Search Articles & Publications

Showing 1312 articles found for "Kepada"

Evaluasi Kebijakan Struktur Organisasi Dan Tata Kerja Di Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya

Atep Kemal Hakiki
Abstract: Artikel ini berjudul “Evaluasi Kebijakan Struktur Organisasi  Di Sekretariat Daerah  Kabupaten Tasikmalaya”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis evaluasi kebijakan struktur organisasi di Sekretariat… etariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya. Indikator yang digunakan untuk mengevaluasi Kebijakan struktur organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya terdiri atas Efektivitas, Efisiensi, Kecukupan, Pemerataan, Responsivitas dan Ketepatan. Informan yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari unsur aparatur Sipil Negara di Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan evaluasi yang dilaksanakan mampu mencapai tujuan dalam penataan organisasi, dapat dilihat dari penataan yang di lakukan dengan mengedepankan efektifitas pelaksanaan tugas pemerintahan melalui jabatan struktural yang sudah di bentuk. Namun dalam aspek efisiensi dalam kebijakan penataan organisasi perangkat daerah Kabupaten Tasikmalaya dilihat dari pelaksanaannya belum mencapai kriteria efisiensi. Dari sisi kecukupan penataan Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya sudah di lakukan sesuai mekanisme yang berlaku, yaitu adanya analisis jabatan dan analisis beban kerja terhadap struktur organisasi pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Ditunjau Dari aspek perataan sudah sesuai dengan prosedur dan kebutuhan.  Dari sisi responsivitas hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan penataan organisasi Sekretariat Daerah di Kabupaten Tasikmalaya telah berjalan sesuai dengan pedoman teknis penataan Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota yaitu Permendagri No 56 Tahun 2019 yang selanjutnya diturunkan dalam bentuk Peraturan Bupati Tasikmalaya Nomor 119 Tahun 2021. Dan terakhir Dilihat dari aspek ketepatan, penataan Struktur Organisasi di lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya sudah di sesuaikan dengan urusan – urusan yang sudah di limpahkan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dimana peraturan daerah tentang penataan organisasi yang telah di susun pemerintah Kabupaten Tasikmalaya telah di sesuaikan dengan peraturan yang lebih tinggi di atasnya.

Penerapan Model Pembelajaran Stad Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Dan Budi Pakerti Di Smk Negeri 3 Tabanan

I Nyoman Kawiadnyana
Abstract: Model Kooperatif Type STAD Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa SMK Negeri 3 Tabanan  melalui penerapan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2024/2025 Penelitian… an ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa SMK Negeri 3 Tabanan  tahun pelajaran 2024/2025 sebanyak 11 orang Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran STAD ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77 24 Dengan rincian 7 siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas Daya serap siswa 77 24 %,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85 71% Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama adalah 75,dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif Type STAD dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa SMK Negeri 3 Tabanan  tahun pelajaran 2023/2024 Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran

Penerapan Metode Pembelajaran Peer Lessons Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Siswa Kelas I Sd Negeri 64 Krui

Sriyanti
Abstract: Dalam kondisi   lingkungan pendidikan keluarga memiliki peran penting di dalam keberhasilan pendidikan. Dalam keluarga tentu akan ada orang tua, saudara, bahkan teman sebaya atau saudara sebaya yang memiliki perbedaan beberapa… beberapa tingkat kelas tentunya memiliki pengetahuan lebih. Dalam arti luas sumber belajar tidak harus selalu dari guru melainkan juga sumber belajar dari orang lain, seperti sumber belajar dari teman sekelas atau temannya di rumah yang memiliki kemampuan lebih untuk mengajarkan kepada temannya. Sumber belajar teman sebaya ini disebut Peer Lessons. Penerapan model pembelajaran Peer Lessons dalam Pembelajaran Pendidikan  Agama Hindu dapat meningkatkan prestasi/hasil belajar siswa di Kelas I SD Negeri 64 Krui. Prestasi/hasil belajar siswa  meningkat dari tingkat penguasaan materi dengan Rata-rata sebesar 74,5 atau Daya Serap 74,5% dan Ketuntasan Klasikal sebesar 77,2% dengan kategori Cukup Baik pada tahap observasi pada Siklus I, menjadi meningkat dengan Rata-rata sebesar 85,5 atau Daya Serap 85,5% dan dengan Ketuntasan Klasikal sebesar 100% dalam kategori Amat Baik pada tahap Siklus II.

Pendampingan Petani Dalam Memanfaatkan Limbah Cucian Air Beras Menjadi Pupuk Organik Cair (POC)

Khoiriyah, Muhammad Agung Bahrudin, Ahmad Nur Holik, Ahmad Gufron, Muther Rosidi, Misbahul Hasan, Fefriya Wanda Nuraini, Siti Choiriyah, Yeni Safitri, Nur Aisah Romadhoni, Dinda Wati, Faridatul Jannah, Elok Pramuhita, Halena Laili Fitria, Sely Kurniasih Putri
Abstract: Artikel ini menyajikan bagaimana pendampingan terhadap kelompok tani dalam memanfaatkan limbah rumah tangga seperti air cucian beras sebagai bahan untuk pembuatan pupuk cair (POC). Air cucian beras atau air leri mengandung… ng vitamin seperti niacin, riboflavin, piridoksin da thiamin, serta mineral seperti Ca, Mg dan Fe yang diperlukan untuk pertumbuhan jamur. Dimana penggunaan limbah air cucian beras sangat efektif untuk penyuburan tanaman karena bahan-bahannya yang sangat mudah didapatkan dan tergolong murah. Salah satu diadakan pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai kegunaan limbah air cucian beras menjadi Pupuk Organik Cair (POC) kepada kelompok tani desa Suren Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. Cara pembuatan pupuk organik cair pertama siapkan limbah cucian air beras, E4, dan tets tebu, dan juga jerigen sebagai tempat pembuatan pupuk berlangsung. Selanjutnya campurkan dulu limbah cucian beras tersebut dengan molase, kemudian campurkan dengan E4 lalu di masukkan ke dalam jerigen dan diamkan selama dua minggu untukt di fermentasikan. Adapun tujuan lainnya dalam proses pembuatan pupuk organik cair ini yaitu, diharapkan dapat mengurangi sampah organik rumah tangga. Kemudian metode yang digunakan dalam melakukan pengabdian masyarakat ini yaitu memberikan suatu penyuluhan atau sosialisasi dan juga bentuk praktik untuk pembuatan pupuk organik cair.   

Pemberdayaan Ekonomi Ibu-Ibu PKK: Kerajinan Bunga Dari Kawat Bulu Di Dusun Jetis, Ngadirejo

Ahmad Fadlil Asy-Syarofi, Diaz Kartika Aprillio Dwirama Sabdian Nugraha, Ibrahim Kholilulloh, Nurul Dwi Rahayu, Siti Nurul Iftitah
Abstract: Program pemberdayaan ekonomi bagi ibu-ibu PKK di Dusun Jetis, Ngadirejo, melalui pelatihan pembuatan kerajinan bunga dari kawat bulu, merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan masyarakat.… t. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali ibu-ibu PKK dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan usaha kecil di bidang kerajinan tangan. Selama pelatihan, para peserta diajarkan teknik pembuatan bunga dari kawat bulu serta pemanfaatan bahan daur ulang seperti kertas bekas untuk membuat pot. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta mampu mengikuti dan mempraktikkan teknik-teknik yang diajarkan dengan antusias. Namun, kualitas hasil akhir kerajinan masih perlu ditingkatkan. Program ini berhasil memberikan wawasan baru kepada peserta mengenai peluang usaha berbasis keterampilan lokal, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan bahan daur ulang. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan program pemberdayaan masyarakat lainnya di masa depan.

Implementasi Ajaran Tattwa Guna Mencapai Kehidupan Harmonis

Ni Luh Putu Kristiani
Abstract: Jurnal ini mengulas tentang Implemetasi ajaran Tattwa Guna Mencapai Kehidupan Harmonis, Tatwa (Filsafat Ketuhanan) atau ajaran kebenaran tentang ketuhanan yang mejadikan landasan keyakinan setiap umat Hindu. Pemahaman seseorang… seorang tentang ajarang kebenaran akan lebih mudah dalam menjalankan ajaran agama yang sejalan dengan pustaka suci Weda. Tidak mudah bagi seseorang yang belum memahami ajaran kebenaran dalam menjalan kehidupannya, oleh karenanya umat hindu harus mampu memahami ajaran agama hindu dan menjalankannya sesuai dengan ajaran Weda karena sumber ajaran agama Hindu adalah Weda. Pemahaman ajaran kebenaran (Tattwa) merupakan pedoman umat hindu untuk mejalankan kehidupan beragama, untuk mewujudkan atau mengimplementasikan kebenaran perlu suatu tindakan maka, tindakan untuk implementasikan ajaran Tattwa salah satunya adalah Tat. Ajaran agama sejatinya mengajarkan kepada kebaikan, sikap saling menghormati dan menghargai, dan tidak memusuhi orang lain yang berbeda agama dengan kita merupakan semangat Tat Twam Asi. Tujuan dan manfaat dari penelitian ini adalah untuk menggali ajaran Tatwa (filsafat) kebenaran yang dilakoni oleh setiap manusia, khususnya siswa/siwi sekolah dasar (SD) Negeri Karang Manik yang beragama Hindu dapat diimplementasikan melalui ajaran Tat Twam Asi untuk menciptakan keharmonisan antar umat manusia dan mencapai kehidupan yang harmonis. serta kajian teori yang di bahas adalah tentang ajaran Tattwa (Filsafat). Metode yang digunakan ialah Metode Penelitian Kualitatif dengan menggunakan metode observasi di lokasi lapangan SD Negeri Karang Manik. Mengimplementasikan ajaran Tattwa (filsafat) kebenaran melalui Tat Twam Asi sebagai sebuah tindakan nyata oleh masyarakat Hindu untuk menunjukan rasa kemanusiaan (persaudaraan), toleransi, dan pluralisme. Keunikan yang ada di SD Negeri Karang Manik adalah meskipun berasal dari beragam agama namun praktik dan implementasi ajaran Tat Twam Asi mereka lakoni sebagai dasar dan pedoman dalam menjaga keharmonisan antara sesama.

Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Melalui Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Pada SD Negeri 1 Tegalbadeng Barat

Ni Ketut Wiyarini
Abstract: Berdasarkan observasi, aktivitas dan prestasi belajar siswa kelas SD Negeri 1 Tegalbadeng Barat , dapat dikategorikan masih sangat rendah. Dilihat dari fenomena tersebut diatas, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan… n aktivitas dan prestasi belajar siswa SD Negeri 1 Tegalbadeng Barat dengan mencoba menerapkan metode diskusi dikombinasikan dengan metode project bassed learning. Tentu! Berdasarkan deskripsi yang Anda berikan, sepertinya Anda sedang merancang penelitian untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa SD Negeri 1 Tegalbadeng Barat. Berikut adalah struktur yang dapat Anda gunakan untuk merumuskan penelitian Anda dengan fokus pada penerapan metode diskusi dan project-based learning (PBL): Subjek penelitian tersebut adalah SD Negeri 1 Tegalbadeng Barat. Dalam penelitian ini tersebut menggunakan metode Diskusi dikombinasikan dengan Metode Project Bassed Learning dalam mata pelajaran Agama Hindu dan Budi Pekerti. Dalam penelitian ini peneliti memasang target dalam rata-rata kelas (M) 80, Daya Serap (DS) 80%, Ketuntasan Belajar Klasikal 80% dan aktivitas 80%. Dilihat dari hasil penelitian ini, bahwa penerapan metode Diskusi dikombinasikan dengan metode Project bassed learning dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar dalam mata pelajaran agama hindu dan budi pekerti. Hasil ini ditunjukan dengan adanya peningkatan hasil aktivitas belajar pada siklus I 31 % dan siklus II menjadi 85%. Prestasi belajar siswa juga meningkat yaitu pada siklus I rata-rata kelas (M) 70, daya serap (DS) 70%,ketuntasan belajar 22% dan siklus II menjadi rata-rata kelas (M) 89, daya serap (DS) 89%, serta ketuntasan belajar klasikal 100% dari KKM 75. Dari hasil penelitian yang telah dicapai ini dapat diimplementasikan dengan merekomendasikan kepada Guru Agama Hindu Tentu! Jika penelitian Anda telah mencapai hasil yang signifikan dan relevan, berikut adalah beberapa langkah yang bisa diambil untuk mengimplementasikan hasil penelitian dengan merekomendasikannya kepada Guru Agama Hindu.

Penerapan Model Penelitian Portofolio Berbasis Invesitigasi Kelompok Di Kelas V SD Negeri 3 Tugumulyo Untuk Meningkatkan Keaktipan Dan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Dan Budi Pekerti Tahun Ajaran 2024/2025

Made Indra Adi Putra
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Khususnya aspek Kognitif siswa SD N 3 Tugumulyo. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti SD N 3 Tugumulyo.… ulyo. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subyek dalam penelitian ini SD N 3 Tugumulyo tahun ajaran 2024/2025. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskritif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan , hasil observasi terhadap keaktifan belajar siswa menunjukkan hasil Pada siklus I, rata-rata keaktifan belajar siswa adalah 7.03 yang tergolong aktif; sedangkan pada siklus II rata-rata keaktifan belajar siswa adalah 7.32 yang juga tergolong aktif. Hal itu menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 0.29. Hasil belajar Pendidikan agama Hindu dan Budipekerti siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. Abang diketahui melalui hasil evaluasi pada refleksi awal, siklus I dan siklus II. Hasil evaluasi pada refleksi awal menunjukkan bahwa nilai rata- rata siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. 69.63 Hasil evaluasi pada siklus I menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti adalah 75.13; sedangkan hasil evaluasi pada siklus II menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budipekerti adalah 83.87. Oleh karena itu, terjadi peningkatan sebesar 8.74 dari nilai rata-rata pada siklus I ke siklus II. Evaluasi dalam siklus II skor rata-rata hasil belajar meningkat dari 75.13 pada siklus I menjadi 80.94. Ketuntasan belajar klasikal juga meningkat dari 83.87% pada siklus I menjadi 96.77% pada siklus II.   Berpijak dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match”dapat meningkatan Keaktifan dan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Siswa Kelas V SD N 3 Tugumulyo. Tahun Ajaran 2024/2025. Diajukan saran kepada pihak-pihak terkait sebagai berikut (1) Bagi guru baik guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti maupun guru kelas diharapkan menerapkan berbagai metode pembelajaran sehingga dapat membantu dalam meningkatkan hasil belajar siswa.(2) Bagi kepala sekolah agar terus memberikan membimbing dan arahan kepada guru-guru untuk lebih memacu diri dalam melakukan kegiatan pembelajaran.(3) Bagi peneliti lain, jika ingin mengadakan penelitian lebih lanjut lagi mengenai Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budipekerti diharapkan mengambil materi yang lain atau materi yang lebih luas lagi untuk meyakini hasil penelitian ini, dan juga diharapkan mengatasi kendala-kendala yang dihadapi dalam penelitian ini sehingga hasil yang diperoleh lebih maksimal.

Penerbitan Modul Peran Ayah Terhadap Perkembangan anak Dalam Program KKN: Tantangan Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Pencegahan Stunting di Desa Curahkalong

Jiaulhaq Hisyam Annajam, Aita Rahma Dewati, Sofi Arifiana Mawadah, Moh. Arif Nur Reza Sayyidul Latif, Nanda Aprilia, Regita Putri Cahyani, Intan Permatasari, Putri Rahmatika Reyhan Besari, Irna Melani Putri, Romadhon Fahmi Putra, Regita Anggi Olivia Pramesti, Nur Moch Alif Julianto BPS, Putri Handayani, Pascalian Hadi Pradana
Abstract: Penerbitan modul peran ayah dalam tumbuh kembang anak merupakan salah satu inisiatif utama dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan stunting. Stunting… ing merupakan masalah kesehatan yang serius di Indonesia, terutama di daerah pedesaan dimana pengetahuan dan peran ayah dalam membesarkan anak seringkali diabaikan. Modul ini bertujuan untuk memberikan panduan praktis kepada para ayah untuk mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini, dengan fokus pada nutrisi, stimulasi psikologis, dan partisipasi aktif dalam mengasuh anak. Studi ini menganalisis tantangan yang dihadapi dalam penerbitan dan penerapan modul, antara lain resistensi budaya, kurangnya pemahaman masyarakat akan pentingnya peran ayah, dan kendala logistik dalam sosialisasi modul. Hasil dari program KKN ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat tantangan, penggunaan modul ini berpotensi meningkatkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan menurunkan risiko stunting pada anak di wilayah sasaran Masuk secara signifikan. Dengan demikian, menyimpulkan pentingnya pendekatan komprehensif dan berkelanjutan dalam melibatkan ayah dalam upaya pencegahan stunting, dan perlunya kolaborasi antara pemerintah, ilmu pengetahuan, dan masyarakat untuk mendukung keberhasilan program ini.

Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Sebagai Pupuk Organik Cair (POC) Di Desa Jambesari Kabupaten Jember

Aldi Rahman, Amelva Firstian Maulida, Naning Atika, Laila Nisfu Nikmah, Rivaldi Ari Satrio, Chichi Dian Pusphitasari, Heni Setyawati
Abstract: Limbah kulit kopi yang selama ini dianggap sebagai sampah memiliki potensi besar sebagai sumber pupuk organik cair. Pupuk cair ogranik merupakan salah satu solusi penanganan limbah kulit kopi yang dapat dilakukan untuk memberikan… emberikan nilai tambah pada limbah. Pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pehamanan petani tentang pembuatan pupuk organik serta menemukan bahwa tanaman kopi dari produksi lokal dapat diubah menjadi pupuk tanah yang kaya nutrisi, meningkatkan kualitas tanah dalam berbagai aspek seperti pertumbuhan tanaman, kesehatan tanah, dan kualitas panganMetode yang digunakan kegiatan pengabdian ini merupakan kombinasi antara metode ceramah (penyuluhan), dan praktik/pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari limbah kulit kopi langsung di masyarakat petani kopi. Tujuan dilakukannya pengabdian ini diantaranya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Jambesari sehingga dapat mengurangi serta memanfaatkan limbah kulit kopi secara efektif dan untuk meningkatkan nilai ekonomis kulit kopi sebagai alternatif pilihan pemanfaatan kulit kopi. Kegiatan pengabdian ini di lakukan dengan cara pelatihan kepada masyarakat tentang pembuatan pembuatan Pupuk Organik Cair dari limbah kulit kopi. Hasil dari pelatihan Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai teknik pembuatan POC dan manfaatnya bagi pertanian. Peserta pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap materi yang disampaikan, dan banyak di antara peserta pelatihan berhasil menerapkan teknik yang dipelajari dalam praktik sehari-hari. Keterampilan yang diperoleh tidak hanya meningkatkan kualitas tanah, tetapi juga berpotensi meningkatkan hasil pertanian di desa tersebut, Selain itu, pelatihan ini juga berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, karena dengan memanfaatkan limbah yang sebelumnya dianggap tidak berguna, mereka dapat menghasilkan pupuk organik yang dapat digunakan sendiri atau dijual. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan, tetapi juga untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.