Search Articles & Publications

Showing 1351 articles found for "Pendidik"

Peran Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi di Era Digital Pada Kebocoran Data Penerima KIP-K

Augista Nurhiqma Sandriana Putri, Dian Amesti, Dimas Pangestu, Geza Arditya, Muhammad Ainun Na’im, Kuswan Hadji
Abstract: Perkembangan teknologi digital meningkatkan risiko kebocoran data pribadi, terutama dalam pengelolaan program pemerintah seperti KIP-K, yang melibatkan data pribadi penerima bantuan pendidikan. Kasus kebocoran data KIP-K… menunjukkan pentingnya perlindungan data yang lebih kuat supaya meminimalisir tindak kejahatan seperti penipuan dan eksploitasi. Undang-Undang No. 27 tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, hadir sebagai solusi dengan menetapkan regulasi yang jelas perihal pengumpulan, penyimpanan, serta pemrosesan data. Dengan adanya Undang-Undang ini diharapkan meningkatkan keamanan data dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah di era digital.

Meningkatkan Komitmen Organisasi Di Universitas: Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Dan Budaya Akademik

Tambaip, Beatus, Tjilen, Alexander Phuk, Riyanto, Pulung
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya akademik terhadap komitmen organisasi di Universitas Musamus serta bagaimana interaksi keduanya dapat meningkatkan kinerja universitas.… versitas. Pendekatan kuantitatif dengan desain survei digunakan untuk mengumpulkan data dari dosen, staf, dan mahasiswa melalui kuesioner. Variabel yang diteliti meliputi kepemimpinan transformasional (visi, inspirasi, pemberdayaan, perhatian individu), budaya akademik (nilai kolaborasi, inovasi, keterbukaan), dan komitmen organisasi (keterlibatan, loyalitas, kesetiaan). Data dianalisis menggunakan regresi berganda untuk mengidentifikasi pengaruh masing-masing faktor dan interaksinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berperan strategis dalam memperkuat budaya akademik, menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pengembangan sumber daya manusia, dan meningkatkan komitmen organisasi. Budaya akademik yang inklusif dan kolaboratif menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Interaksi antara kepemimpinan transformasional dan budaya akademik menghasilkan sinergi yang signifikan dalam mencapai visi universitas.Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi kepemimpinan transformasional dan budaya akademik yang kuat merupakan elemen kunci dalam membangun universitas yang kompetitif dan adaptif terhadap tantangan global. Pendekatan holistik yang mempertimbangkan faktor internal dan eksternal diperlukan untuk meningkatkan daya saing Universitas Musamus di tingkat nasional dan internasional

Analisis Faktor dan Komponen Utama yang Mempengaruhi Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Jawa Timur Tahun 2023

Damayanti Zulvita Aisyah, Khurotaayun Subagja, Sri Pingit Wulandari
Abstract: Tingkat kesejahteraan masyarakat dapat menggambarkan sebuah kebahagiaan dan kualitas hidup rakyat. Akan tetapi, terjadinya ketimpangan tingkat kesejahteraan pada masing-masing provinsi dibuktikan dengan perbedaan nilai indeks… ndeks pengembangan manusia pada masing-masing provinsi di Indonesia. Pemilihan subjek penelitian di Provinsi Jawa Timur disebabkan karena Provinsi Jawa Timur memiliki sumber daya yang baik yang dapat mendorong potensi pertumbuhan ekonomi dan sektor lainnya, sehingga dapat meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik data faktor-faktor yang diduga memengaruhi kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur tahun 2023. Adapun hasil dari penelitian ini adalah pada karakteristik data variabel AHH, IPM, persentase penduduk berpendidikan, persentase penerima KKS, dan jumlah tenaga kesehatan memiliki boxplot yang tidak simetris, sedangkan pada variabel persentase penduduk miskin memiliki boxplot yang simetris. Selain itu, terdapat outlier pada variabel persentase penduduk miskin terdapat pada Kabupaten Sampang, pada variabel persentase penduduk berpendidikan terdapat pada Kota Malang dan Kota Surabaya. Serta pada variabel jumlah tenaga kesehatan terdapat pada Kabupaten Sidioarjo dan Kota Surabaya. Pada pengujian asumsi menunjukkan bahwa data faktor-faktor yang diduga memengaruhi kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur tahun 2023 memenuhi asumsi. Pada analisis faktor terbentuk menjadi dua komponen. Komponen pertama mampu menjelaskan sebagan besar variabilitas data. Pada komponen pertama terdiri dari variabel AHH, persentase penduduk miskin, IPM, dan persentase pengeluaran makanan. Komponen kedua terdiri dari variabel persentase penduduk berpendidikan, persentase penerima KKS, dan jumlah tenaga kesehatan. Faktor pertama diberi nama kemiskinan dan kerentanan sosial dan pada faktor kedua akses terhadap layanan dasar. Serta, korelasi yang tinggi pada komponen pertama menunjukkan bahwa faktor ini layak untuk merangkum ketujuh variabel yang dianalisis.   Kata Kunci: Analisis Komponen Utama, Analisis Faktor, Kesejahteraan Masyarakat

Teknik Pengambilan Keputusan Kreatif Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Trunojoyo Jember

Betha Auldina, Nur Ittihadatul Ummah
Abstract: Penelitian ini yang berjudul "Teknik Pengambilan Keputusan Kreatif Kepala Sekolah SMK Trunojoyo Jember" dengan fokus pada pentingnya peran kepala sekolah dalam mengambil keputusan yang dapat mempengaruhi kemajuan dan kualitas… litas lembaga pendidikan. Topik ini menarik karena menggali tantangan yang dihadapi kepala sekolah dalam membuat keputusan yang tidak hanya tepat secara administratif, tetapi juga kreatif dan inovatif, khususnya dalam menghadapi dinamika perubahan yang terus berkembang di dunia pendidikan. Keunikan penelitian ini terletak pada pendekatannya yang menyoroti proses pengambilan keputusan yang melibatkan pemikiran kreatif, yang seringkali kurang dieksplorasi dalam konteks kepemimpinan sekolah. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kepala sekolah menerapkan pendekatan kreatif dalam pengambilan keputusan serta faktor-faktor yang mempengaruhi proses tersebut, dengan menggunakan model brainstorming dan synectics. Penelitian ini bertujuan memberikan wawasan mengenai pentingnya kreativitas dalam kepemimpinan pendidikan, yang dapat mendorong inovasi dalam pengelolaan sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Kemiskinan Di Wilayah Pesisir : Penyebab Dan Dampaknya Terhadap Masyarakat Lokal (Literature Review)

David Ramadi, Eni Kamal, Abdul Razak, Widya Prarikeslan
Abstract: Kawasan pesisir dan kelautan memiliki peran penting dalam kehidupan manusia, tetapi sering kali masyarakat yang tinggal di daerah ini menghadapi kemiskinan yang kronis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab… b kemiskinan di wilayah pesisir serta dampaknya terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang mencakup berbagai sumber akademik dan laporan terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemiskinan di kawasan pesisir disebabkan oleh kombinasi faktor sosial, ekonomi, dan lingkungan, termasuk degradasi ekosistem, akses terbatas terhadap pendidikan dan layanan kesehatan, serta dampak perubahan iklim. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan yang inklusif dan partisipatif untuk mengatasi masalah kemiskinan di kawasan pesisir, dengan fokus pada penguatan kapasitas masyarakat lokal dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan

Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Sebagai Upaya Penguatan Karakter Peserta Didik

Febrian Alwan Bahrudin, Nabilla Virly Avivy, Alfina Amaliya Karima, Salwa Putri Rahmadani, Arif Nurulloh, Inggit Fachrunisa, Difa Vini Qurrotaayun, Tamara Tazkiyah, Khoirunnisa, Alivia Fitri Salsabila
Abstract: Pendidikan memiliki tujuan untuk membentuk kepribadian dan meningkatkan kemampuan individu. Kurikulum berperan penting dalam proses pendidikan. Kurikulum merdeka menjadi kurikulum yang berlaku saat ini di Indonesia. Kurikulum… kulum merdeka ini mengutamakan pembelajaran berbasis proyek dengan fokus pada pengembangan karakter dan kompetensi melalui pengalaman nyata, seperti yang telah dilakukan dalam penelitian mengenai tema budaya lokal pada kegiatan P5 untuk memperkuat karakter siswa SMP Negeri 8 Kota Cilegon. Metode pada penelitian ini adalaj metode deskriptif kualitatif untuk mengevaluasi implementasi P5 dalam penguatan karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program P5 di SMP Negeri 8 Kota Cilegon mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap budaya lokal, seperti rasa bangga terhadap daerah sendiri dan kemampuan bekerja sama. Dari kegiatan tersebut terbentuk karakter siswa selaras dengan enam dimensi profil pelajar pancasila.

Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Penerapan Suara Demokrasi di SMAN 5 Kota Serang

Alya Nirmala Sari, Prilyani Hermansyah, Annisa Nur Kamisya, Iin Arofah, Jajang, Asep Saefullah, Ratu Ghina Nurfadhilah, Yogi Eva Amprianingsih
Abstract: Projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) merupakan salah satu upaya inovatif atau rancangan kurikulum yang diintegrasikan berdasarkan nilai-nilai pancasila ke dalam proses pembelajaran. Tujuan implementasi projek penguatan… enguatan profil pelajar pancasila (P5) ini adalah untuk memberikan ruang belajar secara mandiri kepada siswa dalam meningkatkan kreativitas secara analisis dan psikomotorik pada siswa. Implementasi P5 pada sekolah mulai dari kelas X sampai dengan kelas XI memiliki perbedaan dan juga tantangan tersendiri bagi guru atau tenaga pendidik yang mendampingi. Kelas X cenderung masih merasa segan untuk menyalurkan keterampilannya didepan teman kelasnya. Metode kegiatan P5 dilaksanakan secara offline. Hasil dari implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila ini adalah untuk meningkatkan karakter siswa berjiwa pancasila, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, akhlak mulia, bergotong royong, mandiri, berkebhinekaan global, berpikir kritis dan kreatif. Selain itu, P5 dapat memberikan dampak positif seperti apersepsi dan stimulus bagi siswa untuk dapat menunjukan keterampilan atau bakat pribadi yang seharusnya tidak dipendam.

Program Martikulasi Sebagai Layanan Inklusif Di SMP Negeri 11 Kota Serang

Lailatuz Zahra, Muhammad Sunan Maulana, Nadiva Maharani, Nila Cahya Putri, Tantri Dwi Oktavia, Trissa Kartika, Dina Rachmawati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program layanan sekolah inklusif di SMPN 11 Kota Serang dalam meningkatkan minat belajar siswa dengan hambatan belajar. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini… i menganalisis data yang diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program inklusif telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi belajar siswa. Namun, masih terdapat beberapa tantangan seperti perbedaan kemampuan siswa, keterbatasan kolaborasi antara guru, dan kurangnya dukungan dari orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program inklusif memiliki potensi besar untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi semua siswa, namun perlu adanya upaya berkelanjutan untuk mengatasi kendala yang ada. Saran penelitian selanjutnya adalah perlu dilakukan evaluasi secara berkala terhadap program ini dan melibatkan lebih banyak pihak terkait, seperti psikolog, untuk memberikan dukungan yang lebih komprehensif bagi siswa dengan kebutuhan khusus.

Peran Pancasila Pada Parenting Untuk Menanggulangi Kasus Bullying Dan Kekerasan Seksual Akibat Normalisasi Tontonan Tanpa Batasan

Khairun Nisa Kisti, Khairun Nisa Kisti, Friska Febrina Aulia Rahma, Rizki Diah Palupi, Arzety Valentin Kembaren, Moch Alief Rofiq
Abstract: Penindasan adalah istilah yang sering ditemui di berbagai lapisan masyarakat, dari anak-anak hingga orang dewasa. Istilah ini merujuk pada tindakan sengaja, berulang, dan agresif yang ditujukan kepada individu yang lebih… lemah, sering kali melibatkan penyalahgunaan kekuasaan atau otoritas. Menurut UNICEF, penindasan bukanlah kejadian sekali saja, melainkan pola perilaku yang berlanjut seiring waktu. Bentuk penindasan meliputi kekerasan verbal, sosial, fisik, siber, rasisme, dan seksual. Pada 2023, Indonesia mencatat 29.883 kasus kekerasan, termasuk 3.800 insiden penindasan yang dilaporkan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Esai ini bertujuan untuk menelaah kesadaran publik tentang penindasan dan kekerasan seksual, dampak media yang tidak terbatas pada perilaku anak, serta peran nilai-nilai Pancasila seperti kemanusiaan, keadilan, dan kerja sama dalam membentuk karakter positif dan mencegah perilaku negatif. Dengan mengedepankan pengasuhan berbasis nilai-nilai Pancasila, esai ini mengupas cara untuk menangani akar penyebab penindasan dan kekerasan seksual, serta pentingnya lingkungan dalam membentuk karakter anak. Orang tua, pendidik, dan masyarakat harus menerapkan prinsip-prinsip Pancasila dalam kehidupan sehari-hari untuk mengurangi insiden penindasan dan kekerasan seksual. Riset ini juga menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan survei yang disebarkan kepada siswa, orang tua, dan pendidik guna mengukur pemahaman mereka mengenai penindasan, penyebabnya, dan dampaknya. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang jelas mengenai kesadaran masyarakat terhadap isu penindasan dan kekerasan seksual, serta bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila dapat menjadi solusi untuk mengurangi permasalahan tersebut.

Identifikasi Dan Diagnosa Permasalahan Pada Anak Usia Dini Korban Perilaku Bullying

Gilang Risqi Maulana, Yahya Duta Maulana, Nurlaeli Janatul Aprilia, Almas Mustika Putri Ramadhani, Nawaal Nabilah, Muhamad Nabil Nur Diyanto
Abstract: Anak usia dini berada pada tahap perkembangan kritis, di mana mereka rentan terhadap dampak negatif dari perilaku bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendiagnosa permasalahan yang dialami oleh anak… nak usia dini yang menjadi korban bullying, dengan fokus pada dampak psikologis, emosional, dan sosial. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini, melalui observasi dan wawancara mendalam dengan anak, orang tua, dan pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying pada anak usia dini dapat menyebabkan gangguan emosional, seperti kecemasan dan rasa takut, serta memengaruhi kemampuan mereka dalam bersosialisasi dan berprestasi di lingkungan belajar. Identifikasi dini dan intervensi yang tepat sangat diperlukan untuk mencegah dampak jangka panjang dan mendukung pemulihan anak. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan program pencegahan dan penanganan bullying di lingkungan pendidikan usia dini.