Abstract:Revolusi Industri 5.0 menekankan kolaborasi antara manusia dan teknologi untuk mencapai keberlanjutan serta ketahanan organisasi. Fokus utama terletak pada inovasi proses dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) agar organisasi…
rganisasi mampu beradaptasi dengan perubahan yang cepat. Penelitian ini menganalisis pengaruh inovasi proses dan pengembangan SDM terhadap kinerja organisasi dengan pendekatan kuantitatif melalui survei dan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi proses memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja organisasi. Hal ini memperlihatkan bahwa penerapan teknologi dan perbaikan proses kerja dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional. Selain itu, pengembangan SDM juga memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kinerja, karena peningkatan kompetensi dan kemampuan adaptif karyawan mendorong produktivitas dan inovasi. Secara keseluruhan, sinergi antara inovasi proses dan pengembangan SDM menjadi faktor kunci bagi organisasi untuk mempertahankan daya saing dan mencapai keberlanjutan kinerja di era Revolusi Industri 5.0.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi nilai ekspor Provinsi Sumatera Utara berdasarkan pelabuhan ekspor dengan menggunakan pendekatan regresi data panel. Data yang digunakan merupakan…
data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara, khususnya data ekspor menurut pelabuhan pada periode 2014–2018. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah nilai ekspor (FOB), sedangkan variabel independen adalah berat bersih ekspor. Perbedaan karakteristik pelabuhan dianalisis melalui pendekatan efek individu. Metode analisis yang digunakan meliputi Common Effect Model, Fixed Effect Model, dan Random Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat bersih ekspor berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai ekspor Sumatera Utara. Model terbaik yang diperoleh adalah Fixed Effect Model dengan nilai koefisien sebesar 0,8037 dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,998. Pelabuhan Belawan menjadi pelabuhan dengan kontribusi nilai ekspor terbesar. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan volume ekspor dan penguatan peran pelabuhan merupakan faktor utama dalam meningkatkan kinerja ekspor daerah.
Abstract:Penelitian ini membahas mengenai pengimplementasian dan dampak layanan berbasis teknologi di Perpustakaan Universitas Lancang Kuning (Unilak). Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala Bidang Layanan Perpustakaan, hasil…
temuan menunjukkan bahwa perpustakaan ini telah berhasil dalam mengintegrasikan sistem berbasis website yang komprehensif sebagai pusat sumber daya akademik. Platform digital ini menyediakan berbagai akses ke data akreditasi, e book, skripsi, jurnal, dan juga layanan untuk pengecekan plagiarisme Turnitin. Meskipun sistem ini sudah ada hampir satu dekade, optimalisasi signifikan sudah terjadi selama lima tahun terakhir setelah dibentuknya tim IT khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun website menawarkan metadata luas dan tautan repositori untuk karya dosen, karyawan, dan mahasiswa, akses teks lengkap untuk koleksi tertentu masih membutuhkan kehadiran fisik. Akan tetapi meskipun begitu, perpustakaan menunjukkan resiliensi melalui perbaikan yang cepat. Tingginya angka pengunjung dan respon positif dari pengguna menunjukkan bahwa transisi digital sudah meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan dan signifikan melalui rencana pembaruan sistem untuk tahun mendatang dalam menjaga relevansinya.
Abstract:Penelitian ini mengkaji kesadaran tanggung jawab mahasiswa dalam organisasi Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) di Kampus IBN Tegal berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Penelitian juga menganalisis faktor-faktor…
ktor yang memengaruhi kesadaran tersebut serta peran bimbingan dan konseling dalam meningkatkannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada anggota DEMA, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran tanggung jawab mahasiswa sangat dipengaruhi oleh pemenuhan kebutuhan dasar menurut Maslow, mulai dari fisiologis hingga aktualisasi diri. Mahasiswa yang kebutuhannya terpenuhi cenderung lebih aktif dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas organisasi. Faktor-faktor yang memengaruhi antara lain lingkungan organisasi, sistem manajemen, komunikasi antaranggota, serta dukungan layanan bimbingan dan konseling. Layanan ini membantu mahasiswa mengenali potensi diri, meningkatkan motivasi, dan membentuk sikap tanggung jawab. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan ilmu bimbingan dan konseling di konteks organisasi mahasiswa, serta rekomendasi praktis bagi lembaga pendidikan untuk memperkuat program pembentukan karakter dan kepemimpinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar dan layanan konseling yang efektif.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendalami dan menganalisis peran media sosial dalam meningkatkan kesadaran wakaf uang di kalangan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), khususnya pada Fakultas Ekonomi…
dan Bisnis Islam (FEBI). Di era transformasi digital, instrumen filantropi Islam seperti wakaf uang memerlukan pendekatan komunikasi yang adaptif untuk menjangkau generasi Z sebagai digital natives. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi lapangan (field research). Data primer dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan empat orang mahasiswa FEBI UINSU yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, didukung oleh dokumentasi konten media sosial terkait. Analisis data menerapkan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial (seperti Instagram, YouTube, dan WhatsApp) memiliki peran strategis yang signifikan dalam memperluas literasi wakaf uang melalui penyajian konten visual yang menarik, kreatif, dan informatif seperti video pendek serta infografis. Namun, efektivitas sosialisasi ini masih menghadapi kendala, di antaranya konten yang terlalu umum dan kurangnya keterbukaan informasi. Mahasiswa mengharapkan adanya transparansi pelaporan penyaluran dana secara berkala serta pembuatan video tutorial teknis yang jelas. Selain itu, keterlibatan aktif organisasi kemahasiswaan dan gerakan kolektif teman sebaya di media sosial terbukti efektif dalam memicu minat dan membangun kepercayaan mahasiswa untuk berwakaf uang secara digital.
Abstract:Rendahnya keterampilan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar serta kesulitan memahami materi penggolongan hewan berdasarkan jenis makanan menunjukkan perlunya media pembelajaran yang lebih interaktif dan mampu melibatkan…
batkan peserta didik secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif SPIN KAWAN (Spinner Klasifikasi Makanan Hewan) serta menguji tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas V SD. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V-A dan V-B SDN Sidokerto yang masing-masing berjumlah 27 dan 22 peserta didik dengan desain One Group Pretest-Posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media SPIN KAWAN sangat valid berdasarkan penilaian ahli materi (93,85%) dan ahli media (95%), serta sangat praktis berdasarkan respons guru (98,18%) dan peserta didik (90,98%). Keterampilan berpikir kritis peserta didik meningkat dengan nilai N-Gain sebesar 0,74 pada kelas V-A dan 0,73 pada kelas V-B dalam kategori tinggi. Keterbaruan media ini terletak pada integrasi spinner interaktif dengan Buku Cerdas Hewan yang memuat materi, panduan penggunaan, dan evaluasi. Dengan demikian, media SPIN KAWAN dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan strategi pemasaran jasa pendidikan melalui bauran pemasaran 7P di Madrasah Ibtidaiyah Ahliyah 2 Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik…
k pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui penerapan unsur Product, Price, Place, Promotion, People, Process, dan Physical Evidence dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta daya tarik madrasah di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pemasaran jasa pendidikan di madrasah telah berjalan dengan baik dan efektif. Pada aspek product, madrasah memiliki program unggulan seperti tahfidz Al-Qur’an, karate, tari, dan futsal yang mampu mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik peserta didik. Pada aspek price, madrasah menerapkan biaya pendidikan yang terjangkau serta menyediakan program pendidikan gratis bagi anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Aspek place didukung oleh lokasi madrasah yang strategis dan mudah dijangkau masyarakat. Pada aspek promotion, madrasah memanfaatkan media sosial dan promosi dari mulut ke mulut melalui alumni dan wali murid. Selanjutnya, aspek people menunjukkan bahwa tenaga pendidik memiliki kompetensi yang baik sesuai bidangnya. Pada aspek process, madrasah telah memperoleh akreditasi A dan memenuhi Standar Nasional Pendidikan. Adapun aspek physical evidence didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai untuk menunjang proses pembelajaran. Dengan demikian, strategi pemasaran jasa pendidikan berbasis bauran pemasaran 7P mampu meningkatkan citra positif, kualitas layanan, serta minat masyarakat terhadap madrasah..
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi kepala madrasah dalam mengembangkan bakat peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler di Madrasah Ibtidaiyah Ahliyah 2. Kegiatan ekstrakurikuler merupakan salah satu…
sarana penting dalam mengembangkan potensi, minat, dan bakat peserta didik di luar kegiatan akademik. Dalam pelaksanaannya, kepala madrasah memiliki peran strategis dalam merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, dan mengevaluasi program ekstrakurikuler agar dapat berjalan secara efektif dan memberikan dampak positif terhadap perkembangan peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala madrasah, pembina ekstrakurikuler, guru, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala madrasah dalam mengembangkan bakat peserta didik dilakukan melalui penyediaan berbagai program ekstrakurikuler sesuai minat peserta didik, peningkatan kualitas pembina, penyediaan sarana dan prasarana, pelaksanaan kegiatan secara rutin, serta pemberian motivasi dan dukungan terhadap peserta didik dalam mengikuti perlombaan. Kegiatan ekstrakurikuler memberikan dampak positif terhadap perkembangan bakat, peningkatan prestasi non-akademik, pembentukan karakter disiplin, tanggung jawab, serta rasa percaya diri peserta didik. Dengan demikian, strategi kepala madrasah melalui pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler mampu menjadi upaya efektif dalam mengembangkan bakat peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Ahliyah 2.
Abstract:Pendidikan adalah elemen krusial dalam meningkatkan kualitas manusia. Dalam institusi pendidikan, manajemen sumber daya manusia sangat penting untuk mendukung terciptanya pendidikan yang berkualitas. Para guru dan staf pendidikan…
endidikan adalah komponen utama dalam pelaksanaan proses belajar mengajar, sehingga memerlukan pengelolaan yang direncanakan, sistematis, dan berkelanjutan. Pengelolaan sumber daya manusia yang efektif dapat membantu sekolah untuk meningkatkan mutu pembelajaran, disiplin, serta pengembangan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pengelolaan sumber daya manusia dapat meningkatkan kualitas pendidikan di SMP IT Azizah Darussalam Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, serta pengumpulan dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya manusia di SMP IT Azizah Darussalam Palembang dikendalikan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi. Sekolah menganalisis kebutuhan pengajaran, melaksanakan bimbingan dan pelatihan bagi guru, melakukan supervisi pada proses pembelajaran, dan mengevaluasi kinerja guru secara teratur. Lebih lanjut, sekolah menerapkan sistem penghargaan untuk meningkatkan motivasi di kalangan para pendidik. Pengelolaan sumber daya manusia yang baik berdampak positif pada peningkatan mutu pendidikan, seperti peningkatan kualitas pembelajaran, kedisiplinan guru, dan pengembangan karakter siswa. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa tantangan dalam realisasinya yang mengharuskan adanya pembinaan serta pengawasan yang berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan media sosial sebagai strategi pemasaran pendidikan di SD Negeri 158 Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan desain studi…
udi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, serta pihak yang terlibat dalam pengelolaan media sosial sekolah. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan media sosial di SD Negeri 158 Palembang dilakukan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Pada tahap perencanaan, sekolah menentukan jenis informasi, jadwal publikasi, serta dokumentasi yang akan digunakan dalam media sosial sekolah. Pada tahap pengorganisasian, pengelolaan media sosial dilakukan melalui kerja sama antar guru dan pihak sekolah dalam proses dokumentasi, penyusunan konten, dan publikasi informasi sekolah. Pada tahap pelaksanaan, media sosial dimanfaatkan untuk mempublikasikan kegiatan pembelajaran, prestasi siswa, kegiatan ekstrakurikuler, serta informasi akademik sekolah sebagai sarana promosi pendidikan dan komunikasi publik. Sedangkan pada tahap pengawasan, sekolah melakukan pengecekan konten sebelum dipublikasikan serta memantau respon masyarakat terhadap unggahan sekolah. Penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran penting sebagai strategi pemasaran pendidikan dalam membangun citra positif sekolah, memperluas penyebaran informasi, serta meningkatkan komunikasi antara sekolah dan masyarakat. Dengan pengelolaan yang terencana dan terstruktur, media sosial dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana promosi pendidikan di era digital.