Abstract:Perkembangan teknologi digital mendorong industri perhotelan untuk mengadopsi sistem layanan yang lebih efisien dan aman, termasuk pada sistem akses kamar hotel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem…
em akses kamar berbasis barcode yang terintegrasi dengan Internet of Things (IoT) serta dampaknya terhadap efisiensi operasional, keamanan, dan kualitas pelayanan hotel. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap manajer hotel, staf operasional, dan tamu hotel. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akses kamar berbasis barcode dan IoT mampu mempercepat proses check-in dan check-out, mengurangi ketergantungan pada kunci atau kartu akses konvensional, serta meningkatkan keamanan melalui penggunaan barcode unik dengan batas waktu tertentu dan pencatatan akses secara real-time. Selain itu, sistem ini mendukung pengelolaan data dan pengambilan keputusan manajerial, sehingga berpotensi meningkatkan daya saing hotel di era digital.
Abstract:Perkembangan yang pesat di dunia bisnis dan digitalisasi organisasi menuntut manajemen sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses identifikasi SDM serta merumuskan…
erumuskan rekomendasi pengelolaan SDM yang efektif melalui studi literatur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber akademik, artikel, serta studi kasus. Hasil analisis menunjukkan bahwa identifikasi SDM, yang mencakup kompetensi teknis dan non-teknis, kesiapan digital, serta budaya kerja, merupakan faktor penting dalam merancang strategi pengelolaan SDM yang optimal. Proses ini mendukung pengembangan program pelatihan, manajemen talenta, sistem penilaian kinerja, dan strategi retensi karyawan yang lebih efektif. Temuan menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan SDM bergantung pada keterampilan individu sekaligus kesiapan organisasi dalam beradaptasi. Dengan demikian, integrasi identifikasi SDM yang komprehensif dengan strategi pengelolaan yang adaptif dan berbasis bukti empiris menjadi prasyarat strategis untuk meningkatkan efektivitas manajerial, kinerja organisasi, dan daya saing perusahaan secara berkelanjutan.
Abstract:Transformasi digital dalam sektor publik bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjawab tantangan birokrasi yang lambat dan berbelit. Direktorat Jenderal Imigrasi meluncurkan aplikasi M-Paspor sebagai instrumen…
strumen strategis E-Government guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam penerbitan dokumen perjalanan RI. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak implementasi M-Paspor terhadap dimensi kualitas pelayanan (SERVQUAL) yang meliputi Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy, dan Tangibles. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian mengungkap realitas ganda: M-Paspor berhasil meningkatkan dimensi Assurance (transparansi biaya) dan Responsiveness (efisiensi waktu tatap muka), namun mengalami degradasi serius pada dimensi Reliability akibat instabilitas infrastruktur teknis dan Empathy karena eksklusi digital terhadap kelompok lansia. Kesimpulannya, teknologi M-Paspor telah mengubah lanskap pelayanan menjadi lebih modern, namun belum sepenuhnya mencapai standar pelayanan prima (service excellence) karena hambatan teknis yang persisten dan kurangnya desain yang inklusif.
Abstract:Penelitian ini mengkaji transformasi Human Resource Development (HRD) dalam meningkatkan efisiensi proses industri manufaktur. Metode yang digunakan adalah kualitatif literature review dengan data dari jurnal nasional terkait…
rkait HRD, digitalisasi HR, pengembangan kompetensi, dan budaya kerja adaptif. Hasil menunjukkan bahwa implementasi Human Resource Information System (HRIS) mempercepat administrasi, mengurangi kesalahan manusia, dan meningkatkan pengelolaan tenaga kerja. Program upskilling, reskilling, dan workplace learning meningkatkan kompetensi karyawan dan mendukung kualitas produksi. Budaya organisasi yang adaptif dan kolaboratif memperkuat kesiapan tenaga kerja menghadapi perubahan teknologi. Sintesis literatur menegaskan bahwa kombinasi digitalisasi HR, pengembangan kompetensi, dan budaya kerja adaptif berkontribusi signifikan terhadap efisiensi operasional manufaktur. Transformasi HRD menjadi faktor strategis untuk mendukung keberhasilan produksi modern.
Abstract:Perkembangan teknologi dalam industri manufaktur menuntut perusahaan untuk terus menyesuaikan kemampuan sumber daya manusia dengan kebutuhan proses produksi yang semakin modern. Penelitian ini membahas bagaimana peningkatan…
tan keterampilan pekerja dan pemahaman terhadap sistem digital dapat mendukung kelancaran operasional pabrik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelatihan yang tepat, kesiapan karyawan dalam menghadapi perubahan, serta kemampuan memahami alur kerja berbasis teknologi memiliki peran penting dalam menjaga kualitas dan efisiensi produksi. Integrasi antara pengembangan SDM dan proses manufaktur membantu perusahaan mengurangi kesalahan, mempercepat penyelesaian pekerjaan, dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan. Temuan ini menegaskan bahwa teknologi dan manusia harus berkembang sejalan agar industri mampu bertahan dalam persaingan yang terus berubah.
Abstract:Fotografi dalam perspektif komunikasi ialah media untuk penyampaian pesan melalui gambar yang mengandung banyak makna. Laki-laki serta perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi fotografer. Dari era dulu hingga…
a kini, perempuan selalu berada pada posisi inferior dalam masyarakat. Perempuan kerap kali dianggap sebagai "orang lain", dan di dalam status menjalani hubungan selalu menanti untuk didefinisikan dan dijelaskan. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memahami fenomena apa yang dialami oleh subjek penelitian, sedangkan sumber data penelitian yang digunakan adalah metode observasi, dan wawancara. Dari hasil analisa setiap individu memiliki pandangan terhadap perempuan yang bekerja sebagai fotografer tentunya memiliki pendapat yang berbeda-beda setiap individu. Namun justru semakin membuktikan bahwa perempuan dapat bekerja sama seperti laki-laki, bahkan mereka dapat bersaing
Abstract:Penelitian ini membahas pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam smart manufacturing serta perubahan peran Human Resource Development (HRD) di era Industri 4.0. Melalui studi pustaka dari berbagai jurnal nasional,…
penelitian ini menemukan bahwa AI memiliki pengaruh besar terhadap peningkatan efisiensi produksi, mulai dari predictive maintenance yang mampu mengurangi gangguan mesin hingga sistem quality inspection berbasis computer vision yang membuat proses pengecekan lebih cepat dan akurat. Di sisi lain, perkembangan teknologi ini membuat HRD harus menyesuaikan cara kerja mereka, terutama dalam hal rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan kompetensi karyawan. HRD kini dituntut lebih memahami teknologi digital agar mampu menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran teknologi dan HRD saling melengkapi karena penerapan AI tidak akan berjalan optimal tanpa kesiapan karyawan. Dengan demikian, perusahaan perlu mengatur strategi yang seimbang antara pemanfaatan teknologi dan penguatan kemampuan SDM.
Abstract:Human Resource Development (HRD) memiliki peran strategis sebagai penggerak inovasi proses pada industri manufaktur modern. HRD tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis karyawan, tetapi juga membangun kemampuan adaptasi…
i terhadap perubahan teknologi, alur kerja baru, dan dinamika pasar. Strategi HRD yang mencakup pelatihan berbasis digital, workplace learning, mentoring, serta pengembangan kreativitas karyawan mampu menciptakan tenaga kerja yang adaptif, kompeten, dan proaktif dalam meningkatkan efisiensi serta kualitas proses produksi. Kajian literatur ini menunjukkan bahwa HRD berkontribusi pada penciptaan budaya kerja yang mendukung kolaborasi, kreativitas, dan pembelajaran berkelanjutan, sehingga inovasi proses dapat terwujud secara efektif.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengajaran penulisan karya ilmiah (variabel X) dengan kemampuan menulis pembahasan penelitian mahasiswa (variabel Y) kelas E. Metode penelitian menggunakan pendekatan…
ekatan kuantitatif dengan analisis korelasi Product Moment (rxy), di mana indikator variabel X disusun berdasarkan langkah-langkah pengajaran dari Maryadi (2002) seperti pemilihan topik relevan, penyusunan fakta sistematis, kajian kritis; Irwan (2021) meliputi pembelajaran kontekstual (CTL) dan evaluasi berkelanjutan; serta Jurnal Linguistik (2022) mencakup validasi bahan ajar. Instrumen berupa angket 10 butir per variabel disebarkan kepada 20 mahasiswa kelas E. Hasil angket menunjukkan 90% (18 responden) sangat setuju pengajaran efektif mengembangkan berpikir kritis dan kemampuan akademik, sementara 10% (2 responden) menyatakan biasa saja. Perhitungan korelasi menghasilkan rxy = 0.811 dan koefisien determinasi (KD) = 65.8%, menunjukkan kontribusi pengajaran sebesar 65.8% terhadap kemampuan menulis pembahasan, dengan 34.2% dipengaruhi faktor lain seperti subjektivitas analisis.
Abstract:Kinerja organisasi merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan pencapaian tujuan organisasi. Budaya kerja yang kuat serta sistem keputusan yang efektif diyakini mampu meningkatkan kinerja organisasi secara langsung…
gsung maupun tidak langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya kerja dan sistem pengambilan keputusan terhadap kinerja organisasi dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan rekayasa industri sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan dan pimpinan organisasi. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kerja dan sistem keputusan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi. Selain itu, pengembangan SDM dan rekayasa industri terbukti berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam meningkatkan kinerja organisasi secara berkelanjutan.