan dan persepsi negatif di masyarakat, serta ketimpangan distribusi manfaat ekonomi yang hanya dirasakan oleh kelompok tertentu saja (seperti pemulung). Kondisi ini menyebabkan perubahan citra wilayah Desa Klegen dari lingkungan yang alami dan bersih menjadi desa dengan label negatif yang berujung pada terbentuknya stigma sosial di mata masyarakat luar. Kesimpulannya, dampak keberadaan TPA tidak bersifat tunggal, melainkan membentuk rangkaian proses dinamika sosial yang kompleks dan berkelanjutan dari aspek lingkungan hingga sosial kemasyarakatan. 

Implementasi Pengaduan Digital Di Rusunawa Yos Sudarso Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru

Farel Dwi Faturrahman, Tiur Angela Sari Simbolon, Elly Nielwaty
Abstract: Layanan pengaduan digital merupakan salah satu inovasi pelayanan publik yang bertujuan mempermudah penghuni dalam menyampaikan keluhan, laporan, dan aspirasi terkait kondisi lingkungan maupun pelayanan yang diterima. Di… Rusunawa Yos Sudarso Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru, layanan pengaduan digital diterapkan sebagai sarana komunikasi antara penghuni dan pengelola dalam menangani berbagai permasalahan yang terjadi di lingkungan hunian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi layanan pengaduan digital di Rusunawa Yos Sudarso Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pengelola serta penghuni Rusunawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi layanan pengaduan digital telah berjalan cukup baik. Komunikasi antara pengelola dan penghuni telah berlangsung melalui media digital, tersedia sarana pendukung layanan, pengelola menunjukkan respons terhadap pengaduan yang disampaikan, serta telah terdapat mekanisme penanganan pengaduan yang dijalankan. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan kemampuan penggunaan teknologi pada sebagian penghuni, khususnya lanjut usia, belum meratanya pemanfaatan layanan, keterbatasan sumber daya manusia, serta beberapa pengaduan yang memerlukan waktu penyelesaian lebih lama karena proses koordinasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sosialisasi, pendampingan penggunaan layanan, dan evaluasi secara berkala agar implementasi layanan pengaduan digital dapat berjalan lebih optimal.

Implementasi Program Pelatihan dan Pengembangan Kewirausahaan oleh Rumah BUMN Pekanbaru terhadap Pelaku UMKM

Anggun Surilasmarito Matondang, Monica Elitya, Elly Niel Waty
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Rumah BUMN Pekanbaru bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini menggunakan… akan metode tinjauan pustaka dengan mengkaji berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, artikel, laporan penelitian, dan dokumen resmi yang berkaitan dengan pengembangan UMKM serta program pelatihan kewirausahaan. Analisis data dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui proses pengumpulan, pengelompokan, dan analisis berbagai temuan dari studi-studi sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan dan pengembangan kewirausahaan memainkan peran krusial dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, khususnya dalam hal pengetahuan kewirausahaan, keterampilan pemasaran digital, manajemen bisnis, dan pengembangan produk. Studi sebelumnya juga menunjukkan bahwa keberhasilan pelaksanaan program dipengaruhi oleh komunikasi program, ketersediaan sumber daya, komitmen pelaksana, dan keberlanjutan pendampingan bisnis. Namun, beberapa tantangan masih ada, seperti rendahnya literasi digital beberapa pelaku UMKM, keterbatasan pendampingan pasca-pelatihan, dan dampak program yang tidak merata di antara semua peserta. Oleh karena itu, evaluasi dan penguatan program secara berkelanjutan diperlukan untuk memastikan bahwa pelatihan dan pengembangan kewirausahaan dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan UMKM.

PEMBINAAN KERJA KARYAWAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK RATTAN HANDMADE DI JALAN YOS SUDARSO RUMBAI, KOTA PEKANBARU

Annisa Rahma Denia, Triana Maulidina Putri, Elly Nielwaty
Abstract: Pembinaan kerja merupakan salah satu faktor penting dalam pengembangan sumber daya manusia yang berperan dalam meningkatkan kualitas produk pada suatu usaha. Pada industri kerajinan rotan handmade, kualitas produk sangat… ditentukan oleh kemampuan teknis, ketelitian, efisiensi kerja, dan kreativitas karyawan dalam melaksanakan proses produksi. Oleh karena itu, pembinaan kerja diperlukan untuk membantu karyawan meningkatkan kompetensi dan menghasilkan produk yang sesuai dengan standar kualitas yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembinaan kerja karyawan dalam meningkatkan kualitas produk pada usaha Rattan Handmade di Jalan Yos Sudarso Rumbai, Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan teori pembinaan kerja menurut Anwar Prabu Mangkunegara (2017) dengan pendekatan kualitatif dan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan kerja dilakukan melalui pendampingan langsung oleh pemilik usaha selama proses produksi berlangsung. Pembinaan tersebut mampu meningkatkan kemampuan teknis, ketelitian kerja, efisiensi kerja, dan kreativitas karyawan sehingga kualitas produk yang dihasilkan menjadi lebih baik, rapi, kuat, dan memiliki nilai estetika yang tinggi. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan fasilitas produksi, perbedaan kemampuan karyawan, dan keterbatasan waktu pembimbing. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan untuk menjaga konsistensi kualitas produk serta meningkatkan daya saing usaha.