Abstract:The learning motivation of slow learner students tends to be low due to cognitive limitations, less engaging learning experiences, and the lack of positive reinforcement, thus requiring adaptive and sustainable interventions.…
ions. This study focuses on how the implementation of the token economy method can enhance motivation, engagement, and learning behavior of slow learner students with speech delay in elementary school, as well as examining its effectiveness in influencing behavioral change. The study employed a quantitative approach using a single case study A-B-A’ design, which allows systematic observation of behavioral changes through pre-intervention, intervention, and post-intervention phases. The findings indicate a significant improvement in participation, persistence, and task completion, along with a reduction in negative behaviors such as task refusal and crying during the intervention phase. These improvements were maintained in the post-intervention phase despite the reduced intensity of token reinforcement, indicating a shift from extrinsic to intrinsic motivation. Trend analysis of the data reveals consistent and stable improvement across all phases, confirming the effectiveness of the token economy method as a behavioral intervention. The novelty of this study lies in the specific application of the token economy to slow learner students with speech delay through a single-subject approach, providing an in-depth and contextual understanding of motivational changes. The findings contribute theoretically to the reinforcement of the behavioristic approach and practically offer an alternative adaptive learning strategy for inclusive education at the elementary level.
Abstract:This study aims to understand the teaching methods, challenges, and character education for deaf children at SLB Karya Murni Ruteng, NTT. Using a qualitative approach with a case study design, the research involved interviews,…
views, observations, and documentation with the school principal, a second-grade teacher, and deaf students. Deaf children face significant challenges in verbal and social communication, requiring specialized teaching methods focusing on direct experiences, sign language, and intensive training such as “language immersion.” SLB Karya Murni implements contextual methods linking instructional materials to daily life, such as tactile exercises to enhance sensory perception and integrated speech training to strengthen vocal abilities. Additionally, conversation visualization programs are employed to help children understand and develop vocabulary. The study found that the learning process demands patience, creativity, and technological support to improve the cognitive and communication skills of deaf children. The school also emphasizes practical skill development through activities like woodworking and beauty salon workshops, preparing students for independent living. This research highlights the importance of inclusion-based character education, family involvement, and a supportive social environment, which are expected to enhance the active participation of deaf children in their communities. These findings are anticipated to serve as a reference for developing more effective and inclusive learning programs in other special education schools.
Abstract:This research discusses the Economic Token Technique Method for Improving Student Discipline at Muhammadiyah Gresik Elementary School. The aim of this research is to determine the effectiveness of the economic token intervention…
rvention model to help students be more disciplined during the teaching and learning process for grade 2 students at Muhammadiyah Elementary School. The method used in this research is a quantitative method. The problem in this research is that students have low disciplinary attitudes when in class and also during the teaching and learning process. This is because the subject is a person who is not comfortable studying and remaining silent in class for a long time. In this problem, to overcome this problem, behavior modification is carried out using the token economy technique. The subject used in this research was 1 boy from class 2 of SD Muhammadiyah Gresik who had a low disciplinary attitude. This research aims to determine the increase in student discipline by modifying behavior using the token economy technique. In the implementation, research subjects were given intervention or treatment in the form of rewards by sticking stickers for 21 days with pretest, intervention and posttest stages, then their disciplinary attitudes were observed and at the end of the session if the target behavior that was changed showed good changes then the subject would be given a reward according to the agreement at the beginning. where the prize is exchanged for the number of stickers obtained during the session. This can be seen from the pretest results, the significance value obtained was 10 and for the posttest results the significance value obtained was 13. Based on the gain score calculation, it showed that the subject experienced an increase of 3 scores from the pretest score of 10 to 13. During the posttest this showed an increase but it was not significant.
Abstract:Penelitian ini mengeksplorasi dan menganalisis efektivitas strategi pendidikan religius dalam membentuk karakter dan nilai-nilai spiritual pada generasi muda. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui pendekatan kajian…
ajian literatur, dapat menganalisa dan memaparkan strategi pendidikan yang religious. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pendidikan yang mendalam dan menginspirasi mampu mengintegrasikan ajaran keagamaan ke dalam kehidupan sehari-hari generasi muda. Analisis data mengungkapkan perubahan positif dalam sikap, nilai, dan perilaku partisipan. Temuan ini didukung oleh pendekatan kualitatif yang mencakup pengkodean tematik dan analisis naratif. Partisipan menilai positif pendekatan ini karena memberikan ruang bagi refleksi pribadi, pembangunan nilai moral, dan pengalaman spiritual yang mendalam. Kesimpulan penelitian ini memberikan wawasan praktis untuk pengembangan pendekatan pendidikan yang dapat membentuk karakter positif pada generasi muda, menghadirkan relevansi ajaran keagamaan dalam konteks modern, dan mendorong penerapan nilai-nilai spiritual dalam tindakan nyata.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk mendalami dan memahami dampak strategi pembelajaran melalui permainan, khususnya pengaruh permainan Lego, terhadap peningkatan kreativitas dan kepandaian pada anak-anak. Studi literatur…
ini menyelidiki strategi pembelajaran efektif melalui permainan dengan fokus pada pengaruh permainan Lego terhadap peningkatan kreativitas dan kepandaian pada anak-anak. Analisis literatur menyajikan temuan yang menggambarkan bahwa permainan Lego memiliki dampak positif yang signifikan dalam pengembangan kreativitas, berpikir kritis, dan keterampilan motorik anak-anak. Dengan melibatkan anak-anak dalam pembelajaran interaktif dan menyenangkan, permainan Lego dapat memotivasi mereka untuk belajar dengan lebih efektif. Meskipun diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mendukung temuan ini secara empiris, kajian literatur ini memberikan landasan yang kuat untuk pemahaman terhadap peran berharga permainan Lego dalam konteks pendidikan anak-anak. Implikasi praktis dari penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan menarik bagi pendidik dan orang tua, mendukung pertumbuhan holistik anak-anak di bidang kreativitas dan kepandaian.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki perbedaan motivasi dan tujuan pendidikan antara Pendidikan Kristen dan Pendidikan sekuler, untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana sistem pendidikan ini memengaruhi…
emengaruhi motivasi belajar dan tujuan pendidikan para pelajar. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif melalui studi literatur untuk menyelidiki perbandingan antara Pendidikan Kristen dan Pendidikan sekuler dalam konteks motivasi dan tujuan pendidikan. Dengan melakukan pencarian sistematis literatur melalui berbagai sumber akademis, penelitian ini memusatkan perhatian pada literatur yang memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Analisis literatur mencakup identifikasi tema utama, pengungkapan sinergi dan konflik dalam motivasi dan tujuan pendidikan, serta sintesis temuan untuk membentuk pemahaman yang kohesif. Evaluasi kritis terhadap literatur dan penyajian hasil dalam bentuk naratif yang jelas merupakan komponen integral dari metodologi penelitian ini. Diharapkan bahwa penelitian ini akan memberikan wawasan mendalam mengenai perbedaan esensial dalam motivasi dan tujuan pendidikan antara Pendidikan Kristen dan Pendidikan sekuler, memberikan kontribusi pada pemahaman kita tentang pengaruh nilai dan prinsip dalam membentuk pengalaman pendidikan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki genealogi pendidikan Kristen dengan fokus pada asal, makna, dan tujuan yang mendasarinya. Melalui pendekatan interdisipliner yang mencakup sejarah, teologi, dan sosiologi pendidikan,…
ikan, penelitian ini merunut kembali akar-akar pendidikan Kristen dari masa lampau hingga perkembangannya dalam konteks modern. Studi ini akan menelusuri sejarah pendidikan Kristen, mengidentifikasi peran gereja dan pemikir-pemikir Kristen dalam membentuk prinsip-prinsip pendidikan. Selain itu, penelitian ini akan membahas makna pendidikan Kristen dalam konteks spiritual, moral, dan sosial, serta bagaimana nilai-nilai tersebut tercermin dalam praktik pendidikan sehari-hari. Tujuan utama penelitian ini adalah memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang esensi pendidikan Kristen, serta bagaimana nilai-nilai tersebut dapat memberikan kontribusi positif dalam pembentukan karakter dan perkembangan individu. Implikasi praktis dari penelitian ini dapat membantu pengembangan kebijakan pendidikan Kristen yang relevan dan efektif dalam memenuhi tuntutan zaman modern sambil tetap setia pada akar-akar tradisionalnya.
Abstract:This study aims to analyze the role of post-marital counseling as a pastoral strategy in addressing marital conflicts during the first five years of marriage among congregants of the Bethel Church of Indonesia (Gereja Bethel…
thel Indonesia) Musi Palem Indah, Palembang. The first five years of marriage represent a critical period prone to various issues, such as personality differences, poor communication patterns, financial problems, spiritual crises, and the influence of secular culture. Although the church has implemented a premarital counseling program, data indicate instances of divorce among young married couples due to a lack of continuous guidance. This research employs a qualitative descriptive method using observation, semi-structured interviews, and questionnaires distributed to 25 couples who were married between 2020 and 2025. Data analysis was conducted through the stages of reduction, data presentation, and conclusion drawing, validated through source triangulation. The findings reveal that the majority of respondents (70–80%) acknowledged that post-marital counseling plays a significant role in resolving household conflicts, fostering healthy communication, and strengthening family spirituality. The key finding of this study is the effectiveness of the MUSI-based pastoral counseling model (Problem, Effort, Goal, Intervention), which is systematic, contextual, and spiritually integrative according to the needs of the local congregation. The study recommends that the church develop post-marital counseling programs as an integral part of pastoral family ministry in a preventive, structured, and continuous manner to strengthen Christian family resilience from the early stages of marriage.
Abstract:Kisah Naaman, seorang perwira Aram yang disembuhkan dari penyakit kusta dalam 2 Raja-Raja 5, memperoleh makna teologis yang lebih mendalam ketika Yesus menyebutnya dalam Lukas 4:27 sebagai satu-satunya yang disembuhkan pada…
ada zaman nabi Elisa. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah hubungan intertekstual antara kedua perikop tersebut melalui pendekatan teologi naratif dan intertekstualitas biblika. Fokus utama diarahkan pada eksplorasi makna teologis dari penyebutan tokoh non-Israel oleh Yesus, sekaligus implikasinya terhadap konsep universalitas anugerah Allah yang melampaui batas etnis, nasional, dan religius. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penyembuhan Naaman bukan sekadar mukjizat fisik, melainkan simbol keterbukaan keselamatan Allah bagi semua bangsa yang bersedia percaya dan taat kepada-Nya. Dengan mengutip kisah Naaman, Yesus menantang eksklusivisme religius yang sering kali membatasi karya Allah hanya pada kelompok tertentu, serta menyatakan inklusivitas misi Kerajaan Allah yang bersifat lintas batas dan transformatif. Narasi ini juga memperlihatkan bahwa karya keselamatan Allah sejak Perjanjian Lama sudah diarahkan pada pemulihan universal, yang mencapai puncaknya dalam pelayanan Yesus Kristus. Dengan demikian, kisah Naaman menegaskan pentingnya gereja masa kini untuk mewujudkan misi yang terbuka, kontekstual, dan inklusif, sebagai respons terhadap kasih karunia Allah yang tidak terbatas oleh kebangsaan, budaya, maupun tradisi keagamaan tertentu.
Abstract:Penelitian ini bertujuan mengkaji secara ekspositori perikop 2 Raja-raja 6:8-9 untuk memahami strategi Kristen dalam menghadapi konflik. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana umat Kristen dapat menyusun strategi…
egi yang berlandaskan pewahyuan dan hikmat ilahi, bukan hanya pada pertimbangan rasional manusia. Teks ini menampilkan dua pendekatan yang kontras: strategi Raja Aram yang mengandalkan perencanaan manusiawi dan strategi Raja Israel yang bertumpu pada pewahyuan Tuhan melalui nabi Elisa. Penelitian ini menggunakan metode ekspositori dengan analisis teologis-kontekstual, memperhatikan struktur teks, latar belakang historis, dan pesan teologis yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Kristen lahir dari relasi intim dengan Tuhan, kepekaan terhadap suara-Nya, serta ketaatan dalam melaksanakan kehendak-Nya. Strategi ini bukan sekadar respons taktis, melainkan tindakan yang dipimpin oleh hikmat ilahi untuk menghadapi tantangan rohani maupun praktis. Penelitian ini menegaskan relevansi teks 2 Raja-raja 6:8-9 bagi kepemimpinan dan pelayanan Kristen kontemporer, khususnya dalam merespons konflik internal, membangun visi pelayanan, serta mengintegrasikan pewahyuan ilahi dalam pengambilan keputusan strategis. Kebaruan kajian ini terletak pada pendekatan ekspositori yang memadukan dimensi biblika, teologis, dan praktis dalam merumuskan paradigma strategis Kristen yang transformatif.