Search Articles & Publications

Showing 427 articles found for "Akhir"

Analisis Mengenali Minat Bakat Siswa SMKN 1 Setia Janji Menurut Teknik Certainty Factor

Bariadi, Rian, Putra, Guntur Maha, Rohminatin, Rohminatin
Abstract: Abstract: SMKN 1 Setia Janji is one of the State Vocational Schools in Urung Pane, Kec. Faithful Promise, Kab. Asahan, North Sumatra. The determination of the research location at SMKN 1 Setia Janji is due to the lack of… facilities to support students in determining the interests and talents that exist in the students themselves, especially in extracurricular support facilities so as to create a lack of students in finding interests and talents within students. Therefore, this study aims to design an expert system application using Certainty Factor which is intended to provide convenience for students in choosing the right extracurricular according to the interests and talents that exist in the student. This application is designed using the PHP programming language model and the system database uses MySQL. Methods The research uses descriptive qualitative methods and tends to use analysis. The final results obtained in the existing data sample show that student interest in Mading Extracurricular has a percentage of 86.9% and Paskibraka Extracurricular has a percentage of 80.8%, so that the data will be used as a student's choice in determining extracurricular activities at school.   Keywords: extracurricular; certainty factor; PHP; MySQL   Abstrak: SMKN 1 Setia janji ini merrupakan slah satu SMKN yang ada di Urung Pane, Kec. Setia Janji, Kab. Asahan, Sumatera Utara. Penetapan lokasi penelitian di SMKN 1 Setia janji ini dikarenakan masih minimnya fasilitas untuk mendukung para siswa dalam menentukan minat dan bakat yang ada pada diri siswa itu sendri terutama dalam fasilitas pendukung ekstrakulikuler sehingga membuat kurangnya siswa dalam menemukan minat dan bakat didalam diri siswa. Maka dari itu Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah aplikasi Sistem Pakar dengan menggunakan Certainty Factor yang ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi  siswa dalam memilih ekstrakurikuler yang tepat sesuai minat dan bakat yang ada pada diri siswa tersebut. Aplikasi ini dirancang menggunakan Model bahasa pemograman PHP dan database sistem menggunakan MySQL. Metode Penelitian menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Hasil akhir yang di dapat dalam sample data yang ada menunjukan bahwa minat siswa tentang Ekstrakurikuler Mading memiliki persentasi sebesar 86.9 % dan Ekstrakulikuler Paskibraka memiliki persentasi sebesar 80.8 %, sehingga data tersebut akan bisa di gunakan sebagai pilihan siswa dalam menentukan Ekstrakurikuler di sekolah.   Kata Kunci : ekstrakurikuler; certainty factor; PHP; MySQL.

Peningkatan Daya Saing Toko Online Berbasis E-CRM (Studi Kasus Toko RSMSTORE.ID)

Nasution, Sopina Denisa, Nurwati, Nurwati, Saputra, Endra
Abstract:   Abstract: RSMSTORE.ID shop is a business that is engaged in selling beauty products (cosmetics) which is located on Jl. SM Raja Kisaran, West Kisaran District, Asahan Regency, North Sumatra. Currently, the RSMSTORE.ID… D Store only uses Facebook and other social media to promote the products it sells. The number of goods sold and the number of customers at the RSMSTORE.ID Store from January to November 2021, where there is a decrease in the number of goods sold in the last month. Of course this has an impact on the profits obtained by the store. Aware of the fact that customer satisfaction is important in a business, it is necessary to have a system that can help stores increase sales. The tight business competition in the current digital era makes RSMSTORE.ID Stores have to carry out marketing strategies to manage their customers, increase new customers and retain old customers. In line with the current development of technology and social media, various efforts have been made to increase sales. One way that a store can do to be able to compete in the world of business sales is to implement a system or method, namely CRM (Customer Relationship Management).   Keywords: CRM; beauty products (Cosmetics); PHP and MySQL     Abstrak:Toko RSMSTORE.ID adalah usaha yang bergerak di bidang penjualan  produk kecantikan (kosmetik) yang berada di Jl. SM Raja Kisaran Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan Sumatera Utara. Saat ini Toko RSMSTORE.ID hanya menggunakan facebook dan media sosial lainnya untuk promosi produk yang dijual. Jumlah barang yang terjual dan jumlah pelanggan pada Toko RSMSTORE.ID mulai bulan Januari sampai dengan bulan November 2021, dimana terdapat penurunan jumlah barang yang terjual di satu bulan terakhir. Tentu hal ini berdampak pada keuntungan yang diperoleh oleh toko. Sadar akan fakta bahwa kepuasan pelanggan merupakan hal yang penting dalam suatu bisnis, maka diperlukan sebuah sistem yang dapat membantu toko dalam meningkatkan penjualan. Ketatnya persaingan bisnis di era digital saat ini membuat Toko RSMSTORE.ID harus melakukan strategi pemasaran untuk mengelola pelanggannya, Meningkatkan pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan lama. Sejalan dengan perkembangan teknologi dan sosial media saat ini, berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan penjualan. Salah satu cara yang dapat dilakukan sebuah toko agar mampu bersaing dalam dunia bisnis penjualan adalah dengan menerapkan sebuah sistem atau metode yaitu CRM (Customer Relationship Management).   Kata Kunci: CRM; produk kecantikan (kosmetik); PHP  dan MySQL  

Perancangan Sistem Aplikasi Persediaan Barang Pada UD. Karya bersama menggunakan Algoritma FIFO (First In First Out)

Handoko, Riki, Parini, Parini
Abstract: Abstrak: FIFO is an acronym for First In, First Out, an abstraction that deals with how to organize and manipulate data relative to time and priority. The FIFO (First In First Out) method is a method where the goods that… were first entered will be issued first, while the goods that were last entered will be issued at a later date. So the first inventory recording is to record the goods/inventory that first entered UD. Karya Bersama is a business in the field of photocopying that is intended for all circles which provides photocopying, volume, and stationery services. The problem that exists is in making inventory reports of UD. Karya Bersama still uses manual methods and is not computerized so that there are reports of inventories that are inefficient, inaccurate and take a long time, this encourages to change the inventory system due to the impact experienced in the future results of reports that are not precise and efficient. The impact resulting from a computerized system can make it easier and faster to process data and get information quickly and efficiently.   Kata kunci: First In First Out, UD. Joint Work, Inventory.   Abstract: FIFO adalah akronim untuk First In, First Out (pertama masuk, pertama keluar) sebuah abstraksi yang berhubungan dengan cara mengatur dan memanupulasi data relative terhadap waktu dan prioritas. Metode FIFO (First In First Out) merupakan metode dimana barang yang pertama kali masuk akan dikeluarkan terlebih dahulu sedangkan untuk barang yang terakhir kali masuk akan dikeluarkan di kemudian hari. Jadi pencatatan persediaan yang dilakukan pertama kali adalah mencatat barang/persediaan yang pertama kali masuk UD. Karya Bersama merupakan usaha dalam bidang fotocopy yang di peruntukkan untuk segala kalangan dimana menyediakan jasa fotocopy, jilid, dan ATK. Masalah yang ada yaitu dalam pembuatan laporan persediaan barang UD. Karya Bersama masih menggunakan cara manual dan tidak terkomputerisasi sehingga terdapat laporan persediaan barang yang tidak efisien, tidak tepat dan memakan waktu yang lama, hal ini mendorong untuk merubah sistem persediaan barang dikarenakan dampak yang dialami kedepanya hasil laporan yang tidak tepat dan efisien. Dampak yang dihasilkan dari sistem yang sudah terkomputerisasi dapat lebih mempermudah dan mempercepat dalam proses pengolahan data dan mendapatkan informasi dengan cepat dan efisien.             Keywords: First In First Out , UD. Karya Bersama, Persediaan Barang.

Analisis Tingkat Pelayanan Service Kendaraan dan Penjualan Produk Sepeda Motor dengan Service Quality

Pratama, Agung, Fauziah, Rizky, Yuma, Febby Madonna
Abstract: Abstract: Based on available data, it is known that motorcycle sales at Panca Prima Abadi Dealers fluctuate every year. This resulted in several types of motorcycles that did not reach the sales target and affected operating… ting income. The Panca Prima Abadi dealer realized that customers would return to buy motorcycles if they received good service. There are some customers who feel that the quality of service is relatively low so that in solving problems that cannot be solved optimally. The problem of vehicle service quality is supported by evidence of the changing number of customers who have performed service for the last 3 (three) years. To overcome this problem, a decision support system is made that will make it easier for Panca Prima Abadi Dealers to find out how the quality of motorcycle service has been provided to customers so far. Based on the calculation of the analysis of the level of service vehicle service and sales of motorcycle products using the Service Quality method, it can be concluded that the vehicle service has a "satisfied" predicate with a percentage value of 79.17% and a "very satisfied" predicate has a percentage value of 20.83% and product sales have a percentage value of 20.83%. the "satisfied" predicate gets a percentage value of 81.25% and the "very satisfied" predicate gets a percentage value of 18.75%. Keywords: Vehicle Service, Product Sales Service, Service Quality     Abstrak: Berdasarkan data yang ada diketahui bahwa penjualan sepeda motor di Dealer Panca Prima Abadi mengalami fluktuasi setiap Tahunnya. Hal ini mengakibatkan ada beberapa tipe sepeda motor yang tidak mencapai target penjualan dan mempengaruhi pendapatan usaha Pihak Dealer Panca Prima Abadi menyadari bahwa pelanggan akan kembali membeli sepeda motor jika mendapatkan pelayanan yang baik. Ada beberapa pelanggan yang merasa kualitas pelayanan yang relatif rendah sehingga dalam penyelesaian permasalahan yang belum dapat diselesaikan secara maksimal. Permasalahan kualitas pelayanan service kendaraan didukung oleh bukti jumlah pelanggan yang melakukan service selama 3 (tiga) tahun terakhir yang berubah-ubah. Mengatasi masalah tersebut maka dibuat suatu sistem pendukung keputusan yang akan memudahkan Dealer Panca Prima Abadi untuk mengetahui bagaimana kualitas pelayanan service sepeda motor yang telah diberikan kepada pelanggan selama ini. Berdasarkan perhitungan analisis tingkat pelayanan service kendaraan dan penjualan produk sepeda motor dengan metode Service Quality dapat disimpulkan bahwa service kendaraan memiliki predikat “puas” mendapat nilai persentase 79,17% dan predikat “sangat puas” mendapat nilai persentase 20,83% serta penjualan produk memiliki predikat “puas” mendapat nilai persentase 81,25% dan predikat “sangat puas” mendapat nilai persentase 18,75%.   Kata Kunci: Pelayanan Service Kendaraan, Pelayanan Penjualan Produk, Service Quality  

Perancangan Pengisian Pada Dispenser Dengan Memanfaatkan Sensor Dan Embedded System

Alfianda, Alfianda, Amin, Muhammad, Risnawati, Risnawati
Abstract: Abstract: Nowadays, almost all of them use a dispenser, because of its practicality. But behind that there are several things that make the dispenser less efficient when taking drinking water from the glass, because the… user has to press or turn the water tap in the dispenser. The working system of this tool is where the machine will run according to the commands obtained from the laser diode and the LDR sensor, the laser diode will reflect light that leads to the LDR. when the light reflected by the laser diode to the LDR is cut, it can be interpreted that the LDR and the laser diode detect or read the presence of an object in the form of a glass, automatically the two sensors instruct the controller to activate the water pump and the water pump will work to remove the water which will be filled in the glass that is placed in the dispenser with the volume of the glass used, the filling process and the end of filling will be displayed by the LCD and when filling the water the glass is full there will be a warning from the buzzer in the form of a sound. Users no longer need to press or turn the water tap when taking water from the dispenser using a glass.   Keywords: Dispensers;LDR Sensor;Diode Laser and Tools     Abstrak: Pada saat ini masyarakat sekarang sudah hampir semuanya menggunakan dispenser, karena kepraktisan. Namun dibalik itu semua ada beberapa hal yang membuat dispenser kurang efisien saat mengambil air minum pada gelas, karena pengguna harus menekan atau memutar keran air yang ada pada dispenser. Sistem kerja dari alat ini ialah dimana mesin akan berjalan sesuai dengan perintah yang didapat dari Dioda laser dan sensor LDR, Dioda laser akan memantulkan cahaya yang mengarah pada LDR, pada saat cahaya yang dipantulkan Dioda laser ke LDR terpotong maka dapat diartikan LDR dan Dioda laser mendeteksi atau membaca adanya benda berupa gelas, secara otomatis kedua sensor tersebut memerintahkan controller mengaktifkan pompa air dan pompa air akan bekerja mengeluarkan air yang akan diisikan pada gelas yang diletakkan pada dispenser dengan volume gelas yang digunakan, proses pengisian dan akhir pengisian akan ditampilkan oleh LCD dan saat pengisian air pada gelas penuh akan ada peringatan dari buzzer berupa bunyi. Pengguna tidak perlu lagi menekan atau memutar keran air saat mengambil air pada dispenser menggunakan gelas.   Kata Kunci : Dispenser;Sensor LDR;Dioda Laser dan Alat

Metode SAW dalam Penentuan Pemberian Kredit Calon Konsumen pada PT. Interyasa Mitra Mandiri

Prasetio, Agung, Mulyani, Neni, Yuma, Febby Madonna
Abstract: Abstract: PT. Interyasa Mitra Mandiri Kisaran is a company whose products are engaged in trade that sells electronics and furniture in cash or credit. Granting crdit can provide relief to consumers, giving rise to the level… vel of consumer interest in buying, which means the company’s sales turnover is higher and the company’s cash receipts will increase. Determining which consumers deserve credit is not easy. Companies need a Decision Support System (DSS) that can help determine the creditwhorthiness of potential customers. The decision making calculation method used in this study is a simple additive weighting method with 5 criteria, namely discipline, down payment, monthly income, credit guarantee, and residence of status. The system was built using the PHP MySQL language and Sublime Text as the programming code. And the object-oriented system modeling language used is UML (Unifed Modelling Language). By using this SAW Method, it is hoped that the final result will be obtained as a tool to determine the credit extension to potential consumers who are eligible to be given.   Keywords :Credit, DSS, Simple Additive Weighting (SAW), UML.     Abstrak :PT. Interyasa Mitra Mandiri Kisaran merupakan perusahaan yang produknya bergerak di bidang perdagangan yang menjual barang elektronik dan furniture secara cash maupun kredit. Pemberian kredit dapat memberikan keringanan kepada konsumen, sehingga menimbulkan besarnya minat konsumen untuk membeli, yang berarti omset penjualan perusahaan menjadi lebih tinggi dan penerimaan kas perusahaan akan meningkat. Menentukan konsumen yang layak diberikan kredit bukanlah hal yang mudah.Perusahaan membutuhkan sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu dalam menentukan kelayakan pemberian kredit untuk calon konsumen. Metode perhitungan pengambilan keputusan yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan 5 kriteria yaitu kedisiplinan, uang muka, penghasilan perbulan, jaminan kredit dan status tempat tinggal. Sistem ini dibangun menggunakan bahasa PHP MySQL dan Sublime Text sebagai koding pemrogramannya.Serta bahasa pemodelan sistem berorientasi objek yang digunakan adalah UML (Unifed Modelling Language). Dengan menggunakan metode SAW ini, diharapkan mendapatkan hasil akhir sebagai alat bantu untuk menentukan pemberian kredit kepada calon konsumen yang layak diberikan.   Kata Kunci :Kredit, SPK, Simple Additive Weighting (SAW), UML.  

Pemanfaatan Artificial Intelligence Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Inggris di SDN 15 Padang Genting

Amin, Muhammad, Rasyid, Hainur, Akmal
Abstract: Abstract: The development of Artificial Intelligence (AI) technology offers substantial potential for providing interactive educational media, yet its implementation at the elementary education level is frequently impeded… d by educators' limited digital literacy. This situation was observed at SDN 15 Padang Genting, where English language instruction remains dominated by conventional methods with minimal utilization of adaptive digital media. Therefore, this community service program aims to enhance teachers' competencies and skills in utilizing AI technology as a medium for English language learning. The implementation adopted a Capacity Building approach comprising three structured stages: initial evaluation (pre-test), hands-on practice training, and final evaluation (post-test). The training focused on introducing text and visual generative AI, along with basic prompt engineering techniques. The results demonstrated a highly significant increase in teachers' capacity; comprehension of basic AI concepts surged from 15% to 85%, and the perceived ease of using the technology rose from 20% to 85%. Furthermore, the program successfully facilitated participants in independently producing educational media, such as interactive vocabulary flashcards and bilingual short stories. The hands-on training approach proved effective in overcoming the anxiety of non-technical teachers while accelerating their creativity in designing English learning materials that are relevant and engaging for digital-generation students. Keywords: artificial intelligence; capacity building; english language; learning media; teacher training.   Abstrak: Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) menawarkan potensi besar dalam penyediaan media pendidikan yang interaktif, namun implementasinya di tingkat pendidikan dasar seringkali terhambat oleh keterbatasan literasi digital pendidik. Kondisi ini ditemukan di SDN 15 Padang Genting, di mana pembelajaran Bahasa Inggris masih didominasi oleh metode konvensional dan minimnya pemanfaatan media digital adaptif. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi AI sebagai media pembelajaran Bahasa Inggris. Pelaksanaan kegiatan ini mengadopsi pendekatan Capacity Building yang mencakup tiga tahapan terstruktur: evaluasi awal (pre-test), pelatihan berbasis praktik langsung (hands-on practice), dan evaluasi akhir (post-test). Pelatihan difokuskan pada pengenalan AI generatif teks dan visual serta teknik rekayasa prompt dasar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas guru yang sangat signifikan; pemahaman konsep dasar AI melonjak dari 15% menjadi 85%, dan persepsi terhadap kemudahan penggunaan teknologi meningkat dari 20% menjadi 85%. Lebih lanjut, kegiatan ini berhasil memfasilitasi peserta untuk memproduksi luaran media pembelajaran secara mandiri, seperti flashcard vocabulary interaktif dan naskah cerita dwibahasa. Pendekatan pelatihan berbasis praktik terbukti efektif meruntuhkan kecemasan guru non-teknis, sekaligus mengakselerasi kreativitas mereka dalam merancang materi Bahasa Inggris yang relevan dan menarik bagi siswa generasi digital. Kata kunci: artificial intelligence; capacity building; media pembelajaran; bahasa inggris; pelatihan guru

Transformasi Digital Produk Olahan Ikan Bilih Pada Poklahsar Jaso Danau Nagari Tikalak

ira desmiati, Indira Karina, Boni Ikhlas, Siti Aisyah, Dicky Rustam
Abstract: Abstract: This program aims to transform processed bilih fish products from Lake Singkarak through business digitalization to enhance tourism appeal and increase the added value of local food products. The partner, POKLAHSAR… HSAR Jaso Danau in Nagari Tikalak, Solok Regency, experienced a 35% decline in sales turnover over the past two years due to limited digital marketing and reliance on conventional sales. In addition, production capacity could only meet about 60% of market demand, with inconsistent product quality caused by the absence of written SOPs. The program was implemented using a participatory approach through stages of socialization, technical training, innovation adoption, and mentoring. The main focus included the development of production SOPs, logbooks and digital bookkeeping, organizational structuring, and digital marketing strategies using websites, QR Codes, and social media. The results revealed significant improvement in five key aspects: business recording, production, distribution, branding, and digital marketing. The average score increased from 2.7 (fair) in 2024 to 4.0 (good) in 2025, with the highest achievement in business recording and digital marketing through the activation of an official website and marketplace integration. This transformation demonstrates that digitalization of local food MSMEs not only improves product quality and consistency but also expands distribution channels, strengthens competitiveness, and supports the achievement of the SDGs, particularly women’s empowerment, poverty alleviation, economic growth, and sustainable consumption and production. Keywords: bilih fish, MSME digitalization, women empowerment, digital marketing, lake singkarak   Abstrak: Program ini bertujuan mentransformasi produk olahan ikan bilih khas Danau Singkarak melalui digitalisasi usaha guna meningkatkan daya tarik wisata dan nilai tambah pangan lokal. Mitra kegiatan adalah POKLAHSAR Jaso Danau di Nagari Tikalak, Kabupaten Solok, yang mengalami penurunan omzet hingga 35% dalam dua tahun terakhir akibat keterbatasan pemasaran digital dan masih mengandalkan penjualan konvensional. Selain itu, kapasitas produksi hanya mampu memenuhi sekitar 60% permintaan pasar, dengan kualitas produk sering tidak konsisten karena ketiadaan SOP tertulis. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, penerapan inovasi, dan pendampingan. Fokus utama meliputi penyusunan SOP produksi, logbook dan pembukuan digital, pembentukan struktur organisasi, serta strategi pemasaran berbasis website, QR Code, dan media sosial. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan signifikan pada lima aspek utama: pencatatan usaha, produksi, distribusi, branding, dan pemasaran digital. Skor rata-rata naik dari 2,7 (cukup) pada 2024 menjadi 4,0 (baik) pada 2025, dengan capaian terbesar pada pencatatan usaha dan pemasaran digital melalui aktivasi website resmi dan integrasi marketplace. Transformasi ini membuktikan bahwa digitalisasi UMKM pangan lokal tidak hanya memperbaiki kualitas dan konsistensi produk, tetapi juga memperluas distribusi, memperkuat daya saing, serta mendukung pencapaian SDGs, khususnya pemberdayaan perempuan, pengentasan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, dan konsumsi-produksi berkelanjutan. Kata Kunci: ikan bilih, digitalisasi UMKM, pemberdayaan perempuan, pemasaran digital, danau singkarak

Pelatihan Guru Untuk Menciptakan Lingkungan Belajar Yang Suportif Dan Menyenangkan Di Lingkungan YPKI Magelang

Mali, Yustinus Calvin Gai
Abstract: Abstract: This community service (PkM) aims to provide training for teachers on how to create a supportive and fun learning environment for students in their classrooms. This PkM was carried out offline on Wednesday, 15… November 2023, at 9.00-12.00 WIB. The main participants of the training were 33 teachers, consisting of two teachers of Learning Group for toddlers (KB), six teachers of Kindergarten (TK), ten teachers of Elementary School (SD), seven teachers of Junior High School (SMP), and eight teachers of Senior High School (SMA) in Yayasan Perguruan Kristen Indonesia (YPKI) Magelang. In the presentation session, the author discussed five main principles to help the PkM participants in creating a supportive and fun learning environment, namely: 1) using technology to make learning interesting and fun; 2) taking sufficient time to guide students to practice new learning materials; 3) making rules regarding how students should communicate and act; 4) creating supportive friendship groups; and 5) scheduling teacher professional development meetings in the school to learn from each other and share knowledge. The session concluded with a discussion with the PkM participants, implying that teachers must take an active role to create a supportive environment for their students.         Keywords: learning environment; learning; teaching; technology   Abstrak: Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan untuk para guru tentang bagaimana menciptakan lingkungan belajar yang suportif dan menyenangkan untuk para siswa mereka di dalam kelas. Kegiatan PkM ini dilaksanakan secara luring pada hari Rabu, 15 November 2023, jam 09.00-12.00 WIB. Peserta utama pelatihan ini adalah 33 orang guru, yang terdiri dari dua orang guru KB, enam orang guru TK, sepuluh orang guru SD, tujuh orang guru SMP, dan delapan orang guru SMA di bawah naungan Yayasan Perguruan Kristen Indonesia (YPKI) Magelang. Di dalam sesi pemaparan materi, penulis membahas lima prinsip utama untuk membantu para peserta PkM dalam menciptakan lingkungan belajar yang supotif dan menyenangkan tersebut. Kelima prinsip tersebut adalah: 1) menggunakan teknologi untuk membuat pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan; 2) meluangkan waktu yang cukup untuk membimbing siswa berlatih materi pembelajaran yang baru; 3) membuat peraturan terkait bagaimana siswa harus berkomunikasi dan bertindak; 4) membuat kelompok pertemanan yang saling mendukung; dan 5) menjadwalkan pertemuan pengembangan profesionalitas guru di sekolah untuk dapat saling belajar dan berbagi ilmu pengetahuan satu sama lainnya. Sesi diakhiri dengan diskusi dengan para peserta PkM yang menyiratkan bahwa guru harus berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang mendukung bagi siswa mereka.     Kata kunci: lingkungan belajar; pembelajaran; pengajaran; teknologi

Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis AI Untuk Guru UPTD SDN 010106 Sei Silau Barat

Latiffani, Chitra, Adi Mas Afandi, Yori Apridonal
Abstract: Abstract: This community service describes the implementation of artificial intelligence (AI)-based learning media training for elementary school teachers at the UPTD SDN 010106 Sei Silau Barat, Setia Janji. The background… nd of the activity is the limited understanding and skills of teachers in utilizing AI applications (e.g., ImageFX, Canva AI, and ChatGPT) to create interesting, interactive, and student-specific learning media. The implementation method includes three stages: preparation (interviews & needs observations), implementation (face-to-face workshops, demonstrations, and supervised independent practice), and evaluation (pre-post surveys and work assessments). This can be seen from the results of the pre-test and post-test conducted at the beginning and end of the training, from 31% pre-test to 88% post-test showing a significant difference. The results of this training showed a 57% increase in teachers' practical understanding, the development of AI-based teaching media in core subjects, and plans for sustainable adoption in the classroom. This activity contributes to improving educators' ICT competencies and encouraging the integration of modern technology in elementary schools. Keywords: artificial intelligence; community service; elementary school teachers; imageFX; learning media; training.   Abstrak: Pengabdian ini mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan media pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI) bagi guru sekolah dasar di UPTD SDN 010106 Sei Silau Barat, Setia Janji. Latar belakang kegiatan adalah masih terbatasnya pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan aplikasi AI (misalnya ImageFX, Canva AI, dan ChatGPT) untuk membuat media ajar yang menarik, interaktif, dan sesuai karakteristik siswa. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: persiapan (wawancara & observasi kebutuhan), pelaksanaan (workshop tatap muka, demo, dan praktik mandiri tersupervisi), serta evaluasi (pre–post survey dan penilaian karya). Hal ini dapat diliat dari hasil pre-test dan post-test yang dilakukan di awal dan di akhir pelatihan, dari 31% pre-test ke angka 88% post-test menunjukan perbedaan yang signifikan. Hasil pelatihan ini menunjukkan peningkatan sebesar 57% pada pemahaman praktis guru, penyusunan media ajar berbasis AI pada mata pelajaran inti, serta rencana adopsi berkelanjutan di kelas. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kompetensi TIK pendidik dan mendorong integrasi teknologi modern di sekolah dasar. Kata kunci: guru SD; imageFX; kecerdasan buatan; media pembelajaran; pelatihan; pengabdian masyarakat.