Search Articles & Publications

Showing 169 articles found for "Remaja"

Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Remaja Mengenai Penyakit Demam Berdarah Dengue: Studi Kuasi Eksperimen

Handayani, Listy
Abstract: Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi berbasis lingkungan yang ditularkan nyamuk Aedes aegypti dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Di Kota Kendari, kejadian DBD terus meningkat dan sering dilaporkan… aporkan terjadi KLB dengan kelompok umur ≤18 tahun termasuk kelompok terdampak, sehingga remaja sekolah menjadi sasaran strategis untuk memperkuat kapasitas pencegahan di rumah dan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan mengenai penyakit DBD pada remaja sekolah. Jenis penelitian menggunakan kuasi-eksperimen dengan desain pre and post-test without control group yang dilakukan pada bulan Desember 2025 di SMK Negeri 7 Kendari. Sampel berjumlah 20 siswa kelas X yang dipilih secara convenience sampling. Intervensi berupa edukasi kesehatan dengan metode ceramah menggunakan media presentasi yang mencakup penyebab DBD, perjalanan penyakit, gejala klinis, cara penularan, serta pencegahan (PSN/3M Plus). Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner yang diisi sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan terjadi perubahan tingkat pengetahuan setelah dilakukan intervensi edukasi kesehatan. Sebelum intervensi, tingkat pengetahuan responden didominasi kategori kurang (70%) dan setelah intervensi, proporsi pengetahuan pada kategori baik meningkat menjadi 90% dan pengetahuan kurang menurun menjadi 10%. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi kesehatan berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja sekolah tentang pencegahan DBD. Oleh karena itu, program edukasi pencegahan DBD berbasis sekolah perlu dilakukan secara berkala dan diperluas cakupannya agar dampaknya lebih merata dan berkelanjutan.

Studi Literatur: Kejahatan Remaja (Klitih) Sebagai Wujud Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM)

Kejahatan Remaja, Dwi Ayu Sakapiranti, Juanda S Jamhur, Yosi Lara Jenita
Abstract: Kejahatan remaja, khususnya klitih, meningkat di Indonesia dan menimbulkan kekhawatiran akan keamanan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena kejahatan remaja (klitih) sebagai bentuk pelanggaran Hak… Asasi Manusia (HAM) dalam konteks sosial masyarakat Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kejahatan remaja meliputi faktor internal seperti ketidakstabilan emosi dan faktor eksternal seperti lingkungan, keluarga, dan media sosial. Klitih termasuk pelanggaran HAM karena melibatkan kekerasan fisik dan psikologis, serta dampaknya terhadap korban dan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan komprehensif dari berbagai pihak untuk mencegah dan menangani fenomena klitih secara humanis dan berbasis HAM.

Penyalahgunaan Narkoba Dikalangan Remaja SMA Di Jember

Destiananda Ria, Ani Qotuz Zuhro' Fitriana, Ghefira Cassfaka
Abstract: Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja SMA menjadi permasalahan yang mengkhawatirkan karena dampaknya yang merugikan kesehatan dan masa depan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor… r penyebab, dampak penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja SMA, dan tingkat pengetahuan remaja terhadap narkoba, serta upaya pencegahannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara wawancara ke beberapa siswa SMA. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor utama penyalahgunaan narkoba adalah pengaruh teman sebaya, kurangnya pengawasan orang tua, dan keinginan untuk mencoba hal baru. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan peran keluarga, sekolah, dan masyarakat, dalam memberikan edukasi dan pengawasan yang efektif, serta pengembangan program pencegahan yang berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja dapat diminimalisir dan generasi  muda dapat tumbuh sehat dan produktif.  

Korupsi Dalam Bentuk Suap Menyuap Di Indonesia

Syahbana, Satrio, Hakim, Fajrul, Hafsoh, Hanifah, vinriani, meiyuri, yulanda, tri, Berutu, Nazwa Felinda, Andiyah, Tati Yalina, iskandar, intan cahya, Dahrani, Eza Fira
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi dalam meningkatkan kesadaran kesehatan mengenai bahaya game online melalui pendidikan hadis di Desa Padang Tualang. Maraknya penggunaan game online di kalangan anak-anak dan… an remaja telah menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti kecanduan, penurunan prestasi akademik, dan gangguan kesehatan mental. Pendidikan hadis menjadi salah satu pendekatan efektif dalam membangun kesadaran masyarakat dengan menanamkan nilai-nilai Islam terkait pengelolaan waktu dan perilaku positif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi hadis dalam program pendidikan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap dampak buruk game online serta mendorong perilaku yang lebih disiplin dan bertanggung jawab. Faktor pendukung keberhasilan strategi ini meliputi peran tokoh agama, dukungan keluarga, dan pendekatan berbasis komunitas. Kendala yang dihadapi antara lain rendahnya minat belajar hadis di kalangan anak muda serta kurangnya fasilitas pendidikan yang memadai. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mengembangkan program edukasi berbasis nilai-nilai Islam guna menekan dampak negatif game online.

Perkembangan Keagamaan Pada Remaja Remaja

Atika Hasna, Rafiatul Afidah, Jannatun Makwa, Anwar Najmullah, Selfa Nafidza Hasanah, Hentina Putri Simamora, Rizki Arsalan, Muhammad Faruq Karsita, Adi Alfirah Siregar, Safiatuddinni
Abstract: Studi ini meneliti perkembangan keagamaan remaja, khususnya berfokus pada faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan spiritual mereka dalam konteks masyarakat modern dan multikultural. Melalui penelitian kualitatif yang… melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, studi ini menyelidiki peran keluarga, pendidikan, kelompok sebaya, dan media dalam membentuk keyakinan dan praktik keagamaan remaja. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa keluarga memainkan peran penting dalam membangun fondasi identitas keagamaan, sementara pendidikan, pengaruh teman sebaya, dan paparan media menghadirkan peluang dan tantangan. Studi ini menyoroti perlunya pendekatan komprehensif yang membahas interaksi kompleks dari faktor-faktor ini untuk mendukung remaja dalam perjalanan spiritual mereka.

Psikoedukasi Regulasi Emosi Sebagai Upaya Membentuk Ketahanan Emosional Remaja Binaan Rumah Zakat Sulawesi Selatan

Kurniati Zainuddin, Amir, Nurul Magfira Azz, Nurul Mutia, Nurul Ramadhani Andi Rukka
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk membentuk ketahanan emosional remaja melalui psikoedukasi regulasi emosi pada remaja binaan Rumah Zakat Sulawesi Selatan. Masa remaja merupakan periode kritis yang ditandai dengan perubahan&#8230; biologis dan psikologis signifikan, termasuk fluktuasi emosi yang cepat, sehingga membutuhkan intervensi untuk membantu mereka mengelola emosi dengan baik. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi dengan desain pre-test dan post-test, melibatkan 20 remaja berusia 13-17 tahun. Penelitian dilaksanakan melalui tiga tahap: identifikasi masalah melalui wawancara dan observasi, persiapan kegiatan, dan pelaksanaan psikoedukasi. Materi yang disampaikan mencakup definisi regulasi emosi, jenis-jenis emosi, faktor yang memengaruhi emosi, dan teknik pengelolaan emosi dengan fokus pada teknik relaksasi tarikan napas. Hasil analisis menggunakan Paired Sample T-Test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan nilai rerata meningkat dari 54,5 menjadi 82,5 setelah psikoedukasi (p < 0,05). Psikoedukasi terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran diri remaja untuk memahami dan mengelola emosi negatif, mengurangi stres, meningkatkan keterampilan sosial, serta mengurangi perilaku berisiko seperti agresivitas. Intervensi ini tidak hanya bermanfaat untuk pengembangan diri individu tetapi juga berperan penting dalam menjaga hubungan sosial yang sehat di lingkungan remaja.

Pola Komunikasi Remaja Desa Simpang Perak Jaya Dalam Bermain Sosial Media Tiktok

Darmawati, Tony Maulana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi remaja di Desa Simpang Perak Jaya dalam menggunakan media sosial TikTok. TikTok menjadi salah satu platform yang banyak digunakan oleh remaja untuk berinteraksi,&#8230; mengungkapkan kreativitas, serta berbagi informasi. Namun, penggunaan media sosial juga dapat memengaruhi cara berkomunikasi mereka dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 20 remaja aktif pengguna TikTok di Desa Simpang Perak Jaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja di desa ini menggunakan TikTok tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga sebagai sarana komunikasi dan interaksi sosial. Mereka membangun pola komunikasi yang interaktif dan kreatif, namun juga menghadapi tantangan terkait dampak negatif penggunaan media sosial seperti misinformasi dan kurangnya privasi. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai pentingnya pembimbingan dalam penggunaan media sosial untuk remaja.

Pengaruh Penggunaan Bahasa Gaul Terhadap Interaksi Remaja Pada Platform Media Sosial

Orlyn Permata Dinova, Aurell Chavia Mecca Hartanto, Hemma Aulia, Lysandra Nathania, Rafid Ariq Ushaim Alauddin
Abstract: Penelitian ini membahas pengaruh penggunaan bahasa gaul terhadap interaksi sosial remaja di media sosial. Bahasa gaul yang berkembang di platform seperti Instagram, TikTok, dan Twitter berfungsi sebagai alat untuk membangun&#8230; gun identitas kelompok, mengekspresikan diri, dan memperkuat ikatan persahabatan. Meskipun terdapat dampak positif seperti peningkatan kreativitas dan solidaritas, penggunaan bahasa gaul juga dapat menyebabkan kesalahpahaman, eksklusivitas, dan penurunan kualitas bahasa. Metode penelitian yang digunakan mencakup survei kuantitatif dan wawancara kualitatif untuk memahami perilaku dan persepsi remaja terhadap bahasa gaul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform media sosial mempengaruhi gaya bahasa yang digunakan, dengan karakteristik unik di setiap platform. Penggunaan bahasa gaul oleh remaja milenial bervariasi dan mencerminkan identitas serta ekspresi diri mereka, dengan pentingnya menjaga kesopanan dalam berkomunikasi dan keseimbangan dalam memilih kata dan frasa agar bahasa gaul dapat memperkaya interaksi sosial.

Persepsi Siswa SMP Negeri 9 Kota Serang Terhadap Perilaku Bullying di Sekolah

Azahra Jasmin Salsabila, Annisa Nur Fauziah, Delsa Miranty
Abstract: Fenomena bullying terus meningkat setiap tahunnya, salah satunya di kalangan remaja. Saat ini jenjang Sekolah Mengenah Pertama (SMP) merupakan jenjang yang terbanyak dijumpai perilaku bullying. Tujuan daripada penelitian&#8230; ini yakni teruntuk mengetahuinya persepsi dari para siswa pada perilaku bullying yang ada di SMPN 9 Kota Serang. Metode penelitian yang digunakan kualitatif jenis fenomenologi, dengan pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara terstruktur. Hasil daripada penelitian memperlihatkan bahwasanya persepsi yang ada di antara siswa mengenai perilaku bullying ialah sebagai hal yang biasa untuk dilakukan, selain itu siswa merasa puas dan senang karena terhibur. Sementara itu, dampak untuk para korban bullying yaitu merasa malu, insecure, dan depresi. Faktor pendorong perilaku bullying antara lain: sekolah, keluarga, kelompok teman sebaya, serta juga kondisi lingkungan sosial. Pengupayaan yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling yakni menanamkan nilai moral kebaikan dan memberikan pemahaman tentang bullying dan dampaknya kepada siswa yang berpotensi sebagai pelaku maupun korban bullying. Bagi peneliti yang berikutnya perlu dilakukannya pemberian pelayanan bimbingan dan konseling yang bertujuan supaya siswa dapat mengetahui dan mencegah terjadinya perilaku bullying. Dalam penerapannya harus disesuaikan dengan teknik dan media layanan bimbingan dan konseling supaya sesuai pada kebutuhan para siswa.

Penerapan Multi Criteria Decision Making Untuk Rekomendasi Cafe Di Kabupaten Asahan

Zulkhairani, Zulkhairani, Iqbal Kamil Siregar, Mhd. Ihsan, Indra Ramadona Harahap
Abstract: Perkembangan bisnis Cafe di tanah air termasuk di Asahan terus tumbuh pesat sehingga pihak pengusaha memperhitungkan bisnis ini sebagai salah satu bisnis yang menguntungkan di era modern sekarang ini. Rekomendasi Cafe terbaik&#8230; rbaik membutuhkan beberapa kriteria yang cocok dengan selera masyarakat setempat. Salah satu cafe yang diharapkan oleh masyarakat Asahan khususnya adalah Cafe yang dapat dinikmati oleh semua tingkat usia maupun kalangan mulai dari orang tua, dewasa, remaja bahkan anak-anak sekalipun, sehingga masyarakat atau komunitas yang ingin pergi ke Cafe bersama keluarga bisa saling mendapatkan kenyamanan dalam satu tempat yang sama. Penelitian ini berfokus pada pengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dengan memanfaatkan metode ORESTE sebagai proses dalam pemilihan Cafe terbaik di Asahan. Untuk menentukan Cafe terbaik, Cafe harus memenuhi kriteria-kriteria yang sudah ditentukan, yaitu rasa, harga, suasana, pelayanan, fasilitas dan kebersihan. Peneliti melakukan wawancara kepada para pengunjung Cafe, melakukan pengamatan secara langsung bahkan ikut serta dalam mengevaluasi setiap kriteria yang ada di Cafe yang diteliti dan memanfaatkan teori yang menyangkut ilmu-ilmu sistem informasi. Dengan beberapa langkah dan proses yang dilakukan dapat menentukan nilai bobot untuk setiap alternatif, kemudian dilanjutkan dengan proses perankingan yang menyeleksi alternatif yang sudah dievaluasi.