Search Articles & Publications

Showing 3115 articles found for "Analisis"

Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Produk Forklift Di PT. Berca Mandiri Perkasa

Tri Apriyanto, Musthafa Kamil
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh kualitas pelayanan dan harga terhadap keputusan pembelian forklift di PT. Berca Mandiri Perkasa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif… atif dengan teknik survei, di mana data diperoleh dari 50 responden dan dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, serta regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun konsumen menilai kualitas pelayanan dan harga tergolong baik, keduanya tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian secara statistik. Hal ini mengisyaratkan bahwa keputusan pembelian forklift lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lain, seperti reputasi merek, inovasi produk, dan rekomendasi pengguna sebelumnya. Berdasarkan temuan tersebut, PT. Berca Mandiri Perkasa perlu memperkuat strategi pemasarannya dengan memperhatikan faktor-faktor non-harga dan non-pelayanan untuk meningkatkan penjualan secara lebih optimal. Penelitian ini juga memberikan dasar bagi penelitian selanjutnya guna menelusuri variabel lain yang berpotensi memengaruhi perilaku konsumen dalam pembelian alat berat.

Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Harga Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada CV. Tirta Lancar

Agil Sakti Alwaali, Aris Hidayat
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan harga terhadap kepuasan pelanggan pada CV. Tirta Lancar, sebuah perusahaan jasa penyedotan septictank yang beroperasi di wilayah DKI Jakarta. Penelitian… litian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 72 responden pelanggan aktif. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampel random sampling dan analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan berpengaruh negatif signifikan  terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan harga berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Secara simultan, kualitas pelayanan dan harga mampu menjelaskan kepuasan pelanggan. Temuan ini menunjukkan pentingnya perusahaan untuk terus meningkatkan persepsi harga yang sebanding dengan kualitas pelayanan serta melakukan evaluasi terhadap dimensi – dimensi pelayanan yang dirasa masih kurang.

Pengaruh Kompensasi dan Disiplin Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan PT XYZ

Riska Eka Saputri, Nurlaela Eva Puji Lestari, Sudirja Sudirja
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penurunan produktivitas kerja karyawan pada beberapa unit di PT XYZ yang diduga dipengaruhi oleh ketidakseimbangan antara beban kerja dan imbalan, serta lemahnya penegakan disiplin… plin kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan disiplin terhadap produktivitas kerja karyawan secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui penyebaran kuesioner tertutup kepada 91 karyawan tetap sebagai responden. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda melalui perangkat lunak SPSS versi 25, dengan tahapan uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik (termasuk uji heteroskedastisitas menggunakan metode Glejser). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kompensasi maupun disiplin berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja secara parsial. Selain itu, secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan produktivitas kerja karyawan. Temuan ini memperkuat pentingnya pengelolaan kompensasi dan penegakan disiplin sebagai strategi peningkatan produktivitas kinerja karyawan di sektor pengembangan properti.

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Stres Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Pada Kantor Kelurahan Utan Kayu Selatan Kota Jakarta Timur

Nurul Sania, Aris Hidayat
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan stres kerja terhadap kepuasan kerja pegawai di kantor Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kota Jakarta Timur. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian&#8230; ini adalah rendahnya tingkat kepuasan kerja pegawai yang diduga dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan atasan serta tekanan kerja yang dialami sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi, dan studi kepustakaan. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 45 responden, yang diambil dari populasi pegawai di kantor Kelurahan Utan Kayu Selatan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dianalisis dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis melalui uji T, uji F, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan software SPSS versi 27. Hasil penelitian uji T menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan dengan parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai T hitung 6,791 > T tabel 1,681, sedangkan stres kerja dengan parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai T hitung 0,269 < T tabel 1,681. Gaya kepemimpinan dan stres kerja dengan simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai F hitung 26,702 > F tabel 3,220. Temuan ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kepuasan kerja, organisasi perlu memperhatikan gaya kepemimpinan yang diterapkan serta mengelola tingkat stres kerja pegawai secara efektif.

Konsep Pendidikan Menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas Dan Relevansinya Terhadap  Pendidikan Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining

Abdur Rahman, Anjaluddin Anjaluddin, Arizqi Ihsan Pratama
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis pendidikan modern yang cenderung sekuler dan kehilangan dimensi spiritual, serta pentingnya mengkaji relevansi pemikiran tokoh pendidikan Islam kontemporer terhadap praktik pendidikan&#8230; didikan di pesantren. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menganalisis konsep pendidikan menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan (2) mengkaji relevansi konsep pendidikan Al-Attas terhadap konsep pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research (penelitian kepustakaan) yang diperkuat dengan pendekatan filosofis dan historis. Data primer diperoleh dari karya-karya Al-Attas, terutama The Concept of Education in Islam, sedangkan data sekunder berasal dari berbagai literatur pendukung. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif, induktif, historis, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, konsep pendidikan Al-Attas berpusat pada konsep ta'dib yang komprehensif, mencakup penanaman adab, islamisasi ilmu pengetahuan, penghormatan terhadap fitrah, integrasi pengetahuan dalam kerangka tauhid, dan pendidikan holistik yang mengembangkan aspek intelektual, spiritual, dan moral secara seimbang. Kedua, konsep pendidikan Al-Attas memiliki relevansi signifikan dengan pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining, tercermin dalam: penerapan konsep adab dalam sistem pengasuhan santri, integrasi ilmu agama dan umum dalam kurikulum, pengembangan fitrah santri melalui pendekatan individual, peran sentral kyai dan ustadz sebagai model spiritual, serta pendidikan holistik yang mencakup aspek ibadah, akhlak, intelektual, dan keterampilan. Penelitian ini berkontribusi dalam meneliti pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas dalam dunia pendidikan dan merelevansikan pemikiran tersebut dalam    pengembangan sistem pendidikan pesantren Darunnajah 2 Cipining.

Komunikasi Pejabat Publik di Tengah Krisis: Analisis Gaya Bicara dan Dampaknya pada Aksi Demo 29–31 Agustus 2025

Fajar Satriyawan Wahyudi
Abstract: Penelitian ini menganalisis gaya komunikasi pejabat publik dalam merespons krisis politik dan sosial yang terjadi pada 29–31 Agustus 2025 di Indonesia, ketika aksi demonstrasi besar-besaran pecah akibat kontroversi kenaikan&#8230; aikan tunjangan DPR dan menimbulkan eskalasi berupa kerusuhan, penyerbuan gedung DPRD, serta pembakaran fasilitas publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gaya komunikasi pejabat—baik defensif, teknokratis, maupun akomodatif—serta mengkaji dampaknya terhadap persepsi publik dan mobilisasi aksi massa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis wacana kritis (Critical Discourse Analysis), berdasarkan pernyataan pejabat di media, konferensi pers, dan unggahan media sosial, yang kemudian dipadukan dengan respons publik melalui media digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya komunikasi defensif dan teknokratis memperparah ketidakpercayaan publik, sementara respons akomodatif pemerintah datang terlambat dan gagal meredam eskalasi. Media sosial terbukti memainkan peran strategis sebagai arena counter-narrative yang mempercepat delegitimasi komunikasi elit, dengan memobilisasi solidaritas digital menjadi aksi nyata di jalanan. Nilai kebaruan penelitian ini terletak pada analisis integratif antara gaya komunikasi pejabat, dinamika digital, dan eskalasi demonstrasi kontemporer. Implikasi penelitian menunjukkan perlunya model komunikasi pejabat publik yang lebih transparan, empatik, dan partisipatif dalam menghadapi krisis demi menjaga legitimasi politik dan stabilitas sosial.

Analisis Hermeneutik Dilthey Pada Antologi Puisi Deru Campur DebuKarya Chairil Anwar Dan Pemanfaatanya Sebagai Bahan Ajar UnsurEkstrinsik Puisi Kelas X

Asyifah, Ahmad Maskur Subaweh, Khoirul Fajri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan makna puisi-puisi dalam antologi Deru Campur Debu karya Chairil Anwar dengan pendekatan hermeneutik Wilhelm Dilthey. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji nilai-nilai yang terkandung&#8230; rkandung dalam beberapa puisi, khususnya nilai religius, moral, dan sosial. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan fokus utama pada interpretasi makna serta penggalian nilai-nilai tersebut dalam kumpulan puisi Deru Campur Debu. Sumber data yang digunakan dari tujuh puisi, yaitu: (1) Aku, (2) Selamat Tinggal, (3) Doa, (4) Sajak Putih, (5) Sebuah Kamar, (6) Senja di Pelabuhan Kecil, dan (7) Catetan Th. 1946. Penelitian ini menggunakan pendekatan hermeneutik dari Wilhelm Dilthey yang mengacu pada tiga konsep utama, yaitu Erlebnis (pengalaman hidup), Ausdruck (ungkapan), dan Verstehen (pemahaman). Teknik analisis data berpusat pada penerapan metode hermeneutik dalam menginterpretasikan makna puisi, yang mencakup proses identifikasi, klasifikasi, dan deskripsi. Data dianalisis melalui beberapa tahapan, seperti analisis larik dalam bait, analisis kata dalam larik, interpretasi makna, serta penyampaian pesan atau amanat dari puisi tersebut. Hasil penelitian ini dengan menggunakan Hermeneutik milik Wilhem Dilthey menunjukan (1) konsep Erlebnis meliputi: (a) pengalaman hidup Chairil Anwar. (2) konsep Ausdruck ini yaitu mendeskripsikan tentang bahasa kiasan, diiksi dan makna yang terdapat pada puisi. (3) konsep Verstehen meliputi: pemahaman tentang puisi karya Chairil Anwar menunjukkan bahwa tema religius berisi imajinasi penyair tentang kejujuran, taubat, dan kepasrahan kepada Allah swt. Unsur imajinatif dalam puisi yang berhubungan dengan nilai-nilai moral memperlihatkan gambaran perilaku menyimpang, seperti kerakusan, kekuasaan yang dijalankan secara otoriter, penolakan terhadap kebenaran, penyebaran kebohongan, serta kemerosotan nilai-nilai etika dalam masyarakat. Dari perspektif sosial, puisi juga menyoroti realitas kehidupan rakyat yang masih dirundung kesengsaraan dan terbelit kemiskinan. Mereka mengalami kelaparan, kekurangan finansial, tidak memiliki tempat tinggal yang layak, dan kesulitan memenuhi kebutuhan pokok lainnya. Berdasarkan hasil kajian, dapat disimpulkan bahwa karya-karya Chairil Anwar merefleksikan beragam sisi kehidupan manusia secara mendalam dan luas.. Gaya penyampaian penyair yang menggunakan bahasa kiasan mampu membangkitkan emosi dan menyentuh hati pembaca, menjadikan puisinya mudah diterima dan dipahami secara mendalam.

Analisis Penilaian Kinerja Karyawan Menggunakan Metode 360 Degree Feedback  Pada Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta

Erma Dwi Oktavia, Alan Budi Kusuma
Abstract: Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. Selama ini, penilaian kinerja yang hanya dilakukan oleh atasan kerap dianggap kurang objektif, sehingga berisiko menimbulkan rasa ketidakpuasan dan menurunnya motivasi kerja. Untuk mengatasi&#8230; atasi hal tersebut, diperlukan sistem penilaian yang lebih menyeluruh dan adil. Metode 360 Degree Feedback dipilih karena melibatkan berbagai pihak sebagai penilai, termasuk atasan langsung, rekan sejawat, serta penilaian diri, sehingga dapat memberikan potret kinerja yang lebih menyeluruh. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif non-statistik dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan telaah pustaka. Responden yang dilibatkan adalah enam karyawan yang dipilih berdasarkan kriteria purposive sampling. Penilaian kinerja difokuskan pada tiga indikator utama, yaitu tingkat kedisiplinan, kompetensi teknis, dan aspek kepribadian, masing-masing dengan subkriteria serta bobot penilaian yang telah ditetapkan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa seluruh responden memperoleh kategori kinerja “Baik”. Temuan ini menunjukkan bahwa pegawai telah memenuhi standar yang ditetapkan, namun tetap direkomendasikan untuk mengikuti pelatihan lanjutan serta mendapatkan apresiasi berupa bonus guna meningkatkan motivasi dan kualitas kerja di masa mendatang.

Analisis Pengaruh Kompensasi Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Yang Dimediasi Oleh Motivasi Kerja Karyawan Pada Lembaga Sertifikasi Profesi Permodalan Nasional Madani

Ahmad Rida, Ovalia Rukmana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan beban kerja terhadap kinerja karyawan yang dimediasi oleh motivasi kerja pada Lembaga Sertifikasi Profesi Permodalan Nasional Madani (LSP PNM). Metode penelitian&#8230; enelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei kepada karyawan LSP PNM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja serta kinerja karyawan. Beban kerja juga berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi kerja, namun pengaruh langsung beban kerja terhadap kinerja tidak signifikan. Motivasi kerja terbukti memegang peranan penting sebagai mediator dalam hubungan antara kompensasi dan beban kerja terhadap kinerja karyawan. Secara khusus, motivasi kerja memediasi pengaruh kompensasi terhadap kinerja secara parsial, sedangkan mediasi motivasi kerja pada hubungan beban kerja dan kinerja bersifat penuh. Temuan ini menegaskan pentingnya pemberian kompensasi yang adil dan pengelolaan beban kerja yang proporsional guna meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi manajemen untuk terus mengoptimalkan sistem kompensasi dan beban kerja yang seimbang serta mendorong komunikasi terbuka dengan karyawan demi peningkatan kinerja organisasi. Selain itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji variabel lain yang berpotensi memengaruhi kinerja serta memperluas cakupan responden.    

Analisis Pengaruh Kualitas Proses Pembelajaran Online terhadap Loyalitas Mahasiswa melalui Kepuasan Mahasiswa pada Program MMPJJ Universitas Telkom

Wafi Azkia Zahidah, Khairani Ratnasari Siregar
Abstract: Penelitian ini mengkaji pengaruh Kualitas Layanan E-Learning (ELSQ) terhadap loyalitas mahasiswa, yang dimediasi oleh kepuasan mahasiswa dan dimoderasi oleh nilai yang dirasakan, dalam konteks Program Magister Manajemen&#8230; Pembelajaran Jarak Jauh (MMPJJ) di Universitas Telkom. Menggunakan desain kuantitatif kausal, data dikumpulkan dari 126 mahasiswa melalui kuesioner skala Likert online. Alat ukur menunjukkan validitas dan reliabilitas yang kuat (faktor beban > 0,70; Cronbach’s Alpha > 0.80). Analisis dilakukan dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil menunjukkan bahwa ELSQ secara signifikan mempengaruhi kepuasan mahasiswa (β = 0.565, p < 0.001) dan loyalitas mahasiswa (β = 0.234, p = 0.025). Kepuasan mahasiswa secara kuat mempengaruhi loyalitas (β = 0.572, p < 0.001) dan bertindak sebagai mediator dalam hubungan antara ELSQ dan loyalitas (β = 0.329, p < 0.001). Nilai yang dirasakan memoderasi hubungan antara ELSQ dan kepuasan (β = 0.323, p < 0.001), menunjukkan bahwa nilai yang dirasakan yang lebih tinggi memperkuat kepuasan. Model ini mencapai daya penjelas moderat (R² = 0.580 untuk loyalitas; R² = 0.619 untuk kepuasan) dan relevansi prediktif yang kuat (Q² > 0.35). Temuan menyoroti kebutuhan akan perbaikan berkelanjutan dalam kualitas sistem, kompetensi instruktur, materi kursus, dan dukungan administratif untuk meningkatkan kepuasan dan memupuk loyalitas dalam program online sepenuhnya. Studi ini memperluas pemahaman teoretis tentang hubungan kualitas layanan–loyalitas dengan mengonfirmasi peran mediasi kepuasan dan peran moderasi nilai yang dirasakan, memberikan wawasan praktis untuk manajemen kualitas dalam pendidikan tinggi online.