Search Articles & Publications

Showing 107 articles found for "Index"

Analysis of Extreme Weather Causes of Flooding in Manado North Sulawesi

Ni Luh Made Anik Evaria, Rafa Zafirah Istiqomah
Abstract: On January 27 and 28 2023, Manado City was hit by heavy rain which caused several areas to experience significant flooding. The high intensity of rain during that period reached extreme levels, resulting in the inundation… n of several areas and submerging hundreds of residents' houses in 22 villages or sub-districts and 7 sub-districts in Manado. In studying this event, this research investigates the factors that influence extreme weather in Manado, observing sea surface temperature data, streamlines, air observations, the Southern Oscillation Index (SOI), and the Indian Ocean Dipole (IOD). The analysis shows that the positive SOI and negative IOD phenomena significantly impact extreme weather in the region. Cumulonimbus (Cb) clouds drove the atmospheric conditions formed on January 27 and 28 2023 and air flows from the Indian Ocean which brought wet air masses into Indonesian territory. High sea surface temperatures, reaching 28-29°C, also play a role in the intensive growth of rain clouds. Based on atmospheric conditions seen from radiosonde observation data, the stability index value shows that unstable conditions trigger heavy rain which causes flooding

Hubungan Kualitas Tidur Dengan Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Gen Z Di Universitas Yatsi Madani

Muhamad Jeri, Swardiman, Kristina Everintina Ngasu
Abstract: Latar belakang: Kualitas tidur merupakan aspek penting yang berperan dalam menjaga kesehatan mental, terutama pada mahasiswa yang rentan mengalami stres akibat tuntutan akademik dan gaya hidup yang tidak teratur. Tujuan:&#8230; Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan kesehatan mental pada mahasiswa Gen Z Universitas Yatsi Madani angkatan 2021. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan metode analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional. Teknik: Teknik pengambilan sampel dilakukan secara proportional stratified random sampling dengan jumlah responden sebanyak 168 mahasiswa semester 6. Instrumen:  Instrumen yang digunakan adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur dan General Health Questionnaire-12 (GHQ-12) untuk mengukur kesehatan mental (sampel dan instrumen). Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas tidur yang buruk dan ditemukan adanya proporsi mahasiswa dengan kesehatan mental terganggu. Uji statistik memperlihatkan adanya hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan kesehatan mental mahasiswa (p-value = 0,000; p < 0,05), yang berarti semakin buruk kualitas tidur seseorang, semakin besar risiko terganggunya kesehatan mental. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara kualitas tidur dengan kesehatan mental pada mahasiswa Gen Z Universitas Yatsi Madani. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan lebih memperhatikan pola tidur sehat, sementara pihak kampus disarankan untuk memberikan edukasi terkait manajemen stres dan pentingnya tidur berkualitas sebagai upaya mendukung kesejahteraan mental mahasiswa.

Laporan Kasus Dengan Masalah Gangguan Pola Tidur Pada Pasien Chronic Kidney Desease Di Ruang Dahlia Rsud Wates

Putri Wahyuningsih, Hamudi Prasestiyo
Abstract: Latar Belakang: Penyakit ginjal kronis (Chronnic Kidney Disease) merupakan penyakit gagal ginjal dimana terdapat penurunan fungsi ginjal yang ditandai dengan penurunan glomerulus filtration rate (GFR).Terapi yang sering&#8230; dilakukan oleh penderita CKD adalah dengan cara hemodialisis dan peritonealialisa. Tujuan :  memberikan gambaran penerapan intervensi dzikir pada pasien CKD dengan diagnosis keperawatan gangguan pola tidur di ruang Dahlia RSUD Wates. Metode: penelitian ini adalah penelitian studi kasus observasional yang mengeksplorasi masalah keperawatan terutama gangguan pola tidur. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, dan observasi. Hasil:  Pengkajian Pada penapisan paliatif diperoleh skor 5 yaitu pasien tersebut perlu intervensi palliative. Dalam Edmonton Symptom Assessment System (ESAS) pasien mengalami tidak bisa tidur, pasien dengan depresi sedang. Didalam aktivitas fisik pada pasien terdapat skor karnofsky 50 % yaitu sering memerlukan bantuan, sering memerlukan perawatan medis. Dalam kebutuhan spiritualnya pasien CKD adalah 76 dimana merupakan spiritual sedang. Kesimpulan: pasien mengalami peningkatan kualitas tidur menggunakan Instrumen yang digunakan adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). setelah dilakukan intervensi dzikir yang ditandai dengan penurunan skor PSQI dari 17 menjadi 12 atau dari kategori berat menjadi kategori ringan kemudian pasien mampu tidur lebih cepat yang biasanya lebih dari jam 12 malam, setelah dilakukan intervensi dzikir pasien mampu tidur kurang dari jam 10 malam.

Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Pasien Post Sectio Caesarea Et Causa Oligohidroamnion  : Studi Kasus

Adha, Faradila Risky, Wijianto, Wijianto, Arif Abdullah
Abstract: Sectio caesarea (SC) merupakan suatu tindakan bedah untuk melahirkan bayi melalui sayatan pada dinding perut dan rahim. Salah satunya faktor penyebabnya yaitu komplikasi oligohidramnion. Masalah yang dialami wanita pasca&#8230; SC meliputi nyeri, keterbatasan gerak, dan menurunnya kemampuan aktivitas sehari-hari. Untuk mengetahui apakah program fisoterapi rehabilitasi yang diberikan dapat mengurangi nyeri serta meningkatkan kemampuan aktivitas fungsional pada pasien pasca operasi caesarea. Penelitian ini menggunakan metode case study yang dilakukan secara langsung kepada pasien Ny. FR berusia 24 tahun, di diagnosis post partum setelah menjalani operasi sectio caesarea yang disebabkan oleh kondisi oligohidramnion, dan dirawat di RS PKU Muhammadiyah Selogiri pada bulan Februari 2025. Program fisioterapi yang diberikan meliputi deep breathing exercise, ankle pumping, pelvic floor exercise, pelvic tilt exercise, serta latihan mobilisasi. Untuk mengevaluasi tingkat nyeri digunakan alat ukur Numeric Rating Scale (NRS), Curl Up Test  untuk mengukur kekuatan otot dan Kenny Self Care Index untuk mengukur kemampuan aktivitas fungsional. Setelah dua kali sesi terapi, terjadi penurunan tingkat nyeri : nyeri saat diam menurun dari skor 3 menjadi 2, nyeri tekan dari 7 menjadi 5, dan nyeri saat bergerak dari 6 menjadi 4. Adanya peningkatan kekuatan otot dari fair menjadi fair+, serta hasil Kenny Self Care Index dari 10 menjadi 23. Intervensi fisioterapi yang terdiri dari deep breathing exercise, ankle pumping, pelvic floor exercise, pelvic tilt exercise dan mobilisasi terbukti efektif dalam mengurangi nyeri, meningkatkan kekuatan otot serta meningkatkan kemampuan fungsional harian pada pasien dengan Post SC.

Penerapan Metode Electre dalam Pemilihan Program Magang Mahasiswa Di Universitas Royal

Nuri Agustin, Nike Afrilia Situmorang, M. Ali Arrahiq, Adinda Nur Ikhfa
Abstract: Program magang merupakan kegiatan penting yang membantu mahasiswa memperoleh pengalaman kerja yang relevan dengan bidang studinya. Namun, pemilihan program magang terbaik di Universitas Royal sering kali masih dilakukan&#8230; secara subjektif dan informal. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode ELECTRE (Elimination Et Choix Tradusiant la Realite) guna membantu pemilihan program magang terbaik berdasarkan beberapa kriteria, yaitu bidang pekerjaan, kesesuaian dengan jurusan, reputasi instansi, Lokasi dan benefit. Penelitian ini dilakukan secara manual melalui perhitungan matriks Keputusan ternormalisasi, index concordance dan discordance, serta matriks agrerat dominasi untuk mendapatkan peringkat alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini dapat memberikan rekomendasi secara objektif, dengan program magang terbaik berada di Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Asahan. Metode ELECTRE terbukti efektif dalam bembantu mahasiswa mengambil Keputusan secara sistematis dan rasional dalam pemilihan tempat magang.

Analisis Keterkaitan Hasil Survei Kondisi Jalan Dalam Proses Perencanaan Dan Pelaksanaan Pemeliharaan Jalan

Nurul Komalasari, Anis Sagaf
Abstract: Jalan merupakan prasarana penunjang laju perekonomian, serta berperan besar dalam kemajuan dan perkembangan suatu daerah. Kemajuan suatu pembangunan ekonomi di suatu daerah tidak terlepas dari fungsi utama prasarana jalan.&#8230; n. Pemeliharaan jalan merupakan salah satu hal yang penting untuk mempertahankan kondisi kemantapan jalan, sehingga perlu adanya analisis untuk membahas keterkaitan antara hasil survei kondisi jalan, perencanaan pemeliharaan jalan, pelaksanaan pemeliharaan jalan serta hasil pemeriksaan pekerjaan pemeliharaan jalan. Survei kondisi jalan serta analisis kondisi kerusakan jalan menggunakan analisis Surface Distress Index (SDI) menunjukkan untuk Jalan MP Mangkunegara Tahun 2022 jalan sepanjang 2.580 m tersebut 84% dalam kondisi baik dan 16% dalam kondisi sedang. Pada Tahun 2023, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melakukan kegiatan pemeliharaan pada ruas Jalan MP Mangkunegara. Tulisan ini akan menganalisis peranan hasil survei kondisi jalan dalam proses perencanaan dan bagaimana pelaksanaan pemeliharaan jalan MP Mangkunegara Tahun 2023. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses perencanaan belum sepenuhnya memanfaatkan data hasil survei kondisi jalan serta hasil pelaksanaan pekerjaan jalan tidak sesuai dengan perencanaan yang telah dilakukan sebelumnya.

Analisis Hujan Lebat Penyebab Peristiwa Banjir Di Batam Kepulauan Riau (Studi Kasus: 30 November 2023)

Arief Fansius, Alifficionaldo Agpri Putra
Abstract: Hujan lebat di Kota Batam pada tanggal 30 November 2023 menyebabkan sebagian besar wilayah terendam banjir. Intensitas hujan pada hari tersebut mencapai level hujan lebat dengan Curah hujan sebesar 81 mm yang mengakibatkan&#8230; an kerugian signifikan, termasuk terendamnya puluhan rumah warga. Dalam mengkaji peristiwa ini, penelitian ini akan memahami faktor penyebab kejadian dengan mengamati data suhu permukaan laut, streamline, Southern Oscillation Index(SOI), Indian Ocean Dipole (IOD), dan data observasi permukaan diperlukan untuk mengetahui faktor lokal dan global yang mempengaruhi kejadian tersebut. Analisis menunjukkan bahwa fenomena SOI yang bernilai negatif dan IOD yang bernilai positif memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap hujan lebat di wilayah tersebut. Madden Julian Oscilation yang berada di Samudera Hindia bagian Timur juga berpotensi meningkatkan pembentukan awan konvektif yang berdampak pada peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia bagian Barat hingga dapat menyebabkan banjir di wilayah Batam.